PENGARUH AUDIT TENURE. PROFITABILITAS. REPUTASI KANTOR AKUNTAN PUBLIK. DAN SOLVABILITAS TERHADAP AUDIT REPORT LAG PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI DI BURSA EFEK INDONESIA Yohana Tinda Triaty Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widya Dharma Pontianak Email: yohanatinda2@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh audit tenure, profitabilitas, reputasi kantor akuntan publik dan solvabilitas terhadap audit report lag. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 44 perusahaan sektor industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia dengan sampel sebanyak 33 perusahaan. Teknik penentuan sampel menggunakan metode purposive Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berupa laporan keuangan auditan. Bentuk penelitian yang digunakan penulis adalah penelitian asosiatif. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi dan uji hipotesis dengan menggunakan bantuan software Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 22. Hasil pengujian menunjukkan bahwa audit tenure dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap audit report lag sedangkan reputasi kantor akuntan publik berpengaruh negatif terhadap audit report lag dan solvabilitas berpengaruh positif terhadap audit report lag. KATA KUNCI: audit tenure, profitabilitas, reputasi kantor akuntan publik, solvabilitas dan audit report lag. PENDAHULUAN Setiap perusahaan yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) diwajibkan untuk menyajikan laporan keuangan yang telah diaudit dan telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Laporan keuangan merupakan catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Oleh karena itu, ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan menjadi sangatlah penting. Dalam PSAK No. 1 Tahun 2012 dinyatakan bahwa manfaat suatu laporan keuangan akan berkurang jika laporan tersebut tidak tersedia tepat pada waktunya. Namun masalahnya, laporan keuangan yang hendak dipublikasikan kerap kali membutuhkan rentang waktu yang lama dalam proses audit bahkan melebihi batas dari waktu yang telah ditetapkan. Audit report lag adalah jangka waktu antara tanggal tahun buku perusahaan berakhir sampai dengan tanggal laporan audit. Lamanya waktu penyelesaian audit diukur dari tanggal penutupan tahun buku atau akhir tahun fiskal hingga tanggal Jurnal FinAcc Vol 5. No. November 2020 diterbitkannya laporan keuangan auditan, yaitu per 31 Desember sampai dengan diterbitkannya laporan audit oleh auditor independen. Audit tenure merupakan jangka waktu perikatan atau kontrak kerja yang terjalin antara auditor eksternal (Kantor Akuntan Publi. dengan kliennya dalam memberikan jasa audit yang telah disepakati kedua belah pihak sebelumnya. Semakin panjang audit tenure mengakibatkan auditor akan semakin banyak memiliki pengalaman dan pengetahuan mengenai karakteristik kliennya serta operasional bisnis kliennya sehingga menciptakan efisiensi audit yang semakin meningkat sehingga waktu yang dibutuhkan dalam penyelesaian audit atas laporan keuangan akan semakin lebih cepat dengan kata lain audit report lag semakin pendek. Audit tenure diukur dengan menghitung jumlah tahun dimana KAP yang sama telah melakukan perikatan audit terhadap auditee. Profitabilitas dapat diartikan sebagai kemampuan suatu perusahaan untuk memeroleh laba dalam bentuk persentase untuk menilai sejauh mana perusahaan mampu menghasilkan laba pada tingkat yang dapat diterima. Perusahaan yang memeroleh profit akan cenderung ingin mempublikasikan laporan keuangan auditnya lebih cepat agar dapat memberi sinyal positif untuk para penggunanya dalam mengambil keputusan. Profitabilitas dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan return on asset (ROA). Reputasi kantor akuntan publik merupakan faktor eksternal dari suatu perusahaan. Kantor Akuntan Publik (KAP) adalah suatu bentuk organisasi akuntan publik yang memeroleh izin sesuai dengan peraturan perundang-undangan, yang bergerak di bidang pemberian jasa profesional dalam praktek akuntan publik. Reputasi KAP merupakan besar kecilnya KAP dengan mengelompokkan KAP menjadi KAP yang berafiliasi the Big Four dan Non Big Four. KAP yang berafiliasi dengan Big Four cenderung lebih awal dalam menyelesaikan auditnya dibandingkan dengan KAP yang berafiliasi Non Big Four, hal tersebut dikarenakan KAP yang berafiliasi Big Four memiliki ketersediaan teknologi dan sumber daya manusia yang lebih spesialis sehingga membuat pekerjaan audit yang dilakukan lebih efisien. Reputasi kantor akuntan publik dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan variabel dummy. Solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi segala kewajiban finansial perusahaan, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Tingkat solvabilitas perusahaan yang tinggi mencerminkan adanya kemungkinan risiko Jurnal FinAcc Vol 5. No. November 2020 keuangan perusahaan, hal ini menunjukkan adanya kemungkinan bahwa perusahaan tersebut tidak bisa melunasi kewajibannya baik berupa pokok maupun bunga. Hal ini merupakan bad news yang akan mempengaruhi kondisi perusahaan dimata masyarakat. Oleh sebab itu, pihak manajemen cenderung menunda penyampaian laporan keuangan berisi bad news dan juga pihak auditor membutuhkan waktu yang lebih panjang dalam penyelesaian auditnya. Solvabilitas dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan debt to equity ratio (DER). KAJIAN TEORITIS Rentang waktu antara tanggal laporan keuangan dengan tanggal opini audit mengindikasikan tentang lamanya waktu penyelesaian proses audit . udit report la. Menurut Tuanakotta . 1: . : Audit report lag adalah jarak waktu antara tanggal penutupan tahun buku dan tanggal laporan audit. Jarak waktu ini adalah rentang waktu antara tanggal penutupan tahun buku dan waktu untuk mengauditnya hingga diterbitkannya laporan keuangan auditan. Faktor-faktor yang diperkirakan dapat mempengaruhi audit report lag dalam penelitian ini adalah audit tenure, profitabilitas, reputasi kantor akuntan publik, dan solvabilitas. Audit tenure merupakan jangka waktu perikatan atau kontrak kerja yang terjalin antara auditor eksternal (Kantor Akuntan Publi. dengan kliennya dalam memberikan jasa audit. Menurut Okolie . 4: . : Audit tenure didefinisikan sebagai lamanya hubungan antara auditor dengan kliennya yang dilihat dari jumlah tahun perikatan. Semakin panjang audit tenure mengakibatkan auditor akan semakin banyak memiliki pengalaman dan pengetahuan mengenai karakteristik kliennya serta operasional bisnis kliennya sehingga menciptakan audit report lag yang pendek. Hal ini sejalan dengan Penelitian yang dilakukan oleh Dao dan Pham . Habib dan Bhuiyan . yang menyatakan bahwa audit tenure berpengaruh negatif terhadap audit report lag. Profitabilitas merupakan salah satu indikator yang sangat diperhatikan oleh para investor maupun pengguna laporan keuangan lainnya yang digunakan sebagai bahan pertimbangan mengenai kondisi perusahaan. Menurut Kasmir . 1: . : Rasio profitabilitas merupakan rasio untuk menilai kemampuan suatu perusahaan dalam mendapatkan keuntungan atau laba pada suatu periode tertentu. Menurut Harahap . 3: . : Rasio profitabilitas menggambarkan kemampuan suatu perusahaan dalam Jurnal FinAcc Vol 5. No. November 2020 mendapatkan laba melalui semua sumber yang ada. Terdapat beberapa cara untuk mengukur profitabilitas, dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan return on assets (ROA). Menurut Sudana . 1: . : ROA dapat menunjukkan kemampuan perusahaan dengan menggunakan seluruh aset yang dimiliki untuk menghasilkan laba Perusahaan mempublikasikan laporan keuangan audit lebih cepat, oleh karena itu perusahaan yang mampu memeroleh profit akan cenderung mengalami audit report lag yang lebih pendek, agar good news tersebut dapat segera disampaikan kepada para investor dan pihak-pihak yang berkepentingan lainnya agar dapat memberi sinyal positif untuk para penggunanya dalam mengambil keputusan. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ariyani dan Budiartha . Sastrawan dan Latrini . yang menyatakan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif terhadap audit report lag. Menurut Lee dan Jahng . 8: . : menyatakan bahwa KAP yang berafiliasi dengan Big Four lebih awal dalam menyelesaikan audit dibandingkan dengan KAP Non Big Four. Hal tersebut dikarenakan KAP Big Four memiliki ketersediaan teknologi dan sumber daya manusia yang lebih spesialis sehingga membuat pekerjaan audit yang dilakukan lebih efisien. Adanya tenaga spesialis pada KAP Big Four akan membantu perusahaan lebih cepat dalam menyelesaikan proses audit dan menyampaikan laporan audit, karena tenaga spesialis dalam KAP Big Four memiliki kompetensi, keahlian dan kemampuan yang dapat mempercepat proses audit dan mempersingkat audit report lag. Perusahaan yang menggunakan jasa KAP yang berafiliasi dengan Big Four cenderung tepat waktu dalam menyampaikan laporan keuangannya. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Sutikno dan Hadiprajitno . yang menyatakan bahwa reputasi kantor akuntan publik berpengaruh negatif terhadap audit report lag. Solvabilitas merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi segala kewajiban finansialnya. Menurut Kasmir . 1: . : Rasio solvabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aset perusahaan dibiayai dengan utang. Menurut Harahap . 3: . : Rasio solvabilitas menggambarkan kemampuan suatu perusahaan membayar kewajiban-kewajibannya baik jangka panjang maupun jangka pendek apabila perusahaan dilikuidasi. Terdapat beberapa cara untuk mengukur solvabilitas, dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan debt to equity ratio (DER). Menurut Kasmir . 1: . : Debt to equity Jurnal FinAcc Vol 5. No. November 2020 ratio merupakan rasio yang digunakan untuk menilai utang dengan ekuitas. Rasio ini dihitung dengan cara membandingkan antara seluruh utang, termasuk utang lancar dengan seluruh ekuitas. Tingkat solvabilitas perusahaan yang tinggi mencerminkan adanya kemungkinan risiko keuangan perusahaan, hal ini menunjukkan adanya kemungkinan bahwa perusahaan tersebut tidak bisa melunasi kewajibannya baik berupa pokok maupun bunga. Hal ini merupakan bad news yang akan mempengaruhi kondisi perusahaan dimata masyarakat. Oleh sebab itu, pihak manajemen cenderung menunda penyampaian laporan keuangan berisi bad news dan juga auditor membutuhkan waktu yang lebih panjang dalam penyelesaian auditnya. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Dura . Sastrawan dan Latrini . yang menyatakan bahwa solvabilitas berpengaruh positif terhadap audit report lag. Berdasarkan kajian teoritis yang telah diuraikan, maka hipotesis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: H1: Audit tenure berpengaruh negatif terhadap audit report lag. H2: Profitabilitas berpengaruh negatif terhadap audit report lag. H3: Reputasi kantor akuntan publik berpengaruh negatif terhadap audit report lag. H4: Solvabilitas berpengaruh positif terhadap audit report lag. METODE PENELITIAN Dalam penelitian ini, penulis menggunakan bentuk penelitian dengan metode Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan pada sektor industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia dari periode tahun 2013 sampai tahun 2017 berjumlah 44 perusahaan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria yang ditetapkan penulis dalam penentuan sampel, yaitu perusahaan pada sektor industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia yang IPO sebelum tahun 2013 dan tidak di-delisting selama periode penelitian. Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh sampel penelitian ini berjumlah 33 perusahaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah studi dokumenter. Data penelitian yang digunakan adalah data yang diambil dari website resmi Bursa Efek Indonesia yaitu w. id, yaitu dalam bentuk laporan keuangan perusahaan sektor industri barang konsumsi pada periode tahun 2013 sampai dengan 2017. Jurnal FinAcc Vol 5. No. November 2020 PEMBAHASAN Analisis Statistik deskriptif Berikut Tabel 1 akan memperlihatkan hasil pengujian analisis statistik deskriptif dari 33 perusahaan sektor industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia dari periode tahun 2013 sampai tahun 2017 sebagai berikut: TABEL 1 PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI DI BURSA EFEK INDONESIA STATISTIK DESKRIPTIF Descriptive Statistics Minimum Maximum Mean Std. Deviation Audit_Tenure 2,59 1,397 ROA -,2223 ,6572 ,093697 ,1235572 DER -31,0367 70,8315 1,158802 6,2162599 ARL 81,57 21,282 Valid N . 165 Sumber: Data Olahan SPSS 22, 2019 Berikut Tabel 2 akan memperlihatkan hasil pengujian analisis statistik deskriptif untuk variabel dummy, yaitu reputasi KAP dari 33 perusahaan sektor industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia dari periode tahun 2013 sampai tahun 2017 sebagai berikut: Valid TABEL 2 PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI DI BURSA EFEK INDONESIA STATISTIK DESKRIPTIF REPUTASI KAP Reputasi_KAP Cumulative Frequency Percent Valid Percent Percent Total Sumber: Data Olahan SPSS 22, 2019 Analisis Regresi Linear Berganda Hasil pengujian pengaruh audit tenure, profitabilitas, reputasi kantor akuntan publik dan solvabilitas terhadap audit report lag dapat dilihat pada Tabel 3 sebagai Jurnal FinAcc Vol 5. No. November 2020 TABEL 3 PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI DI BURSA EFEK INDONESIA HASIL PENGUJIAN ANALISIS REGRESI LINEAR BERGANDA Coefficientsa Standardize Model Unstandardized Collinearity Coefficients Coefficients Statistics 1 (Constan. Std. Error Beta Sig. 9,887 ,000 Tolerance VIF 62,945 6,367 SQRT_AuditTenure 2,752 2,390 ,107 1,152 ,252 ,868 1,152 SQRT_ROA 10,228 8,920 ,121 1,147 ,254 ,682 1,466 Reputasi_KAP -4,888 2,407 -,216 -2,031 ,044 ,667 1,500 SQRT_DER 10,516 3,897 ,248 2,699 ,008 ,897 1,115 Dependent Variable: ARL Sumber: Data Olahan SPSS 22, 2019 Y= 62,945 2,752X1 10,228X2-4,888X3 10,516X4 e Koefisien Korelasi Berganda dan Koefisien Determinasi (Adjusted R Squar. Berikut adalah hasil output pengujian koefisien korelasi berganda dan koefisien determinasi dengan software SPSS Statistic 22 pada Tabel 4: TABEL 4 PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI DI BURSA EFEK INDONESIA KOEFISIEN KORELASI DAN KOEFISIEN DETERMINASI Model Summaryb Std. Error of the Model R Square Adjusted R Square Estimate ,295 ,087 ,057 11,025 Predictors: (Constan. SQRT_DER. SQRT_ROA. SQRT_AuditTenure. Reputasi_KAP Dependent Variable: ARL Sumber: Data Olahan SPSS 22, 2019 Berdasarkan hasil pada Tabel 4 maka dapat diketahui besarnya koefisien korelasi (R) memiliki nilai sebesar 0,295. Nilai korelasi tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang rendah antara variabel dependennya yaitu audit report lag dengan variabel independennya yaitu audit tenure, profitabilitas, reputasi KAP dan Selain itu, pada Tabel 4 juga dapat dilihat bahwa nilai dari koefisien determinasi (Adjusted R Squar. adalah sebesar 0,057 atau 5,7 persen. Nilai tersebut Jurnal FinAcc Vol 5. No. November 2020 berarti bahwa perubahan audit report lag dapat dijelaskan oleh audit tenure, profitabilitas, reputasi kantor akuntan publik dan solvabilitas hanya sebesar 5,7 persen, sedangkan sisanya sebesar 94,3 persen dijelaskan oleh faktor-faktor lainnya yang tidak terdapat dalam model ini. Uji Hipotesis Kelayakan Model (Uji Statistik F) TABEL 5 PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI DI BURSA EFEK INDONESIA HASIL UJI F ANOVAa Model Sum of Squares Df Mean Square Sig. 1 Regression 1402,509 350,627 2,885 ,025b Residual 14706,793 121 121,544 Total 16109,302 Dependent Variable: ARL Predictors: (Constan. SQRT_DER. SQRT_ROA. SQRT_AuditTenure. Reputasi_KAP Sumber: Data Olahan SPSS 22, 2019 Berdasarkan hasil pada Tabel 5 dapat dilihat bahwa tingkat signifikansi adalah 0,025 lebih kecil dari 0,05 . ,025 < 0,. Artinya, berdasarkan hasil pengujian dalam penelitian dapat disimpulkan bahwa model penelitian ini layak untuk diujikan. Uji t Berdasarkan Tabel 3, dapat diketahui bahwa variabel audit tenure memiliki nilai signifikansi sebesar 0,252 yang lebih besar dari tingkat signifikansi sebesar 0,05 . ,252 > 0,. dengan koefisien regresi arah positif sebesar 2,752. Maka dapat dinyatakan bahwa audit tenure tidak berpengaruh terhadap audit report lag pada perusahaan sektor industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia dari periode 2013 sampai tahun 2017. Dengan demikian hipotesis pertama pada penelitian ini ditolak. Audit tenure pada perusahaan tidak berpengaruh terhadap audit report lag. Hasil penelitian ini tidak sejalan dengan Penelitian yang dilakukan oleh Dao dan Pham . yang menyatakan bahwa audit tenure berpengaruh negatif terhadap audit report lag. Hal ini dikarenakan pada dasarnya setiap KAP akan memberikan jasa terbaik untuk kliennya sehingga lama atau Jurnal FinAcc Vol 5. No. November 2020 tidaknya keterikatan KAP terhadap kliennya tidak memengaruhi audit report lag. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Praptika dan Rasmini . yang menunjukkan bahwa audit tenure tidak berpengaruh terhadap audit report lag. Berdasarkan Tabel 3, dapat diketahui bahwa variabel profitabilitas memiliki nilai signifikansi sebesar 0,254 yang lebih besar dari tingkat signifikansi sebesar 0,05 . ,254 > 0,. dengan koefisien regresi arah positif sebesar 10,228. Maka dapat dinyatakan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh terhadap audit report lag pada perusahaan sektor industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia dari periode 2013 sampai tahun 2017. Dengan demikian hipotesis kedua pada penelitian ini ditolak. Hasil penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Sastrawan dan Latrini . yang menyatakan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif terhadap audit report lag. Profitabilitas yang diukur dengan menggunakan rumus return on assets (ROA) merupakan kemampuan aset perusahaan yang dimiliki dalam menghasilkan laba. Perusahaan yang memiliki profitabilitas yang rendah juga cenderung untuk melaporkan laporan keuangan secara tepat waktu. Hal ini dikarenakan adanya peraturan yang menyatakan apabila terjadi keterlambatan dalam penyampaian laporan keuangan maka akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), oleh sebab itu setiap perusahaan baik yang memiliki profitabilitas yang tinggi maupun rendah cenderung tidak ingin mengambil risiko dan memilih untuk melaporkan laporan keuangannya secara tepat waktu, maka kondisi ini tidak memberikan dampak atas keterlambatan pempublikasian laporan keuangan yang sudah diaudit. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Indriyani dan Supriyanti . yang menunjukkan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh terhadap audit report lag. Berdasarkan Tabel 3, dapat diketahui bahwa variabel reputasi kantor akuntan publik memiliki nilai signifikansi sebesar 0,044 yang lebih kecil dari tingkat signifikansi sebesar 0,05 . ,044 < 0,. dengan koefisien regresi arah negatif sebesar 4,888. Maka dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh negatif antara reputasi KAP terhadap audit report lag pada perusahaan sektor industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia dari periode 2013 sampai tahun 2017. Jurnal FinAcc Vol 5. No. November 2020 Dengan demikian hipotesis ketiga pada penelitian ini diterima. Reputasi kantor akuntan publik merupakan faktor eksternal dari suatu perusahaan. Kantor akuntan publik adalah suatu bentuk organisasi akuntan publik yang memeroleh izin sesuai dengan peraturan perundang-undangan, yang bergerak di bidang pemberian jasa profesional dalam praktek akuntan publik. KAP yang berafiliasi dengan Big Four lebih awal dalam menyelesaikan audit dibandingkan dengan KAP Non Big Four. Hal tersebut dikarenakan KAP Big Four memiliki ketersediaan teknologi dan sumber daya manusia yang lebih spesialis sehingga membuat pekerjaan audit yang dilakukan lebih efisien. Adanya tenaga spesialis pada KAP Big Four akan membantu perusahaan lebih cepat dalam menyelesaikan proses audit dan menyampaikan laporan audit, karena tenaga spesialis dalam KAP Big Four memiliki kompetensi, keahlian dan kemampuan yang dapat mempercepat proses audit dan mempersingkat audit report lag. Dengan demikian reputasi kantor akuntan publik dapat berpengaruh negatif terhadap audit report lag. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Prameswari dan Yustrianthe . yang menunjukkan bahwa reputasi kantor akuntan publik berpengaruh negatif terhadap audit report lag. Berdasarkan Tabel 3, dapat diketahui bahwa variabel solvabilitas memiliki nilai signifikansi sebesar 0,008 yang lebih kecil dari tingkat signifikansi sebesar 0,05 . ,008 < 0,. dengan koefisien regresi arah positif sebesar 10,516. Maka dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh positif antara solvabilitas terhadap audit report lag pada perusahaan sektor industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia dari periode 2013 sampai tahun 2017. Dengan demikian hipotesis keempat pada penelitian ini diterima. Solvabilitas yang diukur dengan menggunakan debt to equity ratio (DER) merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi segala kewajiban finansial perusahaan, baik jangka pendek maupun jangka panjang apabila perusahaan dibubarkan. Tingkat solvabilitas perusahaan yang tinggi mencerminkan adanya kemungkinan risiko keuangan perusahaan, hal ini menunjukkan adanya kemungkinan bahwa perusahaan tersebut tidak bisa melunasi kewajibannya baik berupa pokok maupun Hal ini merupakan bad news yang akan memengaruhi kondisi perusahaan dimata masyarakat. Oleh sebab itu, pihak manajemen cenderung menunda Jurnal FinAcc Vol 5. No. November 2020 penyampaian laporan keuangan berisi bad news dan juga auditor membutuhkan waktu yang lebih panjang dalam penyelesaian auditnya. Dengan demikian solvabilitas dapat berpengaruh positif terhadap audit report lag. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Dura . yang menunjukkan bahwa solvabilitas berpengaruh positif terhadap audit report lag. PENUTUP Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa audit tenure dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap audit report lag pada perusahaan sektor industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia. Sedangkan reputasi kantor akuntan publik berpengaruh negatif terhadap audit report lag dan solvabilitas berpengaruh positif terhadap audit report lag pada perusahaan sektor industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia. Adapun saran yang diberikan penulis, yaitu menambah variabel independen lain agar memberikan penjelasan pengaruh yang lebih jelas terhadap audit report lag. DAFTAR PUSTAKA