Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 529-543 PENDEKATAN KONSEP QUADRUPLE HELIX DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN. NILAI TAMBAH DAN KEBERLANJUTAN USAHA KERUPUK IKAN BANDENG (Studi Kasus di Pucangro Lamonga. QUADRUPLE HELIX CONCEPT APPROACH IN INCREASING INCOME. ADDED VALUE AND SUSTAINABILITY OF MILKFISH CRACKER BUSINESS (Case Study in Pucangro Lamonga. Suyoto Suyoto*. Faisol MasAoud Fakultas Perikanan. Universitas Islam Lamongan *E-mail: suyoto@unisla. (Diterima 01-01-2022. Disetujui 25-07-2. ABSTRAK Ikan bandeng merupakan komoditi perikanan budidaya utama di Kabupaten Lamongan selain udang vannamei. Namun dalam realitasnya, daging ikan bandeng belum dimanfaatkan secara optimal dalam usaha pengolahan kerupuk ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah dan pendapatan serta menemukan strategi keberlanjutan pengolahan kerupuk bandeng dengan menggunakan pendekatan konsep quadruple Helix. Metode penelitian secara deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan sampelnya dilakukan secara purposive Analisis datanya dengan menghitung keuntungan atau pendapatan bersih, nilai tambah dengan metode Hayami dan rekomendasi keberlanjutannya dengan Analisis SWOT. Hasil akhir menunjukkan usaha pengolahan kerupuk ikan bandeng memperoleh keuntungan sebesar Rp 917 per dua puluh enam kali proses produksi selama satu bulan, dengan nilai tambah sebesar Rp 63. 540/kg bahan baku. Dari Analisis SWOT, diperoleh Strategi Agresif. Strateginya adalah meningkatkan produksi kerupuk bandeng dengan mengembangkan usaha dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas karena adanya jaminan pasar, jika pengusaha bisa lebih agresif maka bisa dipastikan usaha tersebut akan semakin berkembang sehingga mendapatkan keuntungan yang Untuk keberlanjutan usaha digunakan dengan cara kolaborasi dalam konsep quadruple helix, yaitu . Pengusaha berperan meningkatkan produksi, . Akademisi berperan memberikan pendampingan terhadap inovasi produk dan penelitian pemasaran yang lebih efektif, . Pemerintah berperan memberikan penyuluhan, pelatihan dan bantuan modal usaha, . Masyarakat berperan dengan ikut serta mengembangkan usaha pengolahan kerupuk bandeng ini menjadi produk unggulan daerah setempat dan membantu mempromosikan melalui media promosi secara online agar lebih dikenal luas. Kata kunci: Quadruple Helix. Pendapatan. Nilai tambah. Kerupuk Bandeng ABSTRACT Milkfish is the main aquaculture commodity in Lamongan Regency besides vannamei shrimp. But in reality milkfish meat has not been used optimally in the fish cracker processing business. This study aims to analyze the added value and income as well as to find a sustainable strategy for processing milkfish crackers using the quadruple Helix concept approach. The research method is descriptive quantitative with a case study approach. the sampling is done by purposive sampling. Analysis of the data by calculating profit or net income, added value using the Hayami method and recommendations for sustainability with SWOT analysis. The final result shows that the milkfish cracker processing business earns a profit of Rp. 8,722,917 per twenty-six times the production process for one month, with an added value of Rp. 63,540/kg of raw materials. From the SWOT analysis, the Aggressive Strategy is obtained. The strategy is to increase the production of milkfish crackers by developing the business by increasing the quality and quantity due to market For business sustainability, collaboration is used in the quadruple helix concept. PENDEKATAN KONSEP QUADRUPLE HELIX DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN. NILAI TAMBAH DAN KEBERLANJUTAN USAHA KERUPUK IKAN BANDENG Suyoto Suyoto. Faisol MasAoud namely . Entrepreneurs play a role in increasing production, . Academics play a role in providing assistance to product innovation and marketing research that is more effective, . The government plays a role in providing counseling, training and business capital assistance, . The community plays a role by participating in developing this milkfish cracker processing business into a superior product for the local area and helping to promote it through online promotion media so that it is more widely known. Keywords: Quadruple Helix. Income. Value Added. Milkfish Crackers 14 sektor, yaitu: periklanan, arsitektur. PENDAHULUAN Industri pasar barang seni, kerajinan, desain, sebagai kegiatan ekonomi yang berkaitan fashion, video/film/fotografi, permainan dengan inovasi, kreativitas, ide, dan gagasan yang berasal atau mengandalkan semberdaya manusia . egiatan manusia, komputer piranti lunak, telivisi sehingga hasil produksinya baik barang maupun jasa memiliki nilai tambah (Disperindag, 2. (Horas Djulius, 2. Perkembangan Konsep Quadruple Helix merupakan pengembangan konsep triple cukup pesat dan perubahan lingkungan helix dengan mengintegrasikan peran bisnis telah mendorong pelaku usaha di akademisi, pengusaha, pemerintah dan bidang industri kreatif untuk masyarakat ke dalam aktivitas kreativitas lebih kreatif dan inovatif. Perkembangan dan pengetahuan. Mulyana et al. , . dalam penelitiannya menyatakan bahwa konsep Quadruple Helix sebagai solusi pengembangan kreativitas, inovasi dan informasi dan kerja, pola yang murah dan efisien. Pembahasan mengenai kreativitas dan produktif . alue adde. dan inovatif. kinerja inovasi dalam industri kreatif Industri kreatif berfokus pada penciptaan dengan dukungan Quadruple Helix masih barang dan jasa dengan mengandalkan belum jelas dan masih sangat terbatas. keahlian, bakat dan kreativitas sebagai Saat ini pemerintah Indonesia selalu berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam industri kreatif agar Industri kreatif dikelompokkan ke dalam lebih inovatif, kreatif dan proaktif agar Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 529-543 bisa bergerak dalam ekonomi yang berbasis inovasi sehingga diperlukan pengemasan, dan pemasaran. Akademisi dukungan semua pihak yaitu pemerintah juga berperan dalam melakukan barbagai bersama dengan akademisi, pengusaha penelitian guna meningkatkan produk dalam industri kreatif ini. Pemerintah tergabung dalam Quadruple Helix untuk kreatif Indonesia. Model Quadruple Helix merupakan Pengusaha perguruan tinggi, industri, pemerintah kualitas produk dengan cara mengikuti dan masyarakat dimana masing-masing memiliki peranan dan kepentingan yang pemasaran, dan memperluas network. sama untuk mendorong inovasi dan Juga membangun sinergitas pengusaha Praswati . menyatakan besar kepada pengusaha kecil. Sedangkan konsep Quadruple Helix memberikan kontribusi dalam proses inovasi . ndustri, mendukung produk dengan membeli universitas, pemerintah, dan masyarakat sipi. ke empatnya saling berinteraksi membangun sinergitas dan memperkuat untuk mempercepat transfer inovasi. Ranga & Etzkowitz . menyatakan Murniati . tentang pentingnya hubungan antar peran bahwa dukungan kerja sama dan interaksi antara akademisi . , pebisnis, pemerintah dan masyarakat merupakan penggerak lahirnya kreativitas, ide, dan bisnis, dan dukungan masyarakat akan Etzkowitz . dalam menghasilkan ide baru dalam produk dan Peris-Ortiz et al. jasa yang memiliki inovasi yang tinggi. Dalam implemantasinya, akademi disempurnakan menjadi Quadruple Helix bisa berkontribusi dalam memberikan akan dapat melahirkan kreativitas baru, peningkatan kapasitas berupa pelatihan ide dan ketrampilan serta pengetahuan yang berhubungan dengan cita rasa, cara PENDEKATAN KONSEP QUADRUPLE HELIX DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN. NILAI TAMBAH DAN KEBERLANJUTAN USAHA KERUPUK IKAN BANDENG Suyoto Suyoto. Faisol MasAoud Kerupuk mempertahankan hidupnya. Hery . menjelaskan bahwa keuntungan atau adonan tepung tapioka dicampur bahan pendapatan adalah masuk aktiva atau pasiva bersih ke dalam usaha sebagai hasil penjualan Kerupuk dibuat dengan adonan sebelum dipotong tipis-tipis, barang atau jasa. dikeringkan di bawah sinar matahari Menurut Hayami et al. , . ada dan digoreng dengan minyak goreng dua cara menghitung nilai tambah, . Kerupuk bertekstur Nilai untuk pengolahan, dan . Nilai tambah untuk pemasaran. Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tambah untuk Indonesia seperti nasi goreng dan gado- gado (Bank Indonesia, 2. menjadi dua, yaitu faktor teknis dan Pendapatan usahatani ditentukan Faktor oleh tingkat produksi dan harga jual mempengaruhi adalah kapasitas produk, ikan segar. Semakin tinggi produksi dan jumlah bahan baku yang digunakan dan harga jual ikan segar akan memberikan tenaga kerja, sedangkan faktor pasar yang pendapatan yang besar. Tingkat produksi mempengaruhi adalah harga output, upah ditentukan oleh penerapan teknologi tenaga kerja, harga bahan baku dan nilai sedangkan harga jual umbi segar sangat input lain selain bahan baku dan tenaga dimana pada saat panen raya umumnya Untuk dengan menggunakan Analisis SWOT. Analisis Internal Factor Analysis Strategy (IFAS) Mubyarto yang meliputi kekuatan (Strengh. dan dalam Hanafie . menyatakan bahwa kelemahan (Weaknes. Eksternal Factor pendapatan/keuntungan adalah uang yang Analysis Strategy (EFAS) yang meliputi diterima dan diberikan kepada subjek (Threat. prestasi-prestasi SWOT (Opportunit. Penggambaran yang diserahkan sebagai balas jasa dari digambarkan dalam matrix SWOT. Guna Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 529-543 menggunakan empat tipe strategi yaitu dalam (Irwin et al. , 2. memaknai SO. WO. ST dan WT. Matriks Evaluasi studi kasus sebagai metode penelitian Posisi dan Tindakan Strategis (Strategic yang menggunakan analisis mendalam. Position and Action Evaluatio. adalah yang dilakukan secara lengkap dan teliti alat selanjutnya yang digunakan untuk terhadap seorang individu, keluarga, kelompok, lembaga, atau unit sosial lain. perumusan rekomendasi. Analisis menggunakan tiga alat analisis, yaitu: Untuk menghitung keuntungan atau METODE PENELITIAN Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-Agustus rumus Downey dan Erickson . kerupuk ikan bandeng yang bertempat di Format prosedur perhitungan rugi-laba Desa Pucangro Kecamatan Kalitengah untuk satu bulan terlihat pada Tabel 1. Kabupaten Lamongan. Metode penelitian Tabel 1. Prosedur Perhitungan Laba-Rugi Perhitungan Rugi-Laba Untuk Satu Bulan Penerimaan HPP Marjin Kotor Beban Operasi : Beban Penjualan Beban Umum Jumlah Beban Operasi Keuntungan bersih dari Operasi Beban Lain Beban Bunga Keuntingan Bersih Sebelum Pajak Pajak Penghasilan Keuntungan Bersih Setelah Pajak Sumber: Downey dan Erickson . kuantitatif dengan pendekatan studi kasus dan satuan kasusnya adalah pengrajin kerupuk ikan bandeng. Menurut Nazir . , studi kasus . ase stud. adalah penelitian tentang status subjek penelitian yang berkenaan dengan suatu spesifik Subjek penelitian dapat berupa individu, kelompok lembaga atau Studi kasus menurut Kumar Untuk . adalah suatu pendekatan untuk meneliti fenomena sosial melalui analisis dengan metode Hayami (Aji et al. kasus individual secara lengkap dan teliti, 2. , dengan rumus sebagaimana serta memberikan suatu analisis yang terlihat pada Tabel 2. intensif dari banyak rincian khusus yang sering terlewatkan oleh metode penelitian Menurut Pollit dan Hungler . PENDEKATAN KONSEP QUADRUPLE HELIX DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN. NILAI TAMBAH DAN KEBERLANJUTAN USAHA KERUPUK IKAN BANDENG Suyoto Suyoto. Faisol MasAoud Tabel 2. Prosedur Perhitungan Nilai Tambah Variabel Nilai Output. Input,Harga Output 2 Bahan Baku 3 Tenaga Kerja 4 Faktor Konversi d=a/b 5 Kefesien Tenaga E=c/b Kerja Langsung 6 Harga Output didasarkan pada yang dapat kelemahan dan ancaman (Fatimah, 2. Langkah-langkahnya Faktor Internal dan Faktor eksternal. Upah Rata-rata Tenaga Kerja II Pendapatan dan Keuntungan Harga Bahan Baku h Sumbangan Input i Lain 10 Nilai Output J=d x f 11 Nilai Tambah K=j-h-i Rasio Nilai l%=k/j x 100% Tambah 12 Imbalan Tenaga m=e x g Kerja Bagian Tenaga n%=m/k Kerja 13 Keuntungan o= k - m Tingkat p%=o/j x 100% Keuntungan i Balas Jasa Terhadap Faktor Produksi 14 Margin Q= j Ae h Pendapatan Tenaga r%=m/qx 100% Kerja Langsung Sumbangan Input s%=i/q x 100% Lain Keuntungan t%= o/q x 100% Perusahaan Sumber : Hayami et al. , . menyusun matrik IFAS dan EFAS, diagram SWOT dan matrix SWOT. HASIL DAN PEMBAHASAN Pendapatan Beban yang ada dalam penelitian ini mencakup sewa bangunan pemilik Adapun beban yang dikeluarkan dalam pengolahan kerupuk Bandeng di Desa Pucangro Rp750. 000/tahun. PBB Rp50. 000/tahun. Sedangkan untuk biaya Dari hasil perhitungan tersebut mengeluarkan biaya Rp1. 000/tahun. Jadi, total beban yang dikeluarkan dalam Perkiraan nilai tambah (R. pengolahan kerupuk bandeng Rasio nilai tambah (%) Imbalan bagi tenaga kerja (R. 000/bulan. Imbalan bagi modal dan manajemen Produksi (R. Hanafie . , produksi merupakan hasil yang diperoleh petani dari hasil peluang dan ancaman yang dihadapi Rp 1. 000/tahun atau Rp Menurut Mubyarto . dalam Analisis SWOT bertujuan untuk Pendekatan Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 529-543 taninya, besar kecilnya keuntungan yang Penerimaan dan Keuntungan diperoleh petani diperhitungkan dari Penerimaan merupakan hasil dari Hasil penelitian menunjukkan perkalian antara jumlah produksi kerupuk bandeng yang dihasilkan dengan harga pelanggan, proses produksi dalam satu jual dengan satuan rupiah dalam proses bulan melakukan 26 kali proses produksi Dari dengan hasil produksi yang berbeda setiap kali produksi. Dari jumlah bahan baku ikan bandeng yang digunakan penjualan produk kerupuk yaitu sebesar Rp28. Hasil setelah malalui proses proses produksi dikurangkan dengan biaya-biaya yang jumlah bahan baku yang digunakan menyangkut proses relatif sama dengan bahan bakunya. Bandeng menjadi kerupuk karena banyaknya isi perut, tulang dan mendapatkan keuntungan bersih. Dalam sisik yang terbuang nilainya hampir sama dengan setelah daging ikan ditambah keuntungan bersih, digunakan rumus dengan bahan bahan penunjang untuk perhitungan rugi-laba selam satu bulan dapat dilihat pada Tabel 3. Juga Harga Jual dan Pemasaran Produk Kerupuk merupakan jumlah yang ditukarkan oleh pedagang dengan menggunakan suatu produk atau jasa. Hasil Bandeng 55 kg X Rp20. 000/kg = Rp1. Dalam Tabel 3. Keuntungan Usaha Pengolahan Kerupuk Bandeng di Desa Pucangro Perhitungan Rugi-Laba Untuk bulan April 2021 Penerimaan Rp. 000,HPP Rp. 083,- Marjin Kotor Rp. 917,Beban Operasi : Beban Penjualan Beban Umum Rp. Jumlah Beban Operasi Rp. 000,- Keuntungan bersih dari Rp. 917,Operasi Beban Lain Beban Bunga Rp. 0,- Keuntingan Bersih Sebelum Rp. 917,Pajak Pajak Penghasilan Rp. 0,- Keuntungan Bersih Setelah Rp. 917,Pajak Sumber : Analisis Data Primer, 2021 dipengaruhi oleh proses penjemuran. Harga pengolahan ikan Tabel 3. Dapat dijelaskan bahwa harga pokok produksi (HPP) merupakan Rp28. 000/bulan. PENDEKATAN KONSEP QUADRUPLE HELIX DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN, NILAI TAMBAH DAN KEBERLANJUTAN USAHA KERUPUK IKAN BANDENG Suyoto Suyoto. Faisol MasAoud kerupuk bandeng Nilai yang ditambahkan ini sama dengan sebesar Rp19. 083 dari keseluruhan balas jasa atas ikut sertanya faktor beban operasi Sedangkan yang meliputi untuk Perhitungan nilai tambah pengolahan ijin usaha. PBB biaya perawatan alat, kerupuk bertujuan untuk mengetahui penambahan nilai dari proses pengolahan Rp1. 000/tahun. dan untuk bahan baku menjadi kerupuk. bunga serta pajak penghasilan tidak Nilai tambah dihitung dari selisih dikenakan, karena antara nilai output . dan nilai dari hasil pengolahan kerupuk bandeng input . iaya tota. yang dikeluarkan menyatakan bahwa dalam usahanya tidak dikenakan biaya bunga atau pinjaman dan juga tidak ada potongan pajak dari dinyatakan dalam satuan satu kilogram . bahan baku. Hal ini dilakukan Hasil perhitungan pada Tabel 3 Seluruh agar diketahui besarnya pertambahan nilai dari 1 kg bahan baku yang mendapatkan keuntungan bersih, nilai Gambaran dari penjualan dikurang dengan harga pokok produksi kemudian tambah pengolahan Kerupuk bandeng dikurangi dengan beban operasi serta dapat dilihat pada Tabel 4. dikurang dengan beban bunga dan pajak Jadi, keuntungan Dari Tabel penelitian ini terdapat bahan baku ikan yang diperoleh dari pengolahan kerupuk Bandeng kg/bulan bandeng di Desa Pucangro adalah sebesar sehingga menghasilkan produk kerupuk Rp 8. 917/bulan. 430 kg/bulan dalam 26 kali Nilai Tambah Bandeng Usaha Faktor Kerupuk perbandingan antara hasil yang diperoleh Nilai tambah merupakan nilai yang ditambahkan kepada barang dan jasa digunakan dan bernilai 5,5. Artinya, yang dipakai oleh unit produksi dalam untuk setiap satu kg ikan Bandeng yang proses produksi sebagai biaya antara. diolah akan diperoleh 5,5 kg kerupuk. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 529-543 Koefisien tenaga kerja diperoleh dari bahan baku. Nilai produk merupakan rasio antara jumlah hari kerja dengan perkalian antara faktor konversi dengan Hasil Rp110. 000/kg perhitungan diperoleh koefisien tenaga bahan baku. Nilai produk ini dipengaruhi kerja sebesar 0,150 yang diartikan bahwa oleh besarnya nilai faktor konversi. setiap tenaga kerja dalam 1 hari kerja Nilai mampu mengolah bahan baku sebanyak Bandeng menjadi kerupuk 0,150 kg. Rp63. 540/kg bahan baku. Angka ini Tabel 4. Hasil perhitungan nilai tambah metode Hayami No. Variabel merupakan selisih antara nilai produk Nilai dengan harga bahan baku dan sumbangan Output. Input. Harga . Hasil Produksi kerupuk (Kg/bula. input lain. Besarnya nilai tambah produk Bahan Baku (Kg/bula. Tenaga Kerja . k/bula. Faktor Konversi . / . Koefisien Tenaga Kerja . / . 0,150 sumbangan input lainnya selain biaya Harga Produk Rata-Rata (Rp/k. Upah Rata-Rata (Rp/h. II Keuntungan Rasio terhadap nilai produk sebesar 57,76 %. Artinya, untuk setiap Rp100, nilai produk Harga Bahan Baku (Rp/K. Sumbangan Input Lain (Rp/k. 10 Nilai Produk = . (Rp/k. Nilai Tambah . Ae . Ae . (Rp/k. tambah menunjukkan nilai yang besar. Hal akan diperoleh nilai tambah Rp58. Nilai Rasio Nilai Tambah . / . (%) 57,76 12 . Imbalan Tenaga Kerja . (Rp/k. Bagian Tenaga Kerja . / . (%) 25,97 produk, sementara harga bahan baku dan sumbangan input lain tidak begitu besar. 74,03 Imbalan tenaga kerja merupakan hasil perkalian antara koefisien tenaga Pendapatan tenaga kerja . / . (%) R 17,93 kerja dengan upah rata-rata yang nilainya Sumbangan input lain . / . (%) 30,93 Keuntungan perusahaan . / . (%) 51,13 13 . Keuntungan . Ae . (Rp/k. Tingkat Keuntungan . / . (%) i Balas Jasa untuk Faktor Produksi 14 Marjin . Ae . (Rp / k. Rp16. 500/kg bahan baku. Sedangkan bagian tenaga kerja adalah rasio antara Sumber : Analisis Data Primer, 2021 Harga imbalan tenaga kerja dengan nilai tambah rata-rata produk kerupuk yang juga bernilai 25,97 %. Keuntungan Rp20. 000/kg. yang diperoleh dari proses pengolahan Harga rata-rata bahan baku sebesar ikan Bandeng menjadi kerupuk sebesar Rp18. 000/kg. Sumbangan input lain atau Rp47. 040/kg bahan baku. bahan penunjang bernilai Rp28. 460/kg PENDEKATAN KONSEP QUADRUPLE HELIX DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN. NILAI TAMBAH DAN KEBERLANJUTAN USAHA KERUPUK IKAN BANDENG Suyoto Suyoto. Faisol MasAoud Berdasarkan hasil analisis, nilai Faktor Internal tambah yang diperoleh dari kegiatan Faktor kekuatan yaitu ketersediaan pengolahan ini mencapai 74,03 % dan tenaga kerja, ketersediaan pelanggan dapat menguntungkan bagi pengolah tetap, produk memiliki nilai gizi tinggi. Walaupun ikan bandeng mudah didapatkan, lokasi demikian kegiatan pengolahan ini dinilai produksi yang strategis, menggunakan masih relatif kecil. Hal ini dipengaruhi oleh jumlah tenaga kerja pengolahan ikan Faktor kelemahan yaitu sarana dan bandeng menjadi kerupuk masih sangat prasarana kurang memadai, modal yang Margin adalah persentase yang besarnya dihitung berdasarkan angka penjualan dan produksi untuk menilai kualitas pengemasan kurang menarik, beberapa aspek dari profitabilitas usaha, wilayah distribusi masih terbatas. marjin keuntungan perusahaan mencapai Faktor Eksternal 51,13 %. Peluang yaitu kemajuan teknologi. Analisis SWOT pada Pengolahan Ikan Bandeng Usaha Kelompok Konsumsi ikan, bertambahnya populasi penduduk, potensi pasar luas, banyak Sampel yang digunakan adalah 1 . Pengolah Ancaman harga ikan Pemasaran (Pohlasa. yang terdiri atas 10 bandeng tidak stabil, persaingan produk orang di Desa Pucangro Kecamatan yang sama, persaingan produk olahan Kalitengah Kabupaten Berdasarkan Lamongan. perekonomian tidak stabil, kondisi iklim observasi, wawancara dan pengolahan yang tidak stabil, fluktuasi harga bahan pengolahan ikan bandeng di daerah Setelah diketahui faktor internal penelitian, ditemukan faktor-faktor yang dan eksternal dari kemudian dilajutkan mempengaruhi kegiatan pengolahan ikan bandeng, diantaranya sebagai berikut: Selanjutnya membuat tabel IFAS dan EFAS yang disusun untuk merumuskan strategi dari faktor-faktor yang ada yaitu Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 529-543 dari faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Dari data diatas akan di buat matriks IFAS dan EFAS berikut gambaran matriks yang ada: Tabel 5. Matriks IFAS FAKTOR STRATEGI INTERNAL KEKUATAN Bobot Rating (STRENGTH) S1 Ketersediaan bahan baku yang 0,098 S2 Keunggulan 0,106 Produk S3 Harga Realtif 0,087 Tinggi S4 Ketersediaan 0,070 Tenaga Kerja S5 Terdapat 0,092 Jaminan Pasar S6 Mampu Menjadi 0,087 produk inovatif Jumlah Kekuatan 0,54 KELEMAHAN Bobot Rating (WEAKNESSES) W1 Kurang diminati, karena 0,095 kemasan kurang W2 Modal Yang 0,068 Terbatas W3 Kapasitas Produksi Masih 0,081 Rendah W4 Belum Efektifnya 0,060 Promosi W5 Semangat 0,068 Kurang W6 Wilayah Distribusi 0,089 Masih Terbatas Jumlah Kelemahan 0,46 Total IFAS 1,00 Selisih IFAS Sumber : Analisis Data Primer, 2021 Tabel 6. Matriks EFAS FAKTOR STRATEGI EKTERNAL PELUANG Bobot (OPPORTUNITIES) O1 Belum Banyak Dikembangkan Di 0,077 Wiliyah Lain O2 Potensi Pasar 0,095 Terbuka Luas O3 Banyaknya Saluran 0,092 Pemasaran Dukungan Dari Pemerintah Adanya Kelompok Adanya modal lunak 0,068 0,68 0,115 0,462 0,071 0,142 Jumlah Peluang 0,52 ANCAMAN (THREATS) Bobot Rating T1 Rawan Bencana 0,050 Banjir T2 Harga Bandeng yang 0,083 tidak stabil T3 Persaingan Dari 0,071 Wilayah Lain T4 Kondisi Perekonomian Tidak 0,080 Stabil akibat covid 19 T5 Adanya Pengembangan 0,068 Munculnya Usaha Sejenis T6 Fluktuasi Permintaan Konsumen yang 0,086 cenderung menurun T7 Mudah rusak karena 0,044 Jumlah Ancaman 0,48 Total EFAS 1,00 Selisih EFAS Sumber : Analisis Data Primer, 2021 Skor 0,293 0,423 0,260 0,141 0,276 0,260 1,65 Skor 0,285 1,38 Skor 0,151 0,331 0,213 0,320 0,204 0,343 0,089 1,65 3,03 -0,27 0,136 Hasil dari pembobotan diketahui 0,163 faktor internal dengan bobot tertinggi dari 0,060 pembobotan dari kelemahan yang paling 0,136 tinggi adalah kurang diminati, karena 0,268 kemasan kurang menarik. Hasil dari 1,05 pembobotan diketahui faktor eksternal dengan bobot tertinggi dari peluang adalah adanya kelompok pengolah dan Rating pemasaran, sedangkan hasil pembobotan Skor 0,154 ancaman adalah fluktuasi permintaan 0,284 konsumen yang cenderung menurun. 0,275 PENDEKATAN KONSEP QUADRUPLE HELIX DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN, NILAI TAMBAH DAN KEBERLANJUTAN USAHA KERUPUK IKAN BANDENG Suyoto Suyoto. Faisol MasAoud Selanjutnya strategis eksternal . eluang dan ancama. ekuatan sebesar -0,27 yang artinya pengaruh kelemaha. adalah sebesar 0,6 yang ancaman lebih besar dibandingkan dari berarti pengaruh kekuatan lebih besar pengolahan kerupuk ikan bandeng. Sedangkan selisih dari faktor Tabel 7. Matrik Perumusan Strategi SWOT IFAS Kekuatan (S) Ketersediaan bahan baku yang berimpah Keunggulan produk Harga realtif tinggi Ketersediaan tenaga kerja Terdapat jaminan pasar Mampu menjadi produk EFAS Peluang (O) Belum Meningkatkan kerupuk bandeng dengan wiliyah lain mengembangkan di daerah Potensi pasar terbuka sekitar karena adanya jaminan pasar . 1,s2,s5,s6,o1,o. Banyaknya Meningkatkan produksi . 3,o. Dukungan Adanya pengolah dan pemasaran Adanya pinjaman modal Ancaman (T) Rawan bencana banjir Meningkatkan kualitas usaha Harga bandeng yang tidak stabil Persaingan dari wilayah . 3,s4,s6,t3,t4,t5,t6,t. Kondisi perekonomian Memproduksi dengan jumlah tidak stabil akibat covid stabil dengan kualitas baik Adanya pengembangan bertambah . 3,s4,s6,t1,t2,t3,t4, munculnya usaha sejenis t5,t. Fluktuasi konsumen menurun Mudah rusak karena Sumber : Analisis Data Primer, 2021 Kelemahan (W) Kurang diminati, karena kemasan kurang menarik Modal yang terbatas Kapasitas produksi masih Belum efektifnya promosi Semangat anggota kelompak Wilayah distribusi masih Meningkatkan tentang pengolahan kerupuk bandeng yang lebih baik . 3,w4,w5,o1,o4,o. Meningkatkan produksi untuk . 1,w2,o2,o5,o. Mencari bahan baku dengan harga yang lebih murah atau mencari alternatif bahan baku lain . 1,w2,t2,t3,t4,t5,t. Mengembangkan mengajak masyarakat sekitar untuk meningkatkan produksi ikerupuk bandeng . 6,t1,t. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 529-543 Matriks Evaluasi Strategis (SPACE) Posisi Tindakan teknik perluasan cangkupan usaha atau masyarakat sekitarnya untuk produksi kerupuk bandeng dan adanya jaminan bahan baku yang berlimpah. Konsep Kolaborasi yang ada didalam konsep Quadrouple Helix adalah sebagai berikut : Pengusaha memanfaatkan kelimpahan dari ikan Gambar 1. Matriks Posisi SWOT Kecamatan Kalitengah. Akademisi Dari Gambar 1 dapat diketahui bahwa posisi titik koordinat berada pada kuadran 1 yaitu menggunakan Strategi produk dan penelitian pemasaran yang Agresif . trategi SO) dimana pengusaha lebih efektif. memiliki kekuatan dan peluang besar. Pemerintah melalui stakeholder terkait Dengan hasil strategi yaitu meningkatkan bersinergi memberikan penyuluhan, produksi kerupuk bandeng pelatihan dan bantuan modal usaha. Masyarakat mengembangkan didaerah sekitar lain memotivasi diri sendiri untuk ikut meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi sehingga dapat memanfaatkan peluang dengan maksimal dan bisa menambah kekuatan dari usahanya, jika pengusaha bisa lebih agresif maka bisa di pastikan usaha tersebut akan semakin promosi secara online agar lebih dikenal luas. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil dari penelitian Strategi pengembangan usaha pengolahan kerupuk bandeng dengan PENDEKATAN KONSEP QUADRUPLE HELIX DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN. NILAI TAMBAH DAN KEBERLANJUTAN USAHA KERUPUK IKAN BANDENG Suyoto Suyoto. Faisol MasAoud . Usaha pengolahan kerupuk ikan bandeng di Desa Pucangro memperoleh Pemerintah melalui stakeholder terkait keuntungan sebesar Rp8. 917 per dua puluh enam kali proses produksi selama pelatihan dan bantuan modal usaha. Masyarakat berperan dengan memotivasi . Menghasilkan . Dari Analisis SWOT, diperoleh Strategi Agresif . trategi SO) dimana kerupuk bandeng ini menjadi produk unggulan daerah setempat dan membantu peluang besar. Dengan hasil strategi yaitu mempromosikan melalui media promosi meningkatkan produksi kerupuk bandeng secara online agar lebih dikenal luas. Setelah menelaah hasil penelitian maka sekitar lain karena adanya jaminan pasar saran bagi pengusaha adalah agar tatap serta meningkatkan kualitas dan kuantitas memiliki motivasi yang tinggi untuk produksi sehingga dapat memanfaatkan mengembangkan kerupuk ikan bandeng bisa menambah kekuatan dari usahanya, . tambah sebesar Rp63. 540/kg bahan baku jika pengusaha bisa lebih agresif maka UCAPAN TERIMA KASIH bisa di pastikan usaha tersebut akan Penulis mengucapkan terima kasih mendapatkan keuntungan yang optimal. kepada Litbangpemas Unisla dan semua Konsep kolaborasi antara pengusaha, pihak yang terlibat dalam penelitian pemerintah, akademisi dan masyarakat di termasuk yang telah memberikan dana dalam konsep quadruple helix diperlukan bandeng ini. Dimana: . Pengusaha DAFTAR PUSTAKA