https://siberpublisher.org/JKMT, Vol. 2, No. 1, Januari 2024 DOI: https://doi.org/10.38035/jkmt.v2i1 Received: 10 Januari 2024, Revised: 22 Januari 2024, Publish: 15 Februari 2024 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 Pengaruh Kompetensi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Jaya Bakti Raharja Yustisiwo1, Zahara Tussoleha Rony2, Heni Rohaeni3. 1 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Indonesia, Bekasi, yustisiwo.yusti@gmail.com. Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Indonesia, Bekasi, zahara.tussoleha@dsn.ubharajaya.ac.id. 3 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Indonesia, Bekasi, heni.rohaeni@dsn.ubharajaya.ac.id. 2 Corresponding Author: yustisiwo.yusti@gmail.com1 Abstract: Human Resource Management is key for every company. PT Jaya Bakti Raharja experienced a decline in performance due to a lack of competence and work discipline, as can be seen from data on educational levels and annual attendance which illustrates that low competence and work discipline has an impact on employee performance. This research involving 50 respondents shows that competence and work discipline have a positive impact on performance. Some employees still show deficiencies, which results in decreased performance. Further research is needed to identify other factors that have not been revealed. Keyword: Competence, Work Discipline, Employee Performance. Abstrak: Manajemen Sumber Daya Manusia menjadi kunci bagi setiap perusahaan. PT Jaya Bakti Raharja mengalami penurunan kinerja dikarenakan kurangnya kompetensi dan disiplin kerja, terlihat dari data jenjang pendidikan dan absensi tahunan yang menggambarkan rendahnya kompetensi dan disiplin kerja berdampak pada kinerja karyawan. Penelitian ini melibatkan 50 responden menunjukkan bahwa kompetensi dan disiplin kerja berdampak positif pada kinerja. Beberapa karyawan masih menunjukkan kekurangan, yang mengakibatkan penurunan kinerja. Perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor lain yang belum terungkap Kata Kunci: Kompetensi, Disiplin Kerja, Kinerja Karyawan. PENDAHULUAN Kinerja karyawan merupakan hal yang sangat krusial dalam manajemen sumber daya manusia sehingga perusahaan perlu membuat serta mengatur sumber daya manusia yang terencana, & terarah. Seiring berjalannya waktu kualitas sumber daya semakin banyak maka dari itu perusahaan perlu melakukan kualifikasi untuk karyawan yang akan bekerja di perusahaannya, kompetensi, dan disiplin kerja harus dipertimbangkan secara matang agar dapat menaikan kinerja perusahaan itu sendiri, menurut (Arfansyah, 2022) seorang insan yang mempunyai kompetensi serta displin yang tinggi terhadap suatu pekerjaan, maka akan berdampak pada kinerjanya, semakin tinggi kompetensi serta kedisiplinan yang dimiliki dari 41 | P a g e https://siberpublisher.org/JKMT, Vol. 2, No. 1, Januari 2024 seorang karyawan maka akan semakin baik juga kinerjanya dan begitupun sebaliknya. karena inilah banyak perusahaan yang mempertanyakan terkait latar belakang pendidikan seorang karyawan dan di semua perusahaan memliki aturan yang harus ditaati agar nantinya semua itu akan menaikan mutu karyawan. Bila sdm tidak diatur, maka kejayaan perusahan sulit terwujud, maka dari itu perusahaan diharuskan sangat memperhatikan dalam mengoperasikan dan memelihara organisasinya secara mandiri dengan profesional serta efisien menurut (Feby & Musadad, 2021) dan didukung oleh pemimpin yang baik serta memiliki skil yang mumpuni menurut (Rony et al., 2023). Berdasarkan latar belakang yang sudah dijelasakan, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Apakah terdapat pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan PT Jaya Bakti Raharja?; (2) Apakah terdapat pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT Jaya Bakti Raharja?; (3) Apakah terdapat pengaruh kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT Jaya Bakti Raharja? Adapun tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan PT Jaya Bakti Raharja. (2) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT Jaya Bakti Raharja. (3) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT Jaya Bakti Raharja. KAJIAN TEORITIS Kinerja Karyawan Kinerja adalah pencapaian target karyawan dari tugas yang ditugaskan, serta kekuatan untuk mencapai target yang telah disepakati dan juga memiliki catatan report yang diberkati dari fungsi pekerjaan atau pekerjaan tertentu dalam kurun waktu tertentu menurut (Chairunnisah et al., 2021) dan (Khaerunisa & Marhadi, 2023), dan kinerja yang tinggi memiliki peranan sangat krusial dalam mencapai tujuan di dunia bisnis dan organisasi yang penuh kompetisi saat ini (Khaerunisa & Marhadi, 2023). Beberapa indikator yang dapat diterapkan dalam mengevaluasi kinerja karyawan menurut (Nurjaya, 2021) yaitu: kualitas, kuantitas, efisiensi, disiplin kerja, inisiatif, ketelitian, kepemimpinan, kejujuran, kreativitas Kompetensi Kompetensi adalah watak yang memungkinkan insan hendak melakukan tindakan mereka dengan keberhasilan dan dalam teladan tata krama. Tanda pembentukan dan evaluasi kompetensi sangat krusial hendak berfungsinya model manajemen sumber daya manusia basis kompetensi (Rahadi, 2021) dan (Narpati et al., 2024), menyatakan bahwa kompetensi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Ada beberapa indikator kompetensi menurut (Oliver, 2021), namun peneliti hanya memasukan yang dipakai dalam penelitian, yaitu: pengembangan diri, profesional, pendidikan, keahlian. Disiplin Kerja Kedisiplinan merupakan kesadaran serta kemauan seseorang yang mematuhi segala peraturan kongsi dan norma-norma sosial yang berlaku, disiplin kerja menggambarkan besarnya tanggung jawab insan terhadap pekerjaan yang dipercayakan kepada dia. Menurut (Ghazali, 2016) berpendapat bahwa disiplin adalah alat yang digunakan manajer hendak berinteraksi dengan pekerja sehingga mereka mau mengubah sikap mereka, serta meninggikan kesadaran dan kemauan hendak mematuhi semua peraturan dan standar standar kongsi saat ini. Ada beberapa indikator disiplin kerja menurut (Cholilalah, Rois Arifin, 1967), namun peneliti hanya memasukan yang dipakai dalam penelitian, yaitu: keadilan, sanksi hukuman dan ketegasan. 42 | P a g e https://siberpublisher.org/JKMT, Vol. 2, No. 1, Januari 2024 Sumber: Hasil Riset Gambar 1. Kerangka Konseptual Berdasarkan penjelasan serta teori-teori dan kerangka konseptual di atas, maka dapat dirumuskan hipotesis penelitian ini sebagai berikut: HI Diduga Kompetensi berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan PT Jaya Bakti Raharja H2 Diduga Disiplin Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan PT Jaya Bakti Raharja H3 Diduga Kompetensi dan Disiplin Kerja secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan PT Jaya Bakti Raharja METODE Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan pengambilan sampel acak, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, serta analisis data kuantitatif untuk menguji hipotesis yang ditetapkan (Rony, 2017). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Jaya Bakti Raharja yang berjumlah 50 orang. Pengambilan sampel data dilakukan dengan menggunakan metode non probability sampling dengan teknik sampel jenuh (Sugiyono, 2019). Sampel penelitian ini adalah seluruh populasi PT Jaya Bakti Raharja. Uji Validitas merupakan syarat suatu alat ukur atau instrument penelitian dianggap valid apabila nilai f-hitung > f-tabel pada signifikasi 0,05 (Ghozali, 2021). Metode Cronbach’s Alpha digunakan untuk mengevaluasi reabilitas kuesioner, apabila koefisien cronbach’s alpha > 0,60 instrumen tersebut dinyatakan reliabel (Imam, 2011). Kuesioner disebar dan diisi oleh 50 responden dengan skala likert untuk pengukuran. Data diolah menggunakan SPSS V26, dan melakukan uji regresi linear berganda dan korelasi untuk menganalisis uji variabel. HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Hasil Uji Data Uji Validitas Berdasarkan hasil dari kuesioner yang berjumlah 50 orang, penelitian terhadap variabel independen dan variabel dependen menunjukkan r-hitung > r-tabel 0,278 untuk seluruh variabel. Artinya alat data yang digunakan valid dalam arti alat ukur yang memperhitungkan variabel (kompetensi, disiplin kerja dan kinerja karyawan) layak digunakan dalam analisis regresi linear berganda. Uji Reliabilitas Reliabilitas diukur melalui Cronbach’s Alpha, menghasilkan nilai di atas 0,60 menandakan keandalan kuesioner. Berdasarkan hasil olah data uji reliabilitas dengan nilai koefisien Alpha yang ditentukan 0,60. Masing-masing variabel Kompetensi sebesar 0,805, 43 | P a g e https://siberpublisher.org/JKMT, Vol. 2, No. 1, Januari 2024 Disiplin kerja sebesar 0,601, dan Kinerja karyawan sebesar 0,882, menunjukan bahwa pernyataan kuesioner yang disebarkan reliabel karena memenuhi syarat cronbach’s alpha melebihi 0,60. Tabel 1. Instrumen Uji Reliabilitas Cronbach,s Variabel Kriteria Alpha Kompetensi 0.805 0,600 Disiplin Kerja 0.601 0,600 Kinerja Karyawan 0.882 0,600 Sumber: Analisis data dengan SPSS (2023) Ket Reliabel Reliabel Reliabel 2. Hasil Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Berdasarkan gambar 2. Tes One Sample Kolmogorof-Smirnov dibawah ini diputuskan dari hasil dari uji normalitas dengan metode 1S-KM mendapatkan nilai Asymp.sig sebesar 0,64 artinya lebih besar dari pada 0,05 maka data dikatakan terdistribusi dengan normal. Sumber: Analisis data dengan SPSS (2023) Gambar 2. Tes One Sample Kolmogorov-Smirnov Uji Multikolinearitas Berdasarkan tabel 2. Hasil Uji Koefisien Multikolinearitas dibawah, menunjukkan bahwa nilai tolerance setiap variabel sebesar 0,806 dimana nilai tersebut lebih besar dari 0,1. Dan pada tabel tersebut juga diketahui bahwa nilai VIF pada masing- masing variabel sebesar 1.241 dibawah 10 Maka dapat diputuskan bahwa dari kedua hasil tersebut menunjukan tidak ada multikolinieritas dalam model regresi berganda. Tabel 2. Hasil Uji Koefisien Multikolinearitas Variabel Tolerance VIF Keterangan Kompetensi (X1) 0,806 1.241 Tidak ada Multikolinieritas Disiplin kerja (X2) 0,806 1.241 Tidak ada Multikolinieritas Sumber: Analisis data dengan SPSS (2023) Uji Heteroskedastisitas Pada keluaran scatterplot pada gambar 3. Plot sebar terlihat bahwa titik-titik tersebut tidak membentuk suatu pola yang jelas dan berkumpul pada satu tempat. Seperti yang bisa kita lihat dari gambar dibawah, titik-titik tersebut tersebar ke atas dan ke bawah angka 0 pada sumbu y. Jadi dapat disimpulkan bahwa terlihat tidak terjadi heteroskedastisitas pada data ini. 44 | P a g e https://siberpublisher.org/JKMT, Vol. 2, No. 1, Januari 2024 Sumber: Analisis data dengan SPSS 27 (2023) Gambar 3. Plot sebar 3. Analisis Data Hasil Uji Regresi Linier Berganda Berdasarkan hasil analisis data dengan metode regresi linear berganda, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara variabel independen kompetensi (X1) dan disiplin kerja (X2), dengan variabel dependen kinerja karyawan (Y). Tabel 3. Hasil Uji Koefisien Multikolinearitas Coefficientsa Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model B Std. Error Beta t 1 (Constant) 6.580 6.157 1.069 TOTAL_X1 .914 .171 .596 5.327 TOTAL_X2 .638 .313 .228 2.034 a. Dependent Variable: TOTAL_Y Sumber: Analisis data dengan SPSS (2023) Sig. .291 .000 .048 Dari hasil uji Analisis Linier Berganda diperoleh : Y = 6,580 + 0,914 X1 + 0,638 X2 + e a.) Nilai konstanta regresi sebesar 6,580 b.) X1 (Kompetensi) koefisien regresinya sebesar 0,914 mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap Y (Kinerja Karyawan). c.) X2 (Disiplin Kerja) koefisien regresi sebesar 0,638 mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap Y (Kinerja Karyawan). 4. Hasil Uji Hipotesis Hasil Uji Parsial (T) Menurut (Dewianawati et al., 2022) Uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh masingmasing variabel bebas secara individual. Di dalam uji t ini peneliti menggunakan tingkat signifikan sebesar 0,05 dan tingkat signifikansi 5%. Jika nilai t hitung lebih besar dari t tabel, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel bebas terhadap variabel terikat dan jika nilai t hitung lebih kecil dari t tabel, artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel bebas terhadap variabel terikat. Tabel 4. Hasil Uji Parsial (T) Variabel t- hitung t- tabel Kompetensi (X1) 5.327 2,011 Disiplin kerja (X2) 2.034 2,011 Sumber: Analisis data dengan SPSS (2023) Sig 0,000 0,048 a.) Hasil uji t variabel pengaruh Kompetensi terhadap kinerja karyawan memiliki nilai t hitung sebesar 5,327. Maka dapat di simpulkan bahwa nilai t-hitung lebih besar dari nilai t- tabel 45 | P a g e https://siberpublisher.org/JKMT, Vol. 2, No. 1, Januari 2024 artinya kompetensi (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel kinerja karyawan (Y). b.) Hasil uji t variabel pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan memiliki nilai t hitung sebesar 2,034. Maka dapat di simpulkan bahwa nilai t-hitung lebih besar dari nilai t-tabel artinya disiplin kerja (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel kinerja karyawan (Y). Hasil Uji Pengaruh Simultan (F) Menurut (Dewianawati et al., 2022) Uji f digunakan hendak megetahui bagaimana pengaruh secara bersama-sama variabel bebas terhadap variabel terikat.dapat dikatakan signifikan apabila Tingkat signifikannya lebih dari 0,05. Berdasarkan tabel 5. Hasil Tes Simultan menunjukkan bahwa uji f memiliki nilai f- hitung senilai 26,097 dengan nilai signifikan sebesar 0,000. Dengan nilai f-hitung sebesar 26,097 lebih besar dari f tabel maka dapat diputuskan bahwa variabel kompetensi dan disiplin kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel kinerja karyawan. Tabel 5. Hasil Tes Simultan (F) F hitung F tabel 26,097 3,20 Sumber: Analisis data dengan SPSS (2023) Sig 0,000 H1 Diterima: Terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi terhadap kinerja karyawan di PT Jaya Bakti Raharja Berdasarkan hasil uji parsial (t), Hipotesis pertama laporan ini adalah kompetensi mempunyai nilai signifikan terhadap kinerja karyawan. 0,000 < α 0,05, maka nilai t hitung 5,327 > t tabel 2,011, sehingga dapat disimpulkan H0 ditolak. H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh secara parsial antara kualitas pelayanan (X1) terhadap kepuasan konsumen (Y). H2 Diterima: Terdapat pengaruh yang signifikan antara disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di PT Jaya Bakti Raharja Berdasarkan hasil uji parsial (t), Hipotesis kedua laporan ini adalah disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. 0,000 < α 0,05, maka nilai t hitung 2,034 > t tabel 2,011, Secara ringkas H0 ditolak H2 diterima, artinya terdapat pengaruh secara parsial terhadap disiplin kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y). H3 Diterima: Terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di PT Jaya Bakti Raharja Berdasarkan dengan hasil pengujian melalui uji f pada variabel kompetensi (X1) dan disiplin kerja (X2), mendapatkan hasil nilai f-hitung 26,097 lebih besar dari Maka dapat di simpulkan bahwa nilai f-hitung lebih besar dari nilai f-tabel 2,011. Maka H3 dalam penelitian ini dapat diterima yang berarti terdapat pengaruh terhadap kompetensi (X1) dan disiplin kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y). KESIMPULAN Terdapat pengaruh secara signifikan antara kompetensi terhadap kinerja karyawan di PT Jaya Bakti Raharja, hal yang harus lebih diperhatikan oleh perusahaan dari indikator kompetensi yaitu pengembangan diri. Indikator pengembangan diri memegang peranan penting yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan, minat dari karyawan untuk melakukan pelatihan terhadap diri sendiri pun masih kurang, hal ini dapat menyebabkan karyawan tidak kompeten, lalai terhadap pekerjaannya. 46 | P a g e https://siberpublisher.org/JKMT, Vol. 2, No. 1, Januari 2024 Terdapat pengaruh secara signifikan antara disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di PT Jaya Bakti Raharja, hal yang harus lebih diperhatikan oleh perusahaan dari indikator disiplin kerja yaitu keadilan. Indikator keadilan memegang peranan penting yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan, beberapa karyawan masih banyak yang kurang setuju jika perusahaan menetapkan peraturan khusus untuk karyawan lain dan hal ini dapat menimbulkan karyawan yang tidak setuju menjadi malas atau enggan untuk menaati peraturan lainnya yang telah ditetapkan, sehingga berdampak terhadap kinerja karyawan seperti pekerjaan yang harus diselesaikan tepat waktu namun tidak selesai di hari itu juga dikarenakan rekan kerja nya mendapat dispensasi atau kelonggaran waktu terkait hal lain diluar pekerjaan. Terdapat pengaruh secara signifikan antara kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di PT Jaya Bakti Raharja. Hal yang harus lebih diperhatikan oleh perusahaan dari indikator kinerja karyawan yaitu kuantitas hasil kerja dan efisiensi penyelesaian tugas. Indikator kuantitas hasil kerja yang memegang peranan penting pada penelitian ini adalah karyawan kurang mampu menyelesaikan tugas yang telah menjadi tanggung jawabnya & karyawan juga masih enggan bekerja keras untuk mendapatkan prestasi dari hasil kerja yang dilakukannya, sehingga target yang sudah ditetapkan pun belum tentu tercapai jika dari karyawan masih enggan untuk melakukannya. REFERENSI Arfansyah, M. R. (2022). PENGARUH DISIPLIN KERJA,MOTIVASI KERJA,DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi Kasus Pt. Bank Dki Syariah Di Jakarta Selatan). Stei.Ac.Id, 5–19. http://repository.stei.ac.id/8525/3/Bab2.pdf Chairunnisah, R., KM, S., & Mataram, P. M. F. H. (2021). Teori sumber daya manusia. In Kinerja Karyawan. http://digilib.uinsgd.ac.id/40781/1/KINERJA KARYAWAN 2 CETAK.pdf#page=38 Cholilalah, Rois Arifin, A. I. H. (1967). 済無No Title No Title No Title. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 2, 82–95. Dedi Rianto Rahadi. (2021). Kompetensi Sumber Daya Manusia. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. (Issue 1991). Dewianawati, D., Efendi, M., & Revanji Oksaputri, S. (2022). Pengaruh Kecerdasan Emosional, Kompetensi, Komunikasi dan Displin Kerja Terhadap Kineja Karyawan. Jurnal Teknologi Dan Manajemen Industri Terapan, 1(3), 223–230. https://doi.org/10.55826/tmit.v1iiii.47 Fransisca Feby, A., & Musadad, A. (2021). Pengaruh Disiplin Kerja dan Kompetensi terhadap Kinerja Karyawan pada RSUD KARAWANG. YUME : Journal of Management, (4)2, 208–217. https://doi.org/10.37531/yume.vxix.254 Ghazali, R., Mahardiana, L., & Risnawati, R. (2016). Pengaruh Kompetensi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Dinas Perhubungan Kota Palu. Jurnal Ilmu Manajemen Universitas Tadulako (JIMUT), 2(1), 69–78. https://doi.org/10.22487/jimut.v2i1.42 Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IMB SPSS 26 (Sepuluh). Badan Penerbit Diponegoro. Imam, G. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. In Alfabeta (9th ed., Vol. 1, Issue 1). Khaerunisa, A., & Marhadi, A. (2023). IJM : Indonesian Journal of Multidisciplinary Pengaruh Kompensasi dan Motivasi Kerja pada Kinerja Karyawan. 1, 2435–2446. Narpati, B., Putri, K. I., Hardiyanti, H., Mulianingsi, I., Manajemen, J., Bhayangkara, U., Raya, J., & Kerja, L. (2024). Issn : 3025-9495. 3(9). Nurjaya, N. (2021). Pengaruh Disiplin Kerja, Lingkungan Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Hazara Cipta Pesona. AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional, 47 | P a g e https://siberpublisher.org/JKMT, Vol. 2, No. 1, Januari 2024 3(1), 60–74. https://doi.org/10.54783/jin.v3i1.361 Prof. Dr. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&DMetode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. (Issue Septembfile:///C:/Users/asus/Downloads/29-64-1SM.pdffile:///C:/Users/asus/Downloads/29-64-1-SM.pdfer 2016). Alfabeta, Bandung. Richard Oliver. (2021). Pengaruh Kompentensi Sumber Daya Manusia, Pelatihan, dan Manajemen Kontrol Terhadap Penggunaan Sistem Keuangan Desa. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 2013–2015. Rony, Z. T. (2017). Siap Fokus, Siap Menulis Skripsi, Tesis, Disertasi (Jurus Mudah Gunakan Metode Kualitatif Tipe Studi Kasus) (S. Kusumawati (ed.); Issues 13–15). Pusat Studi Sumber Daya Manusia (PSSDM). Rony, Z. T., Lestari, T. S., Ismaniah, Yasin, M., & Lubis, F. M. (2023). The complexity of leadership competence in universities in the 21st century. Cogent Social Sciences, 9(2), 1–18. https://doi.org/10.1080/23311886.2023.2276986 48 | P a g e