Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Vol 3. No 3. Mei 2026. Hal 128 - 137 DOI : https://doi. org/10. 37776/pend. SERUMPUN DALAM PENGETAHUAN: BELAJAR BERSAMA TENTANG AKUNTANSI. HUKUM. DAN NILAI KENOTARIATAN DALAM BINGKAI NUSANTARA DAN SEMENANJUNG Benni Sumarman1. Siti Nurkhotijah2. Titik Aminah3. Syiffa Nayla Deanova4. Insan Nur Arif5. Asterela Yolanda6. Faten Elina Kamaruddin7. Aisyah Saffiyah BT Yahaya8. Haifa Syahmina BT Helmy9 Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 2,3Fakultas Hukum Universitas Batam, 7,8,9Fakulti Sains Maklumat Universiti Teknologi Mara Program Studi Akuntansi. Program Studi S2 Ilmu Hukum. Program Stud S2 Kenotariatan. Fakulti Sains Maklumat Email: benni. sumarman@univbatam. Sitinurkhotijah@univbatam. id, titikaminah@univbatam. Keywords : Accounting. Law. Notarial Studies. International Community Service. IndonesiaAe Malaysia Abstract. This international community service program was conducted at SMK Gemereh. Johor. Malaysia, aiming to enhance studentsAo basic literacy in simple accounting, practical law, and notarial values relevant to daily life. The activity was grounded in the cultural kinship between Indonesia and Malaysia as Aukindred nationsAy sharing common historical, legal, and community-based economic traditions. The methods used included interactive lectures, classical socialization, simple Focus Group Discussions (FGD), role-play simulations, language-kinship games, and case studies involving daily transaction bookkeeping and drafting a simple borrowing agreement. Pre-test and post-test assessments were used to measure studentsAo understanding before and after the activities. The results show an improvement in studentsAo understanding of basic bookkeeping, legal awareness in digital activities, and the importance of honesty and trustworthiness in notarial practices. Active participation through discussions. Q&A sessions, and simulations indicates that a cross-cultural teaching approach strengthens student engagement and provides meaningful learning experiences. This program not only enhanced studentsAo knowledge but also reinforced IndonesiaAe Malaysia kinship through academic and cultural collaboration. Abstract. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) internasional ini dilaksanakan di SMK Gemereh. Johor. Malaysia, dengan tujuan meningkatkan literasi dasar siswa mengenai akuntansi sederhana, hukum praktis, serta nilai kenotariatan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini berangkat dari kedekatan budaya dan sejarah IndonesiaAeMalaysia sebagai bangsa serumpun yang memiliki tradisi hukum dan ekonomi berbasis komunitas. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, sosialisasi klasikal. Focus Group Discussion (FGD) sederhana, simulasi peran, permainan bahasa serumpun, serta studi kasus mengenai pencatatan transaksi harian dan contoh perjanjian pinjam barang. Pre-test dan post-test diberikan untuk mengukur tingkat pemahaman siswa sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya pembukuan sederhana, kesadaran hukum dalam aktivitas digital, dan pemahaman nilai kejujuran serta amanah dalam praktik kenotariatan. Interaksi aktif siswa melalui diskusi, tanya jawab, dan simulasi menunjukkan bahwa pendekatan lintas budaya mampu memperkuat keterlibatan peserta dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Kegiatan ini tidak hanya memberikan peningkatan pengetahuan, tetapi juga mempererat hubungan serumpun antara Indonesia dan Malaysia melalui kolaborasi akademik yang bersifat aplikatif dan Kata Kunci : Akuntansi. Hukum. Kenotariatan. PKM Internasional. IndonesiaAe Malaysia PENDAHULUAN This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Akuntansi, hukum, dan kenotariatan merupakan tiga bidang pengetahuan yang memiliki peran strategis dalam mendukung kehidupan sosial ekonomi masyarakat modern. Kemampuan melakukan pencatatan keuangan sederhana merupakan fondasi literasi finansial yang perlu dimiliki generasi muda, terutama siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang disiapkan untuk memasuki dunia kerja dan wirausaha. Di sisi lain, pemahaman mengenai prinsip-prinsip hukum dasar membantu siswa mengenali hak dan kewajiban dalam berbagai transaksi, termasuk risiko hukum yang mungkin muncul dalam aktivitas sehari-hari seperti penggunaan media digital, transaksi jual beli, maupun praktik peminjaman barang. Sementara itu, kenotariatan memiliki nilai edukatif dalam menanamkan prinsip amanah, akurasi, dan legalitas dokumen yang menjadi bagian penting dari ekosistem administrasi modern. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di SMK Gemereh. Johor. Malaysia, dengan latar budaya yang sangat relevan. Indonesia dan Malaysia merupakan dua negara serumpun yang berbagi kesamaan bahasa, sejarah, adat istiadat, serta nilai-nilai hukum komunal. Persamaan tersebut memberikan peluang untuk merancang kegiatan PkM lintas negara yang efektif, karena penyampaian materi dapat lebih mudah dipahami dalam kerangka budaya yang dekat dan familiar bagi Tema AuSerumpun dalam PengetahuanAy dipilih untuk menegaskan pentingnya kolaborasi edukatif dan pertukaran wawasan antara kedua negara, sekaligus memperkuat jembatan persaudaraan melalui kegiatan akademik. Dalam konteks tersebut, kegiatan PkM ini dirancang untuk mencapai tiga tujuan utama. Pertama, memperkenalkan konsep akuntansi sederhana kepada siswa melalui latihan pencatatan transaksi harian menggunakan format buku kas yang umum digunakan dalam usaha kecil. Kedua, meningkatkan kesadaran siswa mengenai aspek hukum yang relevan dengan kehidupan mereka, termasuk perlindungan data pribadi, etika berkomunikasi di ruang digital, dan pemahaman dasar atas mekanisme penyelesaian sengketa sederhana. Ketiga, memberikan pemahaman awal mengenai nilainilai kenotariatan melalui simulasi pembuatan surat perjanjian pinjam barang, sehingga siswa mampu mengenali pentingnya akurasi, kejujuran, dan tanggung jawab dalam penyusunan dokumen. Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan literasi finansial dan hukum siswa, tetapi juga memperkenalkan perspektif lintas budaya yang memperkaya proses pembelajaran. Pendekatan serumpun yang digunakan diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan, meningkatkan relevansi materi dengan kehidupan siswa, dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna dalam era globalisasi dan integrasi regional saat ini. METODE PELAKSANAAN Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan menggabungkan beberapa metode pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik siswa SMK. Pelaksanaan kegiatan berlangsung di SMK Gemereh. Johor. Malaysia, dan melibatkan siswa kelas menengah atas sebagai peserta utama. Seluruh metode dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif, meningkatkan pemahaman konseptual, serta memberikan pengalaman praktis melalui simulasi dan latihan kasus. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi: A Ceramah Interaktif (Interactive Lectur. Metode ini digunakan untuk menyampaikan materi inti mengenai akuntansi sederhana, hukum praktis, dan nilai kenotariatan. Ceramah diberikan secara komunikatif dengan fitur tanya jawab di tengah sesi untuk memastikan pemahaman siswa. Media presentasi visual digunakan untuk mendukung penjelasan, termasuk tabel buku kas harian, contoh perjanjian sederhana, dan ilustrasi kasus hukum. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Sosialisasi dan Edukasi Literasi Hukum Materi hukum disampaikan dengan menyesuaikan konteks remaja, seperti perlindungan data pribadi, penggunaan media sosial, risiko penyebaran identitas digital, serta perbedaan hukum adat IndonesiaAeMalaysia dalam penyelesaian sengketa sederhana. Pendekatan sosialisasi dipilih agar siswa memperoleh gambaran praktis yang dekat dengan kehidupan mereka. Focus Group Discussion (FGD) Sederhana Siswa dibagi ke dalam kelompok kecil untuk mendiskusikan contoh kasus, seperti pencatatan keuangan usaha kecil, penyelesaian sengketa keluarga menurut adat, serta analisis dokumen FGD ini bertujuan menumbuhkan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan bekerja sama dalam memecahkan masalah. Simulasi Peran tentang Kenotariatan (Role-Play Simulatio. Untuk memperkenalkan nilai kenotariatan, siswa diminta membuat AuSurat Perjanjian Pinjam BarangAy secara berpasangan. Salah satu siswa berperan sebagai peminjam, satu sebagai pemilik barang, dan satu siswa lainnya bertindak sebagai Aunotaris simbolikAy yang memberikan tanda tangan dan cap. Simulasi ini menekankan pentingnya keakuratan, kejujuran, dan legalitas dokumen dalam kehidupan sehari-hari. Permainan Bahasa Serumpun sebagai Icebreaker Permainan sederhana seperti AuCari Padanan KataAy dan AuSerumpun ExpressAy digunakan untuk mencairkan suasana dan membangun semangat kebersamaan. Aktivitas ini juga memperkuat identitas serumpun IndonesiaAeMalaysia dan menumbuhkan minat siswa sebelum memasuki sesi materi yang lebih serius. Studi Kasus Pencatatan Akuntansi Studi kasus diberikan dalam bentuk transaksi harian sebuah usaha kecil. Siswa diminta mencatat modal, pengeluaran, pemasukan, dan saldo akhir menggunakan format buku kas harian versi Indonesia dan Malaysia. Praktik ini memberikan pemahaman langsung mengenai pentingnya pencatatan yang rapi dan sistematis. Pre-Test dan Post-Test Untuk mengukur efektivitas kegiatan, siswa diberikan tes singkat sebelum dan sesudah pelaksanaan PkM. Pre-test bertujuan mengetahui tingkat pemahaman awal siswa, sedangkan post-test digunakan untuk mengukur peningkatan setelah sesi pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman sebesar A35%. Peserta dan Lokasi Kegiatan diikuti oleh puluhan siswa SMK Gemereh dari berbagai tingkat kelas. Lokasi pelaksanaan berada di ruang aula sekolah yang dilengkapi fasilitas audiovisual, memungkinkan interaksi dua arah antara pemateri dan siswa. Bahasa pengantar yang digunakan adalah Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu agar materi mudah dipahami seluruh peserta. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMK Gemereh. Johor. Malaysia, berjalan dengan lancar dan mendapatkan antusiasme tinggi dari para siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait akuntansi sederhana, literasi hukum dasar, serta nilai-nilai This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Selain itu, interaksi lintas budaya IndonesiaAeMalaysia yang terjalin melalui permainan bahasa serumpun menjadi aspek penting yang memperkuat rasa kedekatan dan suasana pembelajaran yang inklusif. Peningkatan Literasi Akuntansi Sederhana Materi akuntansi diberikan melalui ceramah interaktif dan studi kasus. Siswa diminta mencatat transaksi usaha kecil, seperti modal awal, pembelian bahan, penjualan produk, dan saldo kas akhir, menggunakan format Buku Kas Harian versi Indonesia dan Malaysia. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu: mengidentifikasi jenis transaksi, melakukan pencatatan dasar secara sistematis, menghitung saldo akhir dengan benar, memahami perbedaan format pencatatan antara kedua negara. Dalam post-test, 82% siswa memperoleh nilai lebih baik dibanding pre-test, menandakan peningkatan pemahaman konsep dasar pembukuan. Pemahaman Hukum Praktis dalam Kehidupan Sehari-Hari Materi hukum disampaikan dengan menekankan isu-isu relevan bagi remaja, seperti: perlindungan data pribadi, etika dalam penggunaan media sosial, konsekuensi hukum penyebaran informasi pribadi, konsep dasar penyelesaian sengketa sederhana dalam adat IndonesiaAeMalaysia. Diskusi berlangsung aktif, dan siswa memberikan contoh kasus dari pengalaman mereka sendiri, seperti pinjam-meminjam barang, konflik kecil antar teman, dan penggunaan foto di media sosial. Hal ini menunjukkan bahwa siswa mampu mengaitkan konsep hukum dengan situasi nyata yang mereka Pemahaman Nilai Kenotariatan melalui Simulasi Perjanjian Simulasi pembuatan AuSurat Perjanjian Pinjam BarangAy merupakan kegiatan yang paling menarik perhatian siswa. Mereka dibagi ke dalam kelompok kecil untuk menyusun: identitas pihak-pihak, deskripsi barang, jangka waktu peminjaman, hak dan kewajiban masing-masing, tanda tangan sebagai legalisasi sederhana. Siswa yang berperan sebagai Aunotaris simbolikAy memberikan cap dan menyaksikan proses Aktivitas ini membuat siswa memahami bahwa: perjanjian harus ditulis dengan jelas, kejujuran dan amanah merupakan nilai dasar kenotariatan, dokumen legal membantu mencegah konflik di masa depan. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Respon siswa menunjukkan bahwa mereka baru pertama kali mengenal konsep notaris, sehingga kegiatan ini dianggap sangat bermanfaat. Penguatan Identitas Serumpun melalui Icebreaker Bahasa Permainan bahasa serumpun antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu, seperti AuCari Padanan KataAy dan AuSerumpun ExpressAy, terbukti efektif sebagai pemecah suasana. Siswa merasa lebih dekat secara budaya dan lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan pemateri dari Indonesia. Kegiatan ini juga menegaskan bahwa hubungan kedua negara tidak hanya terjalin secara geografis, tetapi juga melalui kesamaan linguistik dan budaya hukum adat. Semangat ini mendukung tujuan PkM untuk memperkuat pemahaman lintas negara. Hasil Kuantitatif Pre-Test dan Post-Test Analisis sederhana terhadap pre-test dan post-test menunjukkan: rata-rata nilai pre-test siswa: 56, rata-rata nilai post-test siswa: 76, terjadi peningkatan pemahaman sebesar A35%. Hasil ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang digunakan . eramah interaktif. FGD, simulasi, dan permainan edukati. efektif dalam meningkatkan literasi akuntansi, hukum, dan Dampak Non-Kognitif Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini juga memberikan dampak non-kognitif berupa: meningkatnya rasa percaya diri siswa dalam berpendapat, kemampuan bekerja sama dalam kelompok kecil, tumbuhnya kesadaran akan pentingnya legalitas dalam interaksi sosial, meningkatnya apresiasi terhadap budaya Indonesia sebagai negara serumpun. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan PkM bukan hanya memberikan aspek kognitif semata, tetapi juga memperkuat nilai karakter dan kedisiplinan sosial. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Gambar dan Foto Gambar 3. Anggota Kelompok 6 di SMK Gemereh. Segamat. Johor. Malaysia Gambar 3. Dr. Titik Aminah memberikan Sosialisasi dan Edukasi Literasi Kenotariatan This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Gambar 3. Kelompok 6 sedang Permainan Bahasa Serumpun sebagai Icebreaker Gambar 3. Dr. Siti Nurkhotijah sedang memberikan Sosialisasi dan Edukasi Literasi Hukum This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Gambar 3. Benni Sumarman sedang memberikan Studi Kasus Pencatatan Akuntansi Gambar 3. Foto bersama tim PkM Universitas Batam dan siswa SMK Gemereh. Johor. Malaysia This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. KESIMPULAN Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema AuSerumpun dalam Pengetahuan: Belajar Bersama tentang Akuntansi. Hukum, dan Nilai Kenotariatan dalam Bingkai Nusantara dan SemenanjungAy yang dilaksanakan di SMK Gemereh. Johor. Malaysia, berhasil memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan literasi akuntansi, pemahaman hukum praktis, dan pengenalan nilai-nilai kenotariatan kepada siswa. Kegiatan berjalan secara interaktif melalui ceramah. FGD, simulasi perjanjian, permainan bahasa serumpun, dan latihan pencatatan transaksi. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman sebesar A24Ae35% pada seluruh kategori materi, menandakan bahwa metode pembelajaran yang digunakan efektif dalam menyampaikan konsep-konsep dasar. Selain peningkatan kognitif, kegiatan ini juga berhasil memperkuat nilai non-kognitif seperti kepercayaan diri, kedisiplinan, kemampuan kerja sama, serta apresiasi budaya serumpun IndonesiaAeMalaysia. Secara keseluruhan, kegiatan ini mampu mencapai tujuannya, yaitu meningkatkan literasi keilmuan siswa serta memperkuat hubungan edukatif lintas negara melalui pendekatan budaya yang relevan dan Saran Beberapa saran yang dapat digunakan untuk pengembangan kegiatan serupa di masa mendatang Perluasan Cakupan Materi Materi dapat diperluas pada aspek akuntansi keuangan digital, transaksi e-commerce, atau literasi keuangan berbasis aplikasi agar lebih relevan dengan kebutuhan generasi Z. Pendalaman Sesi Hukum Digital Mengingat tingginya penggunaan media sosial, sesi hukum terkait keamanan digital, jejak digital, dan cyber-ethics dapat diperdalam melalui simulasi kasus yang lebih kompleks. Simulasi Kenotariatan yang Lebih Realistik Kegiatan simulasi perjanjian dapat dikembangkan dengan memperkenalkan format dokumen legal yang lebih formal agar siswa terbiasa dengan struktur perjanjian yang sesungguhnya. Kolaborasi Berkelanjutan IndonesiaAeMalaysia Disarankan adanya kegiatan lanjutan seperti webinar bersama, pertukaran pelajar, atau kelas daring lintas negara untuk mempertahankan semangat persaudaraan serumpun. Keterlibatan Guru Setempat Guru SMK Gemereh dapat dilibatkan sebagai fasilitator agar materi PkM dapat diteruskan dan direplikasi secara mandiri di sekolah. Evaluasi Dampak Jangka Panjang Perlu dilakukan evaluasi lanjutan setelah beberapa bulan untuk mengetahui apakah pemahaman siswa tetap bertahan dan diterapkan dalam kegiatan belajar atau kehidupan sehari-hari. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis menyampaikan terima kasih kepada SMK Gemereh. Johor. Malaysia, yang telah memberikan kesempatan dan fasilitas dalam pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini. Penghargaan yang sebesar-besarnya juga diberikan kepada Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Johor. Kampus Segamat, atas dukungan akademik, koordinasi lintas institusi, serta kontribusinya dalam memperkuat kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Malaysia. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Batam, para guru pembimbing SMK Gemereh, mahasiswa UiTM pendamping, serta seluruh siswa SMK Gemereh yang telah berpartisipasi aktif dalam setiap sesi pembelajaran. Penghargaan juga diberikan kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran dan keberhasilan kegiatan ini. KONFLIK KEPENTINGAN Penulis menyatakan bahwa tidak terdapat konflik kepentingan dalam kegiatan maupun penulisan ini. DAFTAR PUSTAKA