Journal of Science Education and Management Business (JOSEAMB) Vol. No. 1, tahun 2026, hlm. ISSN: 2828-3031 PENGARUH LITERASI KEUANGAN. FINANCIAL ATTITUDE. DAN FINANCIAL KNOWLEDGE TERHADAP FINANCIAL MANAGEMENT BEHAVIOR DENGAN LIFE STYLE HEDONIS SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PENGGUNA SHOPEE PAY LATER Deni Saputra1. Yamasitha2 . Agam Mei Yudha3. Wendi Wahyu Utama4 Universitas Putra Indonesia YPTK Padang. Indonesia Info Artikel ABSTRAK Sejarah artikel: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh literasi keuangan, financial attitude, dan financial knowledge terhadap financial management behavior dengan life style hedonis sebagai variabel intervening. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa/i program studi manajemen fakultas ekonomi bisnis Universitas Putra Indonesia AuYPTKAy Padang. Sedangkan sampel dalam penelitian ini diperoleh menggunakan metode random sampling sehingga diperoleh 97 orang sebagai sampel. Data pada penelitian ini dianalisis dengan menggunakan alat analisis SEM PLS 3. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa financial knowledge berpengaruh signifikan terhadap financial management behavior, sedangkan literasi keuangan dam financial attitude tidak berpengaruh signifikan terhadap financial management behavior. Financial knowledge berpengaruh terhadap financial management behavior melalui life style hedonis. Received: 15 Jan 2026 Revised: 30 Jan 2026 Accepted: 6 Feb 2026 Published: 9 Feb 2026 Kata kunci: financial management Literasi keuangan. financial attitude. financial knowledge. life style hedonis. Ini adalah artikel akses terbuka di bawah lisensi CC BY-SA. Penulis yang sesuai: Deni Saputra Departemen ekonomi. Fakulty ekonomi dan bisnis Universitas Putra Indonesia YPTK Padang. Indonesia Email: denisaputra@upiyptk. PENDAHULUAN Pada zaman pertumbuhan dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, telah mampu menciptakan perubahan tatanan komunikasi global menjadi efektif. Efek dari percepatan proses teknologi saat sekarang ini mampu mengubah gaya hidup manusia, khususnya dibidang platform e-commerce. Dengan hadirnya platform e-commerce merupakan sebuah media yang membantu dan memudahkan Masyarakat untuk berbelanja atau mengkonsumsi barang dan memanfaatkan jasa. E-commerce sebagai suatu bidang perdagangan yang memperjual belikan barang atau jasa dengan menggunakan media elektronik. Adapun aktivitas untuk membeli produk melalui e-commerce dikenal sebagai media belanja online, memperoleh barang atau jasa dengan mengunjungi situs jual beli atau jaringan social yang menawarkan barang atau jasa belanja online, seperti contohnya Shopee. Salah satu fitur yang ada di dalam aplikasi Shopee ini adalah adanya layanan Shopee Pay Later . elanjutnya disebut SPayLate. Fitur Pay Later ini sudah diterbitkan sejak tanggal 6 Maret 2019. Shopee menyediakan fitur Pay Homepage jurnal: https://rcf-indonesia. org/jurnal/index. php/JOSEAMB/index A ISSN: 2828-3031 Later ini tentunya dengan mengajak kerja sama perusahaan peer to peer lending bernama PT. Commerce Finance. Adapun dalam menyikapi apa yang diterbitkan oleh shopee yakni. Shopee PayLater tersebut masyarakat atau khususnya mahasiswa harus mampu dalam mengelola keuangannya. Dengan adanya SPayLater ini sangat diperlukan pengelolaan keuangan tersebut, karena mahasiswa harus pandai dalam membelanjakan uangnya, jangan sampai terjadinya penumpukan kredit yang akan menimbulkan kredit yang macet. Dalam hal ini biasa disebut juga dengan Financial Management Behavior, merupakan kemampuan seseorang untuk bertanggung jawab mengenai cara mengelola keuangan yang di anggap paling produktif (Aditya & Azmansyah, 2. Gambar 1. Pengguna PayLater Menurut Kelompok Usia Persentase 43,90% 26,50% 18-25 Tahun 21,30% 26-35 Tahun 36-45 Tahun 7,20% 1,10% 46-55 Tahun > 55 Tahun Sumber: databoks. Berdasarkan Gambar 1. 1 menjelaskan bahwa dengan tingginya penggunaan fitur shopee paylater dikarenakan juga salah satu faktornya yaitu, didominasi oleh kalangan milenial dan juga generasi z, dengan kemudahan berbagai fitur yang ditawarkan oleh shopee paylater membuat masyarakat khususnya generasi z untuk menggunakan fitur paylater tersebut. Dengan perkembangan teknologi saat ini khususnya dalam sektor perekonomian membuat para mahasiswa/i mendorong untuk mengadopsi PayLater karena beberapa alasan tertentu,diantaranya mahasiswa dapat menggunakan layanan dari PayLater tersebut untuk memenuhi keinginan ataupun kebutuhannya disaat mereka tidak memiliki uang tunai. Fenomena dari adanya penggunaan PayLater ini tidak terlepas dari perhatian para mahasiswa/i. Mahasiswa merupakan salah satu kelompok Masyarakat yang berperan aktif dalam penggunaan teknologi ini. Selain itu, karena metode pembayaran tidak dilakukan diawal namun setelah barang sampai ditangan konsumen, maka pembayaran otomatis dibayar pada bulan berikutnya. Hal ini menyebabkan sistem pembayaran PayLater semakin diterima oleh kalangan mahasiswa yang memiliki perilaku konsumtif sangat tinggi. Membeli sebuah barang atau jasa tanpa memikirkan apakah barang atau jasa tersebut merupakan suatu kebutuhan atau hanya sekedar keingin semata untuk memenuhi gaya hidup yang mewah. Saat ini mahasiswa/i dominan memeliki perilaku hidup yang konsumtif. Sehingga sangat diperlukan adanya financial management behavior atau perilaku pengelolaan keuangan yang baik dalam mengatasi dampak buruk yang akan dirasakan nantinya oleh pengguna Paylater. Literasi Keuangan yang saat ini memilki peran yang sangat penting juga dalam membantu individu mengembangkan Financial Management Behavior yang sehat dan mencapai tujuan keuangan pribadi, dengan pemahaman yang baik tentang aspek-aspek keuangan pribadi, individu dapat mengelola keuangan dengan lebih efektif, menghindari masalah keuangan yang tidak perlu, dan merasa lebih puas dengan keadaan keuangannya. (Yanti, 2. Penguasaan Literasi Keuangan yang baik dan tepat akan menjadikan para mahasiswa menjadi pribadi yang bijaksana dalam memilih dan menyeleksi barang yang akan dibeli, mampu mengatur pola pengelolaan manajemen keuangan pribadi dengan baik dan terencana, serta dapat merencanakan masa depan keuangan dengan matang (Harningsih et al. , 2. JOSEAMB Vol. No. Tahun 2026 JOSEAMB ISSN: 2828-3031 Pada umumnya, sikap terhadap uang diartikan sebagai perilaku seorang individu terhadap uang yang dimiliki. Hal kekuatan, uang merupakan hal yang penting dalam hidup, uang bisa menimbulkan rasa curiga dan tidak percaya tersebut disebabkan oleh sikap terhadap uang pada masing-masing individu yang berbeda. (Youla et al. , 2. Sikap keuangan seseorang menggambarkan cara seseorang mewujudkan pandangan dan pola berpikirnya tentang uang ke dalam tindakan, (Pramedi & Nadia, 2. Menurut (Budiandriani & Rosyadah, 2. seseorang yang memiliki sikap yang benar terhadap uang dapat membuat anggaran pengeluarannya dalam jangka waktu tertentu sehingga dapat mengambil keputusan keuangan yang lebih baik di masa depan. Seorang individu yang memiliki financial knowledge yang baik dapat mengatur keuangannya dengan mengutamakan kebutuhan daripada keinginan dan dapat menyisihkan sebagian uangnya untuk kebutuhan yang akan datang. (Adiputra & Patricia, 2. Pemahaman konsep keuangan seperti proteksi, investasi, dan pinjaman merupakan contoh dari pengetahuan keuangan. (Brilianti & Lutfi, 2. Seseorang yang memiliki informasi moneter yang baik dapat mengelola dananya dengan berfokus pada kebutuhan dibandingkan keinginan dan dapat menyimpan sebagian uangnya untuk kebutuhan di masa depan. (Adiputra & Patricia, 2. Mahasiswa merupakan golongan yang rentan terhadap tren fashion, dan gaya hidup yang Gaya hidup dapat dikenali dari aktivitasnya atau cara menghabiskan uang dan waktunya. Bagi orang yang menganut ideologi ini, bersenang-senang, berpesta merupakan tujuan utama hidup, suka atau tidak suka, karena mereka percaya bahwa hidup ini hanya datang sekali sehingga mereka ingin menikmatin hidup semaksimal mungkin. (Atika et al. , 2. Gaya hidup hedonisme dapat mengakibatkan seseorang mengeluarkan uang lebih hanya demi memenuhi kepentingan dan kebutuhannya, hal ini dapat berakibat pada manajemen keuangan yang buruk. (Harningsih et al. Keterbaruan dari judul penelitian ini terletak pada integrasi variabel literasi keuangan, financial attitude, dan financial knowledge terhadap financial management behavior dengan memasukkan life style hedonis sebagai variabel intervening dalam konteks penggunaan Shopee PayLater, yang masih relatif terbatas dikaji secara komprehensif. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang umumnya meneliti perilaku keuangan secara langsung atau pada pengguna kredit konvensional, penelitian ini menyoroti fenomena buy now pay later (BNPL) pada platform ecommerce yang sedang berkembang pesat dan rentan mendorong perilaku konsumtif. Selain itu, penggunaan life style hedonis sebagai variabel intervening memberikan perspektif baru dalam menjelaskan bagaimana faktor psikologis dan gaya hidup dapat memperkuat atau memperlemah pengaruh literasi dan pengetahuan keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan pengguna PayLater, sehingga hasil penelitian diharapkan mampu memberikan kontribusi teoritis dan praktis yang relevan dengan kondisi keuangan digital masyarakat saat ini. Rumusan masalah dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana literasi keuangan, financial attitude, dan financial knowledge memengaruhi financial management behavior pada pengguna Shopee PayLater di Kota Padang tahun 2025. Penelitian ini juga mempertanyakan sejauh mana literasi keuangan, financial attitude, dan financial knowledge berpengaruh terhadap life style hedonis pengguna Shopee PayLater. Selain itu, penelitian ini ingin mengetahui pengaruh life style hedonis terhadap financial management behavior. Lebih lanjut, rumusan masalah diarahkan untuk menganalisis peran life style hedonis sebagai variabel intervening dalam hubungan antara literasi keuangan, financial attitude, dan financial knowledge terhadap financial management behavior pada pengguna Shopee PayLater di Kota Padang tahun 2025, sehingga dapat diperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pengelolaan keuangan pengguna layanan buy now pay later tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, financial attitude, dan financial knowledge terhadap financial management behavior pada pengguna Shopee PayLater, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui life style hedonis sebagai variabel Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sejauh mana tingkat pemahaman, sikap, dan pengetahuan keuangan individu memengaruhi perilaku pengelolaan keuangan dalam penggunaan layanan buy now pay later, serta menilai peran gaya hidup hedonis dalam memperkuat atau memperlemah hubungan tersebut. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai perilaku keuangan pengguna Shopee PayLater serta menjadi dasar A ISSN: 2828-3031 rekomendasi bagi pengguna, penyedia layanan, dan pemangku kebijakan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan di era transaksi digital. TINJAUAN LITERATUR Menurut (Fauzi Pakpahan et al. , 2024 : 30-. Financial Management Behavior merupakan perilaku seseorang terhadap pengelolaan keuanganmereka dari sudut pandang psikologi dan kebiasaan individu dalam men gambil keputusan. Dalam menyikapi perilaku keuangan ada beberapa elemen yang bisa digunakan oleh setiap individu seperti, membuat anggaran, menilai perlunya suatu pembelian, menghemat uang. Menurut (Kurniawan, 2023: . Literasi keuangan merupakan suatu kemampuan seseorang yang berkaitan dengan bagaimana mengelola keuangannya serta mampu mempraktikan dalam hubungan sosial bagaimana mengelola keuangan, bagaimana pengetahuan keuangannya dalam mengalokasikan uangnya untuk memenuhi kebutuhan maupun keinginannya. Menurut (Fauzi Pakpahan et al. , 2024: 52-. Sikap merupakan suatu keadaan ukuran pikiran, pendapat dan penilaian seseorang terhadap dunia yang ditempati. Sedangkan financial attitude atau sikap keuangan merupakan sikap dari seseorang dalam berperilaku yang berhubungan dengan uang, baik itu dalam penganggaran atau pengambilan keputusan dan atau financial attitude ini juga dapat dikatakan suatu keadaan pikiran, pendapat, dan penilaian tentang keuangan. Menurut (Triani & Wahdiniwaty, 2. financial knowledge adalah kemampuan dan penguasaan seseorang dalam pemahamannya mengenai bagaimana cara mengatur, mengelola, dan merespon resiko dari sumber daya keuangan yang ada untuk mencapai keputusan keuangan yang baik, dapat diperoleh baik dari latar belakang pendidikan ataupun lingkungan sekitar. Menurut (Sari, 2. Financial knowledge / pengetahuan keuangan adalah kemampuan untuk memahami, menganalisis, dan mengelola keuangan sehingga individu dapat membuat keputusan keuangan yang tepat dan menghindari masalah keuangan. Menurut (Wahyuni & Kinanti, 2. Gayal hidup . adalah bagian daril kebutuhan sekunder manusia yang bisa berubah tergantung zaman atau keinginan seseorang untuk mengubah gaya hidupnya. Sedangkan menurut (Yanti, 2. Individu dengan lifestyle hedonis cenderung lebih mementingkan keinginan dan kepuasan pribadi daripada mempertimbangkan aspek keuangan jangka Seseorang yang memiliki lifestyle hedonis cenderung lebih berperilaku menyikapi keuangan ke hal yang negatif seperti membelanjakan uang untuk konsumtif yang kurang penting demi kepuasan pribadi. Gambar 2. 1 Kerangka Konseptual JOSEAMB Vol. No. Tahun 2026 JOSEAMB ISSN: 2828-3031 Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Financial Management Behaviour Menurut pandangan dari (Wahyuni & Kinanti, 2. , literasi keuangan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan. Hal ini menunjukkan semakin mahasiswa mengerti tentang literasi keuangan semakin sadar pula ia dalam melakukan perilaku konsumtif dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian yang di lakukan oleh (Wahyuni & Kinanti, 2. , (Yanti, 2. membuktikan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap financial management behavior. H1: Diduga literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap financial management behaviour. Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Life Style Hedonis Menurut (Harningsih et al. , 2. Gaya Hidup Hedonisme dapat diketahui dari kegiatan, minat dan pendapat yang mengarah pada kenikmatan dan kemewahan dengan hasil penelitian yang di lakukan oleh (Harningsih et al. , 2. membuktikan bahwa Literasi Keuangan berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap Life Style Hedonis. Hal ini dibuktikan bahwa semakin tinggi literasi keuangan mahasiswa, maka semakin cenderung rendah gaya hidup hedonisme mereka. H2 : Diduga literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap life style hedonis. Pengaruh Financial Attitude Terhadap Financial Management Behaviour Menurut pandangan dari (Puspa Dwi Liestiyanti & Sonja Andarini, 2. Peran financial attitude sangat penting untuk menentukan financial management behavior individu karena dari situlah dapat terlihat suatu pola pikir yang akan menghasilkan sebuah perilaku keputusan dalam mengatur keuangannya. Sehingga hasil penelitian yang di lakukan oleh (Puspa Dwi Liestiyanti & Sonja Andarini, 2. , (Adzroo AAoadilah Wijayati et al. , 2. membuktikan bahwa financial attitude berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap financial management behavior. H3: Diduga financial attitude berpengaruh signifikan terhadap financial management behaviour. Pengaruh Financial Attitude Terhadap Life Style Hedonis Menurut (Yanti, 2. Individu dengan lifestyle hedonis cenderung lebih mementingkan keinginan dan kepuasan pribadi daripada mempertimbangkan aspek keuangan jangka panjang. Seseorang yang memiliki lifestyle hedonis cenderung lebih berprilaku menyikapi keuangan ke hal yang negatif seperti membelanjakan uang untuk konsumtif yang kurang penting demi keuasan Hasil penelitian yang di lakukan oleh (Latifa & Santoso, 2. membuktikan bahwa Financial Attitude berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap Life Style Hedonis. H4 : Diduga financial attiude berpengaruh signifikan terhadap life style hedonis. Pengaruh Financial Knowledge Terhadap Financial Management Behaviour Menurut pandangan dari (Adzroo AAoadilah Wijayati et al. , 2. semakin tinggi financial knowledge seorang mahasiswa itu akan mempengaruhi tingkat personal financial management behavior untuk menghasilkan keputusan keuangan yang lebih baik. Hasil penelitian yang di lakukan oleh (Adzroo AAoadilah Wijayati et al. , 2. , (Mulya Razaq et al. , 2. membuktikan bahwa financial knowledge berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap financial management behavior. H5: Diduga financial knowledge berpengaruh signifikan terhadap financial management behaviour. Pengaruh Financial Knowledge Terhadap Life Style Hedonis Menurut (Diskhamarzaweny et al. , 2. gaya hidup berdampak positif terhadap perilaku keuangan, dikarenakan kemampuan seseorang dalam mengontrol waktu serta keuangannya untuk membeli apa yang diperlukan serta menyampingkan keinginannya. Artinya, seseorang bisa mengendalikan gaya hidup mereka jika mereka bisa mengontrol pola hidupnya dan menggunakan uangnya dengan baik, sehingga tidak terlalu berlebihan dalam mengikuti trend yang sedang berkembang setiap saat. Sehingga hasil penelitian yang di lakukan oleh (Hadi et al. , 2. ISSN: 2828-3031 membuktikan bahwa Financial Knowledge berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap Life Style Hedonis. H6 : Diduga financial knowledge berpengaruh signifikan terhadap life style hedonis Pengaruh Life Style Hedonis Terhadap Financial Management Behaviour Menurut pandangan dari (Yanti, 2. mahasiswa akuntansi di Kota Batam yang mengadopsi gaya hidup hedonis, yang cenderung mengejar kesenangan dan kepuasan pribadi melalui konsumsi barang dan jasa mahal dan tidak perlu, sering kali menghabiskan uang secara berlebihan. Mereka mungkin juga mengabaikan pengelolaan keuangan yang bijaksana dan menghadapi kesulitan dalam mengatur keuangan mereka. Hasil penelitian yang di lakukan oleh (Wahyuni & Kinanti, 2. , (Yanti, 2. membuktikan bahwa life style hedonis berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap financial management behavior. H7: Diduga life style hedonis berpengaruh signifikan terhadap financial management behavior. Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Financial Management Behaviour Melalui Life Style Hedonis Menurut (Yanti, 2. Individu dengan lifestyle hedonis cenderung lebih mementingkan keinginan dan kepuasan pribadi daripada mempertimbangkan aspek keuangan jangka panjang. Seseorang yang memiliki lifestyle hedonis cenderung lebih berprilaku menyikapi keuangan ke hal yang negatif seperti membelanjakan uang untuk konsumtif yang kurang penting demi keuasan Menurut pandangan dari (Harningsih et al. , 2. Gaya hidup hedonisme dapat mengakibatkan seseorang mengeluarkan uang lebih hanya demi memenuhi kepentingan dan kebutuhannya, hal ini dapat berakibat pada manajemen keuangan yang buruk, bahkan perilaku manajemen keuangan yang buruk juga. Hasil penelitian yang di lakukan oleh (Harningsih et al. membuktikan bahwa Literasi Keuangan berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap Financial Management Behavior melalui Life Style Hedonis. H8:Diduga literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap financial management behaviour melalui life style hedonis Pengaruh Financial Attitude Terhadap Financial Management Behaviour Melalui Life Style Hedonis Menurut (Diskhamarzaweny et al. , 2. gaya hidup berdampak positif terhadap perilaku keuangan, dikarenakan kemampuan seseorang dalam mengontrol waktu serta keuangannya untuk membeli apa yang diperlukan serta menyampingkan keinginannya. Artinya, seseorang bisa mengendalikan gaya hidup mereka jika mereka bisa mengontrol pola hidupnya dan menggunakan uangnya dengan baik, sehingga tidak terlalu berlebihan dalam mengikuti trend yang sedang berkembang setiap saat. Menurut pandangan dari (Latifa & Santoso, 2. Sikap keuangan yang dimiliki seseorang akan membantu individu menentukan sikap dan perilaku keuangan mereka, dalam hal manajemen keuangan, anggaran keuangan pribadi atau keputusan pribadi dalam bentuk investasi. Hasil penelitian yang di lakukan oleh (Latifa & Santoso, 2. membuktikan bahwa Financial Attitude berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap Financial Management Behavior melalui Life Style Hedonis. H9: Diduga Financial Attitude berpengaruh signifikan terhadap financial management behaviour melalui life style hedonis Pengaruh Financial Knowladge Terhadap Financial Management Behaviour Melalui Life Style Hedonis Menurut pandangan dari (Hadi et al. , 2. bahwa Hasil penelitian yang dilakukannya merupakan pengembangan dari penelitian lain namun dalam penelitian saya ini menjadikan gaya hidup sebagai variabel moderasi yang dimana tujuannya untuk mencari tahu dan untuk mengetahui apakah variabel independen yaitu pengetahuan keuangan memperkuat atau memperlemah variabel dependen atau pengelolaan keuangan keluarga itu sendiri. Hasil penelitian yang di lakukan oleh (Hadi et al. , 2. membuktikan bahwa Financial Knowledge berpengaruh positif dan signifikan JOSEAMB Vol. No. Tahun 2026 JOSEAMB ISSN: 2828-3031 baik secara parsial maupun secara simultan terhadap Financial Management Behavior melalui Life Style Hedonis. H10: Diduga literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap financial management behavior melalui life style hedonis METODE Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah mahasiswa/i fakultas ekonomi bisnis program studi manajemen. Peneliti memilih objek pada mahasiswa/i dikarenakan dengan popularitas shopee pay later dikalangan mahasiswa/i yang memberikan kemudahan dan kepraktisannya dalam berbelanja online. Sehingga penelitian ini relevan untuk memengaruhi kebiasaan belanja dan perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa/i. Jumlah mahasiswa/i Universitas Putra Indonesia AuYPTKAy Padang program studi manajemen adalah 3. 149 Orang. Sedangkan ukuran sampel merupakan suatu langkah untuk menentukan besarnya sampel yang diambil dalam melaksanakan suatu penelitian. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Random Sampling, merupakan suatu teknik pengampilan sampel secara acak pada populasi yang telah ditentukan, dimana setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dapat dipilih sebagai sampel. (Seftin Oktirina, 2. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin karena, dalam pengambilan sampel jumlah sampel harus representative. Rumus slovin digunakan untuk menentukan ukuran sampel minimal jika diketahui ukuran populasi pada taraf signifikansi 10% dengan rumus sebagai berikut: ycA n= 1 ycAyce 2 Keterangan n = Sampel N = Pupulasi e = Perkiraan Tingkat Kesalahan (Margins of erro. = 0,1 dalam penelitian ini peneliti menggunakan margins of error nya adalah 10% 149. %2 ) 149. 1 31,49 32,49 n = 96,9 n = 97 Jadi total sampel yang didapatkan dari 3. 149 populasi menjadi 97 Sampel. Sumber data merupakan subjek yang diperoleh, maka yang digunakan dalam penelitian adalah data primer, yang dijadikan sebagai sumber data adalah mahasiswa/i fakultas ekonomi bisnis program studi manajemen. Data primer merupakan sumber yang peneliti dapatkan dengan cara diberikan langsung data oleh sampel kepada peneliti. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner pada sampel yang disebarkan pada responden yang telah ditentukan. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan bantuan teknologi komputer yaitu program aplikasi SEM PLS (Structrul Equation Modeling Partial Least Squar. Untuk menghitung rata-rata skor dapat digunakan rumus TCR. TCR merupakan alat analisis yang digunakan untuk mengukur distribusi skor rata-rata. Rata Oe rata skor = . SS) . S) . N) . TS) . STS) SS S N TS STS Sedangkan untuk mencari tingkat pencapaian jawaban responden digunakan dengan Rumus berikut: ISSN: 2828-3031 TCR = ycIycaycycaOeycycaycyca ycycoycuyc Tabel 3. Total Capaian Responden TCR Kriteria 90-100% Sangat baik 80-89% Baik 65-79% Cukup baik 56-64% Kurang baik 0-54% Tidak baik Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuesioner (Angke. merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden Analisis Structural Equation Modeling (SEM) Partial Least Square (PLS) Partial Least Square (PLS) merupakan motede analisis yang kuat dan sering disebut sebagai soft modelling, karena meniadakan asumsi-asumsi OLS (Ordinary Least Squar. regresi seperti data harus terdistribusi secara normal secara multivariate dan tidak adanya problem multikolinearitas antar variabel eksogen. PLS dapat digunakan untuk menguji teori yang lemah dan data yang lemah . ampel yang kecil dan masalah normalitas dat. Outer Model Model pengukuran ( outer model ) bertujuan untuk mengevaluasi variabel konstruk yang diteliti, validitas . dan reabilitas . dari suatu variabel. Model pengukuran atau outer model menggambarkan hubungan antara variabel laten dengan variabel manifestnya . Inner Model/ Model Structural Model struktural atau inner model menggambarkan model hubungan antar variabel laten yang dibentuk berdasarkan substansi teori. Model strukutral atau inner model bertujuan untuk menguji hipotesis penelitian. Bagian yang perlu dianalisis dalam struktural model yakni. Koefisien Determinasi (R-Squar. Ukuran Efek (F-Squar. dan Uji Signifikan. (Iba & Wardhana, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Pengujian inner model atau model struktural yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antar konstruk sebagaimana yang telah dihipotesiskan. Model struktural dievaluasi dengan memperhatikan nilai R-Square untuk konstruk endogen dari pengaruh yang diterimanya dari konstruk eksogen. Berikut model struktural hasil uji dengan menggunakan SmartPLS JOSEAMB Vol. No. Tahun 2026 JOSEAMB ISSN: 2828-3031 Gambar 4. Struktural Model Inner Hasil pengujian hipotesis pengaruh langsung . irect effec. dan pengaruh tidak langsung . ndirect effec. sebagai berikut: Tabel 4. Hasil Penelitian Hipotesis Pernyataan Terdapat pengaruh yang tidak signifikan literasi keuangan terhadap financial management behavior. Terdapat pengaruh yang signifikan literasi keuangan terhadap life style hedonis. Terdapat pengaruh yang tidak signifikan financial attitude terhadap financial management behavior. Terdapat pengaruh yang signifikan financial attitude terhadap life style Terdapat pengaruh yang signifikan financial knowledge terhadap financial management behavior. Terdapat pengaruh yang signifikan financial knowledge terhadap life style Terdapat pengaruh yang signifikan life management behavior. Terdapat pengaruh yang tidak signifikan literasi keuangan terhadap financial T-Statistik P-Value Ket 1,939 0,053 Ditolak 2,907 0,004 Diterima 1,338 0,182 Ditolak 2,737 0,006 Diterima 3,179 0,002 Diterima 4,821 0,000 Diterima 2,803 0,005 Diterima 1,751 0,081 Ditolak A Hipotesis Pernyataan management behavior melalui life style Terdapat pengaruh yang tidak ignifikan financial attitude terhadap financial management behavior melalui life style Terdapat pengaruh yang signifikan financial knowledge terhadap financial H10 management behavior melalui life style Sumber: Hasil Uji Inner Model SmartPLS, tahun 2025 ISSN: 2828-3031 T-Statistik P-Value Ket 1,945 0,052 Ditolak 2,460 0,014 Diterima Hasil pengujian data dengan menggunakan alat bantu program SmartPLS menemukan terdapat pengaruh yang tidak signifikan literasi keuangan terhadap financial management behaviour. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan yang dimiliki individu belum tentu diimplementasikan dalam perilaku pengelolaan keuangan yang nyata. Hal ini dapat disebabkan karena individu meskipun sudah memahami konsep dasar keuangan, masih dipengaruhi oleh faktor emosional, kebiasaan konsumtif, gaya hidup, serta kemudahan akses terhadap fasilitas keuangan seperti kredit atau paylater yang mendorong perilaku impulsif. Selain itu, kurangnya kontrol diri dan sikap keuangan yang disiplin membuat literasi keuangan hanya berhenti pada tingkat pemahaman, tanpa diikuti oleh tindakan yang konsisten. Dengan demikian, perilaku pengelolaan keuangan lebih banyak ditentukan oleh faktor psikologis dan lingkungan dibandingkan oleh literasi keuangan Penelitian (Wahyuni & Kinanti, 2. , literasi keuangan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan. Hal ini menunjukkan semakin mahasiswa mengerti tentang literasi keuangan semakin sadar pula ia dalam melakukan perilaku konsumtif dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian yang di lakukan oleh (Wahyuni & Kinanti, 2. , (Yanti, 2. membuktikan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap financial management behavior. Terdapat pengaruh yang signifikan literasi keuangan terhadap life style hedonis. Pemahaman tentang literasi keuangan menjadi hal yang vital yang harus dimiliki setiap individu untuk menuju kehidupan yang sejahtera secara ekonomi di masa yang akan datang. Karena dengan pengalokasian pendapatan dan keuangan yang baik dan tepat menjadi salah satu syarat seseorang untuk menunjang kesejahteraan hidup yang lebih baik. Penelitian (Harningsih et al. , 2. gaya hidup hedonisme dapat diketahui dari kegiatan, minat dan pendapat yang mengarah pada kenikmatan dan kemewahan dengan hasil penelitian yang di lakukan oleh (Harningsih et al. , 2. membuktikan bahwa Literasi Keuangan berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap Life Style Hedonis. Hal ini dibuktikan bahwa semakin tinggi literasi keuangan mahasiswa, maka semakin cenderung rendah gaya hidup hedonisme mereka. Terdapat pengaruh yang tidak signifikan financial attitude terhadap financial management Financial Attitude menjadi salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan atau kegagalan pengelolaan keuangan, sehingga mereka memiliki kepercayaan diri untuk mengambil keputusan keuangan yang benar. Pembentukan sikap pengelolaan keuangan yang baik akan mempermudah pengelolaan keuangan, dan sebaliknya akan berdampak pada perilaku pengelolaan keuangan yang buruk sehingga menimbulkan berbagai masalah yang tidak diinginkan. Financial management behavior berkaitan dengan tindakan impelementasi dari perencanaan dan pengelolaan sumber daya keuangan seseorang baik dalam kegiatan konsumsi ataupun investasi yang dapat menunjukkan karakteristik seseorang dalam pengelolaan keuangan berdasarkan resiko yang muncul sehingga perlu kontrol yang baik oleh masing- masing individu. Penelitian (Puspa Dwi Liestiyanti & Sonja Andarini, 2. Peran financial attitude sangat penting untuk menentukan financial management behavior individu karena dari situlah dapat terlihat suatu pola pikir yang akan menghasilkan sebuah perilaku keputusan dalam mengatur keuangannya. Sehingga hasil penelitian yang di lakukan oleh (Puspa Dwi Liestiyanti & Sonja Andarini, 2. , (Adzroo AAoadilah JOSEAMB Vol. No. Tahun 2026 JOSEAMB ISSN: 2828-3031 Wijayati et al. , 2. membuktikan bahwa financial attitude berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap financial management behavior. Terdapat pengaruh yang signifikan financial attitude terhadap life style hedonis. Financial attitude berkaitan dengan persepsi, pola keadaan pikiran, keyakinan ataupun pandangan yang menggambarkan kepribadian seseorang didasari penilaian psikologis meliputi bagaimana seseorang beranggapan terhadap sumber daya keuangannya yang secara langsung ataupun tidak langsung menjadi faktor untuk menentukan keputusan keuangan yang akan diambil. Menurut (Yanti, 2. Individu dengan lifestyle hedonis cenderung lebih mementingkan keinginan dan kepuasan pribadi daripada mempertimbangkan aspek keuangan jangka panjang. Seseorang yang memiliki lifestyle hedonis cenderung lebih berprilaku menyikapi keuangan ke hal yang negatif seperti membelanjakan uang untuk konsumtif yang kurang penting demi keuasan pribadi. Menurut (Latifa & Santoso, 2. sikap keuangan yang dimiliki seseorang akan membantu individu menentukan sikap dan perilaku keuangan mereka, dalam hal manajemen keuangan, anggaran keuangan pribadi atau keputusan pribadi dalam bentuk investasi. Hasil penelitian yang di lakukan oleh (Latifa & Santoso, 2. membuktikan bahwa Financial Attitude berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap life style hedonis. Terdapat pengaruh yang signifikan financial knowledge terhadap financial management Financial Knowledge berkaitan dengan kemampuan untuk memahami, menganalisis, dan mengelola keuangan sehingga individu dapat membuat keputusan keuangan yang tepat dan menghindari masalah keuangan. Financial management behavior berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam mengatur yaitu perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana keuangan sehari-hari. Penelitian (Adzroo AAoadilah Wijayati et al. , 2. semakin tinggi financial knowledge seorang mahasiswa itu akan mempengaruhi tingkat personal financial management behavior untuk menghasilkan keputusan keuangan yang lebih baik. Hasil penelitian yang di lakukan oleh (Adzroo AAoadilah Wijayati et al. , (Mulya Razaq et al. , 2. membuktikan bahwa financial knowledge berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap financial management terdapat pengaruh yang signifikan financial knowledge terhadap life style hedonis. Financial knowledge berkaitan dengan kemampuan dan penguasaan seseorang dalam pemahamannya mengenai bagaimana cara mengatur, mengelola, dan merespon resiko dari sumber daya keuangan yang ada untuk mencapai keputusan keuangan yang baik, dapat diperoleh baik dari latar belakang pendidikan ataupun lingkungan sekitar. Penelitian (Diskhamarzaweny et al. , 2. gaya hidup berdampak positif terhadap perilaku keuangan, dikarenakan kemampuan seseorang dalam mengontrol waktu serta keuangannya untuk membeli apa yang diperlukan serta menyampingkan keinginannya. Artinya, seseorang bisa mengendalikan gaya hidup mereka jika mereka bisa mengontrol pola hidupnya dan menggunakan uangnya dengan baik, sehingga tidak terlalu berlebihan dalam mengikuti trend yang sedang berkembang setiap saat. Sehingga hasil penelitian yang di lakukan oleh (Hadi et , 2. membuktikan bahwa Financial Knowledge berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap life style hedonis. Terdapat pengaruh yang signifikan life style hedonis terhadap financial management Hedonisme sebagai suatu wadah atau wawasan seseorang/individu yang menawarkan kebahagiannya atau kesenangan bergantung pada pengejaran kebagian tanpa batas. Sehingga dapat di artikan bahwa hedonisme terhadap diri sendiri adalah suatu persepsi tujuan hidup untuk mengejar kebahagian tanpa batas. Perilaku pengelolaan keuangan atau financial management behaviour berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk mengelola keuangan mereka sehari-hari, termasuk perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian, dan penyimpanan. Hasil penelitian yang di lakukan oleh (Wahyuni & Kinanti, 2. , (Yanti, 2. membuktikan bahwa life style hedonis berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap financial management behavior. Terdapat pengaruh yang tidak signifikan financial attitude terhadap financial management behaviour melalui life style hedonis. Hal ini menunjukkan bahwa sikap keuangan yang dimiliki individu belum mampu mengendalikan pola hidup yang berorientasi pada kesenangan sehingga tidak berdampak nyata pada perilaku pengelolaan keuangan. Meskipun individu memiliki sikap yang A ISSN: 2828-3031 cukup positif terhadap keuangan, gaya hidup hedonis cenderung mendorong perilaku konsumtif dan pengambilan keputusan yang lebih dipengaruhi oleh keinginan dibandingkan pertimbangan rasional. Kondisi ini menyebabkan lifestyle hedonis tidak berperan sebagai mediator yang efektif, karena dorongan untuk memenuhi kepuasan sesaat lebih dominan dibandingkan sikap kehati-hatian dalam mengelola keuangan. Akibatnya, financial attitude yang baik tidak secara signifikan diterjemahkan menjadi financial management behaviour yang bertanggung jawab ketika individu masih mempertahankan gaya hidup hedonis. Hasil penelitian yang di lakukan oleh (Latifa & Santoso, 2. membuktikan bahwa financial attitude berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap financial management behavior melalui life style hedonis. Terdapat pengaruh yang signifikan financial knowladge terhadap financial management behaviour melalui life style hedonis. Financial knowledge berkaitan dengan kemampuan dan penguasaan seseorang dalam pemahamannya mengenai bagaimana cara mengatur, mengelola, dan merespon resiko dari sumber daya keuangan yang ada untuk mencapai keputusan keuangan yang baik, dapat diperoleh baik dari latar belakang pendidikan ataupun lingkungan sekitar. Penelitian (Diskhamarzaweny et al. , 2. gaya hidup berdampak positif terhadap perilaku keuangan, dikarenakan kemampuan seseorang dalam mengontrol waktu serta keuangannya untuk membeli apa yang diperlukan serta menyampingkan keinginannya. Artinya, seseorang bisa mengendalikan gaya hidup mereka jika mereka bisa mengontrol pola hidupnya dan menggunakan uangnya dengan baik, sehingga tidak terlalu berlebihan dalam mengikuti trend yang sedang berkembang setiap saat. Sehingga hasil penelitian yang di lakukan oleh (Hadi et al. , 2. membuktikan bahwa Financial Knowledge berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap life style hedonis. DISKUSI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, financial attitude, dan financial knowledge terhadap financial management behaviour baik secara langsung maupun tidak langsung melalui life style hedonis. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana faktor kognitif dan psikologis keuangan berperan dalam membentuk perilaku pengelolaan keuangan individu, khususnya mahasiswa, di tengah kecenderungan gaya hidup hedonis yang semakin meningkat. Penelitian ini penting karena memberikan kontribusi empiris dalam menjelaskan hubungan kompleks antara pengetahuan, sikap, gaya hidup, dan perilaku keuangan, sekaligus memperkaya literatur keuangan perilaku . ehavioral financ. yang masih menunjukkan hasil yang beragam, terutama terkait variabel mediasi life style hedonis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap financial management behaviour, namun berpengaruh signifikan terhadap life style hedonis. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman keuangan belum tentu langsung diwujudkan dalam perilaku pengelolaan keuangan yang baik, tetapi lebih dahulu memengaruhi cara individu memandang dan mengendalikan gaya hidupnya. Temuan ini sejalan dengan penelitian (Wahyuni & Kinanti 2. , (Yanti 2. , serta (Harningsih et al. yang menyatakan bahwa literasi keuangan dan financial knowledge berperan penting dalam menekan kecenderungan gaya hidup Sementara itu, financial attitude ditemukan tidak berpengaruh signifikan terhadap financial management behaviour, namun berpengaruh signifikan terhadap life style hedonis. Hasil ini menunjukkan bahwa sikap keuangan lebih bersifat psikologis dan reflektif terhadap preferensi gaya hidup dibandingkan implementasi langsung dalam perilaku keuangan, meskipun beberapa penelitian sebelumnya (Latifa & Santoso, 2. sedangkan (Puspa Dwi Liestiyanti & Sonja Andarini, 2. menemukan hasil yang berbeda. Perbedaan ini kemungkinan disebabkan oleh karakteristik responden, tingkat pendapatan, serta kontrol diri yang belum merata di kalangan mahasiswa. Selanjutnya, financial knowledge terbukti berpengaruh signifikan terhadap financial management behaviour baik secara langsung maupun melalui life style hedonis, sementara life style hedonis sendiri berpengaruh signifikan terhadap financial management behaviour. Hal ini menegaskan bahwa pengetahuan keuangan yang baik mampu membantu individu mengendalikan gaya hidup dan pada akhirnya mendorong perilaku pengelolaan keuangan yang lebih bijak, sejalan dengan temuan (Diskhamarzaweny et al. dan (Hadi et al. Secara implikasi manajerial. JOSEAMB Vol. No. Tahun 2026 JOSEAMB ISSN: 2828-3031 hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program peningkatan literasi dan pengetahuan keuangan perlu disertai dengan pembentukan kontrol gaya hidup dan perilaku konsumsi agar berdampak nyata pada perilaku pengelolaan keuangan. Namun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan, antara lain penggunaan data cross-sectional dan objek penelitian yang terbatas pada mahasiswa, sehingga hasilnya belum sepenuhnya dapat digeneralisasikan ke kelompok masyarakat lain. Selain itu, penggunaan kuesioner self-report berpotensi menimbulkan bias subjektivitas responden, yang dapat memengaruhi validitas internal dan eksternal penelitian. KESIMPULAN Berdasarkan dari paparan sebelumnya, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai Terdapat pengaruh yang tidak signifikan literasi keuangan terhadap financial management behavior pada mahasiswa/i program studi manajemen fakultas ekonomi bisnis UPI AuYPTKAy Padang pengguna Spay Later tahun 2025. Terdapat pengaruh yang signifikan literasi keuangan terhadap life style hedonis pada mahasiswa/i program studi manajemen fakultas ekonomi bisnis UPI AuYPTKAy Padang pengguna Spay Later tahun 2025. Terdapat pengaruh yang tidak ignifikan financial attitude terhadap financial management behavior pada mahasiswa/i program studi manajemen fakultas ekonomi bisnis UPI AuYPTKAy Padang pengguna Spay Later tahun 2025. Terdapat pengaruh yang signifikan financial attitude terhadap life style hedonis pada mahasiswa/i program studi manajemen fakultas ekonomi bisnis UPI AuYPTKAy Padang pengguna Spay Later tahun 2025. Terdapat pengaruh yang signifikan financial knowledge terhadap financial management behavior pada mahasiswa/i program studi manajemen fakultas ekonomi bisnis UPI AuYPTKAy Padang pengguna Spay Later tahun 2025. Terdapat pengaruh yang signifikan financial knowledge terhadap life style hedonis pada mahasiswa/i program studi manajemen fakultas ekonomi bisnis UPI AuYPTKAy Padang pengguna Spay Later tahun 2025 Terdapat pengaruh yang signifikan life style hedonis terhadap financial management behavior pada mahasiswa/i program studi manajemen fakultas ekonomi bisnis UPI AuYPTKAy Padang pengguna Spay Later tahun 2025. Terdapat pengaruh yang tidak signifikan literasi keuangan terhadap financial management behavior melalui life style hedonis pada mahasiswa/i program studi manajemen fakultas ekonomi bisnis UPI AuYPTKAy Padang pengguna Spay Later tahun 2025. Terdapat pengaruh yang tidak ignifikan financial attitude terhadap financial management behavior melalui life style hedonis pada mahasiswa/i program studi manajemen fakultas ekonomi bisnis UPI AuYPTKAy Padang pengguna Spay Later tahun 2025. Terdapat pengaruh yang signifikan financial knowledge terhadap financial management behavior melalui life style hedonis pada mahasiswa/i program studi manajemen fakultas ekonomi bisnis UPI AuYPTKAy Padang pengguna Spay Later tahun 2025. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan secara aplikatif bahwa peningkatan kualitas pengelolaan keuangan mahasiswa pengguna Spay Later tidak cukup hanya mengandalkan literasi dan sikap keuangan, tetapi perlu diarahkan pada penguatan pengetahuan keuangan yang praktis serta pengendalian gaya hidup hedonis. Bagi mahasiswa, temuan ini menegaskan pentingnya memahami produk keuangan secara mendalam dan mengendalikan pola konsumsi agar penggunaan pay later tidak mendorong perilaku keuangan yang berisiko. Bagi perguruan tinggi, hasil penelitian ini menjadi dasar untuk memperkuat kurikulum dan program edukasi keuangan yang bersifat aplikatif, seperti simulasi pengelolaan utang, perencanaan keuangan pribadi, dan pengendalian gaya hidup, bukan hanya pada aspek konseptual. Sementara itu, bagi penyedia layanan pay later, diperlukan strategi edukasi pengguna, transparansi biaya, serta fitur pengendalian penggunaan agar mahasiswa dapat memanfaatkan layanan secara lebih bijak dan bertanggung jawab, sehingga mendukung terbentuknya perilaku pengelolaan keuangan yang sehat dan berkelanjutan. ISSN: 2828-3031 BATASAN Keterbatasan dalam penelitian ini terletak pada penggunaan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, sehingga hasil yang diperoleh hanya menggambarkan kondisi responden pada satu waktu tertentu dan belum mampu menangkap perubahan perilaku keuangan dalam jangka panjang. Selain itu, objek penelitian yang terbatas pada mahasiswa menyebabkan hasil penelitian belum dapat digeneralisasikan secara luas ke kelompok masyarakat dengan karakteristik demografis, tingkat pendapatan, dan tanggung jawab keuangan yang berbeda. Pengumpulan data yang menggunakan kuesioner self-report juga berpotensi menimbulkan bias persepsi dan kecenderungan responden untuk memberikan jawaban sosial yang diharapkan, sehingga dapat memengaruhi validitas internal penelitian. Di samping itu, penelitian ini belum mempertimbangkan variabel lain seperti kontrol diri, tekanan sosial, dan tingkat pendapatan yang kemungkinan turut memengaruhi financial management behaviour, sehingga membuka peluang bagi penelitian selanjutnya untuk mengembangkan model yang lebih komprehensif. REFERENSI