Journal of Entrepreneurship. Management, and Industry (JEMI) Vol 08. No. 02, . , pp. DOI : https://doi. org/10. 36782/jemi. Strategi Bangkit Paska Pandemi: Studi Kasus Pedagang UMKM Pasar Tradisional Beradaptasi dengan Transformasi Digital Urip Sedyowidodo Manajemen. Fakultas Ekonomi dan sosial. Universitas Bakrie. Jakarta. Indonesia sedyowidodo@bakrie. Sumbitted: 2025-04-07 | Reviewed: 2025-04-11 | Accepted: 2025-04-30 Abstract -- This study aims to examine the case of the survival of market traders due to The COVID-19 pandemic hit Medan Tradisional Market vendors hard, leading to the closure of 1,348 kiosks and a decline in Medan's economy . 98% in 2. This study uncovered survival strategies through in-depth interviews with vendors and visitors. MSMEs responded quickly by adapting the 7Ps of marketing: Product . esign innovatio. Price . lexibility & discount. Place . trategic location optimizatio. Promotion . igration to Instagram/Faceboo. Human Resources . kills trainin. Process . fficient transaction. , and Physical Evidence . iosk layou. The collaboration of these strategies and digital transformation successfully restored business. By 2023, 1,279 kiosks had reopened, demonstrating the resilience of MSMEs. The study concluded that strategic planning based on market dynamics analysis and digital adaptation are key to post-crisis success. The combination of a comprehensive marketing strategy . and the courage to transition to digital are key to the resilience of small and medium enterprises (SME. like these market vendors post-crisis. The story of Medan Tradisional Market proves that even in the midst of adversity, with planned and responsive steps, businesses can survive and even begin to recover. This isn't just theory, but real, successful Keywords: 7P Marketing Strategy. MSME Adaptation. Digital Transformation. Post-Pandemic Recovery. Business Resilience Abstrak Ae Penelitian ini bertujuan meneliti kasus bertahannya pedagang Pasar akibat Pandemi COVID-19 yang menghantam pedagang Pasar Medan Tradisional, ditandai tutupnya 1. 348 kios dan penurunan ekonomi Medan (-1,98% pada 2. Studi ini mengungkap strategi bertahan melalui wawancara mendalam dengan pedagang dan pengunjung. Para pelaku UMKM merespons cepat dengan adaptasi 7P pemasaran terdiri dari Produk . novasi desai. Harga . leksibel & disko. Tempat . ptimasi lokasi strategi. Promosi . igrasi ke Instagram/Faceboo. SDM . elatihan keterampila. Proses . ransaksi efisie. Bukti Fisik . enataan kio. Kolaborasi strategi ini dan transformasi digital berhasil memulihkan bisnis. Pada 2023, 1. 279 kios telah buka kembali, membuktikan ketangguhan UMKM. Penelitian menyimpulkan: perencanaan strategis berbasis analisis dinamika pasar dan adaptasi digital menjadi kunci keberhasilan pascakrisis. Kombinasi strategi pemasaran menyeluruh . P) dan keberanian beralih ke digital jadi kunci utama ketahanan usaha kecil-menengah (UKM) seperti pedagang pasar ini pasca krisis. Kisah Pasar Medan Tradisional membuktikan: Di tengah kesulitan sekalipun, dengan langkah terencana dan responsif membaca situasi, bisnis bisa bertahan dan bahkan mulai pulih. Ini bukan sekadar teori, tapi aksi nyata yang berhasil. Kata Kunci: Strategi Pemasaran 7P. Adaptasi UMKM. Transformasi Digital. Pemulihan Pascapandemi. Ketahanan Bisnis ISSN: 2620-777X Copyright ee 2023 Urip Sedyowidodo PENDAHULUAN Pasar Tradisional di Kota Medan dikenal sebagai pasar tradisional yang menyatukan unsur pasar tradisional dan modern. Pasar ini, yang merupakan yang terbesar di Kota Medan, selalu ramai dengan kunjungan pembeli, termasuk wisatawan yang datang dari luar kota. Keunikan Pasar Tradisional terletak pada beragam jenis usaha yang ada di dalamnya. Anda dapat menemukan berbagai macam pakaian untuk pria, wanita, dan segala usia, serta pernak-pernik, kosmetik, tas, sepatu, perabot rumah tangga, peralatan elektronik, gorden, makanan dan camilan khas, dan masih banyak lagi. Pandemi COVID-19 menimbulkan guncangan sistemik pada perdagangan tradisional di Indonesia. Kontraksi ekonomi nasional sebesar 2. 07% pada 2020 (BPS, 2. mencerminkan skalanya. Kota Medan, sebagai episentrum dampak di Sumatera Utara dengan penurunan PDRB 1. 98%, menjadi contoh nyata, dengan Pasar TradisionalAipasar tradisional terbesar kedua di kota ituAisebagai studi kasus kritis. Dampak Multisektoral: Pasar Tradisional, jantung ekonomi rakyat Medan, mengalami penurunan drastis dalam mobilitas pembeli dan daya beli akibat PPKM dan ketakutan masyarakat. Sektor non-esensial, terutama pakaian, paling terpukul. Data menunjukkan 42. 28% pedagang bergerak di sektor ini (Tabel . , yang sangat rentan karena: Pandemi COVID-19 memberikan dampak sistemik pada sektor perdagangan, terutama pasar Di Indonesia, pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi 2. 07% pada 2020 (BPS, 2. , dengan Kota Medan sebagai episentrum terdampak di Sumatera Utara . enurunan PDRB 1. 98%). Pasar Tradisional MedanAipasar tradisional terbesar kedua di kota tersebutAimenjadi studi kasus kritis: 42. pedagang bergerak di sektor pakaian, rentan terhadap fluktuasi permintaan (Tabel . Fluktuasi Permintaan Tinggi: Pakaian bukan kebutuhan primer harian. Ketergantungan Acara Sosial: Pembatasan kegiatan . ernikahan, sekola. memangkas Persaingan dengan Daring: E-commerce tumbuh pesat saat pembatasan fisik. Efek Domino: Penurunan pendapatan pedagang pakaian berdampak luas: I Penghasilan Tidak Stabil: Banyak beralih ke pekerjaan sampingan atau mengandalkan bantuan sosial. I Penyewaan Los Menurun: Pendapatan pengelola I Rantai Pasok Terganggu: Produsen kecil dan penjahit lokal ikut merasakan kontraksi permintaan. TABEL 1. SPESIFIKASI PEDAGANG DI PASAR TRADISIONAL (GEDUNG BARU TAHAP II) MEDAN TAHUN 2023 Spesifikasi Resiliensi Terbatas: Berbeda dengan pedagang sembako yang relatif lebih stabil, pedagang pakaian di Pasar Tradisional minim "bantalan" Keterbatasan akses modal dan literasi digital menghambat adaptasi ke penjualan online secara efektif. 1 Pedagang Pakaian 2 Pedagang Emas 3 Sepatu/Tas 4 Aksesoris 5 Kelontong 6 Lain-lain Total Sumber: Data PD Pasar Tradisional Medan . Dari kondisi Tabel 1 tersebut, dapat dilihat bahwa sektor wirausaha yang diminati oleh masyarakat adalah sebagai pedagang pakaian. Hal ini dipilih dengan beberapa alasan antara lain dimulai dengan modal yang relatif sedikit dan mempunyai resiko kerugian yang kecil, artinya apabila pakaian tersebut sudah tidak laku karena ketinggalan model, maka pedagang memiliki cara untuk tetap bertahan yaitu dijual dengan harga yang lebih murah atau diskon . Dampak pandemi di Pasar Tradisional Medan mengungkap kerentanan struktural pasar tradisional, terutama ketergantungan pada sektor non-esensial seperti Pemulihan memerlukan pendekatan holistik yang memperkuat ketahanan pedagang, diversifikasi ekonomi, dan integrasi teknologi, sekaligus mempertahankan peran sosial-ekonomi pasar sebagai penopang masyarakat berpenghasilan rendah. ISSN: 2620-777X Copyright ee 2022 Strategi Bangkit Paska Pandemi A TABEL 1 SPESIFIKASI JUMLAH TOKO PUD TRADISIONAL LT. II TAHAP LT. I PASAR PAGI i LT. II PASAR PAGI i LT. II TAHAP LT. BASEMENT 307 451 TAHAP II Total JUMLAH Berdasarkan tabel spesifikasi jumlah toko PUD Tradisional Medan, menunjukan bahwa pada tahun 2020 banyak toko pedagang yang tutup pada awal pandemic Covid-19 dimulai. 348 toko tutup pada tahun 2020, dimana jumlah kesulurahan toko maupun tempat jualan 641 toko. Dan di tahun 2021 pedagang telah kembali membuka toko sebanyak 1. 213 toko. Di tahun 2022 para pedagang menunjukan antusiasnya untuk kembali berdagang ini dibuktikan oleh data dimana 266 toko kembali buka, sampai di tahun 2023 pedagang ada 13 pedagang yang kembali berdagang, dengan total untuk saat ini ada 1. 279 toko yang buka setelah pandemic Covid-19. Selama pandemi COVID-19, pedagang di Pasar Tradisional Tradisional Medan menghadapi tantangan ekonomi terkait pendapatan, modal untuk berbelanja, jumlah pelanggan/pembeli, harga barang, serta penjualan barang, baik sebelum maupun setelah pandemi COVID19. IDENTIFIKASI MASALAH Program SDGAos telah berjalan selama 6 tahun di Indonesia, peran SDGAos sendiri sangat penting dalam keberlangsungan kehidupan dimasa depan. Namun dalam laporan pertahunnya, nilai SDGAos Indonesia tidak memperlihatkan progress yang baik. Dalam peningkatan nilai SDGAos banyak aspek yang mempengaruhi. Indonesia Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG. , terutama terkait isu Solusinya melibatkan kebijakan yang inklusif, peningkatan kapasitas lembaga, serta kerjasama antara Peneliti menganggap kondisi ini perlu di pelajari lebih dalam, dikarenakan banyaknya permasalahan yang ditemukan di lapangan karena pandemi COVID-19. Dengan latar belakang di atas, menjadi dasar pertimbangan peneliti untuk mengetahui bagaimana penerapan strategi pemasaran yang dilakukan Pasar Daerah Tradisional di Medan dalam meningkatkan usaha bisnis setiap pedagang yang berjualan di pasar Tradisional TINJAUAN PUSTAKA Bauran Pemasaran Tugas pemasaran adalah merencanakan kegiatan pemasaran dan merakit program pemasaran yang mengkomunikasikan, dan menyerahkan nilai bagi Bauran pemasaran merupakan seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mengejar tujuan pemasaranya. Keputusan bauran pemasaran harus dibuat untuk mempengaruhi saluran dagang dan konsumen akhir . asar sasara. Dalam pembentukan bauran pemasaran ada beberapa alat yang digunakan, salah satu contohnya adalah dikenal bauran pemasaran 4P yang terdiri dari Product. Price. Place. Promotion. Marketing mix oleh E. Jerome McCarthy. Kemudian model pemasaran 4P tersebut mengalami perkembangan menjadi bauran pemasaran 7P atau Service Marketing Mix yang lebih banyak digunakan dalam bidang jasa (Muis, 2. Bauran pemasaran juga memberikan pandang kedalam strategi dasar terutama dalam menghadapi para pesaing serta sekaligus untuk menetapkan keputusan taktik tertentu. pemasaran yang efektif suatu perusahaan menggunakan variabel-variabel bauran pemasaran . arketing mi. yang terdiri atas: Produk . : barang atau jasa yang ditawarkan. Keputusan-keputusan tentang produk ini mencakup penentuan bentuk penawaran secara fisik, merknya, pembungkus, garansi, dan servis sesudah penjualan. Pengembangan produk dapat dilakukan setelah mengalisa kebutuhan dan keinginan pasarnya. Jika masalah ini telah di selesaikan, maka keputusankeputusan tentang harga, distribusi, dan promosi dapat di ambil. ISSN: 2620-777X Copyright ee 2023 Urip Sedyowidodo Harga . yang ditawarkan Menurut Basu Swastha, harga dapat didefinisikan sebagai sejumlah uang . itambah beberapa barang kalau mungki. yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta pelayanannya. Berdasarkan definisi ini, harga atau suatu barang atau jasa tidak saja sejumlah nilai yang tertera di daftar harga atau labelnya, tetapi juga fasilitas atau pelayanan lain yang diberikan pihak penjual kepada pembeli barang tersebut, misalnya pelayanan pengantaran barang sampai ke rumah pembeli, fasilitas garansi jika terjadi kerusakan tertentu dan sebagainya. Saluran distribusi . Menurut Warren J. Keegan . Ausaluran distribusi adalah saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan barang tersebut dari produsen dan produsen sampai ke konsumen atau pemakai industriAy. Promosi . :Iklan, personal selling, promosi penjualan, dan publikasi. Promosi adalah bagian dari bauran pemasaran yang besar peranannya. Promosi merupakan kegiatan-kegiatan yang secara aktif dilakukan perusahaan untuk mendorong konsumen membeli produk yang ditawarkan. Kegiatan dalam promosi ini adalah pada umumnya adalah periklanan, personal selling, promosi penjualan, pemasaran langsung, serta hubungan masyarakat. (Wijaya, 2013:122 People Menurut Nirwana . people adalah orang yang memiliki andil dalam memberikan atau menunjukkan pelayanan yang diberikan kepada konsumen selama melakukan pembelian barang. Dalam studi ini, peran yang aktif dari karyawan restoran dalam memberikan layanan kepada pelanggan selama proses pembelian sangat penting. Faktor "people" ini dapat memiliki dampak positif pada keputusan pembelian, seperti yang dikemukankan oleh Kotler . , semakin positif kinerja yang diberikan kepada konsumen, semakin baik pula dampaknya dalam melakukan keputusan pembelian. Menurut Ratih . menyatakan people adalah: Au semua pelaku yang memainkan peranan dalam penyajian jasa ataupun produk sehingga dapat mempengaruhi pembelianAy. Process (Prose. Menurut Philip Kotler . Proses dalam konteks ini merujuk pada bagaimana suatu perusahaan merespons dan memenuhi permintaan dari setiap konsumennya, dimulai dari saat konsumen melakukan pemesanan hingga saat mereka menerima produk atau layanan yang mereka inginkan. Beberapa perusahaan mungkin memiliki metode khusus atau unik dalam cara mereka melayani Dalam konteks pemasaran, proses ini memainkan peran penting dalam menentukan kualitas serta kelancaran penyediaan layanan yang dapat memberikan kepuasan kepada penggunanya. Lingkungan Fisik (Physical Evidenc. Zeithaml dan Bitner mengklaim bahwa bukti fisik (Physical Evidenc. merupakan faktor yang berperan dalam memengaruhi keputusan konsumen untuk membeli dan menggunakan layanan yang ditawarkan. (Fatihudin and Firmansyah, 2019, . Karakteristik lingkungan merupakan segi yang paling nampak dalam kaitannya dengan kondisi situasi. Situasi yaitu situasi dan kondisi geografi serta lingkungan institusi, dekorasi, ruangan, suara, aroma, cahaya, cuaca, peletakan dan layout yang terlihat sebagai objek (Hezer & Render, 2. Hubungan Antar Variabel Penelitian Gambar 1: Hubungan 7 P pada Pemulihan Usah Gambar 1: Hubungan 7 P pada Pemulihan Usah KERANGKA PEMIKIRAN Kerangka pemikiran penelitian ini dibangun melalui sintesis tiga pilar utama: Fakta Empiris: Penurunan ekonomi Kota Medan (Oe1. 98% PDRB, 2. dan tutupnya 348 toko di Pasar Tradisional (BPS, 2. Observasi Lapangan: Pedagang kesulitan akses modal, penurunan pembeli 60%, dan ketergantungan pada distributor. Kajian Teoretis: Model marketing mix 7P (Kotler & Keller, 2. sebagai respons krisis UMKM (Fadly & Sutama, 2. ISSN: 2620-777X Copyright ee 2022 Strategi Bangkit Paska Pandemi A Pandemi COVID-19 . bertindak sebagai variabel disruptif yang mengubah paradigma pemasaran tradisional. Dampaknya bersifat multisektoral: I Ekonomi: Kontraksi sektor perdagangan (Oe5. 22%) dan transportasi (Oe12. 55%). I Sosial: Penurunan mobilitas masyarakat (PSBB) dan perubahan perilaku belanja. I Operasional: Gangguan rantai pasok dan pembatasan jam pasar. Pasar Tradisional di Medan Pedagang Strategi Pemasaran Bauran Pemasaran : Product (Produ. Price (Harg. Placement (Saluran Distribus. Solusi Hasil Peneliti Cara kan bisnis Covid-19 Gambar 3: Kerangka Pemikiran METODOLOGI PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif lebih menekankan pada bahasa atau linguistic sebagai sarana penelitian dan tetap mengakui fakta empiris sebagai sumber pengetahuan tetapi tidak menggunakan teori yang ada sebagai landasan untuk melakukan verifikasi (Ajat Rukajat, 2. Fokus penelitian adalah untuk mengetahui suatu kesimpulan dalam kaitannya dengan bagaimana pedagang pasar tradisional bisa bertahan di masa pandemi covid-19, sebagaimana terdapat pada landasan teori, akan diidentifikasi melalui strategi pemasaran melalui analisis deskriptif kualitatif. Analisis terhadap pedagang pasar dalam melakukan strategi pemasaran dilihat pada kondisi pandemi Covid- 19. Objek yang dilakukan oleh penulis dalam penelitian ini adalah Strategi Pemasaran Pedagang Pasar pada saat Pandemi di Pasar Daerah Tradisional Kota Medan. Gambar 2: Mekanisme Dampak COVID-19 pada Pasar Tradisional Kerangka Pemikiran menjadi sebagai berikut ini: COVID-19 bukan hanya krisis, tetapi katalis transformasi pemasaran tradisional. Kerangka 7P yang diusulkan berfungsi sebagai: ue Peta Navigasi: Menghubungkan keterbatasan fisik dengan peluang digital. ue Sistem Imun Bisnis: Membangun ketahanan melalui sinergi elemen ue Blueprint Keberlanjutan: Memastikan pemulihan usaha yang inklusif Dalam penelitian ini data kualitatif, meliputi: profil Pasar Daerah Tradisional Medan. Kondisi Daerah Tradisional Medan pada masa pandemi Covid-19, kondisi pemasaran Pasar Daerah Tradisional Medan . egmenting, targeting. ISSN: 2620-777X Copyright ee 2023 Urip Sedyowidodo positionin. , identifikasi penerapan strategi Bauran Pemasaram Pasar Daerah Tradisional Medan. Dalam penelitian ini data primer diperoleh langsung oleh peneliti saat melakukan penelitian di lapangan, data tersebut meliputi: profil Pasar Daerah Tradisional Medan. Kondisi Pasar Daerah Tradisional Medan pada masa pandemi Covid-19 ditinjau dari PPKM penerapan kondisi pemasaran Pasar Daerah Tradisional Medan . egmenting, targeting, positionin. , identifikasi penerapan bauran pemasarani Pasar Daerah Tradisional Medan. Dalam penelitian ini data yang diperoleh melalui dokumentasi, meliputi: profil Pasar Daerah Tradisional Medan, kondisi pemasaran Pasar Daerah Tradisional Medan . egmenting, targeting, positionin. , identifikasi penerapan bentuk bauran promosi Pasar Daerah Tradisional Medan, data-data dari situs website/ karya ilmiahberkaitan dengan penelitian ini. Pengamatan berperan serta menceritakan kepada peneliti apa yang dilakukan oleh orang-orang dalam situasi peneliti memperoleh kesempatan mengadakan pengamatan sehingga dapat mengkehendaki suatu informasi lebih dari sekedar mengamatinya. Observasi dalam penelitian ini dilakukan untuk memperoleh data mengenai: gambaran umum kondisi komponen produk pariwisata yang ada di Pasar Daerah Tradisional Medan, kondisi pemasaran . egmenting, targeting, positionin. Pasar Daerah Tradisional Medan, serta identifikasi penerapan bentuk pemasaran yang dilakukan saat ini. Data sekunder dalam penelitian ini, meliputi: profil Pasar Daerah Tradisional Medan yang terdiri dari sejarah Pasar Daerah Tradisional Medan, kondisi geografis dan demografis Pasar Daerah Tradisional Medan, data-data dari situs website resmi maupun website terkait Pasar Daerah Tradisional Medan serta karya ilmiah yang berkaitan dengan penelitian ini. Pak Suryono Usia Profesi 42 thn Penjahit Baju 39 thn Penjahit baju pria dan Wanita Nama Usaha Peran Boutiqu e Karya Kasih Penjahit Jessy Informan 1 Rizki Fashion Informan 3 24 thn Pengunjung Triangulator 27 thn Pengunjung Triangulator HASIL PENELITIANNYA Penelitian ini menganalisis implementasi konsep 7P, berdasarkan wawancara dengan informan 1, informan 2, informan 3 dan 2 pengunjung, peneliti menemukan apa yang menjadi strategi pemasaran menggunakan variable bauran pemasaran berikut penjelasannya. Kondisi Pemasaran Pada Masa Pandemi Covid-19 di PUD Tradisional Medan Mengidentifikasi segmen pasar menjadi hal yang penting di masa pandemi Covid19 seperti saat ini. Perlunya mengetahui apakah ada pergeseran pasar dikarenakan keadaan sehingga dengan adanya identifikasi pasar dapat menentukan tujuan yang akan dilakukan. Mengidentifikasi pasar dapat dilakukan berdasarkan STP . egmenting, targeting, positionin. di PUD Tradisional Medan. Berikut merupakan data kondisi pemasaran berdasarkan segmenging targeting dan positioning yang diperoleh dari hasil Dalam tinjauan ini, pengumpulan informasi dilakukan melalui persepsi, pertemuan, dan dokumentasi, seperti yang diungkapkan baru-baru ini. Segmenting Pasar Pedagang Pasar Tradisional Medan Pada Masa Pandemi Covid-19 Segmentasi pasar adalah suatu cara untuk membedakan atau mengelompokkan pasar berdasarkan golongan pembeli, motif, kebutuhan pemakai, kebiasaan pembelian, perilaku, cara penggunaan produk dan tujuan pembelian produk tersebut. Aspek Demografis Berikut beberapa informan yang sudah menjawab mengenai penentuan segmentasi pasar Tradisional Medan yaitu Ibu Tina sebagai staff bagian umum PUD Tradisional Medan menjelaskan: Informan 2 ISSN: 2620-777X Copyright ee 2022 bahan kain Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa dari 5 responden, responden rmerupakan 2 Penjahit baju, 1 penjual kain dan 2 pengunjung. Triangulator Nama Informa Ibu Yasima 29 thn Sumber: Data Olahan 2025 Data Informan: Tabel 3 Profil Informan dan Bapak Firman Rizki Kakak Citra Kakak Titin Strategi Bangkit Paska Pandemi A AuDalam menentukan segmentasi pasar pada pasar Tradisional Medan saya membagi segmennya lebih berdasarkan pada demografis dek. Jadi mengelompokkan konsumen atau pengunjung berdasarkan pekerjaan juga pendapatan. kondisi saat ini kita melihat bahwa pengunjung atau konsumen yang datang ke pasar Tradisional medan adalah pengunjung yang memiliki pekerjaan sebagai pegawai negri dan pegawai swasta yang berbelanja di pasar Tradisional. Kenapa? karna pegawai negri dan swasta ini memiliki pendapatan tetap jadi dirasa paling pontesial dan aman untuk dimasuki dimasa sekarang . Ay Dari segi penentuan segmentasi Geografis pasar pada PUD Tradisional Medan. Pedagang pasar Tradisional menyatakan bahwa costumer tidak hanya berasal dari medan saja, melainkan dari luar kota. Hal ini dijelaskan dalam wawancara pada Ibu YH terkait penentuan segmen pasar dari segi Geografis, menyatakan bahwa: Ayuntuk pelanggan dek, puji Tuhan kita ada berbagai dari kota. Tidak hanya menargetkan di wilayah medan saja, tetapi di luar medan banyak yang datang untuk menjahit di boutique kita. Seperti dari pulau jawa, kalimantan, sulawesi maupun papua, karna ibu ada buat instagram jadi ibu dapat pelanggan baru melalui instagram ibu. Ay Pemasaran yang dilakukan oleh Boutique Karya Kasih tidak hanya menargetkan wilayah medan tetapi juga diluar Medan dilihat dari banyaknya pelanggan ibu YH dari dalam terutama di luar kota Medan seperti Jawa. Kalimantan. Sulawesi dan papua. Owner juga melihat semakin canggihnya tehnologi saat ini sehingga Ibu Yh memanfaatkan peluang tersebut untuk mengenalkan produk daganganya secara online sehingga pemasaranya pun sampai keluar kota. Selanjutnya wawancara dengan Bapak SZ tentang karakteristik segmen pasar dari segi demografis. Bapak SZ menyatakan bahwa: Ayusaha bapak berfokus pada busana wanita dan pria ya dek, maka sasaran untuk usaha ini adalah kalangan wanita dan pria yang berada di wilayah Medan dan Hal ini dikarenakan usaha menjahit bapak bersama istri saya berada di pasar Tradisional medan, juga bapak bisa ini ada jasa untuk mengambil ukuran langsung di rumah konsumen tidak mesti datang ke Tradisional ya dek. Ay Sehingga fokus utama adalah wanita dan pria yang tinggal di kota Medan dan Ay Kesimpulan dari wawancara ini, terutama dalam aspek demografis, adalah sebagai berikut: Segmentasi Berdasarkan Pekerjaan dan Pendapatan: Ibu Tina dari Staff Bagian Umum PUD Tradisional Medan dan Ibu YH sebagai pemilik Boutique Karya Kasih memilih untuk melakukan segmentasi pasar berdasarkan aspek demografis, terutama pekerjaan dan pendapatan. Mereka mengelompokkan konsumen berdasarkan pekerjaan, terutama pegawai negeri dan pegawai swasta, yang memiliki pendapatan tetap. Alasan di balik ini adalah bahwa segmen ini dianggap paling potensial dan stabil, terutama dalam menghadapi pandemi. Fokus pada Kelompok Usia dan Keberagaman Agama: Boutique Karya Kasih memfokuskan usia target utamanya pada kelompok usia 22-35 tahun. Mereka juga memperhatikan konsumen dari berbagai latar belakang agama, termasuk Kristen dan Islam. Ini menunjukkan kesadaran akan pentingnya mengakomodasi keberagaman agama dan preferensi dalam penawaran produk mereka. Penawaran yang Sesuai dengan Preferensi Konsumen: Boutique Karya Kasih mengambil pendekatan khusus dengan menyediakan pilihan pakaian yang sesuai dengan preferensi dan keinginan para wanita. Kesimpulan utama adalah bahwa aspek demografis, terutama pekerjaan, pendapatan, usia, dan agama, menjadi faktor kunci dalam menentukan segmentasi pasar di pasar Tradisional Medan. Selain itu, keberagaman dan keinginan konsumen juga sangat diperhatikan dalam strategi bisnis. Kesimpulan utama adalah bahwa segmentasi geografis pasar di PUD Tradisional Medan mencakup pelanggan dari luar kota, dan pemanfaatan teknologi memungkinkan pelanggan dari berbagai wilayah untuk terhubung dengan bisnis lokal. Selain itu, beberapa pedagang fokus pada lokasi usaha mereka di Medan dan sekitarnya dalam menentukan sasaran pasar mereka. Aspek Psikografis Berdasarkan hasil observasi dan wawancara awal yang dilakukan oleh pegawai PUD Pasar Tradisional Kota Aspek Geografis ISSN: 2620-777X Copyright ee 2023 Urip Sedyowidodo Medan (Tina, 2. , disebutkan bahwa PUD Pasar Tradisional secara rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang usaha mikro kecil menengah dengan tujuan mengurangi tingkat pengangguran di Kota Medan. Selain itu. PUD Pasar Tradisional juga mencatat penurunan pendapatan pedagang pasar Tradisional secara signifikan selama pandemi COVID-19. Sebelumnya, pada tahun 2017-2019, pendapatan pasar tersebut mencapai 2,8 miliar, sedangkan pada tahun 2018, mencapai 2,7 miliar. utama bisnis jahit adalah kalangan menengah ke Selanjutnya wawancara dengan Bapak FR dari segmen pasar psikrogafis. Bapak FR menyatakan bahwa: AyIya bapak punya target, untuk sehari harus bisa menutupi modal awal yang bapa keluarkan. Sehari bapak bisa dapat 1. 000 Ae 2. Tapi sebelum pandemi covid-19 bapak biasa dapat 000 juga dek. Jadi sudah agak berkurang penghasilan bapak. TABEL 4 PENDAPATAN PASAR TRADISIONAL PERTAHUN Dengan demikian, kesimpulan utama adalah bahwa kesibukan dan kendala mobilitas pelanggan yang disebabkan oleh pekerjaan dan kemacetan lalu lintas telah menjadi faktor utama dalam menentukan strategi bisnis jasa jahit di pasar Tradisional Medan. Selain itu, pandemi COVID-19 juga telah berdampak negatif pada pendapatan sejumlah pedagang dalam segmen ini. Tahun Pendapatan Per-tahun 2,8 Miliar 2,7 Miliar 2,5 Miliar 1,6 Miliar 1,7 Miliar Belum ada penjumlahan Sumber : PUD Pasar Tradisional Kota Medan II. Targeting Pasar Pedagang Pasar Tradisional Medan Pada Masa Pandemi Covid-19 Setelah mengulas tentang segmentasi dan cara-cara menentukannya, selanjutnya akan dibahas pasar sasaran yang telah ditentukan oleh perusahaan, serta langkahlangkah atau strategi pemasaran yang mereka pilih untuk melayani pasar target mereka. Pasar sasaran didefinisikan sebagai organisasi atau kelompok individu yang merencanakan, menerapkan, dan mempertahankan strategi pemasaran untuk memenuhi kebutuhan kelompok yang dituju, dengan harapan menghasilkan pertukaran yang menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat. Berikut beberapa informan yang sudah menjawab mengenai penentuan Targeting pasar Tradisional Medan yaitu Ibu Tina sebagai staff bagian umum PUD Tradisional Medan menjelaskan: AyPasar Tradisional ini ramai dikunjungi oleh semua kalangan dek, mulai dari wanita, anak sekolah dan pria. Dimana pasar Tradisional ini banyak menjual pakaian jadi maupun tempahan, begitu juga di lantai dasar banyak pedagang yang menjual bahan makanan. Untuk itu Pasar Tradisional ini menetapkan sasaran kepada konsumen wanita yang tinggal di wilayah Medan dan sekitarnya dari usia anak Ae anak, remaja, dewasa dan tua. Hal ini dipilih karena merupakan pasar yang paling potensial. Ay Selanjutnya wawancara dengan Ibu YH berdasarkan target pasar. Ibu YH menyatakan bahwa: Namun, jika melihat data dari tahun 2017 hingga 2021, pasar tradisional Tradisional mengalami penurunan, terutama selama pandemi COVID-19, dari tahun 2019 hingga 2021, pendapatan pasar Tradisional mengalami penurunan drastis. Hal ini mencerminkan dampak yang dirasakan oleh pasar tradisional di Kota Medan dan kotakota lain di Indonesia, di mana sebagian besar mengalami penurunan dalam sektor ekonomi mereka. Dari segi penentuan segmentasi psikografis berdasarkan pendapatan pasar pada PUD Tradisional Medan. Pedagang pasar Tradisional menyatakan bahwa costumer mempunyai kesibukan dengan pekerjaan yang di jalani sehingga sangat sulit datang ke pasar Tradisional untuk berbelanja atau menjahitkan pakaian di pasar Tradisional. Hal ini dijelaskan dalam wawancara pada Ibu YH terkait penentuan segmen pasar dari segi psikografis sesi pendapatan Ay "Dalam situasi kesibukan masyarakat saat ini dek, dengan banyaknya pekerjaan yang harus dijalani, seringkali sulit bagi mereka untuk mengatur waktu, terutama dengan masalah kemacetan lalu lintas yang sering terjadi. Oleh karena itu, jasa jahit ibu menyediakan layanan pengambilan dan fitting langsung di rumah pelanggan secara gratis. Rentang harga yang ditawarkan berkisar antara Rp 000,00 hingga Rp 1. 000,00, dan sasaran ISSN: 2620-777X Copyright ee 2022 Strategi Bangkit Paska Pandemi A AyIbu membuka jasa di bidang menjahit dek, jadi pelanggan ibu kebanyakan wanita ya dek, apalagi ibu khusus menjahit kebaya pengantin dimana calon pengantin sudah pasti tau budget untuk menjahit kebaya pengantin itu mahal dek. Ada juga pejabat yang menjahitkan bajunya disini dek, karna kualitas kita bagus dan banyak yang percaya untuk menjahitkan baju pestanya disini dek. Ay kebutuhan dan preferensi konsumen di tengah pandemi Covid-19. Positioning Pedagang Pasar Tradisional Medan Pada Masa Pandemi Covid-19 Penetapan posisi pasar sasaran dari usaha pedagang pasar Tradisional Medan di lihat dari penetapan pasar sasaran yang digunakan oleh pesaing, sehingga pada setiap usaha pedagang Tradisional baik itu menjahit busana wanita, pria maupun menjual bahan kain mempunyai strategi positioning yang berbeda. Berikut adalah tabel penjelasan dari penetapan pasar sasaran berdasarkan 3 informan : Berdasarkan wawawancara bersama informan mengenai Targeting Pasar Pedagang Pasar Tradisional Medan pada Masa Pandemi Covid-19, dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: Segmentasi Pasar: Pada topik ini, telah dibahas mengenai segmentasi pasar dengan fokus pada Pasar Tradisional Medan. Terdapat pernyataan dari informan, seperti Ibu Tina, yang menjelaskan bahwa Pasar Tradisional melayani berbagai kalangan, mulai dari wanita, anak sekolah, hingga pria. Segmen pasar ini mencakup penjualan pakaian jadi, tempahan, dan bahan makanan. Target Pasar: Dari wawancara dengan Ibu Tina. Ibu YH, dan Bapak SZ, dapat disimpulkan bahwa target pasar Pasar Tradisional Medan ditetapkan pada konsumen wanita dari berbagai kelompok usia, melibatkan anak-anak, remaja, dewasa, dan lansia. Boutique Ibu YH, khususnya, menargetkan wanita dengan fokus pada layanan menjahit, terutama kebaya pengantin. Sementara itu. Bapak SZ menawarkan jasa menjahit untuk pria dan wanita, termasuk pakaian formal seperti jas pria, celana, kemeja batik, serta layanan untuk Rencana Strategi Pemasaran: Dalam menjalankan strategi pemasaran, terdapat langkah-langkah yang diambil, seperti pilihan segmentasi pasar yang paling potensial, penekanan pada kualitas produk dan layanan, dan penargetan pasar melalui jenis kelamin tertentu, baik wanita maupun pria. Selain itu, kepercayaan pelanggan dalam menjahitkan pakaian tertentu di tempat tertentu menjadi faktor penting dalam menentukan target pasar. Dengan demikian, kesimpulan ini mencerminkan upaya pedagang Pasar Tradisional Medan dalam merumuskan target pasar dan strategi pemasaran yang sesuai dengan TABEL 4 PENETAPAN TRADISIONAL MEDAN PASAR SASARAN