Prosiding KONSTELASI Vol. 2 No. Juni 2025 Rancang Bangun Sistem Informasi Rawat Jalan Berbasis Website pada Praktik Mandiri Medika Asembagus Dila Puspita Dewi Hosip*1. Ahmad Lutfi2. Irma Yunita3 Teknologi Informasi. Universitas Ibrahimy Sistem Informasi. Universitas Ibrahimy E-mail: dilapuspitadewi020@gmail. com1, ahmadlutfi. 14@gmail. irmayunitasaid@gmail. Abstrak. Perkembangan teknologi yang pesat, terutama dalam sektor layanan Kesehatan, membuka peluang besar untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas pelayanan. Praktik Mandiri Asembagus, sebagai fasilitas layanan Kesehatan mandiri, menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan pasien rawat jalan, terutama dalam pencatatan dan penyimpanan data pasien yang masih dilakukan secara manual seperti pencarian data dan informasi pasien, yang membutuhkan waktu yang relatif lama karena harus mencari secara teliti pada lemari arsip yang memiliki banyak arsip lainnya, dan data pasien masih ditulis di buku besar sehingga kurang efektif. Hal ini menyebabkan keterlambatan dalam pencarian data, potensi kesalahan dalam pengelolaan arsip, serta risiko kehilangan dokumen untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan sistem informasi rawat jalan berbasis website yang dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan aksebilitas data pasien. Dengan sistem ini, proses administrasi menjadi lebih cepat, pencatatan lebih akurat, dan pencarian data lebih mudah, sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas layanan Kesehatan yang lebih efektif dan efisiensi di Praktik Mandiri Asembagus. Implementasi sistem ini diharapkan dapat mengurangi beban administrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dalam sektor Kesehatan. Selain itu, sistem ini juga dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menghadapi tantangan di era digitalisasi yang terus berkembang, khususnya dalam sektor Kesehatan. Dengan demikian, melalui penerapan sistem informasi yang tepat, diharapkan Praktik Mandiri Asembagus dapat memberikan pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan berkualitas bagi pasien. Kata kunci: Sistem. Rawat jalan. Abstract. Rapid technological developments, especially in the health service sector, open up great opportunities to improve productivity and service quality. Asembagus Independent Practice, as an independent health service facility, faces various challenges inmanaging outpatients, especially in recording and storing patient data which is still done manually such as searching for patient data and information, which takes a relatively long time because it has to search carefully in filling cabinets that have many other archives, and patient data is still written in ledgers so it is less effective. This causes delays in data searches, potential errors in archive management, and the risk of losing documents. To overcome these problems, a website-based outpatient information system is needed that can improve the efficiency, accuracy, and administration process becomes faster, recording is more accurate, and data searches are easer, so that it can support the improvement of the quality of health services that are more effective and efficient at Asembagus Independent Practice. The implementation of Prosiding KONSTELASI Vol. 2 No. Juni 2025 this system is expected to reduce the administration burden and improve the quality of service to patients, by utilizing advances in information technology in the health sector. In addition, this system can also be a long-term solution in facing challenges in the era of digitalization that continues to grow, especially in the sector. Thus, through the implantation of an appropriate information system, it is hoped that Asembagus Independent practice can provide more effective, efficient, and quality services for patients. Keywords: Information systems. Outpatient. Website. Independent practice Pendahuluan Perkembangan teknologi yang pesat di berbagai sektor termasuk layanan kesehatan, yang menawarkan peluang besar untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan. Dengan perkembangan yang signifikan ini, sangat penting akan kebutuhan teknologi pada saat ini. Kemajuan ini mendorong terciptanya sistem informasi yang lebih canggih dan mudah di akses. Sistem informasi memiliki peran di berbagai bidang termasuk bisnis, pendidikan, kesehatan dan pemerintahan, sistem informasi sangat penting dalam hal tersebut. Kemudahan penggunaan yang disediakan oleh sistem informasi, terutama yang berbasis teknologi digital, telah membawa perubahan besar dalam cara mengakses, mengelola, dan menganalisis data. Praktik Mandiri Medika Asembagus merupakan sebuah fasilitas layanan kesehatan yang dikelola secara mandiri oleh tenaga medis atau dokter, yang menyediakan berbagai layanan kesehatan seperti pemeriksaan medis, pengobatan, dan konsultasi bagi pasien. Dalam praktik mandiri, layanan diberikan oleh dokter umum yang berfungsi untuk memeriksa, mendiagnosa, serta memberikan perawatan bagi pasien yang datang untuk rawat jalan. Layanan rawat jalan, yang mencakup semua perawatan diagnotic dan terapeutik adalah layanan yang diberikan kepada pasien yang tidak rawat inap selama lebih dari 24 jam. Selain itu instalasi rawat jalan sebagai salah satu tempat pelayanan pertama yang memberikan informasi yang jelas sebelum pasien menerima tindakan selanjutnya. Layanan rawat jalan sering kali dibandingkan dengan pintu gerbang ke fasilitas yang akan memengaruhi pilihan pasien untuk terus menggunakan layanan tersebut atau tidak. Faktor utama yang selalu menjadi fokus dari setiap layanan kesehatan adalah kualitas layanan yang diberikan kepada pasien. Oleh karena itu, sejumlah inisiatif harus dilakukan untuk meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan yang bermutu. Dengan demikian, peningkatan kinerja praktik mandiri dapat meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan yang bermutu yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja praktik mandiri itu sendiri dan terwujudnya layanan kesehatan yang bermutu, efektif, dan efisien. Saat ini pada Praktik Mandiri Medika dalam penanganan pasien rawat jalan kesulitan menghadapi banyaknya pasien yang berkunjung mengakibatkan volume penyimpanan arsip bertambah secara terus menerus yang berdampak pada proses pencarian data informasi pasien, yang membutuhkan waktu yang relatif lama karena harus mencari secara teliti pada lemari arsip yang menjadi tempat banyak arsip lainnya, dan data pasien masih ditulis di buku besar sehingga kurang efektif dalam pengelolaan data pasien tersebut sehingga rawan terjadi kesalahan baik dalam pencatatan maupun dalam pengelolaan data jangka panjang. Tidak hanya itu, penomoran indeks pasien sering mengalami kesalahan dalam penulisan nomor pasien sehingga keseluruhan data pasien rawat jalan salah urutan penomoran indeks, hal tersebut juga mengakibatkan lamanya pencarian arsip. Dengan demikian penyimpanan arsip dalam bentuk fisik memiliki risiko terhadap kerusakan atau kehilangan dokumen yang dapat mengganggu kelancaran pelayanan dan juga menyebabkan proses administrasi menjadi lebih lama dan rentan terhadap human error. Berdasarkan permasalahan di atas, maka sistem berlaku saat ini memungkinkan untuk diubah dengan memanfaatkan teknologi sistem informasi yang berbasis website agar dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan aksesibilitas layanan. Dengan menerapkan ini proses administrasi pasien dan pengelolaan data pasien lebih cepat dan sistem informasi rawat jalan yang terintegrasi diharapkan dapat membantu kinerja karyawan di Praktik Mandiri Medika Asembagus lebih mudah. Prosiding KONSTELASI Vol. 2 No. Juni 2025 1 Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan beberapa permasalahan sebagai berikut: Volume penyimpanan arsip yang terus meningkat disebabkan karena banyaknya pasien yang berkunjung sehingga kesulitan dalam pencarian arsip. Data pasien masih ditulis dalam buku besar , yang tidak efisien dan rawan kesalahan, baik dalam pencatatan maupun dalam pengelolaan data jangka panjang. Penomoran indeks pasien yang terkadang salah, mengakibatkan data pasien menjadi tidak terurut dengan baik, membuat pencarian arsip semakin sulit. Penyimpanan yang berbentuk fisik memiliki risiko terhadap kerusakan atau kehilangan 2 Rumusan Masalah Dari latar belakang dan identifikasi masalah yang telah di uraikan di atas, maka rumusan masalah yang dikaji adalah bagaimana merancang dan membangun sistem informasi rawat jalan berbasis website pada Praktik Mandiri Medika. 3 Batasan Masalah Berdasarkan perumusan masalah di atas, dapat dibuat beberapa batasan masalah sebagai berikut: Penelitian ini berfokus pada pembuatan sistem yang terdapat fitur pencarian arsip rawat jalan Penelitian ini berfokus pada pembuatan sistem pencatatan data pasien dengan menggunakan penyimpanan database MySQL. Penelitian ini berfokus pada pembuatan sistem yang bisa membuat penomoran indeks secara 4 Tujuan Penelitian Berdasarkan uraian latar belakang dan rumusan masalah, maka tujuan penelitian ini adalah merancang dan membangun sistem informasi rawat jalan berbasis website pada Praktik Mandiri Medika. 5 Manfaat Penelitian Adapun manfaat yang diharapkan dari perancangan sistem informasi ini yaitu : Memudahkan penyimpanan arsip yang terus menerus meningkat, sehingga mengurangi kesulitan dalam pencarian arsip dan meningkatkan kecepatan layanan kepada pasien. Mengurangi kesalahan dalam pencatatan dan pengelolaan data. Meningkatkan akurasi penomoran indeks pasien yang lebih terstruktur dan otomatis, sehingga menghindari kesalahan dalam pengurutan data. 6 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang diambil adalah Penelitian Lapangan (Field Researc. karena penelitian tersebut bermaksud untuk mengumpulkan data dan informasi secara langsung dari lapangan atau konteks tempat penelitian dilakukan yang tujuannya untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang fenomena yang sedang diteliti. 7 Teknik Pengumpulan Data Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini sebagai berikut: Observasi Observasi merupakan metode pengumpulan data dengan cara melakukan pengamatan terhadap objek penelitian secara langsung. Observasi yang dilakukan pada penelitian ini mengamati bagaimana proses pelayanan rawat jalan yang ada pada Praktik Mandiri Medika. Wawancara Wawancara adalah metode pengumpulan data yang melibatkan interaksi langsung antara peneliti dan pihak terkait melalui serangkaian pertanyaan yang telah dirancang sebelumnya. Prosiding KONSTELASI Vol. 2 No. Juni 2025 Wawancara dilakukan untuk memahami alur proses bisnis dan aturan-aturan terkait sistem informasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan menjadi solusi yang tepat. Studi Literatur Teknik ini melibatkan pengumpulan data dari berbagai sumber pustaka seperti buku, artikel, jurnal, dan karya ilmiah lainnya, untuk memahami konsep, teori, atau fakta yang relevan dengan penelitian. 8 Metode Pengembangan Sistem Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode Waterfall yaitu pembuatan aplikasi diselesaikan dengan terstruktur atau berurutan, di mana sebuah tahap harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum ke tahap berikutnya. Apabila langkah pertama belum dikerjakan, maka langkah kedua tidak bisa Jika langkah kedua belum dikerjakan, maka langkah ketiga tidak dapat dikerjakan, begitu Metode Waterfall memiliki beberapa tahap yakni analisis kebutuhan . equirement anali. , desain sistem . , implementasi . , pengujian . , dan pemeliharaan . Gambar 1. Metode Waterfall Tinjauan Pustaka Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Riset Teknik Informatika dan komputer Vol. No. 3, penelitian ini dilakukan oleh Yupita Fitria Riyanti. Muhammad Fatchan dan Edora yang berjudul AuSistem Informasi Rawat Jalan Berbasis WEB menggunakan metode Waterfall (Studi Kasus Panti Pengobatan Guru Sing. Ay. Masalah yang terjadi pada Panti pengobatan Guru Singa masih menggunakan cara manual dalam pelayanan rawat jalan, yang meliputi kegiatan pencatatan data identitas pasien, membuat daftar antrean pasien dan pencarian data rekam medis pasien, saat proses pendaftaran pasien ketika ingin berobat masih ditulis dalam buku besar sehingga kurang efisien. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan menggunakan metode Waterfall. Dengan penerapan metode Waterfall terhadap sistem informasi rawat jalan berbasis web pada Panti Pengobatan Guru Singa menjadi efektif dan efisien dengan memberikan penyelesaian dalam permasalahan pelayanan rawat jalan. Menurut penelitian yang diterbitkan oleh JESCE yang dilakukan oleh Maria Tamo Ina. Adelbertus Umbu Janga. Karolus Wulla Rato yang berjudul AuRancang Bangun Sistem Informasi Pasien Rawat Jalan Puskesmas Weekombak Berbasis WEBAy. Masalah yang terjadi adalah masih menggunakan cara manual yang masih dicatat di dalam buku dan arsip sehingga memperlambat dalam pelayanan pasien. Metode yang digunakan yaitu metode waterfall. Berdasarkan penelitian ini, semua fungsi pada aplikasi dapat dijalankan dengan baik sesuai dengan hak akses masing-masing pengguna . Landasan Teori Teori yang dikenal dengan Foundation Theory adalah teori yang penulis bangun untuk menjelaskan fenomena atau permasalahan tertentu dalam penelitian. Prosiding KONSTELASI Vol. 2 No. Juni 2025 1 Sistem Informasi Sistem informasi yaitu suatu sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen dalam mengambil keputusan dan juga menjalankan operasional Perusahaan, di mana sistem tersebut merupakan kombinasi dari orang-orang, teknologi informasi dan prosedur-prosedur . 2 Rawat Jalan Rawat jalan merupakan Lembaga Pelayanan Kesehatan yang bertujuan untuk memberikan pelayanan Kesehatan pada tingkat pelaksanaan diagnosis dan pengobatan pada penyakit yang akut atau mendadak dan kronis yang memungkinkan tidak terjadi rawat inap seperti poliklinik, praktik spesialis . 3 Website Website adalah keseluruhan halaman-halaman web yang terdapat dalam sebuah domain yang mengandung informasi. Sebuah website biasanya dibangun atas banyak halaman web yang saling berhubungan antara satu halaman dengan halaman web yang lainnya disebut dengan hyperlink sedangkan teks yang dijadikan media penghubung disebut hypertext . Pemodelan Pemodelan ini merupakan Gambaran dari bentuk yang digunakan oleh penulis dalam membuat perancangan sistem yang akan dibuat. 1 Flowchart Flowchart adalah bentuk gambar yang mempunyai aliran satu atau dua arah secara sekuensial. Kegunaan. Flowchart yaitu untuk mendesain program dan mempresentasikan program . 2 Context Diagram (CD) Context Diagram memperlihatkan sistem yang dirancang secara keseluruhan, semua external entity harus digambarkan sedemikian rupa, sehingga terlihat data yang mengalir pada input proses output. Context Diagram merupakan tingkatan tertinggi dalam aliran data dan hanya memuat satu proses, menunjukkan sistem secara keseluruhan. Context Diagram diawali dengan penggambaran entitas, aliran data, dan proses tunggal yang menunjukkan keseluruhan suatu sistem . 3 Data Flow Diagram (DFD) DFD adalah representasi visual dari aliran data dalam sistem informasi. DFD digunakan untuk menunjukkan bagaimana data ditangani oleh berbagai proses, serta sumber, tujuan , dan penyimpanan data . 4 Entity Relationship Diagram (ERD) ERD (Entity Relationship Diagram ) merupakan suatu mode untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan suatu persepsi bahwa realword terdiri dari object-object dasar yang mempunyai hubungan atau relasi antar object-object tersebut . Perangkat Lunak 1 XAMPP XAMPP merupakan singkatan dari X . mpat sistem operasi apapu. Apache. MySQL. PHP, dan Perl. XAMPP adalah tool yang menyediakan paket perangkat lunak dalam satu buah paket . dalam paket XAMPP sudah terdapat Apache (Web Serve. MySQL . PHP(Serve Side Scripting, perl. FTP Serve. PHPMyAdmin dan berbagai pustaka bantu lainnya. 2 Visual Studio Code Visual Studio Code adalah kode editor sumber yang dikembangkan oleh Microsoft untuk Windows. Linux dan MacOs. Ini termasuk dukungan untuk debugging. Contoh git yang tertanam dan GitHub, penyerotan sintaksis, penyelesaian kode kertas, snippet, dan refactoring kode . Prosiding KONSTELASI Vol. 2 No. Juni 2025 3 PHP PHP merupakan turunan dari bahasa C jadi secara garis besar PHP memiliki persamaan Syntax dengan bahasa C, namun tetap PHP memiliki syntax khusus yang tidak dimiliki oleh bahasa C, dan perlu diingat dikarenakan PHP berjalan di server dan hasil running-nya dapat berupa Plain Text HTML yang tampil pada web browser, maka PHP dapat ditulis bersandingan dengan HTML . 4 MySQL MySQL merupakan sebuah database server yang free, artinya bebas menggunakan database untuk keperluan pribadi atau usaha tanpa harus membeli atau membayar lisensinya. Selain database server. MySQL juga merupakan program yang dapat mengakses suatu database MySQL yang berposisi sebagai server. Jadi MySQL adalah sebuah database yang dapat digunakan sebagai client . 5 Power Designer Power Designer adalah salah satu tools atau alat yang dapat digunakan untuk membangun maupun merancang sebuah basis data atau database menggunakan ER- diagram, merancang sistem menggunakan Data Flow Diagram (DFD) serta dapat membuat sebuah program aplikasi . Analisis Perancangan 1 Context Diagram Context Diagram pada sistem informasi rawat jalan ini yaitu gambaran mengenai interaksi beberapa user pengguna secara umum. Langkah yang harus dilakukan adalah dengan menentukan terlebih dahulu banyaknya external entity. Context Diagram sistem informasi rawat jalan digambarkan seperti Dokter [ data pemeriksaa. ata diagnos. ata resep oba. [Input Data Oba. [Input Use. [Informasi Identitas pasie. Admin . nformasi data diagnos. [Informasi keluhan pasie. nformasi data resep oba. [Data Oba. asil Diagnos. Sistem Informasi Rawat Jalan Praktek Mandiri Medika . nformasi data dokte. [Nomer antria. nformasi data pasie. [Input Data Pasie. nput data dokte. [Rese. [Menerima Data Kunjunga. [Input Keluhan Pasie. [Input nomer antria. nfo keluhan pasie. Pasien [Info identitas pasie. [Menginput Data Kunjungan Pasie. Gambar 2. Context Diagram Hasil dan Pembahasan 1 Hasil Halaman login memungkinkan pengguna mengakses sistem dengan memasukkan identitas pengguna tidak dapat mengisi username dan password, ke halaman utama dan memanfaatkan fitur sistem rawat Jika pengguna tidak dapat mengisi username dan password dengan benar, mereka tidak dapat menggunakan data yang ada di sistem rawat jalan Praktik Mandiri Medika. Jika mereka tidak dapat melakukannya, mereka tidak akan dapat mengakses halaman sistem. Tampilan halaman login ada pada gambar 2 sebagai berikut: Prosiding KONSTELASI Vol. 2 No. Juni 2025 Gambar 3. Tampilan Login Halaman Dashboard merupakan tampilan utama pada sistem rawat jalan pada Praktik Mandiri Medika Asembagus. Tampilan Dashboard ada pada gambar 3 sebagai berikut: Gambar 3. Tampilan Dashboard Tampilan data pasien pada dashboard admin rawat jalan berfungsi untuk menyimpan, mengelola, dan menampilkan informasi pasien yang berobat di Praktik Mandiri Medika. Tampilan Data pasien yang ada pada gambar 3 di bawah ini: Prosiding KONSTELASI Vol. 2 No. Juni 2025 Gambar 3. Tampilan Data Pasien Tampilan Data obat pada Dashboard admin rawat jalan berfungsi untuk mengelola stok obat, dan memantau ketersediaan obat. Tampilan data obat yang ada pada gambar 4 berikut: Gambar 4. Tampilan Data Obat Tampilan keluhan pasien pada Dashboard Admin Rawat Jalan berfungsi untuk mencatat, mengelola, dan memantau keluhan Kesehatan pasien yang datang untuk berobat. Fitur ini membantu Prosiding KONSTELASI Vol. 2 No. Juni 2025 tenaga medis dalam memahami kondisi awal pasien sebelum pemeriksaan lebih lanjut. Tampilan Keluhan Pasien ada pada gambar berikut: Gambar 5. Tampilan Keluhan Pasien Tampilan Nomor Antrian pada Dashboard Admin Rawat Jalan berfungsi untuk mengelola urutan pasien yang sedang menunggu pemeriksaan, sehingga layanan Kesehatan dapat berjalan lebih teratur dan efisien. Tampilan Nomor Antrian yang ada pada gambar berikut: Gambar 6. Tampilan Nomor Antrian Prosiding KONSTELASI Vol. 2 No. Juni 2025 Halaman Data Dokter dalam dashboard admin dirancang untuk mengelola informasi dokter yang bertugas di Praktik Mandiri Medika Asembagus. Halaman ini memungkinkan admin untuk menambah, mengedit, dan menghapus data dokter, serta melihat jadwal praktik mereka. Tampilan Data dokter ada pada gambar berikut: Gambar 7. Tampilan Data Dokter Kesimpulan Berdasarkan hasil implementasi ini. Sistem Informasi Rawat Jalan berbasis website pada Praktik Mandiri Medika mampu meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan data pasien, sistem antrean, pencatatan keluhan serta manajemen obat. Sistem ini dirancang untuk mempermudah administrasi dan pelayanan Kesehatan, sehingga tenaga medis dan petugas administrasi dapat bekerja lebih efektif. Ucapan Terima Kasih Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas terselesaikannya jurnal ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ahmad Lutfi M. Kom. dan Ibu Irma Yunita atas bimbingan dan dukungannya. Terima kasih juga kepada Praktik Mandiri Medika serta semua pihak yang telah membantu dalam proses penelitian ini Semoga jurnal ini bermanfaat, dan kami terbuka untuk saran serta masukan guna perbaikan di masa mendatang. Referensi