JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRO Volume 8. No. 1, 1-8. e_ISSN: 2622-7029 https://journal. id/unj/index. php/jvote/index RANCANG BANGUN SISTEM PRESENSI MAHASISWA MENGGUNAKAN QR CODE DAN FINGERPRINT Ray Ghina Ramadhanti * Moch. Sukardjo Aodah Diamah Pendidikan Teknik Elektronika. Universitas Negeri Jakarta. Indonesia Pendidikan Teknik Elektronika. Universitas Negeri Jakarta. Indonesia Pendidikan Teknik Elektronika. Universitas Negeri Jakarta. Indonesia Info Artikel Catatan Artikel: Diterima: 22 Mei 2025 Revisi: 27 Mei 2025 Disetujui: 04 Juni 2025 DoI : 10. 21009/jvote. Kata Kunci: ESP32 QR Code Sensor Fingerprint AAS608 Sistem Presensi Telegram Abstrak Era digital dan online saat ini berdampak pada segala bidang, termasuk bidang Sebagai contoh pada administrasi pendidikan, presensi mahasiswa di beberapa institusi pendidikan masih dilakukan secara manual. Maka dirancang sebuah sistem presensi kehadiran mahasiswa menggunakan QR code dan fingerprint bertujuan untuk mempermudah dalam merekapitulasi presensi kehadiran mahasiswa serta tidak adanya kesalahan dalam mengisi presensi Penelitian dilakukan dengan metode Research & Development (R&D). Hasil pengujian sensor fingerprint AS608 pada tahap Pre-Liminary Testing terdapat error sebesar 9,33% dengan 15 mahasiswa serta pada tahap Main Field Testing terdapat error sebesar 5% dengan 20 mahasiswa. Sistem presensi kehadiran mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika menggunakan QR code dan fingerprint berhasil dirancang dengan baik serta hasil presensi dikirimkan kepada setiap mahasiswa & secara real-time Artikel : Ray Ghina Ramadhanti. Rancang Bangun Sistem Presensi Mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika Menggunakan Qr Code Dan Fingerprint. Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Elektro, 8. , 1-8 PENDAHULUAN Era digital dan perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan pada berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan. Digitalisasi proses pembelajaran dan administrasi kini menjadi tuntutan, bukan lagi pilihan (Kurniawan et al. , 2022. Almahdi et al. Menurut Putra dan Sari . , integrasi teknologi dalam sistem administrasi kampus dapat meningkatkan efisiensi serta akurasi pengelolaan data. Salah satu implementasinya adalah digitalisasi sistem presensi menggunakan pemindaian QR Code atau Barcode, yang dinilai lebih cepat dan minim interaksi fisik sehingga sesuai dengan kebutuhan era modern (Suroyo & Yudhistira, 2021. Lee et al. , 2. Selain itu, teknologi Fingerprint berbasis biometrik juga mulai banyak diterapkan karena mampu mengurangi kecurangan seperti titip absen sekaligus memastikan keaslian identitas pengguna (Rahman et al. , 2018. Syafriadi et al. , 2. Di sisi lain, presensi manual masih banyak dijumpai, termasuk di Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika Universitas Negeri Jakarta, yang menggunakan metode pemanggilan nama atau tanda tangan pada lembar kehadiran. Sistem tersebut tidak hanya rentan terhadap human error, tetapi juga membuka peluang kecurangan mahasiswa (Dewi & Ramadhan, 2021. Nugraha & Wibowo. Dari perspektif keberlanjutan lingkungan, penggunaan kertas secara masif dalam presensi manual juga berdampak pada pemborosan sumber daya, sehingga digitalisasi presensi dinilai lebih ramah lingkungan (Hartanto et al. , 2020. Chen et al. , 2. Oleh karena itu, penerapan sistem presensi digital berbasis QR Code dan Fingerprint menjadi langkah strategis untuk meningkatkan akurasi, transparansi, dan efisiensi dalam administrasi pendidikan modern. Coressponding author: Ray Ghina Ramadhanti. Universitas Negeri Jakarta. Indonesia . ayghina12@gmail. Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Elektro Pengembangan sistem presensi kehadiran mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika menggunakan QR code dan fingerprint yang dilakukan oleh peneliti, yaitu dapat melakukan presensi secara real-time dengan berisikan data, yaitu Nama. NIM serta dapat mengirimi pemberitahuan melalui Telegram. Presensi Presensi berasal dari bahasa Inggris AupresenceAy yang berarti kehadiran. Dalam KBBI juga presensi bermakna kehadiran. Presensi menurut Badunk dalam (Kurniawan et al. , 2. presensi atau daftar hadir merupakan sebuah formulir yang memuat data identitas individu dan terdapat paraf atau tanda tangan di dalamnya sebagai tanda kehadiran atau keikutsertaan individu dalam sebuah lembaga atau kegiatan QR Code QR Code (Quick Response Cod. merupakan pengembangan dari barcode yang dikembangkan oleh Denso Wave, divisi dari Denso Corporation pada tahun 1994, yaitu sebuah kode matrik dua dimensi berbentuk kotak yang terdiri dari berbagai titik atau piksel yang dapat dibaca secara cepat dan dikenali oleh komputer serta kemampuannya dapat menyimpan informasi hingga ribuan karakter alfanumerik (Rafila et al. , 2. Fingerprint Fingerprint berasal dari bahasa Inggris berarti sidik jari, merupakan pola atau garis-garis yang ada pada jari setiap individu atau dapat dikatakan garis-garis rekaman jari (Nugroho. Penelitian yang relevan Penelitian terdahulu menurut Martulandi & Setiawan . dan Andre et al. presensi mahasiswa menggunakan metode fingerprint dapat mempemudah dosen untuk memantau dan merekapitulasi presensi kehadiran mahasiswa secara real-time serta dapat memberitahukan notifikasi yang terhubung ke telegram mahasiswa. Namun rata-rata keakurasian sistem kehadiran biometrik berada pada angka 80% dengan tingkat kesalahan sebesar 20%, yaitu disebabkan oleh sistem error sebesar 10% serta kesalahan memindai sidik jari sebesar 10%. Menurut Aminah et al. , . sistem presensi mahasiswa menggunakan fingerprint berfungsi dengan baik, namun pengujian alat fingerprint diperlukan lebih banyak sampel sidik jari, guna menunjukkan keakuratan dari alat fingerprint dalam identifikasi sidik jari untuk presensi. Menurut Nabil et al. sistem presensi menggunakan QR code dapat diimplementasikan dengan baik dan mempermudah dalam memantau kehadiran mahasiswa, namun kekurangannya adalah terjadi hilangnya kartu mahasiswa berisikan QR code dan kemungkinan masih terjadinya kecurangan yang dilakukan dalam proses presensi karena kartu dapat dipindahtangankan serta dapat dikonfigurasikan sistem presensi QR code tersebut menggunakan fitur GPS (Hartanto, 2. Dari uraian di atas, maka dirancang sebuah sistem presensi kehadiran mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika menggunakan QR code dan fingerprint. Perancangan presensi kehadiran menggunakan Arduino. Pengembangan sistem presensi kehadiran mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika menggunakan QR code dan fingerprint yang dilakukan oleh peneliti, yaitu dapat melakukan presensi secara real-time dengan berisikan data Nama. NIM serta dapat mengirimi pemberitahuan melalui Telegram. METODE Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Elektro Metodologi penelitian yang digunakan dalam pengembangan produk rancang bangun sistem presensi kehadiran mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika menggunakan QR code dan fingerprint adalah Research and Development atau yang biasa disebut dengan metode R&D, serta menggunakan model pengembangan, yaitu model Borg & Gall. Namun hanya 6 tahap yang akan digunakan dalam merancang bangun sistem presensi kehadiran mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika menggunakan QR code dan fingerprint Blok Diagram Keseluruhan Gambar 1. Blok Diagram Sistem Presensi Mahasiswa Blok diagram pada Gambar 1 merupakan sebuah blok kerja dari rancang bangun sistem presensi kehadiran mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika menggunakan QR code dan PJ Mata Kuliah memberikan QR. Mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika melakukan scan QR Cde yang diberikan oleh PJ dan kemudian melakukan tap sidik jari pada Sensor Fingerprint AS608. Untuk data sidik jari yang masuk melalui Sensor Fingerprint AS608, kemudian dibaca dan diproses oleh NodeMCU ESP32 untuk menyamakan dengan data sidik jari mahasiswa yang telah tersimpan sebelumnya database. Data sidik jari yang sudah diproses oleh NodeMCU akan dikirimkan ke LCD sebagai tanda telah melakukan presensi melalui fingerprint. Untuk QR code yang discan melalui scanner diproses untuk mengetahui kecocokan data dengan sidik jari yang dimiliki oleh mahasiswa yang tersimpan dalam database. Kemudian, jika data tersebut sudah sesuai maka ditampilkan pada web dan akan dihitung presensi sebagai AuhadirAy dan juga diteruskan ke Telegram sebagai notifikasi bahwasannya presensi berhasil dilakukan. Jika data tersebut tidak sesuai, maka mahasiswa mencoba mengulangi presensi Flowchart Kerja Sistem Gambar 2. Flowchart Kerja Sistem Keseluruhan Pada Gambar 2 merupakan flowchart kerja sistem secara keseluruhan. Ketika program dimulai, maka akan langsung menginisiasi program. Ketika PJ Mata Kuliah login ke web, kemudian Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Elektro mendapatkan QR code dan diberikan kepada mahasiswa. Mahasiswa dapat melakukan presensi dengan scan QR code yang diberikan lalu melakukan fingerprint. Kemudian apakah scan QR terbaca, jika tidak maka melakukan scan ulang. Jika QR terbaca, maka data disimpan dan lanjut melakukan scan fingerprint. Kemudian ESP32 akan memproses apakah scan fingerprint teridentifikasi, jika tidak maka melakukan scan ulang. Jika scan fingerprint teridentifikasi, maka data hasil scan fingerpint diteruskan ke database untuk disimpan. Hasil presensi tersebut juga akan ditampilkan pada LCD sebagai bukti bahwa telah berhasil melakukan presensi dengan fingerprint. Kemudian data hasil scan QR code serta fingerprint yang sudah tersimpan dicocokan. Jika tidak sesuai keduanya, maka mahasiswa melakukan scan ulang. Jika data keduanya sesuai, maka presensi berhasil dilakukan dan Telegram akan memberikan notifikasi bahwa presensi berhasil dilakukan dengan menampilkan data kehadiran mahasiswa beserta waktunya. Setelah semua mahasiswa melakukan presensi, data direkapitulasi pada database. Data yang telah direkapitulasi tersebut kemudian diteruskan kepada Dosen Mata Kuliah untuk di-approve. Jika data sudah di-approve oleh Dosen Mata Kuliah, data disimpan, maka sistem selesai. HASIL DAN DISKUSI Hasil Pengujian Pengukuran ESP32 Pengujian pengukuran ESP32 dalam penelitian rancang bangun sistem presensi kehadiran mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika menggunakan QR code dan fingerprint tujuannya adalah untuk mengetahui nilai tegangan dan arus yang dihasilkan ESP32. Berikut adalah hasil pengujian pengukuran ESP32 pada Tabel 1. Tabel 1. Hasil Pengujian Pengukuran ESP32 Pin ESP32 GPIO16 GPIO17 GPIO21 GPIO22 Input/Output Pin TX pada sensor fingerprint AS608 Pin RX pada sensor fingerprint AS608 Pin SDA pada LCD 16x2 Pin SCL pada LCD 16x2 Tegangan 2,9 V 3,2 V 4,6 V 4,6 V Hasil Pengujian QR Code Pengujian QR Code dalam penelitian rancang bangun sistem presensi kehadiran mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika menggunakan QR code dan fingerprint tujuannya adalah untuk mengetahui apakah QR tersebut dapat terbaca oleh scanner handphone dengan baik atau tidak. Pengujian dilakukan dengan membandingkan data pada QR code dan database. Berikut adalah hasil pengujian QR code pada Tabel 2 & Tabel 3. Tabel 2. Hasil Pengujian QR Code ketika Pre-Liminary Field Testing QR Code Percobaan ke1 2 3 4 5 ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui Persentase Terdeteksi Error Tabel 3. Hasil Pengujian QR Code ketika Main Field Testing QR Code Percobaan ke- Persentase Terdeteksi Error Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Elektro ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui Hasil Pengujian Sensor Fingerprint AS608 Pengujian sensor fingerprint dalam penelitian rancang bangun sistem presensi kehadiran mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika menggunakan QR code dan fingerprint tujuannya adalah untuk mengetahui apakah sensor fingerprint dapat membaca sidik jari dari mahasiswa dengan baik. Pengujian dilakukan dengan membandingkan data sidik jari yang tersimpan di database dengan mahasiswa ketika melakukan presensi. Berikut adalah hasil pengujian sensor fingerprint AS608 pada Tabel 4. Tabel 5, dan Tabel 6 Tabel 4. Hasil Pengujian Sensor Fingerprint AS608 ketika Pre-Liminary Field Testing Sidik Jari Status Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Percobaan ke1 2 3 4 5 ui ui ui ui ui ui x ui ui ui ui ui ui ui ui x ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui x ui X ui ui x ui ui ui ui x ui ui ui ui ui ui ui ui ui x ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui Waktu Persentase Terdeteksi Error Tabel 5. Hasil Pengujian Sensor Fingerprint AS608 ketika Main Field Testing Sidik Status Percobaan ke- Waktu Persetase Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Elektro Jari Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui ui Terdeteksi Error Tabel 6. Hasil Pengujian Sensor Fingerprint AS608 ketika Status Tidak Terdaftar Sidik Jari Status Tidak terdaftar Tidak terdaftar Tidak terdaftar Tidak terdaftar Tidak terdaftar Percobaan ke2 3 4 5 x X x x x X x x x X x x x X x x x X x x Waktu Persentase Terdeteksi Error Hasil Pengujian LCD Pengujian LCD dalam penelitian rancang bangun sistem presensi kehadiran mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika menggunakan QR code dan fingerprint menghasilkan LCD dapat membaca hasil dari sensor fingerprint dengan baik. Pengujian dilakukan dengan menampilkan data dari sensor fingerprint dan database. Pembahasan Pada Tabel 1 dapat dilihat bahwa hasil pengujian tegangan kerja di masing-masing pin dalam keadaan tegangan kerja yang normal sesuai dengan datasheet. Karena sensor fingerprint AS608 dapat bekerja dengan baik dengan menerima sinyal logika 3,3V. Untuk LCD pun masih dalam keadaan tegangan kerja yang normal ketika diberi tegangan 5V. Pada Tabel 2 & Tabel 3 dilihat bahwa dari hasil pengujian. QR terkirim ke masing masing mahasiswa & QR dapat digunakan dengan baik serta unik. Setiap QR sudah berisikan data masing-masing mahasiswa dan tidak dapat di scan oleh mahasiswa lain. Kemudian pada Tabel 4 dilihat bahwa hasil pengujian fingerprint ketika Pre-Liminary Field Testing didapat persentase error sebesar 9,3%. Lalu pada Tabel 5 hasil pengujian ketika Main Field Testing mengalami penurunan eror sebesar 5%. Namun, ketika status tidak terdaftar, seperti yang dilihat pada Tabel 6 sensor bekerja dengan baik tidak dapat membaca sidik jari yang tidak Hal itu dapat disebabkan oleh beberapa faktor baik dari sidik jari seperti jari terlalu kering ataupun terlalu basah, terdapat luka pada kulit jari, ataupun peletakkan jari yang tidak pas menyentuh sensor fingerprint. Faktor lainnya dapat disebabkan oleh kondisi fingerprint yang kotor Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Elektro serta membutuhkan waktu karena diperlukan pencocokkan dengan database online dan bergantung kepada sinyal yang ada. Pada Tabel 7 dilihat bahwa hasil pengujian LCD ketika Pre-Liminary Field Testing didapat persentase error sebesar 9,3%, hal itu disebabkan LCD menerima data dari sensor fingerprint dan pada sensor tersebut terdapat kesalahan membaca pada beberapa percobaan yang dilakukan mahasiswa, begitu pula dengan Tabel 8 hasil pengujian LCD ketika Pre-Liminary Field Testing didapat persentase error sebesar 5% serta Tabel 3. 9 hasil pengujian LCD ketika status tidak terdaftar dari data 5 mahasiswa bahwa LCD dapat menampilkan data dengan baik sesuai dengan yang diterima oleh sensor fingerprint serta tidak terdapat kesalahan membaca. Oleh karena itu, persentase terdeteksi error pengujian LCD pada mahasiswa yang tidak terdaftar sebesar 0%. Hasil pengujian dilakukan ketika kondisi jari mahasiswa bersih serta tidak terlalu basah maupun tidak terlalu kering KESIMPULAN Berdasarkan perumusan masalah penelitian dan dilaksanakannya penelitian sistem presensi kehadiran mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika menggunakan QR code dan fingerprint menggunakan metodologi penelitian dan pengembangan (R&D) dapat disimpulkan bahwa sistem telah behasil dirancang sesuai dengan tujuan penelitian yang diharapkan oleh peneliti, yaitu mencatat kehadiran masing-masing mahasiswa sesuai dengan jadwal mata kuliah REFERENSI