GENTA MULIA Volume XII No. Januari 2021 Page : 137-149 ISSN: 2301-6671 PENGEMBANGAN AuMIE KEBABAy MEDIA INTERAKTIF ELEKTRONIK KEBERAGAMAN KEBANGSAAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA SEKOLAH DASAR DI KOTA BINJAI Nurlia Ginting1. Gihari Eko Prasetyo2 Universitas Quality. Jl. Ngumban Surbakti No. Kota Medan. E-mail : gintingnurlia@gmail. Universitas Quality. Jl. Ngumban Surbakti No. Kota Medan. E-mail : gihari. eko@gmail. Abstrak : Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimanakah tingkat ketuntasan belajar siswa Media merupakan salah satu bentuk alat bantu yang digunakan untuk meningkatkan dan memudahkan Tuntutan terhadap kemajuan teknologi mengharuskan adanya pengembangan. Media memiliki peran yang sangat penting untuk mencapai keberhasilan belajar. Guru sepantasnya harus mampu menciptakan inovasiinovasi baru yang kreatif demi terciptanya pembelajaran yang aktif dan menarik yang salah satunya adalah media pembelajaran. Dilain sisi fenomena tersebut juga akan mempengaruhi perkembangan sikap (Afekti. siswa, untuk membentengi hal tersebut siswa harus memiliki Keterampilan sosial . ocial skill. Keterampilan sosial merupakan keterampilan . yang perlu dimiliki oleh setiap orang karena keterampilan ini merupakan bagian dari kecakapan hidup . ife skill. Kecakapan hidup dapat menuntun seseorang untuk mencapai keberhasilan dalam kehidupan sosialnya Banyak sekali kasus-kasus yang terjadi di masyarakat karena para anggotanya tidak memiliki kecakapan hidup. Dewasa ini sering terjadi kasus kekerasan, bentrokan antar warga, tawuran antar pelajar, bullying, penggunaan obat-obat terlarang, keterampilan social hendaknya di ajarkan dalam proses pembelajaran melaui materi Keberagaman Kebangsaan. Model yang diterapkan pada penelitian ini adalah penelitian Pengembangan yang mengadaptasi tahapan-tahapan dari Four- D model, yaitu: tahap I pendefinisian . , tahap II perancangan . , tahap i pengembangan . , dan tahap IV penyebarluasan . Pengembangan media interaktif elektronik keberagaman dan kebangasaan menggunakan model 4- akan menghasilkan produk berupa CD pembelajaran yang valid untuk diterapkan dalam proses pembelajaran Sehingga apa yang menjadi hambatan dan keterbatasan pendidik menjelaskan pertumbuhan tumbuhan dapat di ajarkan secara efektif dan menyeluruh. Kata Kunci : Media Interaktif. Keberagaman Kebangsaan. Keterampilan Sosial. Menurut PENDAHULUAN Media Indonesia Pengembangan Undang-Undang Nomor Republik Tahun menyampaikan pesan atau informasi dalam pengetahuan dan teknologi yang bertujuan proses mengajar sehingga dapat merangsang perhatian dan minat siswa dalam belajar. Media pengetahuan yang telah terbukti kebenarannya merupakan salah satu bentuk alat bantu yang untuk meningkatkan fungsi, manfaat, dan aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang Tuntutan telah ada, atau menghasilkan teknologi baru. kemajuan teknologi mengharuskan adanya Pengembangan secara umum berarti pola Inovasi terhadap suatu media selalu dilakukan guna mendapatkan kualitas . dan perubahan secara bertahap. pembelajaran yang lebih baik. GENTA MULIA Volume XII No. Januari 2021 Page : 137-149 ISSN: 2301-6671 Berdasarkan hasil pengamatan yang Dengan peneliti lakukan di salah satu SD Negeri Kota Pengembangan Media Interaktif Elektronik Binjai. ada beberapa penemuan yang peneliti AuMIEAy temukan : Pertama, dilihat dari segi Kognitif, merupakan solusi tepat untuk memfasilitasi Pemahaman siswa mengenai mata pelajaran kegiatan belajar siswa yang berlandaskan IPS terutama materi Keberagaman Bangsa Restorasi sikap siswa ke arah yang lebih baik Indonesia dapat dikategorikan masih rendah, dan berkualitas, sehingga tujuan yang dapat di hal tersebut dapat dilihat dari nilai harian yang capai bukan hanya siswa mampu memahami diberikan oleh guru, dapat dilihat juga melalui pelajaran IPS materi Keberagaman Kebangsaan aktifitas belajar siswa yang peneliti perhatikan siswa masih sering merasa kebingungan untuk mengajarkan bagaimana cara berprilaku baik memahami konsep yang abstrak pada mata dengan seluruh aspek sosial pelajaran IPS. Kendalanya yang dihadapi oleh Keterampilan Sosial Dari uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa MIE merupakan bagian dari Sarana pembelajaran yang tentu menyulitkan anak pembelajaran disekolah yang sangat membantu untuk memahami sesuatu yang abstrak. Butuh siswa dalam meningkatkan kegiatan belajar. media pembelajaran yang dapat memfasilitasi Pembelajaran dengan media dapat lebih efektif, konsep yang abstrak menjadi objek yang bisa menyenangkan dan melibatkan siswa secara diamati. Kedua dari segi Afektif. Banyak Sehingga bisa membantu meningkatkan prilakuprilaku siswa yang masih melanggar pemahaman belajar siswa. norma-norma, aturan-aturan Media merupakan sarana yang menjadi seperti contohnya kurang menghargai guru faktor penting yang mendukung keberhasilan proses pembelajaran di sekolah karena dapat temannya, sering bolos sekolah untuk bermain membantu proses penyampaian informasi dari game online di warnet, ketahuan merokok di luar sekolah, dan lain sebagainya. Solusi dari Penggunaan memperlancar dan meningkatkan efesiensi menanamkan keterampilan social kepada siswa pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran agar nantinya prilaku-prilaku negative fapat dapat tercapai. Beberapa ahli mengungkapkan pengertian dari Media. Gagne menyatakan Pemakaian media pembelajaran dalam bahwa media adalah berbagai jenis komponen membangkitkan keinginan dan minat yang baru merangsangnya untuk belajar. Sementara itu, bagi siswa, membangkitkan motivasi belajar. Asosiasi Pendidikan Nasional di Amerika dan bahkan membawa pengaruh psikologis GENTA MULIA Volume XII No. Januari 2021 Page : 137-149 ISSN: 2301-6671 pendidikan sebagai segala benda yang dapat mengkombinasikan berbagai jenis media teks, dimanipulasi, dilihat, didengar, dibaca atau gambar, audio, maupun video, kinerjanya yang dapat dikombinasikan dengan software lain, dipergunakan untuk kegiatan tersebut. kemudahan dalam pembuatan gambar maupun Dari pandangan kedua ahli di atas dapat di tarik kesimpulan bahwa media adalah alat ActionScript, mengkonversi atau mempublish hasil yang penerima dan segala sesuatu yang dapat dibuat dalam berbagai bentuk file ekstensi . digunakan untuk menyalurkan pesan dari html, . gif, . jpg, . png, . exe, dan . mov dengan merangsang pikiran, perasaan, perhatian agar terjadi komunikasi yang efektif dan efisien. Menurut Sudjana dan Rivai beberapa Dengan kelebihan-kelebihan Adobe Flash Adobe CS6, CS6 Flash manfaat media pembelajaran antara lain: 1. software utama pembuatan media pembelajaran Pembelajaran akan lebih menarik perhatian interaktif Elektronik. siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi METODOLOGI PENELITIAN Bahan pembelajaran akan lebih jelas Jenis Penelitian sehingga dapat lebih dipahami oleh siswa. Penelitian ini menggunakan Metode mengajar akan lebih bervariasi dan penelitian ( Research and Development ) tidak membosankan. Siswa dapat lebih R&D banyak melakukan kegiatan belajar. Model Penelitian Media pembelajaran interaktif adalah sarana penyampai pesan dimana ada hubungan timbal balik antara media dengan User . iswa Model mengadaptasi tahapan-tahapan dari Four- D perantara untuk menyampaikan isi materi ajar Thiagarajan, dkk. , yaitu: tahap I dari sumber belajar ke pembelajar dengan . , metode pembelajaran yang dapat memberikan . , i respon balik terhadap pengguna dari apa yang pengembangan . , dan tahap IV penyebarluasan . Elektronik Tempat dan Waktu Penelitian Dengan . dengan menggunakan software Adobe Flash maka media akan menjadi lebih interaktif, karena banyak kelebihan Adobe Flash CS6 diantaranya : kemampuan dalam Penelitian ini akan dilaksanakan di Kota Binjai. Waktu Bulan Maret Oktober 2020 GENTA MULIA Volume XII No. Januari 2021 Page : 137-149 ISSN: 2301-6671 Rumus menghitung presentase angket validasi Subjek Penelitian Subjek pada penelitian ini adalah siswa ahli yaitu: SD Negeri di 5 kecamatan yaitu Binjai Barat. Binjai Kota. Binjai Selatan. Binjai Timur. Binjai Utara, dimana masingmasing satu sekolah sebagai sekolah uji Objek dalam penelitian ini adalah media pembelajaran menggunakan Adobe Flash Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data meliputi target, metode, instrumen dan subjek penelitian dapat dilihat pada table Tabel Metode Analisis Data Dengan Klasifikasi Validitas Media Pembelajaran Tabel Klasifikasi Validitas Media Pembelajaran Tingkat Klasifikasi Pencapaian Validitas 85,01 % - 100% Sangat Valid 70,01 % - 85,00 % Cukup Valid 50,01% - 70,00% Kurang Valid 01,00% - 50,00% Tidak Valid N-Gain adalah normalisasi gain yang diperoleh dari hasil pretest dan posttes, rata-rata N-Gain dilakukan untuk melihat peningkatan hasil belajar siswa, dengan rumus : Dengan Klasifikasi Interpretasi N-Gain Tabel Klasifikasi Interpretasi N-Gain Analisis Data Penelitian Besar Interpretasi Interpretasi g > 0,7 Tinggi 0,3 < g < 0,7 Sedang g < 0,3 Rendah Data angket validasi Ahli Media. Ahli Materi. Ahli Desain serta guru dianalisis menggunakan persentase skor media HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Pelaksanaan Penelitian GENTA MULIA Volume XII No. Januari 2021 Page : 137-149 ISSN: 2301-6671 Tujuan dari penelitian ini adalah yang di dapat melalui kurikulum dan menciptakan Media Interaktif Elektronik Rancangan Proses Pembelajaran. Analisis Kebutuhan Siswa Kebangsaan Keberagaman. Media yang dikembangkan Analisis dapat dikatakan layak jika memenuhi 3 mengetahui kebutuhan dasar siswa sekolah aspek, yaitu Valid. Praktis dan Efektif serta dasar serta masalah masalah yang di hadapi di tambah lagi mampu meningkatkan oleh siswa , adapun yang dilakukan pada Keterampilan sosial siswa. Media yang di ciptakan ini tergolong praktis dan valid jika Observasi, serta angket kebutuhan siswa. skor yang dicapai 80%. Media yang Berdasarkan diciptakan tergolong efektif jika skor yang kepala sekolah diperoleh informasi bahwa di dapat siswa setelah menggunakan media disekolah SD NEGERI 020254 BINJAI Interaktif Elektronik ini dalam kategori KOTA fasilitas di Kemudian Wawancara, treatment penggunaan media pembelajaran tersebut tergolong sangat baik, kopetensi terdapat peningkatan keterampilan sosial siswa berdasarkan angket yang di terima. penguasaan IT cukup baik, serta siswa yang Model Pengembangan guru-guru bersekolah di SD NEGERI 020254 BINJAI pembelajaran ini mengadopsi pada model KOTA rata-rata mampu mengoprasikan pengembangan 4D Thiagarajan yang terdiri teknologi berupa gadget, laptop. PC dan dari 4 tahapan. Tahapan-Tahapan sebagainya dikarenakan gurunya sering dilakukan pada penelitian ini akan di bahas mengaplikasikan teknologi di dalam proses lebih lanjut sebagai berikut . Tahap Define ketika mengamati siswa melakukan proses Tujuan kebutuhan-kebutuhan Penetapan Hasil pembelajaran juga bisa di katakan aktif serta hasil yang didapat ketika Peneliti juga melakukan wawancara di SD NEGERI 024768 BINJAI BARAT diperoleh informasi bahwa jumlah guru PNS di SD tersebut terbilang kurang dari 7 menganalisis tujuan dan batasan materi Guru PNS, GENTA MULIA Volume XII No. Januari 2021 Page : 137-149 ISSN: 2301-6671 merupakan tenaga honorer maka dari itu keberagaman dan kebangsaan untuk tingkat kepala sekolah menyatakan bahwa perlu sekolah dasar serta cakupan materi IPS di adanya alat bantu pembelajaran tambahan untuk siswa dan siswi, karakter dari Indonesia. siswa/siswi cukup menguasai penggunaan Tahap Design gadget dan komputer karena mereka sering Perancangan Media Interaktif bermain internet di warung internet untuk Elektronik berbasis keterampilan sosial ini merupakan suatu bentuk upaya peneliti mengerjakan tugas yang di berikan oleh Selain peneliti juga meng observasi SD NEGERI media teknologi komputer yang semangkin 027977 BINJAI BARAT dimana karakter berkemang terus menerus. Media ini sekolah SD NEGERI 027977 BINJAI BARAT hampir sama dengan SD NEGERI 020254 BINJAI KOTA dimana Baik guru merancang media interaktif elektronik ini, telah dilakukan berberapa tahapan, antara Siswa Teknologi sama-sama dipengaruhi oleh ekonomi orang tua yang Pada rata-rata tergolong mampu, serta tempat merancang draft awal berbentuk prototype tinggal berada di daerah kota sehingga media interaktif elektronik, perencanaan lebih familiar dengan teknologi. media dikembangkan dengan menggunakan Analisis Kurikulum aplikasi Adobe Flash CS6. Model yang di Setelah melakukan observasi ke SD terapkan pada media mengacu pada model NEGERI 020254 BINJAI KOTA. Tutorial dimana media di program untuk NEGERI 024768 BINJAI BARAT. SD NEGERI 027977 BINJAI BARAT, peneliti gambaran dan petunjuk agar para siswa belajar secara efektif dan efesien sehingga perpustakaan sekolah, perpustakaan daerah memiliki sikap bertanggung jawab kepada serta mngumpulkan referensi dari seminar- penelitian-penelitian meningkatkan keterampilan sosial siswa. GENTA MULIA Volume XII No. Januari 2021 Page : 137-149 ISSN: 2301-6671 NEGERI 024768 BINJAI BARAT, dan SD Penyusunan Test Penyusunan tes merupakan langkah NEGERI 027977 BINJAI BARAT. yang menghubungkan tahap pendefinisian Penyusunan Format dengan tahap perancangan. Tes dengan Adapun format yang di terapkan pada menyesuaikan jenjang kemampuan kognitif penelitian ini di adopsi dengan model siswa /I Sekolah Dasar. Hasil penskoran tes tutorial yang dibuat rumusan kemudian di ini berupa pre test dan postest serta evaluasi sesuaikan dengan kebutuhan siswa . Bagian Intro (Pembuk. Halaman Menu Awal peningkatan hasil belajar peserta didik, dari Halaman Referensi hasil tersebut hasil tes digunakan untuk Pengontrol musik dan latar mengetahui apakah media itu tergolong Keluar efektif atau tidak efektif Desain format media dapat di lihat pada Bentuk tes berupa soal pilihan bagan di bawah ini berganda berjumlah 20 Soal. Kisi-kisi soal Gambar dapat dilihar pada tabel di bawah ini . Pembelajaran Flowchart Materi Tabel. Kisi-Kisi Test Kebangsaan dan Keberagaman Materi Ragam Suku Ragam Budaya Karifan Lokal Pancasila Bhinika Tunggal Ika Hak dan Kewajiban Warga Negara Sejaran NKRI Sebaran Soal 1, 8, 15 2, 9, 16 3, 10, 17 4,11, 18 5, 12, 19 6, 13, 20 7, 14, Realisasi kedalam bentuk draft awal Penyusunan Instrumen Tahapan pembuatan media selanjutya Pengembangan Instrumen digunakan yaitu dengan merangkai senua komponen untuk validasi ahli bahasa, ahli media dan seperti materi, gambar, video, musik yang ahli materi, serta guru kelas di SD di angkai menjadi satu kesatuan yang utuh NEGERI 020254 BINJAI KOTA. menjadi MIE KEBAB. Semua komponen tersebut di gabung dengan menggunakan GENTA MULIA Volume XII No. Januari 2021 Page : 137-149 ISSN: 2301-6671 aplikasi Adobe Flash CS 6. Desain media Gambar Tampilan Menu awal Media yang di ciptakan mengikuti storyboard Pembelajaran Interaktif Elektronik yang telah di susun diatas. Hasil desain dari software Adobe Flash CS 6 Berupa file extension (. dimana file ini masih berbentuk lembar kerja dan belum bisa dijalankan di setiap komputer, kemudian jika sudah selesai file di simpan dalam bentuk file extension (. agar media dengan mudah di gunakan di komputer lain tanpa harus instal software Adobe flash CS6. Berikut ini merupakan tampilan dari desain media pembelajaran yang telah dikembangkan oleh peneliti sesuai dengan Flowchart dan Storyboard yang telah dirancang, yaitu . Gambar Tampilan Intro Media Pembelajaran Interaktif Elektronik Gambar Tampilan Materi Media Pembelajaran Interaktif Elektronik GENTA MULIA Volume XII No. Januari 2021 Page : 137-149 ISSN: 2301-6671 Hasil dari tahap define dan design telah melahirkan rancangan awal berupa Media Interaktif yang bisa di katakan draft I, maka langkah selanjutnya draft I akan di validasi oleh 3 validator diantaranya ahli materi, ahli bahasa dan ahli media, hasil validasi oleh validator berupa penilaian, masukan dan saran dari draft I lalu di revisi sesuai dengan masukan dan saran oleh Validasi ahli Media, ahli Materi, dan Ahli Bahasa Validasi dikembangkan oleh peneliti berdasarkan Gambar Tampilan Evaluasi Media Pembelajaran Interaktif Elektronik Penilaian dilakukan untuk Proses validasi dilakukan selama 3 kali pertemuan ahli media, 2 kali pertemuan ahli materi dan 3 kali pertemuan ahli bahasa. Selanjutnya, setiap saran dari masing-masing bahan pertimbangan dalam melakukan revisi terhadap media pembelajaran yang Berikut ini akan dijabarkan hal-hal yang telah direvisi mengenai isi dari media pembelajaran berdasarkan para ahli. Tabel Rekap seluruh validator No Validator Tahap Tahap Tahap i Ahli Media Tahap Develope GENTA MULIA Volume XII No. Januari 2021 Page : 137-149 Ahli Materi Ahli Bahasa ISSN: 2301-6671 Tabel Rekapitulasi Angket Kepraktisan guru Kelas No Validator Validasi Kepraktisan Media Kepraktisan pada media pembelajaran ini divalidasi oleh pengguna yaitu Guru Kelas dari kelas yang diujicobakan. Berdasarkan terlihat pada angket kepraktisan pembelajaran di SD NEGERI 027977 BINJAI BARAT sebesar 60% dan dalam kategori kurang valid sedangkan pada tahap kedua validasi media pembelajaran mendapat persentase NEGERI BINJAI BARAT NEGERI BINJAI KOTA NEGERI BINJAI BARAT Tahap Tahap Tahap i sebesar 91% dan dalam kategori Sangat Valid, walau begitu media pembelajaran ini tetap melakukan perbaikan sesuai dengan masukan dari ahli validasi . Perbaikan media pembelajaran yang disusun oleh peneliti mengacu pada hasil diskusi dengan saran-saran Untuk saran perbaikan dari Ujicoba Efektivitas Media Data hasil uji coba dianalisis untuk menentukan seberapa besar keefektifan bahan ajar yang dikembangkan berdasarkan Perolehan hasil pretest dan postest dapat dilihat pada tabel berikut ini : Tabel Deskripsi Hasil Pretest dan Postest Siswa Uji Coba berbentuk hardcopy dan telah diperbaiki sesuai dengan masukan validator. Dibawah ini merupakan rekap persentase kevalidan dari media pembelajaran yang di mengalami peningkatan hasil kepraktisan dari media pembealajaran : GENTA MULIA Volume XII No. Januari 2021 Page : 137-149 ISSN: 2301-6671 Masing-masing indikator diwakili beberapa butir pernyataan sebagai alat Angket mahasiswa terdiri dari 30 butir pernyataan yang terdri dari 16 butir pernyataan positif dan 14 butir pernyataan negatif. Skor yang digunakan dalam skala ini terdiri dari empat alternatif yaitu: Sangat Sesuai (SS). Jika dilihat dari deskripsi tabel di Sesuai (S). Tidak Sesuai (TS), dan Sangat atas, dapat di perhatikan ketiga kelas yang Tidak Sesuai (STS). Untuk item positif. SS di naungi oleh 3 sekolah mengalami = 4. S = 3. TS = 2, dan STS = 1. peningkatan dalam ketuntasan klasikal, item negatif SS = 1. S = 2. TS = 3, dan STS yang artinya media pembelajaran yang di = 4. terapkan efektif dalam meningkatkan hasil Tabel Instrumen Keterampilan Sosial belajar siswa Dalam keterampilan sosial yang dimiliki oleh Angket menerapkan media interaktif. Angkat ini diisi oleh siswa secara individu. Sebelum menyusun angket terlebih dahulu dibuat konsep alat ukur yang sesuai dengan penelitian yang akan dilaksanakan. Konsep kisi-kisi disesuaikan dengan tujuan yang hendak GENTA MULIA Volume XII No. Januari 2021 Page : 137-149 ISSN: 2301-6671 Sebelum Sesudah media media SD NEGERI 024768 BINJAI BARAT SD NEGERI 020254 BINJAI KOTA SD NEGERI 027977 BINJAI BARAT Tahap Disseminate Pengembangan media pembelajaran telah Instrumen diatas peneliti adopsi dari (Izzati:2. Penggunaan angket observasi ini dilakukan treatment penggunaan media Interaktif. Jika dilihat dari hasil rekapitulasi diatas, terjadi peningkatan persentase di mana saat sebelum teratmen pembelajaran menggunakan media interaktif dan sesudah treatment pembelajaran media interaktif, peningkatan persentase dapat di lihat pada diagram dibawah ini : pembelajaran telah memperoleh penilaian positif dari para ahli dan melaluiValidasi. Media pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif pada akhir uji coba II yang Langkah selanjutnya adalah dilakukannya Untuk dilakukan melalui sebuah proses penularan kepada para praktisi pembelajaran terkait dalam suatu forum tertentu. Penyebaran dilakukan pada forum Kelompok Kerja Guru (KKG) di sekolah peneliti SD Negeri kota binjai terdiri dari 3 sekolah. DAFTAR PUSTAKA