Journal Physical Health Recreation (JPHR) Volume 4 Nomor 2 Bulan Mei https://jurnal. id/index. php/JP e-ISSN : 2747- 013X Survei Sarana Dan Prasarana Pendidikan Jasmani. Olahraga Dan Kesehatan (PJOK) SMAN 19 Makassar Survey Of Physical Education. Sports And Health (PJOK) Facilities And Infrastructure Of Sman 19 Makassar Sudirman1 . udirman@unm. Universitas Negeri Makassar. Jl. Pettarani. Tidung. Kec. Rappocini. Kota Makassar. Sulawesi Selatan 902221 Abstract. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survei. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani olahraga dan Kesehatan (PJOK) SMA Negeri 19 Makassar meliputi keberadaan, jumlah dan kondisinya di SMA Negeri 19 Makassar yang dapat menunjang pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani, kesehatan dan olahraga (PJOK). Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan subyek penelitian, dalam hal ini populasi yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah sarana dan prasarana pendidikan jasmani, kesehatan dan olahraga (PJOK) di SMA Negeri 19 Makassar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi sarana dan prasarana tiap pembelajaran olahraga tidak sama, baik untuk cabang sepak bola, bola voli, bola basket, atletik, dan senam. Dimana untuk sarana cabang olahraga permainan memiliki 50% yang memenuhi standar dan 50% tidak memenuhi standar, sarana cabang olahraga atletik memiliki 40% yang memenuhi standar dan 60% tidak memenuhi standar, sarana cabang olahraga senam memiliki 14% yang memenuhi standar dan 86% tidak memenuhi standar, dan prasarananya memiliki 67% memenuhi standar dan 33% tidak memeuhi standar. Dapat disimpulkan bahwa dari keseluruhan sarana dan prasarana pendidikan jasmani, kesehatan dan olahraga (PJOK) di SMA Negeri 19 Makassar, ditemukan hasil rata-rata persentase sebesar 39% yang diartikan memenuhi standar dan 61% yang tidak memenuhi standar. Dapat disimpulkan bahwa sarana dan prasarana pendidikan jasmani, kesehatan dan olahraga (PJOK) di SMA Negeri 19 Makassar tidak memenuhi standar karena berada di bawah dari 50% sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 tahun 2007. Keywords: Sarana. Prasarana. PJOK 1 Pendahuluan Pendidikan adalah proses peningkatan manusia menuju puncak optimal, potensi kognitif, afektif dan psikomotorik yang dimilikinya. Pendidikan adalah proses membimbing, melatih, dan memandu menusia terhindar atau keluar dari kebodohan dan pembodohan. Perkembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan tidak biasa dipisahkan, pendidikan identik dengan sekolah, pembelajaran, guru dan siswa. Agar tujuan pendidikan itu tercapai harus mempunyai sarana dan prasarana yang mendukung proses pembelajaran baik pendidikan non formal dan formal. Pendidikan jasmani mrupakan proses pendidikan melalui aktivitas jasmani, permainan atau olahraga yang terpilih untuk mencapai tujuan pendidikan. Definisis tersebut, mengukuhkan bahwa pendidikan jasmani merupakan bagian tak terpisahkan dari pendidikan umum. Tujuannya adalah untuk membantu anak agar tumbuh dan berkembang secara wajar sesuai dengan tujuan pendidikan nasional, yaitu menjadi manusia indonesia seutuhnya. Dalam memahami arti pendidikan jasmani kita harus juga mempertimbangkan hubungan antara bermain (Pla. dan olahraga (Spor. , sebagai istilah yang lebih dahulu populer dan lebih sering digunakan dalam konteks kegiatan sehari-hari. Pemahaman tersebut akan membantu para guru atau masyarakat dalam memahami peranan dan fungsi pendidikan jasmani secara lebih konseptual. Salah satu faktor yang mendukung pelaksanaan proses belajar mengajar berjalan lancar adalah penyediaan fasilitas pendidikan yang menunjang. pendidikan jasmani merupakan fasilitas yang diperlukan dalam prases belajar mengajar yang sifatnya tidak bergerak prasarana pendidikan dapat berupa bangunan, areal dan ruangan. Secara etimologi arti kata sarana dan prasarana berarti alat tidak langsung untuk mencapat tujuan dalam pendidikan misalnya tempat, lokasi bangunan sekolah, lapangan olahraga, uang dan sebagainya. Tersedianya sarana dan prasarana sangat baik karena segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah. Dengan penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang bermutu dan jumlahnya mencukupi, diharapkan proses belajar mengajar dapat dikembangkan dan ditingkatkan. Sarana dan prasarana pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan merupakan suatu fasilitas atau tempat dan alat atau perlengkapan yang dapat digunakan dan dimanfaatkan dalam pelaksanaan kegiatan olahraga pendidikan jasmani. Sarana pendidikan merupakan peralatan dan perlengkapan yang secara langsung di pergunakan dalam menunjang proses pendidikan, misal buku laboratorium, perpustakaan dan AuSedangkan prasarana pendidikan merupakan fasilitas yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan, misalnya lokasi atau tempat bangunan sekolah, lapangan tempat bermain, uang dan sebagainnya Au(Rahayu, 2015:. Sarana dan prasarana merupakan hal yang sangat penting dan sangat vital dalam menunjang kelancaran atau kemudahan dalam proses pembelajaran, dalam kaitannya di dunia pendidikan yang membutuhkan sarana dan prasarana dan juga pemanfaatannya baik dari segi intensitas maupun kreatifitas. Sarana pendidikan adalah semua fasilitas yang di perlukan dalam proses belajar mengajar baik bergerak maupun tidak bergerak agar pencapaian tujuan pendidikan dapat berjalan dengan lancer, teratur, efektif, dan efisien. Sarana prasarana olahraga adalah semua sarana prasarana olahraga yang meliputi semua lapangan dan bangunan olahraga beserta perkengkapannya untuk melaksanakan program kegiatan olahraga (Batennie. , & Hasanuddin. I, 2. Pengadaan sarana dan prasarana harus di seimbangkan dengan jumlah siswa. Hal ini bukan berarti tiap alat olahraga jumlahnya harus sama dengan jumlah siswa tetapi kenyataan di sekolah-sekolah perbandingan jumlah alat dengan siswa jangan terlalu jauh karena dapat memperlambat proses pembelajaran. Selain alat olahraga yang memenuhi standar, minat berolahraga dari siswa juga sangat menentukan. Penyediaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani yang memadai akan mencerminkan kualitas pendidikan, sehingga tujuan pendidikan akan tercapai dengan baik. Namun sebaliknya prasarana dan sarana pendidikan jasmani yang kurang memadai akan berdampak pada rendahnya kualitas pendidikan bahkan kurikulum tidak akan berjalan. Dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, olahraga dan kesehatan (PJOK), sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor utama penunjang keterlaksanaan kegiatan belajar mengajar. Kelengkapan sarana Pendidikan Jasmani, olahraga dan kesehatan (PJOK), seperti peralatan bola sepak, bola voli, bola basket dan di bidang atletik seperti cakram, lembing dan untuk tolak peluru harus sebanding dengan jumlah siswa yang ada, sehingga proses kegiatan belajar mengajar berjalan dengan lancar dan tujuan pembelajaran dapat tercapai. Bukan hanya sarana prasarana saja namun peran tenaga pendidik juga sangat penting untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Indonesia melalui mata pelajaran Pendidikan Jasmani, olahraga dan kesehatan (PJOK). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendidikan jasmani tidak dapat berjalan dengan efektif dan efisien dalam pembelajaran apabila tidak memiliki sarana dan prasarana atau fasilitas yang memadai, karena hampir semua materi pendidikan jasmani memerlukan berbagai jenis sarana dan prasarana atau fasilitas yang sesuai dengan materi yang diajarkan. 2 Metode Pendidikan adalah proses peningkatan manusia menuju puncak optimal, potensi kognitif, afektif dan psikomotorik yang dimilikinya. Pendidikan adalah proses membimbing, melatih, dan memandu menusia terhindar atau keluar dari kebodohan dan pembodohan. Perkembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan tidak biasa dipisahkan, pendidikan identik dengan sekolah, pembelajaran, guru dan siswa. Agar tujuan pendidikan itu tercapai harus mempunyai sarana dan prasarana yang mendukung proses pembelajaran baik pendidikan non formal dan formal. Pendidikan jasmani mrupakan proses pendidikan melalui aktivitas jasmani, permainan atau olahraga yang terpilih untuk mencapai tujuan pendidikan. Definisis tersebut, mengukuhkan bahwa pendidikan jasmani merupakan bagian tak terpisahkan dari pendidikan umum. Tujuannya adalah untuk membantu anak agar tumbuh dan berkembang secara wajar sesuai dengan tujuan pendidikan nasional, yaitu menjadi manusia indonesia seutuhnya. Dalam memahami arti pendidikan jasmani kita harus juga mempertimbangkan hubungan antara bermain (Pla. dan olahraga (Spor. , sebagai istilah yang lebih dahulu populer dan lebih sering digunakan dalam konteks kegiatan sehari-hari. Pemahaman tersebut akan membantu para guru atau masyarakat dalam memahami peranan dan fungsi pendidikan jasmani secara lebih konseptual. Salah satu faktor yang mendukung pelaksanaan proses belajar mengajar berjalan lancar adalah penyediaan fasilitas pendidikan yang menunjang. pendidikan jasmani merupakan fasilitas yang diperlukan dalam prases belajar mengajar yang sifatnya tidak bergerak prasarana pendidikan dapat berupa bangunan, areal dan ruangan. Secara etimologi arti kata sarana dan prasarana berarti alat tidak langsung untuk mencapat tujuan dalam pendidikan misalnya tempat, lokasi bangunan sekolah, lapangan olahraga, uang dan sebagainya. Tersedianya sarana dan prasarana sangat baik karena segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah. Dengan penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang bermutu dan jumlahnya mencukupi, diharapkan proses belajar mengajar dapat dikembangkan dan ditingkatkan. Sarana dan prasarana pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan merupakan suatu fasilitas atau tempat dan alat atau perlengkapan yang dapat digunakan dan dimanfaatkan dalam pelaksanaan kegiatan olahraga pendidikan jasmani. Sarana pendidikan merupakan peralatan dan perlengkapan yang secara langsung di pergunakan dalam menunjang proses pendidikan, misal buku laboratorium, perpustakaan dan AuSedangkan prasarana pendidikan merupakan fasilitas yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan, misalnya lokasi atau tempat bangunan sekolah, lapangan tempat bermain, uang dan sebagainnya Au(Rahayu, 2015:. Sarana dan prasarana merupakan hal yang sangat penting dan sangat vital dalam menunjang kelancaran atau kemudahan dalam proses pembelajaran, dalam kaitannya di dunia pendidikan yang membutuhkan sarana dan prasarana dan juga pemanfaatannya baik dari segi intensitas maupun kreatifitas. Sarana pendidikan adalah semua fasilitas yang di perlukan dalam proses belajar mengajar baik bergerak maupun tidak bergerak agar pencapaian tujuan pendidikan dapat berjalan dengan lancer, teratur, efektif, dan efisien. Sarana prasarana olahraga adalah semua sarana prasarana olahraga yang meliputi semua lapangan dan bangunan olahraga beserta perkengkapannya untuk melaksanakan program kegiatan olahraga (Batennie. , & Hasanuddin. I, 2. Pengadaan sarana dan prasarana harus di seimbangkan dengan jumlah siswa. Hal ini bukan berarti tiap alat olahraga jumlahnya harus sama dengan jumlah siswa tetapi kenyataan di sekolah-sekolah perbandingan jumlah alat dengan siswa jangan terlalu jauh karena dapat memperlambat proses pembelajaran. Selain alat olahraga yang memenuhi standar, minat berolahraga dari siswa juga sangat menentukan. Penyediaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani yang memadai akan mencerminkan kualitas pendidikan, sehingga tujuan pendidikan akan tercapai dengan baik. Namun sebaliknya prasarana dan sarana pendidikan jasmani yang kurang memadai akan berdampak pada rendahnya kualitas pendidikan bahkan kurikulum tidak akan berjalan. Dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, olahraga dan kesehatan (PJOK), sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor utama penunjang keterlaksanaan kegiatan belajar mengajar. Kelengkapan sarana Pendidikan Jasmani, olahraga dan kesehatan (PJOK), seperti peralatan bola sepak, bola voli, bola basket dan di bidang atletik seperti cakram, lembing dan untuk tolak peluru harus sebanding dengan jumlah siswa yang ada, sehingga proses kegiatan belajar mengajar berjalan dengan lancar dan tujuan pembelajaran dapat tercapai. Bukan hanya sarana prasarana saja namun peran tenaga pendidik juga sangat penting untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Indonesia melalui mata pelajaran Pendidikan Jasmani, olahraga dan kesehatan (PJOK). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendidikan jasmani tidak dapat berjalan dengan efektif dan efisien dalam pembelajaran apabila tidak memiliki sarana dan prasarana atau fasilitas yang memadai, karena hampir semua materi pendidikan jasmani memerlukan berbagai jenis sarana dan prasarana atau fasilitas yang sesuai dengan materi yang diajarkan. Gambar 1: Desai Penelitian Sumber: Sugiyono . Keterangan: X = Sarana dan Prasarana Y = Pendidikan Jasmani Instrumen dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah Aumetode survei dengan menggunakan lembar observasi sebagai alat pengambilan data untuk mencatat hasil dari survei yang dilakukanAy. Instrumen ini menggunakan penelitian milik Imam Dwi Saputro . yang telah divalidasi oleh Agus Sumhendartin Suryobroto. 3 Hasil Identifikasi tentang keberadaan, jumlah, dan kondisi ini bertujuan untuk mengetahui kelengkapan Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan (PJOK) yang menunjang keefektifan pembelajaran. Semakin besar jumlah dari sarana dan prasarana Pendidikan Jasmani. Olahraga dan kesehatan (PJOK) mengindikasikan makin menunjangnya peralatan tersebut terhadap pembelajaran Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan (PJOK) Data mengenai keberadaan, jumlah dan kondisi sarana dan prasarana Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan (PJOK) yang dinilai dari cabang olahraga permainan, cabang olahraga atletik, cabang olahraga senam, dan tempat bermain/berolahraga selengkapnya dideskripsikan sebagai berikut: Tabel 1. Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di SMA Negeri 19 Makassar dilihat dari Cabang Olahraga Permainan. Cabang Olahraga Permainan Nama Sarana Keberadaan Ada Tidak Jml Keadaan Baik Buruk Keterangan Bola Sepak Oo Tidak Memenuhi Jaring Gawang Oo Memenuhi Standar Gawang Sepak Bola Oo Memenuhi Standar Bola Voli Oo Net Bola Voli Bola Basket Memenuhi Standar Oo Memenuhi Standar Oo Tidak Memenuhi Jaring Basket Oo Tidak Memenuhi Ring Basket Oo Tidak Memenuhi Berdasarkan tabel di atas. Sarana Pendidikan Jasmani. Olahraga Dan Kesehatan (PJOK) di SMA Negeri 19 Makassar dinilai dari cabang olahraga permainan yang meliputi permainan sepak bola, bola voli, dan bola basket. Dinilai dari permainan sepakbola, terdapat 3 bola sepak, 2 bola sepak dalam kondsi baik atau sebesar 67% dan 1 bola sepak dalam kondisi buruk atau sebesar 33%. Dapat disimpulkan bahwa permainan sepakbola tidak memenuhi standar dikarenakan sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 24 tahun 2007 dalam peralatan sepakbola minimum memliki 6 bola sepak. Dinilai dari permainan bola voli, terdapat 6 bola voli, 6 bola voli dalam kondisi baik atau sebesar 100%. Dapat disimpulkan bahwa permainan bola voli memenuhi standar dikarenakan sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 24 tahun 2007 dalam peralatan bola voli minimum memliki 6 bola. Dinilai dari permainan bola basket, tidak terdapat bola basket. Dapat disimpulkan bahwa permainan bola basket tidak memenuhi standar dikarenakan sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 24 tahun 2007 dalam peralatan bola basket minimum memliki 6 bola. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa sarana penddikan jasmani di SMA Negeri 19 Makassar dilihat dari cabang olahraga permainan memenuhi standar. Dimana dari 8 item, 4 item yang memenuhi standar atau sebesar 50% dan 4 item yang tidak memenuhi standar atau sebesar 50%. Secara visual dapat digambarkan dalam diagram lingkaran berikut: Sarana CABANG OLAHRAGA Permainan Tidak Memenuhi Memenuhi Skripsi Gambar 2. Diagram Lingkaran Sarana Cabang Olahraga Permainan Tabel 2. Sarana Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di SMA Negeri 19 Makassar dilihat dari Cabang Olahraga Atletik. Cabang Olahraga Atletik No Nama Sarana Keberadaan Ada Tidak Tongkat Estafet Oo Cakram Oo Lembing Peluru Bak Loncat Keadaan Jml Keterangan Baik Buruk Tidak Memenuhi Memenuhi Standar Oo Tidak Memenuhi Oo Memenuhi Standar Oo Tidak Memenuhi Berdasarkan tabel di atas, sarana cabang olahraga atletik yang meliputi tongkat estafet, cakram, lembing, peluru dan bak loncat. Dapat disimpulkan bahwa: Cakram berjumlah 3 buah ke semuanya dalam kondisi baik atau sebesar 100%. Peluru berjumlah 3 buah ke semuanya dalam kondisi baik atau sebesar 100%. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa Sarana Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di SMA Negeri 19 Makassar dilihat dari cabang olahraga atletik memenuhi standar. Dimana dari 5 item, 2 item yang memenuhi standar atau sebesar 40% dan 3 item tidak memenuhi standar ataus sebesar 60%. Secara visual dapat digambarkan dalam diagram lingkaran berikut: Sarana Cabang Olahraga Atletik Memenuhi Standar Tidak Memenuhi Gambar 3. Diagram Lingkaran Sarana Cabang Olahraga Atletik Tabel 3. Sarana Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di SMA Negeri 19 Makassar dilihat dari Cabang Olahraga Senam. SENAM Nama Sarana Keberadaan Ada Tidak Matras Oo Peti Loncat Simapi Jml Keadaan Keterangan Baik Buruk Memenuhi Standar Oo Tidak Memenuhi Oo Tidak Memenuhi Bola Plastik Oo Tidak Memenuhi Tongkat Oo Tidak Memenuhi Palang Tunggal Oo Tidak Memenuhi Gelang Oo Tidak Memenuhi Berdasarkan tabel di atas dapat disimpulkan bahwa Sarana Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di SMA Negeri 19 Makassar dilihat dari cabang olahraga senam tidak memenuhi standar. Dikarenakan dari 7 item, hanya 1 item yang memenuhi standar atau sebesar 14% yaitu matras berjumlah 1 smuanya dalam kondisi baik, dan 6 item tidak memenuhi standar atau sebesar 86%. Secara visual dapat digambarkan dalam diagram lingkaran Sarana Cabang Olahraga Senam Memenuhi Standar Tidak Memenuhi Gambar 4. Diagram Lingkaran Sarana Cabang Olahraga Senam Tabel 4. Prasarana Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di SMA Negeri 19 Makassar. Tempat Bermain/Berolahraga Keberadaan Nama Sarana Ada Tidak Lapangan Oo Sepak Bola Jml Keadaan Baik Buruk Lapangan Voli Oo Lapangan Basket Oo Keterangan Memenuhi Standar Memenuhi Standar Tidak Memenuhi Berdasarkan tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa Prasarana Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di SMA Negeri 19 Makassar yang meliputi lapangan sepak bola . udah termasuk dalam cabang olahraga atleti. , lapangan voli, dan lapangan basket sudah memenuhi standar tetapi karena dilihat dari hasil observasi hanya terdapat 2 item prasarana yaitu lapangan sepakbola dan lapangan voli atau sebesar 67% dan tidak terdapat lapangan bola basket atau sebesar 33%. Secara visual dapat digambarkan dalam diagram lingkaran berikut: Prasarana Lapangan Tidak Memenuhi Memenuhi Standar Gambar 5. Diagram Lingakaran Prasarana 4 Pembahasan Berdasarkan data penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di SMA Negeri 19 Makassar dapat diketahui bahwa keadaan sarana dan prasarana tiap cabang tidak sama. Hal ini dibuktikan dari hasil penelitian ini, sarana cabang olahraga permainan dari 8 item terdapat 4 item yang memenuhi standar atau sebesar 50% dan 4 item yang tidak memenuhi standar atau sebesar 50%. Sarana cabang olahraga atletik dari 5 item terdapat 2 item yang memenuhi standar atau sebesar 40% dan 3 item yang tidak memenuhi standar atau sebesar 60%. Sarana cabang olahraga senam dari 7 item hanya terdapat 1 item yang memenuhi standar atau sebesar 14% dan 6 item yang tidak memenuhi standar atau sebesar 86%. Sedangkan untuk prasarananya sudah memenuhi standar dikarenakan lapangan sepak bola dan lapangan bola voli dalam kondisi baik. Dari penjelasan di atas, dapat dikatakan bahwa yang memenuhi standar adalah apabila melebihi dari 50% dan yang tidak memenuhi standar adalah apabila kurang dari 50% dari standar yang telah ditetapkan oleh Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007. Setelah diteliti keadaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di SMA Negeri 19 Makassar, ketiga cabang olahraga tersebut digabungkan dan disimpulkan bahwa rata-rata keadaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di SMA Negeri 19 Makassar secara umum berada pada kategori kurang. Dikarenakan dari ketiga cabang olahraga, 2 . cabang olahraga yang memenuhi standar yaitu cabang olahraga permainan sepakbola, dan cabang olahraga atletik sedangkan 1 . cabang olahraga bola basket yang tidak memenuhi standar. Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di SMA Negeri 19 Makassar sangat tergantung pada kemampuan dari sekolah tersebut serta adanya bantuan dari pemerintah. Secara keseluruhan. Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di SMA Negeri 19 Makassar sudah termasuk sekolah yang sarana prasarananya kurang memadai atau tidak memenuhi standar sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007. 5 Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data yang telah peneliti lakukan bisa disimpulkan bahwa keadaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan (PJOK) sudah sedikit mampu menyediakan sarana dan prasarana dilihat dari hasil penelitian rata-rata keadaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di SMA Negeri 19 Makassar hanya sebesar 62,25% yang memenuhi satndar dan 37,75% tidak memenuhi standar. Jadi sarana dan prasarana penddikan jasmani di SMA Negeri 19 Makassar kurang memadai sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 24 Tahun 2007 untuk Sekolah Menengah Atas. References