Langgas: Jurnal Studi Pembangunan Journal homepage: https://talenta. id/jlpsp Praktik Pemberdayaan Berbasis Kemandirian Wilayah Melalui Peran Srikandi Program Kampung Sedekah Muhammad Ahdi Luqmanul Hakim1* . Thriwaty Arsal2 Pendidikan Sosiologi dan Antropologi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Negeri Semarang. Sekaran. Gunungpati. Kota Semarang. Jawa Tengah 50229. Indonesia Corresponding Author: ahdiluqman0802@students. ARTICLE INFO Article history: Received: 1 June 2025 Revised: 10 June 2025 Accepted: 19 June 2025 Available online: 30 September E-ISSN: 2830-6821 How to cite: Hakim. Muhammad Ahdi Luqmanul & Thriwaty Arsal. AuPraktik Pemberdayaan Berbasis Kemandirian Wilayah Melalui Peran Srikandi Program Kampung SedekahAy. Langgas: Jurnal Studi Pembangunan, 4. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. International. DOI: 10. 32734/ljsp. ABSTRAK Artikel ini membahas praktik pemberdayaan untuk mengatasi kemiskinan yang mampu berdampak terhadap terciptanya mental miskin di masyarakat. Program Kampung Sedekah telah hadir sejak 2018 di Kecamatan Ciracas, yang pada tahun 2023 telah menjadi Yayasan Kampung Sedekah Indonesia. Yayasan ini berfokus untuk mengatasi permasalahan sosial dengan metode bersedekah secara gotong Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran relawan perempuan . program Kampung Sedekah dalam praktik pemberdayaan berbasis kemandirian wilayah serta kendala yang dirasakan. Penelitian ini dianalisis menggunakan konsep peran dari Jim Ife dan Frank Tesoriero dan teori tentang Penelitian menggunakan metode penelitian kualitiatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian yaitu pendiri program dan srikandi program Kampung Sedekah. Tehnik pengumpulan data secara sampel purposif yaitu peneliti mengambil sampel dengan pertimbangan tertentu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan konsep peran yang meliputi fasilitatif, mendidik, representasi dan teknis sudah berjalan dalam praktik pemberdayaan program Kampung Sedekah. Kata kunci: pemberdayaan, peran, srikandi, program Kampung Sedekah ABSTRACT This article discusses empowerment practices to overcome poverty that can have an impact on creating a poor mentality in the community. The Kampung Sedekah programme has been present since 2018 in Ciracas District, which in 2023 became the Kampung Sedekah Indonesia Foundation. This foundation focuses on overcoming social problems with the method of giving alms in gotong royong. The purpose of this study is to determine the role of female volunteers . in the Kampung Sedekah programme in the practice of empowerment based on regional independence and the constraints felt. This research was analysed using the concept of role from Jim Ife and Frank Tesoriero and the theory of The research used a qualitative research method with a case study approach. The research subjects were the founder of the programme and the srikandi of the Kampung Sedekah programme. Data collection techniques were purposive sampling, where researchers took samples with certain considerations through observation, interviews, and documentation. The results showed that the concept of roles, which include facilitative, educational, representational, and technical, has been running effectively in the empowerment practices of the Kampung Sedekah programme. Keywords: empowerement, role, srikandi. Kampung Sedekah programme Langgas: Jurnal Studi Pembangunan. Vol. No. , 74-83 PENDAHULUAN Pemberdayaan mengacu pada suatu perbuatan yang mampu membuat masyarakat setempat memiliki daya. Objek kajian dalam sosiologi mengartikan masyarakat sebagai individu yang memiliki kepentingan masing-masing. Maryani & Nainggolan . memaknai pemberdayaan sebagai sikap mandiri individu untuk memenuhi kebutuhan taraf hidupnya. Individu membutuhkan sebuah proses yang mampu membangun semangat sosial untuk memaksimalkan keterlibatan aktif setiap orang dalam kegiatan masyarakat. Proses pemberdayaan membutuhkan semangat sosial untuk mampu menstimulasi orang lain melakukan suatu tindakan. Proses tersebut lebih mengutamakan kepedulian terhadap orang lain tanpa mengharap imbalan (Wibowo 2. Pendekatan dalam konsep pemberdayaan menjadikan masyarakat sebagai subjek dari pembangunan (Suaib 2. Pemberdayaan membutuhkan peranan sekelompok orang dengan rasa empati dan simpati yang tinggi dalam kegiatan kemanusiaan. Peran yaitu tanggung jawab perilaku individu terhadap kedudukan yang dimilikinya (Soekanto 2. Pemberdayaan membutuhkan peran seseorang sebagai pekerja sosial. Andari . pekerja sosial merupakan suatu profesi seseorang untuk memperbaiki serta mengembangkan interaksi individu supaya mengarah pada perubahan yang lebih baik. Pekerja sosial mengambil peran penting untuk mampu berkoordinasi langsung dengan masyarakat (Ritonga. Suriadi, and Isworo 2. Kemampuan yang dimiliki pekerja sosial berguna untuk membimbing dan memfasilitasi suatu masyarakat serta memberikan pengharapan bagi setiap individu untuk dapat berkontribusi secara aktif dengan lingkungannya. Program Kampung Sedekah merupakan suatu program unggulan yang dirancang oleh Yayasan Sedekah Ngider Indonesia. Program ini bertujuan untuk mengembangkan jiwa kemandirian suatu wilayah berbasis RT/RW dengan mengoptimalkan potensi dari masyarakat untuk Program ini dimulai sejak tahun 2018 hingga saat ini tersebar sebanyak 217 titik di Indonesia meliputi Medan. Aceh. Pekanbaru. Lampung. Jakarta. Bogor. Depok. Tangerang. Bekasi dan beberapa wilayah di Pulau Jawa. Program Kampung Sedekah semakin berkembang, sehingga mampu berdiri sendiri sebagai yayasan yang diberi nama Yayasan Kampung Sedekah Indonesia oleh Taufik Ary selaku pendiri program pada tahun 2023. Yayasan Kampung memiliki tiga program utama yaitu bangun Kampung Sedekah, berantas buta huruf Al QurAoan dan yatim preneur. Seperti yang dituliskan R. Amalia and Maulani . dalam buku Panduan Kampung Sedekah bahwa tujuan besar program Kampung Sedekah yaitu memandirikan suatu wilayah dengan bersedekah untuk membangun peradaban lingkungan yang lebih baik. Partisipasi masyarakat dalam proses pemberdayaan menjadi jantung untuk bergeraknya proses Keterlibatan masyarakat mendorong munculnya ide dan gagasan yang inovatif sehingga program pemberdayaan mampu dilaksanakan secara berkelanjutan bagi masyarakat (Pakpahan et Program Kampung Sedekah melakukan proses rekrutmen melalui pihak RT/RW yang didominasi oleh kelompok perempuan atau biasa disebut sebagai srikandi. Tujuan rekrutmen srikandi sebagai upaya penguatan peran perempuan untuk menekan angka kesenjangan gender (Bayumi. Jaya, and Shalihah 2. Pilar pemberdayaan program Kampung Sedekah yaitu gotong royong, kemandirian dan Media yang digunakan untuk bersedekah yaitu kaleng-kaleng sedekah . Media kencleng membantu srikandi untuk mengumpulkan uang-uang sedekah yang terkumpul di Tulisan ini membahas tentang bagaimana peran srikandi dalam praktik program Kampung Sedekah serta hambatan dalam pelaksanaan pemberdayaan. TEORI Penelitian ini dianalisis menggunakan konsep peran Ife and Tesoriero . sebagai alternatif pengembangan masyarakat di era globalisasi. Analisis ini juga didukung oleh teori Haerana et al . bahwa pemberdayaan yaitu usaha untuk memberikan masyarakat kontrol atas nasib mereka sendiri serta pengetahuan untuk menghadapi tantangan sosial. Praktik kerja masyarakat jauh dari Langgas: Jurnal Studi Pembangunan. Vol. No. , 74-83 sekadar melakukan suatu hal, tetapi diperlukan refleksi kritis, analisis dan tindakan secara Peran memfasilitasi. Ife and Tesoriero . konsep yang pertama dalam pemberdayaan berkaitan dengan stimulasi dalam mengajak keterlibatan masyarakat. Peran fasilitasi membutuhkan keterlibatan individu dalam kegiatan sosial, tidak hanya sebuah jalinan komunikasi. Praktik pemberdayaan dituntut untuk mengajak keterlibatan orang lain dalam kegiatan mereka (Efendi and Wahyudi 2. Program Kampung Sedekah melalui srikandi berperan untuk memberikan dukungan serta memanfaatkan berbagai potensi yang ada di masyarakat. Peran mendidik, pemberdayaan menjadi aktifitas untuk terus berproses dalam belajar. Proses dua arah yang terjadi dalam pemberdayaan meliputi belajar dan mengajar. Tantangan bagi pekerja masyarakat adalah memberi pengajaran kepada masyarakat (Freire 1. Program Kampung Sedekah memiliki strategi pengajaran yang bertujuan untuk menyadarkan bahwa gerakan sedekah massal mampu berguna bagi masyarakat dan lingkungan. Peran represensasi, proses ini menekankan pada pendampingan seorang pekerja masyarakat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Program Kampung Sedekah melakukan kolaborasi dengan pengurus wilayah RT/RW untuk mengajak kelompok perempuan agar tergabung dalam srikandi program Kampung Sedekah. Pendampingan bertujuan untuk memberikan akses kepada masyarakat dalam mengorganisasikan diri dari kelompok masyarakat. Peran teknis, pekerja masyarakat memiliki peran mendasar yaitu asesmen kebutuhan dan Dua tahapan tersebut penting untuk merancang sebuah kegiatan berbasis masyarakat yang Program Kampung Sedekah memiliki rancangan kegiatan tahunan yang telah dikoordinasikan dengan pihak pusat Yayasan Kampung Sedekah Indonesia. METODE PENELITIAN Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Creswell . penelitian kualitatif diarahkan supaya peneliti mengeksplorasi serta memahami suatu makna individu atau sekelompok orang yang berkaitan dengan masalah sosial, perilaku sosial dan fenomena Pendekatan studi kasus berupaya untuk mengembangkan analisis secara mendalam mengenai praktik pemberdayaan melalui peran relawan perempuan program Kampung Sedekah. Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Ciracas. Jakarta Timur dengan alasan lokasi mampu menggambarkan bentuk pemberdayaan pada masyarakat perkotaan melalui gerakan bersedekah. Tehnik pengumpulan data secara purposive sampling melalui observasi, wawancara dan Tehnik purposive sampling digunakan untuk mengambil data informan dengan pertimbangan tertentu sesuai tema penelitian. Creswell . memaknai observasi sebagai proses peneliti ketika turun langsung ke lapangan guna mendapatkan gambaran kegiatan, perilaku serta interaksi anggota srikandi program Kampung Sedekah. Penelitian ini bersifat observasi nonpartisipan, dimana peneliti hadir dalam kegiatan pemberdayaan namun hanya sebagai pengamat Wawancara adalah interaksi dua arah yang dilakukan peneliti dengan informan untuk menggali data tentang praktik pemberdayaan yang dilakukan srikandi program Kampung Sedekah. Wawancara bersifat semi-terstruktur bertujuan untuk memunculkan opini yang terbuka dari para Informan penelitian terbagi menjadi dua yaitu informan kunci dan informan utama. Informan kunci yaitu Taufik Ary selaku pendiri Yayasan Kampung Sedekah Indonesia yang mampu memberikan data utama tentang pemberdayaan melalui program Kampung Sedekah. Informan utama berjumlah empat orang yaitu ibu Sri Wahyuni. Chici Pudjiastuti. Asih Sunarsih dan Dian Utami sebagai srikandi program Kampung Sedekah. Dokumentasi meliputi buku panduan, media, gambar dan sebagainya yang berkaitan dengan aktivitas program Kampung Sedekah. Analisis data dikembangkan oleh Miles & Huberman . dilakukan melalui tiga alur diantaranya reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Reduksi data yaitu proses meringkas serta memusatkan data pada praktik pemberdayaan melalui peran srikandi program Kampung Sedekah. Penyajian daya dilakukan untuk menjabarkan jawaban informan Langgas: Jurnal Studi Pembangunan. Vol. No. , 74-83 dalam bentuk pengodean dengan analisis konsep yang digunakan. Penarikan kesimpulan dilakukan sebagai langkah yang mampu memberikan penguatan terhadap praktik pemberdayaan berbasis kemandirian wilayah melalui peran srikandi program Kampung Sedekah. Kecamatan Ciracas sebagai lokasi pusat kantor Yayasan Kampung Sedekah Indonesia dijadikan tempat pengumpulan data yang meliputi lima kelurahan yaitu Cibubur. Kelapa Dua Wetan. Ciracas. Susukan. Rambutan. Pemberdayaan melalui program Kampung Sedekah sudah berjalan sejak April 2018. Program ini bertujuan dalam memandirikan suatu wilayah dengan cara bergotong royong menggunakan metode bersedekah. Program ini muncul sebagai respon dalam mengatasi permasalahan sosial yaitu kemiskinan yang terjadi di masyarakat. Fachrezi . makna AuKampung SedekahAy yaitu membangun kepeduliaan masyarakat suatu kampung terhadap PERAN SRIKANDI PROGRAM KAMPUNG SEDEKAH Program Kampung Sedekah melakukan praktik pemberdayaan dengan menggunakan metode gotong royong dalam bersedekah sebagai pilar pemberdayaan. Pemberdayaan berbasis gotong royong merupakan sebuah modal sosial yang bertujuan untuk memperkuat solidaritas antarindividu. Kampung Sedekah sebagai program berbasis kemandirian wilayah mampu mengikat masyarakat untuk terlibat aktif dalam kepengurusan maupun pelaksanaan program. Keterlibatan aktif kelompok perempuan suatu kampung atau disebut srikandi, menjadi sebuah landasan modal sosial untuk mendukung keberhasilan program. Komitmen srikandi sebagai pekerja sosial yaitu untuk membantu orang lain yang membutuhkan dengan keikhlasan hati mereka. Konsep pemberdayaan cenderung dinilai hanya sebagai sebuah pemberian bagi orang yang tidak mampu tanpa ada upaya berkelanjutan. Perlu adanya pembinaan bagi individu untuk menjadi pribadi yang mampu memanfaatkan potensi yang dimiliki (Arsyillah and Arsal 2. Program Kampung Sedekah berupaya mengorganisasi srikandi untuk mampu merancang suatu kegiatan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan sosial yang dihadapi. Seperti yang disampaikan oleh Asih Sunarsih selaku srikandi: AuKalau komitmen, kita pure ikut-ikut sedekah, kita sedekah jariyah. Yang terpenting bahagia warganya berkah kampungnyaAy . awancara dengan Asih Sunarsih 03 Maret 2. Peran fasilitasi yang diberikan srikandi berkaitan dengan menumbuhkan sikap antuasiasme bagi masyarakat terhadap program Kampung Sedekah yang telah berjalan di wilayahnya. Ife & Tesoriero . antusiasme mampu menular melalui proses komunikasi, dimana tidak akan bisa menjadi pekerja sosial jika ia tidak dapat berkomunikasi dengan baik. Komunikasi yang dilakukan secara masif dalam proses pemberdayaan menjadi bentuk dukungan semangat sosial bagi masyarakat (Putri and Suminar 2. Seperti yang dikemukakan oleh Sri Wahyuni selaku srikandi: AuDengan memberikan kencleng kepada seluruh warga secara door to door sekaligus memberikan edukasi ke seluruh warga. Edukasi seperti pentingnya sedekah, tentang manfaat sedekah yang luar biasaAy . awancara dengan Sri Wahyuni 27 Februari 2. Srikandi berperan sebagai fasilitator untuk berbagai kegiatan pemberdayaan seperti bidang sosial, pendidikan, ekonomi, keagamaan, kesehatan dan sebagainya. Sasaran program Kampung Sedekah mencakup semua lapisan di masyarakat. Implementasi program kegiatan perlu berorientasi yang bersifat berkelanjutan sehingga terciptanya kemajuan dan kesejahteraan (Sutangsa and Suryana 2. Program Kampung Sedekah yang sudah berjalan meliputi program bimbel gratis, kupon diskon belanja warung tetangga, tebus sembako murah, takjil on the road, dana baitul mal, cek kesehatan gratis, pangan gratis, penghargaan guru ngaji dan sunatan massal. Langgas: Jurnal Studi Pembangunan. Vol. No. , 74-83 Gambar 1. Kegiatan-kegiatan Program Kampung Sedekah Sumber: Peneliti . Pemberdayaan mengacu pada proses pengambilan keputusan yang mampu melibatkan masyarakat pada praktiknya. Srikandi berperan sebagai pengatur yang mampu merancang serta menjalankan program sesuai kebutuhan masyarakat setempat. Keberhasilan program pemberdayaan salah satu faktornya adalah adanya dukungan pihak luar yang mampu mendukung pelaksanaan kegiatan (Purwanto et al. Program Kampung Sedekah berkolaborasi dengan pengurus wilayah seperti ketua RT/RW, pengurus dasawisma, pengurus masjid, pengurus posyandu dan beberapa aktifis sosial kemasyarakatan lainnya. Peran mendidik merupakan keterampilan bagi pekerja sosial untuk lebih banyak berperan aktif dalam merancang sebuah agenda program (Ife and Tesoriero 2. Agenda awal dalam memperkenalkan program Kampung Sedekah yaitu dengan mengadakan kegiatan tebus sembako murah sebagai stimulan untuk mengajak keterlibatan masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi modal simbolik sebagai bentuk pengakuan masyarakat terhadap program Kampung Sedekah. Upaya sosialisasi dapat menambah pengetahuan masyarakat untuk menarik minat terlibat dalam program (Y. Amalia. Widuri, and Rewari 2. Srikandi tidak secara langsung berperan mendidik masyarakat, tetapi srikandi juga dibekali pelatihan tentang pengetahuan pemberdayaan. Program Kampung Sedekah belum memiliki program pelatihan khusus bagi masyarakat, akan tetapi program ini aktif memberikan edukasi bagi pengurus wilayah program Kampung Sedekah. Seperti yang disampaikan Taufik Ary selaku pendiri program sebagai berikut: AuTidak ada pelatihan untuk masyarakat, kalau ada seperti itu seperti membuat kesepakatan bersama yang itu sih sebenernya akan tidak efektif, padahal sebenernya warga kan tinggal ngikut aja. Pihak Kampung Sedekah Indonesia (KSI) Pusat itu biasanya lebih kepada mengedukasinya ke RT. RW, serta srikandi melalui workshopAy . awancara dengan Taufik Ary, 25 Februari 2. Langgas: Jurnal Studi Pembangunan. Vol. No. , 74-83 Gambar 2. Pemberian Edukasi Mengenai Pentingnya Bersedekah Sumber: Peneliti . Pemberdayaan mampu berjalan efektif dengan melakukan sosialisasi yang diberikan ketua pengurus kepada jajarannya (Ikhram and Chotimah 2. Sosialisasi yang dilakukan bertujuan untuk menciptakan ide-ide inovatif melalui transfer pengetahuan dari berbagai pihak. Srikandi program Kampung Sedekah umumnya sering terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan sehingga mereka mampu mengidentifikasi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Peran representasi menunjukkan berbagai peran pekerja sosial dalam berinteraksi memperoleh sumber daya demi kepentingan (Ife and Tesoriero 2. Program bangun Kampung Sedekah berkolaborasi dengan pengurus wilayah RT/RW untuk menunjuk kelompok ibu-ibu sebagai srikandi program Kampung Sedekah. Srikandi menjadi penghubung antara program dengan Program Kampung Sedekah mengagas konsep dari masyarakat untuk masyarakat. Konsep pemberdayaan tidak untuk mencari profit, tetapi berfokus memberikan dampak sosial positif bagi lingkungan (Tanjung. Saputra, and Hardiyanto 2. Konsep yang melibatkan masyarakat menjadi strategi untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap program (Mujahiddin. Arifin Saleh, and Yurisna Tanjung 2. Yayasan Kampung Sedekah Indonesia membekali para srikandi dengan kaleng-kaleng sedekah . sebagai media sedekah. Media kencleng didistribusikan oleh pengurus kepada masyarakat sekitar yang memiliki keinginan bersedekah untuk lingkungan. Metode kencleng sedekah ini serupa dengan penelitian Novari & Anwar . dimana arisan kelompok tani mengumpulkan uang ketika ada perkumpulan sebagai media menabung bagi anggota dan kemudian disimpan dalam periodik tertentu. Uang yang terkumpul di dalam kencleng sedekah akan dikumpulkan oleh srikandi dalam jangka waktu sebulan sekali. Hasil kencleng sedekah dipergunakan srikandi untuk merancang program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Seperti yang dikemukakan oleh Dian Utami selaku srikandi: AuDana program kegiatan didapatkan dari kencleng yang diisi sedekah oleh masyarakat setiap Kita memiliki persentase pengeluaran, ada untuk operasional, ada untuk program seperti ituAy . awancara Dian Utami, 6 Maret 2. Srikandi program Kampung Sedekah di Kecamatan Ciracas secara teknis sudah memiliki rancangan kegiatan selama satu tahun. Rancangan kegiatan selama setahun tersebut dirancang sesuai dengan kebutuhan masyarakat maupun rekomendasi dari pihak Yayasan Kampung Sedekah Indonesia. Strategi komunikasi dalam pemberdayaan bertujuan untuk merancang proyek kegiatan ke depan (Habib and Sutopo 2. Pelaksanaan teknis dalam pengelolaan keuangan sepenuhnya diatur oleh srikandi. Dana yang bersumber dari kencleng sedekah sepenuhnya digunakan untuk menunjang pelaksanaan program dengan perhitungan persentase sesuai arahan Yayasan Kampung Sedekah Indonesia. Seperti yang disampaikan Chici Pudjiastuti selaku srikandi: Langgas: Jurnal Studi Pembangunan. Vol. No. , 74-83 AuDari dana sedekah yang terkumpul engga hanya untuk santunan aja, istilahnya gini berapa persen buat program, berapa persen buat operasional Kencleng yang sudah tersebar di warga itu diambil isinya hasil sedekah mereka per satu bulan sekali, biasanya di minggu pertama. Kemudian hasil kencleng dihitung dan disetorkan ke pengurus, lalu pengurus juga menghitung ulang hasil kencleng ituAy . awancara Chici Pudjiastuti 28 Februari 2. Gambar 3. Para Srikandi Menghitung Hasil Kencleng Sumber: Peneliti . Evaluasi pelaksanaan program kegiatan dilakukan secara bersamaan melalui pendampingan dengan masing-masing ketua srikandi ditiap RT/RW yang tergabung. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat perkembangan program Kampung Sedekah dimasing-masing wilayah dan juga dapat dijadikan pertukaran ide inovatif antar wilayah mengenai program kegiatan. HAMBATAN PELAKSANAAN PROGRAM KAMPUNG SEDEKAH Indikator hambatan pelaksanaan dalam program Kampung Sedekah berkaitan dengan efektifitas rancangan program serta pendanaan yang dimiliki. Program pemberdayaan yang bergerak secara top-down tanpa melibatkan masyarakat secara aktif akan sangat sulit menerima arahan dengan baik (Rachma. Hidayat, and Azkia 2. Hambatan yang terjadi dalam pemberdayaan secara umum berkaitan pada kebijakan program serta pendampingan sosial di lapangan. Program Kampung Sedekah tidak sepenuhnya berjalan efektif, selama perjalanannya program ini mengalami beberapa resistensi yang berkaitan dengan pelaksanaan program. Seperti yang diungkapkan oleh Taufik Ary selaku pendiri program sebagai berikut: AuBicara konflik, konflik itu ketika kita pertama kali bangun Kampung Sedekah, biasanya konfliknya itu dari masjid. Masjid itu khawatir kalau ada sedekah yang biasanya buat masjid, malah larinya ke Kampung Sedekah gitu loh. Kedua, dari RT dan RW gitu loh, biasanya muncul konflik setelah Kampung Sedekah berjalan cukup lama, karena uang sedekah besar tapi uang iuran RT nya susah. Ada juga dari omongan warga yang kurang baik terhadap program Kampung SedekahAy . awancara Taufik Ary, 25 Februari 2. Adanya pandangan negatif dari beberapa pihak terhadap program Kampung Sedekah yang telah berjalan menjadi persoalan bagi srikandi dan pengurus pusat Yayasan Kampung Sedekah Indonesia. Pandangan negatif seringkali terjadi akibat pelaksana kegiatan kurang teliti dalam melakukan analisis situasi terhadap calon mitra sehingga menimbulkan kesan yang kurang baik (Haerana et al. Keberhasilan pemberdayaan bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, jika program tidak mewakilkan kebutuhan masyarakat maka program akan berjalan kurang efektif (Haerana et al. Hasil kencleng sedekah yang diterima srikandi setiap bulannya sangat beragam tidak selalu besar maupun kecil. Pendapatan hasil kencleng tersebut juga menjadi hambatan bagi srikandi dalam merancang program pemberdayaan setiap bulannya. Program kegiatan yang paling umum Langgas: Jurnal Studi Pembangunan. Vol. No. , 74-83 dilaksanakan srikandi program Kampung Sedekah di Kecamatan Ciracas yaitu program tebus sembako murah. Program ini bisa menjadi alternatif kegiatan yang dilakukan setiap bulannya untuk program Kampung Sedekah. SIMPULAN Peran srikandi program Kampung Sedekah berupaya menciptakan praktik pemberdayaan berbasis kemandirian wilayah untuk mengatasi permasalahan kemiskinan dengan metode Konsep program yang mengutamakan nilai gotong royong bertujuan untuk peningkatan kesadaran agar mampu mengatasi tantangan yang dihadapi oleh masyarakat. Praktik kegiatan program Kampung Sedekah dipromosikan secara langsung oleh srikandi melalui kegiatan Nilai gotong royong dalam bersedekah dilakukan melalui media sedekah yaitu kencleng yang dibagikan kepada masyarakat. Hasil yang terkumpul melalui kencleng dirancang dalam bentuk kegiatan sosial untuk membantu masyarakat. Konsep peran Ife & Tesoriero . menganalisis peran srikandi sebagai penggerak program Kampung Sedekah yang mampu mengajar serta belajar bersama dengan masyarakat. Srikandi perlu membangun peran keterampilan yang mampu dipahami oleh kelompok masyarakat. Hambatan yang dirasakan selama pelaksanaan program pemberdayaan berusaha di atas melalui dialog bersama masyarakat dan Yayasan Kampung Sedekah Indonesia untuk menemukan solusi permasalahan. Evaluasi program menjadi indikator penilai sejauh mana program telah mencapai tujuan serta dampak yang diharapkan. DAFTAR PUSTAKA