ZONA KEDOKTERAN VOL 15 NO 2 MEI 2025 FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP 5 TAHUN PASIEN DENGAN KANKER KANDUNG KEMIH DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH Merysia Karmila1. Jufriady Ismy2. Imam Hidayat3. Safrizal Rahman4. Muhammad Ridha4. Muhammad Azmi Fanany5 . Residen Bedah Umum. Departemen Bedah. Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. RSUD dr. Zainoel Abidin. Banda Aceh. Divisi Urologi. Departemen Bedah. Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. RSUD dr. Zainoel Abidin. Banda Aceh. Divisi Bedah Saraf. Departemen Bedah. Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. RSUD dr. Zainoel Abidin. Banda Aceh. Divisi Ortopedi & Traumatologi. Departemen Bedah. Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. RSUD dr. Zainoel Abidin. Banda Aceh. Divisi Bedah Urologi. Departemen Bedah. Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. RSUD dr. Zainoel Abidin. Banda Aceh. Bedah Umum Fakultas Kedokteran Universitas Batam, azmi_fanany@yahoo. ABSTRACT Background: Bladder cancer is the tenth most common cancer worldwide, and its prevalence is gradually increasing globally. In Indonesia, there are 7,828 new cases of bladder cancer each year, which cause 3,885 deaths. The survival of bladder cancer patients highly depends on many factors. Objective: To identify the factors that influence the 5-year survival rate of patients with bladder cancer at zainoel abidin hospital. Method: An analytical one years study using a retrospective cohort design to analize the factors affecting the 5-year survival rate of bladder cancer patients for 5 years, starting from 2015 until 2019 with medical record data. Result: The average age of the 151 patients was 59A11. 9 years, and 126 patients . ,4%) were male. The majority 105 patients . 54%) were under 65 years old. A total of 127 patients . 11%) were smokers, 65 patients . %) with high school degree, 50 patients . ,11%) were self-employed, 96 patients . 58%) is underweight BMI. Based on stadium of bladder cancer, the majority of patients . 44%) had T3, and the most common treatment . 81%) was TURBT and refused to radikal cystectomy. Patient survival rates were influenced by age (P value = 0. , education level (P value = 0. , occupation (P value =0,. , treatment (P value = 0,. , and T category (P value = 0. Conclusion: Age, education level, occupation, treatment and T category have a significant impact on bladder cancer patient survival rate. Keywords: Bladder cancer, 5-years survival. Age. Education level. Occupation. Smokers. BMI. T Category. Treatment. Universitas Batam Batam Batam Page 107 ZONA KEDOKTERAN VOL 15 NO 2 MEI 2025 ABSTRAK Latar belakang: Kanker kandung kemih merupakan kanker kesepuluh tersering di seluruh dunia, dan prevalensinya secara bertahap meningkat secara global. Indonesia, setiap tahunnya terdapat sebanyak 7. 828 kasus kanker kandung kemih baru dengan angka kematian 3. 885 kematian. Kelangsungan hidup pasien kanker kandung kemih sangat bergantung pada banyak faktor. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup 5 tahun pasien dengan kanker kandung kemih. Metode: Penelitian analitik selama satu tahun dengan mengunakan desain kohort retrosprektif untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup 5 tahun, mulai dari tahun 2015 hingga tahun 2019 dengan data rekam medis. Hasil: Usia rata-rata dari 151 pasien adalah 59 A 11,9 tahun dan sebanyak 126 pasien . ,4%) berjenis kelamin laki-laki. Mayoritas 105 pasien . ,54%) berusia dibawah 65 tahun. Sebanyak 127 pasien . ,11%) merupakan perokok, 65 pasien . %) dengan tingkat Pendidikan SMA, 50 pasien . ,11%) wiraswasta, 96 pasien . ,58%) memiliki BMI underweight. Berdasarkan katagori T kanker kandung kemih, pasien paling banyak . ,44%) dengan T3 dan tatalaksana paling banyak . ,81%) adalah TURBT dan menolak untuk Tindakan radikal cystectomy. Angka kelangsungan hidup pasien dipengaruhi oleh usia (P value = 0,. , tingkat pendidikan (P value = 0,. , pekerjaan (P value = 0,. , jenis tatalaksana (P value = 0,. dan katagori T (P value = 0,. Kesimpulan: Usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, tatalaksana, dan katagori T memiliki pengaruh signifikan terhadap angka kelangsungan hidup pasien. Kata kunci : Kanker kandung kemih. Angka kelangsungan hidup. Usia. Tingkat Pendidikan. Pekerjaan. Perokok. BMI. Kategori T. Tatalaksana. PENDAHULUAN Kanker tersering di seluruh dunia, dan meningkat secara global, khususnya di negara-negara industri (Lenis. Lec and Chamie, 2020. Richters. Aben and Kiemeney, 2020. Diseluruh dunia, setiap tahun terdapat sekitar 000 kasus baru dan 200. kematian sedangkan di AS saja terdapat lebih dari 80. 000 kasus baru 000 kematian setiap tahunnya (Siegel. Miller and Jemal. Richters. Aben and Kiemeney. Berdasarkan GLOBOCAN 2020, di Indonesia terdapat sebanyak 828 kasus kanker kandung kemih Universitas Batam Batam Batam baru setiap tahunnya dengan angka 885 kematian setiap tahunnya atau 3% dari seluruh morbiditas kanker (Sung et al. , 2. American Cancer Society memperkirakan tingkat kelangsungan hidup 5, 10, dan 15 tahun untuk pasien kanker kandung kemih masing-masing adalah 77%, 70%, dan 65%. Tingkat kelangsungan hidup pasien kanker kandung kemih sangat bergantung pada banyak faktor, termasuk diagnosis dan stadium kanker, usia, jenis kelamin, perilaku berisiko tinggi . eperti merokok dan penggunaan obat-obatan terlaran. dan bahaya pekerjaan (Siegel. Miller and Jemal, 2019. Amiri et al. , 2020. Page 108 ZONA KEDOKTERAN VOL 15 NO 2 MEI 2025 Richters. Aben and Kiemeney. Terdapat berbagai penelitian yang membuktikan hubungan antara pekerjaan, merokok, dan jenis kelamin, dengan kanker kandung kemih (Amiri et al. , 2. Merokok merupakan faktor terbesar penyebab kanker kandung kemih di masyarakat Hasil penelitian di Eropa melaporkan bahwa sekitar 66% kanker kandung kemih pada pria dan 30% pada wanita disebabkan oleh Merokok memberikan paparan bahan kimia karsinogenik (Tao et al. , 2. Selain itu. Infeksi Saluran Kemih (ISK), batu saluran kemih, infeksi parasit, dan penyebab iritasi kandung kemih lainnya juga berkaitan dengan kejadian kanker kandung kemih (Hickling. Sun and Wu, 2015. Vermeulen et al. , 2. Dalam penelitian Amiri dkk, tingkat kelangsungan hidup pasien dipengaruhi oleh jenis kelamin, usia dan stage tumor. Akan tetapi, mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup pasien dengan kanker kandung kemih (Amiri et al. , 2. Penelitian Data rekam medis pasien meliputi Usia. Jenis kelamin. BMI, penyakit. Tatalaksana. Kebiasaan merokok. Pekerjaan, dan Tingkat pendidikan. Penelitian ini juga sudah diikutsertakan dalam sidang Etik Penelitian dari Komite Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) RSUD dr. Zainoel Abidin dan dinyatakan layak etik sesuai 7 . standar WHO 2011 dan merujuk pada pedoman CIOMS 2016. Universitas Batam Batam Batam ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup 5 tahun pasien kanker kandung kemih di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh. TUJUAN PENELITIAN Untuk mengetahui faktor-faktor kelangsungan hidup 5 tahun pasien dengan kanker kandung kemih di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh. METODE PENELITIAN Desain Penelitian Penelitian analitik selama satu tahun dengan mengunakan desain kohort retrosprektif mengenai faktor faktor yang mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup 5 tahun pasien dengan kanker kandung kemih , mulai dari tahun 2015 hingga tahun 2019 dengan data rekam medis di Pusat Rekam Medis Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Analisa Statistik Seluruh data disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Sebelum dilakukan uji statistik, seluruh data dinilai distribusinya secara statistik menggunakan Shapiro wilk test. Dilakukan dianalisis menggunakan uji parametrik chi squre test menggunakan perangkat lunak SPSS Versi 24 dengan tingkat kepercayaan 95% dengan nilai P <0,05. Page 109 ZONA KEDOKTERAN VOL 15 NO 2 MEI 2025 HASIL Usia rata-rata dari 151 pasien adalah 59 A 11,9 tahun dan sebanyak 126 pasien . ,4%) berjenis kelamin laki-laki. Mayoritas 105 pasien . ,54%) berusia dibawah 65 tahun. Sebanyak 127 pasien . ,11%) merupakan perokok, 65 pasien . %) dengan tingkat Pendidikan SMA, 50 pasien . ,11%) wiraswasta, 96 pasien . ,58%) memiliki BMI Berdasarkan katagori T kanker kandung kemih, pasien paling banyak . ,44%) dengan T3 dan tatalaksana paling banyak . ,81%) adalah TURBT dan menolak untuk Tindakan radikal cystectomy. Data terlampir pada tabel 1. Tabel 1 Gambaran demografi sampel penelitian Karakteristik Usia <65 tahun Ou65 tahun Jumlah . Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan 83,44 16,56 Tingkat Pendidikan SD/sederajat SMP/sederajat SMA/sederajat Perguruan tinggi 29,14 15,23 43,05 12,58 Pekerjaan IRT Pedagang Petani Nelayan Wiraswasta PNS Pensiunan Mahasiswa/pelajar 12,58 2,65 29,80 2,65 33,11 11,26 7,28 0,66 Tatalaksana TURBT Radical cystectomy 78,81 21,19 Katagori T T2a T2b 10,60 17,88 23,18 34,44 13,91 Kebiasaan merokok Merokok 84,11 Universitas Batam Batam Batam Persentase (%) 69,54 30,46 Page 110 ZONA KEDOKTERAN VOL 15 NO 2 MEI 2025 Tidak merokok 15,89 BMI Underweight Normal 73,50 26,49 Status Pasien Hidup Meninggal 40,40 59,60 Tabel 2 Crosstab dan analisa Chi Square test Usia <65 >=65 Total Status Pasien hidup meninggal Total P Value 0,00 Jenis Kelamin Total laki-laki 0,067 Tingkat Pendidikan SMP SMA Perguruan tinggi 0,003 IRT Pedagang Petani Nelayan Wiraswasta PNS Pensiunan Mahasiswa 0,01 TURBT Radical 0,005 Total Pekerjaan Total Tatalaksana Total Universitas Batam Batam Batam Page 111 ZONA KEDOKTERAN VOL 15 NO 2 MEI 2025 KatagoriT T2a T2b 0,00 tidak merokok 0,094 0,001 Total Merokok Total BMI Total Berdasarkan Tabel dipengaruhi oleh usia (P value = 0,. , (Lenis. Lec and Chamie. Usia adalah faktor prognostik tingkat pendidikan (P value = 0,. , pekerjaan (P value = 0,. , jenis kemih, pasien yang berusia lebih tua dapat mengalami penurunan harapan katagori T (P value = 0,. dan BMI hidup (Lin et al. , 2. Dalam (P value = 0,. penelitian ini, usia rata-rata adalah 59 A 11,9 tahun. Temuan usia dalam PEMBAHASAN Kanker kandung kemih adalah kanker paling sering ke-10 di dunia. Siegel et al yang melaporkan usia dan insidensinya terus meningkat di rata-rata saat diagnosis adalah sekitar seluruh dunia (Sung et al. , 2. 73 tahun dan sebagian besar kasus Harapan hidup 5 tahun pasien kanker terjadi pada individu berusia di atas kandung kemih dapat mencerminkan 65 tahun (Siegel. Miller and Jemal. Sung et al. , 2. Perbedaan ini mungkin disebabkan oleh ukuran berbagai faktor demografis serta gaya sampel penelitian kami yang terlalu Universitas Batam Batam Batam Page 112 ZONA KEDOKTERAN VOL 15 NO 2 MEI 2025 Selain penelitian ini juga didominasi oleh Ou75 pasien pada stadium awal penyakit, sehingga menunjukkan bahwa deteksi yang lebih pendek dibandingkan dini serta kesadaran masyarakat yang dengan mereka yang berusia O54 cukup tinggi terhadap penyakit di RS Pasien yang berusia lebih dari Kami tingkat kelangsungan hidup spesifik tingkat kelangsungan hidup pasien kanker kandung kemih (Lin et al. secara signifikan . value = 0,. dipengaruhi oleh usia. Pasien yang Jenis lebih tua sering memiliki komorbid peran penting dalam outcome kanker yang lebih banyak, seperti penyakit kardiovaskular dan diabetes, sehingga didiagnosis pada tingkat yang lebih Society, risiko seumur hidup kejadian kanker kandung kemih adalah sekitar angka harapan hidup 5 tahun pada 1 dari 26 untuk pria dan 1 dari 88 populasi yang lebih tua dibandingkan untuk wanita. Akan tetapi, wanita dengan pasien yang lebih muda sering kali datang dengan stadium (Shariat et al. , 2. Hasil ini sesuai penyakit yang lebih lanjut sehingg Berdasarkan Sehingga American Cancer dengan penelitian oleh Wu Lin dkk memiliki angka harapan hidup yang memiliki efek perlindungan terhadap lebih rendah (Lenis. Lec and Chamie, kemih pada wanita. Namun, fakta Perbedaan bahwa wanita sering didiagnosis pada tumor dan pengaruh hormonal juga tahap yang lebih lanjut menjadi dapat berkontribusi pada perbedaan sorotan terhadap kompleksitas kanker harapan hidup berdasarkan jenis kandung kemih terkait jenis kelamin (Shariat et al. , 2. Akan tetapi. Beberapa Universitas Batam Batam Batam Page 113 ZONA KEDOKTERAN VOL 15 NO 2 MEI 2025 adanya perbedaan angka harapan hidup yang signifikan . value = ekonomi, yang dapat mempengaruhi 0,. berdasarkan jenis kelamin. akses kesehatan. Individu dengan Jumlah populasi perempuan . ,5%) tingkat pendidikan yang lebih tinggi yang jauh lebih sedikit menyebabkan lebih mungkin memiliki asuransi kesehatan yang komprehensif dan akses ke spesialis, yang berkontribusi berdasarkan jenis kelamin. Selain itu. Cook Sebaliknya, mereka yang menjelaskan bahwa male-to-female memiliki tingkat pendidikan lebih menunjukkan perbedaan survival rate keterlambatan dalam diagnosis dan Hal ini juga menunjukkan bahwa disparitas kanker terkait jenis kelamin lebih terkait dengan etiologi (Vathesatogkit. David Batty and daripada prognosis (Cook et al. Woodward, penelitian oleh Rezaianzadeg dkk Kami Akan tidak menemukan (P value = 0,. value = 0,. antara adanya hubungan yang signifikan tingkat pendidikan dengan tingkat antara tingkat pendidikan terhadap tingkat kelangsungan hidup pasien Tingkat pendidikan merupakan faktor penting dari literasi kesehatan dan dapat (Rezaianzadeh et al. , 2. Selanjutnya. Tingkat pendidikan yang lebih tinggi pekerjaan terhadap angka harapan berkaitan dengan pemahaman yang hidup pasien kanker kandung kemih. Pekerjaan tertentu dikaitkan dengan kesehatan sehingga meningkatkan peningkatan paparan terhadap zat karsinogenik, terutama di industri kandung kemih yang lebih awal. (Brown et al. , 2. Pendidikan juga produksi pewarna dan pembuatan Universitas Batam Batam Batam Page 114 ZONA KEDOKTERAN VOL 15 NO 2 MEI 2025 Paparan pekerjaan ini dapat adalah 1,79 . ,49Ae2,. pada semua pasien kanker, 2,36 . ,63Ae3,. pada pasien kanker paru-paru, 1,63 . ,98Ae kemih dan dapat berdampak negatif 2,. pada pasien kanker lambung, pada harapan hidup (Brown and 2,31 . ,40Ae3,. pada pasien kanker Rushton, 2. Sebuah penelitian kolorektal, dan 2,95 . ,09Ae7,. pada oleh Gonzalez dkk menunjukkan pasien kanker kandung kemih yang bahwa pekerja di pekerjaan yang terus merokok dibandingkan dengan terorganisir dengan serikat pekerja pasien mereka yang berhenti merokok dan memiliki cakupan kesehatan yang setelah diagnosis kanker. (Tao et al. Namun, diagnosis tahap awal yang lebih 0,. hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dengan tingkat (Redondo-Gonzalez et al. , 2. Merokok kelangsungan hidup pada pasien dengan kanker kandung kemih. Hasil sebagai faktor risiko kanker kandung ini mungkin disebabkan oleh pasien Senyawa karsinogenik dalam kami yang telah berhenti merokok asap tembakau berkontribusi pada saat pertama kali didiagnosa kanker, karsinogenesis kandung kemih, yang mengarah pada prognosis yang lebih mempengaruhi prognosis pasien. buruk (Choi et al. , 2. Selain itu. Tao Terdapat melaporkan bahwa pasien yang terus underweight dapat dikaitkan dengan merokok setelah didiagnosis kanker peningkatan angka kematian pada akan mengalami peningkatan risiko kematian yang signifikan secara Meskipun biasanya berfokus pada statistik sebesar 59% . % CI = 36Ae obesitas sebagai faktor risiko untuk 86%) dibandingkan dengan pasien prognosis yang lebih buruk, namun kanker yang tidak merokok setelah diagnosis kanker. Di antara perokok saat diagnosis kanker. HR . % CI) dengan BMI rendah memiliki kondisi Universitas Batam Batam Batam Pasien Page 115 ZONA KEDOKTERAN VOL 15 NO 2 MEI 2025 yang dapat berdampak negatif pada harapan hidup 5 tahun biasanya akan prognosis seperti kekurangan gizi, menekankan pentingnya deteksi dan terganggu dan toleransi pengobatan intervensi dini. Kami menemukan yang berkurang (Huang et al. , 2. adanya hubungan yang signifikan . Kami menemukan adanya hubungan value = 0,. antara katagori T dengan tingkat kelangsungan hidup underweight dengan angka harapan pada pasien dengan kanker kandung hidup (P value = 0,. Hasil ini Untuk pasien dengan tumor sesuai dengan temuan Huang dkk T1, harapan hidup 5 tahun biasanya yang juga menyoroti hubungan antara Hubungan 70-80%. Namun, peningkatan angka kematian pada invasif otot memerlukan pengawasan pasien kanker. Hung dkk menemukan yang ketat dan intervensi yang tepat. bahwa pasien dengan BMI di bawah Manajemen 18,5 memiliki risiko kematian yang transurethral dan terapi intravesikal, dengan pasien dengan berat badan Selain itu, penurunan berat meningkatkan prognosis (Ripoll et al. badan selama pengobatan merupakan faktor prognostik negatif sehingga Tatalaksana kanker kandung menekankan perlunya pemantauan kemih mencakup berbagai pilihan berat badan yang cermat pada pasien kanker kandung kemih (Huang et al. kemoterapi dan radikal sistektomi. Kategori Penelitian berdampak signifikan (Rezaianzadeh et al. , 2. Seiring terhadap tingkat kelangsungan hidup dengan meningkatnya kategori T. Sebuah penelitian yang menganalisis agresivitas tumor yang lebih besar. Universitas Batam Batam Batam Page 116 ZONA KEDOKTERAN VOL 15 NO 2 MEI 2025 saat menentukan strategi tatalaksana. pasien yang mendapatkan terapi Penilaian rutin terhadap efektivitas pengobatan dan respon pasien sangat penting untuk dilakukan pada setiap Selain itu, edukasi pasien . abungan kelangsungan hidup yang jauh lebih baik dibandingkan dengan pasien terhadap rejimen pengobatan dan yang mendapatkan monoterapi. Lebih perawatan lanjutan dapat berdampak Penelitian kami tidak terlepas intervensi lebih awal berkorelasi dari beberapa kekurangan. Pertama, dengan kelangsungan hidup yang jumlah sampel yang sedikit. Hal ini lebih baik (Rezaianzadeh et al. , 2012. Ripoll et al. , 2. Dalam penelitian dilakukan penelitian lebih lanjut hubungan . value = 0,. antara dengan ukuran sampel yang lebih pilihan tatalaksana kanker kandung besar untuk menghindari munculnya kemih dengan angka harapan hidup. bias tersebut. Kedua, kami tidak dapat Sharma dkk dalam penelitiannya menemukan data pasti penyebab kematian pasien. Sehingga, kami menjalani sistektomi radikal untuk hanya men-generalisir pasien yang kanker kandung kemih invasif otot telah meninggal diakibatkan oleh memiliki harapan hidup 5 tahun kanker kandung kemih. Diperlukan sekitar 60% (Amiri et al. , 2. Hubungan kelangsungan hidup. mengetahui hal ini. tatalaksana dan tingkat kelangsungan Usia rata-rata pasien kanker Faktor-faktor seperti kandung kemih di RS dr Zainoel Abidin adalah 59 A 11,9 tahun. Angka preferensi lain harus dipertimbangkan Universitas Batam Batam Batam KESIMPULAN Page 117 ZONA KEDOKTERAN VOL 15 NO 2 MEI 2025 tatalaksana, katagori T dan BMI. Occupational DAFTAR PUSTAKA