ISSN 2548-9623 (Onlin. Available online at : http://jurnal. id/index. php/acehmedika ISSN 2548-9623 (Onlin. Universitas Abulyatama Jurnal Aceh Medika FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU SISWA TAMAN KANAKKANAK DI TK LAMPOH KEUDEE Eka Yunita Amna1. Julinar2 Program Studi Kedokteran Umum. Fakultas Kedokteran. Universitas Abulyatama. Jl. Blangbintang Lama. Aceh Besar. Indonesia * Email korespondensi: ekayunita_fk@abulyatama. Diterima 21 Agustus 2024. Disetujui 16 September 2024. Dipublikasi 7 Oktober 2024 Abstract: One of the fundamental aspects of childhood development is social-emotional development, one of which is the ability to behave in accordance with the social environment is considered important. One of the fundamental aspects of child development is social-emotional development, one of which is the ability to behave in accordance with the social environment is considered important. This aspect is the key to distinguishing humans from other creatures, namely. the ability to help each other, cooperate, and have concern for fellow humans. The purpose of this research is to understand The purpose of this research is to understand the development of effective relationships between students. The research uses the literature study method. Various sources were analyzed to obtain conclusions from this research. The research uses the literature study method. Various sources were analyzed to obtain conclusions from this research. The results of this research are that in children's social development, there are prosocial and antisocial behaviors. It is hoped that prosocial behavior displayed in community life can be developed from an early age and introduced by parents in the home environment, who have a role as the main educators for children. Keywords: Social-Emotional Development Of Children. Prosocial Behavior Abstrak: Salah satu aspek perkembangan kanak-kanak yang fundamental adalah perkembangan sosial-emosional, dimana salah satunya yaitu kemampuan berperilaku yang sesuai dengan lingkungan sosial dianggap penting. Salah satu aspek perkembangan anak yang fundamental adalah perkembangan sosial-emosional, dimana salah satunya yaitu kemampuan berperilaku yang sesuai dengan lingkungan sosial dianggap penting. Aspek ini menjadi kunci pembeda manusia dengan makhluk lainnya yaitu. kemampuan untuk saling tolong-menolong, kerja sama, dan memiliki kepedulian antara sesama manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami pengembangan hubungan yang efektif antar siswa. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan. Berbagai sumber dianalisis untuk memperoleh simpulan dari penelitian ini. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan. Berbagai sumber dianalisis untuk memperoleh simpulan dari penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah dalam perkembangan sosial anak, terdapat perilaku prososial dan antisosial. Perilaku prososial yang ditampilkan dalam kehidupan masyarakat diharapkan dapat dikembangkan sejak usia dini dan dikenalkan orang tua di dalam lingkungan rumah, yang mana memiliki peran sebagai pendidik utama bagi anak-anak. Kata Kunci: Perkembangan Sosial-Emosional Anak Kanak-Kanak. Perilaku Prososial Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku. (Amna & Julinar, 2. -50- Jurnal Aceh Medika. Vol. 8 No. Oktober 2024 : 50-57 http://jurnal. id/index. php/acehmedika PENDAHULUAN merupakan indikator penting dari perkembangan Anak usia dini, sesuai dengan Undang- sosial yang sehat. undang Nomor 20 Tahun 2003, adalah kelompok Perilaku sosial, seperti yang dijelaskan anak yang berusia dari lahir hingga enam tahun. oleh Susanto . 1: . , adalah tindakan yang Hurlock . alam Dewi, 2005: . menyebut masa melibatkan interaksi dengan orang lain dan ini sebagai periode keemasan . olden ag. membutuhkan proses sosialisasi agar dapat karena anak mengalami perkembangan yang luar Hurlock . 0: . menambahkan biasa dalam berbagai bidang. Montessori . menambahkan bahwa anak usia 3-6 tahun berperilaku sesuai dengan norma sosial agar berada pada fase absorbent mind, di mana otak diterima dalam kelompoknya. Sujiono . alam mereka sangat aktif menyerap informasi dari Susanto, 2017: . mengemukakan bahwa tujuan Oleh karena itu, masa ini sangat anak mempelajari perilaku sosial adalah agar ideal untuk mengenalkan dan menanamkan nilai- nilai positif serta hal-hal yang bermanfaat bagi perkembangan anak di kemudian hari. kelompok bermain, mengembangkan sikap sosial Perkembangan setiap anak memiliki pola yang sehat, dan pada akhirnya diterima dengan dan waktunya sendiri. Hurlock . 0: . baik oleh masyarakat. Faktor-faktor seperti mendefinisikan perkembangan sebagai urutan perubahan progresif yang teratur dan saling Artinya, perubahan ini memiliki arah penting dalam membentuk perilaku sosial anak (Hurlock, 2000: 256-. Perubahan Perilaku sosial yang berkembang pada perkembangan anak, sebagaimana tercantum awal masa kanak-kanak sebagian besar berakar dalam Permendikbud No. 137 Tahun 2014, yaitu nilai agama dan moral, kemampuan fisik- (Apriastuti, 2. Namun, ada juga perilaku motorik, kognitif . , bahasa, sosial- sosial baru yang muncul dan berkembang seiring emosional, dan seni. dengan bertambahnya usia anak. Perilaku baru ini seringkali dipengaruhi oleh interaksi dengan perkembangan anak adalah perkembangan sosial, teman sebaya di luar lingkungan rumah serta apa yang mereka lihat dan pelajari dari media seperti Salah (Azwar, lingkungan sosial (Hurlock, 2000: . Dalam Mengingat pentingnya perkembangan sosial bagi Permendikbud No. Tahun penyesuaian diri anak, maka pengarahan yang tepat sejak awal masa kanak-kanak sangat Anak usia 5-6 tahun yang memiliki Perkembangan sosial anak tidak selalu menunjukkan perilaku seperti berinteraksi positif berjalan mulus. Beberapa perilaku yang tidak dengan teman sebaya, memahami dan merespons sesuai dengan norma sosial mungkin muncul. perasaan orang lain, mau berbagi, serta mampu Hurlock . 0: . mengkategorikan perilaku- menyelesaikan masalah dengan cara yang dapat perilaku ini sebagai perilaku tidak sosial, yang Perilaku-perilaku -51- . enolak ISSN 2548-9623 (Onlin. , agresi . enyerang secara fisik diketahui bahwa tiga anak dari Kelompok B, secara konsisten menunjukkan perilaku sosial . ngin yang positif. Mereka sering membantu guru mendominas. , egosentrisme . ementingkan diri merapikan mainan atau dalam kegiatan lainnya, sendir. , prasangka . ikap negatif terhadap tidak pernah berbuat nakal kepada teman- kelompok tertent. , dan antagonisme jenis temannya, bersedia mengalah, senang berbagi, selalu berbicara dengan nada yang halus, tidak . ermusuhan berdasarkan jenis kelami. pernah berbicara kasar atau membentak, dan Salah satu contoh nyata perilaku tidak dapat bermain dengan semua teman tanpa pilih- sosial adalah kasus penganiayaan yang terjadi di Kediri pada tahun 2016 (Tempo, 2. Seorang Setelah melakukan observasi di Kelompok anak kelompok bermain (KB) berusia empat B dan wawancara dengan guru di TK Lampoh tahun menjadi korban kekerasan oleh anak TK di Keude, terlihat bahwa tiga murid memiliki kamar mandi. Akibatnya, anak KB mengalami perkembangan perilaku sosial yang baik. Tidak luka parah. Perilaku agresif yang ditunjukkan ada perilaku tidak sosial yang teramati pada oleh anak TK dalam kasus ini merupakan contoh mereka selama observasi awal. Kurangnya penelitian tentang perilaku sosial anak usia 5-6 perhatian Perilaku tidak social anak juga tampak tahun menjadi pendorong bagi peneliti untuk Keudee. melakukan kajian lebih lanjut di TK Lampoh Berdasarkan observasi selama tiga hari di kelas Keude, dengan tujuan untuk memahami lebih Kelompok B sebuah Taman Kanak-kanak (TK), perilaku sosial pada siswa taman kanak-kanak. Lampoh anak lebih suka bermain sendiri, salah satu di Anak faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan anak usia siswa taman kanak-kanak di TK Lampoh Keudee. Penelitian dilaksanakan pada 18 juni 2024. yang jelas. Perilaku-perilaku ini menunjukkan Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orang tua anak usia prasekolah siswa perkembangan perilaku sosial belum Optimal taman kanak-kanak di TK Lampoh Keudee yang pada anak-anak Kelompok B di TK tersebut. berjumlah sebanyak 42 orang. Kemudian teknik Hasil observasi tentang perilaku sosial pengambilan sampel anak juga diperkuat oleh wawancara dengan dua guru kelas. Peneliti menanyakan apakah perilaku teknik total sampling yang artinya mengambil sampel dari sosial yang teramati pada beberapa anak juga keseluruhan populasi, dimana semua populasi terlihat dalam keseharian mereka di sekolah. menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah Berdasarkan wawancara dengan kedua guru. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku. (Amna & Julinar, 2. dengan pendekatan cross sectional untuk mengetahui memukul anak dari Kelompok A tanpa alasan gejala yang ada pada saat penelitian dilakukan, meskipun teman yang mainannya diambil hampir mengenai status yang berhubungan mengenai suatu antaranya bahkan merampas mainan temannya. Penelitian ini bersifat deskriptif korelasi yaitu suatu yang dibuat oleh teman mereka. Selain itu, dua METODE PENELITIAN Beberapa anak terlihat mengejek gambar pohon Faktor-faktor -52- Jurnal Aceh Medika. Vol. 8 No. Oktober 2024 : 50-57 http://jurnal. id/index. php/acehmedika 42 orang. nstrumen pengumpulan data dalam Berdasarkan Tabel 4. 2 dapat dilihat jika penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. dari 105 responden sebagian besar responden Analisis data menggunakan uji chi square (Kai memiliki pendidikan setara Sekolah Dasar (SD) Kuadra. dengan tingkat kepercayaan 95%. dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak Keputusan uji chi square, terdiri dari Ha 71 . ,6%) responden. Sedangkan data terendah . ipotesis alternati. yaitu apabila p < . adalah pendidikan tinggi yaitu Sarjan yaitu sebanyak 3 . ,9%) responden. Karakteristik Kemudian H0 . ipotesis no. yaitu Responden Berdasarkan Pekerjaan apabila p Ou . , artinya tidak ada hubungan Tabel 4. 3 Distribusi frekuensi karakteristik bermakna antara variabel dependen dengan responden berdasarkan pekerjaan di TK Lampoh variabel independen. Keudee HASIL PENELITIAN Karakteristik Responden Berdasarkan Umur Tabel 4. 1 Distribusi frekuensi berdasarkan umur Berdasarkan Tabel 4. 3 dapat dilihat bahwa dari 105 responden sebagian besar responden Berdasarkan yang tinggal di Randugede memiliki pekerjaan jika dari 105 responden, sebanyak 64 . %) sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) dengan responden memiliki rentang usia antara 36-45 responden sebanyak 58 . ,2%) responden. Sedangkan 31 . ,5%) responden berada Sedangkan yang terendah adalah Pegawai Negeri direntang usia 26-35 tahun dan 10 . ,5%) Sipil (PNS) dengan presentase sebanyak 1,9% responden berada di rentang usia 46-55 tahun. atau 2 responden Karakteristik Tabel Responden Berdasarkan PEMBAHASAN Pendidikan Terakhir Pengetahuan tentang Perilaku Perilaku Siswa Tabel 4. 2 Distribusi frekuensi karakteristik kanak-kanakPada Masa Kanak-Kanak di responden berdasarkan pendidikan terakhir di TK Desa Randugede Lampoh Keudee Berdasarkan pengetahuan di Desa Randugede dapat diketahui bahwa dari 105 responden, terdapat sebanyak 37 responden . ,2%) memiliki pengetahuan yang . ,8%) sudah memiliki pengetahuan yang baik. Hal ini sejalan dengan penelitian Emdat . , -53- ISSN 2548-9623 (Onlin. bahwa sebagian besar tingkat pengetahuan bersifat negatif. Hal ini penelitian lihat dari hasil kuesioner dan wawancara kepada responden sebanyak 32 orang . ,6%). Penelitian yang mengenai sikap terhadap perilaku Siswa kanak- kanakdi TK Lampoh Keudee dimana masih ada Desa Pademawu Yanti menyebutkan bahwa 99% masyarakat Indonesia menggunakan masker saat berada diluar rumah sebanyak 59%. dengan alasan mereka sedang dalam keadaan Pengetahuan adalah segala sesuatu yang diketahui berdasarkan pengalaman manusia itu keluarga yang sakit flu ke Puskesmas atau sendiri dan pengetahuan akan bertambah sesuai instansi kesehatan lain karena menganggap sakit dengan proses pengalaman yang dialaminya yang diderita biasa saja. (Mubarak. Sedangkan Dukungan Notoatmodjo . pengetahuan merupakan Berdasarkan hasil dari persepsi manusia, atau hasil dari jumlah distribusi responden terhadap dukungan keluarga Siswa kanak-kanakdi seseorang . ata, hidung, telinga, dan objek Keudee TK Lampoh responden, terdapat sebanyak 16 responden . ,2%) memiliki dukungan keluarga rendah. Sikap tentang Perilaku Perilaku Siswa Masa sedangkan sebanyak 89 respoden . ,8%) sudah Kanak-Kanak Berdasarkan jumlah distribusi responden terhadap sikap di adanya dukungan, seseorang dapat mencegah sikap yang positif. Hal ini sejalan dengan berkembangnya masalah akibat tekanan yang penelitian yang dilakukan oleh Yanti dkk . Seseorang yang memiliki dukungan dimana mayoritas masyarakat Indonesia memiliki sebanyak 59% sikap positif dalam melakukan Siswa kanak-kanakdi TK Lampoh Keudee. dibandingkan dengan seseorang yang tidak Sikap juga merupakan respon tertutup memiliki dukungan. Dukungan keluarga yan diberikan oleh ibu tertentu, yang telah melibatkan sudut pandang yang berada Lampoh Keudee sudah tinggi. dan faktor emosional terkait . Dukungan yang diberikan ini meliputi dukungan ketidakpuasan, ketidaksetujuan, baik atau buruk, emosional, informasional dan juga dukungan dl. (Notoatmodjo, 2. Sikap yang dilakukan Ibu selalu memberikan makan yang oleh responden dalam melakukan siswa kanak- bergizi kepada keluarga terutama anak, agar imun kanakdi Desa Randugede masih banyak yang Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku. (Amna & Julinar, 2. sebagaibentuk perhatian satu sama lain. Dengan sebanyak 71 respoden . ,6%) sudah memiliki keluarga sebagai bentuk kasih sayang dan juga . ,4%) memiliki sikap negatif, sedangkan sayang yang diberikan keluarga kepada anggota responden, terdapat sebanyak 34 responden interpersonal yang meliputi sikap, tindakan, kasih Desa Randugede dapat diketahui bahwa dari 105 Perilaku Randugede melihat suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah Perilaku Pada Masa Kanak-Kanak di Desa hasil mengetahui, dan ini terjadi setelah orang Keluarga -54- Jurnal Aceh Medika. Vol. 8 No. Oktober 2024 : 50-57 http://jurnal. id/index. php/acehmedika yang dimiliki meningkat dan juga banyak ibu perilaku siswa di TK Lampoh Keudee, memiliki yang sadar untuk selalu menyemprotkan fasilitas nilai Sig. 0, 002 < 0,05 yang berarti ada pengaruh rumah yang sering dipegang untuk disemprot antara pengetahuan dengan perilaku siswa kanak- menggunakan disinfektan. Randugede. Kecamatan Dukungan Tokoh Masyarakat Ningsih Kabupaten dengan nilai p value= 0,001 . <0,. bahwa dari 105 responden, terdapat sebanyak 79 Berdasarkan apa yang peneliti dapatkan responden . ,2%) memiliki perilaku pencegahan saat berada dilapangan, banyak responden yang yang baik, sedangkan sebanyak 26 respoden . ,8%) memiliki perilaku pencegahan yang beberapa responden memiliki pengetahuan yang Di dalam kehidupan masyarakat ada peran Hal ini disebabkan karena kurangnya tokoh tertentu yang menjadi penggerak. Tokoh informasi yang didapatkan oleh responden. masyarakat adalah orang-orang yang memiliki pengaruh, dan ada yang bersifat formal dan Tokoh masyarakat yang bersifat formal Pengetahuan masyarakat yang kurang tepat. Menurut Olum et adalah orang-orang yang diangkat dan dipilih , . , pendidikan professional berkelanjutan oleh lembaga negara dan bersifat struktural. Sedangkan dengan perilaku siswa kanak-kanakdi masyarakat siswa di TK Lampoh Keudee dapat diketahui . menunjukkan bahwa pengetahuan berhubungan jumlah distribusi responden terhadap perilaku Desa dilakukan oleh Mujiburrahman. Riyadi and Masa Kanak-Kanak Plaosan. Magetan. Hal ini sejalan dengan penelitian yang Perilaku Perilaku Siswa kanak-kanakPada Berdasarkan kanak-kanak pencegahan dan pengobatan. masyarakat yang bersifat informal adalah orangorang yang diakui oleh masyarakat karena di Pengaruh Sikap Terhadap Perilaku Siswa pandang pantas menjadi pemimpin yang disegani kanak-kanakDi TK Lampoh Keudee dan berperan besar dalam memimpin dan Berdasarkan Sebagai menggunakan Uji Chi-Square untuk mengetahui Selain pengaruh antara variabel sikap dan perilaku siswa di TK Lampoh Keudee, memiliki nilai Sig. 0,001< 0,05 yang berarti ada pengaruh antara masyarakat umum lebih mudah menerima apa sikap dengan perilaku siswa kanak-kanak di TK yang dijelaskan oleh tokoh panutannya. Lampoh Keudee Kecamatan Plaosan. Kabupaten Magetan. Sikap merupakan konsep yang sangat Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Siswa penting dalan komponen sosio- psikologis, kanak-kanakPada Masa Kanak-Kanak di TK karena kecenderungan bertindak dan berpersepsi Lampoh Keudee (Notoatmodjo, 2. Melalui sikap, kita dapat Pengaruh Pengetahuan Terhadap Perilaku memahami proses kesadaran, yang menentukan Siswa kanak-kanak Di TK Lampoh Keudee Berdasarkan tindakan spesifik mungkin dilakukan individu dalam kehidupan sosial. menggunakan Uji Chi-Square untuk mengetahui Sikap yang diteliti meliputi keinginan dalam melakukan sikap positif pada anak ataupun -55- ISSN 2548-9623 (Onlin. keluarga dalam siswa di TK Lampoh Keudee. bersifat mendukung selalu siap memberikan Sikap dapat menjadi suatu predisposisi untuk pertolongan dan bantuan jika diperlukan. bersikap dan bertindak, dimana faktor penyebab PENUTUP terjadinya perilaku pada seseorang merupakan Kesimpulan sikap seseorang terhadap apa yang dilakukan. Berdasarkan Menurut Firda dan Haksama . , sikap pencegahan pada masa kanak-kanak di TK pemangku kebijakan dan role model yang baik Lampoh Keudee Magetan dengan sasaran ibu dari tokoh-tokoh publik, sehingga penting dalam yang memiliki anak usia 6- 12 tahun dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Ada Ketidak patuhan terjadi diakibatkan oleh siswa kanak-kanakpada masa kanak-kanak di TK Lampoh Keudee Makin tinggi pendidikan seseorang Tidak ada pengaruh dukungan keluarga makin tinggi pula pengetahuannya. Semakin terhadap perilaku siswa kanak-kanakpada masa kanak-kanak di siswa di TK Lampoh Keudee Ada pengaruh sikap terhadap perilaku tingkat pendidikan yang masih rendah sehingga kanak di TK Lampoh Keudee sikap negatif muncul. Hal ini disebabkan oleh perilaku siswa kanak-kanakpada masa kanak- pengetahuan yang kurang yang mengakibatkan tentang faktor yang mempengaruhi perilaku konsisten bila ada aturan yang tegas dari pembahasan yang dilakukan dalam penelitian masyarakat yang baik akan dilaksanakan dengan Tidak ada pengaruh dukungan tokoh masyarakat terhadap perilaku siswa kanak- akhirnya semakin banyak juga pengetahuan yang kanakpada masa kanak-kanak di siswa di TK Sebaliknya jika seseorang dengan Lampoh Keudee tingkat pendidikan yang rendah, maka hal tersebut menghambat sikap seseorang untuk DAFTAR PUSTAKA menerima informasi dan nilai-nilai yang baru Adinda Nur. Perilaku Orangtua Dalam Meningkatkan Faktor Yang Tidak Mempengaruhi Perilaku (Kecerdasan Majemu. Pada Anak Di TK Siswa kanak-kanakPada Masa Kanak-Kanak ABA Aisyiyah Brotonegaran Ponorogo. di Desa Randugede Ilmu Kesehatan. Multiple Intelligences Afiana. Faktor Predisposing. Perilaku Siswa kanak-kanakdi TK Lampoh Enabling. Reinforcing yang Berhubungan Keudee dengan Keikutsertaan Masyarakat Dalam Pengaruh Dukungan Keluarga Posbindu PTM di Desa Tugurejo Slahung Dukungan keluarga adalah proses yang (Herlinawati. Ponorogo. STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun. Friedman. M M. Bowden. V R. Jones. Dukungan keluarga adalah sikap, tindakan dan . Buku Ajar Keperawatan Keluarga Riset. Teori, dan Praktik. Edisi 5. EGC. Anggota keluarga memandang bahwa orang yang Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku. (Amna & Julinar, 2. -56- Jurnal Aceh Medika. Vol. 8 No. Oktober 2024 : 50-57 http://jurnal. id/index. php/acehmedika Harnilawati. Konsep Coronavirus Disease-2019: Knowledge. Keperawatann Keluarga. Pustaka As Attitude, and Practices of Health Care Salam. Mengatasi Workers at Makerere University Teaching Masalah Anak dan Remaja. Pustaka