JURNAL TEKNIK MESIN (JTM) Vol 2 No 1 http://jurnal. id/index. php/jtm Analisa Kinerja Mesin Press Sampah Plastik Berdasarkan Lama Waktu Press Fadzal Taqwa Zafali1. Anis Siti Nurrohkayati2 12Program Studi S1 Teknik Mesin. Fakultas Tekniki. Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Jl. Ir. Juanda No 15. Samarinda. Kalimantan Timur, 75124. Indonesia email : 12111102442028@umkt. Abstract The abstract is to be in fully-justified italicized text, at the top of the paper with single column as it is here, below Plastic waste is a type of inorganic material that is difficult to decompose and can cause environmental pollution if not properly managed. One effective solution is compaction using a pressing machine to reduce waste volume, thereby facilitating transportation, storage, and recycling processes. This study aims to analyze the performance of a plastic waste pressing machine based on variations in pressing time to determine the optimal duration and compaction efficiency. The research method used is a quantitative experimental approach. A sample of 1 kg of used plastic bottles was processed using an automatic vertical pressing machine. The experiment was conducted four times with variations in pressing time ranging from 2. 49 to 3. 14 minutes. The observed parameters included initial and final height, compaction efficiency, height reduction, and compaction rate . The results showed that compaction efficiency ranged from 72. 73% to 75. 90%, with an average of 74. The pressing time of 2. minutes produced the highest efficiency, while the fastest compaction rate of 0. 205 cm/s was observed in the first The variation in pressing time was proven to affect both efficiency and machine performance, although not always proportionally. It can be concluded that the optimal pressing time ranges from 2. 5 to 3. 1 minutes. This study can serve as a basis for developing more efficient pressing machines for plastic waste management. Keywords: Press Machine. Plastic Waste. Compaction Efficiency. Pressing Time. Machine Performance Abstrak Sampah plastik merupakan limbah anorganik yang sulit terurai dan dapat mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu solusi efektif adalah pemadatan menggunakan mesin press untuk mengurangi volume sampah sehingga mempermudah pengangkutan, penyimpanan, dan daur ulang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja mesin press sampah plastik berdasarkan variasi lama waktu press guna menentukan waktu optimal dan efisiensi pemadatan. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan sampel botol plastik bekas seberat 1 kg yang diproses menggunakan mesin press vertikal otomatis. Percobaan dilakukan sebanyak empat kali dengan variasi waktu press antara 2,49 hingga 3,14 menit. Parameter yang diamati meliputi tinggi awal dan akhir, efisiensi pemadatan, penurunan tinggi, serta laju pemadatan . Hasil penelitian menunjukkan efisiensi pemadatan berkisar antara 72,73% hingga 75,90% dengan rata-rata 74,32%. Waktu press 2,49 menit menghasilkan efisiensi tertinggi, sedangkan laju penurunan tercepat sebesar 0,205 cm/s terjadi pada percobaan pertama. Variasi waktu press terbukti memengaruhi efisiensi dan kecepatan kerja mesin, meskipun tidak selalu berbanding lurus. Disimpulkan bahwa waktu optimal berada pada rentang 2,5Ae3,1 menit. Penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan mesin press yang lebih efisien untuk pengelolaan sampah plastik. Kata kunci: Mesin Press. Sampah plastic, efisiensi pemadatan, waktu press ,laju kinerja mesin. Pendahuluan Permasalahan sampah plastik menjadi isu global yang terus berkembang, terutama di negara berkembang dengan tingkat konsumsi plastik sekali pakai yang tinggi. Plastik bersifat sulit terurai dan membutuhkan waktu hingga ratusan tahun untuk terdegradasi, sehingga berpotensi mencemari tanah, air, dan mengganggu ekosistem jika tidak dikelola dengan baik (Taufani et al. , 2. Menurut laporan Euromonitor International, penjualan makanan kemasan global diperkirakan melebihi USD 3 triliun pada tahun 2024, dengan pertumbuhan pasar plastik di Indonesia mencapai CAGR 6,1% pada periode 2025Ae2032 akibat meningkatnya urbanisasi dan permintaan kemasan (Aisha et al. Indonesia sendiri menghasilkan sekitar 10 juta ton sampah plastik per tahun, dengan 620. ton di antaranya mencemari laut (Simangunsong et al. , 2. Salah satu solusi efektif untuk mengurangi volume sampah plastik adalah penggunaan mesin press yang mampu memadatkan sampah sehingga lebih efisien dalam penyimpanan, pengangkutan, dan daur ulang (David Sanjaya et al. , 2. Mesin ini bekerja dengan memberikan tekanan tinggi untuk mengurangi volume material, baik menggunakan sistem manual, elektrik, maupun hidrolik Jurnal Teknik Mesin (JTM) Fadzal Taqwa Zafali1. Anis Siti Nurrohkayati2 Jurnal Teknik Mesin (JTM) Vol. 2 No. 1 Februari 2026 1 Ae4 (Wijaya & Dirja, 2. Pemadatan dapat mengurangi volume hingga 80Ae90% serta meningkatkan efisiensi pengolahan limbah (David Sanjaya et al. , 2. Namun, efektivitas mesin sangat bergantung pada parameter seperti waktu pemadatan, tekanan, dan kapasitas mesin. Pengelolaan sampah yang belum optimal, rendahnya pemilahan, serta keterbatasan fasilitas juga menjadi tantangan utama (Garcia et al. , 2. Oleh karena itu, analisis kinerja mesin press diperlukan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah plastik secara berkelanjutan (Owabumoye & Alade, 2024. Wilson et al. , 2. Metode Penelitian . Rancangan Penelitin Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis kinerja mesin press sampah plastik berdasarkan variasi waktu pemadatan. Pendekatan eksperimen dipilih karena memungkinkan pengujian langsung terhadap pengaruh variabel waktu terhadap hasil pemadatan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah waktu press, sedangkan variabel terikat meliputi efisiensi pemadatan dan laju pemadatan. Variabel kontrol yang dijaga konstan meliputi jenis sampah plastik, berat sampel, serta kondisi mesin saat pengujian. Alat dan Bahan Alat utama yang digunakan adalah mesin press vertikal otomatis dengan sistem penekanan mekanis yang mampu menghasilkan gaya tekan tertentu untuk memadatkan material plastik. Mesin dilengkapi dengan Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampah botol plastik bekas dengan berat total 1 kg pada setiap percobaan. Sampel dipilih dengan karakteristik yang relatif seragam untuk meminimalkan variasi hasil akibat perbedaan bentuk atau jenis material. Selain itu, digunakan alat bantu berupa penggaris atau alat ukur panjang untuk mengukur tinggi sampel sebelum dan sesudah proses pemadatan, serta stopwatch untuk mengukur waktu proses dengan ketelitian detik. Variabel Penelitian Variabel bebas : Waktu pemadatan Variabel terkait : Efisiensi pemadatan dan laju pemadatan Variabel kontrol : Berat sampel, jenis plastik, kondisi mesin dan metode pemadatan . Prosedur Penelitian . Menyiapkan sampel botol plastik bekas dengan berat 1 kg dan memastikan kondisi sampel dalam keadaan kering dan bersih . Menyusun sampel secara merata di dalam ruang mesin press untuk memastikan distribusi tekanan . Mengukur dan mencatat tinggiawal . sampel sebelum proses pemadatan menggunakan alat ukur . Mengoprasikan mesin press dan melakukan proses pemadatan dengan variasi waktu yang telah ditentukan, yaitu antara 2,49 hingga 3,14menit . Menghentikan proses setelah waktu yang di tentukan tercapai, kemudian mengeluarkan sampel dari . Mengukur tinggi akhir . sampel setelah proses pemadatan . Mengulangi langkah-langkah tersebut sebanyak empat kali percobaan untuk mempeoleh data yang lebih akurat dn konsisten . Teknik Pengumpulan Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi tinggi awal . CA), tinggi akhir . CA), waktu pemadatan . , serta perubahan tinggi . Pengukuran dilakukan secara langsung pada setiap percobaan dan dicatat dalam tabel pengamatan. Data yang diperoleh kemudian digunakan untuk menghitung efisiensi dan laju Untuk meningkatkan keakuratan, setiap pengukuran dilakukan dengan ketelitian yang sama dan menggunakan alat ukur yang telah dikalibrasi. Teknik Analisis Data Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan perhitungan matematis untuk menentukan efisiensi pemadatan dan laju pemadatan. Efisiensi pemadatan dihitung menggunakan iEa = Eaawal Oe Eaakhir Rumus penurunan tinggi iEa = penurunan tinggi . alam c. Eaawal = tinggi awal botol sebelum dipress . alam c. Eaakhir = tinggi akhir botol setelah dipress . alam c. Jurnal Teknik Mesin (JTM) Fadzal Taqwa Zafali1. Anis Siti Nurrohkayati2 Jurnal Teknik Mesin (JTM) Vol. 2 No. 1 Februari 2026 1 Ae4 Eaawal Oe Eaakhir Rumus laju penurunan yc = laju penurunan . alam cm/menit atau cm/deti. iEa = penurunan tinggi . alam c. Eaawal = tinggi awal botol sebelum dipress . alam c. Eaakhir = tinggi akhir botol setelah dipress . alam c. waktu = durasi waktu press . alam satuan menit atau detik yc = iEa = Hasil dan Pembahasan Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemadatan sampah botol plastik menggunakan mesin press mampu mengurangi volume secara signifikan dengan efisiensi berkisar antara 72,73% hingga 75,90% dan rata-rata sebesar 74,32%. Waktu pemadatan 2,49 menit menghasilkan efisiensi tertinggi, sedangkan laju pemadatan tercepat sebesar 0,205 cm/s terjadi pada tahap awal Hal ini menunjukkan bahwa mesin press bekerja cukup konsisten dalam rentang waktu yang diuji. Variasi waktu pemadatan terbukti memengaruhi kinerja mesin, namun hubungan tersebut tidak bersifat linier. Peningkatan waktu pemadatan tidak selalu menghasilkan peningkatan efisiensi yang signifikan. Secara teoritis, kondisi ini disebabkan oleh sifat elastis material plastik yang setelah mencapai titik deformasi maksimum tidak mengalami perubahan berarti meskipun waktu pemadatan ditambah (Wijaya & Dirja, 2. Selain itu, laju pemadatan cenderung tinggi pada awal proses karena masih terdapat banyak ruang kosong antar material. Seiring berjalannya waktu, ruang kosong tersebut berkurang sehingga material menjadi lebih padat dan membutuhkan energi lebih besar untuk mengalami perubahan bentuk tambahan (Owabumoye & Alade, 2. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa pemadatan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah plastik melalui pengurangan volume secara signifikan (David Sanjaya et al. , 2024. Wilson et al. , 2. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa waktu pemadatan optimal berada pada rentang 2,5Ae3,1 menit. Temuan ini memiliki implikasi penting baik secara teoritis maupun praktis, yaitu sebagai dasar dalam meningkatkan efisiensi operasional mesin press serta mendukung pengelolaan sampah plastik yang lebih efektif dan ekonomis, khususnya pada skala rumah tangga dan industri Kesimpulan Mesin press sampah plastic mampu mengurangi volume secara signifikan dengan efisiensi pemadatan berkisar antara 72,73 % hingga 75,90% dan rata-rata sebesar 74,32%. Waktu pemadatan optimal berada pada rentang 2,5 Ae 3,1 menit, dengan efisiensi tertinggi dicapai pada waktu 2,49 menit Kelebihan penelitian ini adalah mampu menunjukkan hubungan antara variasi waktu pemadatan dengan kinerja mesin press, serta memberikan acuan waktu optimal yang dapat meningkatkan efisiensi proses pemadatan dan pengelolaan sampah plastik. Keterbatasan penelitian ini terletak pada jumlah variasi waktu yang terbatas, penggunaan satu jenis sampel plastik, serta belum mempertimbangkan variabel lain seperti gaya tekan mesin dan konsumsi energi secara detail. Untuk pengembangan selanjutnya, disarankan dilakukan penelitian dengan variasi parameter yang lebih luas, seperti tekanan mesin, jenis material plastik, kapasitas beban, serta analisis efisiensi energi agar diperoleh hasil yang lebih komprehensif dan aplikatif. Ucapan Terimakasih .