Jurnal E-Bis:Ekonomi Bisnis Vol. 9 No. https://jurnal. politeknik-kebumen. id/index. php/E-Bis p-ISSN : 2580-2062 e-ISSN : 2622-3368 Dapatkah Brand Image. Social Media Marketing & Perceived Quality Terhadap Keputusan Pembelian Parfume HMNS di Sidoarjo Gusti Elang Ferry Irawan1. Dewi Komala Sari*2. Rizky Eka Febriansah3 123Manajemen. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Indonesia *Email: elangjhonbad99@gmail. com1, dewikomalasari@umsida. rizkyfebriyanzah@umsida. Doi: https://doi. org/10. 37339/e-bis. Diterbitkan oleh Politeknik Piksi Ganesha Indonesia Info Artikel ABSTRAK Diterima : 2025-07-09 Diperbaiki : 2025-07-10 Disetujui : 2025-07-15 Parfum HMNS kini menjadi simbol gaya hidup modern yang diminati oleh masyarakat, khususnya di wilayah sidoarjo, untuk lebih selektif dalam memilih produk dari brand yang berkualitas. Tujuan penelitian berguna mengkaji pengaruh Brand Image. Social Media Marketing, dan Perceived Quality terhadap keputusan pembelian Parfume HMNS di Sidoarjo. Jenis penelitian ini berbasis pendekatan penelitian deskriptif Populasi penelitian ini ialah konsumen parfume HMNS di Sidoarjo sejumlah 96 orang. Teknik sampel yakni purposive sampling. Lokasi penelitian berada di sidoarjo. Dari data yang didapat selanjutnya akan diolah menggunakan program SmartPLS 4. Hasil penelitian yakni Brand Image. Social media marketing, dan Perceived quality berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian pada parfume HMNS di Sidoarjo Kata Kunci : Citra Merek. Social Media Pemasaran. Persepsi Kualitas. Keputusan Pembelian ABSTRACT Keywords: Brand Image. Social Media Marketing. Perceived Quality. Purchasing Decisions Alamat Korespondensi HMNS perfume has now become a symbol of the modern lifestyle that is sought after by the public, especially in the Sidoarjo area, to be more selective in choosing products from quality brands. The purpose of this study is to examine the influence of Brand Image. Social Media Marketing, and Perceived Quality on purchasing decisions for HMNS Perfume in Sidoarjo. This type of research is based on a quantitative descriptive research approach. The population of this study was 96 consumers of HMNS perfume in Sidoarjo. The sampling technique was purposive sampling. The location of the study was in Sidoarjo. The data obtained will then be processed using the SmartPLS 4 program. The results of the study are that Brand Image. Social Media Marketing, and Perceived Quality have a significant positive effect on purchasing decisions for HMNS perfume in Sidoarjo Jl. Letnan Jenderal Suprapto No. 73 Kebumen. Jawa Tengah. Indonesia 54311 PENDAHULUAN Perkembangan pengetahuan dan teknologi yang mengikuti zaman disebut modernisasi. Modernisasi berkaitan dengan pergeseran dari masyarakat tradisional menjadi modern, yang dikaitkan dengan makro sosial. Perubahan yang disebabkan oleh modernisasi dapat dirasakan Jurnal E-Bis : Ekonomi-Bisnis AGusti Elang Ferry Irawan1. Dewi Komala Sari*2. Rizky Eka Febriansah3 oleh semua orang, seperti kemajuan teknologi yang lebih maju, pola pikir masyarakat yang lebih maju, dan gaya hidup masyarakat yang berubah. Parfum HMNS kini menjadi simbol gaya hidup modern yang diminati oleh masyarakat, khususnya di wilayah sidoarjo, untuk lebih selektif dalam memilih produk dari brand yang Kehadiran HMNS tidak hanya menawarkan aroma yang khas dan premium, tetapi juga merepresentasikan pilihan gaya hidup yang mencerminkan identitas personal dan nilai Brand lokal ini berhasil menarik perhatian konsumen dengan menyediakan produk yang bukan hanya murah namun memiliki kualitas tinggi. HMNS memanfaatkan strategi pemasaran online yang efektif, memungkinkan mereka mengakses pasar dengan cakupan lebih luas dan menyesuaikan produk dengan preferensi konsumen yang terus berubah. Dengan demikian, keputusan pembelian masyarakat terhadap parfum HMNS tidak hanya didasarkan pada aromanya, tetapi juga pada nilai-nilai yang diusung oleh brand, seperti keinginan serta pengalaman emosional yang ditawarkan oleh produk mereka. Gambar 1 Brand Parfum Lokal Terlaris Sumber : https://compas. id/article/data-penjualan-parfum-lokal/ Dengan kesuksesan tersebut. HMNS membuktikan bahwa pemain baru dapat mendominasi pasar e-commerce karena usia merek yang masih muda, seperti gambar 1. Hal tersebut membutikan bahwasannya merek parfum lokal yang baru diluncurkan memiliki pendekatan unik untuk bersaing dengan merek lama. Social media marketing berupa instagram, twitter, tiktok, dan lainnya menjadikan suatu Jurnal E-Bis (Ekonomi-Bisni. AGusti Elang Ferry Irawan1. Dewi Komala Sari*2. Rizky Eka Febriansah3 produk lebih dikenal dengan cepat sehingga berdampak kepada peningkatan volume penjualan, pengenalan produk secara online di sosial media lebih banyak menjangkau khalayak ramai dibandingkan harus datang ke toko secara langsung. Selain itu, mereka sering menggunakan cerita atau menceritakan kembali proses pembuatan produk. semangat mereka untuk mengembangkan produknya juga terlihat pada fitur Instagram HMNS seperti feed, reel, dan Hal ini membuat pengguna sosial media mudah tertarik untuk melakukan pembelian online melalui platform penjualan seperti Shopee, tokopedia, dll. HMNS dapat mengurangi biaya produksi sekaligus menjangkau lebih banyak pelanggan dengan mengoptimalkan pemasaran Citra merek HMNS juga diperkuat melalui media sosial dan kolaborasi dengan Ulasan positif dan interaksi aktif di platform ini menciptakan kepercayaan dan persepsi positif terhadap merek. Selain itu, desain kemasan yang elegan dan nama-nama aroma yang unik memberikan kesan eksklusif yang semakin memperkuat daya tariknya. Dengan brand image yang kuat ini. HMNS mampu menarik konsumen yang mengutamakan kualitas, estetika, dan identitas pribadi, sehingga mendorong konsumen untuk memilih produk HMNS. Keputusan pembelian ialah pilihan konsumen antara dua opsi atau bahkan lebih dalam proses pembelian sehari-hari (Ahmadi. Edy Anas, 2. Keputusan pembelian ialah suatu seseorang yang memiliki keputusan pengambilan yang mana orang tesebut mempunyai potensual dalam membeli produk atau barang tersebut. Dari faktor tersebut pelanggan dapat melaksanakan suatu penilaian pada beragam alternatif, dan menentukan lebih dari satu alternatif yang dibutuhkan didasarkan pada suatu pertimbangan (Maulana. Rafli and Dewi Komala Sari. Keputusan pembelian disebabkan beberapa faktor seperti Brand Image. Social Media Marketing, dan Perceived Quality. Brand image sebagai satu faktor yang terkait pada keputusan pembelian yng mana di mata pelanggan adalah gambaran umum tentang suatu produk (Aurelia et al, 2. Merek (Brand Imag. yang dimiliki konsumen saat ini sangat penting karena pengetahuan yang mereka miliki tentang merek dan pengalaman mereka di dunia nyata. perspektif tentang nilai dari suatu produk yang dibagikan oleh perusahaan untuk konsumen mengenai keyakinan yang membentuk merek tertentu (Rosmayanti. Melan, 2. Hubungan citra merek dan keputusan pembelian yakni untuk alat memikat pelanggan agar membeli barang serta komponen untuk merubah cara pelanggan memandang produk. Marketing di media sosial sangat penting bagi bisnis selain mempromosikan citra merek. Menggunakan sosial media adalah salah satu cara untuk memasarkan produk. Marketing sosial media adalah proses yang memungkinkan orang untuk mempromosikan barang atau jasa melalui saluran online dan web, serta berinteraksi dengan komunitas yang lebih besar, yang memungkinkan pemasaran secara langsung (Raihan. Fawwaz, 2. Marketing di sosial media dapat menyebarkan informasi terkait barang atau jasa dengan mudah. Dalam kebanyakan kasus, minat beli pelanggan akan dipengaruhi oleh informasi yang berasal dari sosial media (Hidayati, et al 2. Sebagai strategi pemasaran, penggunaan sosial media oleh suatu bisnis bertujuan untuk menarik pengikut atau followers serta dari suatu anggota komunitas online yang mempunyai minat serupa. Penggunaan sosial media oleh suatu bisnis juga mempengaruhi cara seseorang berpikir, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi cara seseorang berpikir secara Jurnal E-Bis (Ekonomi-Bisni. AGusti Elang Ferry Irawan1. Dewi Komala Sari*2. Rizky Eka Febriansah3 keseluruhan sebelum membuat keputusan pembelian (Narottama dan Moniaga, 2. Selain itu, kualitas yang dilihat konsumen didefinisikan sebagai persepsi mereka terhadap kemampuan dan keunggulan suatu produk dibandingkan dengan alternatif yang tersedia. memaksimalkan suatu kepercayaan konsumen terhadap produk serta menumbuhkan minat yang tinggi agar membeli barang yang dijual oleh perusahaan, perusahaan harus menggunakan strategi pemasaran sosial media juga. Persepsi konsumen dapat dilakukan melalui informasi yang diberikan oleh produk kepada konsumen (Gumilang. Pascal Bohdan. Sari Listyorini and Ngatno, 2. Suatu aspek penilaian pasar yang memerlukan atensi oleh perusahaan guna mempengaruhi perilaku konsumen saat membuat keputusan pembelian ialah pemahaman konsumen terhadap kualitas serta kelebihan produk dan jasa serta hubungan dengan produk pesaing (Maghfira. Egy Hana Mohammad Rizal and Andi Normaladewi, 2. Persepsi kualitas dapat diungkap sebagai kesan secara seluruh oleh konsumen terhadap tingkat suprioritas serta inferioritas suatu produk jasa. Ini adalah bentuk persepsi konsumen mengenai tingkat keandalan dan ketergantungan suatu produk atau jasa (Lacap et al, 2. Penelitian mengenai variable citra merek berpengaruh pada keputusan pembelian (Al Ayubi. Mochammad Ayub and Dewi Komala Sari, 2. Penelitian lain menunjukan hasil brand image secara parsial tidak berpengaruh kepada keputusan pembelian (Yunita. Puput and Lies Indriyatni, 2. Citra merek tidak mempengaruhi keputusan pembelian, tetapi penelitian lain menunjukkan faktor marketing sosial media memiliki suatu dampak signifikan pada keputusan pembelian (Rimbasari et al, 2. Akan tetapi, berbeda dari hasil yang ditunjukan oleh penelitian lain bahwa media social marketing tidak berpengaruh signifikan kepada keputusan pembelian (Simamora. Virgo and Riska Aulia Umry, 2. Lalu hasil dari penelitian lain memperlihatkan jika variabel Perceived Quality berpengaruh positif kepada keputusan pembelian (Gumilang. Pascal Bohdan. Sari Listyorini and Ngatno, 2. Sedangkan dalam penelitian lainnya menunjukkan hasil Perceived Quality bahwa secara mutlak tidak berpengaruh kepada Keputusan pembelian (Putri. Intan Desiana and Arif Fadilla, 2. Berdasarkan penelitian sebelumnya, bisa disimpulkan bahwa ada celah kesenjangan (Evidence Ga. dalam hasil serta bukti dari penelitian. Penemuan baru yang dikenal sebagai Evidence Gap menunjukkan bahwa temuan penelitian sebelumnya menunjukkan ketidakkonsistenan atau kontradiksi. Akibatnya, celah tersebut membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menyelesaikannya. Harapannya adalah untuk memperluas informasi dan mendukung hasil dengan judul AuPengaruh Brand Image. Social Media Marketing dan Perceived Quality Terhadap Keputusan Pembelian Parfum HMNS di Sidoarjo. Penelitian ini menguji kesenjangan hasil penelitian sebelumnya dengan melaksanakan studi mengenai pengaruh Brand Image. Social Media Marketing, dan Perceived Quality terhadap keputusan pembelian Parfume HMNS di Sidoarjo. KAJIAN PUSTAKA Keputusan Pembelian Keputusan pembelian sebagai proses konsumen menentukan membeli produk atau menunda pembelian. Proses ini mempunyai beberapa tahapan, seperti mengidentifikasi Jurnal E-Bis (Ekonomi-Bisni. AGusti Elang Ferry Irawan1. Dewi Komala Sari*2. Rizky Eka Febriansah3 kebutuhan, informasi merek atau produk yang akan dicari, serta mengevaluasi beragam pilihan sebelum membuat keputusan akhir (Tjiptono. Fandy, 2. Selain itu, keputusan pembelian tidak hanya berhenti pada pemilihan produk, tetapi juga mencakup tahap penerimaan dan penggunaan produk setelah pembelian dilakukan (Kotler. Phillip and Kevin Lane Keller, 2. Adapun indikator keputusan pembelian: Pilihan Produk (Product selectio. yakni konsumen menentukan produk selaras dengan kebutuhan/keinginan. Pilihan Merek (Brand choic. yakni konsumen menentukan merek produk yang paling disukainya atau yang memiliki reputasi baik. Waktu Pembelian (Purchase tim. yakni konsumen menentukan produk dengan waktu yang tepat, misalnya promo/ kebutuhan mendesak. Jumlah pembelian (Purchase amoun. yakni konsumen memilih berapa banyak produk yang akan dibeli. Brand Image Citra merek ialah tanggapan terhadap merek mengacu informasi dan pengalaman konsumen sebagai preferensi konsumen terhadap suatu merek (Wardhana. Aditya, 2. Konsumen lebih cenderung membeli produk dari merek yang memiliki citra baik dibandingkan merek yang tidak dikenal atau memiliki citra buruk. Indikator yang berkaitan dengan Brand Image yaitu (Keller. Kevin Lane, 2. Kekuatan (Strenghnes. ialah seberapa kuat ikatan emosional dan hubungan yang dibangun antara konsumen dan merek. Keunikan (Uniquenes. yaitu Suatu keunikan yang dimiliki oleh produk tersebut. Keunggulan (Favorabl. yakni Seberapa positif persepsi konsumen terhadap merek, termasuk kemudahan untuk diingat dan Social Media Marketing Pengusaha sering menggunakan strategi pemasaran media sosial untuk menjual barang atau jasa mereka (M. Kaplan. Andreas, and Michael Haenlein, 2. Menurut perspektif yang berbeda, pemasaran sosial media adalah komponen penting dari strategi digital, yang mendorong komunikasi dengan pelanggan melalui situs web perusahaan (Gunelius. Susan, 2. Pembuatan kontenAijuga dikenal sebagai pembuatan kontenAiadalah indikator yang terkait dengan pemasaran sosial media dan berfungsi sebagai dasar strategi untuk melakukan Berbagi konten (Content sharin. yakni kemampuan konten untuk memicu berbagi, jangkauan konten yang luas, dan interaksi yang positif. Menghubungkan (Connectin. yakni Suatu kemampuan konten untuk membangun dan memelihara hubungan dengan konsumen. Pembangunan Komunitas (Community Buildin. , juga dikenal sebagai web sosial, ialah sebuah komunitas online yang mana orang-orang dari seluruh dunia berinteraksi melalui teknologi. Perceived Quality Perceived quality sebagai pengalaman pelanggan dengan kualitas produk sesuai keinginan konsumen (Durianto. Darmadi, 2. Potensi konsumen akan mempertimbangkan persepsi kualitas saat memilih produk. Indikator yang terdapat pada Perceived Quality (Kotler. Phillip and Kevin Lane Keller, 2. yaitu Keandalan (Reliabilit. ialah seberapa besar konsumen percaya produk akan berfungsi dengan benar dan sesuai harapan, serta dapat diandalkan dalam jangka waktu tertentu. Fitur (Featur. ialah aspek-aspek tambahan yang meningkatkan nilai pada Jurnal E-Bis (Ekonomi-Bisni. AGusti Elang Ferry Irawan1. Dewi Komala Sari*2. Rizky Eka Febriansah3 Kinerja (Performanc. ialah kemampuan atau kinerja produk untuk memenuhi atau melampaui harapan konsumen dalam hal fungsi dan efektivitas penggunaannya. Kesesuaian dengan spesifikasi (Conformance with specification. yakni di mana keadaan tidak ada cacat pada produk serta kesesuaian produk dengan standar kualifikasi. METODE Penelitian ini berbasis pendekatan kuantitatif metode deskriptif. Pendekatan kuantitatif merupakan metode selaras pada filsafat positivisme . ata konkri. pada penelitian (Sugiyono. Populasi dalam penelitian ini ialah konsumen parfume HMNS di Sidoarjo. Sample adalah bagian populasi sesuai prosedur tertentu sehingga mewakili populasinya. Sampel dipilih dengan metode purposive, yang merupakan metode non-probability sampling dimana pengambilan sampel tidak membagi peluang sama terhadap populasi. Sedangkan purposive sampling ialah metode pengambilan sampel yang menggunakan pertimbangan khusus. Kriteria sampel yang digunakan untuk penelitian ini yakni pria dan wanita yang pernah membeli minimal satu kali Untuk mengetahui jumlah responden peneliti menggunakan rumus Lemeshow menentukan ukuran sample yang diperlukan karena jumlah total konsumen HMNS di Sidoarjo tidak diketahui secara pasti (Riduwan and Akdon, 2. Data penelitian ini disebut data primer. Sebagai bagian dari proses pengambilan data, kuesioner disebarluaskan kepada responden melalui penggunaan Google Forms. Teknik analisis Model Equation Structural-Partial Least Square (SEMPLS) guna analisis data dan pengumpulan Skala Likert digunakan guna mengukur persepsi, pemahaman, dan kesadaran masyarakat terhadap fenomena (Hardani, 2. Dua jenis pengujian yang dapat dilakukan dalam analisis ini adalah model outer dan inner model. ANALISA DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Berdasarkan Persentase karakteristik responden jenis kelamin, dapat dilihat yakni mayoritas laki-laki, dengan 62% atau 62 responden untuk laki-laki dibanding yaitu 34% atau 34 responden untuk perempuan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa keputusan pembelian parfum HMNS di Sidoarjo didominasi oleh laki-laki. Berdasarkan hasil usia responden, dapat dilihat dari responden terbanyak dari kelompok usia ialah kategori 26-32 tahun, yakni 56%. Sebaliknya, responden yang paling sedikit dari kelompok usia yakni kelompok usia 33-40 tahun, yaitu sebesar 15%. Perhitungan model pengukuran (Outer Mode. Dalam analisis ini ada dua hal pengujian yang dapat dilaksanakan yaitu uji model pengukuran . uter mode. dan uji struktual . nner mode. Salah satu cara untuk mengetahui validitas konvergen dari model pengukuran yang merupakan indikator reflektif adalah dengan melihat hubungan indikator dan skor konstruknya. Jika nilai korelasi > 0. 70 dianggap reliabel. Namun, pengisian antara 0,5 dan 0,6 masih bisa diterima selama tahap pengembangan skala penelitian. Gambar berikut menunjukkan model struktural penelitian ini. Jurnal E-Bis (Ekonomi-Bisni. AGusti Elang Ferry Irawan1. Dewi Komala Sari*2. Rizky Eka Febriansah3 Gambar 1. Pemuatan luar SmartPLS 4 Sumber: Output SmartPLS . Indikator Tabel 1. Outer Loadings SmartPLS 4 Brand Social Media Perceived Keputusan Image Quality . Pembelian . Marketing . Sumber: Output SmartPLS . Mengacu tabel 1, nilai outer loading untuk semua indikator dari variabel Brand Image (X. Social Media Marketing (X. Perceived Quality (X. , dan Keputusan Pembelian (Y) adalah> 0. 7, artinya semua nilai indikator valid. Tabel di bawah ini menyajikan nilai loading untuk konstruk variabel penelitian yakni: Jurnal E-Bis (Ekonomi-Bisni. AGusti Elang Ferry Irawan1. Dewi Komala Sari*2. Rizky Eka Febriansah3 Variabel Tabel 2. Reliabilitas Komposit SmartPLS 4 Composite Cronbach Composite reliability 's alpha . Brand Image (X. Social Media Marketing (X. Perceived Quality (X. Keputusan Pembelian (Y) Average variance extracted (AVE) Sumber: Output SmartPLS . Mengacu tabel 2, nilai AVE variabel independen terhadap keputusan pembelian yakni > 0,7 sehingga dikatakan reliabel. Sehingga, setiap variabel memiliki discriminant validity tinggi. Indikator Tabel 3. Cross Loading SmartPLS 4 Brand Social Media Peceived Quality Keputusan Marketing (X. Pembelian (Y) Image (X. (X. Sumber: Output SmartPLS . Tabel 3 menunjukkan dibandingkan dengan pendekatan lain, setiap indikator memiliki faktor loading yang lebih besar. Artinya indikator variabel penelitian mencukupi kriteria validitas diskriminan, hasil analisis lebih dari 0,6. Tabel 4. Nilai AVE kriteria Fornell-Larcker Jurnal E-Bis (Ekonomi-Bisni. AGusti Elang Ferry Irawan1. Dewi Komala Sari*2. Rizky Eka Febriansah3 Variable Sumber: Output SmartPLS . 5 Dari tabel 4 diatas menunjukan bahwa setiap nilai indikator diagonal pada kriteria Fornell-Larcker lebih besar dibanding konstruk lainnya. Oleh karena itu, perhitungan tersebut mengindikasikan bahwa indikator-indikator dari variabel Brand Image (X. Social Media Marketing (X. Perceived Quality (X. , dan Keputusan Pembelian (Y) sesuai kriteria validitas Analisis Model Dalam (Inner Mode. Untuk memastikan keakuratan dan stabilitas model struktural . nner mode. yang dibangun, evaluasi internal model dilakukan. Salah satu indikator, koefisien determinasi (R. , menunjukkan tahapan analisis yang dilaksanakan pada model struktural. Nilai R Square yakni: Variabel Tabel 5. Nilai R-Square SmartPLS 4 R-square R-square adjusted Keputusan Pembelian Sumber: Output SmartPLS . Mengacu tabel 5, nilai R-Square ariabel laten keputusan pembelian diuraikan oleh pengaruh brand image, social media marketing, dan perceived quality, yaitu sebesar 0,913. Hasil ini menunjukkan 91,3% keputusan pembelian dapat jabarkan, sedangkan sisanya dipengaruhi variabel lain. Pengujian Hipotesis Langkah selanjutnya yakni menilai hubungan antar hipotesis pada konstruki laten. Karena PLS tidak menunjukkan data terdistribusi normal, maka digunakanlah Resampling dengan Bootstrapping. Hasil bootstrapping dengan 500 sampel bootstrap mengasumsikan bahwa data terdistribusi normal, sehingga memungkinkan untuk dilakukannya pengujian parameter pada model melalui uji-t. Pengujian hipotesis diterima jika T- Statistics > 1. dan P-Values < 0. Variabel Tabel 6. Pengujian Hipotesis SmartPLS 4 Original sample Sample mean (M) Standard T statistics (O) deviation (STDEV) (|O/STDEV|) x1 -> y x2 -> y 0,000 x3 -> y 0,000 Jurnal E-Bis (Ekonomi-Bisni. AGusti Elang Ferry Irawan1. Dewi Komala Sari*2. Rizky Eka Febriansah3 Sumber: Output SmartPLS . Mengacu tabel 6 diatas, pengujian inner model ketiga variabel T- Statistics > 1. 96 dan PValues < 0. 05 sehingga. Brand Image. Social Media Marketing, dan Perceived Quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian. PEMBAHASAN Brand image berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian pada parfume HMNS di Sidoarjo (H. Hasil penelitian yakni brand image berpengaruh signifikan pada keputusan pembelian. Dengan kata lain, citra merek sebagai persepsi konsumen pada merek yang dibentuk dengan kekuatan merek tersebut serta memiliki keunggulan, serta keunikan yang ditinggalkan oleh produk tersebut. Karena HMNS dikenal sebagai brand parfume yang memiliki reputasi baik, sehingga selalu diingat oleh konsumen. Selain itu, parfum yang dijual memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh brand parfume lain yang ada dipasaran saat ini. Akibatnya, konsumen lebih memilih untuk membeli parfum HMNS daripada brand parfum lainya yang membuat HMNS selalu teringat pada persepsi konsumen. Hasil ini sebanding dengan teori bahwa brand image berperan penting untuk meningkatkan keputusan pembelian. Hal tersebut dikarenakan pandangan konsumen yang memengaruhi keputusan pembelian, terutama saat konsumen kurang informasi tentang produk (Wardhana. Aditya, 2. Dengan ini menunjukkan bahwa merek yang punya citra baik dianggap lebih terpercaya dan menarik, sehingga lebih sering dipilih dibandingkan merek yang kurang dikenal atau memiliki citra buruk. Hasil penelitian konsisten pada hasil penelitian terdahulu yang juga menjelaskan brand image berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Maulana, et al 2. dan (Aurelia et al, 2. Lalu Studi sebelumnya dimana citra merek memengaruhi keputusan pembelian (Lacap, et al, 2. Selanjutnya, penelitian lain juga citra merek memengaruhi keputusan pembelian (Sari et al 2. Kajian lain menemukan brand image memengaruhi keputusan pembelian secara positif dan signifikan (Anam, et al 2. Pada penelitian lain pun menjelaskan sama, dimana variabel brand image berpengaruh pada keputusan pembelian (Fitrianna et al, 2. Akan tetapi. Penelitian lain menunjukan hasil bahwa brand image secara parsial tidak berpengaruh kepada Keputusan pembelian (Yunita & Indriyatni, 2. Social media marketing berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian pada parfume HMNS di Sidoarjo (H. Hasil penelitian ini membuktikan Social Media Marketing berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian. Artinya content creation, community building, connecting dan content sharing yang ditayangkan parfume HMNS di sosial media memperlancar hubungan pada Selain itu parfume HMNS sering membuat content creation melalui sosial media, sehingga konsumen ingin membeli. Para konsumen mengenal beragam produk parfume HMNS melalui informasi yang disampaikan di sosial media. Daya tarik konten produk parfume HMNS Jurnal E-Bis (Ekonomi-Bisni. AGusti Elang Ferry Irawan1. Dewi Komala Sari*2. Rizky Eka Febriansah3 di media sosial mendorong timbulnya minat konsumen untuk membeli. Hal ini sebanding teori bahwa social media marketing berperan krusial pada keputusan Social Media Marketing adalah salah satu elemen memengaruhi promosi pemasaran melalui situs web, layanan, atau produk pada sosial media (M. Kaplan, et al 2. Media social dapat menjangkau pelanggan dengan optimal. Pernyataan tersebut mendapatkan dukungan dari variabel social media marketing yang kuat memiliki pengaruh, dimana konsumen mudah mendapat dan melakukan pembelian (Hidayati et al, 2. Penelitian lainnya juga diperkuat, dengan menjelaskan social media marketing berpengaruh pada keputusan pembelian, dan dilaksanakan dengan efektif sehingga mampu membuat konsumen menerima dan merespon konten yang dibuat dengan baik. sehingga content creation yang dapat masuk ke konsumen terkaot HMNS untuk membuat konsumen membeli (Raihan. Fawwas, 2. Dalam kajian lain menunjukan mengenai terdapat berpengaruh social media marketing terhadap keputusan pembelian (Pingki et al, 2. Pada penelitian lain dengan hasil serupa (Purwaningsih, et a. Selanjutnya, social media marketing berpengaruh pada keputusan pembelian (Nurrokhim et al, 2. Penelitian lain juga social media marketing berpengaruh pada keputusan pembelian (Mukuan et al, 2. Berbeda dari hasil yang ditunjukan oleh penelitian lain bahwa media social marketing tidak berpengaruh signifikan kepada keputusan pembelian (Simamora & Umry, 2. Perceived Quality berpengaruh positif signifikan Terhadap Keputusan Pembelian parfume HMNS di Sidoarjo (H. Berdasarkan analisis membuktikan perceived quality berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Artinya penilaian subjektif terhadap keseluruhan kualitas produk berdasarkan harapan dan pengalaman mereka yang menilai dari feature, performance, realibility dan conformance with specifications. Fitur produk berperan krusial dalam pembelian, sebab fitur yang relevan, fungsional, dan sesuai dengan kebutuhan dapat mendorong daya tarik produk dan mendorong konsumen untuk membeli. Konsumen lebih memilih produk dengan fitur memberikan manfaat lebih dan kemudahan dalam penggunaan. Artinya persepsi konsumen berbanding lurus dengan keputusan pembelian HMNS. Hasil ini selaras dengan teori bahwa perceived quality juga berperan penting dalam meningkatkan keputusan pembelian. Ini karena perceived quality sangat memengaruhi keputusan pembelian. Jika pelanggan berpersepsi baik pada produk, mereka akan memilih produk tersebut dibanding lainnya (Durianto. Darmadi, 2. Penelitian terdahulu menjelaskan bahwa perceived quality yang kuat bisa mendorong keputusan pembelian secara signifikan, dengan hasil yang ditunjukan adanya hubungan yang berpengaruh antara kedua variabel tersebut (Gumilang et al, 2. Hasil penelitian sebelumnya dimana perceived quality berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Putri et al, 2. Temuan dengan hasil serupa yakni (Pramudiya et al, 2. Kemudian, untuk peneltiian lainya menyajikan temuan secara serupa, perceived quality memberi pengaruh terhadap keputusan pembelian dengan positif signifikan (Sastri. Ghofifah Umi and Titik Desi Harsoyo. September Dan adanya dukungan penelitian sama yang menjelaskan mengenai perceived quality berpengaruh keputusan pembelian dengan positif signifikan (Andrenata et al, 2. serta Jurnal E-Bis (Ekonomi-Bisni. AGusti Elang Ferry Irawan1. Dewi Komala Sari*2. Rizky Eka Febriansah3 (Saodin dan Nerson, 2. Sedangkan dalam penelitian lainnya menunjukkan hasil Perceived Quality bahwa secara mutlak tidak berpengaruh kepada keputusan pembelian (Putri & Fadilla. SIMPULAN Dari hasil penelitian menunjukkan brand image, social media marketing, dan perceived quality yang dilihat konsumen memengaruhi keputusan mereka untuk membeli parfum HMNS di Sidoarjo. Gambar merek sangat penting dalam proses pengambilan keputusan konsumen, terutama dalam kasus di mana konsumen tidak tahu banyak tentang produk. Dengan adanya Brand Image yang kuat membuat persepsi konsumen terbentuk melalui kekuatan, keunikan, serta keunggulan yang ditinggalkan oleh produk tersebut. Selain itu, social media marketing berperan dalam keputusan pembelian parfum HMNS membangun hubungan dengan pelanggan, menyebarkan informasi, serta meningkatkan kesadaran dan pengakuan merek. Terakhir, perceived quality memainkan peran penting karena karena akan menjadi acuan utama dalam menilai apakah suatu produk layak untuk dibeli. Dengan demikian, konsumen menjadi daya tarik agar melakukan keputusan pembelian, menjadikannya sebagai faktor dominan dalam preferensi konsumen. Temuan penelitian ini terdapat implikasi penting yang perlu diperhatikan. Pertama. Brand Image yang efektif dapat mendorong penjualan produk terkait keputusan pembelian Kedua, meskipun Social media marketing memudahkan menjangkau audiens secara optimal dan berdampak pada keputusan pembelian. Ketiga, ketika Perceived Quality memiliki persepsi produk dengan kualitas baik, mereka akan memilih produk tersebut, yang membangun loyalitas konsumen dan meningkatkan pembelian ulang serta rekomendasi dari orang lain. Selain itu, pada penelitian ini ada beberapa suatu keterbatasan yang harus diperhatikan, antara lain ukuran sampel yang terbatas serta fokus penelitian yang hanya pada konsumen parfum HMNS di wilayah Sidoarjo. Keterbatasan berikutnya yaitu penelitian ini berfokus pada variabel brand image, social media marketing dan perceived quality padahal ada potensi beberapa faktor lain yang bisa memengaruhi keputusan pembelian konsumen seperti promosi atau online customer review. Adapun saran untuk peneliti selanjutnya adalah memperluas cakupan sampel yang digunakan agar hasil penelitian dapat menjadi lebih representatif dan Penelitian selanjutnya sebaiknya juga mengevaluasi dampak dari berbagai variabel lain, termasuk aktivitas promosi dan online customer review, guna memberikan gambaran komperhensif terkait faktor keputusan pembelian konsumen. REFERENSI Ahmadi. Edy Anas. Analisis Pengaruh Kualitas. Fitur, dan Desain Produk Terhadap Keputusn Pembelian Honda Genuine Parts di Jun's Motor Surabaya. Maker: Jurnal Manajemen. Volume 6 Ae Nomor 2, 148-156. Al Ayubi. Mochammad Ayub and Dewi Komala Sari. Pengaruh Product Quality. Brand Image dan Promotion terhadap Purchasing Decisions pada Batik Tulis Al Huda Sidoarjo. Innovative Technologica: Methodical Research Journal, 1. No 3, 1-18. doi:https://doi. org/10. 47134/innovative. Jurnal E-Bis (Ekonomi-Bisni. AGusti Elang Ferry Irawan1. Dewi Komala Sari*2. Rizky Eka Febriansah3 Anam . Muhammad Syariful. Dian Luthvita Nadila. Tara Ayu Anindita and Rina Rosia. (Januari Pengaruh Kualitas Produk. Harga dan Brand Image Terhadap Keputusan Pembelian Produk Hand And Body Lotion Merek Citra. Jurnal Ekonomi & Ekonomi Syariah. Vol 4 No 1, 42-44. doi:https://doi. org/10. 36778/jesya. Andrenata. Alfany. Retno Endah and Supeni Jekti Rahayu. Pengaruh Perceived Value. Brand Awarness. Perceived Quality Terhadap Keputusan Pembelian Smartphone Xiaomi Pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember. PUBLIK: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia. Adminsitrasi dan Pelayanan Publik. Volume IX Nomor 4, 813. Aurelia. Jessie and I Gusti Bagus Yosia Wriyakusuma. Pengaruh Kualitas Produk. Gaya Hidup dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Iphone di Kota Surabaya. PERFORMA : Jurnal Manajemen dan Start-Up Bisnis. Volume 7. Nomor 4, 418-431. Durianto. Darmadi. Strategi Menaklukkan Pasar : Melalui Riset Ekuitas dan Perilaku Merek . Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Fitrianna. Hafizh and Derista Aurinawati. (Volume 03. Nomor . Pengaruh Digital Marketing Pada Peningkatan Brand Awareness Dan Brand Image Terhadap Keputusan Pembelian Produk Coklat Monggo di Yogyakarta. INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen Indonesia. Juni 2020, 409 - 418. doi:https://doi. org/10. 31842/jurnalinobis. Gumilang. Pascal Bohdan. Sari Listyorini and Ngatno. Pengaruh Perceived Quality dan Brand Experience. Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis. Vol. Retrieved from https://ejournal3. id/index. php/jiab Gunelius. Susan. Social Media Marketing. New York: McGraw-Hill. Hardani. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif . Yogyakarta: CV. Pustaka