JURNAL EKONOMI & BISNIS Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura ISSN : 2086-4515 Volume 10. Nomor 1. Juli 2019 ANALISIS PENERAPAN METODE ALTMAN Z-SCORE DALAM MEMPREDIKSI FINANCIAL DISTRESS PADA PT. ASTRA INTERNATIONAL Tbk La Ode Abdul Wahab Dosen Manajemen. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura Abstract PT. Astra International Tbk still has to be aware of the possibility of the company's financial flows or profits being hampered or even stopped so that it can lead to bankruptcy (Financial Distres. The stability of a business will be maintained, one of which is that financial statements must be analyzed, because one of the important aspects of analysis of financial statements and a company is its use to predict the continuity or survival of the company. This study aims to determine the application of the Altman Z-score method in predicting financial distress at PT. Astra International Tbk. The application of the Altman z-score analysis method in predicting financial distress at PT. Astra International Tbk shows that in 2015 to 2017 PT. Astra International Tbk is included in the gray category. Where in 2015 the Z-Score value of PT. Astra International Tbk was 2. 33, in 2016 it was 2. 37 and in 2017 it was Based on the provisions for the Z-Score value between 1. 8 to 2. 8 < Z-Score 2. it will be defined as a zone of ignorance or gray area because it is prone to misclassification. Z-score value of PT. Astra International Tbk for the last three years has tended to increase, however, until 2017 the company was still in the gray area. Gray area means the company gets a Z value which indicates that the company is in the gray zone or is in a financial condition between financial distress and a safe financial condition. Keywords: Altman z-score method and financial distress Abstrak PT. Astra International Tbk tetap harus waspada terhadap kemungkinan tentang arus keuangan atau profit perusahaan terhambat atau bahkan terhenti sehingga dapat menimbulkan kebangkrutan (Financial Distres. Kestabilan suatu usaha akan tetap terjaga dengan salah satunya adalah Laporan keuangan harus dilakukan analisis, karena salah satu aspek pentingnya analisis terhadap laporan keuangan dan sebuah perusahaan adalah kegunaannya untuk meramal kontinuitas atau kelangsungan hidup perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Metode Altman Z-score dalam Memprediksi Financial Distress pada PT. Astra International Tbk. Penerapan analisis metode Altman zscore dalam memprediksi financial distress pada PT. Astra International Tbk menunjukkan bahwa pada tahun 2015 sampai dengan 2017 PT. Astra International Tbk termasuk dalam kategori abu-abu. Dimana pada tahun 2015 nilai Z-Score PT. Astra International Tbk sebesar 2,33, tahun 2016 sebesar 2,37 dan pada tahun 2017 adalah sebesar 2,42. Berdasarkan ketentuan untuk nilai Z-Score antara 1,8 hingga 2,9 . ,8 < Z-Score O2,. maka akan didefinisikan sebagai zona of ignorance atau grey area karena rentan terhadap kesalahan klasifikasi. Nilai Z-score PT. Astra International Tbk selama tiga tahun terakhir cenderung mengalami kenaikan, akan tetapi tetapi hingga tahun 2017 perusahaan masih masuk dalam wilayah grey area. Grey area berarti perusahaan memperoleh nilai Z yang menunjukkan bahwa perusahaan tersebut masuk ke dalam zona abu-abu atau berada pada kondisi keuangan diantara financial distress dan kondisi keuangan yang aman. Kata-kata Kunci : Metode Altman z-score dan financial distress Latar Belakang Laba bagi perusahaan adalah tujuan utama, karena dengan laba yang dimiliki perusahaan dapat berkembang dan mengembangkan dirinya dari daerah La Ode Abdul Wahab - Analisis Penerapan Metode Altman Z-ScoreAA. JURNAL EKONOMI & BISNIS Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura yang satu ke daerah yang lainnya, juga dengan laba operasional perusahaan akan tetap terus terjaga. Salah satu aspek untuk dapat melihat perkembangan atau kemajuan perusahaan adalah aspek keuangan perusahaan melalui laporan keuangan yang juga diperlukan sebagai sumber informasi bagi pihak yang berkepentingan seperti investor, pemilik modal serta pimpinan perusahaan. Laporan perusahaan sangat penting sebab dengan laporan keuangan perusahaan dapat diketahui kondisi dan kinerja perusahaan dalam menghasilkan laba, dan melalui laporan tersebut juga dipakai memprediksi menggunakan rasio keuangan. Informasi yang terdapat dalam laporan keuangan akan membantu berbagai pihak dalam merumuskan atau pertimbangan dalam Laporan keuangan perusahaan umumnya terdiri dari laporan neraca, laporan rugi-laba. Laporan keuangan menurut Amin Widjaya Tunggal . adalah suatu laporan yang menggambarkan hasil dari proses akuntansi yang digunakan sebagai alat komunikasi antar data keuangan atau aktivitas perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data-data atau aktivitas tersebut. Laporan keuangan dibuat oleh bagian manajemen dengan tujuan untuk mempertanggung jawabkan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya oleh para pemilik perusahaan selama satu Laporan menyajikan secara wajar posisi keuangan, kinerja keuangan. Disamping itu laporan keuangan dapat juga digunakan untuk memenuhi tujuan-tujuan lain yaitu sebagai pihak-pihak perusahaan yang meliputi para kreditur, para investor dan pemerintah dimana perusahaan tersebut berdomisili, serta masyarakat sekitarnya. ISSN : 2086-4515 Volume 10. Nomor 1. Juli 2019 PT. Astra International Tbk yang didirikan pada tahun 1957 di Jakarta ini adalah sebuah perusahaan perdagangan umum dengan nama Astra International Income Statement. Sesuai anggaran dasar Perseroan, kegiatan usaha yang Perusahaan pengangkutan, pertanian, pembangunan, jasa dan konsultasi. Hingga tahun 2017. Astra telah mengembangkan bisnisnya dengan menerapkan model bisnis yang berbasis sinergi dan terdiversifikasi pada tujuh segmen usaha, terdiri dari Otomotif. Jasa Keuangan. Alat Berat. Pertambangan. Konstruksi & Energi. Agribisnis. Infrastruktur dan Logistik. Teknologi Informasi. Properti. Dengan bisnis yang beragam. Astra telah menyentuh berbagai aspek kehidupan bangsa melalui produk dan Dalam keseharian hidup, masyarakat Indonesia menggunakan sepeda motor dan mobil, jalan tol, printer, hingga layanan pembiayaan, perbankan dan asuransi milik Astra. Pelaku bisnis bermitra dengan Astra memanfaatkan berbagai kendaraan komersial, alat berat, layanan logistik, sistem teknologi informasi dan jasa pertambangan dari Astra. Berbagai produk yang dihasilkan, antara lain minyak kelapa sawit, batu bara dan kendaraan bermotor, senantiasa diekspor sehingga Astra dapat berkontribusi dalam menyumbangkan devisa bagi negara. Namun PT. Astra International Tbk tetap harus waspada terhadap kemungkinan tentang arus terhambat atau bahkan terhenti sehingga (Financial Distres. Kestabilan suatu usaha akan tetap terjaga dengan salah satunya adalah Laporan keuangan harus dilakukan analisis, karena salah satu La Ode Abdul Wahab - Analisis Penerapan Metode Altman Z-ScoreAA. JURNAL EKONOMI & BISNIS Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura aspek pentingnya analisis terhadap perusahaan adalah kegunaannya untuk meramal kontinuitas atau kelangsungan Prediksi kontinuitas perusahaan sangat penting bagi manajemen dan pemilik perusahaan adanya potensi kebangkrutan, karena biaya-biaya, langsung maupun biaya tidak langsung. Kebangkrutan membawa dampak yang begitu berarti, bukan cuma untuk perusahaan itu sendiri tetapi juga terhadap karyawan, investor, dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam kegiatan operasi perusahaan. Kebangkrutan biasanya diartikan sebagai kegagalan perusahaan dalam menjalahkan operasi perusahaan untuk menghasilkan laba. Kebangkrutan juga sering disebut likuidasi pemesahaan atau penutupan perusahaan atau insolvabilitas. Kebangkrutan (Martin. eLal,1995:. Berkaitan dengan upaya melihat aspek keuangan dan resiko yang diperlukan suatu indikator untuk melihat tingkat kesehatan dan kinerja perusahaan yang digunakan untuk membuat prediksi apakah sebuah perusahaan memiliki potensi untuk bangkrut atau tidak. Salah satu cara untuk melihat kinerja yaitu dengan menggunakan rasio keuangan (Nendi, 2007. Berdasarkan uraian tersebut maka penulis ingin melakukan penelitian tentangAy Analisis Penerapan Metode Altman Z-score dalam Memprediksi Financial Distress pada PT. Astra International TbkAy. ISSN : 2086-4515 Volume 10. Nomor 1. Juli 2019 Rumusan Masalah Berdasarkan uraian dari latar belakang yang dikemukakan di atas, maka masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah : Bagaimana Penerapan Metode Altman Z-score dalam Memprediksi Financial Distress pada PT. Astra International Tbk ? Tujuan Penelitian Berdasarkan masalah pokok yang dikemukakan di atas maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penerapan metode Altman Z-score dalam Memprediksi Financial Distress pada PT. Astra Internasional Tbk. Kajian Teori Pengertian Laporan keuangan Laporan hakekatnya merupakan hasil dari digunakan untuk mengkomunikasikan data keuangan kepada pihak yang Keputusan ekonomi keuangan memerlukan evaluasi atas menghasilkan kas . an setara ka. dan waktu serta kepastian dari hasil Misalnya, kewajiban-kewajiban hutangnya. Pengertian laporan keuangan menurut Standar Akuntansi No. pengertian laporan keuangan adalah laporan keuangan merupakan keuangan yang lengkap, biasanya meliputi neraca, laporan laba-rugi, laporan posisi keuangan . ang dapat disajikan dalam beberapa cara seperti : laporan arus kas atau laporan arus dan. , catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan. La Ode Abdul Wahab - Analisis Penerapan Metode Altman Z-ScoreAA. JURNAL EKONOMI & BISNIS Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura Disamping itu juga, termasuk skedul berkaiatan dengan laporan tersebut. Misalnya: informasi keuangan segmen pengungkapan pengaruh perubahan Menurut Myer dalam Munawir . 4 : . Laporan keuangan adalah dua daftar yang disusun oleh Akuntan pada akhir periode suatu perusahaan. Kedua daftar itu adalah daftar neraca atau daftar posisi keuangan dan daftar pendapatan atau daftar rugi-laba. Pada akhir-akhir menjadikebiasaan bagi perseroanperseroan untuk menambahkan daftar ketiga yaitu daftar surplus atau daftar laba yang tak dibagikan . aba ditaha. Bagi manager perusahaan yang terpenting dari laporan keuangan adalah bahwa laporan keuangan tersebut merupakan alat untuk mempertanggung jawabkan kepada pemilik perusahaan atas kepercayaan yang diberikan kepadanya dalam memimpin perusahaan tersebut yang dituangkan dalam bentuk laporan keuangan secara wajar sampai pada penyajian posisi keuangan dan hasil usaha dalam suatu periode sesuai perinsip akuntansi yang dilaksanakan secara konsisten. Berkaitan dengan hal tersebut Munawir digunakan manager perusahaan untuk Mengukur tingkat biaya dari berbagai kegiatan perusahaan. Untuk menentukan atau mengukur efisiensi tiap-tiap bagian, proses produksi serta untuk menentukan derajad keuangan yang dapat dicapai oleh perusahaan yang ISSN : 2086-4515 Volume 10. Nomor 1. Juli 2019 Untuk menilai dan mengukur hasil kerja tiap-tiap individu yang telah diserahi wewenag dan tanggung Untuk menetukan perlu tidaknya digunakan kebijaksanaan prosed yang baru untuk mencapai hasil yang lebih baik. Menurut Hery . , analisis laporan keuangan merupakan suatu proses untuk membedah laporan keuangan ke dalam unsurunsurnya dan menelaah masingmasing dari unsur tersebut dengan tujuan untuk memperoleh pengertian dan pemahaman yang baik dan tepat atas laporan keuangan itu sendiri. Menganalisis berarti menilai kinerja perusahaan, baik secara internal maupun untuk dibandingkan dengan perusahaan lain yang berada dalam industri yang Hal ini berguna bagi arah perkembangan perusahaan dengan mengetahui seberapa efektif operasi perusahaan telah berjalan. Analisis laporan keuangan merupakan suatu mengetahui kekuatan dan kelemahan perusahaan melalui informasi yang didapat dari laporan keuangan. Menurut Prihadi . , analisis laporan keuangan memerlukan bahan baku berupa laporan keuangan. Dari laporan keuangan kemudian dihitung rasio keuangan. Dengan demikian, untuk melakukan analisis laporan keuangan diperlukan pengetahuan laporan keuangan yang cukup luas. Kebangkrutan Menurut Hanafi . , perusahaan dapat dikatakan bangkrut apabila perusahaan itu kesulitan yang bersifat ringan atau likuiditas, sampai dengan kesulitan keuangan yang lebih serius yaitu solvable atau hutang lebih La Ode Abdul Wahab - Analisis Penerapan Metode Altman Z-ScoreAA. JURNAL EKONOMI & BISNIS Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura besar dibandingkan dengan asset. Menurut Fahmi . , likuiditas merupakan resiko yang dialami oleh ketidakmampuannya dalam memenuhi sehingga itu memberi pengaruh Sedangkan, menurut Weston Copeland kebangkrutan adalah suatu kegagalan yang terjadidalam perusahaan, apabila perusahaan tersebut mengalami: Kegagalan Ekonomi . conomic Kegagalan dalam arti ekonomi bahwa pendapatan perusahaan biayanya, yang berarti bahwa tingkat labanya lebih kecil dari pada biaya modalnya. Kegagalan Keuangan . inancial distres. Kegagalan keuangan memiliki dua bentuk, yakni: Default Teknis Yang perusahaan gagal memenuhi salah satu atau lebih kondisi dalam hutangnya, seperti rasio lancar dengan hutang lancar yang ditetapkan. Technical Insolvency Yang memenuhi kewajiban pada waktu yang telah ditentukan. Menurut Munawir kebangkrutan diawali dengan kesulitan keuangan . inancial distres. , yaitu keadaan dimana perusahaan tidak mampu membayar kewajiban pada saat jatuh tempo yang menyebabkan perusahaan mengalami kebangkrutan. Kebangkrutan juga dapat dikatakan sebagai kegagalan perusahaan dalam menjalankan operasional perusahaan. ISSN : 2086-4515 Volume 10. Nomor 1. Juli 2019 minimal untuk menutup hutanghutangnya dengan asset yang dimiliki. Berdasarkan diatas, dapat disimpulkan bahwa dimana perusahaan tidak mampu lagi atau gagal memenuhi kewajibankewajibannya kepada kreditur karena perusahaan sudah tidak memiliki atau menjalankan operasi perusahaan, sehingga tujuan ekonomi perusahaan untuk memperoleh laba tidak tercapai. Beberapa menjadipenyebab kebangkrutan suatu perusahaan adalah sebagai berikut : Faktor umum Sektor Ekonomi Faktor-faktor ekonomi adalah gejala inflasi dan deflasi dalam harga barang dan jasa, kebijakan keuangan, suku bunga dan devaluasi atau revaluasi uang dalam hubungannya dengan uang asing serta neraca pembayaran, surplus atau defisit dalam hubungannya Sektor Sosial Faktor sosial yang sangat kebangkrutan cenderung pada terhadap produk dan jasa Faktor sosial lain kekacauan dimasyarakat. Sektor Teknologi Penggunaan informasi juga menyebabkan La Ode Abdul Wahab - Analisis Penerapan Metode Altman Z-ScoreAA. JURNAL EKONOMI & BISNIS Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura terutama untuk pemeliharaan dan implementasi yang tidak terencana, sistemnya tidak terpadu dan para manajer pengguna kurang profesional. Sektor Pemerintah Kebijakan pemerintah terhadap pengenaan tarif ekspor dan impor barang yang berubah, kebijakan undang-undang baru bagi perbankan atau tenaga kerja dan lain-lain. Faktor Eksternal Perusahaan Sektor Pelanggan Perusahaan konsumen, untuk menghindari kehilangan konsumen, juga untuk menciptakan peluang, menemukan konsumen baru dan menghindari menurunnya hasil penjualan dan mencegah Sektor Pemasok Perusahaan dan pemasok dengan baik karena kekuatan pemasok untuk menaikkan tergantung pada seberapa perdagangan bebas. Sektor Pesaing Perusahaan melupakan persaingan karena kalau produk pesaing lebih diterima dimasyarakat, maka perusahaan akan kehilangan konsumen dan hal tersebut ISSN : 2086-4515 Volume 10. Nomor 1. Juli 2019 akan berakibat menurunnya pendapatan perusahaan. Faktor Internal Perusahaan Faktor-faktor keputusan dan kebijakan yang tidak tepat dimasa yang lalu dan kegagalan menajemen untuk berbuat sesuatu pada saat yang diperlukan. Seperti terlalu besarnya kredit yang manajemen yang tidak efisien. Manfaat Informasi Kebangkrutan Menurut Hanafi dan Abdul Halim kebangkrutan bisa bermanfaat bagi beberapa pihak seperti berikut: Pemberi Pinjaman . eperti pihak Informasi keputusan siapa yang akan diberi memonitor pinjaman yang ada. Investor Investor saham atau obligasi yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan tentunya akan sangat penting perusahaan yang menjual surat berharga tersebut. Pihak Pemerintah Pada beberapa sektor usaha, lembaga pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk mengawasi jalannya usaha tersebut . issal sektor perbanka. Pemerintah juga mempunyai badan-badan usaha (BUMN) yang harus selalu Lembaga Pemerintah mempunyai kepentingan untuk melihat tanda-tanda kebangkrutan lebih awal supaya tindakan- La Ode Abdul Wahab - Analisis Penerapan Metode Altman Z-ScoreAA. JURNAL EKONOMI & BISNIS Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura tindakan yang perlu bisa dilakukan lebih awal. Akuntan Akuntan mempunyai kepentingan terhadap informasi kelangsungan suatu usahan karena akuntan akan menilai kemampuan going concern suatu perusahaan. Manajemen Kebangkrutan berarti munculnya biaya-biaya yang berkaitan dengan kebangkrutan dan biaya ini cukup Apabila manajemen bisa mendeteksi kebangkrutan ini lebih awal, maka tindakan-tindakan kebangkrutan bisa dihindari. Prediksi Kebangkrutan Menurut Adnan dan Taufik . dalam Gerdian . , kebangkrutan dapat diprediksi jauh Oleh kebangkrutan tidak dapat dideteksi dengan waktu yang singkat. Namun waktu yang digunakan biasanya dua sampai lima tahun sebagai batas toleransi penurunan kinerja untuk kebangkrutan perusahaan. Financial Distress Menurut Plat dan Platt dalam Fahmi . , financial distress diartikan sebagai tahap penurunan kondisi keuangan yang terjadisebelum terjadinya kebangkrutan atau likuidasi. Financial ketidakmampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban-kewajibannya, terutama kewajiban yang bersifat jangka pendek dan juga kewajiban yang dalam kategori solvabilitas. Menurut Rayenda . , dalam Andre . , financial distress ISSN : 2086-4515 Volume 10. Nomor 1. Juli 2019 mampu mengelola dan menjaga kestabilan kinerja keuangan sehingga menyebabkan perusahaan mengalami kerugian operasional dan kerugian bersih untuk tahun yang berjalan. Peringatan memungkinkan pihak manajemen perusahaan untuk melakukan langkahlangkah Menurut Fahmi . , untuk persoalan financial distress secara kajian umum ada empat kategori penggolongan, yaitu: Financial distress kategori A atau sangat tinggi dan benar-benar Kategori dinyatakan untuk berada diposisi bangkrut atau pailit. Financial distress kategori B yang masuk dalam kategori tinggi dan dianggap bahaya. Pada posisi ini perusahaan harus memikirkan berbagai solusi realistis dalam menyelamatkan berbagai asset yang dimiliki, seperti sumbersumber asset yang ingin dijual dan yang dipertahankan. Financial Distress kategori C yang masuk dalam kategori sedang. Kategori ini dianggap perusahaan yang masih mampu atau bisa tindakan tambahan dana yang bersumber dari internal atau . Financial distress kategori D atau Pada temporer yang disebabkan oleh berbagai kondisi eksternal dan internal, termasuk lahirnya atau dilaksanakannya keputusan yang La Ode Abdul Wahab - Analisis Penerapan Metode Altman Z-ScoreAA. JURNAL EKONOMI & BISNIS Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura kurang tepat. Kategori ini bersifat jangka pendek, sehingga kondisi ini bisa cepat diatasi. Menurut Whitaker . dalam Mujairimi . , perusahaan dikatakan masuk dalam kondisi financial distress jika selama lebih dari satu tahun tidak membayar deviden. Sedangkan menurut Wahyujati . Mujairimi . , mengalami kondisi financial distress jika perusahaan mengalami net income negatif selama tiga tahun. Penyebab Financial Disress Menurut Halim penyebab dalam terjadinya financial distress sebagai berikut: Neoclassical Model Financial distress terjadiketika alokasi sumber daya tidak tepat. Mengestimasikan dilakukan dengan data dan laporan laba rugi. Financial Model Financial distress ditandai dengan adanya struktur keuangan yang salah dan menyebabkan batasan Hal ini berarti bahwa bertahan hidup dalam jangka bangkrut juga dalam jangka waktu . Corporate Governance Models Ketika susunan asset yang tepat dan struktur keuangan yang baik namun dikelola dengan buruk. Kebangkrutan Financial Distress Menurut Martin, et. dalam e-journal . , kebangkrutan dalam kegagalan dapat didefinisikan sebagai kegagalan ekonomi, dan kegagalan keuangan. Kemampuan ISSN : 2086-4515 Volume 10. Nomor 1. Juli 2019 perusahaan untuk bersaing sangat ditentukan oleh kinerja perusahaan. Perusahaan yang mempertahankan kinerjanya lambat laun akan tergusur dari lingkungan industrinya dan akan mengalami Kebangkrutan perusahaan atau entitasnya tidak dapat melunasi atau membayar Menurut Munawir kebangkrutan diawali dengan kesulitan keuangan . inancial distres. , yaitu keadaan dimana perusahaan tidak mampu membayar kewajiban pada saat jatuh tempo yang menyebabkan perusahaan mengalami kebangkrutan, atau menyebabkan perjanjian kasus dengan kreditur untuk mengurangi Kebangkrutan juga dapat dikatakan sebagai kegagalan perusahaan dalam menjalankan operasional perusahaan, minimal untuk menutup hutanghutangnya dengan asset yang dimiliki. Dalam kondisi financial distress, perusahaan belum bisa dikatakan bangkrut seutuhnya. Namun kondisi dimana perusahaan menuju tahap Namun, kebangkrutan sudah pasti mengalami financial distress. Metode Kebangkrutan Penggunaan kebangkrutan dalam penelitian ini akan digunakan dalam memprediksi terjadinya suatu kebangkrutan dalam perusahaan yang mengindikasikan financial distress sebelum dinyatakan Berikut ini akan diuraikan empat metode kebangkrutan yang akan digunakan dalam penelitian ini: La Ode Abdul Wahab - Analisis Penerapan Metode Altman Z-ScoreAA. JURNAL EKONOMI & BISNIS Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura Menurut Hanafi dan Halim Edwerd Altman menerapkan Multiple Discriminant Analysis untuk pertama kalinya pada Analisis ini dilakukan Altman dengan mengindikasikan rasiorasio keuangan yang menghasilkan model yang dapat memprediksi Persamaan Metode Altman dijelaskan sebagai berikut: Z-score = 1,2X1 1,4X2 3,3X3 0,6X4 1,0X5 Dimana: X1 = Modal Kerja / Total Aktiva X2 = Laba Ditahan / Total Aktiva X3 = Laba Sebelum Bunga dan Pajak / Total Aktiva X4 = Nilai Pasar Modal Sendiri / Total Utang X5 = Penjualan / Total Aktiva Klasifikasi perusahaan yang sehat dan bangkrut didasarkan pada nilai Z-score metode Altman yaitu: Nilai Z < 1,81 maka termasuk perusahaan yang bangkrut Nilai 1,81 < Z < 2,99 maka termasuk grey area . idak dapat ditentukan apakah perusahaan Nilai Z > 2,99 maka termasuk perusahaan tidak bangkrut Metode Springate S-score Rasio Keuangan Menurut Kasmir . , pengertian rasio keuangan menurut James C Van Home merupakan indeks yang menghubungkan dua angka akuntansi dan diperoleh dengan membagi satu angka dengan angka Rasio keuangan digunakan untuk mengevaluasi kondisi keuangan dan kinerja perusahaan. Dari hasil rasio keuangan ini akan terlihat kondisi ISSN : 2086-4515 Volume 10. Nomor 1. Juli 2019 Jadirasio keuangan merupakan kegiatan membandingkan angka-angka yang ada didalam laporan keuangan dengan cara membagi satu angka dengan angka Perbandingan dapat dilakukan satu komponen dengan keuangan atau antar komponen yang ada diantara laporan keuangan. Menurut Lyn dan Ormiston . , ada 4 kategori rasio-rasio keuangan kunci . , antara lain: ratio likuiditas, ratio leverage, ratio aktivitas dan ratio profitabilitas. Berikut penjelasan rasio keuangan dalam variabel penelitian saya: Ratio WCTA/Total Asset (Modal Kerja terhadap Total Asse. Menurut Prastowo dan Juliaty . , modal kerja merupakan selisih antara total aktiva lancar dan hutang lancar. Jumlah modal perusahaan ini menjadiperhatian para kreditor jangka pendek, karena hasil perhitungan ini menunjukan jumlah aktiva yang dibelanjai dari sumber dana jangka panjang, yang tidak memerlukan pembayaran kembali dalam jangka Makin besar angka modal ini, berarti makin besar tingkat proteksi kreditor jangka pendek, dan makin besar kepastian bahwa hutang jangka pendek akan dilunasi tepat waktu. Current Ratio (Ratio Lanca. Merupakan rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam pendek atau hutang yang akan segera jatuh tempo pada saat Dari hasil pengukuran rasio, apabila hasil rasio lancar rendah dapat dikatakan bahwa perusahaan kurang modal untuk La Ode Abdul Wahab - Analisis Penerapan Metode Altman Z-ScoreAA. JURNAL EKONOMI & BISNIS Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura Namun, apabila hasil pengukuran rasio perusahaan sedang baik (Kasmir, . Debt Ratio (Rasio Hutan. Merupakan rasio hutang yang perbandingan antara total hutang dengan total aktiva/asset. Dengan kata lain, seberapa besar aktiva perusahaan dibiayai oleh hutang atau seberapa besar hutang perusahaan berpengaruh terhadap Hasil perhitungan rasio ini menjelaskan bahwa jika rasio ini tinggi maka semakin banyak, maka semakin sulit bagi perusahaan untuk memperoleh tambahan pinjaman karena dikhawatirkan perusahaan tidak mampu menutupi hutanghutangnya dengan aktiva yang Jika hasil rasio rendah, maka semakin kecil perusahaan dibiayai dengan hutang (Kasmir, . Earning Before Interest and Taxes per Total Asset (Laba Usaha/Total Asse. Rasio ini menunjukan kemampuan perusahaan memperoleh laba diukur dari jumlah laba sebelum dibandingkan dengan total asset. Semakin besar rasio semakin baik (Harahap,2007:. Rumus rasio ini sebagai berikut: Ratio Sales/Total Aset (Penjualan/ Total Asse. Rasio ini merupakan perhitungan rasio total assets turnover yang disebut juga dengan perputaran total asset. Rasio ini melihat sejauh mana keseluruhan asset yang dimiliki oleh perusahaan ISSN : 2086-4515 Volume 10. Nomor 1. Juli 2019 terjadiperputaran secara efektif ( Fahmi, 2011:. Return On Asset (ROA) Rasio perputaran aktiva diukur dari volume penjualan. Semakin besar rasio ini semakin baik. Hal ini berarti bahwa aktiva dapat lebih cepat berputar dan meraih laba (Harahap, 2007:. ROA dapat menunjukan tingkat profitabilitas Menurut Hery . , semakin tinggi nilai ROA atau semakin tinggi hasil semakin tinggi pula jumlah laba bersih yang dihasilkan dari setiap rupiah dana yang tertanam dalam total asset. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa semakin tinggi nilai ROA maka semakin baik kinerja perusahaan tersebut. Retained Earnings/Total Asset (Laba ditahan/Total Asse. Rasio yang tinggi menunjukan bahwa investasi sebagian besar dibiayai dari retained earnings . aba ditaha. Semakin tinggi rasio yang dihasilkan berarti perusahaan memiliki laba yang tinggi untuk membiayai asetnya dan membayar deviden, sehingga financial distress. Market Value of Equity/ Book Value of Total Debt Rasio ini merupakan rasio yang seberapa banyak aset perusahaan dapat turun nilainya sebelum jumlah utang lebih besar daripada menjadipailit (Naingolan,2017:. Net Profit Before Taxes/ Current Liability Merupakan rasio yang mengukur La Ode Abdul Wahab - Analisis Penerapan Metode Altman Z-ScoreAA. JURNAL EKONOMI & BISNIS Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura (Rahayu,2012:. Penjelasan Variabel Rasio Keuangan: Current Asset (Asset Lanca. kekayaan yang segera dapat diuangkan . pada saat dibutuhkan dalam jangka maksimal satu tahun. Terdiri dari kas, bank, surat-surat berharga, piutang, persediaan, sewa dibayar dimuka,dsb. (Kasmir, 2016:. Current Liability (Kewajiban Lanca. merupakan kewajiban kepada pihak lain yang harus segera dibayar dalam jangka waktu maksimal satu tahun. Terdiri dari: hutang dagang, hutang bank maksimal satu tahun, hutang wesel, hutang gaji,dsb. (Kasmir, 2016:. Total Asset ( Jumlah Ase. merupakan total dari jumlah aktiva lancar, aktiva tetap dan (Kasmir, 2016:. Retained Earnings (Laba ditaha. merupakan akumulasi perusahaan setelah dikurangi dengan deviden (Siegel dan Shim dalam Fahmi 2011:. Secara umum dalam konsep . etained earning. ada dua, . Laba . etained penggunaan laba ditahan merupakan bentuk dari dana untuk keperluan yang ISSN : 2086-4515 Volume 10. Nomor 1. Juli 2019 diperlukan sesuai dengan rencana yang dibuat. Laba ditahan yang tidak dialokasikan . ree retained ditahan . etained earning. yang tidak ada satu kebijakan khusus untuk mengalokasikan laba yang diperoleh untuk tujuan EBIT (Laba Bersih Sebelum Bunga dan Paja. merupakan laba tingkat kedua dalam mengukur kinerja kegiatan EBIT dikatakan sebagai laba usaha. Laba usaha dicari dengan rumus laba kotor dikurangi dengan beban usaha. Angka laba usaha memberikan kita satu dasar untuk mengukur kesuksesan terpisah dari yang pembelanjaan dan kegiatan investasi dan terpisah dari Sedangkan beban operasi atau beban usaha terdiri dari beban penjualan, beban administratif, beban iklan, beban penyusutan dan amortisasi serta perbaikan dan pemeliharaan (Lyn dan Ormiston,2008:. Market Value Equity merupakan nilai pasar ekuitas yang mengukur nilai sekarang dari arus kas masa depan kepada pemegang saham. MVE kalkulasi jumlah saham yang harga saham (Zaky dan Ary 2012:. La Ode Abdul Wahab - Analisis Penerapan Metode Altman Z-ScoreAA. JURNAL EKONOMI & BISNIS Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura Book Value of Total Debt merupakan elemen keuangan yang terdapat pada neraca. Dimana nilai buku hutang yang didapat dari kewajiban lancar ditambah dengan kewajiban tidak lancar (Darsono, 2. Sales . merupakan dikurangi dengan retur dan (Deanta,2016:. Net Profit Before Taxes (Laba Bersih Sebelum Paja. merupakan laba yang terlihat atau yang diperoleh sebelum dikurangkan dengan pajak (Fahmi, 2011:. Long-term Liabilities (Kewajiban Jangka Panjan. kewajibankewajiban yang harus dilunasi dalam jangka waktu lebih dari satu tahun atau lebih dari satu (Akbar:2. Metode Analisa Data Dalam penelitian ini alat analisis yang digunakan adalah model Altman yang digunakan untuk menganalisis Adapun digunakan adalah formula Z-Score yang ditemukan oleh Altman untuk menilai Formula Z-Score untuk perusahaan non manufaktur adalah: Z-Score 1,2X1 1,4X2 3,3X3 0,6X4 1,0X5 Dimana: = Modal Kerja / Total Aktiva = Laba Ditahan / Total Aktiva = Laba Sebelum Bunga dan Pajak / Total Aktiva = Modal Sendiri / Total Utang = Penjualan / Total Aktiva (Supardi dan Mastuti, 2003: . ISSN : 2086-4515 Volume 10. Nomor 1. Juli 2019 Menurut Altman, perusahaan akan diklasifikasikan dalam beberapa kategori berdasarkan hasil formula ZScore. Klasifikasi kondisi perusahaan berdasarkan nilai Z-Score adalah sebagai berikut: Untuk nilai Z-Score lebih kecil atau sama dengan 1,8 (Z-Score O1,. maka perusahaan dikategorikan potensial Untuk nilai Z-Score antara 1,8 hingga 2,9 . ,8 < Z-Score O2,. maka akan didefinisikan sebagai zona of ignorance atau grey area karena rentan terhadap kesalahan Untuk nilai Z-Score lebih besar dari 2,9 (Z-Score > 2,. maka perusahaan dikategorikan dalam keadaan sehat. Hasil Penelitian Analisis Penerapan Metode Altman Z-score Memprediksi Financial Distress pada PT. Astra International Tbk Kondisi financial distress dapat dikenali lebih awal sebelum terjadinya dengan menggunakan suatu model sistem peringatan dini . arly warning Model ini dapat digunakan sebagai alat untuk mengenali gejala awal kondisi financial distress untuk memperbaiki kondisi sebelum sampai pada kondisi krisis atau kebangkrutan. Sejak dulu, telah ada beberapa peneliti yang mengembangkan model prediksi yang mencoba membantu calon-calon investor dan kreditur dalam memilih perusahaan tempat menaruh dana supaya tidak terjebak dalam masalah financial distress Model tersebut antara lain dikemukakan oleh Altman. Adapun formula yang digunakan adalah formula Z-Score yang ditemukan oleh La Ode Abdul Wahab - Analisis Penerapan Metode Altman Z-ScoreAA. JURNAL EKONOMI & BISNIS Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura ISSN : 2086-4515 Volume 10. Nomor 1. Juli 2019 Altman Berdasarkan data-data kebangkrutan adalah sebagai berikut: keuangan pada table 4. 1, maka nilai Z-Score X1. X2. X3. X4, dan X5 dapat dihitung 1,2X1 1,4X2 3,3X3 0,6X4 1,0X5 sebagai berikut: Tabel 4. 2 Hasil Perhitungan Nilai X1 Tahun Modal Kerja (R. Total Aktiva (R. 0,12 0,14 0,15 Sumber : Data Diolah, 2019 Berdasarkan hasil perhitungan adalah sebesar 0,12, pada tahun 2016 pada table 4. 2, maka dapat diketahui sebesar 0,14 dan pada tahun 2017 bahwa nilai X1 pada tahun 2015 sebesar 0,15. Tabel 4. 3 Hasil Perhitungan Nilai X2 Tahun Laba Ditahan (R. Total Aktiva (R. 0,38 0,39 0,38 Sumber : Data Diolah, 2019 Berdasarkan hasil perhitungan adalah sebesar 0,38, pada tahun 2016 pada table 4. 3, maka dapat diketahui sebesar 0,39 dan pada tahun 2017 bahwa nilai X2 pada tahun 2015 sebesar 0,38. Tabel 4. 4 Hasil Perhitungan Nilai X3 Tahun EBIT (R. Total Aktiva (R. 0,08 0,08 0,10 Sumber : Data Diolah, 2019 Berdasarkan hasil perhitungan adalah sebesar 0,08, pada tahun 2016 pada table 4. 4, maka dapat diketahui sebesar 0,08 dan pada tahun 2017 bahwa nilai X3 pada tahun 2015 sebesar 0,10. Tabel 4. 5 Hasil Perhitungan Nilai X4 Tahun Modal Sendiri (R. Total Hutang (R. 1,06 1,15 1,12 Sumber : Data Diolah, 2019 Berdasarkan hasil perhitungan adalah sebesar 1,06, pada tahun 2016 pada table 4. 5, maka dapat diketahui sebesar 1,15 dan pada tahun 2017 bahwa nilai X4 pada tahun 2015 sebesar 1,12. Tabel 4. 6 Hasil Perhitungan Nilai X5 Tahun Pendapatan (R. Total Aktiva (R. 0,75 0,69 0,70 Sumber : Data Diolah, 2019 La Ode Abdul Wahab - Analisis Penerapan Metode Altman Z-ScoreAA. JURNAL EKONOMI & BISNIS Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura ISSN : 2086-4515 Volume 10. Nomor 1. Juli 2019 Berdasarkan hasil perhitungan = 2,42 pada table 4. 6, maka dapat diketahui Berdasarkan hasil perhitungan bahwa nilai X5 pada tahun 2015 di atas, dapat diketahui bahwa nilai Zadalah sebesar 0,75, pada tahun 2016 score PT. Astra International Tbk pada sebesar 0,69 dan pada tahun 2017 tahun 2015 adalah sebesar 2,33, sebesar 0,70. tahun 2016 sebesar 2,37, dan pada Selanjutnya, untuk mengetahui tahun 2017 sebesar 2,42. nilai Z-score, maka nilai X setiap Pembahasan persamaan Z-Score, dengan hasil Berdasarkan hasil perhitungan Zsebagai berikut: Score menunjukan bahwa pada tahun Z-Score. = 1,2. 1,4. 2015 sampai dengan 2017 PT. Astra 3,3. International Tbk termasuk dalam kategori 0,6. 1,0. abu-abu. Dimana pada tahun 2015 nilai Z= 0,15 0,53 0,26 Score PT. Astra International Tbk sebesar 0,64 0,75 2,33, tahun 2016 sebesar 2,37 dan pada = 2,33 tahun 2017 adalah sebesar 2,42. Z-Score. = 1,2. 1,4. Berdasarkan ketentuan untuk nilai Z 3,3. Score antara 1,8 hingga 2,9 . ,8 < Z0,6. 1,0. Score O2,. maka akan didefinisikan = 0,17 0,54 0,28 sebagai zona of ignorance atau grey area 0,69 0,69 karena rentan terhadap kesalahan = 2,37 Z-Score. = 1,2. 1,4. Jika dituangkan dalam sebuah 3,3. Z-score PT. Astra 0,6. 1,0. International Tbk selama tiga tahun = 0,18 0,54 0,33 terakhir, yaitu tahun 2015 sampai dengan 0,67 0,70 2017, dapat dilihat sebagai berikut: Gambar 4. 1 Grafik Z-Score PT. Astra International Tbk Z-Score Z-Score Sumber : Data Diolah, 2019 La Ode Abdul Wahab - Analisis Penerapan Metode Altman Z-ScoreAA. JURNAL EKONOMI & BISNIS Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura Berdasarkan grafik di atas, dapat dilihat bahwa nilai z-score PT. Astra International Tbk cenderung Hal menggambarkan bahwa sejak tahun 2015, pihak manajemen perusahaan melakukan perbaikan manajemen yang sangat baik agar terhindar dari masalah kesulitan keuangan atau financial distress. Namun walaupun nilai Z score yang ciperoleh PT. Astra International Tbk peningkatan, akan tetapi hingga tahun 2017 perusahaan masih masuk dalam wilayah grey area. Grey area berarti perusahaan memperoleh nilai Z yang tersebut masuk ke dalam zona abuabu atau berada pada kondisi keuangan diantara financial distress dan kondisi keuangan yang aman. Hasil penelitian ini berbeda dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Desi Mila Sari . , dimana hasil perhitungan Z-Score untuk memprediksi kebangkrutan pada Bank Muamalat Indonesia atas laporan keuangan selama 4 tahun dari tahun 2012 Ae 2015 semuanya menghasilkan nilai Z-Score yang lebih kecil dari 1,81 sehingga dapat dikatakan akan Hasil penelitian ini juga berbeda dengan hasil penelitian yang dilakukan Siti Nurhasanah . Berdasarkan perhitungan analisis rasio keuangan dapat dilihat dalam setiap tahunnya PT. Indocemnt Tunggal Prakarsa Tbk memperoleh nilai Z-score yang berbeda-beda. Pada PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk menunjukan masing-masing nilai Zscore 7,15, 6,85, 6,81 dan 6,56 artinya perusahaan berada pada kondisi ISSN : 2086-4515 Volume 10. Nomor 1. Juli 2019 sehat dipengaruhi pada nilai rasio X4 mendapatkan nilai masing-masing 6,33, 6,04, 6,33, dan 6,52 meskipun dalam setiap tahunnya mengalami perubahan nilai rasio X4 perusahaan tetap menjaga nilai pasar saham lebih tinggi daripada total hutang, karena jika hutang lebih tinggi maka akan Sedangkan penelitian ini PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dilihat nilai pasar saham yang dimiliki setiap tahunnya mampu menarik minat investor dan kreditur untuk bekerja sama dalam mengelola laba perusahaan. Tetapi pada rasio X3 mendapatkan nilai masing-masing 0,33, 0,31, 0,29 dan 0,21. Meskipun dalam setiap tahunya mengalami penurunan perusahaan tetap berada pada kondisi sehat. Hal yang mempengaruhi menurunnya rasio X3 pada EBIT . aba sebelum bunga dan pajak, atau biasa disebut, pendapatan operasiona. perusahaan karena tidak mampu menyeimbangi jumlah aktiva. Masalah keuangan perusahaan merupakan salah satu faktor yang Perusahaan pembayaran hutang jangka pendek atau dapat disebut sebagai masalah likuiditas memungkinkan perusahaan dalam kondisi kesulitan keuangan atau financial distress. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis pada bab sebelumnya maka dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan analisis z-score memprediksi financial distress pada PT. Astra International Tbk menunjukkan bahwa pada tahun 2015 sampai dengan 2017 PT. Astra International Tbk termasuk dalam kategori abu-abu. La Ode Abdul Wahab - Analisis Penerapan Metode Altman Z-ScoreAA. JURNAL EKONOMI & BISNIS Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura Dimana pada tahun 2015 nilai Z-Score PT. Astra International Tbk sebesar 2,33, tahun 2016 sebesar 2,37 dan pada tahun 2017 adalah sebesar 2,42. Berdasarkan ketentuan untuk nilai ZScore antara 1,8 hingga 2,9 . ,8 < ZScore O2,. maka akan didefinisikan sebagai zona of ignorance atau grey area karena rentan terhadap kesalahan Nilai Z-score PT. Astra International Tbk selama tiga tahun kenaikan, akan tetapi tetapi hingga tahun 2017 perusahaan masih masuk dalam wilayah grey area. Grey area berarti perusahaan memperoleh nilai Z yang menunjukkan bahwa perusahaan tersebut masuk ke dalam zona abu-abu atau berada pada kondisi keuangan diantara financial distress dan kondisi keuangan yang aman. Daftar Pustaka