Vol. 2 No. 2 Tahun 2023 ISSN: 2962-987X Peningkatan Kapasitas Pemuda Desa Alu Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar Rahmatullah 1. Aco Nata Saputra 2. Hendrawan3. Muhammad Syihabuddin Taufiq 4 Universitas Sulawesi Barat. Majene rahmatullah@unsulbar. id1, aconatasaputra@unsulbar. hendrawan@unsulbar. id3, m. syihabuddintaufiq@unsulbar. Diterima: | Dipublikasikan: Abstrak Peningkatan kapasitas pemuda yang optimal dapat memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Untuk mewujudkan pencapaian tersebut, maka perlu dilakukan pelatihan pemuda Desa termasuk di dalamnya melaksanakan pelatihan dan pengembangan intelektual pemuda desa. Adapun beberapa tahap yang dilakukan yaitu: . pelaksanaan pelatihan dengan beberapa anggota karangtaruna desa. menyusunan laporan hasil analisis yang berguna sebagai bahan dalam pengelolaan organisasi pemuda di tingkat desa. Pelaksanaan pengabdian masyarakat terkait pengembangan kapasitas pemuda dalam pengembangan organisai dilaksanakan secara luring atau tatap muka. Hasil analisis peningkatan kapasitas pumuda menunjukkan bahwa banyak potensi pemuda yang bisa dikembangkan dengan cara melakukan kerja sama dengan stakeholder yang terlibat dalam pengembangan desa. Kata Kunci: Peningkatan. Kapasitas. Pemuda. Abstract Increasing optimal youth capacity can have a positive impact on improving the welfare of village To realize this achievement, it is necessary to carry out village youth training, including carrying out training and intellectual development of village youth. There are several stages carried out, namely: . carrying out training with several members of the village youth academy. compiling a report on the results of the analysis that is useful as material in managing youth organizations at the village level. Implementation of community service related to developing youth capacity in organizational development is carried out offline or face to face. The results of the analysis of increasing youth capacity show that there is a lot of youth potential that can be developed by collaborating with stakeholders involved in village development. Keywords: Improvement. Capacity. Youth. Vol. 2 No. 2 Tahun 2023 ISSN: 2962-987X PENDAHULUAN Kemajuan dan perubahan zaman di dunia termasuk Indonesia berjalan beriringan dengan derasnya arus globalisasi. Perkembangan zaman yang sangat cepat seperti sekarang ini menuntut sumber daya manusia mempunyai kualitas yang tinggi untuk mencapai kehidupan yang lebih sejahtera. Masyarakat, terutama generasi penerus bangsa merupakan sumber daya utama sebagai modal dalam pembentukan dan pertumbuhan serta perkembangan sebuah bangsa. Pemuda sebagai sebuah bagian dari masyarakat mempunyai kekuatan besar untuk menjadi tombak dalam sebuah arus kemajuan bangsa. Ketangguhan dan kekuatan suatu bangsa salah satunya dapat dilihat dari sosok pemudanya. Pemuda sebagai sebuah bagian dari masyarakat mempunyai kekuatan besar menjadi tombak dalam sebuah arus kemajuan bangsa. Keterlibatan pemuda sebagai agen perubahan . gen of chang. dalam masyarakat mempunyai peran penting sebagai revolusioner sosial di tengah-tengah masyarakat karena dianggap mempunyai kemampuan yang lebih, semangat besar, daya saing yang tinggi dan pikir yang cepat serta fisik yang masih gesit Hal ini menunjukkan bahwa pemuda adalah salah satu pilar yang dibutuhkan untuk membangun negara. Meskipun bukan satu-satunya, keterlibatan pemuda sebagai agen perubahan . gent of change. dalam masyarakat dirasakan sangat Generasi muda mempunyai peran penting sebagai seorang revolusioner sosial di tengah-tengah masyarakat karena pemuda dianggap mempunyai kemampuan yang lebih, semangat besar, daya saing yang tinggi dan daya pikir yang cepat serta fisik yang masih gesit. Pemuda memiliki potensi ekstra dibandingkan dengan kelompokkelompok masyarakat yang lain. Peran pemuda untuk pembangunan sangat penting dalam artian bukan karena mereka menjadi lapisan masyarakat yang paling besar tetapi adalah potensi dan kreativitas mereka yang merupakan aset penting untuk pembangunan suatu Berlandaskan Undang-undang nomor 40 tahun 2009 tentang kerpemudaan telah dijelaskah tentang amanah pemerintah daerah yang wajib melaksanakan pelayanan kepemudaan yang bertujuan untuk pembangunan. Pemuda yang dimaksud dalam penelitian ini yaitu warga negara Indonesia baik laki-laki maupun perempuan yang berusia 16-30 tahun. Hal ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan pada pasal 1 ayat 1 yang berbunyi sebagai AuPemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 sampai 30 tahunAy Dapat dikatakan memiliki potensi ekstra karena pemuda merupakan bagian Vol. 2 No. 2 Tahun 2023 ISSN: 2962-987X dari kelompok usia yang sangat produktif, baik di bidang sosial kemasyarakatan, politik, seni hingga ekonomi. Tingkat keterlibatan pemuda dalam dunia kerja atau bidang ekonomi cukup besar, karena pada usia 16 tahun pemuda akan memasuki babak baru kehidupan dan sudah termasuk ke dalam angkatan kerja yang siap berlomba-lomba untuk menunjukkan kemampuannya pada dunia luar. Namun, pemuda dengan segala kemampuannya yang begitu besar perlu diwadahi dalam sebuah sistem yang teratur. Salah satu sistem yang dapat mewadahi dan mengembangkan segala potensi pemuda adalah lembaga kemasyarakatan karang Karang taruna merupakan salah satu bentuk realisasi dari kebijakan sosial yang dikeluarkan oleh Pemerintah dalam masyarakat berbentuk partisipan baik secara individu maupun kelompok/lembaga yang mempunyai konsentrasi kegiatan pemberdayaan pemuda dalam usaha kesejahteraan sosial di lingkungan masyarakat yang kemudian disebut sebagai pilar-pilar partisipan. Organisasi-organisasi kepemudaan sangat penting dalam upaya, pemberdayaan pemuda untuk memupuk rasa kepedulian, nasionalisme, mengembangkan kemampuan, minat, bakat, meningkatkan keswadayaan dan penanggulangan hal-hal negatif. Organisasi kepemudaan merupakan usaha-usaha yang dirancang sebagai wahana pengoptimalan potensi yang dimiliki para pemuda. Sebagai penggerak perjuangan, pemuda haruslah menjadi motor penggerak bangsa. Saat ini, ada banyak organisasi karang taruna yang berdiri baik yang bermula atas inisiatif masyarakat maupun yang diprakarsai oleh pemerintah daerah seperti pemerintah desa. Salah satu Desa yang juga aktif dalam pengembangan organisai karang taruna desa adalah Desa Alu Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar. Menindaklanjuti upaya ini. Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sulawesi Barat melakukan Pengabdian ke Desa Alu Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar. Hal ini dilakukan karena Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sulawesi Barat menyadari benar bahwa Pengembangan pemuda harus melalui proses pembelajaran yang dialogis dan interaktif. Harapannya, kegiatan ini dapat diselenggarakan secara berkelanjutan di berbagai tempat. di Sulawesi Barat. 2 Analisis Situasi Mitra Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan di Aula kantor desa Alu tepatnya di Desa Alu Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar. Karang Taruna Garuda Desa Alu telah lama berdiri, tetapi baru satu tahun terakhir kembali eksis setelah lama vakum. Dengan kepengurusan Baru Karang Taruna berusaha untuk untuk kembali menunjukkan eksistensi dimulai dengan restrukturisasi Vol. 2 No. 2 Tahun 2023 ISSN: 2962-987X 3 Permasalahan Mitra Permasalah mitra yang kemudian ditemukan ada beberapa masalah subtansi bagi Karang Taruna Desa Alu yakni : Rendahnya minat pemuda untuk berorganisasi. Kapasitas pengurus yang terbatas. Kurangnya Koordinasi Pengurus Kecamatan dan Kabupaten. Sarana Sekretariat belum memadai. METODE Kegiatan ini dilaksanakan dengan melakukan pemberian materi dan diskusi Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk melakukan pendampingan terkait dengan Pengelolaan Karang Taruna Desa Alu Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar. Diharapkan hasil dari pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam bentuk pendampingan dapat memberikan peningkatan pengelolaan Organisasi Karang Taruna untuk meningkatkan partisipasi pemuda dalam pembangunan. Tabel 1 Daftar Jadwal dan Materi Kegiatan Jadwal Jenis Kegiatan Materi Narasumber/ Pelaksana November Pelaksanaan Peningkatan Kapasitas Pemuda Pengantar Kepemudaan Aco Nata Saputra. IP. Pengelolaan Organisasi Kepemudaan Profesional Rahmatullah,S. Sos. M . Diagnosa Permasalahan Organisasi Hendrawan,S. Sos. Vol. 2 No. 2 Tahun 2023 ISSN: 2962-987X 10- 5 November Penyusunan Laporan Hasil Analisis Rekomendasi Strategi Pengembanga n Organisasi Kepemudaan Dosen Dan Mahasiswa Tim Pengabdian Masyarakat Kegiatan ini dilaksanakan dengan melakukan pemberian materi, diskusi interakatif dan sharing session terkait peningkatan kapasitas pemuda. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman dan pelaksanaan peningkatan kapasitas pemuda bagi pemuda Desa Alu. Kemudian terlaksananya kegiatan ini diharapkan pemuda Desa Alu dapat memiliki pengetahuan serta pemahaman yang baik dan menyeluruh terkait peningkatan kapasitas pemuda. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dosen dari Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sulawesi Barat dengan tema AuPeningkatan Kapsitas Pemu da Desa AluAy dimulai pada tanggal 4 November 2023 di Desa Alu. Kecamatan Alu. Kabupaten Polewali Mandar. Provinsi Sulawesi Barat. Adapun mekanisme kegiatan dilakukan dalam dua tahap yaitu. Pelaksanaan Peningkatan Kapasitas Pemuda pada tanggal 4 November . Penyusunan Laporan Hasil Analisis pada tanggal 10-15 November 2023. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk melakukan pendampingan terkait dengan Pengelolaan Karang Taruna Desa Alu Kecamatan Alu. Kabupaten Polewali Mandar. Diharapkan hasil dari pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam bentuk pendampingan dapat memberikan peningkatan pengelolaan Organisasi Karang Taruna untuk meningkatkan partisipasi pemuda dalam 1 Workshop Literasi Politik Kebijakan publik atau public policy sebagai produk politik merupakan sebuah keniscayaan sosial. Meskipun kebijakan publik dirumuskan oleh pemerintah daerah. Bridgman dan Davis dalam bukunya AuThe Australian Policy HandbookAy (Davis & Althaus, 1. menyatakan siklus kebijakan publik . dentifikasi isu, analisis kebijakan, konsultasi, koordinasi, keputusan, implementasi, dan evaluas. wajib melibatkan pihak-pihak lainnya yang berkompeten agar hasilnya tidak merugikan semua pihak. Objek kajian Public Policy adalah organisasi baik itu organisasi pemerintah dan non pemerintah. Pendidikan terkait literasi politik dalam rangka peningkatan kapasitas pemuda khususnya materi strategi pengembangan organisasi diberikan pada pemuda desa agar pemuda sejak dini menyadari perannya sebagai generasi penerus dan harapan bangsa belajar untuk mengidentifikasi isu Vol. 2 No. 2 Tahun 2023 ISSN: 2962-987X daerahnya yang mendesak dan darurat agar dapat di atasi dan menemukan pendekatan untuk mengatasi persoalan tersebut. Gambar 1. Kegiatan workshop literasi peningkatan kapasitas pemuda dengan materi pengantar kepemudaan yang dibawakan oleh Aco Nata Saputra. IP. Si pada Tanggal 4 November 2023 di Aula Kantor Desa Alu. Gambar 2. Kegiatan workshop literasi peningkatan kapasitas pemuda dengan materi Pengelolaan Organisasi yang dibawakan oleh Rahmatullah. Sos. Si pada Tanggal 4 November 2023 di Aula Kantor Desa Alu. Berbeda dengan organisasi zaman duhulu yang lebih mengutamakan kebersamaan, saat ini organisasi modern lebih mengutamakan beberapa tujuan yakni efisiensi,rasionalitas, dan efektivitas. organisasi modern sudah lebih dewasa dan pandai dalam mengelola sumber daya yang dimiliki, sehingga efisiensi dan efektivitasnya lebih tinggi jika dibandingkan organisasi alamiah yang lebih Vol. 2 No. 2 Tahun 2023 ISSN: 2962-987X mengutamakan kemapanan. dengan demikian, organisasi modern dituntut untuk melakukan evaluasi agar selalu sesuai dengan perkembangan lingkungan serta bisa mewarnai lingkungan dan memenuhi tuntutan kebutuhan anggota, sekaligus dapat memenuhi visi, misi, dan tujuan organisasi ( Kusdi 2. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah mengapa di era sekarang ini banyak organisasi yang tidak memenuhi kualifikasi sebagaimana dipersyaratkan tersebut, meskipun sudah banyak pakar dan kepustakaan di bidang ini. makin banyaknya kepustakaan di bidang organisasi menjadikan kita semakin bingung, atau malah sebaliknya jadi lebih jelas dalam memahami hal-hal terkait organisasi? memang tidak mudah untuk menjawab persoalan ini, dan mungkin perlu uraian dan kajian yang lebih panjang. Desa sebagai sebuah organisasi formal selalu berhubungan langsung dengan kepentingan pokok masyarakat mereka di tuntut untuk memiliki kapasitas pengetahuan di berbagai bidang baik pelayanan yang sifatnta administratif maupun sifatnya kebutuhan sosial yang membutuhkan mekanisme dan kerja sama yang padu diantara pemuda karangtaruna dan pemerintah desa dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, agar kebutuhan masyarakat yang krusial dapat diatasi dengan baik. Selayaknya pemuda Desa Alu memiliki berbagai pengembangan kompetensi yang sifatnya rutin di adakan oleh pemerintah desa maupun karag taruna tentunya dengan melibatkan akademisi, praktisi, tenaga ahli di bidang pengembangan Yang bisa memberikan wejangan dalam rangka peningkatan kemampuan . dan sikap . Pembentukan dan pengembangan kapasitas pemuda desa merupakan suatu proses yang dilaksanakan pada tiga level/tingkatan, yaitu individu, kelompok dan institusi atau organisasi dan bertujuan untuk menjamin kesinambungan organisasi/institusi melalui pencapaian tujuan dan sasaran organisasi yang Di Desa Alu kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar, capacity building dilakukan agar pemuda desa dapat berkembang dan dapat terus beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang cepat. Pembangunan kapasitas . apacity buildin. menjadi hal yang mutlak harus berjalan dengan baik. Secara umum, capacity building dapat diartikan sebagai proses meningkatkan kemampuan pengetahuan dan keterampilan . , sikap . dan perilaku . dari siswa. Vol. 2 No. 2 Tahun 2023 ISSN: 2962-987X Gambar 3. Kegiatan workshop literasi peningkatan kapasitas pemuda dengan materi Pengelolaan Organisasi yang dibawakan oleh Hendrawan. Sos. P pada Tanggal 4 November 2023 di Aula Kantor Desa Alu. Pada kegiatan AuPengambangan Kapasitas Pemuda Desa AluAy, dilaksanakan agar pemuda Desa mempunyai kapasitas yang terus berkembang. Dalam kegiatan ini, pemuda Desa diberikan pemahaman terkait aspek-aspek penting seperti kemampuan berkomunikasi, motivasi diri, kemampuan problem solving, kreativitas dan kepemimpinan serta kaitannya dengan politik. 3 Sharing Session. Pendidikan Politik Tahap ketiga dalam pengabdian masyarakat ini adalah kegiatan sharing session pendidikan politik. Sharing Session ini menjadi kesempatan bagi aparat desa dan karang taruna untuk memberikan pertanyaan dan mendiskusikan fenomena politik yang selama ini mereka lihat disekitar mereka. Melalui kegiatan ini juga, pemateri memberikan pemahaman politik yang benar dan kepada pemuda desa. Vol. 2 No. 2 Tahun 2023 ISSN: 2962-987X Gambar 4. Kegiatan sharing session peningkatan kapasitas desa pada Tanggal 4 November 2023 di Aula Desa Alu Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar Masyarakat Indonesia kebanyakan menganggap bahwa politik dan pendidikan adalah dua hal dengan kutub yang berbeda. Politik berorientasi kepentingan sedangkan pendidikan justru mengajarkan untuk merangkul semua kepentingan sehingga menjadi seperti tanpa kepentingan, oleh karena itu kedua hal tersebut senantiasa dipisahkan. David Easton dan Jack Dennis dalam bukunya Children in the Political System . memberikan batasan mengenai pendidikan politik yaitu AuA development process which persons acquire arientation and paterns of behaviourAy. Selanjutnya. Fred I. Greenstain dalam jurnalnya yang berjudul A Note on the Ambiguity of "Political Socialization": Definitions. Criticisms, and Strategies of Inquiry . menyatakan bahwa AuPolitical socialization is all political learning formal and informal, delibrete and unplanned, at every stage of the life cycle inchiding not only explicit political tearning but also nominally nonpolitical learning of political lie relevant social attitudes and the acquisition of politically relevant personality characteristicsAy. Kedua pendapat di atas mengungkapkan bahwa pendidikan politik adalah suatu bentuk pendidikan yang dijalankan secara terencana dan disengaja baik dalam bentuk formal maupun informal yang mencoba untuk mengajarkan kepada setiap individu agar sikap dan perbuatannya dapat sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku secara sosial. Dalam hal ini dapat terlihat bahwa pendidikan politik tidak hanya terbatas pada kegiatan-kegiatan politik seperti pemilu, namun pendidikan politik juga mencoba untuk mengaitkan sikap dan tingkah laku individu tersebut dengan stabilitas dan eksistensi sistem politik. Vol. 2 No. 2 Tahun 2023 ISSN: 2962-987X Sejak dini generasi muda harus peduli dengan persoalan bangsa khususnya masalah politik. Mereka perlu belajar dan sekaligus memahami berbagai persoalan yang sedang dihadapi bangsa dan negerinya. Sudah saatnya para pemuda sebagai generasi penerus diajarkan dan dituntun untuk memahami berbagai persoalan yang langsung bersentuhan dengan hajat hidup rakyat banyak. Sudijono Sastroatmodjo . memberikan komentarnya mengenai hubungan pendidikan dengan tingkat kesadaran politik seseorang sebagai berikut : AuA. Tingkat pendidikan memiliki peranan penting dalam rneningkatkan kesadaran politik. Makin tinggi tingkat pendidikan masyarakat menjadi makin tinggi kesadaran politiknya. Demikian sebaliknya, semakin rendah tingkat pendidikan masyarakat maka makin rendah pula tingkat kesadaran politik masyarakat AAy Dalam pengembangan kapasitas pemuda selain dari pendidikan politik yang dilakukan secara berkesinambungan juga dibutuhkan beberapa isntrumen yang antara satu dengan yang lain saling membutuhkan, contohnya seperti dukungan dari pemerintah desa kepada pemuda untuk memberikan ruang kepada pemuda dalam berkreasi di bidang social, politik, ekonomi dan olahraga. Kemudian instrument yang ke dua adalah dukungan dari masyarakat setempat yaitu dengan cara menumbuhkan saling percaya dengan landasan itu pemuda akan punya rasa percaya diri untuk berbuat lebih bayak untuk perkembangan desanya. Dengan adanya sharing session pendidikan politik, pemuda desa mendapatkan ruang untuk mengungkapkan pendapatnya serta berdiskusi terkait praktik-praktik politik yang mereka lihat disekeliling mereka. Dalam kegiatan ini juga pemuda didorong untuk memupuk sikap menghargai pendapat orang lain dengan melakukan pemilihan ketua pemuda atau ketua karangtaruna secara demokratis, agar tidak menimumbulkan kecurigaan masyarakat desa terkait nepotisme dan lain sebagainya. KESIMPULAN Dari Pengabdian Masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa : pengembangan kapasitas pemuda merupakan tenggung jawab kita bersama karena pemuda merupakan tongkat estafet pembangunan Negara. Pada pundak pemudalah harapan-harapan bisa kita titipakan. Pemuda membutuhkan dukungan dari berbagai elemen baik itu dari pemerintah, masyarakat. NGO. Serta duania kampus yang bias memberikan pengembangan dan peningkatan soft skill dan hard skill pemuda desa Au Peningkatan Kapsitas Pemu da Desa AluAy diharapakan dapat memberikan perubahan yang signifikan terhadap kesadaran pemuda agar ikut berpartisipasi dalam mengawal kegiatan politik dalam rangka menjaga stabilitas Vol. 2 No. 2 Tahun 2023 ISSN: 2962-987X dan kondusifitas desa. Agar tidak menjadikan politik sebagai alat untuk kepentingan pribadi atau golongan. SARAN Berdasarkan Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan, peneliti memberikan beberapa saran, diantaranya . pemerintah desa diharapkan berupaya untuk memberikan pendidikan pengembangan kapasitas pemuda dengan cara bekerja sama dengan tenaga ahli atau akademisi yang bisa memberikan ilmunya untuk meningkatkan kapasitas intelektual pemuda di desa Pengembangan kapasitas pemuda membutuhkan perhatian yang serius oleh pemerintah maka dari itu sebaiknya ada program yang disusun secara sistematis oleh pemerintah. Agar pemuda bisa mendapatkan pendidikan sesuai dengan bidangnya masimg-masing dalam rangka memajukan desa. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada LPPM Universitas Sulawesi Barat serta terima kasih kepada pihak Pemerintah Desa Alu dan Karangtaruna Desa Alu selaku mitra pengadian masyarakat. Vol. 2 No. 2 Tahun 2023 ISSN: 2962-987X DAFTAR PUSTAKA