6 Vol. No. 2, 2021, pp. ISSN 2721-1703 E-ISSN 2809-4727 Jurnal Cakrawala Bahari Journal homepage: http://jurnal. id/index. php/jcb FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEGIATAN BONGKAR MUAT TERHADAP KELANCARAN ARUS BARANG DI GUDANG PT. TANGGUH SAMUDERA JAYA ADHI PRATISTHA SILEN Program Studi Transportasi Laut Article Info Article history: Received Jun 12th, 2021 Revised Aug 20th, 2021 Accepted Aug 26th, 2021 Keyword: Kesiapan Alat bongkar muat, kelancaran arus barang di gudang ABSTRACT . PT) Kesiapan operasi alat adalah merupakan bagian ukuran waktu dari peralatan tersebut yang dapat digunakan oleh operator. Kesiapan alat memegang peranan penting dalam kelancaran arus barang di gudang. Faktor yang tidak kalah penting lainnya adalah sumber daya manusia. Dalam Penelitian ini akan dibahas faktor-faktor yang menyebabkan arus barang menjadi tidak lancar serta upaya-upaya yang telah dilakukan PT. Tangguh Samudera Jaya Tanjung Priok Jakarta dalam menangani kendalakendala tersebut. Penulisan ini menggunakan metode kualitati deskriptif, yang berisi tentang pengamatan secara sistematis, logis dan berdasarkan pada objek yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian, faktor-faktor yang menyebabkan arus barang menjadi tidak lancar adalah kurangya kesiapan alat dan sumber daya manusia yang masih kurang dari yang disyaratkan. Oleh karena itu perusahaan berusaha meningkatkan kesiapan alat serta kualitas sumber daya manusia di gudang PT. Tangguh Samudera Jaya Tanjung Priok Jakarta agar barang dapat sampai ke tempat tujuan dengan tepat dan tidak melebihi batas waktu yang telah ditentukan. Beberapa Kendala yang terjadi antara lain ketrampilan anggota Gudang yang perlu ditingkatkan serta kurang tersedianya kesediaan peralatan untuk kegiatan penerimaan dan pengeluaran barang di gudang. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, perusahaan harus dapat mengambil solusi yang cepat dan tepat sehingga kegiatan dalam gudang dapat berjalan dengan lancar. A 2021 The Authors. Published by Politeknik Pelayaran Sumatera Barat. This is an open access article under the CC BY-NC-SA license . ttps://creativecommons. org/licenses/by-nc-sa/4. Corresponding Author: Adhi Pratistha Silen Politeknik Pelayaran Sumatera Barat Email. Adhi. smg@gmail. Pendahuluan Perdagangan Internasional bagi suatu negara merupakan salah satu faktor penting di bidang perekonomian, hal ini sangat berhubungan dengan laju pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Segala sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan tersebut haruslah terjamin dan tersedia. Salah satu faktor yang mempengaruhi kelancaran Journal homepage: http://jurnal. id/index. php/jcb kegiatan perdagangan internasional tersebut adalah pelabuhan. Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 69 tahun 2001 tentang Kepelabuhanan, yang dimaksud dengan Pelabuhan adalah tempat berlabuh dan bertambatnya kapal laut serta kendaraan laut lainnya, untuk menaikkan dan menurunkan penumpang, bongkar muat barang dan hewan, serta merupakan daerah lingkungan kerja kegiatan ekonomi. Dalam kegiatan bongkar muat barang maupun naik turunnya penumpang, peran pelabuhan merupakan peranan yang sangat penting dan sangat erat kaitannya dengan roda perekonomian yang terjadi disuatu negara. Dalam peranan tersebut, peranan yang tidak kalah penting yaitu unit kegiatan usaha pergudangan . Menurut Suyono . 3 : . gudang adalah tempat menyimpan barang yang akan di muat atau setelah dibongkar dari kapal. Gudang . , penumpukan/penyimpanan penerimaan muatan pengeluaran/penyerahan . Kegiatan ini dilaksanakan untuk menunjang kelancaran pelayanan terhadap kapal dan kelancaran arus barang. Perusahaan pergudangan . yaitu mereka yang menjalankan usaha penyimpanan barang didalam gudang pelabuhan Tempat Penimbunan Sementara (TPS), selama barang yang bersangkutan menunggu pemuatan keatas kapal, atau menunggu pengeluarannya dari gudang TPS, dan yang berada dibawah pengawasan bea dan cukai . udang pabea. Menurut Jhon Warman dalam bukunya yang berjudul Manajemen Pergudangan . 5 : . mengatakan bahwa dalam pemindahan barang dari suatu tempat berhenti ditempat yang lain kemudian berpindah lagi adalah persoalan yang umum terjadi, sebagai akibat adanya kebutuhan. Kebutuhan barang tersebut meliputi : Karakteristik barang tersebut, apakah padat, cair, gas atau lunak, mudah busuk, keras, berat, nilainya tinggi atau rendah. Sumber dari mana barang itu diterima, dan bagaimana mengantarkannya. Apa yang terjadi atas barang itu didalam gudang atau tempat dimana barang itu berhenti. Sumber daya manusia kita perlu diarahkan dengan benar dan terfokus dalam paradigma pembangunan kelautan. Pemerintahan yang mempunyai visi kebaharian yang benar, perlu memfasilitasinya dengan kebijakan dan strategi pembangunan nasional yang berbasis bahari. Journal homepage: http://jurnal. id/index. php/jcb Sebagai perusahan jasa bongkar muat yang beroperasi di pelabuhan Tanjung Priok, maka Perusahaan Bongkar Muat PT. Tangguh Samudera Jaya Tanjung Priok Jakarta bagian pergudangan, berusaha memaksimalkan kelancaran arus masuk dan keluar barang dengan menyediakan kesiapan alat di gudang agar barang dapat sampai pada tempat tujuan dan pada waktu yang tepat, atau tidak melebihi batas waktu yang telah Metode Pengertian Bongkar Muat Menurut Sudjatmiko . , pembongkaran adalah suatu pemindahan barang dari suatu tumpat ke tempat lain. Bisa juga dikatakan suatu pembongkaran barang dari kapal ke dermaga, ke gudang atau sebaliknya. Menurut Dirgahayu . kegiatan bongkar adalah mengangkut muatan dari sisi lambung kapal atau tongkang ke apron side/tepi dermaga atau sebaliknya. Menurut Sudjatmiko . kegiatan muat adalah pekerjaan muat atau memindahkan muatan dari dermaga ke kepal, tongkang atau alat angkut ke dalam palka dengan menggunakan derek kapal atau derek darat. Menurut Suyono . pada intinya adalah pemindahan barang dari gudang ke dermaga dan seterusnya untuk dimuat dikapal. Pengertian Peralatan Untuk menunjang pelayanan kapal dan barang diperlukan peralatan pelabuhan serta instalasi penunjang lainnya yang harus diadakan oleh perusahaan bongkar Menurut Tim Penyusun Referensi Kepelabuhanan . peralatan pelabuhan adalah sarana fisik untuk melayani kapal yang akan masuk/keluar pelabuhan serta bongkar muat barang di pelabuhan guna mendukung pelayanan kapal dan barang. Pengertian Barang Pengertian disentuh/dipegang dan dilihat secara nyata. Sedangkan barang muatan adalah sejumlah komoditi . dagang atau yang lainnya yang dimuat diatas kapal laut atau lainnya seperti kereta api, pesawat udara, dan lain sebagainya. Menurut Keputusan Menteri Perhubungan No. KM 14 tahun 2002 tentang Penyelenggaraan dan Pengusahaan Bongkar Muat Barang dari dan Ke Kapal, yang dimaksud dengan barang adalah semua jenis komoditi termasuk hewan dan petikemas yang dibongkar/dimuat dari dan ke kapal. Jadi kesimpulan dari barang dapat diartikan sebagai suatu komoditi baik itu Journal homepage: http://jurnal. id/index. php/jcb hidup atau mati yang dikirim melalui berbagai moda transportasi. Pengertian Gudang Menurut Suranto . gudang adalah suatu tempat atau bangunan beratap yang dipergunakan untuk menimbun, menyimpan, dan mengepak suatu barang, dengan tujuan agar barang tersebut terhindar dari kerusakan dan kehilangan akibat ulah manusia, binatang, serangga, maupun karena suhu/cuaca. Metode penelitian adalah cara mencari kebenaran dan asas-asas gejala alam, masyarakat atau kemanusiaan ataupun berdasarkan disiplin ilmu tertentu. Menurut Hilway . , penelitian tidak lain adalah suatu metode studi yang dilakukan seseorang melalui penyelidikan yang hati-hati dan sempurna terhadap masalah tersebut. Analisa dan Pembahasan Gambaran Umum Objek yang diteliti FaktorAefaktor yang menyebabkan arus barang di Gudang PT. Tangguh Samudera Jaya Tanjung Priok Jakarta menjadi tidak lancar FaktorAefaktor yang menyebabkan arus barang di gudang 304G PT. Tangguh Samudera Jaya Tanjung Priok Jakarta menjadi tidak lancar adalah sebagai berikut: Kesiapan Peralatan Kesiapan peralatan mekanis ataupun non mekanis sangat penting dalam kelancaran arus masuk barang di gudang. Hal tersebut sangat penting dalam menunjang keberhasilan proses kinerja gudang yang akan menentukan kepuasan Kinerja suatu peralatan akan menjadi tolak ukur keberhasilan proses arus masuk barang di gudang. Upaya yang dilakukan PT. Tangguh Samudera Jaya untuk meningkatkan kelancaran arus barang di gudang PT. Tangguh Samudera Jaya. Upaya yang dilakukan PT. Tangguh Samuder Jaya Tanjung Priok Jakarta dalam meningkatkan kesiapan alat adalah dengan cara: Mempersiapkan peralatan. Persiapan peralatan sebelum digunakan merupakan hal penting dalam menunjang kelancaran arus masuk dan keluar barang di gudang. Pihak gudang dalam melakukan upaya mempersiapkan peralatan yang akan di gunakan untuk kegiatan penerimaan dan pengeluaran barang di gudang adalah minimal satu jam sebelum alat tersebut digunakan, hal ini dilakukan untuk menghindari waktu yang terbuang untuk menunggu alat. Journal homepage: http://jurnal. id/index. php/jcb . Melakukan perawatan/pemeliharaan peralatan secara teratur. Perawatan peralatan sangat perlu dilakukan, karena jika peralatan tidak terawat dengan baik maka peralatan tersebut tidak dapat bekerja secara Perawatan peralatan secara teratur diperlukan agar memberikan optimalisasi terhadap kinerja suatu alat dan meningkatkan produktivitas alat. Perawatan peralatan dilakukan agar tidak terjadi kerusakan dan memberikan kepastian terhadap kelancaran operasi alat dengan kondisi yang dapat dipantau setiap saat. Simpulan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis tentang kesiapan peralatan bongkar muat dalam meningkatkan kelancaran arus masuk dan keluar barang di gudang PT. Tangguh Samudera Jaya Tanjung Priok Jakarta, maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut: Faktor-faktor yang menyebabkan arus barang menjadi tidak lancar adalah: Kesiapan alat bongkar muat masih kurang Kualitas sumber daya manusia masih kurang dari yang disyaratkan, yaitu minimal lulusan Sekolah Menengah Kejuruan jurusan tehnik mesin maupun otomotif. Upaya-upaya yang telah dilakukan PT. Tangguh Samudera Jaya dalam meningkatkan kelancaran arus barang adalah: Meningkatkan kesiapan peralatan bongkar muat dalam penerimaan maupun pengeluaran barang di gudang PT. Tangguh Samudera Jaya Tanjung Priok Jakarta. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Referensi