JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 02 No 03 Juli 2024 E ISSN : 2985-6140 https://lenteranusa. Pemanfaatan Teknik Kolase dalam Peningkatan Keterampilan Yunita Dewi 1*. Untung Nopriyansyah 2 Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung *E-mail: yunitadewi566@gmail. ABSTRAK Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan teknik kolase sebagai metode untuk meningkatkan keterampilan kreatif anak-anak di Desa Sumber Makmur. Teknik kolase, yang melibatkan penggabungan berbagai bahan dan tekstur untuk menciptakan karya seni, dianggap sebagai cara efektif untuk mendorong ekspresi diri dan kreativitas anak. Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk mengajarkan teknik kolase kepada anakanak usia 4-7 tahun melalui serangkaian workshop yang terstruktur. Dalam pelaksanaannya, anak-anak diperkenalkan pada berbagai bahan seperti kertas, kain, dan elemen alami, serta diberi kesempatan untuk membuat karya seni individu dan kolaboratif. Evaluasi dilakukan dengan metode observasi dan wawancara untuk mengukur perkembangan keterampilan kreatif, termasuk kemampuan berimajinasi, pemecahan masalah, dan ekspresi diri. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan kreatif anakanak, ditandai dengan peningkatan kepercayaan diri dan kemahiran dalam penggunaan berbagai media seni. Program ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga meningkatkan kemampuan sosial dan emosional anak-anak. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik kolase merupakan metode yang efektif dalam mendukung perkembangan kreatif anak-anak di komunitas pedesaan. Kata kunci: Keterampilan. Kolase. Sensor Motorik ABSTRACT This research explores the use of collage techniques as a method to improve the creative skills of children in Sumber Makmur Village. The collage technique, which involves combining various materials and textures to create works of art, is considered an effective way to encourage children's self-expression and creativity. This community service program is designed to teach collage techniques to children aged 4-7 years through a series of structured In its implementation, children are introduced to various materials such as paper, fabric and natural elements, and are given the opportunity to create individual and collaborative works of art. Evaluation is carried out using observation and interview methods to measure the development of creative skills, including the ability to imagine, problem solve and self-expression. The results of this program show significant improvements in children's creative skills, characterized by increased confidence and proficiency in the use of various art This program not only provides practical skills, but also improves children's social and emotional abilities. These findings indicate that collage techniques are an effective method in supporting the creative development of children in rural communities. Keywords: Skills. Collage. Motor Sensors Jurnal Lentera Pengabdian : Yunita Dewi . Untung Nopriyansyah JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 02 No 03 Juli 2024 E ISSN : 2985-6140 https://lenteranusa. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam pengembangan potensi individu, terutama pada usia dini. Di desa-desa yang belum sepenuhnya mendapatkan akses ke berbagai fasilitas pendidikan dan kegiatan ekstrakurikuler, seperti Desa Sumber Makmur, perhatian terhadap aspek kreativitas anak-anak seringkali kurang mendapat perhatian yang memadai. Menurut (Putri et al. , 2. Kreativitas, yang mencakup kemampuan untuk berpikir out-of-thebox, memecahkan masalah secara inovatif, dan mengekspresikan diri secara visual, memainkan peran penting dalam perkembangan kognitif dan emosional anak. Teknik kolase, sebagai metode seni yang melibatkan penggabungan berbagai bahan untuk menciptakan karya baru, menawarkan pendekatan yang menarik dalam pengembangan keterampilan kreatif anak-anak. Dengan teknik ini, anak-anak dapat menggunakan potongan kertas, kain, dan material lainnya untuk menciptakan komposisi visual yang unik, memungkinkan mereka untuk bereksperimen dengan warna, bentuk, dan tekstur. Selain itu, kolase mengajarkan anak-anak mengenai konsep dasar seni seperti komposisi dan desain, serta meningkatkan keterampilan motorik halus melalui aktivitas memotong dan menempel. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sumber Makmur bertujuan untuk memanfaatkan teknik kolase sebagai alat untuk meningkatkan keterampilan kreatif anak-anak di desa tersebut. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkenalkan anak-anak pada seni dan kreativitas, tetapi juga mengembangkan keterampilan lain yang terkait seperti pemecahan masalah, perencanaan, dan koordinasi(Putri et al. , 2. Dengan melibatkan anak-anak dalam proyek-proyek kolase, diharapkan mereka dapat mengungkapkan diri secara kreatif, meningkatkan kepercayaan diri, dan memperoleh keterampilan yang bermanfaat untuk pendidikan dan kehidupan sehari-hari mereka. Melalui pendekatan ini, diharapkan desa-desa seperti Sumber Makmur dapat menciptakan lingkungan yang lebih mendukung bagi pengembangan kreativitas anak-anak. Penelitian dan pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa teknik kolase dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kemampuan kreatif anak-anak. Oleh karena itu, implementasi teknik kolase dalam kegiatan KKN ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan keterampilan kreatif anak-anak, sekaligus mendukung pengembangan pendidikan di lingkungan desa. METODE Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sumber Makmur. Kecamatan Mesuji. Kabupaten Mesuji. Desa ini dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki potensi sumber daya manusia yang signifikan namun masih minim dalam hal pengembangan keterampilan kreatif pada anakanak. Pemilihan desa ini didasarkan pada kebutuhan akan intervensi pendidikan yang dapat mendukung perkembangan kreativitas anak usia dini, sehingga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Penelitian ini berlangsung selama 40 hari, mulai dari 12 Juli hingga 20 Agustus 2024. Periode ini dipilih untuk memberikan waktu yang cukup dalam pelaksanaan teknik kolase serta untuk melakukan observasi dan evaluasi terhadap hasil yang Dengan waktu yang cukup, peneliti dapat melakukan berbagai kegiatan kreatif dan Jurnal Lentera Pengabdian : Yunita Dewi . Untung Nopriyansyah JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 02 No 03 Juli 2024 E ISSN : 2985-6140 https://lenteranusa. menganalisis dampaknya terhadap perkembangan keterampilan kreatif anak-anak secara lebih Populasi dalam penelitian ini adalah anak-anak berusia 4 hingga 7 tahun yang berdomisili di Desa Sumber Makmur. Jumlah anak dalam kelompok usia ini sekitar 30 orang. Namun, karena penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh teknik kolase pada anak-anak yang memiliki minat atau potensi kreatif, maka peneliti menggunakan metode purposive sampling untuk memilih sampel. Dari total populasi, terpilih 3 anak sebagai sampel yang menunjukkan minat dalam kegiatan kreatif, berdasarkan observasi awal serta wawancara dengan orang tua dan guru setempat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melibatkan beberapa langkah, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan terhadap aktivitas kreatif anak-anak sebelum dan setelah penerapan teknik kolase untuk melihat perubahan yang terjadi. Wawancara dilakukan dengan anak-anak, orang tua, dan guru untuk mendapatkan informasi kualitatif tentang persepsi dan perubahan keterampilan kreatif anak. Selain itu, dokumentasi berupa hasil karya kolase anak-anak dikumpulkan sebagai bukti visual dari perkembangan keterampilan kreatif mereka. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif dan analisis Analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis data kuantitatif dari kuesioner dan hasil observasi, dengan tujuan untuk melihat rata-rata, frekuensi, dan distribusi perubahan keterampilan kreatif. Sementara itu, analisis kualitatif dilakukan melalui analisis tematik dari wawancara dan dokumentasi untuk memahami persepsi dan pengalaman anak-anak serta orang tua mengenai penerapan teknik kolase ini. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan gambaran yang komprehensif tentang efektivitas teknik kolase dalam mengembangkan keterampilan kreatif pada anak-anak di Desa Sumber Makmur. Dengan metode ini, diharapkan penelitian dapat memberikan gambaran yang jelas tentang efektivitas teknik kolase dalam meningkatkan keterampilan kreatif anak-anak di Desa Sumber Makmur dan memberikan rekomendasi untuk praktik pengajaran di masa depan. HASIL DAN PEMBAHASAN Keterlibatan dan Antusiasme: Selama periode intervensi, anak-anak di Desa Sumber Makmur menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap teknik kolase. Mereka aktif berpartisipasi dalam sesi kolase, menampilkan minat dan kreativitas dalam menggabungkan berbagai material. Penerimaan Positif: Sebagian besar anak-anak merasa senang dengan kegiatan ini, seperti yang dilaporkan dalam wawancara dengan orang tua dan guru. Anak-anak melaporkan bahwa mereka merasa lebih percaya diri dan memiliki lebih banyak ide kreatif setelah mengikuti sesi kolase. Perubahan Keterampilan Kreatif Anak: Peningkatan Keterampilan: Analisis data menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan kreatif anak-anak setelah intervensi teknik kolase. Sebelum intervensi, sebagian besar anak-anak menunjukkan keterampilan dasar dalam kreativitas, sedangkan Jurnal Lentera Pengabdian : Yunita Dewi . Untung Nopriyansyah JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 02 No 03 Juli 2024 E ISSN : 2985-6140 https://lenteranusa. setelah intervensi, mereka dapat menampilkan kreativitas yang lebih kompleks dan orisinal dalam karya mereka. Pengembangan Kemampuan Teknis: Anak-anak tidak hanya menunjukkan peningkatan dalam aspek kreatif, tetapi juga dalam kemampuan teknis kolase, seperti pemilihan dan penempatan material dengan lebih terampil. Dampak Terhadap Perkembangan Sosial dan Emosional: Keterampilan Sosial: Selama sesi kolase, anak-anak belajar bekerja sama dan berbagi ide dengan teman sebayanya, yang berdampak positif pada keterampilan sosial mereka. Interaksi kelompok selama kegiatan kolase memperkuat rasa kebersamaan dan kemampuan bekerja dalam tim. Kepercayaan Diri dan Ekspresi Diri: Teknik kolase memberikan anak-anak kesempatan untuk mengekspresikan diri mereka secara kreatif, yang berdampak positif pada kepercayaan diri mereka. Anak-anak merasa lebih mampu dalam mengekspresikan ide dan perasaan mereka melalui karya seni. Umpan Balik dari Orang Tua dan Guru: Perspektif Positif: Orang tua dan guru memberikan umpan balik positif tentang perubahan yang terjadi pada anak-anak. Mereka melaporkan bahwa anak-anak menunjukkan peningkatan dalam motivasi belajar dan keterampilan kreatif di luar sesi kolase. Observasi Perkembangan: Para pendidik juga mengamati bahwa teknik kolase membantu anak-anak dalam mengatasi stres dan meningkatkan konsentrasi mereka dalam kegiatan lain. Gambar 1. Observasi Perkembangan Anak Dengan Teknik Membuat Kolase Kolase merupakan salah satu metode seni rupa yang dapat memanfaatkan berbagai jenis material seperti kertas, kain, daun kering, atau benda-benda bekas untuk disusun menjadi suatu bentuk karya yang baru. Kegiatan ini dapat dijadikan sebagai salah satu media untuk Jurnal Lentera Pengabdian : Yunita Dewi . Untung Nopriyansyah JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 02 No 03 Juli 2024 E ISSN : 2985-6140 https://lenteranusa. meningkatkan keterampilan kreatif anak, terutama di Desa Sumber Makmur. Teknik ini tidak memerlukan alat dan bahan yang mahal, sehingga dapat dengan mudah diterapkan dalam lingkungan pedesaan dengan sumber daya terbatas. Pada dasarnya, proses kolase melibatkan kemampuan anak dalam menyusun, merencanakan, dan mengkombinasikan berbagai elemen. Aktivitas ini mengajarkan anak untuk berpikir kreatif dengan cara melihat potensi dari benda-benda di sekitar yang mungkin tampak biasa atau kurang berguna. Anak-anak dapat dilatih untuk melihat benda dengan perspektif baru, seperti menjadikan daun gugur sebagai bagian dari bentuk hewan atau membuat pola dari potongan kertas bekas. Selain meningkatkan kreativitas, kolase juga mengasah motorik halus Aktivitas seperti menggunting, merobek, dan menempelkan material memerlukan ketelitian dan koordinasi tangan. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mengembangkan keterampilan tangan serta mata anak-anak, yang penting dalam masa perkembangan Teknik kolase juga mendorong anak untuk lebih mandiri dan percaya diri dalam mengekspresikan ide-ide mereka. Anak-anak diberi kebebasan untuk bereksperimen dengan berbagai bentuk, warna, dan tekstur tanpa khawatir tentang aturan atau batasan tertentu. Hasil karya kolase pun bersifat unik dan personal, sehingga setiap anak memiliki kebanggaan tersendiri terhadap karya yang dihasilkan. Di Desa Sumber Makmur, pemanfaatan teknik kolase bisa dilakukan melalui program belajar kreatif di sekolah atau sanggar komunitas. Mengingat ketersediaan bahan alam seperti daun, bijibijian, atau bahkan sampah organik di desa, kegiatan kolase ini juga bisa menjadi sarana pengenalan dan pelestarian lingkungan. Melalui kegiatan ini, anak-anak bisa belajar mengenai pentingnya daur ulang dan penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan. Secara keseluruhan, teknik kolase memberikan dampak positif yang tidak hanya dalam hal pengembangan keterampilan kreatif, tetapi juga pembentukan karakter, ketelitian, dan rasa cinta terhadap lingkungan. Dengan penerapan yang tepat, kolase bisa menjadi salah satu cara yang efektif dalam mendukung pendidikan anak-anak di Desa Sumber Makmur. KESIMPULAN Tujuan utama dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan kreatif anak-anak di Desa Sumber Makmur melalui pemanfaatan teknik kolase. Dengan kegiatan ini, diharapkan anakanak dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatif, keterampilan motorik halus, serta rasa percaya diri dalam mengekspresikan ide-ide mereka. Selain itu, melalui kolase, anak-anak juga diajak untuk lebih peka terhadap lingkungan, memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar mereka, serta memahami pentingnya daur ulang dan pelestarian alam. Untuk keberhasilan program ini, disarankan agar pihak sekolah dan komunitas desa secara rutin mengadakan kegiatan seni kolase sebagai bagian dari program pendidikan kreatif. Diperlukan dukungan dari orang tua dan masyarakat dalam menyediakan bahan-bahan lokal yang mudah diakses, serta memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk bebas berkreasi. Selain itu, diharapkan adanya kerjasama dengan pihak terkait, seperti lembaga pendidikan atau pegiat seni, untuk memberikan pelatihan kepada guru dan pengasuh agar metode ini dapat diterapkan secara berkelanjutan dan optimal. Jurnal Lentera Pengabdian : Yunita Dewi . Untung Nopriyansyah JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 02 No 03 Juli 2024 E ISSN : 2985-6140 https://lenteranusa. UCAPAN TERIMAKASIH Penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini. Terima kasih kepada masyarakat Desa Sumber Makmur yang telah memberikan kesempatan dan dukungan penuh terhadap program pengabdian ini. penulis juga berterima kasih kepada para guru, orang tua, serta para relawan yang telah dengan sabar dan penuh dedikasi membimbing anak-anak selama proses belajar berlangsung. Penulis sampaikan apresiasi kepada pihak-pihak terkait yang telah menyediakan sarana dan prasarana, serta dukungan moral dan material sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar. Semoga program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pengembangan kreativitas anakanak di desa ini. DAFTAR PUSTAKA