Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 3. Issue 1. Mei 2023 Page 52 - 64 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA IKAN MAS KOKI DI KECAMATAN PARUNG. KABUPATEN BOGOR Ari Apriani1 dan Cristina Catur Widayati2 Universitas Dian Nusantara. Jakarta. Indonesia Universitas Mercu Buana. Jakarta. Indonesia Corresponding author: ari. apriani@undira. Abstrak: Komoditas ikan hias menjadi salah satu sektor andalan dalam menopang perekonomian masyarakat. Di tengah pandemi Covid-19, budidaya ikan hias justru tumbuh. Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu pemasok ikan hias terbesar di Indonesia . 5%) dari total produksi secara nasional. Dalam menyokong produksi ikan hias Indonesia. Kabupaten Bogor merupakan penyokong utama produksi ikan hias di provinsi Jawa Barat, khususnya ikan hias air tawar. Komoditas unggulan ikan hias Kabupaten Bogor adalah koki, koi, discus, guppy, cupang, corydoras, plati coral, dan ikan neon tetra. Tumbuhnya kelompokkelompok pembudidaya ikan, asosiasi ikan hias dan komunitas ikan hias serta banyaknya kontes-kontes ikan hias sangat mendukung terhadap Diterima : 26/02/2023 perkembangan budidaya ikan hias di Jawa Barat, termasuk di Kabupaten Direvisi : 10/04/2023 Bogor. Jika dilihat wilayah Parung merupakan daerah yang cukup strategis. Dipublikasi : 04/09/2024 dimana di kecamatan ini memiliki fasilitas pasar ikan hias yang besar, sehingga para petani ikan hias memiliki akses lebih mudah untuk menjual ikan hias yang diproduksinya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan sosialisasi berupa edukasi pemanfaatan lahan kosong untuk budidaya ikan mas koki, cara memilih bibit ikan mas koki yang berkualitas dan cara packing ikan mas koki yang baik dan aman untuk membantu perekonomian masyarakat sekitar. Kata kunci: Pemberdayaan Masyarakat. Ekonomi. Budidaya Ikan Mas Koki Abstract: The ornamental fish commodity has become a key sector in supporting the community's economy. Amid the Covid-19 pandemic, ornamental fish farming has actually grown. West Java Province is one of the largest suppliers of ornamental fish in Indonesia, contributing 43. of the total national production. Bogor Regency is the main contributor to ornamental fish production in West Java, particularly freshwater ornamental fish. The leading ornamental fish commodities in Bogor Regency include goldfish, koi, discus, guppies, betta, corydoras, platy coral, and neon tetra fish. The growth of fish farming groups, ornamental fish associations, and communities, along with numerous ornamental fish contests, greatly supports the development of ornamental fish farming in West Java, including in Bogor Regency. Parung area is considered a strategic region, as it hosts a large ornamental fish market, providing ornamental fish farmers with easier access to sell their products. This community service activity provides education on utilizing vacant land for goldfish farming, selecting quality goldfish fry, and proper and safe goldfish packaging techniques to help improve the local community's Keywords: Community Empowerment. Economy. Goldfish Farming Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 52 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 3. Issue 1. Mei 2023 Page 52 - 64 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 PENDAHULUAN Komoditas ikan hias menjadi salah satu sektor andalan dalam menopang perekonomian Di tengah pandemi Covid-19, budidaya ikan hias justru tumbuh. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Slamet Soebjakto mengatakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mendorong sektor usaha produktif seperti budidaya ikan hias karena telah terbukti. Data mencatat dalam beberapa tahun terakhir produksi ikan hias nasional terus mengalami peningkatan dari 1,19 milyar ekor pada tahun 2017 menjadi 1,22 milyar ekor di tahun 2018 hingga tumbuh menjadi 1,28 milyar ekor dengan nilai mencapai Rp. 81 milyar pada tahun 2019 . id, 10 Januari 2. Produk ikan hias tidak hanya diminati oleh pasar domestik tapi juga luar negeri. Berdasarkan catatan KKP, ekspor ikan hias Indonesia senilai USD33 juta pada 2019, meningkat signifikan dari tahun 2012 sebesar USD21 juta. Nilai ekspor ikan hias Indonesia tahun 2019 ini merupakan 10,5% dari pasar ikan hias dunia. Hal ini membuat Indonesia tak pernah absen menjadi 5 besar negara pengekspor ikan hias sejak 2010 dan menjadi yang terbesar di dunia pada tahun 2018. Komoditas ikan hias ekspor Indonesia antara lain adalah napoleon wrasse, arwana, cupang hias, dan mas koki. Sedangkan negara tujuan utama ekspor ikan hias Indonesia adalah China. Amerika. Rusia. Kanada, dan Singapura. id, 8 Maret Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu pemasok ikan hias terbesar di Indonesia . 5%) dari total produksi secara nasional. Dalam menyokong produksi ikan hias Indonesia. Kabupaten Bogor merupakan penyokong utama produksi ikan hias di provinsi Jawa Barat, khususnya ikan hias air tawar. Tingginya presentase peluang yang dihadapi dalam mengembangkan bisnis ikan hias. Pemerintah Kabupaten Bogor telah menetapkan sektor perikanan sebagai salah satu indikator pencapaian visi Kabupaten. Melalui peraturan daerah Kabupaten Bogor nomor 5 tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sektor perikanan menjadi salah satu penciri Kabupaten ini (Thabrani, et. Ikan hias di Indonesia mempunyai pasar yang besar, baik ikan hias air tawar maupun ikan hias air laut. Kurang lebih 1. 100 spesies ikan hias air tawar yang diperdagangkan secara global dan Indonesia memiliki 400 spesies, namun hanya sekitar 90 spesies yang dibudidayakan masyarakat. Ikan hias air tawar asli Indonesia yang menjadi komoditas unggulan adalah ikan arwana dan cupang. Peningkatan kapasitas produksi ikan hias di Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa sektor budidaya ikan hias merupakan sektor yang menjanjikan dengan didukung depo ikan hias yang ada di wilayah Kecamatan Cibinong. Kecamatan Laladon dan Kecamatan Parung sebagai sarana pemasaran dari produk ikan hias (Nugroho, et al. , 2. Goldfish atau mas koki merupakan ikan hias populer dan paling banyak diminati untuk dipajang dalam kolam kaca atau aquarium. Ikan dengan nama Latin Carassius auratus ini hasil domestikasi dengan tampilan tubuh sirip ekor ganda dan berbentuk memampat bulat . id, 29 September 2. Komoditas unggulan ikan hias Kabupaten Bogor adalah koki, koi, discus, guppy, cupang, corydoras, plati coral, dan ikan neon tetra. Tumbuhnya kelompok-kelompok pembudidaya ikan, asosiasi ikan hias dan komunitas ikan hias serta banyaknya kontes-kontes Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 53 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 3. Issue 1. Mei 2023 Page 52 - 64 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 ikan hias sangat mendukung terhadap perkembangan budidaya ikan hias di Jawa Barat, termasuk di Kabupaten Bogor. Selain itu Kabupaten Bogor memiliki beberapa fasilitas dalam menunjang pertumbuhan industri ikan hias diantaranya pusat pengembangan dan pemasaran ikan hias di bawah pimpinan Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan yaitu RAISER, yang memiliki peranan menjembatani pelaku pembudidaya ikan hias untuk menjual produk baik domestik maupun internasional. Selain itu Kabupaten Bogor memiliki pasar ikan hias yang tersebar pada kecamatan yang memiliki potensi ikan hias (Nugroho, et al. , 2. Jika dilihat wilayah Parung merupakan daerah yang cukup strategis, dimana di kecamatan ini memiliki fasilitas pasar ikan hias yang besar, sehingga para petani ikan hias memiliki akses lebih mudah untuk menjual ikan hias yang diproduksinya. Di pasar ikan hias parung bogor ini banyak sekali penjual ikan baik itu ikan hias air tawar maupun ikan hias air Di pasar ini penjual biasanya menjual ikan dalam bentuk grosiran yang sudah dikemas . id, 22 Mei 2. Budidaya ikan hias memiliki potensi yang cukup besar untuk di ekspor ke beberapa negara, namun komiditas ikan mas koki di dominasi berasal dari Kabupaten Tulungagung yang memiliki pertumbuhan cukup tinggi dan telah menguasai hampir 90% pangsa pasar ikan hias di Indonesia, oleh karena itu Para Petani Ikan Mas Koki di Kecamatan Parung juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan usahanya dalam membudidayakan ikan mas koki agar berkualitas ekspor. Oleh karena itu banyak hal yang harus dipelajari dalam budidaya ikan mas koki, dari pembibitan hingga pengelolaan agar output yang berkualitas. Karena penggemar ikan mas koki bukan hanya konsumen mancanegara melainkan konsumen domestik pun banyak yang menggemari ikan mas koki, dikarenakan ada yang mengatakan bahwa ikan mas koki merupakan salah satu ikan yang membawa hoki. Permasalahan yang dihadapi para petani ikan mas koki di Kecamatan Parung karena kurang terorganisir petani ikan hias di Kecamatan Parung, karena usaha budidaya ikan hias di Kecamatan Parung masih dikelola individu. Karena kondisi seperti ini sehingga tim pengabdian masyarakat perlu memberikan sosialisasi bahwa budidaya ikan mas koki ini mampu memberikan dampak untuk ekonomi masyarakat sekitar, yaitu dengan pemanfaatan lahan kosong untuk dijadikan lahan budidaya ikan mas koki. Bahwasannya budidaya ikan mas koki ini sangat menjanjikan dan perawatannya yang cukup mudah, sehingga dengan masyarakat di Kecamatan Parung mampu memanfaatkan lahan kosongnya untuk dijadikan kolam atau empang untuk budidaya ikan mas koki. Yang mana budidaya ini tentunya akan membantu perekonomian masyarakat terlebih ditengah pandemi seperti ini. Dan peluang nilai jual ikan mas koki yang relatif stabil. Sehingga budidaya ikan mas koki menjadi salah satu solusi pemberdayaan masyarakat di sekitar Kecamatan Parung. Untuk itu kami dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Bisnis dan Ilmu Sosial bermaksud memberikan sosialisasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Budidaya Ikan Mas Koki Di Kecamatan Parung. Kab. Bogor, karena melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat di kecamatan Parung mampu memanfaatkan lahan kosong agar menjadi lebih produktif dengan cara membuat lahan untuk pembudidayaan ikan mas koki. Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 54 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 3. Issue 1. Mei 2023 Page 52 - 64 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 SOLUSI PERMASALAHAN Pemberdayaan adalah upaya yang membangun daya masyarakat dengan mendorong, memotivasi dan membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimiliki serta berupaya untuk mengembangkannya (Sukalele, 2. Menurut definisinya pemberdayaan diartikan sebagai upaya untuk memberikan daya . atau penguatan . kepada Menurut Soemordiningrat keberdayaan masyarakat dapat diartikan sebagai kemampuan individu yang bersenyawa dengan masyarakat dalam membangun kebudayaan masyarakat yang bersangkutan. (Mardikanto dan Soebinto 2. Pemberdayaan diarahkan guna meningkatkan ekonomi masyarakat secara produktif sehingga mampu menghasilkan nilai tambah yang tinggi dan pendapatan yang lebih besar. Upaya peningkatan kemampuan untuk menghasilkan nilai tambah paling tidak harus ada perbaikan akses terhadap empat hal, yaitu akses terhadap sumber daya, akses terhadap teknologi,akses terhadap pasar dan akses terhadap permintaan (Nastiti, 2. Pemberdayaan adalah serangkaian kegiatan untuk memperkuat kekuasaan atau keberdayaan kelompok lemah dalam masyarakat, termasuk individu-individu yang mengalami masalah kemiskinan. Sebagai tujuan, maka pemberdayaan menunjuk pada keadaan atau hasil yang ingin dicapai oleh sebuah perubahan sosial. yaitu masyarakat yang berdaya, memiliki kekuasaan atau mempunyai pengetahuan dan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya baik yang bersifat fisik, ekonomi, maupun sosial seperti memiliki kepercayaan diri, mampu menyampaikan aspirasi, mempunyai mata pencaharian, berpartisipasi dalam kegiatan sosial, dan mandiri dalam melaksanakan tugas-tugas kehidupanya (Anwar, 2. Tujuan utama pemberdayaan adalah memperkuat kekuasaan masyarakat, khususnya kelompok lemah yang memiliki ketidakberdayaan, baik karena kondisi internal, maupun karena kondisi eksternal . isalnya ditindas oleh struktur sosial yang tidak adi. (Anwar, 2. Tujuan pemberdayaan masyarakat meliputi beragam upaya sebagai berikut (Mardikanto dan Soebinto 2. Perbaikan pendidikan . etter educatio. dalam arti bahwa pemberdayaan dirancang sebagai suatu pendidikan yang lebih baik. Perbaikan pendidikan yang lebih baik adalah yang mampu menumbuhkan semangat belajar seumur hidup Perbaikan aksesabilitas . etter accesabilit. diharapkan akan memperbaiki aksesabilitas sengan sumber informasi/inovasi, sumber pembiayaan, penyediaan produk dan perlatan, lembaga pemasaran Perbaikan tindakan . etter actio. dengan modal perbaiakan pendidikan dan aksesabilas diharapkan akan terjadi tindakanAetindakan yang lebih baik Perbaikan kelembagaan . etter institutio. harapan dalam pendidikan ini adalah untuk memperbaiki kelembagaan, salah satunya adalah pengembangan jejaring kemitraan-usaha Perbaikan usaha . etter busines. diharapkan akan memperbaiki usaha yang dilakukan Perbaikan pendapatan . etter incom. dengan terjadinya perbaikan usaha diharapkan akan dapat memperbaiki pendapatan yang di peroleh Perbaikan lingkungan . etter environmen. karena kerusakan lingkungan seringkali disebabkan oleh kemiskinan dan pendapatan yang terbatas oleh karena itu perbaikan pendapatan diharapkan dapat memperbaiki lingkungan . isik dan sosia. Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 55 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 3. Issue 1. Mei 2023 Page 52 - 64 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Pebaikan kehidupan . etter livin. tingkat pendapatan dan keadaan yang membaik, diharapkan dapat memperbaiki keadaan kehidupan setiap keluarga dan masyarakat. Perbaikan masyarakat . etter communit. keadaan kehidupan yang lebih baik serta di dukung dengan lingkungan yang lebih baik diharapkan terwujudnya kehidupan masyarakat yang lebih baik pula. Sebagaimana yang dikembangkan oleh Rukminto bahwa pemberdayaan terdiri dari 6 tahapan (Anwar, 2. , yaitu : Tahapan Persiapan . Pada tahap persiapan ini sekurang-kurangnya ada dua tahapan yang harus dikerjakan. A Tahap penyiapan petugas (Commuunity Worke. untuk menyamakan persepsi antar anggota tim perubahan mengenai pendekatan apa yang akan di pilih dalam melakukan pemberdayaan masyarakat. A Tahap penyiapan lapangan dimana petugas (Community Worke. pada awalnya melakukan studi kelayakan terhadap daerah yang akan dijadikan sasaran, baik dilakukan secara informal maupun formal. Bila sudah ditemukan daerah yang ingin dikembangkan, community worker harus mencoba menerebos jalur formal untuk mendapatkan dari pihak terkait. Pada tahap inilah terjadi kontak dan kontrak awal dengan kelompok sasaran. Komunikasi yang baik pada tahap ini biasanya akan mempengaruhi keterlibatan warga pada fase berikutnya. Fase ini juga dikenal sebagai fase engagement dalam suatu proses pemberdayaan masyarakat. Tahapan Pengkajian (Assessmen. Proses assesment yang dilakukan disini dapat dilakukan secara individual melalui tokohtokoh masyarakat . ey-perso. , tetapi dapat juga melalui kelompok-kelompok dalam Pada tahap ini, petugas sebagai agen perubah berusaha mengidentifikasi masalah kebutuhan yang dirasakan . eel need. dan juga sumber daya yang dimiliki klien. Dalam analisis kebutuhan masyarakat ini ada berbagai tekhnik yang dapat digunakan untuk melakukan assessment. Baik itu dengan pendekatan yang kuantitatif maupun Tahapan Perencanaan Alternatif Program atau Kegiatan (Designin. Pada tahap ini, petugas sebagai agen perubah secara partisipatif mencoba melibatkan warga untuk berfikir tentang masalah yang mereka hadapi dan bagaimana cara Dalam upaya mengatasi perasalahan yang ada masyarakat diharapkan dapat memikirkan beberapaalternative program dan kegiatan yang dapat mereka lakukan. Tahap Pelaksanaan Program atau Kegiatan (Implementatio. Tahap pelaskanaan ini merupakan salah satu tahap yang paling penting dalam program pemberdayaan masyarakat, karena sesuatu yang sudah direncanakan dengan baik akan dapat melenceng dalam pelaksanaan di lapangan bila tidak ada kerjasama antara petugas dan warga masyarakat, maupun kerjasama antar warga. Pertentangan antar kelompok warga juga dapat menghambat pelaksanaan suatu program kegiatan. Tahap Evaluasi (Evaluatio. Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 56 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 3. Issue 1. Mei 2023 Page 52 - 64 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Evaluasi sebagai proses pengawasan dari warga dan petugas terhadap program pemberdayaan masyarakat yang sedang berjalan sebaiknya dilakukan dengan melibatkan Dengan keterlibatan warga pada tahap ini akan terbentuk suatu sistem dalam komunitas untuk melakukan pengawasan secara internal. Sehingga dalam jangka panjang diharapkan akan dapat membentuk suatu sistem dalam masyarakat yang lebih mandiri dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada. Tahap Terminasi (Disengagemen. Tahap ini merupakan tahap pemutusan hubungan secara formal dengan komunitas sasaran. Terminasi dalam suatu program pemberdayaan masyarakat, tidak jarang dilakukan bukan karena masyarakat sudah dapat dianggap mandiri, tetapi lebih karena proyek sudah harus dihentikan karena sudah melebihi jangka waktu yang ditetapkan sebelumnya, atau karena anggaran sudah selesai dan tidak ada penyandang dana yang dapat dan mau meneruskan. Meskipun demikian, petugas tetap harus keluar dari komunitas sasaran secara perlahanlahan dan bukan secara mendadak. Hal ini perlu dilakukan agar masyarakat tidak merasa ditinggalkan secara sepihak dan tanpa disiapkan oleh petugas. Karena itu, bila petugas merasa bahwa tugasnya belum diselesaikan dengan baik jarang petugas tetap melakukan kontak meskipun tidak secara rutin, dan kemudian secara perlahan-lahan mengurangi kontan dengan komunitas sasaran. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), budidaya adalah "kegiatan usaha yang bermanfaat dan memberikan hasil". Budidaya hewan menurut Peraturan presiden Republik Indonesia No 48 tahun 2013 Tentang Budidaya Hewan Peliharaan adalah "kegiatan usaha yang dilakukan di suatu tempat pada suatu kawasan budidaya secara berkesinambungan untuk hewan peliharaan dan produk hewan". Ikan mas koki (Cyprinus carpio. ) merupakan spesies ikan air tawar yang sudah lama dibudidayakan dan terdomestikasi dengan baik di dunia. Di Cina, para petani ikan mas koki telah membudidayakan sekitar 4000 tahun yang lalu. Sejumlah varietas dan subvarietas ikan mas koki telah banyak dibudidayakan di Asia Tenggara sebagai ikan hias (Abiyaksa, et. al, 2. Ketersediaan benih adalah unsur yang mutlak dalam suatu budidaya ikan. Ketersediaan benih juga tidak selalu memadai, karena bersifat musiman seperti halnya ikan mas koki (Cyprinus carpio. ) yang ditemukan hanya pada awal musim hujan. Penyediaan benih tidak hanya dalam jumlah yang cukup, tetapi diperlukan mutu yang baik serta tepat sasaran. Hal ini ditentukan oleh kualitas pakan yang diberikan dan waktu pemberian pakan yang disiplin (Abiyaksa, et. al, 2. Menurut Geoffrey G Meredith, et. al menyatakan bahwa wirausaha adalah orangorang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatan, mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dari padanya. Pemberdayaan merupakan akses bagi masyarakat untuk berdaya, mendorong dalam meningkatkan peri kehidupan yang lebih baik. Oleh karena itu dalam proses pemberdayaan perlu adanya kewirausahaan, yang mana masyarakat mempunyai kemampuan melihat dan mengambil kesempatan guna mengambil keuntungan (Santi, et. al, 2. Menurut Fahmi . kewirausahaan adalah suatu ilmu yang mengkaji tentang pengembangan dan pembangunan semangat kreativitas serta berani menanggung risiko Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 57 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 3. Issue 1. Mei 2023 Page 52 - 64 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 terhadap pekerjaan yang dilakukan demi mewujudkan hasil karya tersebut. Sedangkan menurut Slamet et. kewirausahaan adalah proses menciptakan sesuatu yang baru dan memiliki nilai dengan mengorbankan waktu dan tenaga, melakukan pengambilan risiko finansial, fisik, mapun sosial, serta menerima imbalan moneter dan kepuasan serta kebebasan pribadi. Jadi kewirausahaan adalah suatu ilmu bagaimana menciptakan suatu ide yang baru bahkan berani mengambil resiko untuk mengorbankan waktu, biaya dan tenaga demi terwujudnya ide tersebut sesuai dengan apa yang diharapkan. Konsep Kewirausahaan dan Langkah-Langkah Memulai Berwirausaha Mengenali Peluang Usaha Peluang usaha sebenarnya ada di sekeliling kita, hanya saja ada beberapa individu yang mampu melihat situasi sebagai peluang ada yang tidak. Hal ini disebabkan faktor informasi yang dimilikinya. Optimalisasi Potensi Diri Setelah mengenai peluang usaha maka harus dikombinasikan dengan potensi diri. Keunggulan kompetitif apa yang saya miliki? Yang sering terjadi di masyarakat kita adalah memilih usaha yang sedang trend saat itu. Hal ini sah-sah saja tetapi ketika dalam proses perkembangan tidak membuat inovasi, maka akan sulit bersaing. Selain potensi diri dalam arti pengetahuan yang kita miliki, maka masih perlu mengoptimalkan aspek motivasi dan kepribadian. Fokus dalam Bidang Usaha Peter Drucker pakar dalam kewirausahaan menyatakan bahwa dalam memulai sebuah usaha atau inovasi dilakukan disarankan untuk terfokus dimulai dari yang kecil berdasarkan sumberdaya yang kita miliki. Berani Memulai Dunia kewirausahaan adalah dunia ketidakpastian sementara informasi yang dimiliki oleh yang akan memulai usaha sedikit. Oleh karenanya, overconfidence dan berani mengambil resiko adalah sangat perlu dilakukan. Lakukan dulu, jalan dulu. jika ada kesulitan, baru dicari jalan keluarnya METODE PELAKSANAAN Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini. Pengabdi berencana merancang kegiatan yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat di lingkungan Kecamatan Parung. Kabupaten Bogor. Adapun kerangka pemecahan masalah yang akan dilaksanakan antara lain sebagai berikut: Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 58 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 3. Issue 1. Mei 2023 Page 52 - 64 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Gambar 1. Kerangka Berpikir Pengabdian Masyarakat Berikut ini penjelasan dari kerangka pemecahan masalah di atas: Pengumpulan Data Pengabdi mengumpulkan data-data masyarakat yang berada di lingkungan Kecamatan Parung. Kabupaten Bogor. Sosialisasi kepada masyarakat yang berada di lingkungan Kecamatan Parung. Kabupaten Bogor Kegiatan sosialisasi ini dilakukan sebagai wadah silaturahim dan juga penyampaian maksud Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masayarat mengenai pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui budidaya ikan mas koki. Kegiatan Pengabdian Memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang berada di lingkungan Kecamatan Parung. Kabupaten Bogor. Sosialisasi berupa edukasi pemanfaatan lahan kosong untuk budidaya ikan mas koki, cara memilih bibit ikan mas koki yang berkualitas dan cara packing ikan mas koki yang baik dan aman untuk membantu perekonomian masyarakat sekitar. Pemantauan dan Evaluasi Melalui pemantauan dan evaluasi pengabdi dapat mengetahui cara yang tepat untuk mencapai tujuan yang dikehendaki telah tercapai atau belum dan mengidentifikasi faktorfaktor yang menentukan keberhasilan pengabdian. Metode kegiatan pengabdian yang digunakan, antara lain: Ceramah Metode ceramah dipilih untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan mengenai budidaya ikan mas koki yang memiliki potensi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Apabila peserta pelatihan tidak jelas dengan materi yang disampaikan oleh narasumber dapat memberikan pertanyaan secara langsung atau tidak harus menunggu sesi tanya jawab. Metode ceramah yang digunakan dalam sosialisasi bisa secara daring . ika masih dalam kondisi PPKM), jika kondisi sudah kondusif bisa dilakukan sosialisasi langsung di Tanya Jawab Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 59 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 3. Issue 1. Mei 2023 Page 52 - 64 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Metode ini dipilih untuk menunjukkan suatu proses sehingga dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang kurang memahami tentang budidaya ikan mas koki dan bagaimana cara pengelolaannya sehingga memiliki nilai ekonomi. Demonstrasi proses packing yang aman dan memilih bibit ikan Demonstrasi akan diberikan kepada seluruh peserta, yang mana demo ini mampu meningkatkan pengetahuan para peserta dalam membudidayakan ikan mas koki. Budidaya ikan hias di lingkungan Kecamatan Parung sudah banyak dan banyak ragam jenisnya, tetapi yang dipilih adalah budidaya ikan mas koki karena di nilai ikan hias jenis ini harga jualnya relatif stabil dan mudah perawatannya. Dalam pengabdian ini kelompok sasaran yang dipilih adalah masyarakat yang memiliki lahan kosong di lingkungan Kecamatan. Parung. Kabupaten Bogor, sehingga mampu dialih fungsikan sebagai kolam/empang ikan mas koki yang akan dibudidayakan. Dalam mengevaluasi hasil yang dicapai dalam pengabdian ini, tim akan melakukan monitoring ke peserta yang telah melakukan kegiatan ini. Selain itu tim pengabdi juga melakukan monitoring secara random dan berkala untuk perkembangannya. Rencananya pengabdian kepada masyarakat ini akan dilaksanakan pada bulan Desember 2021 di salah satu desa yang berada di lingkungan Kecamatan Parung. Kab. Bogor. HASIL DAN PEMBAHASAN Kecamatan Parung merupakan salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor dengan luas wilayah A 2. 554,78 ha, yang terdiri dari 9 kelurahan/desa sebagai berikut: Tabel 1. Data Kelurahan/Desa di Kecamatan Parung Kelurahan Tipologi Iwul Peternakan Pamager Sari Perindustrian/Jasa Waru Perindustrian/Jasa Bojong Sempu Perindustrian/Jasa Cogreg Perladangan Jabon Mekar Pertambangan Parung Perindustrian/Jasa Waru Jaya Perindustrian/Jasa Bojong Indah Perindustrian/Jasa Sumber: https://kecamatanparung. id/desa/213 diakses 20 Januari 2022 Permasalahan besar yang ada di Kecamatan Parung yaitu masih banyak lahan persawahan yang belum termanfaatkan, karena jika dilihat dari ramainya pengnjung di Pasar Ikan Hias Parung, tentunya ini sangatlah menjadi potensi masyarakat sekitar untuk memanfaatkan lahan kosong tersebut menjadi bernilai ekonomi. Oleh karena itu masyarakat di Kecamatan Parung ini sangatlah berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat salah satunya melalui budidaya ikan mas koki. Adapun solusinya adalah memberikan edukasi dan kepada masyarakat sekitar Kecamatan Parung untuk memanfaatkan lahan kosongnya menjadi tempat budidaya ikan mas koki, lalu tim pengabdian masyarakat juga memberikan Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 60 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 3. Issue 1. Mei 2023 Page 52 - 64 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 edukasi unntuk meningkatkan kualitas ikan hiasnya agar memberikan keuntungan yang lebih Di lingkungan Kecamatan Parung jarang sekali organisasi atau institusi yang melakukan pemberian sosialisasi mengenai pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hal ini mendorong kami sebagai tim pengabdi masyarakat dari Universitas Dian Nusantara memberikan edukasi dan motivasi kepada masyarakat agar mampu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui budidaya ikan mas koki, karena ikan mas koki cenderung relatif stabil harganya, perawatan yang mudah, bibit yang mudah di dapat dan modal yang tidak terlalu besar untuk memulai usaha ini. Tindak lanjut kegiatan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat yang masih perlu dilakukan antara lain: Pelatihan untuk masyarakat di sekitar Kecamatan Parung, pelatihan ini merupakan tindak lanjut pada Program Kegiatan Pengabdian Masyarakat berupa: Pemberian edukasi sangat dibutuhkan dimana akan dapat membantu masyarakat dalam memperoleh dorongan dalam berwirausaha dengan menciptakan kreatifitas, ide dan semangat dalam mencapai target kesuksesan meraih peluang pasar yang sangat . Sosialisasi lanjutan adalah pembekalan kewirausahaan sangat diperlukan sehingga masyarakat yang ada benar-benar bisa memahami dan memahami pentingnya untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi lebih produktif. Sosialisasi pemilihan bibit ikan mas koki yang berkualitas baik agar menghasilkan ikan hias yang berkualitas super. Dalam pelatihan ini masyarakat diberikan pembekalan untuk kriteria bibit yang memiliki potensi nilai ekonomi yang tinggi. Pemberian pelatihan dalam proses pengemasan, proses ini jika dilakukan dengan benar maka sangat berpengaruh pada kegiatan pemasaran. Perlunya pembentukan wadah kelompok tani yang dikelola oleh pemerintah daerah, sehingga dapat memperdayakan ekonomi masyarakat di Kecamatan Parung secara merata. Hal ini akan mempermudah mendapatkan investor yang memberi modal usaha dan pemasaran hasil usaha dapat lebih luas. Perlunya membangun pusat pemasaran hasil budidaya ikan mas koki dari kelompok tani di Kecamatan Parung, baik secara offline ataupun online dengan membuat website ataupun akun media social hasil produksi ikan mas koki tersebut. Instansi pemerintah harus berperan aktif dalam pembinaan kelompok tani ikan hias setempat sebagai pemberdayaan masyarakat ekonomi kreatif. Pemerintah dapat memfasilitasi UMKM tersebut agar menjadi Mitra Binaan UMKM yang dapat membantu memberi pelatihan rutin serta memberi modal kerja sehingga hasil produksi dapat lebih Realisasi Kegiatan Tahap Persiapan Penyusunan program kerja sosialisasi Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 61 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 3. Issue 1. Mei 2023 Page 52 - 64 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Penyusunan program sosialisasi kegiatan yang dilaksanakan menjadi lebih teratur dan Program ini meliputi semua hal-hal yang bersifat teknis, manajerial dan penjadwalan . ime schedul. Penyusunan materi sosialisasi Materi sosialisasi meliputi upaya meningkatkan pengetahuan mengenai kewirausahaan yang bisa diterapkan untuk masyarakat yang ingin memulai pemanfaatan lahan kosongnya untuk budidaya ikan mas koki, pemilihan bibit ikan mas koki yang berkualitas dan cara packing ikan mas koki yang aman, yang tentunya materi ini sangat berguna untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar. Persiapan sarana dan prasarana sosialisasi Persiapan ini meliputi penyediaan sarana dan prasarana sosialisasi dan perlengkapan yang diperlukan untuk menunjang kegiatan sosialisasi ini. Koordinasi lapangan. Koordinasi lapangan akan dilakukan oleh tim program kegiatan untuk mengadakan sosialisasi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui budidaya ikan mas koki, yang mana kegiatan ini akan dilakukan di lokasi yang telah disepakati. Kegiatan ini akan dilakukan agar terdapat pemahaman dan persamaan persepsi tentang tujuan kegiatan pengabdian ini. Sosialisasi yang pertama adalah bersifat non formal dengan salah satu tokoh masyarakat di lingkungan Kecamatan Parung. Tahap Pelaksanaan Sosialisasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Budidaya Ikan Mas Koki Sosialisasi yang kedua bertujuan untuk menjelaskan lebih rinci tentang tujuan dari sosialisasi serta memberikan penjelasan materi tentang pemanfaatan lahan kosong untuk budidaya ikan mas koki, pemilihan bibit ikan mas koki yang berkualitas dan cara packing yang aman. Kegiatan ini akan dihadiri oleh tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Dian Nusantara dan para masyarakat yang mengikuti program ini. Demontrasi Demontrasi ini adalah tindak lanjut dari pada kegiatan sosialisasi yang telah Demonstrasi ini praktek bagaimana memilih bibit ikan mas koki yang berkualitas dan cara packing yang demokan oleh pelaku usaha ikan mas koki. Tahap Monitoring dan Evaluasi Monitoring dilakukan secara intensif oleh tim pelaksana setiap kegiatan berlangsung untuk memastikan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana. Evaluasi dilakukan sejalan dengan monitoring, sehingga jika ada kendala akan segera diselesaikan. Evaluasi dilakukan setiap tahap kegiatan, adapun rancangan evaluasi memuat uraian bagaimana dan kapan evaluasi akan dilakukan, kriteria, indikator pencapaian tujuan, dan tolok ukur yang digunakan untuk menyatakan keberhasilan dari kegiatan yang dilakukan. Memberikan bimbingan kepada masyarakat di lingkungan Kecamatan Parung agar bisa melihat nilai ekonomis jika menjadikan lahan kosongnya sebagai tempat untuk budidaya ikan mas koki. Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 62 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 3. Issue 1. Mei 2023 Page 52 - 64 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Dukungan dan Masalah Yang Dihadapi Dukungan penuh diberikan oleh masyarakat sekitar Kecamatan Parung yang memiliki lahan kosong namun tidak memiliki pengetahuan tentang budidaya ikan hias . as kok. sehingga mampu meningkatkan perekonomiannya. Masalah yang dijumpai adalah masyarakat tidak mau membuat kelompok tani, karena mereka beranggapan bahwa harga tidak bisa ditentukan sendiri dan bergantung pada KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Secara keseluruhan peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui budidaya ikan mas koki yaitu masyarakat yang berada di Kecamatan Parung. Suasana sosialisasi kondusif, karena adanya rasa antusias para peserta untuk bisa membuat memahami tentang budidaya ikan mas koki sebagai upaya pemberdayaan ekonomi Secara keseluruhan para peserta menyatakan kegiatan sosialiasasi ini menarik, banyak peserta yang merasakan kegiatan ini merupakan ilmu baru dalam melakukan budidaya ikan Kegiatan ini dapat digunakan sebagai sarana komunikasi, silahturahmi dan sosialisasi Universitas Dian Nusantara kepada masyarakat, sekaligus juga sebagai wujud tanggung jawab sosial Lembaga Pendidikan Tinggi Tri Darma Perguruan Tinggi. Saran.