Dharma Nusantara: Jurnal Ilmiah Pemberdayaan dan Pengabdian kepada Masyarakat E-ISSN: E-ISSN: 2986-2914 Implementasi Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Jasa Mekanik Mobil pada UMKM Toko Naga Mas untuk Meningkatkan Efisiensi Layanan Laila Isyiriyah1. Yekti Asmoro Kanthi2*. Adnan Zulkarnain3. Daniel Rudiaman Sijabat4. Muhammad Djaja Suparman5 1,4,5 Universitas Bhinneka Nusantara. Fakultas Sains dan Teknologi. Program Studi Informatika. Jl. Raya Tidar No. Indonesia Universitas Bhinneka Nusantara. Fakultas Sains dan Teknologi. Program Studi Sistem Informasi. Jl. Raya Tidar No. Indonesia *Email Korespondensi: yektiasmoro@ubhinus. Abstrak Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan penting dalam perekonomian nasional, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, banyak UMKM yang masih menghadapi kendala dalam efisiensi operasional akibat sistem pencatatan dan pelayanan yang masih manual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi layanan dan produktivitas melalui implementasi sistem informasi penjualan dan pemesanan jasa mekanik mobil berbasis Android pada UMKM Toko Naga Mas di Kabupaten Tangerang. Kegiatan dilakukan melalui tahap implementasi sistem, pelatihan penggunaan, dan evaluasi hasil melalui survei kepada pemilik, karyawan, dan pelanggan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi berhasil meningkatkan akurasi pencatatan hingga 95%, serta meningkatkan kepuasan pelanggan sebesar 87%. Selain itu, sistem membantu pemilik usaha dalam memantau transaksi dan stok barang secara real-time, sehingga mengurangi kesalahan pencatatan dan meningkatkan pendapatan usaha hingga 20%. Dari aspek sosial dan budaya kerja, penerapan sistem ini menumbuhkan literasi digital, kedisiplinan, dan interaksi digital antara pelanggan dan penyedia jasa. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa digitalisasi layanan melalui sistem informasi terintegrasi mampu meningkatkan efisiensi, profesionalitas, dan daya saing UMKM di bidang jasa otomotif. Kata Kunci : Bengkel Mobil. Digitalisasi. Efisiensi Layanan. Sistem Informasi. UMKM Pendahuluan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, terutama dalam penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Ismail et al. , 2. Namun, banyak UMKM yang masih menghadapi kendala dalam hal efisiensi operasional, khususnya dalam proses penjualan dan pelayanan pelanggan. (Hasan et al. , 2. Salah satu permasalahan umum yang dihadapi oleh UMKM di bidang jasa otomotif, seperti Toko Naga Mas, adalah pengelolaan data transaksi dan pemesanan jasa yang masih dilakukan secara manual. (Sulistianingsih et al. , 2. Hal ini sering menyebabkan keterlambatan pelayanan, kesalahan pencatatan, serta kesulitan dalam memantau stok barang dan jadwal mekanik. (Laudeciska & Itan, 2. Kondisi ini berdampak pada menurunnya efisiensi kerja serta kepuasan pelanggan. Di era digital, sistem informasi berbasis teknologi telah menjadi solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha. (Zulfahmi et al. , 2. Melalu i penerapan sistem informasi penjualan dan pemesanan jasa mekanik mobil. UMKM dapat mengotomatisasi proses bisnis mulai dari pencatatan transaksi, manajemen pelanggan, hingga penjadwalan layanan. (Vernanda et al. , 2. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa belum banyak UMKM bengkel otomotif yang mengimplementasikan sistem informasi terintegrasi untuk mendukung manajemen transaksi dan layanan secara menyeluruh. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan sistem informasi berbasis Android pada UMKM Toko Naga Mas, guna meningkatkan efisiensi layanan sekaligus mempercepat transformasi digital pada sektor usaha mikro otomotif. Implementasi dari sistem informasi ini diharapkan dapat membantu pemilik usaha dalam memantau seluruh aktivitas operasional secara real-time, mengurangi potensi kesalahan manusia, serta meningkatkan kepuasan pelanggan melalui pelayanan yang lebih cepat dan terorganisir. (Sofiani et al. , 2. Selain itu, sistem informasi yang terintegrasi juga mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik karena data penjualan dan layanan tersimpan dengan rapi dan dapat dianalisis untuk menentukan strategi bisnis yang tepat. (Sabban et al. , 2. Bagi pelanggan, kemudahan dalam melakukan pemesanan jasa secara online juga menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan loyalitas dan daya saing usaha. (Hanifah, 2. Dengan adanya inovasi ini. Toko Naga Mas diharapkan mampu bertransformasi menjadi bengkel yang lebih modern, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu bersaing di era industri 4. 0 melalui layanan berbasis digital yang efisien dan responsif. Metode Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini mengadaptasi pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan tujuan menghasilkan produk berupa sistem informasi penjualan dan pemesanan jasa mekanik mobil berbasis mobile serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan efisiensi layanan pada UMKM Toko Naga Mas. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama 4 bulan, dimulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi implementasi system. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan survey. Tahap pelaksanaan disajikan pada diagram alir berikut. Gambar 1. Tahapan Kegiatan Pengabdian Kegiatan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan sebagai berikut : Analisis Kebutuhan Pada tahapan ini dilakukan proses pengumpulan data dengan mengamati secara langsung keadaan atau situasi di Toko Naga Mas. Selain itu, juga dilakukan proses wawancara dengan pemilik dan karyawan Toko Naga Mas untuk mengidentifikasi permasalahan utama yang dihadapi, seperti pencatatan manual, kesulitan pemantauan pesanan, dan keterbatasan informasi layanan. (Aisyah et al. , 2. Perancangan Sistem dan Desain User Interface Berdasarkan hasil analisis, dilakukan perancangan sistem informasi menggunakan Visual Studio sebagai IDE dan MySQL sebagai basis data. Pada tahap ini dirancang pula desain antarmuka (UI) agar mudah digunakan oleh pelanggan dan admin toko. Hal ini didukung dari penelitian sebelumnya, yang telah menggunakan kombinasi Visual Studio sebagai IDE dan MySQL sebagai basis data dalam merancang system informasi yang mendukung UI usability. (Wea et al. , 2. (Nurhaliza, 2. Implementasi Sistem Sistem dikembangkan menggunakan metode pemrograman terstruktur berbasis Android. Proses implementasi mencakup pembuatan fitur penjualan produk, pemesanan jasa mekanik, galeri hasil kerja, serta validasi pembayaran. (Palita et al. , 2. Pengujian Sistem Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing, di mana penguji . dmin dan pelangga. menguji fungsi-fungsi aplikasi dari sisi fungsionalitas, kecepatan, keakuratan, dan kemudahan penggunaan, tanpa memperhatikan struktur internal kode. Metode ini telah digunakan pada penelitian sebelumnya, untuk memastikan bahwa setiap fitur website berjalan sesuai spesifikasi. (Winata & Emanuel, 2. Evaluasi dan Verifikasi Hasil implementasi dievaluasi melalui umpan balik pengguna. Aplikasi dinilai dari segi fungsionalitas, kemudahan akses, dan kontribusinya terhadap peningkatan efisiensi layanan. Survey evaluasi terhadap aplikasi penjualan produk UMKM memberikan gambaran bahwa aplikasi yang mudah diakses dan fungsional secara penuh dapat mengurangi beban operasional dan mempercepat penyelesaian transaksi dibanding penggunaan pencatatan manual. (Zahra, 2. Untuk mengukur tingkat ketercapaian keberhasilan kegiatan pengabdian ini, penilaian dilakukan melalui tiga aspek utama, yaitu aspek sosial, budaya kerja, dan ekonomi, yang masing-masing dikaitkan dengan indikator kinerja sistem informasi berbasis Android yang telah diterapkan pada UMKM Toko Naga Mas. Aspek social Pada aspek sosial, dapat dilihat dari adanya interaksi digital antara pelanggan dan penyedia jasa melalui sistem informasi yang telah diterapkan. Sebelumnya, pelanggan hanya dapat melakukan pemesanan jasa secara langsung di lokasi bengkel, namun setelah sistem diterapkan, mereka dapat melakukan pemesanan dan konfirmasi jadwal secara online melalui aplikasi. Hal ini tidak hanya mempermudah pelanggan dalam mengatur waktu servis kendaraan, tetapi juga meningkatkan komunikasi dua arah antara pelanggan dan pihak bengkel. (Jufri et al. , n. ) Interaksi digital ini menumbuhkan rasa percaya dan keterikatan pelanggan terhadap usaha, sehingga berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan dan citra profesional Toko Naga Mas. Kriteria keberhasilan dari aspek social yaitu jika 80% pelanggan menyatakan puas hingga sangat puas terhadap kemudahan penggunaan dan kecepatan layanan aplikasi yang dapat dilihat dari hasil distribusi kuesioner kepada pelanggan. Aspek budaya kerja Pada aspek budaya kerja, kegiatan pengabdian ini berhasil menumbuhkan transformasi perilaku karyawan dan pemilik usaha dari sistem manual menuju sistem digital. Proses yang sebelumnya bergantung pada pencatatan kertas kini beralih ke sistem informasi yang lebih terstruktur dan efisien. Perubahan ini menunjukkan adanya peningkatan literasi digital dan disiplin kerja di lingkungan UMKM. Karyawan menjadi lebih teliti dalam mencatat data pelanggan, jadwal servis, serta stok barang karena semua aktivitas kini terdokumentasi secara otomatis dalam sistem. Pergeseran budaya ini menjadi pondasi penting bagi keberlanjutan penerapan teknologi di masa depan. (Nurwidiana & Fatmawati, 2. Kriteria keberhasilan pada aspek budaya yaitu jika lebih dari 75% dari karyawan terlibat aktif menggunakan system dalam aktivitas harian setelah masa pelatihan. Selain itu, hasil pengujian Black Box Testing menunjukkan lebih dari 80% tanpa error fungsional, menandakan keberhasilan dalam penerapan sistem yang mudah digunakan dan Perubahan budaya ini juga meningkatkan literasi digital, ketelitian, serta disiplin kerja di lingkungan UMKM, menjadi pondasi penting bagi keberlanjutan transformasi teknologi di masa depan. Aspek ekonomi Sementara itu, pada aspek ekonomi, implementasi sistem informasi penjualan dan pemesanan jasa mekanik mobil terbukti memberikan dampak nyata terhadap peningkatan efisiensi dan produktivitas usaha. Berdasarkan hasil pengukuran, waktu pelayanan pelanggan menurun hampir 60%, dan jumlah transaksi bulanan meningkat sekitar 20% setelah penerapan sistem. Efisiensi ini berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan, karena pelayanan yang lebih cepat dan akurat memungkinkan usaha melayani lebih banyak pelanggan dalam waktu yang sama. Selain itu, sistem yang terintegrasi membantu pemilik usaha melakukan analisis penjualan dan manajemen stok secara lebih tepat, sehingga meminimalkan risiko kehabisan barang dan kerugian akibat kesalahan pencatatan. (Indriyani et al. , 2. Hasil dan Pembahasan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di UMKM Toko Naga Mas, sebuah usaha jasa mekanik mobil dan penjualan suku cadang yang berlokasi di Kota Malang. Tujuan utama kegiatan ini adalah membantu mitra usaha dalam meningkatkan efisiensi pelayanan dan pengelolaan data transaksi melalui penerapan sistem informasi penjualan dan pemesanan jasa berbasis Android. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahap utama, yaitu implementasi system informasi, pelatihan penggunaan aplikasi, serta evaluasi implementasi melalui umpan balik pengguna. Pada tahapan implementasi system informasi, mencakup beberapa fitur utama seperti pencatatan transaksi penjualan, pemesanan jasa mekanik secara online, validasi pembayaran, serta tampilan galeri hasil kerja (Prastyo & Kanthi, 2. Sistem dikembangkan dengan metode pemrograman terstruktur dan diuji menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan seluruh fungsi berjalan sesuai kebutuhan Berikut desain user interface tentang aplikasi yang sudah dibuat. Gambar 2. Tampilan User Interface Sistem Penjualan dan Pemesanan UMKM Toko Naga Mas Tahap selanjutnya tim pengabdian memberikan pelatihan langsung kepada pemilik dan karyawan Toko Naga Mas mengenai cara penggunaan aplikasi, seperti input data produk, pemesanan jasa, dan manajemen stok. Pelatihan dilakukan secara praktis di lokasi usaha agar pengguna dapat langsung menerapkan sistem dalam kegiatan operasional harian. Dan tahap terakhir evaluasi implementasi melalui umpan balik pengguna. (Kanthi et al. , 2. Evaluasi dilakukan melalui survei kepada pemilik, karyawan, dan pelanggan. Tujuan evaluasi adalah untuk menilai fungsionalitas sistem, kemudahan akses, dan kontribusi sistem terhadap efisiensi layanan. Berikut grafik hasil kuesioner implementasi system informasi pada UMKM Toko Naga Mas. Gambar 3. Hasil Kuesioner Evaluasi Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan UMKM Toko Naga Mas Berdasarkan Gambar 3, menunjukkan bahwa istem informasi yang diterapkan berhasil meningkatkan efisiensi layanan dan kualitas manajemen operasional di UMKM Toko Naga Mas. Dari sisi fungsionalitas, seluruh fitur berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna tanpa kendala. Dari sisi kemudahan akses, aplikasi dinilai mudah digunakan bahkan oleh karyawan dengan kemampuan digital dasar. Dari sisi efisiensi layanan, waktu pelayanan berkurang signifikan dan pelanggan merasa lebih puas terhadap kecepatan serta transparansi transaksi. Secara umum, tingkat kepuasan pengguna mencapai 92%, yang menunjukkan bahwa sistem berhasil memenuhi tujuan kegiatan pengabdian yaitu meningkatkan efisiensi dan pelayanan UMKM melalui penerapan teknologi informasi. Temuan ini sejalan dengan (Hasan et al. , 2. , yang menunjukkan digitalisasi UMKM meningkatkan efisiensi hingga 30% melalui otomatisasi proses bisnis dan integrasi data Hasil kegiatan ini bahkan menunjukkan capaian yang lebih tinggi, yaitu peningkatan efisiensi mencapai hampir dua kali lipat dari temuan tersebut, menandakan bahwa penerapan sistem informasi berbasis Android memiliki dampak signifikan terhadap kinerja operasional UMKM skala bengkel. Lebih lanjut, hasil ini juga memperkuat temuan (Zulfahmi et al. , 2. bahwa adopsi teknologi informasi pada sektor usaha mikro berperan penting dalam mempercepat proses layanan, memperbaiki akurasi data, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Dengan adanya sistem yang terintegrasi, pemilik usaha dapat memantau aktivitas penjualan, pemesanan, dan stok barang secara real-time, sehingga pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan berbasis data. Secara keseluruhan, keberhasilan implementasi sistem informasi pada UMKM Toko Naga Mas tidak hanya berdampak pada peningkatan efisiensi dan kualitas pelayanan, tetapi juga menumbuhkan budaya kerja digital yang lebih adaptif dan profesional. Hal ini menunjukkan bahwa digitalisasi bukan hanya instrumen teknis, melainkan juga strategi transformasi yang mampu memperkuat daya saing UMKM di era industri 4. Kesimpulan Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa implementasi sistem informasi penjualan dan pemesanan jasa mekanik mobil pada UMKM Toko Naga Mas berhasil meningkatkan efisiensi operasional usaha. Proses pencatatan transaksi dan pemesanan jasa yang sebelumnya dilakukan secara manual kini dapat dilakukan secara digital dengan waktu pelayanan yang lebih cepat dan akurat. Sistem informasi yang dikembangkan berhasil mengintegrasikan data penjualan, pemesanan jasa, dan manajemen stok sehingga memudahkan pemilik usaha dalam memantau aktivitas bisnis secara real-time serta mengurangi kesalahan pencatatan dan kehilangan data. Dari aspek sosial, kegiatan ini mendorong terciptanya interaksi digital antara pelanggan dan penyedia jasa melalui fitur pemesanan dan konfirmasi online, yang berdampak pada peningkatan kepuasan dan loyalitas Dari aspek budaya kerja, terjadi transformasi perilaku karyawan dari sistem manual menuju digital, yang ditandai dengan peningkatan literasi digital, ketelitian dalam pencatatan data, dan disiplin kerja yang lebih baik. Dari aspek ekonomi, efisiensi waktu dan peningkatan akurasi pelayanan berdampak langsung terhadap peningkatan jumlah pelanggan dan pendapatan usaha, yang rata-rata naik sekitar 20% setelah penerapan sistem. Kelebihan kegiatan ini terletak pada rancangan sistem yang user-friendly, mudah dioperasikan, dan sesuai kebutuhan UMKM, serta penerapannya yang berdampak nyata terhadap efisiensi dan profesionalitas layanan. Kekurangan kegiatan antara lain belum adanya integrasi sistem dengan metode pembayaran digital . eperti QRIS atau e-walle. serta keterbatasan akses internet yang sesekali menghambat sinkronisasi data. Peluang pengembangan selanjutnya mencakup perluasan sistem ke versi web, integrasi dengan fitur pembayaran online, dan pengembangan modul analisis data penjualan . ashboard analiti. untuk membantu pemilik usaha dalam pengambilan keputusan bisnis yang lebih strategis. Ucapan Terima Kasih Penulis mengucapkan terima kasih kepada pemilik dan karyawan UMKM Toko Naga Mas yang telah memberikan kesempatan, dukungan, serta kerja sama yang sangat baik selama proses pelaksanaan kegiatan pengabdian ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada tim pelaksana dan mahasiswa pendamping yang telah berkontribusi aktif dalam proses implementasi, pelatihan, dan evaluasi sistem informasi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi UMKM Toko Naga Mas dan usaha kecil sejenis untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, serta menjadi inspirasi dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing di sektor jasa otomotif. Referensi