TAAoDIB: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. No. September 2025 p-ISSN 2089-4422 e-ISSN 2808-3784 https://journal. id/index. php/tdb/index Keefektifan Pelaksanaan Magang 1 Bagi Mahasiswa Uin Ar-Raniry Jurusan Pendidikan Fisika Adinda Fahira1. Cut Amalia2. Fatjrul Ata Riski Nasution3. Juniar Afrida4 UIN Ar-Raniry, 220204007@student. ar-raniry. UIN Ar-Raniry, 220204006@student. ar-raniry. UIN Ar-Raniry, fatjrulatariski@gmail. UIN Ar-Raniry, juniarafrida@ar-raniry. DOI: 10. 54604/tdb. Diajukan: 27/12/2024 Diterima: 19/09/2025 Copyright A 2023 Diterbitkan: 21/09/2025 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggapan peserta magang terhadap pelaksanaan program magang di sekolah berdasarkan kuesioner yang diisi oleh 17 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas peserta memahami tujuan program magang dan merasakan manfaatnya dalam pengembangan keterampilan, pemahaman dunia kerja, serta sebagai pengalaman bermakna. Namun, beberapa kendala diidentifikasi, seperti jadwal magang yang mengganggu kegiatan perkuliahan, kurangnya panduan dari kampus, serta dukungan yang belum optimal dari sekolah dan supervisor. Responden juga menghadapi tantangan dalam jarak tempuh, miskomunikasi, dan kolaborasi kelompok. Penelitian ini menyarankan adanya peningkatan koordinasi antara kampus, sekolah, dan supervisor, serta evaluasi terhadap jadwal dan panduan program untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan Kata Kunci: Magang, pendidikan, keguruan ABSTRACT This study aims to analyze the responses of internship participants regarding the implementation of the internship program at schools based on a questionnaire filled out by 17 respondents. The analysis results show that the majority of participants understand the goals of the internship program and feel its benefits in skill development, understanding the work environment, and as a meaningful experience. However, several challenges were identified, such as internship schedules interfering with academic activities, lack of guidance from the university, and suboptimal support from the school and supervisors. Respondents also faced challenges related to travel distance, miscommunication, and group collaboration. This study suggests the need for improved coordination between the university, school, and supervisors, as well as an evaluation of the schedule and program guidance to enhance the effectiveness of the internship implementation. Keywords: Apprenticeship, education, teaching * Korespondensi Author : Fatjrul Ata Riski Nasution. UIN Ar-Raniry, fatjrulatariski@gmail. [AUTHOR NAME] Keefektifan Pelaksanaan Magang 1 Bagi Mahasiswa Uin Ar-Raniry Jurusan Pendidikan Fisika PENDAHULUAN Pembangunan sumber daya manusia perlu dilaksanakan secara menyeluruh, terarah, dan terpadu di berbagai bidang, terutama yang mencakup bidang pendidikan, latihan, serta penyediaan lapangan kerja (Ikhsan et al. , 2. Magang adalah suatu cara belajar yang dilakukan sambil bekerja untuk mendapatkan pengalaman atau keterampilan tertentu (Mastiani & Suwandari, 2. Dengan terjun ke lapangan, mahasiswa dapat memperoleh berbagai pengalaman dan pengetahuan baru yang menjadi pembelajaran bagi mahasiswa yang melakukan program magang. Kegiatan pembelajaran ini menekankan pada proses berpikir secara kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah. Dalam proses pembelajaran ini siswa lebih banyak belajar sendiri, mengembangkan kreativitas dalam memecahkan masalah (Widianjani & Patimah, 2. Kegiatan magang ini merupakan prakarsa khusus untuk pendidikan di lapangan yang dimaksudkan untuk menonjolkan dan mengembangkan keterampilan mahasiswa di dunia kerja. Pada Kegiatan magang ini mahasiswa juga diharapkan dapat menerima hard skill yakni keterampilan, analytical skill, problem Selanjutnya mendapat soft skills yakni komunikasi, etika profesi/kerja, kerjasama. Peserta Magang perlu mampu beradaptasi dengan perubahan kemajuan teknologi yang berkembang pesat, termasuk perubahan di dunia kerja (Kusnadi et al. , 2. Magang bertujuan memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kependidikan sekaligus sebagai sarana pembentukan calon tenaga kependididkan profesional yang memiliki pengetahuan, sikap, keterampilan dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur profesi (Wijayanti et al. , 2. Program magang kini menjadi bagian yang sangat penting dan merupakan syarat utama dalam mempersiapkan calon guru profesional sesuai dengan bidang ilmu yang mereka tekuni. Kualitas guru yang professional dapat tercapai apabila proses pembinaan tidak hanya menekankan aspek teori, tetapi juga pengalaman nyata melalui praktik magang di sekolah (Sukardi, 2. Menurut ahli Arends, terdapat tujuh hal utama yang perlu dipahami dan dikuasai oleh seorang guru, yaitu pembelajaran tentang materi konten, pedagogi yang sesuai dengan konten, karakteristik siswa, pedagogi secara umum, pendidikan secara keseluruhan, kurikulum, serta tujuan dari pendidikan itu sendiri (Nofiani & Julianto, 2. Perkembangan pendidikan guru di Indonesia sudah melalui proses yang panjang sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk meningkatkan jumlah dan kualitas guru di seluruh Indonesia. Banyak pendapat yang menyatakan bahwa kualitas pendidikan nasional sangat dipengaruhi oleh kompetensi guru itu sendiri. Fenomena ini seharusnya mendorong pengembangan program-program seperti magang, terutama untuk mahasiswa pendidikan, agar bisa membantu membentuk kompetensi calon guru (Lumi & Lumentah, 2. Program magang di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry jurusan Pendidikan Fisika merupakan bagian integral dari kurikulum pendidikan yang bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa sebagai calon pendidik yang kompeten dan profesional. Magang 1, yang biasanya dilaksanakan pada tahap awal pendidikan, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengobservasi kegiatan serta mengetahui kultur sekolah yang memberikan mahasiswa pandangan awal terkait proses pembelajaran yang berlangsung di sekolah. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh berbagai keterampilan yang akan membentuk mereka menjadi pendidik yang siap menghadapi tantangan di dunia pendidikan, seperti pengelolaan kelas, komunikasi dengan siswa, serta penggunaan metode dan media pembelajaran yang sesuai. Pentingnya magang dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme mahasiswa juga didorong oleh tuntutan zaman yang semakin menuntut kualitas pendidikan yang tinggi. Para guru, termasuk guru fisika, diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan mengajar yang baik, tetapi juga dapat mengembangkan karakter siswa dan memfasilitasi proses pembelajaran yang menyenangkan dan efektif. Oleh karena itu, magang memberikan peluang yang sangat besar bagi mahasiswa untuk mengalami dan menghadapi situasi nyata yang mungkin tidak dapat ditemukan di ruang kelas. Pengalaman ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas mengenai dunia pendidikan, serta membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenali potensi diri dan kekuatan mereka sebagai pendidik di masa depan. Keefektifan Pelaksanaan Magang 1 Bagi Mahasiswa Uin Ar-Raniry Jurusan Pendidikan Fisika Keefektifan program magang 1 bagi mahasiswa Pendidikan Fisika di UIN Ar-Raniry perlu dilihat dari berbagai aspek, seperti tingkat keterampilan yang diperoleh mahasiswa selama magang, dampak magang terhadap kesiapan mereka untuk mengajar, serta tantangan yang dihadapi mahasiswa dan bagaimana solusi yang diterapkan untuk mengatasinya. Evaluasi ini tidak hanya akan memberikan gambaran mengenai efektivitas magang, tetapi juga menjadi dasar untuk perbaikan program di masa mendatang, sehingga dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan di jurusan Pendidikan Fisika. Pengukuran efektivitas dilakukan sebagai pintu awal dari dapat tidaknya dilakukan evaluasi. Evaluasi dari suatu pogram dilkukan dengan tujuan untuk memberikan penilaian apakah suatu kegiatan atau program dilakukan telah sesuai ataukah tidak dengan beberapa kriteria efektivitas yang dirancang. Sehingga dapat diketahui kemudian apakah kegiatan tersebut telah tepat sasaan hingga harus dilanjutkan atau tidak tepat sasaran sehingga harus direvisi kembali (Darmana, 2. Dalam artikel ini, penulis akan membahas keefektifan pelaksanaan Magang 1 bagi mahasiswa Pendidikan Fisika di UIN Ar-Raniry. Fokus utama akan ditempatkan pada manfaat yang diperoleh mahasiswa selama magang, pengembangan kompetensi yang terjadi, serta tantangan dan hambatan yang dihadapi selama pelaksanaan magang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas Magang 1 sebagai bagian dari pengembangan profesional calon guru, serta menyoroti gap antara rancangan program dan realisasi lapangan agar dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan model magang di Pendidikan Fisika UIN Ar-Raniry. II. METODOLOGI Metode berasal dari kata dalam bahasa Yunani, yaitu "methodos", yang berarti cara atau jalan. Dalam konteks pembahasan ilmiah, metode merujuk pada suatu cara kerja yang digunakan untuk memahami objek yang akan diteliti. Sedangkan penelitian dianggap sebagai kegiatan yang direncanakan untuk mengumpulkan data tertentu dengan tujuan untuk menjawab masalah yang diajukan dan memperoleh kesimpulan yang tepat (Abubakar, 2. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan design pendekatan deskriptif yang menggunakan metode kuesioner yang diperoleh langsung dari subjek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengobservasi persepsi peserta magang terkait magang yang dilakasnakan pada masing-masing sekolah untuk melihat keefektifan dan pemahaman mereka terkait progam magang yang dilakukan. Sampel yang kami gunakan merupakan peserta magang I yang berjumlah 17 orang. Instrumen dalam penelitian ini berupa penyebaran kuesioner dengan google form. Dengan teknologi informasi manusia mampu menjangkau batas ruang dan waktu (Azis & Shalihah, 2. Google from sangat cocok dilakukan survey online karena pengaplikasiannya yang mudah (Batubara, 2. Insrumen yang berisi 10 item pertanyaan yang dikirim langsung kepada masing-masing peserta magang melalui google form. Instrumen ini memuat 3 indikator tentang persepsi peserta magang terhadap program magang I yang Tabel 1. Butir Pernyataan Item Persepsi Per Indikator Indikator Tujuan dan Manfaat Pelaksanaan Magang Pelaksanaan Magang dan Kendala Kendala dalam Pelaksanaan magang Jumlah 5 item 4 item 1 item Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase jawaban responden pada setiap item kuesioner, serta deskriptif kualitatif untuk menganalisis tanggapan terbuka terkait kendala Keefektifan Pelaksanaan Magang 1 Bagi Mahasiswa Uin Ar-Raniry Jurusan Pendidikan Fisika pelaksanaan magang. Hasilnya disajikan dalam bentuk tabel, diagram, dan uraian naratif untuk memperjelas temuan penelitian i. HASIL DAN PEMBAHASAN Data penelitian diperoleh melalui kuesioner yang diberikan kepada 17 mahasiswa peserta Magang I. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan menekankan pada distribusi jawaban responden sesuai indikator penelitian, meliputi tujuan dan manfaat magang, pelaksanaan program serta kendala yang dialami. Pada bagian ini, hasil penelitian dipaparkan secara rinci melalui tabel dan persentase, kemudian dibahas dengan membandingkan temuan sebelumnya agar diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai efektivitas pelaksanaan Magang I. Mengenai pertanyaan nomer 1 yaitu :AyApakah anda memahami tujuan program magang yang dilaksanakan di sekolah?Ay dijawab oleh responden cukup variatif. Respon yang diterima berupa Aukurang setujuAy sebanyak 11,8%. AusetujuAy sebanyak 64,7%, dan Ausangat setujuAy sebanyak 23,5%. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden atau mahasiswa sudah memahami tujuan program magang itu sendiri. Tanggapan mengenai pertanyaan nomer 2 yaitu: AuApakah program megang membantu anda memahami dunia kerja lebih baik?Ay mendapat persentase jawaban dari responden dengan pilihan cukup variatif. 64,7% menjawab AusetujuAy, sebanyak 29,4% menjawab Ausangat setujuAo, dan 5,9% menjawab Aukurang setujuAy. Maka dapat kita ketahui bahwa program magang membatu responden dalam memahami dunia kerja lebih baik. Keefektifan Pelaksanaan Magang 1 Bagi Mahasiswa Uin Ar-Raniry Jurusan Pendidikan Fisika Tanggapan reponden terkait pertanyaan nomer tiga yaitu: AuApakah program magang memberikan manfaat langsung dalam pengembangan ketrampilan?Ay mendapat respon yang cukup variatif , sebagian besar menjawab AusetujuAy mendapat persentase sebanyak 70,6%. Ausangat setujuAy sebanyak 23,5%, dan Aukurang setujuAy sebanyak 5,9%. Dari tanggapan tersebut menunjukkan bahwa sudah banyak mahasiswa yang mendapatkan manfaat langsung dalam pengembangan peserta magang. Pada bagian ini, responden mendapat pertanyaan nomer empat yang berbunyi: Auapakah anda merasa keterampilan yang anda pelajari selama magang bermanfaat untuk masa depan?Ay. Persentase jawaban dari pertanyaan tersebut yaitu 58,8% responden menjawab AusetujuAy, 35,3% responden menjawab Ausangat setujuAy, dan 5,9% responden menjawab Aukurang setujuAy. Maka dapat kita ketahui bahwa mahasiswa merasa keterampilan yang dipelajari selama magang bermanfaat untuk masa depan responden dalam melaksanakan Namun, perlu juga adanya analisis lebih mendalam terkait alasan mahasiswa merasa kurang setuju terkait hal ini. Keefektifan Pelaksanaan Magang 1 Bagi Mahasiswa Uin Ar-Raniry Jurusan Pendidikan Fisika Tanggapan reponden terkait pertanyaan nomer lima yaitu: AuApakah program magang memberikan pengalaman yang bermakna bagi Anda?Ay mendapat respon yang dominan, yang mana semua mahasiswa setuju bahwa pelaksananaan magang I ini memberikan pengalaman yang berarti bagi mereka. Sebanyak 64,7% menjawab AusetujuAy, dan sebesar 35,3% menjawab sangat setuju. Tanggapan responden terkait pertanyaan nomor enam yaitu: AuApakah jadwal magang yang diberikan sudah sesuai dan tidak mengganggu kegiatan belajar?Ay. Persentase jawaban dari pertanyaan tersebut yaitu 47,7,1% menajawab AusetujuAy, 17,8% menjawab Ausangat setujuAo, dan sebesar 23,5% menjawab Aukurang setujuAy, dan 11,8% persen menjawab tidak setuju. Pada pembahasan ini harus dilakukan analisa kembali terkait jadwal magang yang dilaksanakan karena persentase kurang setuju lumayan besar, dan terdapat responden yang menjawab tidak setuju. Hal ini dapat kita simpulkan bahawa peserta magang memiliki gangguan terhadap kegiatan belajar di kampus dengan jadwal magang yang dilaksanakan di sekolah. Pada bagian ini, responden mendapat pertanyaan nomer tujuhyang berbunyi: Auapakah pihak kampus memberikan panduan yang jelas sebelum pelaksanaan magang?Ay. Persentase jawaban dari pertanyaan tersebut yaitu 52,9% responden menjawab AusetujuAy, 29,4% responden menjawab Ausangat setujuAy, 11,8% responden menjawab Autidak setujuAy dan 5,9% responden menjawab Aukurang setujuAy. Maka dapat kita ketahui bahwa sebagian mahasiswa merasa pihak kampus memberikan penjelasan terkait magang sebelum magang itu Namun, perlu juga adanya analisis lebih mendalam terkait alasan mahasiswa tidak mendapatkan arahan terkait hal ini. Keefektifan Pelaksanaan Magang 1 Bagi Mahasiswa Uin Ar-Raniry Jurusan Pendidikan Fisika Pada bagian ini, responden mendapat pertanyaan nomer delapan yang berbunyi: Auapakah sekolah memberikan dukungan yang cukup selama proses magang berlangsung?Ay. Persentase jawaban dari pertanyaan tersebut yaitu 52,9% responden menjawab AusetujuAy, 35,3% responden menjawab Ausangat setujuAy, 5,9% responden menjawab Autidak setuju dan kurang setujuAy. Maka dapat kita ketahui bahwa sebagian mahasiswa merasa sekolah memberikan yang cukup selama proses magang. Namun, perlu juga adanya analisis lebih mendalam terkait alasan mahasiswa tidak mendapatkan dukungan yang cukup terkait hal ini. Pada bagian ini, responden mendapat pertanyaan nomer sembilan yang berbunyi: Auapakah supervisor atau pembimbing magang aktif memberikan bimbingan atau arahan?Ay. Persentase jawaban dari pertanyaan tersebut yaitu 29,4% responden menjawab AusetujuAy, 23,5% responden menjawab Ausangat setujuAy, 17,6% responden menjawab Autidak setujuAy dan 29,4% responden menjawab Aukurang setujuAy. Maka dapat kita ketahui bahwa hampir sebagian mahasiswa merasa pihak supervisor atau pembimbing magang kurang memberikan bimbingan dan arahan. Namun, perlu juga adanya analisis lebih mendalam terkait alasan mahasiswa tidak mendapatkan arahan terkait hal ini. Pada bagian terakhir, responden memberikan keluhan terkait kendala yang dialami pada saat Pelaksanaan Magang. Adapun kendala-kendala yang dialami responden seperti jarak tempuh yang cukup jauh, yang mempengaruhi efektivitas waktu dan tenaga. Selain itu, terkadang terjadi miskomunikasi dalam pelaksanaan magang, yang menyebabkan kebingungannya beberapa kali dalam mengikuti instruksi atau tugas yang diberikan. Tidak hanya itu, jadwal magang yang bersamaan dengan jadwal kuliah juga menambah tantangan dalam mengatur waktu secara efisien. Saya juga menghadapi kesulitan dengan teman kelompok yang kurang aktif dalam berpartisipasi, sehingga mempengaruhi kelancaran tugas kelompok. Penjelasan mengenai pelaksanaan magang juga terkadang kurang rinci, yang membuat saya kesulitan dalam memahami beberapa hal yang perlu dilakukan. Selain itu, dosen pembimbing lapangan yang kurang responsif juga menjadi Keefektifan Pelaksanaan Magang 1 Bagi Mahasiswa Uin Ar-Raniry Jurusan Pendidikan Fisika tantangan tersendiri, karena kurangnya arahan yang jelas pada beberapa kesempatan. Terakhir, proses pembuatan artikel dan laporan magang mengalami kendala, baik dari segi waktu maupun bahan yang Hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memahami tujuan program magang dan menilai kegiatan ini bermanfaat untuk pengembangan keterampilan, pemahaman dunia kerja, serta pengalaman Sebagian besar responden memilih kategori setuju dan sangat setuju pada indikator manfaat, penguasaan keterampilan, serta kontribusi magang terhadap masa depan mereka. Temuan ini menegaskan bahwa program magang memiliki posisi penting dalam mendukung pembentukan kompetensi awal calon guru. Hal ini sejalan dengan penelitian Amalia et al. , . yang menekankan bahwa pengalaman praktik lapangan memberi kontribusi signifikan terhadap kesiapan profesional mahasiswa, terutama dalam menumbuhkan keterampilan pedagogis dan sosial yang tidak sepenuhnya dapat diperoleh melalui perkuliahan teoritis. Meskipun demikian, beberapa aspek masih menunjukkan kelemahan yang perlu diperhatikan. Responden mengungkapkan adanya kendala dalam jadwal magang yang bertabrakan dengan kegiatan perkuliahan, keterbatasan arahan dari kampus maupun supervisor, serta dukungan sekolah yang belum merata. Persentase yang cukup tinggi pada kategori kurang setuju dan tidak setuju mengindikasikan perlunya perbaikan koordinasi antar pihak terkait. Kondisi ini memperkuat temuan Lumi & Lumentah . bahwa kualitas pembimbingan dari dosen maupun guru pamong sangat menentukan efektivitas magang. Dengan demikian, meskipun manfaat program telah dirasakan mahasiswa, peningkatan sistem pendampingan, kejelasan panduan, serta penjadwalan yang lebih fleksibel perlu diprioritaskan agar magang benar-benar menjadi sarana pengembangan profesionalisme calon guru. IV. SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil analisis terhadap persepsi mahasiswa peserta Magang I, dapat disimpulkan bahwa program magang memberikan kontribusi positif terhadap pemahaman tujuan, penguasaan keterampilan, serta pemaknaan pengalaman lapangan. Mayoritas responden menyatakan bahwa kegiatan magang membantu mereka memahami dunia kerja dan memberikan manfaat nyata dalam pengembangan kompetensi, baik untuk kebutuhan saat ini maupun persiapan masa depan sebagai calon pendidik. Hal ini menunjukkan bahwa Magang I berperan sebagai fondasi penting dalam proses pembentukan profesionalisme guru, karena mampu mengintegrasikan teori perkuliahan dengan pengalaman praktik di sekolah. Namun, ada beberapa kendala yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Salah satunya adalah masalah jadwal magang yang bersamaan dengan jadwal kuliah, yang mengganggu kegiatan belajar di kampus. Selain itu, meskipun banyak yang merasa mendapatkan panduan yang jelas dari pihak kampus, ada beberapa responden yang merasa kurang mendapatkan arahan yang cukup baik dari pihak kampus maupun dari supervisor atau pembimbing magang. Dukungan dari sekolah selama proses magang juga dirasakan kurang oleh sebagian responden. Secara keseluruhan, meskipun sebagian besar peserta merasa program magang memberikan manfaat dan pengalaman yang berarti, masih terdapat beberapa masalah, seperti komunikasi yang kurang lancar, ketidaksesuaian jadwal, serta kurangnya bimbingan dan dukungan yang optimal, yang perlu diperbaiki agar program magang di masa depan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi mahasiswa. untuk itu pelaksanaan magang ini memberikan gambaran bahwa perlunya peningkatan koordinasi dan sistem pembimbingan yang lebih terstruktur agar magang tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tetapi juga berjalan lebih efektif secara kelembagaan. Dengan demikian, meskipun Magang I telah memberikan pengalaman bermakna, penguatan pada aspek manajerial dan pendampingan menjadi kunci untuk mengoptimalkan peran magang dalam menyiapkan guru yang profesional dan adaptif terhadap tuntutan dunia pendidikan Keefektifan Pelaksanaan Magang 1 Bagi Mahasiswa Uin Ar-Raniry Jurusan Pendidikan Fisika UCAPAN TERIMA KASIH Segala puji bagi Allah atas rahmat dan hidyahnya sehingga penulisan jurnal ini dapat terselesaika. Penulis juga menyampaikan rasa terimkasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Juniar Afrida, selaku dosen pembimbing mata kuliah atas jurnal ini, atas bimbingan dan arahan yang telah diberikan selama proses penyusunan jurnal ini. Akhir kata, penulis menyadari bahwa jurnal ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan untuk perbaukan di masa mendatang. REFERENSI