Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 2 | MARET 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 Gambaran Kadar Hemoglobin Perokok Elektrik (Vapo. Pada Pegawai Rumah Sakit Martha Friska Multatuli Overview of Hemoglobin Levels of Electric Smokers (Vapo. in Hospital Employees Martha Friska Multatuli Muhammad Dahlan Fauzi1. Nurbaity Situmorang2. Febriantika3 Mahasiswa Program Studi Analis Kesehatan. Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara Dosen Program Studi Analis Kesehatan. Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara *Corresponding: muhammaddahlanfauzi24@gmail. ABSTRAK Karbon monoksida yang terkandung dalam rokok memiliki afinitas yang besar terhadap hemoglobin memudahkan kedua senyawa tersebut untuk saling berikatan, sehingga mengurangi kapasitas hemoglobin dalam pengangkutan oksigen. Hal ini menimbulkan terjadinya hipoksia jaringan, sehingga tubuh berusaha untuk meningkatkan kadar hemoglobin sebagai kompensasinya. Peningkatan ini dipengaruhi oleh lamanya merokok dan jumlah rokok yang dihisap perhari. Adapun Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran kadar hemoglobin perokok elektrik pegawai Rumah Sakit Martha Friska Multatuli. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan teknik total sampling. Sampel yang diambil pada perokok elektrik pegawai Rumah Sakit Martha Friska Multatuli dengan besar sampel 25 orang. Hasil penelitian diperoleh 23 orang . 0%) kadar hemoglobin normal dan nilai hemoglobin tinggi sebanyak 2 orang . 0%). Rerata di dapatkan kadar hemoglobin yaitu . g/dL) dengan kadar hemoglobin paling tinggi yaitu . 7 g/dL) dan nilai terendah yaitu . 2 g/dL). Kesimpulan dari penelitian ini adalah perokok elektrik pegawai Rumah Sakit Martha Friska Multatuli memiliki kadar hemoglobin normal. Kata kunci : Hemoglobin. Rokok Elektrik. Kesehatan ABSTRACT Carbon monoxide contained in cigarettes has a high affinity for hemoglobin making it easier for these two compounds to bind to each other, thereby reducing the capacity of hemoglobin to transport oxygen. This leads to tissue hypoxia prompting the body to increase hemoglobin levels as a This increase is influenced by the duration of smoking and the number of cigarettes smoked per day. The purpose of this study was to determine the hemoglobin levels among electronic cigarette smokers who are employees at Martha Friska Multatuli Hospital. This was a descriptive analytical study using total sampling technique. The sample consisted of 25 electronic cigarette smokers who are employees at Martha Friska Multatuli Hospital. The results showed that 23 individuals . had normal hemoglobin levels while 2 individuals . 0%) had high hemoglobin levels. The average Article History: Received: January 10 ,2025. Revised: February 17, 2025. Accepted: March 12, 2025 Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 2 | MARET 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 hemoglobin level was 15. 4 g/dL with the highest level being 18. 7 g/dL and the lowest being 12. g/dL. In conclusion electronic cigarette smokers who are employees at Martha Friska Multatuli Hospital have normal hemoglobin levels. Keywords: hemoglobin, electronic cigarettes, health PENDAHULUAN Merokok sehari-hari, bahan kimia, diantaranya adalah gas CO2, hydrogen eyanide, amoniak, asam hidrosianat, kebutuhan yang tidak bisa dihindari bagi orang nikotin, karbarzol dan krosol (Atussaadah. Peningkatan berdampak pada semakin tingginya penyakit terbesar yang dihadapi dunia kesehatan saat akibat rokok dan tingginya kematian akibat Indonesia sendiri dari data yang di ambil Rokok elektrik muncul sebagaiinovasi Badan pengganti rokok konvensional menjadi rokok persentase penduduk Indonesia dengan usia Rokok elektrik (Vap. adalah suatu lebih dari lima tahun yang merokok sebesar alat yang berfungsi seperti rokok namun tidak 23,25% pada Tahun 2022. Angka itu turun 0,55% poin dari tahun lalu yang sebesar tembakau melainkan mengubah cairan menjadi 23,78%. (BPS, 2. uap yang dihisap oleh perokok kedalam paru- Pusat WHO Statistik (BPS) (World Health Organitatio. parunya, rokok elektrik umumnya mengandung mencatat sekitar 225. 700 orang di Indonesia meninggal setiap tahun akibat merokok atau (Atussaadah, 2. penyakit yang berhubungan dengan zat zat Rokok elektronik diperkenalkan ke pasar yang terkandung di dalam rokok, sehingga sebagai alternative untuk merokok tradisional awalnya dirancang menyerupai rokok, terdiri dari evaporator elektronik . lat penyempro. yang ditenagai oleh baterai menguapkan cairan . engan atau tanpa nikotin dan peras. Uap dihirup dalam cara yang sama seperti ketika kebiasaan merokok masyarakat masih sulit merokok rokok biasa (Antoniewicz et al. , 2. untuk dihentikan. Telah diketahui bahwa dalam Di Indonesia sekitar 10,9% penduduk telah mendengar tentang rokok elektrik dan 0,3% Berbagai Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 2 | MARET 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 Sebagian besar pengguna tersebut dikarenakan tidak adanya asap yang rokok elektrik . di indonesia berusia 15-24 keluar melainkan uap air sehingga timbul tahun dan 25-44 tahun (Ariyani, 2. Rokok stigma Aorokok elektrikAo lebih aman dari pada Nicotine rokok tembakau (Waleleng et al. , 2. Replacement Therapy (NRT) menggunakan Penelitian yang dilakukan oleh Center for cara mengurangi kadar dari nikotin secara Tobacco Karena kandungan dari nikotin lebih University of California menyimpulkan bahwa rendah dari pada rokok konvensional dan tidak penggunaan rokok elektrik tidak lebih baik menggunakan pembakaran tembakau. dibanding rokok tembakau dan tidak cukup Control Research Education Vaporizer adalah seperangkat alat yang membantu seseorang mengatasi kecanduan sudah dibuat sedemikian rupa untuk bisa rokok tembakau. Dari hasil survei Global Adult mengubah sebuah cairan nikotin menjadi uap Tobacco dengan bantuan tenaga panas dari listrik menunjukkan prevalensi perokok elektrik pada . Vaporizer terdiri dari 3 komponen tahun 2011 naik dari 0. 3% menjadi 3% pada utama yaitu baterai yang dapat diisi ulang. Selanjutnya, prevalensi perokok atomizer yang memanaskan cairan sehingga remaja usia 13-15 tahun juga meningkat tercipta uap, dan tabung /catridge berisi cairan sebesar 19,2%. Survey (GATS) nikotin (Gunadi et al. , 2. Nikotin dapat Dari berbagai penelitian yang sudah menyebabkan peningkatan kadar hemoglobin dilakukan, diketahui bahwa rokok mengandung darah dan frekuensi denyut jantung. Nikotin lebih dari 4. 000 bahan kimiawi di mana sekitar masuk ke dalam tubuh akan memberi sinyal ke 60 di antaranya merupakan suatu karsinogen otak untuk melepaskan hormone adrenalin. at yang dapat memicu terjadinya kanke. Hormon Merokok merupakan salah satu dari beberapa diameter pembuluh darah menjadi mengecil faktor risiko terhadap beberapa penyakit salah sehingga sangat beresiko terjadi peningkatan satunya kanker. Data penelitian menunjukkan tekanan darah. Dalam kondisi terparahnya zat bahwa 60% individu yang menderita kanker mulut adalah perokok, data lain menunjukkan menjadi kaku . (Ariyani, 2. Menurut Kepala Badan Pengawasan kasus kanker mulut di Kawasan Asia tenggara menunjukkan hampir 90% kasus kanker mulut Obat dan Makanan (BPOM) rokok elektrik bekerja dari proses penguapan cairan . oleh kawat listrik yang dipanaskan. Proses hubungan kausalitas dengan perkembangan penguapan tersebut yang mengahasilkan uap kanker pada berbagai organ, termasuk rongga air memberikan sensasi seperti merokok. Hal mulut (Abro. , 2. Peneltian Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 2 | MARET 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 Seiring dengan rokok elektrik yang tembakau (Vardavas et al. , 2. Karbon menjadi tidak lebih baik dari rokok tembakau dan semakin populernya rokok elektrik bagi hemoglobin, sehingga memudahkan keduanya ancaman bahaya dibalik rokok elektrik semakin Banyak dampak yang dapat terjadi pada kesehatan tubuh manusia terkait hemoglobin (Waleleng dkk, 2. Hal ini pada rokok elektrik dalam hal ini kadar Hemoglobin (Waleleng mengikat oksigen untuk dilepaskan ke berbagai saling berikatan membentuk karboksi Hemoglobin adalah salah satu komponen dalam sel darah merah/eritrosit yang berfungsi untuk Tubuh mengikat oksigen dan menghantarkannya ke berusaha mengkompensasi penurunan kadar seluruh sel jaringan tubuh. Oksigen diperlukan Hemoglobin dibentuk dari gabungan protein dan zat besi dan membentuk sel darah merah/eritrosit. METODE PENELITIAN Penelitian Hemoglobin terdiri dari dua subunit polipeptida yang berlainan. Komposisi subunit polipeptida tersebut adalah hemoglobin dewasa pegawai RSU Martha Friska Multatuli yang normal, hemoglobin janin, hemoglobin dewasa menggunakan rokok elektrik. Penelitian ini minor, dan hemoglobin sel sabit. Afinitas cross-sectional dilaksanakan selama dua bulan, dari Juli hingga Agustus 2023. Populasi penelitian mencakup 25 dijadikan sebagai sampel dengan kriteria inklusi terbaru tentang efek akut rokok elektrik pada usia 18-35 tahun, telah menggunakan rokok paru menunjukkan bahwa setelah penggunaan elektrik selama minimal enam bulan, serta rokok elektrik lebih dari 5 menit, kadar Nitrit Oksida Sementara Sebuah RSU Martha Friska Multatuli. signifikan dan tahanan jalan napas meningkat individu di bawah usia 18 tahun, bukan signifikan, efek tersebut merupakan respon pegawai rumah sakit, atau telah menggunakan yang sama seperti pada penggunaan rokok rokok elektrik kurang dari enam bulan. Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 2 | MARET 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 Pengumpulan HASIL PENELITIAN kuesioner dan pemeriksaan kadar hemoglobin Dari Cyanide-Free terhadap 25 sampel darah perokok elektrik Hemoglobin Spectrophotometry. Pengambilan pegawai Rumah Sakit Umum Martha Friska Multatuli didapatkan hasil sebagai berikut: standar, termasuk sterilisasi area vena dengan Table 1 alkohol swab 96%, penggunaan spuit 3 cc. Rata Rata Kadar Hemoglobin Perokok Elektrik (Vapo. Pegawai EDTA. Pemeriksaan Rumah Sakit Umum Martha Friska Multatuli. dilakukan menggunakan hematology analyzer, di mana darah dalam tabung EDTA di-roll mixer Variab selama tiga menit sebelum dianalisis oleh alat. Hasil yang diperoleh dibandingkan dengan nilai Peroko Mea Media Std. normal menurut Hoffbrand . , yaitu 13. Dev 5 g/dL untuk laki-laki dan 11. 5 g/dL untuk perempuan. Kadar Hemoglobin . /d. Min Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif melalui tabel distribusi frekuensi dan Berdasarkan tabel 4. 1 didapatkan kadar disajikan dalam bentuk persentase serta narasi. Hb didapatkan dengan nilai rata-rata 15. Hasil g/dl, nilai minimum 12. 2 g/dl, nilai maksimum 7 g/dl, nilai median sebesar 15. 3 g/dl, standar deviasi sebesar 1. 312 g/dl. elektrik terhadap kadar hemoglobin mereka. Table 2 Dengan Distribusi Kadar Hemoglobin Perokok Elektrik (Vapo. Pegawai Rumah Sakit Umum Martha mengenai status hemoglobin pegawai RSU Martha Friska Multatuli yang menggunakan Friska Multatuli. Kadar Frekuensi . Hemoglobin rokok elektrik, serta menjadi dasar untuk Persentase (%) penelitian lebih lanjut mengenai faktor lain Normal yang mungkin memengaruhi kadar hemoglobin Rendah Tinggi Jumlah dalam tubuh. Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 2 | MARET 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 Berdasarkan Tabel 4. dapat diketahui Table 5 Distribusi Frekuensi Lama Memakai Vapor sebanyak 23 responden . %) memiliki kadar Pegawai Rumah Sakit Umum Martha hemoglobin normal dan sebanyak 2 responden Friska Multatuli. ( 8%) memiliki kadar hemoglobin tinggi. Tabel 3 Distribusi Frekuensi Umur Perokok Elektrik Pegawai Rumah Sakit Umum Martha Friska Frekuensi Persentase . (%) 18 - 25 tahun 25 - 35 tahun Jumlah Berdasarkan Tabel 4. 3 dapat diketahui sebanyak 8 responden . %) berumur 18 - 25 tahun dan 25 - 35 tahun sebanyak 17 orang . %). Table 4 Distribusi Frekuensi Jenis Kelamin Perokok Elektrik Pegawai Rumah Sakit Umum Martha Friska Multatuli. Persentase . (%) 6 - 12 bulan Jumlah 0 -O6 Frekuensi Multatuli. Lama Jenis kelamin Frekuensi Persentase . (%) Laki laki Perempuan Jumlah Berdasarkan Tabel 4. 4 dapat diketahui . %) kelamin laki laki dan 4 Berdasarkan Tabel 4. 5 dapat diketahui responden sudah memakai vapor 12 Bulan . %). Table 6 Distribusi Frekuensi Yang Mempunyai Riwayat Anemia Pegawai Rumah Sakit Umum Martha Friska Multatuli Mempunyai Frekuensi Persentase riwayat anemia . (%) Tidak Jumlah Berdasarkan Tabel 4. 6 dapat diketahui bahwa seluruh responden yaitu sebanyak 25 responden . %) tidak mempunyai riwayat berjenis kelamin perempuan sebanyak 4 orang . %). Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 2 | MARET 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 Table 7 Table 9 Distribusi Frekuensi Aktivitas Fisik Berat Distribusi Frekuensi Konsumsi Nutrisi Pegawai Rumah Sakit Umum Martha Pegawai Rumah Sakit Umum Martha Friska Multatuli. Friska Multatuli. Aktivitas fisik Frekuensi Persentase Konsumsi Frekuensi Persentase . (%) . (%) Tidak Tidak Jumlah Jumlah Berdasarkan Tabel 4. 7 dapat diketahui Berdasarkan Tabel 4. 9 dapat diketahui sebagian besar responden yaitu sebanyak 23 %) tidak melakukan aktivitas fisik melakukan aktivitas fisik yang berat yaitu . %). meningkatkan Kadar Hemoglobin dan sebanyak Table 8 6 responden yaitu . %) mengonsumsi nutrisi Distribusi Frekuensi Ketinggian Tempat Tinggal Pegawai Rumah Sakit Umum Hemoglobin. Martha Friska Multatuli. Tinggal di Kadar Tabel 10 Frekuensi Persentase Distribusi Frekuensi Seberapa Berat dataran tinggi . (%) Pemakaian Rokok Elektrik Pegawai Rumah Sakit Umum Martha Friska Tidak Multatuli. Jumlah Berapa ml Frekuensi Persentase . (%) liquid dalam Berdasarkan Tabel 4. 8 dapat diketahui bahwa seluruh responden yaitu sebanyak 25 responden . %) tidak tinggal di dataran 1 ml sehari 2 ml sehari 3 ml sehari >3 ml Jumlah Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 2 | MARET 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 1 malam, sebanyak 8 orang . %) tidur di jam Berdasarkan Tabel 4. 10 dapat diketahui 24:00 malam dan sebanyak 2 orang . %) diatas jam 1 malam. sebanyak 20 responden . %) mengkonsumsi Dapat liquid 3 ml dalam sehari, sebanyak 4 orang responden yaitu sebanyak 23 responden . %) . %) mengonsumsi liquid >3 ml dalam sehari mengonsumsi kopi atau teh 1 gelas dalam dan sebanyak 1 orang . %) hanya 2 ml dalam sehari, sebanyak 2 orang . %) mengonsumsi kopi atau teh 3 gelas dalam sehari. Table 11 Distribusi Frekuensi Gaya Hidup Perokok Elektrik Pegawai Rumah Sakit Umum Martha Friska Multatuli. Tidur larut Frekuensi Persentase . (%) 23:00 wib 24:00 wib 01:00 wib >01:00 wib Jumlah Konsumsi kopi Frekuensi Persentase teh dalam . (%) 1 gelas sehari 2 gelas sehari 3 gelas sehari >3 gelas Jumlah PEMBAHASAN Data yang tertera dalam Tabel 4. 1 dapat kita lihat bahwa nilai rata rata atau nilai mean kadar hemoglobin yaitu 15. 4 g/dL kemudian minimum hemoglobin yang di dapat yaitu 12. g/dL serta nilai maximum 18. 7 g/dL dan dengan nilai standart deviasi 1. dari hasil yang sudah di peroleh dapat kita lihat bahwa rata rata kadar hemoglobin dalam kategori normal sebanyak 23 responden dan hanya 2 responden yang memiliki kadar hemoglobin Kadar hemoglobin yang normal sangat hemoglobin berfungsi membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Kadar hemoglobin yang normal mengindikasikan bahwa tubuh mampu memenuhi kebutuhan oksigen sel-sel tubuh dengan baik. Namun kadar hemoglobin . mengindikasikan adanya masalah kesehatan, seperti masalah dengan produksi sel darah Berdasarkan Tabel sebagian besar responden yaitu sebanyak 15 responden . %) tidur larut malam yaitu di jam Berdasarkan disimpulkan dari 25 responden pegawai Rumah Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 2 | MARET 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 Sakit Martha Friska multatuli sebagian besar perokok pasif langsung menghirup asap rokok memiliki kadar hemoglobin yang normal (Tabel menghisap dari rokok langsung dan pada rokok Hasil penelitian ini juga menunjukan Sehingga bahwa tidak ada pengaruh rokok elektrik monoksida cenderung lebih tinggi yang masuk terhadap kadar hemoglobin. Hasil penelitian ini ke dalam tubuh. Dan Menurut Leifert (Leifert, diperkuat dengan penelitian sebelumnya yang 2. , lama paparan karbon monoksida dan jumlah rokok yang dihisap perhari dapat Sri Sayekti . menunjukan hasil 3 dari 15 . %) perokok aktif dan dari 5 . ,33%) perokok pasif memiliki seseorang yang merokok 40 batang atau lebih kadar hemoglobin yang tinggi . Uji perhari memiliki kadar hemoglobin 0,7 gr/dl SPSS dengan uji Mann Whitney pada taraf lebih tinggi dibanding dengan orang yang tidak p=0,073. Hal serupa juga diungkapkan oleh artinya tidak ada pengaruh merokok terhadap Amelia (Amelia et al. , 2. bahwa merokok kadar hemoglobin penelitian ini juga sejalan menyebabkan terjadinya polisitemia sekunder, dengan penelitian yang dilakukan oleh Wibowo terutama pada perokok berat yang merokok 20 (Wibowo et al. , 2. hasil penelitian kadar Ae 30 batang perhari. Tingginya kadar karbon monoksida yang masuk ke dalam tubuh akan dengan hasil dari 30 responden menggeser tekanan parsial oksigen di dalam terbanyak memiliki kadar hemoglobin normal tubuh, selain itu karbon monoksida juga akan yaitu sebanyak 21 orang . %) dengan rata mempengaruhi hemoglobin untuk berikatan rata kadar hemoglobin 16,02 g/dL. Responden dengan oksigen. dengan kadar hemoglobin meningkat sebanyak . %) hemoglobin 17,89 g/dL. Pada Hal ini disebabkan karena daya afinitas karbon monoksida lebih kuat untuk berikatan dengan hemoglobin dibandingkan daya afinitas Namun hasil penelitian ini tidak sejalan yang dimiliki oleh oksigen untuk berikatan dengan hemoglobin. Sehingga, apabila karbon Kiptyatullizam dkk . pada 29 orang monoksida masuk ke dalam tubuh maka Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan karbon monoksida akibatnya tubuh rata-rata kadar hemoglobin pada perokok pasif kemudian meningkatkan produksi hemoglobin Kecenderungan kadar hemoglobin yang tinggi pada perokok pasif disebabkan karena pada (Waleleng dkk, 2. Hasil yang di dapat Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 2 | MARET 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 diketahui bahwa sebagian besar responden responden yaitu . %) melakukan aktivitas fisik yaitu sebanyak 8 responden . %) berumur 18 - 25 tahun dan 25 - 35 tahun sebanyak 17 orang . %) (Tabel 4. Peminat menyebabkan Peroksidasi lipid membran sel elektrik umumnya sebagian besar berjenis memudahkan sel eritrosit mengalami hemolisis, kelamin laki laki yaitu sebanyak 23 responden yaitu terjadinya lisis pada membran eritrosit . %) dan 2 yang menyebabkan hemoglobin berjenis kelamin perempuan . %) (Tabel 4. Dari hasil penelitian juga Aktivitas fisik yang berat Kemudian (Tabel 4. diketahui bahwa dapat diketahui bahwa keseluruhan responden yaitu sebanyak sebanyak 25 responden sudah responden . %) tidak tinggal di dataran memakai vapor O 12 Bulan . %) dari hasil Perlu kita ketahui bahwa tinggal di data yang diperoleh di atas dapat diketahui dataran tinggi juga menjadi faktor dari salah bahwa pegawai di lingkungan RSU Martha satu faktor lainya yang menyebabkan kenaikan Friska Multatuli keseluruhan pengguna atau hemoglobin dari penelitian Waani pada tahun perokok elektrik . sudah memakai rokok 2014 Pada penelitian yang dilakukan pada 60 elektrik selama kurang lebih 1 tahunan (Tabel sampel pria di desa Paslaten dan desa Rurukan Pada (Tabel hemoglobin yang signifikan pada penduduk bahwa seluruh responden yaitu sebanyak 25 responden . %) tidak mempunyai riwayat Kita ketahui anemia itu sendiri terjadi 53 g/dL di desa Pas-laten dan nilai rata-rata kadar hemoglobin 14. 84 g/dL di Nilai rata-rata hemoglobin itu sendiri terjadi karena beberapa Rurukan faktor di antara nya yang sangat umum terjadi paslaten memiliki rata-rata Kadar hemoglobin adalah kurangnya zat besi/protein dalam tubuh. lebih tinggi dari desa rurukan yang mempunyai Ini dapat menyebabkan hemoglobin berkurang dataran lebih rendah (Waani et al. , 2. dimana hemoglobin itu sendiri yaitu kumpulan Hasil penelitian mengenai pola komsumsi dari zat besi dan protein. Hal ini berhubungan nutris yang cukup untuk meningkatkan kadar pada (Tabel 4. yang menunujukan bahwa 25 hemoglobin juga bisa kita lihat pada (Tabel 4. responden diantaranya 23 responden yaitu dimana hanya 6 responden atau 24% saja yang . %) memang tidak melakukan aktivitas fisik berat dimana aktivitas fisik yang berat juga meningkatkan kadar hemoglobin dan sisanya merupakan salah satu faktor penyebab turunya sebanyak 19 responden atau 76% dari total 25 responden tidak mengkomsumsi nutrisi yang Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 2 | MARET 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 baik untuk meningkatkan kadar hemoglobin tak mengkomsumsi kopi dan teh 1 gelas dalam hanya nutrisi saja pola prilaku mengkomsumsi sehari dan sebanyak 2 responden dengan liquid juga dapat kita lihat dilihat pada data presentase 8% mengokonsumsi kopi dan teh 3 penelitian mengenai pola konsumsi liquid pada gelas dalam sehari. rokok elektrik di kalangan responden memiliki variasi yang signifikan. Gangguan fungsi paru KESIMPULAN konsumsi berlebihan liquid dapat menyebabkan Berdasarkan hasil penelitian yang telah di penumpukan cairan di paru-paru, mengganggu lakukan hasil kadar hemoglobin perokok elektrik fungsi normalnya dan mengakibatkan kesulitan . pegawai Rumah Sakit Martha Friska Multatuli Potensi penelitian tentang dampak jangka panjang dari memiliki kadar hemoglobin normal dengan nilai konsumsi liquid rokok elektrik masih terbatas. rata rata yaitu . ,1 g/dL) dan 2 responden Namun, ada potensi dampak buruk pada organ lainya masuk dalam kategori tinggi . 7 g/dL). internal dan sistem kesehatan lainnya yang perlu diperhatikan (Smith. Espie. , & DAFTAR PUSTAKA