ANALISA PERBANDINGAN PONDASI TIANG PANCANG BETON BERTULANG DENGAN PIPA BAJA SECHEDULE PADA PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR TERMINAL OIL PT. MIGAS MANDIRI PRATAMA KALIMANTAN TIMUR Saniah Saniah. Analisa Perbandingan Pondasi Tiang Pancang Beton Bertulang dengan Pipa Baja Sechedule Pada Pembangunan Gedung Kantor Migas Mandiri Pratama Klimantan Timur , di bawah bimbingang Purwanto. T dan Achmad Munajir. Pembangunan bangunan kantor Migas Mandiri Pratama Kalimatan Timur ini mempunyai struktur atas berupa beton bertulang, dan bagian bawah pondasi tiang pancang. Kekokohan dan kestabilan sebuah struktur tidak hanya ditentukan oleh kemampuan struktur atas . pper structur. dan menahan gaya-gaya yang bekerja. Selain kemampuan struktur atas, kekuatan struktur bawah . ub structur. juga harus diperhitungkan agar mampu mendukung seluruh beban yang ada baik karena gaya luar maupun karena berat struktur itu Sebuah konstruksi akan mengalami kehancuran atau kegagalan apabila beban yang ada tidak mampu diterima oleh struktur penahanya, dalam hal ini sangat diperlukan perhitungan pondasi yang benar dan pemilihan pondasi yang tepat untuk menahan konstruksi Pondasi adalah komponen struktur yang berfungsi sebagai penopang bangunan dan meneruskan beban bangunan atas . pper structur. ke lapisan tanah yang cukup kuat daya Tanpa pondasi yang kuat akan membahayakan bangunan di atasnya, karena akan mengalami keruntuhan atau bahaya-bahaya yang lainnya, sehingga pondasi perlu direncanakan dengan teliti, dengan pemilihan jenis pondasi yang tepat. Kata kunci : Pondasi. Tiang Pancang Beton Bertulang. Tiang Pancang Baja PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Kebutuhan manusia akan sumber energi minyak bumi kian meningkat, sesuai dengan dinamika sosial ekonomi masyarakat dan mengikuti laju pertumbuhan penduduk. Karena dengan adanya peningkatan kebutuhan Bahan Bakar dari Olahan Minyak Bumi, baik itu untuk keperluan bahan bakar kendaraan Pribadi. Kendaraan Umum, industry, kebutuhan umum lainnya, maka timbulah usaha Ae usaha untuk penyediaan Minyak dan Gas yang memenuhi syarat baik dari segi kualitas maupun kwantitas. Perencanaan suatu bangunan diawali dengan kegiatan penyelidikan tanah dengan tujuan untuk mendapatkan data teknik tanah yang sangat di perlukan sebagai dasar pertimbangan dalam perencanaan pondasi bangunan. Penyelidikan tanah di laksanakan di lapangan dan di lanjutkan dengan tes laboratorium. Di Indonesia sering terjadi penurunan tanah pada jaringan jalan, pengairan dan daerah Karena di Indonesia terdapat perbedaan lapisan tanah di setiap daerah, begitu juga di daerah Kalimantan Timur (KALTIM) khususnya di Kota Samarinda. Kota Samarinda yang mempunyai Luas Wilayah 718. 23 KMA yang tidak luput dari bencana turunnya tanah di daerah rawa, pengairan maupun di daerah pemukiman padat penduduk. Lokasi Jalan Haji. Emboen Suryana Kelurahan Sungai Kapih. Kecamatan Sambutan. Kota Samarinda Provinsi Kaltim. Pondasi tiang pancang adalah batang yang relative panjang dan langsing yang digunakan untuk menyalurkan beban pondasi melewati lapisan tanah dengan daya dukung rendah kelapisan tanah keras yang mempunyai kapasitas daya dukung tinggi yang relative cukup dalam dibanding pondasi dangkal. Daya dukung tiang pancang diperoleh dari daya dukung ujung . nd bearing capacit. yang diperoleh dari tekanan ujung tiang, dan daya dukung geser atau selimut . riction bearing capacit. yang diperoleh dari daya dukung gesek atau gaya adhesi antara tiang pancang dan tanah di sekelilingnya. Hasil penyelidikan tanah merekomendasikan bahwa Bangunan Gedung Kantor Terminal Oil PT. Migas Mandiri Pratama Kalimantan Timur yang terdiri dari 5 lantai di sarankan untuk mempertimbangkan menggunakan pondasi dalam berupa AuTiang PancangAy sampai dengan 00 Meter. Dalam kasus ini penulis bermaksud membanding tiang pancang berdasarka jenis-jenisnya untuk diaplikasikan pada perencanaan bangunan. Rumusan Masalah Dalam penelitian ini, dibuat suatu rumusan masalah yang digunakan sebagai pertanyaan penelitian . esearch questio. adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai Berapakan perbandingan kapasitas daya dukung pondasi antara pondasi tiang pancang beton bertulang dengan pondasi tiang pancang baja schedule pada Gedung Kantor Terminal Oil PT. Migas Mandiri Pratama Kalimantan Timur ? Berapakan besar biaya yang dibutuhkan dari setiap jenis pondasi yang akan direncanakan untuk Gedung Kantor Terminal Oil PT. Migas Mandiri Pratama Kalimantan Timur ? Jenis pondasi manakah yang paling ekonomis dan efisien untuk konstruksi pekerjaan Gedung Kantor Terminal Oil PT. Migas Mandiri Pratama Kalimantan Timur ? Batasan Masalah Berdasarkan masalah dalam penelitian ini dibutuhkan agar pembahasan tidak keluar dari tujuan awal yang ingin dicapai. Berikut ini adalah yang menjadi batasan masalah dalam Tugas Akhir ini pada penulisan agar ruang lingkupnya tidak terlalu meluas, antara lain: Penelitian dilakukan hanya sampai tahap perencanaan menganalisa kapasitas daya dukung pondasi tiang pancang beton bertulang dengan pondasi tiang pancang baja schedule. Tiang pancang beton bertulang yang di gunakan adalah jenis spun pile berdiameter 60 cm. Tiang pancang baja yang digunakan adalah jenis pipa schedule berdiameter 60 cm tebal 2,8 Hanya menghitung 1 titik pondasi dengan nilai beban axial terbesar. Maksud Dan Tujuan Maksud dan Tujuan dari studi ini adalah untuk merencanakan pondasi. Kedalaman Tiang Pancang dan Menentukan Kontruksi Struktur yang Tepat untuk pembangunan Gedung kantor Terminal Oil PT. Migas Mandiri Pratama Kalimantan Timur agar tidak terjadinya penurunan Manfaat Penelitian Mengetahui bagaimana merencanakan pondasi tiang pancang beton bertulang pada pembangunan gedung kantor. Mengetahui bagaimana merencanakan pondasi tiang pancang baja schedule pada pembangunan gedung kantor. Mengetahui besar biaya yang dibutuhkan untuk masing-masing jenis pondasi yang akan direncanakan pada bangunan gedung. Mengetahui ekonomis dan efisen mana dari jenis pondasi yang akan direncankan untuk bangunan gedung kantor. TINJAUAN PUSTAKA Struktur Bangunan Atas Struktur atas adalah struktur bangunan dalam hal ini adalah gedung yang secara visual berada di atas tanah yang terdiri dari struktur sekunder seperti pelat, tangga, lift, balok anak dan struktur utama yaitu kesatuan antara kolom dan balok. Perencanaan struktur portal utama direncanakan dengan menggunakan prinsip strong column weak beam, dimana sendi-sendi plastis diusahakan terletak pada balok- balok. Merancang dan Menganalisa Struktur dengan Menggunakan Software ETABS Sejarah Program ETABS merupakan program analisis struktur yang dikembangkan oleh perusahaan software Computers and Structures. Incorporated (CSI) yang berlokasi di Barkeley. California. Amerika Serikat. Berawal dari penelitian dan pengembangan riset oleh Dr. Edward Wilson pada tahun 1970 di University of California. Barkeley. Amerika Serikat, maka pada tahun 1975 didirikan perusahaan CSI oleh Ashraf Habibullah. Pondasi Pondasi merupakan bagian dari struktur yang berfungsi meneruskan beban menuju lapisan tanah pendukung dibawahnya. Dalam struktur apapun, beban yang terjadi baik yang disebabkan oleh berat sendiri ataupun akibatbeban rencana harus disalurkan ke dalam suatu lapisan pendukung dalam hal ini adalah tanah yang ada dibawah struktur tersebut. Pondasi Dangkal (Shallow Foundatio. Pondasi jenis ini biasanya dilaksanakan pada tanah dengan kedalaman tanah tidak lebih dari 3 meter atau sepertiga dari lebar alas pondasi. Dengan kata lain, pondasi ini diterapkan padah tanah yang keras atau stabil yang mendukung struktur bangunan yang tidak terlalu berat dan tinggi, dengan kedalaman tanah keras kurang dari 3 meter. Pondasi Dalam (Deep Foundatio. Pondasi dalam adalah pondasi yang didirikan permukan tanah dengan kedalaman tertentu dimana daya dukung dasar pondasi dipengaruhi oleh beban struktural dan kondisi permukaan Pondasi dalam biasanya dipasang pada kedalaman lebih dari 3 meter dibawah elevasi permukaan tanah. Pengertian Pondasi Tiang Pancang Pondasi tiang pancang dipergunakan pada tanah-tanah lembek, tanah berawa, dengan kondisi daya dukung tanah . igma tana. kecil, kondisi air tanah tinggi dan tanah keras pada posisi sangat dalam. Tiang pancang adalah bagian-bagian konstruksi yang dibuat dari kayu, beton, dan atau baja, yang digunakan untuk meneruskan . beban-beban permukaan ke tingkattingkat permukaan yang lebih rendah di dalam massa tanah (Bowles, 1. Kapasitas Daya Dukung Tiang Pancang dari hasil CPT Diantara perbedan tes dilapangan, sondir atau cone penetration test (CPT) seringkali sangat dipertimbangkan berperanan dari geoteknik. CPT atau sondir ini tes yang sangat cepat, sederhana, ekonomis dan tes tersebut dapat dipercaya dilapangan dengan pengukuran terusmenerus dari permukaan tanah-tanah dasar. CPT atau sondir ini dapat juga mengklasifikasi lapisan tanah dan dapat memperkirakan kekuatan dan karakteristik dari tanah. Qu = Qb Qs = qbAb f. Daya dukung ijin pondasi dinyatakan dengan rumus : qc x Ac JHL x K11 Tahanan Tanah Aksial Berdasarkan Data Bor Tanah (Menurut Skempto. Pb = Ab x cb x Nc Faktor Aman Untuk memperoleh kapasitas ijin tiang, maka diperlukan untuk membagi kapasitas ultimit dengan faktor aman tertentu. Faktor aman ini perlu diberikan dengan maksud : Untuk memberikan keamanan terhadap ketidakpastian metode hitungan yang digunakan. Untuk memberikan keamanan terhadap variasi kuat geser dan kompresibilitas tanah. Untuk meyakinkan bahwa bahan tiang cukup aman dalam mendukung beban yang bekerja. Qa = Perhitungan Gaya Lateral Tahanan tanah ultimit tiang yang terletak pada tanah kohesif atau lempung (I = . bertambah dengan kedalamannya, yaitu dari 2Cu dipermukaan tanah sampai 8 Ae 12 Cu pada kedalaman kira-kira 3 kali diameter tiang. Broms mengusulkan cara pendekatan sederhana untuk mengestimasi distribusi menahan tekanan tanah yang menahan tiang dalam lempung. Yaitu, tahanan tanah dianggap sama dengan nol dipermukaan tanah sampai kedalaman 1,5 kali diameter tiang . ,5 . dan konstan sebesar 9 Cu untuk kedalaman yang lebih besar dari 1,5 d tersebut. Penurunan / Konsolidasi Kondisi tanah yang didominasi oleh tanah pasir sehingga penurunan yang terjadi adalah penurunan segera . Penurunan segera terjadi pada tanah berbutir kasar dan tanah berbutir halus kering . idak jenu. terjadi segera setelah beban bekerja. Penurunan ini bersifat elastis, dalam praktek sangat sulit diperkirakan besarnya penurunan ini. Penurunan segera ini banyak diperhatikan pada fondasi bangunan yang terletak pada tanah granuler atau tanah berbutir kasar (Herman, 2. METODE PENELITIAN Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ini berada di Jalan Haji. Emboen Suryana Kelurahan Sungai Kapih. Kecamatan Sambutan. Kota Samarinda Provinsi Kaltim. Populasi Dan Sample Pada analisa ini akan dilakukan penelitian tentang pondasi pembangunan gedung kantor Terminal Oil PT. Migas Mandiri Pratama Kalimantan Timur dengan lebar bangunan 42 meter, panjang bangunan 25 meter, dan jumlah lantai ada 5 lantai. Teknik Pengumpulan Data Pengumpulan data yang dilakukan meliputi data primer dan sekunder, dimana data Sekunder didapat hasil survey pengukuran topografi yang dilakukan pada lokasi perencanaan dan foto dokumentasi lokasi penelitian, sedangkan data Primer berupa data tanah yang didapat dari hasil sondir yang dilakukan instansi Dinas Pekerjaan umum dan instansi perusahaan konsultan yang telah melakukan survey sebelumnya dilokasi tersebut. Data Sekunder Data sekunder merupakan data pendukung yang dipakai dalam proses pembuatan dan penyusunan Laporan Tugas Akhir ini. Data Primer Data primer adalah data yang diperoleh dari lokasi rencana pembangunan maupun hasil survei yang dapat langsung dipergunakan sebagai sumber dalam perancangan struktur Teknik Analisa Data Setelah data-data yang diperlukan diperoleh, kemudian dengan literature yang relevan dan berhubungan dengan pembahasan pada tugas akhir ini serta masukan-masukan dari dosen pembimbing, maka data tersebut diolah dan dianalisis daya dukung pondasi ANALISA DAN PEMBAHASAN Analisa Merupakan hasil analisa beberapa data yang diperlukan untuk memprediksi besarnya penurunan / settlement yang terjadi. Data-data yang dianalisis antara lain analisis data tanah, analisa beban, analisa daya dukung tanah, analisa tegangan tanah dan analisa tekanan tanah efektif. Analis Pembebanan Setruktur Dalam perencanaan bangunan terdiri dari perancanaan plat atap, plat lantai dan perencanaan tiang pancang. Bangunan yang di rencanakan terdiri dari plat atap dan plat lantai yang di cor secara monolit untuk menahan gaya gravitasi. Dalam perencanaan bangunan meliputi perhitungan beban mati dan beban hidup. Rekapiulas beban yang bekerja setelah dilakukan perhitungan analisa struktur menggunakan software Etabs 2016 ( lampiran 2 ) Pu / FZ = 2771,2658 kN Pu / FZ = 277,1265 Ton Perhitungan Pondasi Telapak Data: = 277,1265 Ton = 13. Mutu beton, fAc = 24,90 MPa = 0,1 Mutu baja, fy = 390 MPa =4m tebal pondasi, ht = 0,5 m = 1,620 Ton/m3 Lebar pondasi. L = 2,4 m Panjang pondasi. B = 2,4 m Kontrol Daya Dukung Pondasi Beban Yang Bekerja Total berat beban bekerja = 277,1265 ton Daya dukung tanah pondasi Telapak sebesar 7 8 Luasan pondasi adalah 2,4 x 2,4 = 5,75 Kontrol : Daya dukung pondasi > Beban Bekerja 277,1265 ton. ( Tidak Aman ) Tegangan Yang Terjadi P Aoq o = A = 77 1 56 = 48 11 1 Faktor Keamanan FK = q o 48 11 1 Kontrol Kestabilan Struktur OLF . pondasi Normal =84 (Ok Aman ) Rh Geser = Pa 3,869 17,495 0,2211 < 1,5 . ( Tidak Aman ) MW Guling = M GL 1,5 . ( Tidak Aman ) Perhitungan Jumlah Tiang Pancang Beton Spun Pile Perhitungan Berdasarkan data Sondir Data Tanah Pengujian Sondir : Kedalaman = 29 m Jumlah Hambatan Pelekat Jhp = 1. 78 kg/cm2 =198. 178,00 kN/m2 Tahanan Konus Rata-Rata Qc = 69. 61 kg/cm2 = 6. 961,00 kN/m2 Pengujian Boring : Kedalaman = 40 m Berat Volume Tanah g = 1. 7 kg/cm2 = 170 kN/m2 Sudut Gesek Dalam = 11. 09 Ae Kohesi = 0. 08 kg/cm2 Berat Volume Butiran Padat kN/m2 = 2. 59 kg/cm2 = 259 kN/m2 Jenis Tiang Pancang Beton Bertulang Penampang lingkaran ( spun pile ) Panjang Tiang Pancang = 29 m Dimensi Tiang Pancang = 60. 000 cm Kuat Tekan Beton Tiang Pancang = K 600 Berat Beton Bertulang = 240 kN/m3 Tahanan Ujung Ultimit Tiang : = 49. 8 Mpa = Ab . eb = 0,1571 . 969,6 . = 1. 074,121 kPa Tahanan gesek ultimit tiang : = As. = 0,1571 . 71,58 0,1571 . 298,32 6( 5 = 274,634 kN Perhitungan Daya Dukung Ultimate Pondasi Taing Pancang = 0,1571. = 109,3416 Kn Kapasitas dukung Ultimit neto : Qu = Qb Qs Ae Wp = 1. 074,121 274,634 Ae 109,3416 = 1. 239,413 kN Kapasitas dukung ijin tiang : = Qu / F = 1. 239,413 / 2,5 = 495,765 kN Kapasitas tarik ijin tiang dengan mengambil factor F=4 : = ( Qs Wp ) / F 6( 9 0,1571 . 268,5 0,1571 . 417,66 0,1571 . 357,96 0,1571 . 334,128 Berat Tiang. = . ,634 109,3416 ) / 4 = 95,993 Kn Perhitungan End Bearing pile And Friction Pile Qijin Qc x Ap Jhp x f SF 1 SF 2 69,61 x 1. 981,78 x 188,4 125,91 Kg. 133,94 kN. Perhitungan Jumlah Pancang Pancang titik A Q Tiang 771,266 kN Q ijin 2,444 4 Tiang Jarak Tiang S > 2,5 D Ie D > . ,5 x 60 c. S < 2 m Ie 150 < 200 cm Ie Ok Perhitungan Berdasarkan data Boring = Keliling. Tiang . = 0,188. = 225,6 kN = Qd Qg Ae W = 150 diambil Ie 150 cm = 117,825 225,6 Ae 150,816 = 192,609 kN Daya Dukung Pondasi Tiang Pancang Qult = 380 x Nb x Ap = 380 x 37,50 x 0,1571 = 2. 238,675 Kn. Daya Dukung yang diizinkan ( Q Allowaable ) Qall = Qul / SF = 2. 238,675 / 2,5 = 895,428 kN Maka Jumalah tiang pancang untuk Beban PU = 2. 840,53 kN P dengan diameter 60 cm = 895 = 3,172 OI 4 Tiang Kontrol Beban Tiang Maksimum Jumlah tiang pancang = 4 buah Jumlah tiang pancang dalam satu baris arah x . nx = 2 buah Jumlah tiang pancang dalam satu baris arah y . ny = 2 buah Jarak absis maks. X maks yang didapat dari perhitungan jarak pondasi s = 1,5 m Jarak absis maks. Y maks yang didapat dari perhitungan jarak pondasi s = 1,5 m Momen yang bekerja pada bidang yang tegak lurus sumbu y My = 1082,28 Momen yang bekerja pada bidang yang tegak lurus sumbu x Mx = 1,863 kN/m kN/m Jumlah kuadrat absis tiang pancang = 2 x 2 . = 9 m2 = 2 x 2 . = 9 m2 1 86 ycU 1 5 P max 692,825 0,155 90,19 P max 783,17 kN Kontrol Beban Maksimum Q total > P max 156,041 kN > 783,17 kN Ie Aman Tahanan ujung nominal tiang pancang Pb Ab x cb x 0,157 x 10 x 14,139 kN Tahanan Gesek As 0,157 9,056 Kn 7,845 1,053 Tahanan Aksial Pada Tiang Pancang P max = Pb = 14,139 9,056 = 23,195 kN 8 ycU15 REKAPITULASI ANGGARAN BIAYA URAIAN PEKERJAAN Pekerjaan Pondasi JUMLAH BIAYA 13,717,395,728. JUMLAH 13,717,395,728. PPN 10% 1,371,739,572. TOTAL 15,089,135,300. PEMBULATAN 15,089,135,000. TERBILANG : Limabelas milyar delapan puluh sembilan juta seratus tiga puluh lima ribu rupiah Perhitungan Jumlah Tiang Pancang Pipa Baja Sechedule Perhitungan Berdasarkan data Sondir Tahanan gesek ultimit tiang : = As. 6( 5 = 0,2826 . 107,37 0,2826 . 447,48 0,2826 . 402,75 0,2826 . 626,49 0,2826 . 536,94 = 30,3427 126,458 113,817 177,046 151,739 = 599,4030 kN Perhitungan Daya Dukung Ultimate Pondasi Taing Pancang Berat Tiang. Wp = 0,2826. 78,50 = 554,6025 kN Kapasitas dukung Ultimit neto : = Qb Qs Ae Wp = 1. 932,1864 599,403 Ae 643,338 = 1. 976,9896 kN Kapasitas dukung ijin tiang : = Qu / F = 1. 976,9896 / 2,5 = 790,7947 kN Kapasitas tarik ijin tiang dengan mengambil factor F=4 : = ( Qs Wp ) / F = ( 329,351 554,6025 ) / 4 = 288,5013 Kn Perhitungan End Bearing pile And Friction Pile Qijin Qc x Ap Jhp x f SF 1 SF 2 69,61 x 2. 826,00 1. 981,78 x 188,4 246,09 Kg. 431,08 Kn. Perhitungan Jumlah Pancang Pancang titik A Q Tiang 771,266 kN Q ijin 1,936 OI 3 Tiang Jarak Tiang S > 2,5 D Ie D > . ,5 x 60 c. = 150 diambil Ie 150 cm S < 2 m Ie 150 < 200 cm Ie Ok Perhitungan Berdasarkan data Boring Daya Dukung Gesek Tiang = Keliling. Tiang . = 1,88. = 2. 256,00 ton = Qd Qg Ae W = 211,95 2. 256 Ae 16,32 = 2. 4451,63 ton Daya Dukung Pondasi Tiang Pancang Qult = 380 x Nb x Ap = 380 x 37,50 x 0,2826 = 4. 027,05 kN Daya Dukung yang diizinkan ( Q Allowaable ) Qall = Qult / SF = 4. 027,05 / 2,5 = 1. 610,82 kN Maka Jumalah tiang pancang untuk Beban PU = 2. 800,07 kN P dengan diameter 60 cm = 161 8 = 1,738 OI 3 Tiang Kontrol Beban Tiang Maksimum Jumlah tiang pancang = 3 buah Jumlah tiang pancang dalam satu baris arah x . nx = 2 buah Jumlah tiang pancang dalam satu baris arah y . ny = 2 buah Jarak absis maks. X maks yang didapat dari perhitungan jarak pondasi s = 1,5 m Jarak absis maks. Y maks yang didapat dari perhitungan jarak pondasi s = 1,5 m Momen yang bekerja pada bidang yang tegak lurus sumbu y My = 108,228 Ton/m Momen yang bekerja pada bidang yang tegak lurus sumbu x Mx = 0,186 Ton/m Jumlah kuadrat absis tiang pancang = 2 x 2 . = 9 m2 = 2 x 2 . = 9 m2 1 86 ycU 1 5 P max P max = 923,766 0,155 90,19 P max = 1. 014,111 kN 8ycu15 Kontrol Beban Maksimum Q total > P max 090,435Ton > 1. 014,111 kNIe Aman Tahanan ujung nominal tiang pancang Pb = Ab x = 0,2826 x 10 x = 25,434 kN Tahanan Gesek 0,283 9,181 Kn 7,845 1,053 Tahanan Aksial Pada Tiang Pancang Pb Ps 25,434 9,181 34,615 Perhitungan Penulangan Isian Tiang Diketahui . = 24,90 = 400 = 282. 600,00 mm = 284. 039 kg = 600 cm Ie 6000 mm Nilai reduksi = 0,65 . ntuk menerima beban aksia. , transpormasi tiang menjadi persegi delapan ekivalen sehingga h menjadi 0,8 x 6000 = 4800 mm. = 5. 887,5 mm = 0,5 . = 0,5 . = 0,5 x 8. = 4. 400 mm Tulangan tiang direncankan simetris saling berhadapan sehingga : Ast = 0,01 x b x d Ast = 0,01 x 5. 887,5 x 4. = 259. 050,00 mm = 0,85 x fc x (A-As. y x As. = 0,85 x 24,90 x . 600,00 -259. = 298. 435,75 103. 000,00 = 103. 435,80 = 103. 435,80 N Kontrol : x Pn 0,65 x 103. 435,80 > 983,24 > 284. 039 kgIe Dicoba dengan memasang masing-masing 10 D 19 berhadapan pada dua sisi, sehingga untuk masing-masing luas penampang batang adalah : 10 D 19 = 0,25 x 3,14 x d2 x jumlah batang = 0,25 x 3,14 x . 2 x 10 = 283. 385,00 mm > 259. 050,00 mm mm Ie 1/3 L Tiang pancang diisi dengan beton bertulag fAc = 24,90 1/3 . = 13,3 m Volume = A . =A. = 3,7585 m3 2/3 L Tiang Pancang diisi dengan dengan pasir urug 2/3 . = 26,7 m Volume = A . =A. = 7,5454 m3 REKAPITULASI ANGGARAN BIAYA URAIAN PEKERJAAN Pekerjaan Pondasi JUMLAH BIAYA 15,836,183,991. JUMLAH 15,836,183,991. PPN 10% 1,583,618,399. TOTAL 17,419,802,390. PEMBULATAN 17,419,802,000. TERBILANG : Tujuhbelas milyar empat ratus sembilanbelas juta delapan ratus dua ribu rupiah PENUTUP Kesimpulan Perhitungan pondasi telapak di kedalaman 4 m diperoleh hasil sebagai berikut : Daya dukung pondasi > Beban Bekerja 7,2803 ton < 277,1265 ton. ( Tidak Aman ) Karena daya dukung pondasi foot plat lebih kecil dari beban PU yang bekerja maka pondasi tidak aman sehingga perlu ditambahkan tiang pancang. Perhitungan tian pancang spun pile Diameter yang di gunakan adalah 60 cm Kapasitas Daya dukung Pondasi Qu = 1. 239,414 kN Tiang pancang spun pile yang digunakan berdiameter 60 cm, dengan 4 titik tiang, dan kedalaman tiang pancang 40 m Perhitungan tian pancang Pipa Baja Sechedule Diameter yang di gunakan adalah 60 cm Kapasitas Daya dukung Pondasi Qu = 1. ,1985 kN Tiang pancang spun pile yang digunakan berdiameter 60 cm, dengan 3 titik tiang, dan kedalaman tiang pancang 40 m Perhitungan Rencana Anggaran Biaya Total biaya yang dibutuhkan pondasi tiang pancang spun pile 15. 000,00. Total biaya yang dibutuhkan pondasi tiang pancang pipa baja Sechedule 17,419. Jenis pondasi yang paling efisien dari kedua jenis pondasi tersebuat adalah jenis spun Saran Dari analisis terhadap tugas akhir ini, maka diberikan beberapa saran dan masukan sebagai Penulis menyarankan untuk mobilisasi material menggunakan jalur sungai Mahakam agar tiang pancang dengan panjang maksimal 18 meter dapat sampai ke lokasi Karena apabila melalui jalur darat terdapat beberapa kendala salah satunya adalah jalur jalan yang kecil tidak memungkinkan apabila alat berat dan material mampu melintasinya. Karena menghindari banyaknya sambungan penulis menyarankan untuk menggunakan tiang pancang spun pile dengan spesipikasi bahan panjang 18 meter. Karena hasil data tanah menyatakan kadar air tanah yang cukup tinggi maka di sarankan menghindari penggunaan bahan material pipa baja karena di kawatirkan tingginya korosi. Kelemahan material baja adalah tingkat korosi yang tinggi. Untuk menghindari korosi dikarenakan adanya rongga udara antara pipa baja dan cor beton pada saat pelaksanaan di kawatirkan usia konstruksi tidak mampu mencapai umur rencana. DAFTAR PUSTAKA