JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 2. Nomor 1. Desember 2024, 53-60 E-ISSN 3063-0665. P-ISSN x-x Journal Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski doi :x/x. INOVASI DALAM PENDEKATAN PENDIDIKAN ISLAM DAN KURIKULUM UNTUK KARAKTER DAN ETIKA PESERTA DIDIK Agus Sangsongko1 Agus Zaenul Fitri2 UIN Sayyid Ali Rahmatullah1,2 Sangsongko86@gmail. guszain09@gmail. Abstract The importance of innovation in the Islamic education curriculum to improve the character and ethics of students. Innovation in Islamic education is a must in facing the various challenges faced by the younger generation in the modern era. By applying innovation. Islamic education can become more relevant, interesting and effective in shaping the character and ethics of students. Some of the innovative approaches discussed in this research include a holistic approach in character and ethics learning, integration of Islamic values in every aspect of the curriculum, use of technology in learning ethics and morality, utilization of Islamic digital applications and platforms, and experiential learning. Through the application of these innovations, it is expected that students can experience a fun, active and in-depth learning experience about ethical values in Islam. The conclusion shows that innovation in the Islamic education curriculum is the key to forming a young generation that has good morals, noble character, and is able to face various challenges in life with full confidence and moral Keywords: Islamic Education Innovation. Curriculum. Character and Ethics Abstrak Pentingnya inovasi dalam kurikulum pendidikan Islam untuk meningkatkan karakter dan etika peserta Inovasi dalam pendidikan Islam menjadi suatu keharusan dalam menghadapi beragam tantangan yang dihadapi oleh generasi muda di era modern. Dengan menerapkan inovasi, pendidikan Islam dapat menjadi lebih relevan, menarik, dan efektif dalam membentuk karakter dan etika peserta Beberapa pendekatan inovatif yang dibahas dalam penelitian ini antara lain pendekatan holistik dalam pembelajaran karakter dan etika, integrasi nilai-nilai Islami dalam setiap aspek kurikulum, penggunaan teknologi dalam pembelajaran etika dan moralitas, pemanfaatan aplikasi dan platform digital Islami, serta pembelajaran berbasis pengalaman. Melalui penerapan inovasi tersebut, diharapkan peserta didik dapat mengalami pengalaman belajar yang menyenangkan, aktif, dan mendalam tentang nilai-nilai etika dalam Islam. Hasil kesimpulan menunjukkan bahwa inovasi dalam kurikulum pendidikan Islam menjadi kunci untuk membentuk generasi muda yang berakhlakul karimah, berbudi pekerti luhur, dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan penuh kepercayaan diri dan kesadaran moral. Kata Kunci: Inovasi Pendidikan Islam. Kurikulum. Karakter dan Etika Pendahuluan Istilah inovasi ialah suatu tindakan dalam menciptakan sesuatu yang baru dalam perubahan dengan menghasilkan gagasan dan pendekatan atau metode baru. Untuk membuat sesuatu yang baru, yang dibutuhkan lebih berdaya guna, tentu saja harus bertolak berasal apa yang ada. Apalagi adanya globalisasi dan harapan untuk menyesuaikan tuntutan dalam kebutuhan beraspirasi bangsa Indonesia Inovasi Dalam Pendekatan Pendidikan Islam Dan Kurikulum Untuk Karakter Dan Etika Peserta Didik pada masa depan, yang akan membawa akibat dalam perubahan kebijakan, khususnya pada bidang Misi dalam pendidikan adalah untuk menghasilkan berbagain insan dan kompetitif terhadap perubahan dan kebutuhan stakeholders. Pendidikan Islam mempunyai peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan etika peserta didik sebagai generasi penerus bangsa. Karakter dan etika yang kuat merupakan fondasi utama bagi perkembangan individu yang berintegritas, berempati, bertanggung jawab, serta mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan negara. perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang begitu pesat, tantangan dalam membentuk karakter dan etika peserta didik. Kurikulum di dalam pendidikan Islam berperan sebagai ujung tombak atau pilar utama dalam membentuk karakter dan etika peserta didik. Namun, dalam menghadapi perubahan zaman, perlu adanya inovasi dalam kurikulum pendidikan Islam agar dapat menghadapi tantangan aktual dan memaksimalkan potensi pembentukan karakter dan etika peserta didik. Inovasi tersebut harus mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan konteks kekinian, sekaligus memanfaatkan teknologi dan metode pembelajaran yang relevan agar sesuai dengan gaya belajar peserta didik masa Dalam menghadapi tantangan zaman modern, pembentukan karakter dan etika peserta didik melalui inovasi dalam kurikulum pendidikan Islam menjadi semakin mendesak. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam cara peserta didik belajar dan berinteraksi dengan dunia di sekitar mereka. Maka dari itu, pendidikan Islam harus tetap relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dan moral dalam diri peserta didik. Salah satu inovasi yang perlu dipertimbangkan adalah pendekatan holistik dalam pendidikan karakter dan etika. Hal ini melibatkan integrasi nilai-nilai Islami dalam setiap aspek kurikulum, baik itu dalam pembelajaran agama maupun mata pelajaran lainnya. Dengan demikian, peserta didik akan lebih mudah memahami hubungan antara agama dan kehidupan sehari-hari, serta mampu mengaplikasikan nilai-nilai etika dalam setiap tindakan dan keputusan yang mereka ambil. Menerapkan pengalaman belajar juga merupakan inovasi untuk meningkatkan kesadaran sosial peserta didik. Dengan mengenalkan peserta didik pada kehidupan nyata, mereka dapat menjadi lebih peka terhadap permasalahan sosial dan lingkungan. Dalam konteks ini, pendidikan Islam memberikan pemahaman tentang kesejahteraan dan keadilan sosial, sehingga memungkinkan peserta didik berperan aktif dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, penggunaan teknologi dalam pendidikan etika dan moral dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik. Aplikasi dan platform digital Islami dapat memberikan materi pembelajaran yang menarik dan interaktif sehingga peserta didik dapat belajar lebih menyenangkan dan menarik. Selain itu, pembelajaran jarak jauh yang didukung teknologi memperluas akses terhadap pendidikan Islam bahkan di daerah terpencil, sehingga memungkinkan lebih banyak peserta didik untuk merasakan manfaatnya. inovasi dalam kurikulum Islam juga harus mempertimbangkan pengembangan metode pembelajaran yang inovatif. Misalnya, pembelajaran berbasis masalah dapat membantu meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik sekaligus memungkinkan mereka memecahkan masalah sehari-hari. Di sisi lain, pendekatan seni dan drama dalam mengajarkan nilai-nilai etika dapat Wahyudin. , & Kurniasih. Tatang Saripudin. Pengantar Pendidikan . 1 cet. Wahyuni. , & Santoso. Pembelajaran Jarak Jauh: Solusi untuk Meningkatkan Akses Pendidikan di Daerah Terpencil. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, . Sulistio. Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran Etika dan Moralitas di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Indonesia, . JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 2. Nomor 1. Desember 2024, 53-60 E-ISSN 3063-0665. P-ISSN x-x Published: STAI KH. Muhammad Ali Shodiq Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski M. Agus Sangsongko. Agus Zaenul Fitri memperkaya pengalaman belajar peserta didik dan mendorong mereka untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupannya. Dengan menerapkan berbagai inovasi tersebut, diharapkan kurikulum pendidikan Islam dapat menjadi sarana yang efektif dalam membentuk karakter dan etika peserta didik. Selain itu, inovasi ini juga akan membantu menyempurnakan kontribusi pendidikan Islam dalam mencetak generasi muda yang unggul, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan dengan sikap optimis dan penuh tanggung jawab. Metode Dalam penulisan ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif dengan mempertimbangkan tugas pokok, fungsi dan tanggung jawab perencana sebagai kurikulum pendidikan Islam yang berkarakter dan beretika. Oleh karena itu, analisis dan pemetaan harus dilakukan pada tahap pengumpulan data. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengkaji literatur dan informasi dari buku, jurnal penelitian, atau artikel yang berkaitan dengan permasalahan, khususnya pada topik perencanaan strategis dan operasional. Hasil Penelitian dan Pembahasan Pendekatan Holistik dalam Pendidikan Karakter dan Etika Pendekatan pendidikan karakter dan etika yang holistik mengacu pada pendekatan pembentukan karakter dan etika peserta didik secara menyeluruh dan komprehensif dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam seluruh aspek kurikulum dan pengalaman belajar. Pendekatan ini tidak terbatas pada mata pelajaran agama saja, namun mencakup seluruh aspek kehidupan sekolah peserta didik, baik di dalam kelas maupun kegiatan ekstrakurikuler, serta dalam interaksinya sehari-hari dengan lingkungan sekolah dan masyarakat. Tujuan utama pendekatan holistik ini adalah untuk mengembangkan peserta didik yang berkarakter dan beretika yang kuat serta mampu menerapkan nilai-nilai Islam dalam tindakan. Integrasi Nilai-Nilai Islami dalam Setiap Aspek Kurikulum Integrasi nilai-nilai Islami dalam setiap aspek kurikulum dan etika mengacu pada upaya menyelaraskan prinsip-prinsip Islam dengan isi pembelajaran dan perilaku dalam lingkungan Tujuan utamanya adalah untuk mengajarkan nilai-nilai Islami kepada peserta didik agar mereka dapat mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang agama, etika, dan moralitas, serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Penyelarasan nilai-nilai Islami dalam kurikulum pendidikan dapat mencakup beberapa aspek. Materi pelajaran: Memperkenalkan konsep-konsep Islam, etika, dan moralitas dalam mata pelajaran yang relevan seperti agama, etika, sejarah, dan bahasa Arab. Metode pengajaran: Menerapkan metode pengajaran yang sesuai dengan nilai-nilai Islami, seperti penggunaan contoh-contoh dari kehidupan Rasulullah atau tokoh-tokoh Islam lainnya untuk mengajarkan nilai-nilai kebajikan. Pengembangan karakter: Membangun karakter peserta didik berdasarkan nilai-nilai Islam, seperti kejujuran, integritas, dan empati melalui kegiatan ekstrakurikuler, proyek sosial, dan program bimbingan. Abdussamad. Zuchri. "Buku Metode Penelitian Kualitatif. " . Abdul Karim. , & Syed Hassan. Holistic Approach in Islamic Education: Inculcating Ethical Values Amongst Students. Journal of Research. Policy & Practice of Teachers & Teacher Education, . Amin. Integrasi Nilai-Nilai Islami dalam Pendidikan: Membangun Generasi Berkarakter Unggul. Pustaka