Analisis Du Pont dalam menilai kinerja keuangan pada perum perumnas proyek Kepulauan Riau Jeine Margareta Ante Corresponding author: jeineante064@student. Sam Ratulangi University - Indonesia Novi Swandari Budiarso Sam Ratulangi University - Indonesia Natalia Y. Gerungai Sam Ratulangi University - Indonesia DOI 58784/mbkk. Keywords Du Pont analysis net profit margin asset turnover equity multiplier financial performance JEL Classification G30 G32 Received 9 August 2025 Revised 22 August 2025 Accepted 25 August 2025 Published 27 August 2025 ABSTRACT This study applies the Du Pont analysis method to evaluate the financial performance of Perum Perumnas Riau Islands Project for the period 2020Ae2024. The Du Pont framework decomposes Return on Equity (ROE) into three components: net profit margin, asset turnover, and equity multiplier, allowing a comprehensive assessment of profitability, efficiency, and leverage. This research employs a quantitative approach using secondary data from the companyAos financial statements. The findings reveal that the companyAos financial performance improved significantly over the study period, with ROE consistently increasing and exceeding the industry average. The improvement was mainly driven by higher asset utilization efficiency and stronger returns on equity. However, the analysis also indicates a growing dependence on debt, which increases financial These results highlight the importance of effective risk management strategies to ensure sustainable growth and maintain long-term financial stability. A2025 Jeine Margareta Ante. Novi Swandari Budiarso. Natalia Y. Gerungai This work is licensed under a Creative Commons Attribution 0 International License. Pendahuluan Menilai kinerja keuangan penting bagi perusahaan untuk mengukur kesuksesan, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, membuat keputusan strategis, dan mengurangi risiko keuangan. Perum Perumnas Proyek Kepulauan Riau adalah BUMN yang Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. beroperasi di bidang pengembangan perumahan dan infrastruktur di Kepulauan Riau telah melakukan penilaian kinerja keuangan, namun masih menggunakan metode yang sederhana. Menurut (Nggewung et al. , 2. Analisis Du Pont adalah analisis yang dapat membantu memperlihatkan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengembalian suatu perusahaan. Analisis Du Pont mengidentifikasi hubungan antara margin laba, perputaran aset, dan leverage keuangan untuk mengukur Return on Equity (ROE) yang mencerminkan efisiensi dalam penggunaan modal (Oktavianty et al. , 2. Analisis Du Pont membantu manajemen Perumnas dalam pengambilan keputusan, seperti mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki, seperti strategi harga atau efisiensi aset. Analisis Du Pont merupakan metode yang fungsinya mengidentifikasi faktor penyebab kenaikan-penurunan kinerja keuangan pada perusahaan (Kurniawati & Mubarrok, 2. Laporan keuangan adalah salah satu alat yang memegang peranan kunci pada perusahaan untuk menyajikan informasi keuangan yang valid serta dapat dipercaya. Salah satu indikator yang dapat mengukur kinerja keuangan, yaitu laporan keuangan, baik Laporan Posisi Keuangan (Nerac. maupun Laporan Laba Rugi. Laporan keuangan menggambarkan secara utuh keadaan perusahaan baik dari operasional, finansial, maupun investasi dari bank, tak terkecuali kinerja keuangan (Pelealu & Gerungai, 2. Penelitian yang dilakukan oleh (Panggabean et al. , 2. dengan judul Penerapan Analisis Du Pont Untuk Menilai Performa Keuangan PT Indofood Sukses Makmur Tahun 2019-2022, mengungkapkan bahwa terdapat ketidakstabilan dalam tiga aspek kunci: profitabilitas, utilisasi aset, dan struktur modal. Analisis Du Pont berfungsi sebagai framework analitis yang memungkinkan pengembangan taktik keuangan yang terarah. Hal ini memungkinkan PT Indofood Sukses Makmur melakukan rencana strategis guna memperbaiki produktivitas operasional sekaligus menjaga momentum pertumbuhan berkesinambungan Peneliti memilih Perum Perumnas Proyek Kepulauan Riau sebagai objek penelitian karena ingin memahami kinerja keuangan perusahaan secara komprehensif menggunakan analisis Du Pont, yang dapat membantu mengidentifikasi area perbaikan, meningkatkan kinerja keuangan, dan memudahkan sumber efisiensi maupun kelemahan perusahaan melalui analisis laporan keuangan periode 2020-2024. Tinjauan Laporan keuangan Menurut Pelealu dan Gerungai . , laporan keuangan adalah laporan yang menunjukan kondisi keuangan perusahaan pada saat ini atau dalam suatu periode tertentu. yang menggambarkan kondisi Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. terkini keadaan keuangan perusahaan pada tanggal tertentu . ntuk nerac. dan periode tertentu . ntuk laporan laba rug. Laporan keuangan berfungsi memberikan informasi pelengkap tentang pencapaian bisnis serta keadaan finansial perusahaan pada periode berjalan (Sukamulja, 2. Menurut Hery . , laporan keuangan . inancial statemen. merepresentasikan output final dari proses sistematis pencatatan serta sintesis data keuangan. Analisis Du Pont Menurut Brigham et al. , 2. , analisis Du Pont ialah suatu framework evaluasi yang berguna dalam mengukur performa ekonomi perusahaan secara komprehensif dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan untuk meningkatkan Return on Equity (ROE). ROE mengukur seberapa efektif perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dari modal pemegang sahamnya (Tene et al. , 2. Menurut Brealey et al. , analisis Du Pont ialah alat analisis finansial diterapkan sebagai alat ukur performa ekonomi suatu entitas bisnis yang membantu perusahaan memahami memfokuskan pada profitabilitas, efisiensi aset, dan leverage Menurut Weygandt et al. , analisis Du Pont memisahkan ROE menjadi: Margin Keuntungan Bersih (Profit Margi. Margin laba bersih merupakan indikator profitabilitas dengan mengukur persentase laba bersih yang dihasilkan oleh total operasional dan non-operasional. Margin Laba Bersih = Laba Bersih / Pendapatan Total Perputaran Aset (Asset Turnove. Perputaran aset ialah indikator efisiensi penggunaan aset perusahaan dalam menghasilkan pendapatan. Perhitungannya dilakukan dengan cara membagi total pendapatan operasional dengan nilai rata-rata aset selama periode tertentu. Total Perputaran Aset = Pendapatan / Rata Ae Rata Aset Pengganda Ekuitas (Equity Multiplie. Pengganda ekuitas mengukur sejauh mana utang berkontribusi pada pengembalian ekuitas perusahaan. Pengganda Ekuitas = Aset Rata Ae Rata / Ekuitas Rata Ae Rata Rumus analisis Du Pont ialah pengembangan dari formula dasar Return on Equity (ROE) dengan mengintegrasikan tiga determinan Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. utama: margin laba bersih, efisiensi perputaran aset, dan struktur modal melalui pengganda ekuitas. Du Pont = Margin Laba Bersih x Perputaran Aset x Pengganda Ekuitas Setiap indikator tersebut merepresentasikan output dari perhitungan tersendiri. Ketika komponen-komponen dalam model Du Pont digantikan dengan persamaan asal yang membentuknya. Du Pont = (Laba Bersih / Pendapata. x (Penjualan / Rata-Rata Total Ase. x (Rata-Rata Total Aset / Rata-Rata Ekuitas Pemegang Saha. Kelebihan dan kekurangan Analisis Du Pont Menurut Ross et al. , kelebihan dari analisis Du Pont adalah sebagai berikut: Menguraikan ROE menjadi komponen-komponen yang lebih kecil. Analisis Du Pont memungkinkan perusahaan untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitasnya. Membantu mengidentifikasi sumber kelemahan atau kekuatan keuangan, dengan membagi ROE menjadi komponenkomponen yang lebih kecil, perusahaan dapat melihat apakah profitabilitasnya lebih dipengaruhi oleh efisiensi penggunaan aset, tingkat keuntungan operasional, atau struktur modal. Analisis Du Pont membantu manajemen memahami bagaimana perubahan dalam margin keuntungan, efisiensi penggunaan aset, atau tingkat utang dapat memengaruhi kinerja keuangan Analisis Du Pont dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dalam industri yang sama dan memahami faktorfaktor yang menyebabkan perbedaan dalam kinerja keuangan. Menurut Weygandt et al. , kekurangan dari analisis Du Pont adalah sebagai berikut: Analisis Du Pont hanya mempertimbangkan faktor-faktor keuangan dan tidak mempertimbangkan faktor-faktor nonkeuangan seperti kualitas produk, kepuasan pelanggan, atau reputasi perusahaan. Analisis Du Pont lebih cocok dimanfaatkan kepada perusahaan dengan struktur bisnis sederhana dan tidak memiliki banyak anak perusahaan atau joint venture. Analisis Du Pont hanya berfungsi untuk mengevaluasi performa keuangan historis suatu perusahaan, namun tidak memiliki kapabilitas untuk memproyeksikan kondisi finansial di masa Analisis Du Pont membutuhkan data kinerja keuangan yang Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. lengkap dan akurat sebagai dasar perhitungan, yang sulit diperoleh terutama untuk perusahaan yang tidak memiliki sistem akuntansi yang baik. Hubungan akuntansi dengan analisis Du Pont Teori Kinerja Keuangan: Analisis Du Pont dapat digunakan dalam menganalisis kinerja keuangan perusahaan. Teori kinerja keuangan menjelaskan bagaimana kinerja keuangan perusahaan bisa diukur dan dievaluasi (Kieso et al. , 2. Teori Analisis Rasio: Analisis Du Pont menggunakan rasio-rasio keuangan dalam menganalisis kinerja keuangan perusahaan. Teori analisis rasio menjelaskan bagaimana rasio-rasio keuangan digunakan dalam memahami kinerja keuangan Perusahaan (Ross et al. , 2. Kinerja Keuangan Evaluasi kinerja keuangan digunakan untuk mengukur sejauh mana perusahaan telah mengikuti prinsip dalam aspek keuangan (Prasetya & Azizah, 2. Kinerja keuangan merupakan hasil penilaian yang berhasil diperoleh suatu perusahaan dalam jangka tertentu, yang menjelaskan sejauh mana perusahaan melaksanakan peraturannya sehingga mencerminkan keadaan keuangan yang sesungguhnya (Febrianti & Handri, 2. Kinerja keuangan adalah suatu tindakan yg dilakukan buat mengukur prestasi yg dicapai perusahaan pada suatu periode tertentu yang mencerminkan tingkat keberhasilan aplikasi kegiatan perusahaan (Abdulkarim. Metode Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dimana data dikumpulkan dan diolah demi memberikan gambaran objektif mengenai kondisi keuangan perusahaan berdasarkan data numerik. Data berupa laporan keuangan akan dianalisis memakai metode Du Pont guna mengevaluasi kinerja keuangan Perum Perumnas Proyek Kepulauan Riau, kemudian ditarik kesimpulan berdasarkan hasil analisis tersebut Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif seperti laporan keuangan Perum Perumnas Proyek Kepulauan Riau tahun 2020 - 2024 dengan menggunakan analisis Du Pont. Sumber data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Menurut (Marpaung & Mahpudin, 2. data sekunder adalah data yang diambil atau diperoleh peneliti secara tidak langsung. Penelitian ini menggunakan data sekunder seperti laporan keuangan dan tulisan-tulisan yang telah disusun perusahaan dalam bentuk yang sudah jadi yaitu laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, struktur organisasi perusahaan, juga memperoleh informasi mengenai sejarah perusahaan serta visi dan misi perusahaan melalui Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. situs web https://perumnas. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, menurut (Purnama et al. , 2. dokumentasi ialah memperoleh informasi dari bermacam Ae macam sumber tertulis atau dokumen yang ada pada responden atau tempat. Penelitian ini melakukan teknik pengumpulan ini yaitu dengan cara mendapatkan data dan informasi yang relevan berupa dokumen, arsip, laporan, catatan numerik, dan visual sehingga dapat digunakan sebagai pendukung penelitian. Proses analisis data yang digunakan: Mengumpulkan data Laporan Keuangan Perum Perumnas Proyek Kepulauan Riau yaitu Laporan Laba Rugi dan Laporan Posisi Keuangan Periode Tahun 2020 Ae 2024. Menganalisis laporan keuangan perusahaan dengan memakai metode analisis terhadap laporan keuangan pada perusahaan menerapkan analisis Du Pont dengan memisahkan ROE menjadi tiga komponen yakni margin keuntungan bersih . rofit margi. , total perputaran asset . sset turnove. , pengganda ekuitas . quity Membuat kesimpulan terhadap permasalahan yang telah diteliti dan kemudian peneliti akan memberikan saran untuk menjadi opsi masukan dalam kegiatan operasi laporan keuangan Hasil dan Hasil Margin keuntungan bersih . rofit margi. Tabel 1 menunjukkan bahwa pada tahun 2020 perusahaan menghasilkan laba sebesar 0,259437855 atau 26% dari Hasil ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kemampuan profitabilitas yang wajar dan realistis. Tahun 2021 margin laba bersih masih relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 0,261654763 atau 26%. Tahun 2022 terjadi peningkatan yaitu sebesar 0,27747914 atau 28% yang menunjukkan peningkatan efisiensi dan profitabilitas perusahaan. Tahun 2023 terjadi peningkatan yang signifikan menjadi 0,383072597 atau 38% menunjukkan kemampuan dalam menghasilkan laba yang tinggi. Tahun 2024 terjadi penurunan yaitu 0,27149662 atau 27% menunjukkan penurunan efisiensi dan profitabilitas perusahaan dibandingkan tahun sebelumnya. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Table 1. Profit margin Tahun Laba Bersih (R. Sumber: Data olahan, 2025 Pendapatan (R. Profit Margin 0,259437855 0,261654763 0,27747914 0,383072597 0,27149662 Total perputaran aset . sset turnove. Tabel 2 menunjukkan bahwa pada tahun 2020 terlihat efisiensi penggunaan aset dalam melakukan penjualan dan menghasilkan pendapatan masih rendah hanya 0,179573496 atau 18% dari total aset yang digunakan. Tahun 2021 meningkat menjadi 0,351133641 atau 35% dibandingkan tahun sebelumnya, namun masih ada potensi untuk meningkatkan efisiensi lebih lanjut. Tahun 2022 terus meningkat menjadi 0,436195092 atau 44% membuktikan kemampuan perusahaan dalam mengoptimalkan aset dalam melakukan penjualan serta menghasilkan pendapatan. Tahun 2023 masih meningkat menjadi 0,46430304 atau 46% yang menunjukkan bahwa perusahaan dapat mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya dalam menggunakan aset untuk menghasilkan Tahun 2024 efisiensi penggunaan aset sangat tinggi menjadi 0,757868337 atau 76% membuktikan bahwa perusahaan menggunakan aset sangat efektif dalam melakukan penjualan serta menghasilkan pendapatan. Ini merupakan tahun dengan efisiensi penggunaan aset terbaik dalam periode 2020-2024. Table 2. Asset Turnover Tahun Pendapatan (R. Sumber: Data olahan, 2025 Rata-Rata Aset (R. Asset Turnover 0,179573496 0,351133641 0,436195092 0,46430304 0,757868337 Pengganda ekuitas . quity multiplie. Tabel 3 menunjukkan bahwa pada tahun 2020 menunjukkan perusahaan masih memiliki kontrol yang baik atas utangnya dengan aset rata-rata 1,447919327 atau 145% lebih besar dari ekuitas ratarata. Tahun 2021 sebesar 1,53043125 atau 153% leverage keuangan perusahaan meningkat sedikit dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa perusahaan masih dapat mengelola utangnya dengan baik. Tahun 2022 terus meningkat menjadi 1,657097505 atau 166%, menggambarkan ketergantungan perusahaan pada utang semakin meningkat dalam membiayai aset. Tahun 2023 meningkat Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. signifikan sebesar 2,109009571 atau 211%, menunjukkan bahwa perusahaan memiliki risiko keuangan meningkat karena ketergantungan terhadap utang yang lebih besar. Tahun 2024 leverage keuangan perusahaan mencapai titik tertinggi sebesar 2,337561088 atau 234%, menunjukkan perusahaan berhadapan dengan risiko keuangan yang relatif tinggi karena ketergantungan pada utang yang sangat besar. Table 3. Equity Multiplier Aset Rata-Rata Tahun (R. Sumber: Data olahan, 2025 Ekuitas Rata-Rata (R. Equity Multiplier 1,447919327 1,53043125 1,657097505 2,109009571 2,337561088 Analisis Du Pont menggunakan perhitungan return on equity (ROE) Tabel 4 menunjukkan bahwa tahun 2020 menunjukkan ROE perusahaan masih menghasilkan kinerja yang relatif rendah dalam menghasilkan laba atas ekuitasnya yaitu sebesar 7% masih jauh di bawah rata-rata industri 31%. Meskipun margin laba bersih yang cukup tinggi 0,26, namun tidak dapat dimanfaatkan secara efektif karena perputaran aset yang rendah 0,18. Pengganda ekuitas yang relatif rendah 1,45 juga menjadi faktor yang mempengaruhi kinerja ROE perusahaan. Tahun 2021 menunjukkan bahwa perusahaan telah meningkatkan kinerjanya dibandingkan tahun sebelumnya dengan ROE sebesar 14%. Peningkatan perputaran aset 0,35 menjadi faktor utama peningkatan ROE, sementara margin laba bersih tetap stabil 0,26 dan pengganda ekuitas meningkat sedikit 1,53. Namun ROE perusahaan masih belum mencapai rata-rata industri 31%. Tahun 2022 perusahaan terus meningkatkan kinerjanya dengan ROE 20%. Peningkatan margin laba bersih menjadi 0,28, perputaran aset menjadi 0,44, dan pengganda ekuitas menjadi 1,66 menjadi faktor utama peningkatan ROE. Namun ROE perusahaan masih belum mencapai rata-rata industri 31%. Tahun 2023 perusahaan telah mencapai kinerja yang baik dengan ROE sebesar 37%, melampaui rata-rata industri 31%. Peningkatan margin laba bersih yang signifikan 0,38 dan perputaran aset yang meningkat 0,46 menjadi faktor utama peningkatan ROE. Pengganda ekuitas yang tinggi sebesar 2,11 juga berkontribusi pada kesuksesan perusahaan. Tahun 2024 perusahaan telah mencapai kinerja yang sangat baik dengan ROE sebesar 48%, melampaui standar industri 31% dengan Peningkatan perputaran aset yang signifikan menjadi 0,76 juga menjadi faktor utama peningkatan ROE, meskipun margin laba bersih sedikit menurun 0,27. Pengganda ekuitas yang tinggi Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. sebesar 2,34 juga berkontribusi pada kesuksesan perusahaan dalam meningkatkan ROE. Table 4. Perhitungan return on equity Margin Laba Perputaran Tahun Bersih Aset 0,26 0,18 0,26 0,35 0,28 0,44 0,38 0,46 0,27 0,76 Sumber: Data olahan, 2025 Pengganda Ekuitas 1,45 1,53 1,66 2,11 2,34 Return On Equity (ROE) 0,06786 0,13923 0,204512 0,368828 0,480168 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, data menunjukkan bahwa kinerja keuangan Perum Perumnas Proyek Kepulauan Riau terjadi peningkatan signifikan setiap tahun, dengan kemampuan menghasilkan laba atas ekuitas yang melampaui ratarata industri. Pengelolaan biaya dan pendapatan menjadi faktor kunci kinerja keuangan perusahaan, dengan peningkatan margin keuntungan bersih hingga tahun 2023, namun menurun di tahun Efisiensi penggunaan aset perusahaan meningkat setiap tahun, dengan tahun 2024 sebagai tahun terbaik. Ketergantungan pada utang perusahaan meningkat, sehingga meningkatkan risiko keuangan perusahaan. Dengan demikian, perusahaan perlu memperhatikan pengelolaan utang untuk mengurangi risiko keuangan sambil mempertahankan kinerja keuangan yang baik. Daftar Abdulkarim. Analisis Du Pont dan Economic Value Added dalam menilai kinerja keuangan perusahaan sub sektor AkMen Jurnal Ilmiah, 19. , 51Ae63. https://doi. org/10. 37476/akmen. Brealey. Myers. , & Allen. Principles of corporate McGraw Hill Higher Education. Brigham. , & Houston. Fundamentals of financial Cengage Learning. Febrianti. , & Handri. Analisis Du Pont dalam mengukur kinerja keuangan. Bandung Conference Series: Business Management, 5. , 683Ae690. https://doi. org/10. 29313/bcsbm. Hery. Analisis laporan keuangan: Intergrated and comprehensive Gramedia Widiasarana Indonesia. Kieso. Weygandt. , & Warfield. Intermediate Wiley. Kurniawati. , & Mubarrok. Analisis Du Pont System dalam penilaian kinerja keuangan perusahaan yang terdaftar di ISSI periode 2019-2023. Jambura Economic Education Journal, 7. , 522Ae534. https://doi. org/10. 37479/jeej. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Marpaung. , & Mahpudin. Analisis laporan keuangan untuk menilai kinerja keuangan PT. Unilever Indonesia Tbk periode 2015-2019. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9. , 527Ae https://jurnal. net/index. php/JIWP/article/view/3374 Nggewung. Foenay. Ndoen. , & Amtiran. Analisis Du Pont System untuk mengukur kinerja keuangan pada PT. Telkom Indonesia di Bursa Efek Indonesia. Glory: Jurnal Ekonomi & Ilmu Sosial, 6. , 51Ae63. https://doi. org/10. 70581/glory. Oktavianty. Ramadayanti. Hikmatunnisa. Maryan. , & Widi. Analisis Du Pont untuk mengukur kinerja keuangan pada agroindustri tahu bulat Putra Mandiri di Dusun Buniasih Desa Muktisari Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Mikroba : Jurnal Ilmu Tanaman. Sains dan Teknologi Pertanian, 2. , 15Ae30. https://doi. org/10. 62951/mikroba. Panggabean. Sabarini. Putri. Auraliana. , & Ananda. Penerapan analisis Du Pont untuk menilai performa keuangan PT Indofood Sukses Makmur tahun 20192022. Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian, 3. , 429Ae436. https://doi. org/10. 58344/locus. Pelealu. , & Gerungai. Analisis rasio kinerja keuangan (Studi kasus pada PT. Bank Sulutgo Cabang Amuran. Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum, 8. , 30Ae31. https://ejournal. id/index. php/lppmekososbudkum/ article/view/52515 Prasetya. , & Azizah. Analisis kinerja keuangan perusahaan didasarkan pada Du Pont System. Jurnal Ilmiah Edunomika, 9. , 1Ae11. https://jurnal. id/index. php/jie/article/view/16752 Purnama. Sokibi. , & Parman. Rancang bangun sistem informasi manajemen aset menggunakan metode Straight Line (Studi Kasus: SMK Samudra Nusantara Cirebo. Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, 12. , 1Ae13. https://doi. org/10. 23960/jitet. Ross. Westerfield. Jaffe. , & Jordan. Corporate finance. McGraw Hill. Sukamulja. Analisis laporan keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan investasi. Andi. Tene. Morasa. , & Kapojos. Analisis kinerja keuangan sebelum dan saat masa pandemi Covid-19 pada perusahaan energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal EMBA, 398Ae409. https://ejournal. id/index. php/emba/article/view/4 Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Weygandt. Kimmel. , & Mitchell. Accounting principles, 15th edition. Wiley.