PENINGKATAN KETERAMPILAN PENCATATAN TERDIGITALISASI MELALUI PENDAMPINGAN PENCATATAN KEUANGAN BERBASIS APLIKASI PADA KELOMPOK PENGGERAK USAHA MIKRO KECIL MENENGAH Muhammad Gymnastiar1. Abdus Salam Junaedi2. Muhammad Zainuri2. Rizka Rahmana Putri2. Febi Ayu Pramithasari2. Frida Fanani Rohma1 Abstrak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor penggerak ekonomi di Indonesia. Perkembangan teknologi yang semakin massif mendorong seluruh aspek untuk menggunakan teknologi informasi. Pencatatan keuangan terdigitalisasi dinilai lebih efektif dan efisien dalam mendorong pengelolaan keuangan daripada manual. Namun, salah satu kekurangan pada pelaku UMKM yaitu lemahnya pengetahuan dan pemahaman mengenai pencatatan dan penyusunan laporan keuangan. Dengan demikian, pengabdian Masyarakat ini dilakukan dalam bentuk pendampingan pencatatan keuangan pada kelompok penggerak UMKM di Desa Durbuk. Kecamatan Pademawu. Kabupaten Pamekasan. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan hibah pengabdian Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat yang terintegrasi dengan kegiatan KKNT (Kuliah Kerja Nyata Temati. yang dilaksanakan selama bulan Agustus November Pendampingan menggunakan aplikasi Aucatatan keuanganAy dilakukan secara intensif melibatkan seluruh penggerak UMKM yang ada di desa Durbuk. Kecamatan Pademawu. Kabupaten Pamekasan. Pendampingan dilaksanakan dengan melalui tahapan terintegrasi dan mandiri. Pendampingan terintegrasi dilaksanakan melalui pemberian literasi pencatatan keuangan terdigitalisasi. Pendampingan mandiri dan intensif dilakukan pada masing-masing UMKM untuk menggunakan aplikasi catatan keuangan. Selama kurun waktu 3 bulan UMKM mampu melakukan pencatatan keuangan secara mandiri. Penggerak UMKM menguasai seluruh fitur pada aplikasi dan mampu menginterpretasikan hasil pencatatan keuangan yang dihasilkan. Penggunaan aplikasi pencatatan keuangan membantu UMKM mengetahui prediksi peningkatan pengeluaran atau penerimaan yang kurang stabil sehingga dapat melakukan pengendalian lebih awal. Kata kunci: Pendampingan. Pencatatan Keuangan. Digitalisasi. Aplikasi. UMKM . Akuntansi. Universitas Trunojoyo Madura Abstract . Manajemen Sumberdaya Perairan. Universitas Trunojoyo Madura *Corresponding author Frida Fanani Rohma Email: frida. frohma@trunojoyo. Micro. Small and Medium Enterprises (MSME. are one of the economic driving sectors in Indonesia. The massive development of technology encourages all aspects to use information technology. Digitized financial recording is considered more effective and efficient in encouraging financial management than manual recording. However, one of the shortcomings of MSME players is their weak knowledge and understanding regarding recording and preparing financial reports. Thus, this community service is carried out in the form of financial recording assistance for the MSME driving group in Durbuk Village. Pademawu District. Pamekasan Regency. This community service activity is a service grant from the Institute for Community Service and Research, integrated with KKNT (Thematic Real Work Lectur. activities, which was carried out from August to November of 2023 Financial recording assistance using the "catatan keuangan" application was carried out intensively involving all MSMEs in Durbuk village. Pademawu District. Pamekasan Regency. Mentoring is carried out through integrated and independent stages. Integrated assistance is carried out through providing digitalized financial recording literacy. Independent and intensive assistance is provided to each MSME to use the financial records application. Over a period of 3 months. MSMEs were able to carry out financial records MSME operators master all the features of the application and are able to interpret the financial accounting results generated. Using a financial recording application helps MSMEs identify predictions of increasing expenditure or unstable revenues, allowing for earlier control measures. Keywords: Assistance. Financial Reports. Digitalization. Applications. MSMEs A 2025 Penerbit PKN STAN Press. All rights reserved A 2025 Segala bentuk plagiarisme dan penyalahgunaan hak kekayaan intelektual akibat diterbitkannya paper pengabdian masyarakat ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Muhammad Gymnastiar dkk. Jurnal Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan. Volume 7 Nomor 1. Bulan Maret Tahun 2025: Halaman 58 PENDAHULUAN Perkembangan teknologi yang semakin masif memberikan dampak yang cukup besar pada kondisi ekonomi (Rohma & Zakiyah, 2. Sektor ekonomi yang merasakan dampak cukup besar dengan adanya teknologi informasi yaitu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). UMKM memainkan peran kunci dalam kondisi ketidakpastian ekonomi (Juanda et al. , 2. Digitalisasi memiliki dampak besar dalam proses penyusunan laporan keuangan UMKM. Vhikry & Mulyani . menjelaskan bahwa laporan keuangan merupakan salah satu masalah utama yang dihadapi UMKM. Literatur menunjukkan bahwa sistem keuangan yang baik merupakan salah satu kunci keberlanjutan usaha (Safitri et al. , 2022. Rohma & Wahyu, 2. Pengelolaan keuangan membutuhkan kemampuan pembukuan transaksi yang sesuai untuk menghasilkan laporan keuangan (Rohma & Febriyanti, 2022. Febrianti & ramah, 2. Faktor utama pendorong rendahnya intensi untuk melakukan penyusunan laporan keuangan karena kapabilitas sumberdaya manusia yang belum memadai (Rohma, 2023. Shianaan et al. , 2. Dengan demikian, seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Diperlukan upaya intensif penggunaan teknologi informasi yang terintegrasi dengan upaya penyusunan laporan keuangan. Unsur utama dari penyusunan laporan keuangan adalah pencatatan keuangan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pendampingan pencatatan keuangan terdigitalisasi. Universitas Trunojoyo Madura melakukan program pengabdian Masyarakat yang terintegrasi dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka KKN Tematik (MBKM KKN-T) pada tahun 2023 dengan menginisiasi kegiatan pendampingan pencatatan laporan keuangan terdigitalisasi pada penggerak UMKM Desa Durbuk. Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan selama 3 bulan. Pengabdian pendampingan pencatatan laporan keuangan terdigitalisasi melibatkan seluruh penggerak UMKM di Desa Durbuk. Kecamatan Pademawu. Kabupaten Pamekasan. Pencatatan keuangan memainkan peran krusial dalam pengembangan UMKM. Hal tersebut karena pencatatan keuangan memiliki dampak baik secara internal maupun eksternal. Secara internal pencatatan keuangan yang tidak baik dan terstruktur berpotensi membuat nilai laba atau rugi tidak bisa diketahui secara detail, serta pengelolaan modal tidak bisa berjalan baik. Secara eksternal, pencatatan keuangan yang tidak sesuai dapat berdampak pada kesulitan bagi UMKM dalam melakukan akses modal dan pendanaan baik dari investor maupun kreditor Hampir keseluruhan UMKM yang ada di Desa Durbuk tidak membuat laporan keuangan. Beberapa hanya melakukan pencatatan sederhana dan manual yang dihadapkan pada masalah administrasi yang tidak terstruktur. Dengan demikian, pengabdian ini pendampingan pencatatan keuangan secara Aktivitas pengabdian ini dilakukan secara terstruktur yang mencakup beberapa tahapan, pertama: proses identifikasi kebutuhan awal UMKM, kedua: memberikan literasi pencatatan keuangan terdigitalisasi melalui ceramah untuk menyamakan persepsi awal, ketiga: pendampingan pencatatan keuangan berbasis aplikasi Aucatatan keuanganAy. Pemilihan aplikasi Aucatatan keuanganAy sebagai media pada pengabdian ini karena fitur Aucatatan keuanganAy dapat disimpan pada drive sehingga akan memudahkan bagi industri dengan transaksi harian yang banyak dan meminimalkan potensi kehilangan data catatan keuangan apabila media yang digunakan bermasalah. Selain itu, aplikasi Aucatatan keuanganAy memiliki fitur kalkulator yang terintegrasi dalam aplikasi tanpa pengguna harus keluar dari aplikasi jika melakukan penghitungan. Aplikasi Aucatatan keuanganAy dapat secara otomatis mendeteksi terjadinya perbedaan pengeluaran dan pemasukan kas sehingga memudahkan bagi pengguna yang masih dalam tahapan awal belajar untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian keuangan Dengan demikian, pelaku usaha dapat mengidentifikasi lebih awal adanya ketidaksesuaian yang berpotensi merugikan usaha. METODE Kegiatan pendampingan pencatatan keuangan terdigitalisasi pada penggerak UMKM di Desa Durbuk. Kecamatan Pademawu. Kabupaten Pamekasan, terintegrasi dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka KKN Tematik (MBKM KKN-T) yang dilaksanakan selama 3 bulan di Desa Durbuk dari bulan September hingga bulan November tahun 2023. Kecamatan Pademawu. Kabupaten Pamekasan. Gambar 1 menjelaskan tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian yang dilakukan. Aktivitas pertama, dilakukan pemetaan kebutuhan utama dari penggerak UMKM di Desa Durbuk. Hasil pengamatan dan survei awal menunjukkan bahwa terdapat 2 kebutuhan utama dari UMKM di Desa Durbuk. Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan yaitu pencatatan keuangan dan penyusunan laporan keuangan. Aktivitas kedua yaitu memberikan literasi pencatatan keuangan terdigitalisasi. Aktivitas literasi pencatatan perlu dilakukan untuk memberikan persamaan persepsi mengenai peran penting pencatatan keuangan terdigitalisasi daripada pencatatan secara manual. Penguatan awal memiliki peran krusial karena beberapa individu khususnya di pedesaan terkadang cenderung retensi terhadap perkembangan teknologi. A 2025 Segala bentuk plagiarisme dan penyalahgunaan hak kekayaan intelektual akibat diterbitkannya paper pengabdian masyarakat ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Muhammad Gymnastiar dkk. Jurnal Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan. Volume 7 Nomor 1. Bulan Maret Tahun 2025: Halaman 59 Survei kebutuhan UMKM Literasi pencatatan laporan keuangan Pendampingan pencatatan laporan keuangan digitalisasi dengan aplikasi "Catatan Keuangan" Pelatihan mandiri interpretasi hasil keuangan dan Evaluasi pencatatan dan interpretasi hasil Gambar 1. Metode pelaksanaan kegiatan Aktivitas pencatatan keuangan dengan aplikasi Aucatatan keuanganAy yang diunduh di playstore melalui Beberapa tahapan yang perlu dilakukan untuk menggunakan aplikasi Aucatatan keuanganAy. Pertama, tahapan input untuk memasukkan catatan Kedua, memilih akun yang akan diisi didalam aplikasi. Ketiga, kesesuaian aplikasi pencatatan keuangan dengan pilihan input pemasukan atau pengeluaran. Keempat, memilih untuk mencetak hasil sesuai dengan periode yang dibutuhkan atau diinginkan. Aktivitas keempat, melakukan pendampingan intensif pada setiap UMKM yang didampingi dalam proses pencatatan keuangan. Pendampingan secara intensif dilakukan secara berkala selama kurun waktu 3 bulan selama masa pengabdian KKNT. Selama pendampingan UMKM juga diberikan informasi tambahan mengenai interpretasi hasil pencatatan yang dilakukan. Aktivitas kelima, melakukan evaluasi pendampingan pencatatan dan interpretasi hasil. Beberapa aktivitas bisnis yang berbeda berpotensi membuat pelaku UMKM melakukan posting pencatatan yang tidak tepat. Dengan demikian, pendampingan dan evaluasi berkala perlu dilakukan. Pendampingan secara berkala sebagai bentuk pemantauan dilakukan oleh dua dosen dan satu mahasiswa. Kegiatan tersebut merupakan bentuk tindak lanjut dari kegiatan pendampingan awal yang telah dilakukan PEMBAHASAN Universitas Trunojoyo Madura sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di Madura memiliki program strategis untuk melakukan akselerasi potensi dan daya saing lokal produk dan Masyarakat madura. Seluruh aktivitas penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat diarahkan pada potensi lokal madura. Program pengabdian kepada Masyarakat yang tersinkronisasi dengan MBKM KKNT di Desa Durbuk. Kecamatan Pademawu. Kabupaten Pamekasan dilaksanakan secara kontinu secara 3 bulan. Sebelum dilaksanakannya kegiatan pengabdian, tim pengabdian atau mahasiswa MBKM KKNT melakukan survei lokasi dan telaah kebutuhan mitra yang dilaksanakan pada akhir bulan Agustus 2023. Pemetaan awal dari peserta atau pelaku usaha yang menjadi target menunjukkan bahwa UMKM di desa Durbuk cenderung memiliki karakteristik usaha yang sama. UMKM di Desa Durbuk sebagian besar bergerak dalam bidang gerabah, toko retail budidaya ikan. Sementara, dari segi pendidikan sebanyak 10% lulusan SMP dan SD 90 % lulusan SMA. Dari segi usia semua peserta berumur diatas 40 Hasil telaah awal menunjukkan bahwa terdapat 12 pelaku UMKM yang masih terbatas pengetahuannya mengenai pencatatan keuangan baik secara manual maupun digital. Oleh karena itu, perlu dilakukan informasi dan literasi awal bahwa dalam pengenalan aspek pencatatan keuangan terdigitalisasi yang cenderung lebih mudah daripada metode madual. Sistem komputerisasi cenderung lebih efektif dengan meminimalkan potensi kesalahan pencatatan ataupun penghitungan. Pendampingan pencatatan laporan keuangan dilakukan melalui beberapa serangkaian aktivitas. Aktivitas pertama dilaksanakan pada 20 Agustus 2023 yaitu memberikan literasi pencatatan Literasi pencatatan keuangan digital penting untuk dilakukan sebelum dilakukan pendampingan untuk memberikan penguatan awal pentingnya pencatatan digital aktivitas literasi dilaksanakan sebagaimana disajikan pada Gambar 2a dan 2b. Aktivitas digitalisasi dilakukan secara kolektif bersama dengan seluruh penggerak UMKM yang akan menjadi mitra atau pelaku usaha yang nantinya akan mendapatkan pendampingan mandiri secara intensif. Aktivitas selanjutnya yang dilakukan pada tanggal 1 November 2023 yaitu aktivitas inti pendampingan pencatatan keuangan. Beberapa tahapan yang dilakukan pada pendampingan pencatatan keuangan yaitu teknis penggunaan aplikasi pencatatan keuangan. Penggerak UMKM diarahkan untuk mendownload aplikasi Aucatatan keuanganAy pada google play, pada tahapan ini penggerak UMKM Desa Durbuk. Kecamatan Pademawu. Kabupaten Pamekasan. Penggerak UMKM diberikan informasi bahwa aplikasi tersebut merupakan aplikasi yang aman digunakan dan tidak membutuhkan ruang penyimpanan yang besar. A 2025 Segala bentuk plagiarisme dan penyalahgunaan hak kekayaan intelektual akibat diterbitkannya paper pengabdian masyarakat ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Muhammad Gymnastiar dkk. Jurnal Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan. Volume 7 Nomor 1. Bulan Maret Tahun 2025: Halaman 60 Salah satu dasar alasan pemilihan aplikasi Aucatatan keuanganAy yaitu aplikasi ini dapat melakukan back up data di drive, yang tidak dimiliki oleh aplikasi lain yang tersedia di google playstore Dengan demikian, pemilihan aplikasi Aucatatan keuanganAy dinilai sesuai untuk dapat memfasilitasi back up data UMKM yang umumnya memiliki transaksi lebih banyak dan kompleks daripada pencatatan keuangan rumah tangga pada umumnya. Tampilan aplikasi yang digunakan nampak pada Gambar 2. Gambar 2a. Penguatan literasi diajarkan untuk mulai melakukan pencatatan melalui aplikasi dengan cara memilih ikon tambah yang tersedia pada pojok kanan bawah, dan penggerak UMKM desa Durbuk dapat mulai memasukkan tanggal transaksi sesuai dengan aktivitas bisnis yang dilakukan yaitu sebagai klaster pemasukan atau pengeluaran serta memasukkan kategori transaksi yang dilakukan. Penggerak UMKM juga diberikan informasi seluruh fitur yang dapat digunakan pada aplikasi tersebut seperti ada fitur kalkulator untuk memudahkan kalkulasi sehingga tidak perlu keluar dari aplikasi. Penggerak UMKM desa Durbuk, juga diberikan informasi dan contoh fitur untuk menghitung selisih antara pemasukan dan pengeluaran yang memungkin pelaku UMKM untuk melakukan deteksi dini adanya pengeluaran-pengeluaran tidak wajar yang jika terjadi secara kontinu berpotensi merugikan usaha. Gambar 2b. Penguatan literasi Gambar 4. Penggunaan aplikasi catatan keuangan Gambar 3. Aplikasi pencatatan keuangan Tahapan selanjutnya, penggerak UMKM desa Durbuk, secara independen mulai diajarkan Langkah pertama yang dilakukan yaitu diminta mengumpulkan semua bukti transaksi dari aktivitas bisnis atau usaha yang dimiliki. Selanjutnya, penggerak UMK diajarkan menganalisis bukti pendapatan, penerimaan kas, pembayaran dan pengeluaran kas. Setelah semua bukti transaksi telah diidentifikasi sesuai klaster, penggerak UMKM Fitur pada aplikasi ini akan memudahkan penggerak UMKM desa Durbuk untuk lebih aktif melakukan pencatatan tanpa memikirkan selisih nilai yang secara otomatis akan terhitung. Lebih dari itu, penggerak UMKM desa Durbuk juga diberikan informasi mengenai penggunaan hasil laporan Laporan keuangan yang dihasilkan dapat diunduh pada berbagai kurun waktu. Dengan demikian, pada penggerak UMKM desa Durbuk dapat melakukan evaluasi secara berkala untuk menelaah secara berkala adanya peningkatan anggaran yang tidak terprediksi. Selanjutnya, penggerak UMKM desa Durbuk jika diberikan informasi fitur yang tersedia untuk memilih format dokumen laporan akhir. Informasi tahapan A 2025 Segala bentuk plagiarisme dan penyalahgunaan hak kekayaan intelektual akibat diterbitkannya paper pengabdian masyarakat ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Muhammad Gymnastiar dkk. Jurnal Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan. Volume 7 Nomor 1. Bulan Maret Tahun 2025: Halaman 61 penggunaan aplikasi yang disampaikan kepada penggerak UMKM desa Durbuk disajikan pada Gambar 4. Pada bagian akhir aktivitas pendampingan dilaksanakan proses evaluasi dan umpan balik dari aktivitas pendampingan yang dilakukan (Gambar Hasil pendampingan yang dilakukan memberikan manfaat yang cukup besar bagi penggerak UMKM desa durbuk. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh salah satu penggerak UMKM desa Durbuk yang bergerak dalam bidang budidaya ikan dan mendapatkan pendampingan pencatatan keuangan. Gambar 4. Proses evaluasi dan umpan balik Adanya aktivitas pendampingan pencatatan keuangan yang dilakukan memberikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk untuk mengidentifikasi lebih awal adanya peningkatan pengeluaran yang tidak Hal ini dapat digunakan sebagai upaya deteksi awal untuk meminimalkan terjadinya potensi kerugian dari aktivitas bisnis yang dilakukan. Hal ini selaras dengan penjelasan Rohma & Febrianti . bahwa diperlukan identifikasi dan umpan balik secara tepat untuk meminimalkan adanya potensi kerugian yang muncul dari aktivitas usaha. Penggerak UMKM Desa Durbuk, merasa terfasilitasi memudahkan penggerak UMKM untuk melakukan evaluasi kinerja keuangan dari aktivitas usaha yang Selama ini pelaku usaha hanya memprediksi gambaran keuntungan yang diterima tanpa mempertimbangkan adanya selisih dari nilai transaksi-transaksi yang berdampak pada besarnya nilai moneter pengeluaran. Pencatatan keuangan memfasilitasi pelaku UMKM di desa durbuk menjadi lebih efektif dalam pengambilan Keputusan. Salah satunya peserta pendampingan menjelaskan, jika diketahui laba dan rugi. Maka, peserta bisa lebih akurat untuk memprediksi adanya keuntungan atau kerugian dari setiap pesanan. Dengan demikian, pelaku usaha bisa membuat Keputusan dengan lebih baik untuk menerima atau menolak pesanan. Lebih dari itu, penggerak UMKM menjadi lebih mudah mengetahui posisi keuangan pada periode yang hendak dievaluasi. Dengan demikian, kualitas pengambilan keputusan usaha menjadi lebih baik. Rohma . menjelaskan bahwa adanya pencatatan dan estimasi margin kontribusi secara presisi memberikan informasi biaya yang relevan dan membantu dalam pengambilan Keputusan strategis industri pada jangka waktu tertentu. Pencatatan keuangan memfasilitasi beberapa pelaku UMKM di desa durbuk menjadi lebih efektif dalam melakukan analisis keuntungan khususnya bagi yang bergerak dengan sistem pesanan seperti makanan. Namun, tidak semua UMKM dapat secara konsisten menggunakan pencatatan keuangan secara Faktor usia menjadi pemicu utama beberapa UMKM tidak melanjutkan pencatatan digital dan memilih menggunakan pembukuan sederhana. KESIMPULAN Kegiatan pengabdian masyarakat dalam program pencatatan pengelolaan keuangan terlaksana dengan melibatkan pelaku dan penggerak UMKM di Desa Durbuk, kecamatan Pademawu, kabupaten Pamekasan. Aktivitas pengabdian dilaksanakan pada beberapa tahapan yang mencakup literasi pencatatan keuangan terdigitalisasi, dilanjutkan proses pemilihan aplikasi yang tersedia, penjelasan penggunaan aplikasi, interpretasi hasil dan diakhiri dengan evaluasi dan umpan balik. Peserta mulai memahami pentingnya pencatatan keuangan. Adanya aplikasi catatan keuangan dinilai peserta pendampingan yakni penggerak UMKM Desa Durbuk, pencatatan pemasukan, pengeluaran, mendeteksi selisih hingga penyusunan laporan keuangan. Beberapa peserta merasakan sangat terbantu karena adanya pencatatan digitalisasi menjadikan informasi tersedia menjadi detail sehingga peserta mengetahui adanya pesanan yang terjadi selama ini tidak semua memberikan keuntungan. Dengan demikian, adanya pendampingan memfasilitasi peserta untuk lebih tepat waktu yang memberikan informasi keuangan dan dampak besar pada proses pengambilan Keputusan untuk memprediksi akan menerima atau menolak suatu pesanan yang sebelumnya terindikasi menyebabkan selisih rugi Ucapan Terima Kasih Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini terintegrasi dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka KKN Tematik (MBKM KKN-T) yang didanai A 2025 Segala bentuk plagiarisme dan penyalahgunaan hak kekayaan intelektual akibat diterbitkannya paper pengabdian masyarakat ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Muhammad Gymnastiar dkk. Jurnal Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan. Volume 7 Nomor 1. Bulan Maret Tahun 2025: Halaman 62 oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Universitas Trunojoyo Madura. Tahun PUSTAKA