LISTRA Jurnal Linguistik Sastra Terapan Vol. No. Bulan Februari 2025, pp. https://e-jurnal. id/index. php/LISTRA/index || Pengembangan Media Gambar Seri dengan Pendekatan Problem Based Learning untuk Pembelajaran Menulis Teks Narasi Siswa Kelas V SD Ainun SaAoidah 1,*. Mustofa 2. Sutardi 3 1-3Universitas Islam Darul AoUlum Lamongan. Indonesia 1 melaaisda83@gmail. 2 tofa09@unisda. 3 sutardi@unisda. ARTICLE INFO Article history Received: 02-01-2025 Revised: 20-01-2025 Accepted: 02-02-2025 ABSTRAK Permasalahan nilai bahasa Indonesia pada kompetensi menulis khususnya menulis teks narasi mengalami penurunan jika dilihat dari hasil belajar siswa. Kesulitan dalam pelajaran bahasa Indonesia dalam menulis teks narasi ini didukung oleh data nilai hasil belajar siswa mengalami penurunan pada setiap Penelitian ini adalah penelitian pengembangan R&D (Research and Developmen. Metode Penelitian 4D . efine-design-develope-disseminat. Yakni mengembangkan gambar seri dengan pembelajaran menggunakan pendekatan PBL. Model 4D, yang terdiri dari 4 tahap yaitu: pendefinisian . , perancangan . , pengembangan . meliputi validasi ahli media dan ahli materi serta perevisian produk, dan penyebaran . menyebarkan produk kepada siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan hasil penilaian dari para validator, yaitu: hasil valiadasi dari ahli media memperoleh skor 97,14% dengan kategori sangat layak, hasil validasi dari ahli materi memperoleh skor 100% dengan kategori sangat layak. Pembelajaran dengan pendekatan PBL dengan menggunakan media gambar seri maka nilai gain menulis teks narasi siswa kelas 5 memiliki rata-rata 80, 1 dengan nilai tertinggi 88 dan nilai terendah 72. Berdasarkan hasil pretes dan post tes siswa kelas V SD Negeri Sumberejo tersebut menunjukkan adanya peningkatan kemampuan dalam menulis teks narasi setelah menggunakan media gambar seri dengan pendekatan PBL. Kata kunci: Pengembangan Media. Gambar Seri. Problem Based Learning. ABSTRACT The problem of Indonesian language scores in writing competence, especially writing narrative texts, has decreased when viewed from student learning outcomes. The difficulty in Indonesian language lessons in writing narrative texts is supported by data on student learning outcomes that have decreased every year. This research is a R&D (Research and Developmen. development 4D Research Method . efine-design-develope-disseminat. Namely developing series of images with learning using the PBL approach. The 4D model, which consists of 4 stages, namely: , designing . , developing . including validation by media experts and material experts as well as product revision, and disseminating . distributing products to students. The results of this study show the assessment results of the validators, namely: the validation results from media experts obtained a score of 97. 14% with a very feasible category, the validation results from material experts obtained a score of 100% with a very feasible category. Learning with the PBL approach using a series of picture media, the gain value of writing narrative texts for grade 5 students has an average of 80. 1 with the highest value of 88 and the lowest value Based on the results of the pretest and posttest of grade V students of SD Negeri Sumberejo, it shows an increase in the ability to write narrative texts after using series of picture media with the PBL approach. Keyword: Media Development. Picture Series. Problem Based Learning. This is an open-access article under the CCAeBY-SA license. https://e-jurnal. id/index. php/LISTRA/index listra@unisda. Listra : Jurnal Linguistik Sastra Terapan Vol. No. Bulan Februari 2025, pp. Pendahuluan Pembelajaran bahasa Indonesia memilki peranan yang sangat penting, untuk itu keterampilan berbahasa seseorang yang harus dikuasai dalam mempelajari bahasa Indonesia adalah keterampilan membaca, menulis, menyimak dan berbicara. Menulis adalah bentuk komunikasi dua arah yang efektif untuk mengkomunikasikan ide atau gagasannya meskipun tidak bertatapan secara langsung dengan lawan bicara. Menulis merupakan salah satu aspek keterampilan berbahasa yang penting dalam kehidupan. Hampir semua aktivitas komunikasi yang dilakukan tidak dapat dilepaskan dari sarana tulis-menulis. Akan tetapi permasalahan nilai bahasa Indonesia pada kompetensi menulis khususnya menulis teks narasi mengalami penurunan jika dilihat dari hasil belajar siswa. Hal ini didukung oleh nilai hasil belajar siswa harian mata pelajaran Bahasa Indonesia diketahui bahwa nilai siswa kelas 5 di SDN Sumberejo pada tahun ajaran 2023-2024 untuk kemampuan menulis pada materi menulis teks narasi menunjukkan hasil yang tidak optimal. Dari 9 orang siswa hanya 3 siswa yang mampu menulis teks narasi dengan rinci, dan berurutan sehingga guru mampu memahami maksud tulisan yang dibuat oleh siswa tersebut. Dengan kondisi di atas, maka perlu adanya sebuah pengembangan media gambar seri untuk meningkatkan kemampuan menulis teks narasi bahasa Indonesia di kelas 5 sekolah dasar ke dalam pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL). Hasan, . 2: . Gambar berseri adalah rangkaian gambar yang terdiri atas dua gambar atau lebih yang merupakan satu kesatuan cerita. Pangestu, . 9: . Bersarkan penelitian dengan metode studi literatur yang dikemukakan oleh Gina Oktaviani, dkk yang berjudul AuPenggunaan media gambar seri untuk meningkatkan keterampilan menulis teks narasi peserta didik di sekolah dasarAy hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 artikel didapatkan 10 artikel yang sesuai dengan topik judul. Penggunaan media gambar seri untuk meningkatkan keterampilan menulis teks narasi peserta didik di sekolah dasar pada pelaksanaannya sudah sesuai dengan teori-teori yang dijadikan rujukan. Penggunaan media gambar seri dapat meningkatkan kemampuan peserta didik menulis teks narasi di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini guna mendeskripsikan pengembangan media gambar seri dengan pendekatan PBL yang dapat memfasilitasi pembelajaran menulis teks narasi, mengetahui tingkat kevalidan pengembangan media gambar seri untuk membantu siswa dalam pembelajaran menulis teks narasi, mendeskripsikan keefektifan pengembangan media gambar seri dengan menggunakan pendekatan PBL guna meningkatkan kemampuan menulis teks narasi siswa, serta mengetahui tingkat kepraktisan pengembangan media gambar seri dengan pendekatan PBL dalam meningkatkan kemampuan menulis teks narasi siswa kelas 5 SD Negeri Sumberejo. Metode Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Developmen. yang digunakan adalah metode 4D . efine-design-develope-disseminat. yang dikembangkan Thiagarajan. Model penelitian ini terdiri atas 4 tahap utama yakni pendefinisian . pada tahap ini yakni mendefinisakan keterampilan menulis narasi siswa yang akan dikembangkan, perancangan . yakni tahap pembuatan desain gambar seri kegiatan anak di pagi hari, pengembangan . yakni tahap mengembangkan media gambar seri berdasarkan masukan dan validasi dari ahli, dan penyebaran . yakni menyebarkan produk pengembangan gambar seri secara terbatas ke kelas 5 SDN Sumberejo. Dalam penelitian pengembangan media gambar seri yang menjadi sumber data utama hasil pengembangan media gambar seri untuk meningktkan kemmapuan menulis teks narasi siswa kelas 5 di SDN Sumberejo. Teknik pengumpulan data untuk mengetahui kevalidan media gambar seri menggunakan uji validitas dan uji realibilitas, dokumen nilai hasil menulis karangan teks narasi dan angket untuk mengetahui tingkat keefektifan pengembangan media gambar seri, serta instrument observasi selama pembelajaran oleh peneliti sebagai guru untuk mengetahui tingkat kepraktisan pengembangan media gambar seri. Teknik analisis data uji validitas Data lembar dari validasi diambil dan di hitung presentasenya. Rumus untuk mengolah data perkelompok dari keseluruhan item menurut Sugiyono . Uji realibilitas dianalisis melalui gambar Pengembangan Media Gambar Seri dengan Pendekatan Problem Based Learning untuk Pembelajaran Menulis Teks Narasi Siswa Kelas V SD Listra : Jurnal Linguistik Sastra Terapan Vol. No. Bulan Februari 2025, pp. seri dikatakan reliabel jika pada saat gambar seri digunakan secara berulang akan menghasilkan data hasil yang sama. Uji reliabilitas ini bertujuan untuk mengetahui konsistensi dari instrument penelitian yang digunakan. Analisis dokumen nilai hasil menulis karangan siswa dianalisis dengan kesesuaian isi dengan struktur teks menurut Eriyanto (Setyawan. A, 2015: . terdiri dari tokoh, latar, konflik, pemecahan masala. , dan aspek kebahasaan meliputi unsur kalimat (SPOK) menurut Muslich . alam Sunariati. R, dkk. 2019: ), kelengkapan diksi, dan kerapihan tulisan. Indikator tersebut dinilai dengan kriteria ya atau tidak dengan KKM 7. Observasi Pembelajaran kisi kisi instrument dalam observasi pembelajaran dengan kisi-kisi intrumen yakni media gambar seri terdiri dari bahan yang aman, tidak mengandung unsur yang membahayakan, media gambar seri terdiri dari bahan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar dengan biaya yang relatif murah, media gambar seri terdiri dari bahan yang sering dijumpai siswa di lingkungan sekitar, media gambar seri dapat digunakan secara individual, kelompok, dan klasikal, ketepatan pemilihan unsur bahan pada media gambar seri, daftar isi dan keterangan media gambar seri memudahkan siswa untuk mengenali alat-alat dan materi yang ada pada media pembelajaran, kesesuaian petunjuk penggunaan media gambar seri yang terintegrasi pada LKPD, kesesuaian gambar pada cover dengan materi. Hasil dan Pembahasan Hasil Data hasil penelitian tentang pengaruh media gambar seri terhadap kemampuan menulis teks narasi siswa kelas V merupakan rekaman dan hasil pengumpulan data dari seluruh rangkaian penelitian. Rangkaian kegiatan penelitian tersebut meliputi kegiatan pre test, penerapan penggunaan media gambar seri dalam pembelajaran, sampai pada tahap postest yang kemudian data di analisis untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh media gambar seri terhadap kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas V SD Negeri Sumberejo Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan tahun pelajaran 2024/2025. Adapun rincian jumlah siswa kelas V SDN Sumberejo Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan tahun pelajaran 2024/2025 yang dijadikan subjek penelitian adalah sebagai Tabel 1 Data Siswa Kelas V sebagai Subjek Penelitian Kelas Laki-laki Perempuan Jumlah Dari table 1 dapat diketahui bahwa dari 10 siswa untuk mengetahui peningkatan dalam menulis teks narasi maka siswa diberikan tugas untuk menulis teks narasi tanpa menggunakan bantuan gambar seri. Kemudian peneliti menenrapkan pengembangan gambar seri dengan pembelajaran pendekatan PBL, kemudian diakhir pembelajaran siswa diminta untuk menulis teks narasi dengan bantuan gambar seri. Hasil karangan tersebut sebagai nilai hasil post test Pada tahap pertama, dilakukan pretes sebanyak satu kali yang diberikan kepada siswa kelas Peneliti membagikan soal essay tes. Tahap ini dilakukan untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami materi menulis teks narasi termasuk yang berkaitan dengan aktivitas di pagi hari sebelum menggunakan media gambar seri. Setelah mengetahui hasil pretest dalam tahap selanjutnya, saatnya melaksanakan perlakuan . erlakuan dilakukan sebanyak satu kal. Siswa diberi perlakuan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan PBL dengan menggunakan pengembangan media gambar seri ketika melakukan postest untuk menulis teks narasi. Pelaksanaan postest hampir mirip dengan pelaksanaan prestest. Pelaksanaan postest dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui apakah media gambar seri mampu meningkatkan yang diterapkan. Sebelum memulai kegiatan postest tersebut peneliti terlebih dahulu menjelaskan tujuan dari diadakannya kegiatan pembelajaran sehingga siswa dapat lebih memahami dan siap dalam melaksanakan kegitan pembelajaran ke depannya. Kemudian guru menjelaskan prosedur dan langkah-langkah pembelajaran dan tata aturan dalam setiap Pengembangan Media Gambar Seri dengan Pendekatan Problem Based Learning untuk Pembelajaran Menulis Teks Narasi Siswa Kelas V SD Listra : Jurnal Linguistik Sastra Terapan Vol. No. Bulan Februari 2025, pp. pelaksanaan pembelajarannya dengan menggunakan pendekatan PBL. Yang terdiri dari 5 tahap yaitu: Mengorientasi Siswa pada Masalah Mengorganisasikan Peserta Didik untuk Belajar Membimbing pengalaman Individual Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya Menganalisis dan Mengevaluasi Pemecahan Masalah Dari hasil post tes dapat dapat diketahui bahwa dari 10 siswa nilai tertinggi yang diperoleh pada post tes adalah 88 sedangkan nilai terendah adalah 72 dengan nilai rata-rata 80, 1. Setelah mendata hasil menulis karangan narasi selanjutnya peneliti melakukan pengkategorian sebagai berikut: Tabel 2 Hasil Postes Menulis Teks Narasi dengan Media Gambar Seri Kategori Rentangan Jumlah Presentase Rendah 1 Ae 20 Kurang 21 Ae 40 Cukup 41 Ae 60 Baik 61 Ae 80 Sangat Baik 81 - 100 Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa dari 10 siswa terdapat 5 siswa atau sekitar 50% siswa nilai baik, 5 atau 50% siswa memiliki nilai sangat baik serta tidak ada siswa yang mendapatkan nilai rendah, kurang dan cukup. Sesuai hasil tersebut dapat diketahui bahwa sebagian besar siswa memiliki nilai yang baik. Berdasarkan pre-test dan post-test siswa sebelum dan sesudah menggunkan media gambar seri dengan pendekatan PBL dalam kompetensi dasar menulis teks narasi dengan tema aktivitas anak di pagi hari mata pelajaran bahasaIindonesia siswa kelas V SD Negeri Sumberejo Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2024/2025 diperoleh hasil gain yang dapat dilihat pada tabel 4. Tabel 3 Perbandingan Gain sebelum dan sesudah Siswa Alif Bustomi Dela Kalista Shila Vira Yoga Uswatun Aini Indah Nilai terendah Nilai tertinggi Rata-rata Penilaian Menulis Teks Narasi Gain Pretes Gain Pretes Tabel di atas menunjukan bahwa nilai rata-rata gain sebelum menggunakan media gambar seri yaitu 51, 2 dengan nilai tertinggi 73 dan nilai terendah 33, sedangkan setelah melakukan pembelajaran dengan menggunakan media gambar seri maka nilai gain menulis teks narasi memiliki rata-rata 80, 1 dengan nilai tertinggi 88 dan nilai terendah 72. Pengembangan Media Gambar Seri dengan Pendekatan Problem Based Learning untuk Pembelajaran Menulis Teks Narasi Siswa Kelas V SD Listra : Jurnal Linguistik Sastra Terapan Vol. No. Bulan Februari 2025, pp. Pembahasan Berdasarkan analisis data Uji validitas kelayakan media gambar seri dalam pembelajaran menulis teks narasi dengan tema aktivitas di pagi hari. Berdasarkan hasil penilaian dari para validator, yaitu: hasil validasi dari ahli media, validasi dari segi isi media gambar seri memperoleh skor 97,14% dan validasi media gambar seri memperoleh skor 97%. dengan kategori sangat layak,. Realibilitas media gambar seri dalam pembelajaran menulis teks narasi dengan tema aktivitas di pagi hari. Berdasarkan hasil penilaian dari para validator, yaitu: hasil validasi dari ahli materi memperoleh skor 100% dengan kategori sangat layak. Kelayakan media juga diperoleh dari respon pendidik terhadap media kartu pintar yang dikembangkan oleh peneliti diperoleh skor dengan presentase 100% dinyatakan dengan kategori sangat layak. Hasil penelitian sesudah menggunakan media gambar seri dimana pada siswa kelas 5 maka guru mulai menerapkan penggunaan media gambar seri. Kegiatan yang diberikan dengan pendekatan PBL dimulai dari mentimulus siswa dengan diberikan cerita untuk memancing pemahaman peserta didik, kemudian siswa dilatih untuk menggunakan keterampilan berkomunikasi dalam permainan dan menggunakan gambar komunikasi, maka didapatkan peningkatan hasil belajar siswa dalam menulis teks narasi hasil yang didapatkan dari 10 siswa nilai tertinggi yang diperoleh pada postes adalah 88 sedangkan nilai terendah adalah 72 dengan nilai rata-rata 80,1. Sesuai hasil tersebut dapat diketahui bahwa sebagian besar siswa sudah memiliki nilai yang sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan untuk hasil pretes siswa didapatkan hasil nilai siswa yang tidak terlalu tinggi, juga dimana siswa masih dalam kemampuan yang kurang untuk mengkarang teks narasi sedangkan pada siswa setelah menggunakan media gambar seri dengan adanya media bergambar terdapat perubahan nilai yang mulai naik. Sehingga dengan pemanfaatan gambar seri dapat membantu untuk proses belajar siswa dalam menulis teks narasi. Menurut Subana, dkk . 1: 322-. media gambar memiliki manfaat seperti berikut: menimbulkan daya tarik pada diri siswa, . mempermudah pengertian / pemahaman siswa, . memudahkan penjelasan yang sifatnya abstrak sehingga siswa lebih mudah memahami apa yang dimaksud, . memperjelas bagian-bagian yang penting. Berdasarkan hasil analisis didapatkan hasil yang signifikan dan terhadap perbedaan antara sebelum dan sesudah perlakuan dimana siswa dengan menggunakan media gambar seri lebih tinggi dari pada sebelum menggunakan media gambar seri. Gambar seri adalah rangkaian gambar yang terdiri atas dua gambar atau lebih yang merupakan satu kesatuan cerita. Suatu gambar atau seri gambar dapat dijadikan bahan menyusun karangan teks narasi. Gambar atau seri gambar pada hakikatnya mengekspresikan suatu hal dalam fakta gambar bukan dalam bentuk bahasa. Pesan yang tersirat dalam gambar tersebut dapat dinyatakan kembali dalam bentuk kata-kata atau kalimat(Soeparno, 2006: . Namun menurut Amir Hamzah . 1: . agar gambar dapat mencapai tujuan maka gambar harus dipilih menurut syarat-syarat sebagai berikut: . gambar harus bagus, jelas, menarik, mudah dimengerti dan cukup besar, . yang tergambar harus cukup penting dan cocok dengan yang sedang dipelajari, . gambar harus benar atau autentik yaitu meng gambarkan situasi yang serupa jika dilihat dalam keadaan yang sebe narnya, . kesederhanaan, . sesuai dengan kecerdasan yang melihatnya, . warna yang tepat sehingga dapat memperjelas arti dari apa yang digambarkan, dan . ukuran perbandingan gambar satu dengan gambar lainnya. Simpulan Prose pengembangan media gambar seri membuat pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan bagi siswa kelas V SD Negeri sumberejo dengan menggunakan model 4D, yang terdiri dari 4 tahap yaitu: pendefinisian . dengan menetapkan dan mendefinisikan syarat-syarat pembelajaran diawali dengan analisis tujuan dari batasan materi yang dikembangkan, perancangan . memuat tentang langkah langkah pembuatan media, pengembangan . meliputi validasi ahli media dan ahli materi serta perevisian produk, dan penyebaran . menyebarkan produk kepada siswa. Pengembangan Media Gambar Seri dengan Pendekatan Problem Based Learning untuk Pembelajaran Menulis Teks Narasi Siswa Kelas V SD Listra : Jurnal Linguistik Sastra Terapan Vol. No. Bulan Februari 2025, pp. Kelayakan media gambar seri dalam pembelajaran menulis teks narasi dengan tema aktivitas di pagi hari. Berdasarkan hasil penilaian dari para validator, yaitu: hasil validasi dari ahli media memperoleh skor 97,14% untuk validasi isi media dan 97% untuk validasi medianya dinyatakan dengan kategori sangat layak, hasil validasi dari ahli materi memperoleh skor 100% dengan kategori sangat layak. Kelayakan media juga diperoleh dari respon pendidik terhadap media gambar seri yang dikembangkan oleh peneliti diperoleh skor dengan presentase 100% dinyatakan dengan kategori sangat layak, yang berarti media gambar seri ini mendapatkan tanggapan positif karena media tersebut dapat menarik perhatian dan meningkatkan hasil belajar siswa dalam menulis teks narasi. Keefektifan media gambar seri dalam pembelajaran menulis teks narasi dengan tema aktivitas di pagi hari. Tahun Pelajaran 2024/2025 diperoleh hasil bahwa nilai rata-rata gain sebelum perlakuan dengan media gambar seri . adalah 51,2 dengan nilai tertinggi 73 dan nilai terendah 33, sedangkan (Postes. setelah melakukan pembelajaran dengan pendekatan PBL dengan menggunakan media gambar seri maka nilai gain menulis teks narasi siswa kelas 5 memiliki rata-rata 80, 1 dengan nilai tertinggi 88 dan nilai terendah Berdasarkan hasil pretes dan post tes siswa kelas V SD Negeri Sumberejo tersebut menunjukkan adanya peningkatan kemampuan dalam menulis teks narasi setelah menggunakan media gambar seri dengan pendekatan PBL. Daftar Pustaka