SAINTEKES Ae VOLUME 04 NOMOR 04 . ANALISIS RENCANA ANGGARAN BIAYA BANGUNAN CAMPING GROUND SEMBALUAN KABUPATEN LOMBOK TIMUR Nur Mujahadah1. Agum Muladi2. Lara Fiana3 1,2,3 Institut Teknologi dan Kesehatan Aspirasi. Lombok Timur. Indonesia Article Information Article history: Received October 29, 2025 Approved October 31, 2025 Keywords: Cost Budget Plan (RAB). Indonesian National Standard (SNI),Camping Ground. ABSTRACT The Cost Budget Plan (RAB) is a cost-planning document prepared based on the design and specifications for the construction work. In the construction of the camping ground in the Sembalun tourist area, the RAB is used to estimate the cost requirements before the project begins. As a potential tourist area, proper cost planning is needed to support facility development and encourage economic, social, and environmental development. The preparation of the RAB is in accordance with the Indonesian National Standard (SNI) and the Minister of PUPR Regulation No. 08/PRT/M/2023 concerning the analysis of work unit Because it is prepared before implementation, the RAB is still an estimate. Based on the SNI method analysis, the total cost of building the camping ground is IDR 1,125,400,000 . ne billion one hundred twenty-five million four hundred thousand rupia. ABSTRAK Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah dokumen perencanaan biaya yang disusun berdasarkan desain dan spesifikasi pekerjaan konstruksi. Pada pembangunan camping ground di kawasan wisata Sembalun. RAB digunakan untuk memperkirakan kebutuhan biaya sebelum proyek dimulai. Sebagai kawasan wisata potensial, perencanaan biaya yang tepat diperlukan untuk mendukung pengembangan fasilitas, mendorong perkembangan ekonomi, social dan lingkungan. Penyusunan RAB mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Peraturan Mentri PUPR No. 08/PRT/M/2023m tentang analisis harga satuan pekerjaan. Karena disusun sebelum pelaksanaan. RAB masih bersifat estimatif. Berdasarkan analisis metode SNI, total biaya pembangunan camping ground adalah Rp 1. 000,- . atu miliar seratus dua puluh lima juta empat ratus ribu rupia. A 2022 SAINTEKES *Corresponding author email: nurmujahadah1r@gmail. org/10. 55681/saintekes. MUJAHADAH - VOLUME 04 NOMOR 04 . 226 - 235 PENDAHULUAN Kawasan Sembalun memiliki keindahan alam yang memanjakan mata, mulai dari pemandangan menakjubkan di Pusuk View Point, hamparan sawah yang tertata rapi, bukitbukit yang menjulang tinggi, hingga kemegahan Gunung Rinjani (Haryanto and Sarjan 2. Suasana di Sembalun memberikan kenyamanan yang sulit ditemukan di tempat lain. Meskipun begitu, satu kekurangan yang dimiliki oleh Sembalun adalah tidak adanya pantai. Untuk meningkatkan kenyamanan dan mendukung potensi wisata, diperlukan sarana dan prasarana pendukung, salah satunya adalah pembangunan fasilitas camping ground (Kurniati et al. Camping ground merupakan istilah yang digunakan untuk merujuk pada bumi perkemahan, yaitu area terbuka yang digunakan untuk mendirikan tenda dan melakukan kegiatan berkemah. Sektor pariwisata mampu membuka peluang kerja serta meningkatkan pendapatan masyarakat lokal (Nawangsari. Muryani, and Utomowati 2. Kondisi tersebut berpotensi terjadi pula di wilayah Sembalun. Dimana. Secara umum pengembangan pariwisata merupakan rangkaian upaya yang dilakukan untuk menghasilkan nilai tambah pada berbagai aspek kepariwisataan, salah satunya dari peningkatan prasarana seperti pembangunan camping ground hingga pengembangan unsur pendukung lainnya. Dalam penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) suatu proyek konstruksi, keberadaan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) merupakan komponen yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan (Deddy et al. AHSP berfungsi sebagai dasar perhitungan biaya melalui penyajian angka indeks atau koefisien yang menggambarkan kebutuhan harga satuan bahan, peralatan, serta upah tenaga kerja untuk setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan. Dengan demikian. AHSP menjadi acuan utama dalam memastikan org/10. 55681/saintekes. bahwa estimasi biaya yang disusun bersifat akurat, rasional, dan sesuai dengan kondisi pasar maupun standar teknis yang berlaku (Siburian. Kritiana, and Happy 2. Untuk mendukung keseragaman analisis biaya di seluruh proyek pembangunan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menerbitkan pedoman resmi Analisa Harga Satuan Pekerjaan. Pedoman ini pertama kali dikeluarkan pada tahun 2016 sebagai rujukan nasional, kemudian dan disempurnakan melalui penerbitan AHSP Tahun 2023. yang bertujuan untuk menyesuaikan analisis harga satuan dengan perkembangan teknologi konstruksi, dinamika harga pasar, serta kebutuhan standar perencanaan biaya yang lebih komprehensif dan mutakhir (Peraturan Mentri PUPR NO : 08/PRT/M/2023 2. Dengan demikian, penyusunan anggaran biaya perlu dirancang secara cermat melalui konsep estimasi yang tepat agar menghasilkan perkiraan biaya yang akurat dan efisien (Marcelin et al. Perhitungan dilakukan dengan menganalisis seluruh komponen pekerjaan, meliputi kebutuhan material, tenaga kerja, dan peralatan pada setiap item pekerjaan (Patty. Frans, and Gaspersz 2. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini difokuskan pada penyusunan uraian pekerjaan, perhitungan volume setiap jenis pekerjaan, serta penentuan total anggaran biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan camping ground di kawasan wisata Desa Sembalun. Kecamatan Sembalun. Kabupaten Lombok Timur. METODE PENELITIAN Objek Penelitian Objek penelitian ini merupakan kawasan objek wisata di Sembalun Lawang yang berlokasi di Desa Sembalun Lawang. MUJAHADAH - VOLUME 04 NOMOR 04 . 226 - 235 Kecamatan Sembalun. Kabupaten Lombok Timur. Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kawasan ini dipilih sebagai fokus penelitian karena memiliki karakteristik geografis dan potensi pariwisata yang sangat menonjol, terutama sebagai salah satu gerbang utama menuju Rinjani. Selain menawarkan panorama alam yang khas dan udara pegunungan yang sejuk, wilayah ini juga memiliki nilai ekologis, sosial-budaya, serta peluang pengembangan pariwisata yang Dengan meneliti kondisi fisik, potensi atraksi, serta dukungan fasilitas yang tersedia, penelitian ini diharapkan dapat komprehensif mengenai pengembangan wisata di Sembalun Lawang. Metode Pengumpulan Data Dalam penelitian ini digunakan metode observasi, yaitu dengan meminta serta mengumpulkan data-data proyek dari pihak berwenang yang melaksanakan pembangunan Camping Ground di Desa Sembalun. Kabupaten Lombok Timur, maupun melalui konsultasi dengan para ahli terkait. Data yang digunakan dalam penulisan ini juga diperoleh melalui studi pustaka serta dokumen-dokumen resmi dari instansi atau pihak pelaksana proyek, yakni Architecture Designer WHIKA. Pengolahan dan analisis data Rencana Anggaran Biaya (RAB) dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR) Nomor 8 Tahun 2023. Proses pelaksanaan pekerjaan, dibantu dengan penggunaan perangkat lunak Microsoft Excel org/10. 55681/saintekes. Tahapan Perhitungan Estimasi Rencana Anggaran Biaya Berikut ini disajikan sebuah bagan yang menjelaskan secara runtut tahapan-tahapan dalam proses perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Bagan tersebut disusun untuk memudahkan pemahaman mengenai alur kerja penyusunan RAB, mulai dari tahap awal pengumpulan data teknis seperti gambar kerja sebagai media komunikasi antara perencana dan pemilik proyek untuk menggambarkan konsep bangunan yang direncanakan dan rencana dan dokumen yang mencakup spesifikasi teknis uraian dan lingkup pekerjaan proyek atau biasa disebut RKS, serta penyusunan volume pekerjaan sesuai spesifikasi, hingga tahap akhir perhitungan biaya material, upah, dan peralatan secara menyeluruh. Dengan adanya bagan ini, pembaca dapat memahami proses estimasi biaya secara sistematis, terstruktur, dan sesuai standar perencanaan konstruksi Gambar 1. Bagan Alir Perhitungan Rencana Anggaran Biaya MUJAHADAH - VOLUME 04 NOMOR 04 . 226 - 235 HASIL DAN PEMBAHASAN Gambar dan Hasil Perhitungan Anggaran Bungalow Visualisasi bangunan bungalow modern yang memiliki bentuk geometris asimetris yang khas dapat dilihat pada Gambar 2. Bangunan bungalow dirancang sebagai akomodasi wisata untuk penginapan di area camping ground desa sembalun lawang. Bangunan Bungalow ini memiliki bukaan depan kaca yang lebar untuk memberikan kesan alami dan menyatu dengan lingkungan. Berdasarkan rencana Gambar 2 atas diperoleh hasil rencana anggaran biaya pada Tabel 1. Gambar 2. Visualisasi tampak depan Bungalow Tabel 1. Hasil perhitungan anggaran biaya bangunan Bungalow No. Uraian pekerjaan Jumlah Harga Rp. i VII Pekerjaan Pendahuluan Pekerjaan Tanah dan Pasir Pekerjaan Pasangan dan KAP Pekerjaan Beton Pekerjaan Lantai Pekerjaan Baja Pekerjaan Plumbing Pekerjaan Elektrikal Pekerjaan Bukaan (Pintu. Jendela. Kusen. Pengunc. Pekerjaan Pengecatan 313,46 690,67 733,97 690,06 395,16 250,00 305,70 900,00 625,00 239,67 Jumlah 143,68 Dibulatkan 000,00 Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel 1, total biaya pembangunan Bungalow mencapai Rp185. 000,00. Bangunan tersebut memiliki luas 28 mA. Dengan membagi total biaya pembangunan terhadap luas bangunan, diperoleh nilai biaya pembangunan konstruksi sebesar Rp6. 000,00 per meter org/10. 55681/saintekes. Nilai ini menggambarkan estimasi biaya satuan untuk pembangunan bungalow sesuai gambar yang telah direncanakan. MUJAHADAH - VOLUME 04 NOMOR 04 . 226 - 235 Gambar dan Hasil Perhitungan Anggaran Emergency Klinik Rencana dirancang sebagai fasilitas kesehatan darurat untuk memberikan pelayanan pertolongan pertama bagi pengunjung area camping dapat ditinjau pada Gambar 3. Gambar 3. Tampak depan Emerency Klinik Dari sisi arsitektur dan konstruksi, bangunan emergency klinik ini menerapkan desain ringan, mudah dan cepat dibangun, serta ramah lingkungan sehingga sesuai dengan kondisi alam Sembalun yang berhawa sejuk dan dikelilingi lanskap pegunungan. Adapun total luas bangunan emergency klinik adalah 108,75 mA. Pada Tabel 2, disajikan total biaya pembangunan fasilitas kesehatan darurat untuk pelayanan pertolongan pertama, sesuai dengan Gambar 3 dan spesifikasi yang telah ditetapkan, adalah sebesar Rp 395. iga ratus sembilan puluh lima juta sembilan ratus ribu Dengan membagi total anggaran tersebut terhadap luas bangunan, diperoleh biaya konstruksi sebesar Rp 3. 000,00 per mA . iga juta enam ratus empat puluh satu ribu rupiah per meter perseg. Tabel 2. Hasil perhitungan anggaran biaya bangunan Emergency Klinik No. i VII Vi Uraian pekerjaan Pekerjaan Pendahuluan Pekerjaan Tanah dan Pasir Pekerjaan Pasangan dan KAP Pekerjaan Beton Pekerjaan Lantai Pekerjaan Baja Pekerjaan Plumbing Pekerjaan Elektrikal Pekerjaan Bukaan (Pintu. Jendela. Kusen. Pengunc. Pekerjaan Pengecatan Jumlah Dibulatkan org/10. 55681/saintekes. Jumlah Harga Rp. 326,92 941,00 508,13 821,28 797,10 033,33 229,40 860,00 122,50 542,33 181,99 000,00 MUJAHADAH - VOLUME 04 NOMOR 04 . 226 - 235 Gambar dan Hasil Perhitungan Anggaran Toilet Pada Gambar 4. menampilkan sebuah bangunan toilet outdoor dengan desain arsitektur modern dan Gambar 4. Tampak depan bangunan Toilet Struktur Toilet menggunakan material dinding berprofil vertikal berwarna gelap, yang memberikan kesan kokoh, tahan cuaca, dan sesuai untuk penggunaan di area wisata alam atau camping ground. Bentuk bangunan dibuat asimetris dengan sudut kemiringan yang tegas, menciptakan tampilan yang unik dan menjadi elemen visual yang menarik di lingkungan terbuka, diamana luasan toilet outdoor ini adalah 20 m2. Tabel 3. Hasil perhitungan anggaran biaya bangunan Toilet No. i VII Vi Uraian pekerjaan Jumlah Harga Rp. Pekerjaan Pendahuluan 383,74 Pekerjaan Tanah dan Pasir 729,07 Pekeraan Pasangan dan KAP Atap 917,51 Pekerjaan Beton 836,87 Pekerjaan Lantai 050,18 Pekerjaan Baja 943,17 Pekerjaan Plumbing 628,09 Pekerjaan Elektrikal 725,00 Pekerjaan Bukaan (Pintu. Jendela. Kusen. Pengunc. 010,00 Pekerjaan Pengecatan 695,39 Jumlah 919,02 Dibulatkan Pembangunan Toilet outdoor pada area camping ground dirancang dengan mengutamakan efisiensi konstruksi, ketahanan material, serta penerapan desain arsitektur kontemporer. Fasilitas ini sangat tepat sebagai sarana pendukung kawasan wisata. Total anggaran pembangunan mencapai Rp160. 000,00. org/10. 55681/saintekes. 000,00 Berdasarkan luas bangunan, diperoleh biaya konstruksi sebesar Rp8. 000,00 per meter persegi, sehingga nilai tersebut dapat menjadi acuan dalam perencanaan dan evaluasi biaya pembangunan fasilitas serupa. MUJAHADAH - VOLUME 04 NOMOR 04 . 226 - 235 Rencana Gambar dan Hasil Perhitungan Anggaran Musholla Gambar 5. Tampak depan Musholla Pada Gambar 5, ditampilkan rencana desain musholla outdoor yang mengadopsi pendekatan arsitektur modern dengan menonjolkan konsep kesederhanaan bentuk, keterbukaan ruang, serta efisiensi dalam proses konstruksi. Desain ini memanfaatkan struktur ringan yang mudah dirakit serta menggunakan material yang memiliki ketahanan tinggi terhadap perubahan cuaca, seperti rangka baja konvensional, penutup atap anti-korosi, dan elemen dinding yang bersifat kedap air namun tetap memungkinkan sirkulasi udara alami. Adapun total luas bangunan musholla ini adalah 28,09 mA, yang telah disesuaikan untuk mengakomodasi kebutuhan ruang ibadah harian, kapasitas pengguna dalam skala kecil hingga penggunaan lahan tanpa mengganggu tata ruang kawasan wisata secara keseluruhan. Tabel 4. Hasil perhitungan anggaran biaya bangunan Musholla No. i VII Vi Uraian pekerjaan Pekerjaan Pendahuluan Pekerjaan Tanah dan Pasir Pekerjaan Pasangan & KAP Atap Pekerjaan Beton Pekerjaan Lantai Pekerjaan Baja Pekerjaan Plumbing Pekerjaan Elektrikal Pekerjaan Pengecatan Jumlah Dibulatkan Dimana hasil perhitungan rencana anggaran biaya Musholla terlampir pada tabel 4 adalah sebesar Rp123. 000,00. Jika dibagi dengan luas bangunan musholla yaitu 28,09 mA, maka diperoleh biaya konstruksi sebesar Rp4. 000,00 per meter Nilai ini sejalan dengan pemilihan material org/10. 55681/saintekes. Jumlah Harga Rp. 979,52 727,64 896,80 429,29 433,72 152,83 072,00 090,00 576,01 357,80 000,00 yang digunakan, yaitu material yang memiliki ketahanan tinggi terhadap korosi, membutuhkan perawatan minimal, serta mampu menghadirkan tampilan arsitektur yang modern dan kontemporer. MUJAHADAH - VOLUME 04 NOMOR 04 . 226 - 235 Gambar dan Hasil Perhitungan Anggaran Pujasera Pujasera yang dibangun di area camping ground mengusung konsep minimalis dan terbuka, berfungsi sebagai pusat kuliner yang menyediakan berbagai makanan dan minuman bagi pengunjung. Fasilitas ini membantu memenuhi kebutuhan konsumsi wisatawan tanpa harus keluar dari pengalaman berwisata yang lebih nyaman dan praktis dan dimana luas pujasera ini adalah 101,25 Gambar 6. Visualisasi Tampak depan Pujasera Tabel 5. Hasil perhitungan anggaran biaya bangunan Pujasera No. i VII Vi Jumlah Harga Rp. Uraian pekerjaan Pekerjaan Pendahuluan Pekerjaan Tanah dan Pasir Pekerjaan Pasangan dan KAP Atap Pekerjaan Beton Pekerjaan Lantai Pekerjaan Baja Pekerjaan Plumbing Pekerjaan Elektrikal Pekerjaan Pengecatan Jumlah Dibulatkan Berdasarkan hasil perhitungan yang disajikan pada Tabel 5, total rencana anggaran biaya untuk Pujasera Rp259. 000,00. Apabila total anggaran tersebut dibagi dengan luas bangunan sebesar 101,25 mA, diperoleh nilai biaya konstruksi sebesar Rp2. 000,00 per meter persegi. Besaran biaya per meter persegi ini tergolong lebih rendah dibandingkan dengan jenis bangunan lainnya. Hal ini disebabkan oleh karakteristik Pujasera yang org/10. 55681/saintekes. 062,06 755,09 436,24 255,05 101,87 378,33 265,00 150,00 263,00 666,64 000,00 memiliki luasan bangunan cukup besar serta menerapkan konsep ruang semi terbuka, sehingga kebutuhan material struktural dan penutup bangunan menjadi lebih efisien, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap rendahnya biaya pembangunan per meter perseginya. MUJAHADAH - VOLUME 04 NOMOR 04 . 226 - 235 Hasil Rekapitulasi Rencana Anggaran Biaya Bangunan Camping Ground Rekapitulasi anggaran biaya pembangunan kawasan Camping Ground disusun berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pedoman Penyusunan Perkiraan Biaya Konstruksi. Regulasi tersebut menekankan pentingnya akurasi dalam perhitungan volume pekerjaan, penggunaan harga satuan yang terstandarisasi, serta penyajian biaya yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis maupun administratif. Rekapitulasi hasil perhitungan anggaran biaya secara lengkap disajikan pada Tabel 6. Tabel 6. Rekapitulasi perhitungan anggaran biaya seluruh bangunan camping ground i Jumlah Harga Rp. Uraian pekerjaan No. Pekerjaan Pembangunan Bungalow -Camping Ground Pekerjaan Pembangunan Emergency Klinik - Camping Ground Pekerjaan Pembangunan Toilet - Camping Ground Pekerjaan Pembangunan Musholla - Camping Ground Pekerjaan Pembangunan Pujasera - Camping Ground Jumlah Dibulatkan Berdasarkan Tabel 6, rekapitulasi anggaran biaya untuk pembangunan berbagai fasilitas camping ground mencapai Rp 1. 000,00, yang kemudian dibulatkan menjadi Rp 000,00 untuk memudahkan alokasi pada perencanaan anggaran proyek. SIMPULAN Pembangunan Bungalow Anggaran sebesar Rp 185. 000,00 dialokasikan untuk pembangunan unit akomodasi wisatawan dengan standar penginapan yang nyaman. Pembangunan Emergency Klinik Dengan 000,00, komponen ini mencakup fasilitas tanggap darurat yang diperlukan untuk menjamin keamanan dan keselamatan pengunjung sesuai standar pelayanan dasar kawasan org/10. 55681/saintekes. 000,00 000,00 000,00 000,00 000,00 000,00 000,00 Pembangunan Toilet Pekerjaan ini menelan biaya Rp 000,00, meliputi sarana sanitasi yang wajib tersedia berdasarkan ketentuan fasilitas umum pada area wisata. Pembangunan Musholla Dengan anggaran Rp 123. 000,00, fasilitas ini disediakan sebagai ruang ibadah yang mendukung kebutuhan spiritual Pembangunan Pujasera Anggaran sebesar Rp 259. 000,00 dialokasikan untuk pembangunan pusat jajanan atau area kuliner sebagai fasilitas pendukung aktivitas pengunjung Rekapitulasi anggaran biaya rencana berbagai fasilitas pendukung kawasan camping ground adalah sebesar Rp 000,00 MUJAHADAH - VOLUME 04 NOMOR 04 . 226 - 235 UCAPAN TERIMA KASIH Penulis Architecture Designer WHIKA atas penyediaan dokumen gambar kerja dan Rencana Kerja dan Syarat (RKS), yang berperan penting dalam mendukung kelancaran proses penyusunan perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan Camping Ground Desa Sembalun Lawang DAFTAR PUSTAKA