Adaptasi Budaya Nusantara yang Moderen ke Dalam Interior Museum Tekstil Jakarta Riki Jordan1. Hartini*2. Muhammad Taufiq3 Jakarta. Universitas Tarumanagara. Prodi Desain Interior. Fakultas Seni Rupa dan Desain 615180065@stu. id, hartini@fsrd. id, m. taufiq@email. 1,2,3 *Pen. Korespondensi Abstrak Ai Museum adalah peran sentral dalam menjaga dan menyampaikan pengetahuan, sejarah, dan kekayaan budaya indonesia kepada generasi masa sekarang dan mendatang. Dengan koleksi unik dari museum dapat membantu pengunjung yang ingin memahami sejarah perkembangan seni dan teknologi, serta fenomena alam. Museum juga merupakan lembaga budaya yang bertujuan untuk melestarikan, memamerkan, dan menginterprestasikan benda-benda bersejarah, seni, atau ilmiahh kepada masyarakat umum, museum menjadi tempat penting bagi pendidikan, penelitian, dan kegiatan rekreasi yang berkaitan dengan warisan budaya indonesia dari berbagai daerah. Dengan tujuan mendukung perkembangan museum tekstil maka metode design yang akan di gunakan dari rosemary kilmer. Museum di desain dengan display yang interaktif yang memiliki komunikasi interpersonal, maka dapat menghasilkan museum tekstil yang moderen dan dapat memiliki fungsi edukasi yang singkat dan dapat memahami nilai-nilai sejarah dalam pameran, sehingga dapat menghhibur kunjungan dan masyarakat tidak bosan dengan sejarah yang di mana jika sejarah itu mengingatkan masa lalu, dan meningkatkan harapan masyarakat terhadap museum tekstil. Kata kunci: Culture. Edukatif. Interaktif. Interpersonal. Rekreatif. PENDAHULUAN seni rupa, sejarah budaya, dan antropologi (Freeda, 2. Museum Tekstil Jakarta sosial hingga kajian riset lainnya. Mereka merupakan institusi yang berfungsi untuk memberikan akses koleksiAekoleksi langka melestarikan budaya, sejarah ilmiah kepada serta menjadi tempat studi bagi peneliti dari publik dan koleksi nusantara yang penting seluruh dunia. Saat galeri seni banyak mulai untuk di pamerkan, hingga menjaga warisan bermunculan dan apresiasi rakyat makin daerah-daerah Tujuan utama dari Museum Tekstil terhadap seni budaya indonesia. Museum lain di indonesia mendapatkan sambutan yang sama, namun tidak dengan adalah pendidikan dan pengajaran melalui Museum Tekstil Jakarta. Sedangkan pameran serta pemajangan objek-objek musuem menjadi salah satu tujuan rekreasi, yang bersejarah atau artistik. Melalui dan juga dapat belajar bagi masyarakat dan pameran tetap maupun sementara mereka anak muda . menggambarkan cerita - cerita yang unik tentang periode waktu ke waktu tertentu dan tema dalam sejarah. Selain itu, banyak museum juga yang berperan sebagai pusat penelitian akademik di bidang arkeologi. MEZANIN Ae Vol. 7 No. Desember . II. METODE Ideate : Proses penggalian ide, membuat mind mapping, konsep citra, elemen desain, elemen desain, moodboard, konsep gaya, konsep furniture. Choose : Setelah membuat preliminary desain, desainer memilih alternatif yang akan di gunakan untuk mendesain. Implement Setelah alternatif terpilih, desainer membuat layout Gambar 1: Proses Desain (Sumber: Kilmer, 2. furniture, pola lantai, denah partisi, denah plafond, dan denah ME mekanikal dan Perancangan ini menggunakan metode desain dari rosemary kilmer . Commit : Tahapan ini membuat sebuah jadwal untuk perancangan awal memulai dari konsep programatik hingga selesai, lalu menyusun proposan dan article. state : Merumuskan masalah dan orthogonal dan isometri. Evaluate: Setelah desainer menghasilkan desain, desainer kembali melihat apakah desain yang di lakukan sudah menjawab permasalahan dari design yang telah di lakukan kajiannya. collect Mengumpulkan data-data dari perushaan yang ingin di rancang, seperti sejarah, latar belakang, profile perushaan, visi, misi, logo, produk, lokasi, denah, kondisi existhing, dan suasan sekitar analize Melakukan analisis triangulasi i. HASIL DAN PEMBAHASAN (Freeda, 2. Objek desain Museum Tekstil Jakarta adalah merupakan bangunan cagar budaya lama merupakan rumah atau tempat tinggal pemerintah pemda DKI, yakni sekarang digunakan sebagai gedung wastra dari seluruh nusantara Museum Tekstil yang mempunya berbagai koleksi. data, analisis SWOT, analisis diagram lingkaran, analisis komparasi. Akativitas kebutuhan ruang, bubble hubungan ruang, matriks organisasi ruang. Desain Konsep Suasana ruang dengan penerapan gaya vintage yang elegan, mewah, serta antik Penggunakan MEZANIN Ae Vol. 7 No. Desember . material yang terbatas, penggunaan warna Grey ini mendukung barang koleksi, agar tidak menggangu atau mendominan barang ruangan yang akan menjadi sorotan publik, koleksi yang di pamerkan. dengan warna yang mengisi kembali Elemen Decoratif pada Museum Tekstil jakarta mengambil karakter bentuk dari gaya Vintage. Sebuah pikiran, emosi, semangat, dan positif bagi Warna mengandung kesan alami dan tua pada museum, yang dimana dapat memberikan visual sejarah yang berharga untuk koleksi yang di pamerkan, memberikan kesan berpaduan dengan gaya vintage ini. Gambar 2: Bentuk Elemen Interior Vintage (Sumber: http://surl. li/nnpv. Warna yang di gunakan dalam konsep perancangan Museum yaitu warna-warna yang memberikan kesan-kesan bersejarah dan warna-warna yang netral agar tidak Gambar 3: Skema Warna yang Diterapkan (Sumber: Jordan, 2. mendominasi barang koleksi. Selain itu memilih warna-warna yang tidak terkesan Hasil Desain modern dan elegant untuk bangunan yang Material yang digunakan antara lain sudah tua. Warna-warna yang digunakan adalah Gypsum board 9mm dan 12mm di putih, abu-abu (Gre. , dan cokelat, warna- gunakan pada langit-langit plafond dan warna ini memberikan kesan vintage yang partisi, dikarenakan Gedung Cagar Budaya akan menjaga keserasian furniture dan tidak dapat mengubah struktur yang sudah barang pameran koleksi yang ada di dalam di bangun, shingga hanya menggunakan display Museum Tekstil Jakarta. Warna Abu- gypsum uyntuk membentuk partisi display abu . memberikan kesan elegant, agar tidak mengubah struktur yang ada. keterbukaan, dan kebebasan. Untuk ruangan yang elegant serta ukuran ruangan Jordan. Hartini. Taufik Gypsum bermacam-macam finishing, seperti finishing cat, hpl, dan cornice. Penggunaan material gyupsum ini di lapisi atau finishing dengan cat duco,dan cocok utnuk membentuk ruangan yang tempelan hpl. Material HPL adalah salah kaku dan dapat menguatkan gaya pada satu bahan olahan kayu dengan pelapis berlaminasi yang disebut high Pressure Sebuah (Feliciana Natali Laminates (HPL), yang banyak digunakan Moeljanto. Andereas Pandu Setiawan, pada material bangunan dan Furniture. menunjukkan bahwa material kaca di Furniture yang alami ini Harganya yang gunakan pada display koleksi agar menjaga dari sentuhan pengunjung dan menghindari memberikan sentuhan kepada pengguna kotoran secara langsung. Material yang di sebagai bahan bangunan yang berkualitas. gunakan adalah kaca yang merupakan jenis Zona dan Sirkulasi perlindungan yang tinggi, laminated glass Ruang Pameran lembaran kaca yang dibuat dari komposisi lebih dari satu kaca. Sehingga jika terjadi memungkinkan terjadi keretakan dari kaca atau pecahan tersebut kaca tidak akan berhamburan atau terurai. Metode ini digunakan untuk menajaga keamanan koleksi yang disimpan dalam display Gambar 4: Zona dan Sirkkulasi (Sumber: Jordan, 2. Museum dan kemanan untuk pengunjung. Material multiplek dan hpl, material ini di gunakan pada furniture meja, lemari, dan lemari display. Material multipleks ini adalah papan pabrikan yang terdiri dari lapisan-lapisan bersama menjadi layer yang utuh, kayu Gambar 5: Denah Furniture (Sumber: Jordan, 2. multiplek ini yang paling sering di gunakan dalam pembuatasn furniture di karenakan gampangnnya untuk membentuk dan dapat MEZANIN Ae Vol. 7 No. Desember . Gambar 10: Tampak depan Bangunan Museum (Sumber: Jordan, 2. Gambar 6: Denah Lantai (Sumber: Jordan, 2. Gambar 11: Ruang Pameran (Sumber: Jordan, 2. Gambar 7: Denah lampu dan saklar (Sumber: Jordan. Gambar 12: Ruang Pameran (Sumber: Jordan, 2. Gambar 8: Denah Ceiling Plafond (Sumber: Jordan, 2. Gambar 13: Ruang Pameran (Sumber: Jordan, 2. Gambar 9: Potongan Museum Tekstil (Sumber: Jordan. Gambar 14: Ruang Pameran (Sumber: Jordan, 2. Jordan. Hartini. Taufik lansia, pengunjung yang berkebutuhan khusus, agar dapat menikmati sejarah dan budaya Konsep desain ini di dukung dengan konsep Vintage untuk menguatkan Gambar 15: Ruang Pameran (Sumber: Jordan, 2. suasana visual, gedung yang bersejarah, dan kolektif yang di pamerkan dapat berkombinasi dengan baik, sehingga dapat menarik pengunjung yang dari usia muda hingga lanjut usia bahkan untuk pengunjung berkebutuhan khusus. Gambar 16: Ruang Pameran (Sumber: Jordan, 2. IV. SIMPULAN UCAPAN TERIMA KASIH Peneliti Mengucapan terima kasih untuk Museum Tekstil Jakarta kini berada di Universitas Tarumanagara. FSRD Untar, daerah ibukota Jakarta yakni adalah salah Desain Interior Untar. LPPM Untar, dan satu gedung cagar budaya yang di lindungi Museum Tekstil Jakarta. Dengan ini peneliti pemerintah DKI. Didalam Museum tekstil ini mengucapkan Terima Kasih untuk pihak- memiliki kegiatan seperti pemaeran benda- pihak yang membantu penelitian dan benda koleksi yang bersejarah, dan apabila penulisan Musuem Tekstil secara tidak fasilitas yang ditinjau, memiliki fasilitas dan langsung maupun secara langsung dengan kegiatan yang lengkap didalam Museum objek penelitian maupun topik penelitian. Tekstil Jakarta. Sehingga menginginkan desainer dengan sistem display dengan desain estetikanya, yang mengakomodasikan sentuhan dan kegiatan untuk anak milenial agar dapat di minati anak di zaman yang moderen ini. Konsep DAFTAR PUSTAKA