Madani : Indonesian Journal Of Civil Society Vol. No. Februari 2024, pp. p-ISSN: 2686-2301, e-ISSN: 2686-035X. DOI: 10. 35970/madani. Pelatihan Pembuatan Laporan Keuangan Pada UMKM Kampung Madu Kabupaten Kediri Lilik Purwanti 1*. Iwan Triyuwono2. Eny Zuhrotin NasyiAoah3. Aryo Prakoso4 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang. Indonesia Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang. Indonesia Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Jember. Indonesia Email: 1 lilik@ub. id, 2 iwant@ub. id, 3eny_zu@unisma. id, 4Aryo. fisip@unej. INFORMASI ARTIKEL ABSTRAK Data artikel: Abstract- This community service activity by the Faculty of Economics and Business team of Universitas Brawijaya aims to share the knowledge and skills of MSME actors in conducting bookkeeping and preparing financial statement activities. This activity is very much needed because MSME activists still lack knowledge and skills in bookkeeping, preparing financial reports so that it is difficult to know the position of their business profit or loss. In addition, by having financial reports. MSMEs that experience obstacles in accessing financing or obtaining tax incentives can be resolved. The method of implementing this community service consists of socialization activities, training activities and evaluation for participating MSMEs. The activities were carried out for MSME players in Kampung Madu. Badas Village. Kediri Regency. The training covered topics such as financial literacy and financial application. Upon completion of the training. MSME participants gained a deeper understanding of the importance of financial literacy, financial reporting and the use of technology in financial reporting. This training makes increased awareness can provide significant benefits for MSME actors, especially by strengthening financial strategy efforts and improving the welfare of MSME stakeholders. Naskah masuk, 7 November 2023 Direvisi, 12 Januari 2024 Diterima, 20 Januari 2024 Kata Kunci: Financial Literation Financial Report MSME Financial Strategy Abstrak- Kegiatan pengabdian masyarakat oleh tim Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya ini memiliki tujuan untuk berbagi pengetahuan dan ketrampilan pelaku UMKM dalam melakukan pembukuan dan menyusun aktivitas laporan Kegiatan ini sangat dibutuhkan karena pegiat UMKM masih kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pembukuan, menyusun laporan keuangan sehingga kesulitan mengetahui posisi usahanya laba atau rugi. Selain itu dengan memiliki laporan keuangan. UMKM yang mengalami hambatan dalam mengakses pembiayaan atau mendapatkan insentif pajak dapat teratasi. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini terdiri dari kegiatan sosialisasi, kegiatan pelatihan dan evaluasi bagi UMKM peserta. Kegiatan dilakukan kepada pelaku UMKM di Kampung Madu. Desa Badas wilayah Kabupaten Kediri. Pelatihan ini mencakup topik-topik seperti literasi keuangan dan penerapan keuangan. Setelah selesai pelatihan, https://ejournal. id/index. php/madani Madani : Indonesian Journal Of Civil Society Vol. No. Februari 2024, pp. p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X peserta UMKM mendapatkan pemahaman lebih dalam tentang pentingnya literasi keuangan, pelaporan keuangan dan penggunaan teknologi dalam pelaporan keuangan. pelatihan ini membuat peningkatan kesadaran bisa memberikan manfaat yang signifikan bagi pelaku UMKM, terutama dengan memperkuat upaya strategi keuangan dan peningkatan kesejahteraan pemangku kepentingan UMKM. Korespondensi: Lilik Purwanti Program Studi Akuntansi. Universitas Brawijaya Jl. MT Haryono No. 165 Malang. Indonesia PENDAHULUAN Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah atau yang biasa disebut UMKM mememiliki peran penting sebagai tonggak perekonomian di banyak negara termasuk Indonesia (Safira, 2. Limanseto, . Industri UMKM di Indonesia dianggap sebagai tonggak perekonomian dikarenakan beberapa alasan antara lain: . UMKM berkontibusi terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB). UMKM telah menyumbang sekitar 60-61% terhadap PDB, . Berperan penting dalam penyerapan tenaga kerja. UMKM mampu menyerap sekitar 97% dari total tenaga kerja yang ada. Dengan demikian UMKM memberikan peluang kerja kepada masyarakat dan dapat menekan angka pengangguran, . UMKM dapat membantu dalam memperkuat distribusi pendapatan yang lebih merata di masyarakat. UMKM sering kali beroperasi di daerah pedesaan atau perkotaan yang belum terjangkau oleh perusahaan besar. Dengan memberikan peluang usaha kepada masyarakat di berbagai lapisan sosial. UMKM dapat membantu mengurangi kesenjangan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan, . UMKM sering kali menjadi tempat munculnya ide, kreativitas dan inovasi dalam Lingkungan yang lebih fleksibel dan berorientasi pada kebutuhan lokal. UMKM dapat mengkreasi produk dan jasa layanan baru inovatif yang dapat memenuhi kebutuhan pasar yang unik. Inovasi ini dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi lokal, regional maupun meningkatkan daya saing perekonomian Indonesia, . UMKM juga memiliki peran penting dalam pemulihan ekonomi, terutama dalam situasi krisis atau saat terjadi goncangan ekonomi. UMKM yang tangguh dan adaptif dapat membantu memulihkan sektor ekonomi dengan cepat, karena mereka memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam menyesuaikan operasional dan menangkap peluang baru ketenagakerjaan Masa pandemi Covid-19 telah berlalu namun dampaknya masih terasa pada kehidupan ekonomi, sosial dan politik masyarakat kita. Pandemi tersebut telah mengakibatkan daya beli masyarakat menurun sehingga peminatan barang dan jasa yang dihasilkan oleh UMKM juga menurun. Purwanti et al. , . salah satu strategi UMKM agar tetap bertahan adalah dengan memasarkan komoditas UMKM secara online, menggunakan akun Facebook (FB). Instagram (IG). Whatsapp (WA) dan media sosial lainnya. Posisi UMKM dalam perekonomian nasional memiliki peran penting dan strategis (Salim. Pentingnya peran UMKM dalam perekonomian selayaknya diimbangi dengan kemampuan pengelolaan usaha baik dari sisi manjerial, finansial dan juga sumber dayanya (Fauziyah, 2. Dari sisi manajerial, penyusunan laporan keuangan menjadi daya dukung bagi manajemen UMKM dalam pengambilan keputusan secara tepat dan strategis (Kemenkeu. id, 2. Laporan keuangan akan menjadi informasi akurat tentang kondisi keuangan suatu usaha sehingga dapat menjadi alat analisis dalam pengambilan kebijakan bisnis. Laporan keuangan juga dapat berperan sebagai instrumen pemantau kinerja keuangan perusahaan, dengan membaca laporan keuangan maka manajemen dapat memantau kinerja keuangan perusahaan dan dapat mengidentifikasi area atau divisi mana yang harus Laporan keuangan juga menjadi alat perencanaan sekaligus penganggaran dan evaluasi investasi (Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, 2. Dengan demikian dukungan peningkatan manajerial dan penguasaan penyusunan laporan keuangan UMKM sebagai upaya memperkuat daya saing UMKM perlu dilakukan secara berkelanjutan karena belum banyak UMKM yang mampu menyiapkan laporan keuangannya secara layak, catatan dan pembukuan yang dilakukan https://ejournal. id/index. php/madani Madani : Indonesian Journal Of Civil Society Vol. No. Februari 2024, pp. p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X belum memadai sehingga seringkali terbentur saat membutuhkan dana pinjaman dari perbankan. Purwanti & Fatmawati . , salah satu penyebab UMKM sulit mengakses permodalan dari lembaga keuangan formal adalah adanya kendala ketidakmampuannya menyediakan informasi atau laporan keuangan sebagai salah satu syarat mengajukan kredit dari Bank atau mendapatkan modal dari Rayyani et al. , . pemahaman pentingnya laporan keuangan UMKM yang rendah dikarenakan anggapan bahwa usaha yang dijalankannya masih berskala kecil dan tidak diperlukan pemisahan aset pribadi dan usaha. Hal ini mengakibatkan pelaku UMKM enggan menyusun laporan keuangan (Fitri. Susanti, & Irwanto, 2. Kurangnya kesadaran pelaku UMKM tentang pembukuan, dikarenakan mereka lebih mengutamakan perhatiannya pada peningkatan laba semata sehingga mengabaikan faktor-faktor pendukung kegiatan bisnisnya salah satunya kegiatan pembukuan meskipun secara sederhana (NasyiAoah & Safitri, 2. Purwanti & Fatmawati . , sementara pemahaman yang memadai tentang laporan keuangan sangat diperlukan untuk kemajuan suatu usaha, dengan laporan keuangan maka pelaku usaha dapat mengukur kinerja keuangannya. Maka penting bagi pelaku UMKM memiliki kemampuan menyusun laporan keuangan untuk mengetahui perkembangan usahanya (Risal. Febriati, & Wulandari, 2. Silmi et al. , . pentingnya UMKM menyusun laporan keuangan sangat bermanfaat antara lain: mengetahui laba rugi dari usaha, mudah mendapat pendanaan dari kreditur, dapat mengendalikan biaya operasionalnya, dapat mengetahui aset usaha, mengetahui jumlah hutang dan piutang, untuk menghitung pajak, dan merencanakan anggaran masa depan. Laporan keuangan dapat dijadikan dasar dalam mengambil keputusan yang lebih bijak, serta kemungkinan keberhasilan jangka panjang yang lebih baik. Maka kesadaran UMKM tentang pentingnya laporan keuangan sangat dibutuhkan. Namun keterbatasan wawasan ilmu akuntansi dari usahawan UMKM merupakan masalah masalah bagi UMKM itu sendiri (Azlina. Taufik. Putri, & Indrapraja, 2. Pemahaman pelaku UMKM tentang pentingnya laporan keuangan dan kurangnya kompetensi mereka juga dipengaruhi oleh latar belakang Pengusaha dengan tingkatan pendidikan belum memadai memiliki kecenderungan menyajikan laporan keuangan akuntansi dengan kualitas yang rendah, demikian sebaliknya (Ariono & Sugiyanto, 2018. Santiago & Estiningrum, 2. Analisis situasi dan kondisi yang sama terjadi pada UMKM Kampung Madu yang beralamat di dusun Purworejo. Desa Beringin Kecamatan Badas Kabupaten Kediri. Spesialisasi berdagang madu skala rumah tengga, mereka hanya memahami berapa biaya yang dikeluarkan serta harga jual produk yang ditetapkan. Pemahaman bagaimana pengelolaan keuangan, pencatatan serta perhitungan laba-rugi hanya dilakukan dari sisa penjualan yang dikurangi biaya yang tercampur antara biaya berdagang dengan biaya kebutuhan sehari hari mereka. Hal ini dapat disimpulkan bahwa pelaku UMKM di des aini memiliki tingkat kesadaran rendah tentang pentingnya laporan keuangan pelaku UMKM di Kampung Madu Kediri. Berdasarkan observasi awal, diperoleh informasi bahwa permasalahan utama yang dihadapi oleh UMKM Kampung Madu Kabupaten Kediri salah satunya adalah kompetensi penyusunan laporan keuangan. Kurangnya pengetahuan pencatatan dan pelaporan keuangan mengakibatkan UMKM tidak memiliki laporan keuangan. Pelaku UMKM mengaku bahwa selama ini pencatatan yang dilakukan hanya sebatas uang yang diterima dan dikeluarkan saja. Hal tersebut menimbulkan masalah ketika pelaku UMKM berniat mengajukan dana kepada pihak bank atau pihak ketiga lainnya yaitu ketika mereka diminta untuk menyediakan laporan keuangan usahanya sebagai dasar analisis oleh bank maupun investor. Berdasarkan realita yang diurai diatas, kami tim pengabdian masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya melakukan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM di Kampung Madu Desa Bringin. Kecamatan Badas wilayah Kabupaten Kediri. Pengabdian ini diwujudkan sebagai bentuk dukungan dosen dan institusi Univesitas Brawijaya dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan UMKM dalam mempersiapkan dan menyusun laporan keuangan. Adapun kami menawarkan kerangka solusi pemecahan masalah yang disajikan pada gambar 1. https://ejournal. id/index. php/madani Madani : Indonesian Journal Of Civil Society p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X Vol. No. Februari 2024, pp. Masalah Sosialisasi Akuntansi Pelatihan Aplikasi Buku Warung Pendampingan dan umpan Laporan Gambar 1. Kerangka Pelaksanaan Pemecahan Masalah Mitra Abdimas Analisis situasi dan kondisi permasalahan mitra diatas, tim pengabdian mencoba dengan memberikan Solusi antaralain dengan sosialisasi pentingnya akuntansi secara mendasar, kemudian pelatihan aplikasi Buku Warung serta pendampingan dan umpan balik keberhasilan dari kegiatan ini. Target luaran yang kami rencanakan antaralain, pertama antusiasme peserta lebih dari separuh undangan, kedua adanya pemahaman dari peserta atas sosialisasi akuntansi dasar, pelatihan penggunaan aplikasi dan pendampingan yang diukur dari pretest maupun post test selama kegiatan. METODE PELAKSANAAN Metode peningkatan kompetensi penyusunan laporan keuangan dilakukan dengan dua cara yaitu pelatihan dan pendampingan. Pada pelaksanaan pelatihan diawal dengan mengindentifikasi kebutuhan jenis laporan yang sifatnya segera dibutuhkan oleh peserta pelatihan. Sedangkan pendampingan dilakukan dengan mendampingi peserta yang sudah berkelompok beradasarkan jenis atau bidang usahanya yang sama. Pengelompokan ini bertujuan untuk memudahkan saat peserta berpraktek menyusun laporan keuangannya. Kegiatan Pelatihan dilakukan pada tanggal 18-19 Juli 2023 di perkampungan Madu, tepatnya di wilayah Dusun Purworejo. Desa Beringin Kecamatan Badas Kabupaten Kediri. Kegiatan dimulai di pagi hari jam 09. 00 WIB hingga 15. 00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh 35 pelaku UMKM yang hampir 50% memiliki usaha budi daya madu. Adapun metode kegiatan yang pertama presentasi dan tanya jawab kebutuhan laporan keuangan bagi mitra UMKM, kedua, melakukan praktek simulasi dengan menggunakan Aplikasi Buku Warung yang tersedia di Playstore maupun website https://app. com, serta kegiatan yang ketiga adalah pendampingan dan feedback mitra UMKM dalam menghasilkan laporan keuangan sederhana. Dalam melaksanakan kegiatan program pengabdian dalam bentuk pelatihan, kriteria tertentu akan menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pelatihan. pertama pelatihan berlangsung sesuai waktu dan jumlah peserta yang ditentukan. Ukuran keberhasilan yang kedua adalah praktisi dapat memberikan penjelasan dan dukungan yang dapat membantu peserta yang mengalami kesulitan dalam melaksanakan penulisan laporan keuangan sederhana. Ukuran keberhasilan yang ketiga adalah peserta mampu mempraktekkan penggunaan aplikasi Bukuwarung. Jadwal dan Materi Kegiatan Pada program pengabdian masyarakat ini, materi yang digunakan merupakan hasil konsep dari simulasi dan pembelajaran matakuliah pengantar akuntansi dan pelaporan keuangan di bangku kuliah dengan mengacu modul bahan ajar yang dikembangkan. Pelaksanaan program pengabdian ini dilaksanakan berdasarkan kesepakatan antara tim penyelenggara dengan mitra UMKM dibagi menjadi 4 sesi pertemuan untuk menyampaikan materi dan simulasi pendampingan penyusunan laporan keuangan sederhana. Tabel 1. Skedul Pertemuan Kegiatan Pelatihan Pertemuan 1 Aktifitas Tujuan - Penjelasan pentingnya laporan keuangan - Pengenalan transaksi, akun dan laporan keuangan - Pengenalan Analisa laporan keuangan sederhana - Mengenalkan pentingnya laporan keuangan bagi mitra UMKM https://ejournal. id/index. php/madani Madani : Indonesian Journal Of Civil Society Vol. No. Februari 2024, pp. p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X - Memberikan contoh transaksi, akun dan laporan keuangan - Memberikan contoh Analisa laporan keuangan dan manfaat dalam pengambilan Pertemuan 2 Aktifitas Tujuan Pertemuan 3 Aktifitas Tujuan Pertemuan 4 Aktifitas Tujuan - Proses instalasi dan registrasi aplikasi Bukuwarung - Pengenalan fiture aplikasi Bukuwarung - Peserta kegiatan mendapatkan pengetahuan tentang tatacara instalasi, registrasi aplikasi Bukuwarung. - Untuk memberikan wawasan dan penggunaan masing-masing fiture dalam aplikasi Bukuwarung - Simulasi pengisian contoh kasus dengan penggunaan aplikasi - Trial and error pengisian transaksi kepada masing masing peserta - Pendampingan kepada masing masing peserta - Untuk memberikan pengetahuan mengenai proses pengisian transaksi bisnis kedalam aplikasi Bukuwarung. - Memberikan pengalaman langsung kepada Mitra UMKM dalam memasukkan transaksi kedalam aplikasi - Memberikan panduan kepada Mitra yang mengalami kesulitan pengisian aplikasi - Pembuatan laporan keuangan sederhana - Review dan Feedback penggunaan aplikasi dan pelaksanaan kegiatan pengabdian - penutup - Praktik oleh peserta dalam menyelesaikan transaksi keuangan hingga menjadi laporan keuangan sederhana - Untuk memberikan masukan, kekurangan serta feedback kebutuhan mitra diperiode - Memberikan ucapan terima kasih kepada peserta mitra UMKM. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bagian ini kami bagi dalam tiga pokok pembahasan yaitu saat observasi awal, pelaksanaan pelatihan penyusunan laporan keuangan dan terakhir kegiatan pendampingan. Observasi Awal Kegiatan Observasi awal kegiatan pengabdian masyarakat adalah tahap awal dalam pelaksanaan kegiatan. Pada tahap ini, tim pengabdian masyarakat melakukan pengamatan dan penelitian awal terhadap kondisi dan situasi yang ada pada masyarakat Kampung Madu khususnya pada pelaku UMKMnya. Observasi awal ini bertujuan untuk memahami lebih dalam permasalahan yang terjadi pada pelaku UMKM Kampung Madu sehingga dapat mengidentifikasi masalah yang dihadapi oleh pelaku UMKM. Observasi awal dilakukan dengan melakukan wawancara pada tokoh masyarakat Kampung Madu Kediri yaitu Bapak Zaenal Abidin sebagai Kepala Dusun (Kasu. Purworejo sekaligus ketua UMKM Kampung Madu. Salah satu tim menemui Bapak Kasun tanggal 24 Juni 2023, untuk melakukan wawancara awal agar mengenal lebih dekat lingkungan sosial kampung madu. Pada wawancara tersebut. Pak Kasun menjelaskan bahwa jumlah pelaku UMKM di Kampung Madu sangat banyak, namun perkembangannya sangat lambat. Perkembangan lambat ini disebabkan oleh kegagalan dalam bersaing, baik secara pemasaran maupun kemampuan sumber dayanya. Dalam bidang pemasaran UMKM tersaingi dengan online market, sementara di bidang sumber daya mereka terkendala dengan kemampuan terbatasnya pekerja yang memadai dan kemampuan keuangannya. Pegawai maupun pemilik UMKM di wilayah Kampung Madu ini rata-rata hanya mengenyam pendidikan sekolah menengah, hal ini tentunya mempengaruhi kemampuan dalam mengelola usahanya. Sedangkan sumber daya keuangan. UMKM di Kampung Madu ini mengalami kesulitan memperoleh modal atau pembiayaan dari bank. https://ejournal. id/index. php/madani Madani : Indonesian Journal Of Civil Society Vol. No. Februari 2024, pp. p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X Melalui observasi awal ini, tim pengabdian mendapatkan data pelaku UMKM dan kemudian sepakat melakukan pelatihan penyusunan laporan keuangan. Selanjutnya dilakukan perancangan kegiatan. UMKM yang diundang dan kelengkapan administrasi serta fasilitas yang akan digunakan pada Pelaksanaan Sosialisasi dan Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Pelatihan dilakukan dengan mengikuti rencana pengajaran yang telah disesuaikan dengan tingkat kompetensi UMKM, penyederhanaan materi ditujukan agar peserta lebih mudah memahaminya. Penyampaian materi dengan menggunakan metode yang interaktif, yaitu ceramah atau tutorial, diskusi, serta studi kasus. Berikut ini adalah beberapa tahapan pada pelatihan penyusunan laporan keuangan: Tahap awal adalah mengidentifikasi sekaligus sebagai pretest tingkat pemahaman peserta tentang laporan keuangan. Tim pengabdian melakukan diskusi interaktif dengan peserta, melalui interaksi dengan peserta kami dapat mengetahui tingkat pemahaman dan keterampilan peserta dalam mempersiapkan dan membuat laporan keuangan UMKM sehingga tim menyajikan materi yang tepat dan mudah untuk dipahami oleh peserta. Kedua yaitu menyampaikan materi pendahuluan tentang pentingnya laporan keuangan bagi para pengusaha maupun pegiat UMKM dan konsep dasar penyusunan laporan keuangan. Pada tahap ini peserta diperkenalkan dengan terminologi dan prinsip-prinsp dasar dalam akuntansi keuangan. Ketiga adalah menjelasan siklus akuntansi yang berisi langkah-langkah praktis dalam menyusun laporan keuangan. Peserta diajarkan tentang pengumpulan data keuangan yaitu nota, faktur, invoice dan bukti-bukti transaksi lainnya. Dari bukti-bukti transakasi tersebut kemudian diajarkan pengklasifikasian transaksi. Penjelasan terakhir mengenai cara menjurnal, membuat buku besar, dan menyusun neraca saldo serta penjelasan penyusunan, laporan laba rugi, laporan arus kas dan laporan posisi keuangan. Pada tahap ini juga dijelaskan tata cara menyusun HPP (Harga Pokok Penjuala. Keempat adalah praktik dan simulasi, pada tahap ini peserta diberikan dan latihan praktis serta tanya jawab. Hal ini dilakukan sebagai evaluasi awal tentang materi yang diajarkan, tim pengajar memberikan reward kepada peserta yang berani menjawab pertanyaan. Gambar 2. Sosialisasi dan Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Kegiatan Pendampingan Proses Pembuatan Laporan Keuangan Kegiatan pendampingan dibagi dalam dua kegiatan yaitu: pendampingan penyusunan laporan keuangan secara manual dan praktek dengan menggunakan aplikasi. Aplikasi yang digunakan adalah aplikasi AuBuku WarungAy. Tahap pendampingan dilakukan sebagai Langkah post test evaluasi dan umpan balik, untuk mengevaluasi pemahaman dan kemampuan peserta dalam menyusun laporan keuangan. Peserta diminta untuk melakukan latihan praktis dengan menyusun laporan keuangan pada usahanya sendiri. Peserta diarahkan untuk mengikuti panduan yang diajarkan pada sesi pelatihan yang telah diajarkan. Peserta membuat akun perkiraan dan kemudian memulai mengingat transaksi dan mencari bukti transaksi yang masih ada. Tim pengabdian membagikan kertas kerja yaitu kertas kerja jurnal umum, buku besar, https://ejournal. id/index. php/madani Madani : Indonesian Journal Of Civil Society Vol. No. Februari 2024, pp. p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X lembar penyusunan HPP serta lembar laporan keuangan meliputi laporan rugi laba laporan perubahan modal, dan laporan posisi keuangan. Mengetahui tingkat pemahamannya masih sangat kurang, peserta belum dapat membedakan antara debet dan kredit yang sangat penting sebagai panduan saldo normal tiap-tiap akun. Debet dipahami sebagai penambahan atau uang uang masuk, sementara kredit dipahami sebagai pengeluaran atau biaya. Peserta diberikan umpan balik yang konstruktif untuk membantu mereka meningkatkan keterampilan dan pemahamannya yaitu dengan menyusun laporan keuangan secara mandiri. Sesi pendampingan diakhir dengan praktik aplikasi Buku Warung, yaitu aplikasi platform untuk UMKM yang menyediakan layanan pembukuan, pembayaran, dan perdagangan. Peserta dipandu untuk menginstal aplikasi di gawai masing-masing. Adapun pengenalan akun Buku Warung secara umum . Membuka Alamat web https://bukuwarung. Registrasi nama usaha dan jenis usaha . Ubah nama toko sesuai dengan nama usaha . Pada menu lainnya, pilih tombol ubah yang terletak di sebelah profil. Masukkan nama . Masukkan nama usaha . Pilih tipe usaha dari pilihan yang telah tersedia . Daftar menu: Utang-Piutang . Catat Utang-Piutang A Menu catat utang A Menu berikan untuk memulai mencatat piutang pelanggan. A Menu AoterimaAo untuk mencatat utang sahabat mitra kepada supplier. A Informasi tambahan pelanggan atau supplier seperti nama dan nomor telepon dapat A Mitra dapat mengatur tanggal jatuh tempo . Kirim pengingat A Pada halaman utang piutang, pilih nama pelanggan yang diinginkan. A Tekan tombol AoingatkanAo untuk mengirimkan pesan kepada pelanggan melalui Whatsapp. A Apabila pelanggan sudah membayar, mitra dapat memilih tombol AoterimaAo dan menuliskan angka nominal yang sudah dibayarkan oleh pelanggan. A Sisa piutang pelanggan akan tercantum pada halaman utama utang-piutang . Pemantauan utang piutang A Pada halaman utang piutang, informasi posisi utang, utang pelanggan, dan semua utang yang sudah terbayarkan dapat dilihat. A Untuk melihat laporan utang berdasarkan tanggal atau periode tertentu, mitra dapat masuk ke halaman AoLihat laporan utangAo . Transaksi . Catat Transaksi Pengeluaran atau Pemasukan A Pilih Aotambah transaksiAo A Sahabat mitra dapat mencatat pengeluaran atau pemasukan A Isi nominal sesuai dengan pengeluaran atau pemasukan A Pilih kategori A Tambahkan catatan A Tekan simpan . Pantau Pengeluaran dan Pemasukan A Pada halaman transaksi, mitra dapat melihat keuntungan sesuai dengan transaksi yang telah tercatat. A mitra dapat memantau transaksi berdasarkan tanggal atau periode tertentu sesuai dengan https://ejournal. id/index. php/madani Madani : Indonesian Journal Of Civil Society Vol. No. Februari 2024, pp. p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X Gambar 3. Sosialisasi Pentingnya Laporan Keuangan Secara serentak peserta dan tim pengajar membuka aplikasi Buku Warung. Alur penggunaan aplikasi dilakukan dengan tahapan berikut ini: Peserta mengunduh dan menginstall aplikasi Buku Warung di google play store . Peserta memuat akun mengisi formulir pendaftaran dengan informasi yang diperlukan, yaitu nama usaha, alamat email, nomor telepon, dan kata sandi. Setelah mendapatkan akun Buku Warung, buka aplikasi dan pilih "Masuk" atau "Login", input email dan kata password untuk masuk ke akun BukuWarung. Setelah berhasil masuk, aplikasi Buku Warung dapat digunakan, fitur-fitur pencatatan transaksi, pembayaran, persediaan, laporan keuangan. Gambar 4. Tampilan Awal pembuatan Akun Aplikasi Buku Warung Gambar 5. Contoh Hasil Pengisian Aplikasi Buku Warung https://ejournal. id/index. php/madani Madani : Indonesian Journal Of Civil Society Vol. No. Februari 2024, pp. p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X Pembahasan Pelaksanaan program pengabdian pada masyarakat telah berlangsung dengan bentuk sosialisasi dan pendampingan mitra UMKM dalam Menyusun laporan keuangan sederhana. Materi berupa sosialisasi dan pelatihan ini memiliki manfaat untuk memenuhi kebutuhan mitra yang belum memahami arti pentingnya laporan keuangan bagi usaha bisnisnya. Pelaksanaan program pengabdian pembuatan laporan keuangan sederhana ini dengan memanfaatkan aplikasi Buku Warung yang tersedia gratis. Penguasaan dan penerapan pembuatan laporan keuangan ini memberikan optimism bisnis kepada para mitra dengan mengetahui secara benar berapa hasil penjualan, biaya produksi, keuntungan yang diperoleh yang kemudian dianalisa dan Menyusun strategi bisnis mereka. Hasil penilaian post test melalui pengamatan dan wawancara dengan metode tidak terstruktur antara tim pelaksana dan pegiat UMKM, program abdimas melalui peningkatan kemampuan UMKM dalam menyusun laporan keuangan terdokumentasi sebagai berikut: . dari pelaksanaan kegiatan program pengabdian pada masyarakat ini telah memberikan wawasan dan menambah pengetahuan ilmu akuntansi kepada Mitra UMKM madu Kabupaten Kediri dalam mengenali pencatatan transaksi, berpraktik dan penghasilkan laporan keuangan sederhana dan menganalisa kondisi keuangan mitra. Ukuran keberhasilan kegiatan ini adalah antusiasme mitra dalam bertanya dan mengikuti kegiatan hingga tuntas, adanya penambahan pengetahuan dan kemampuan peserta dalam menyusun laporan keuangan menggunakan aplikasi Buku Warung, serta permintaan pendampingan lebih lanjut terkait laporan keuangan serta Analisa laporan keuangan di periode berikutnya. KESIMPULAN Pelaksanaan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan dimulai dari perancangan kegiatan sampai pada pelaksanaan dapat diperoleh kesimpulan pertama, kegiatan diawali Observasi awal untuk menjaring permasalahan terkait laporan keuangan, ke dua melaksanakan sosialisasi, diskusi dan pretest tanya jawab dengan peserta dan pelatihan penyusunan laporan keuangan, ketiga melaksanakan pendampingan pembuatan laporan keuangan sekaligus audiensi dan tanya jawab sebagai bahan post test evaluasi keberhasilan kegiatan. UMKM peserta merasakan manfaat pelatihan yang diberikan, mereka menyatakan mulai memahami bagaimana membukukan kegiatan usahanya. Peserta antusias dan termotivasi untuk melakukan pencatatan atas tiap-tiap transaksi yang dilakukan. Setelah mengikuti pelatihan penyusunan laporan keuangan. UMKM dapat lebih berkembang dan naik kelas. Kedua. Pelatihan ini juga diharapkan menjadi solusi atas kesulitan pengajuan modal kepada baik dari perbankan maupun investor. Faktor positif pelaksanaan program abdimas yang mendukung terlaksananya kegiatan ini yaitu: adanya fasilitas bantuan dari mitra untuk menyediakan sarana tempat pelatihan dan pendampingan . Minat dan antusiasme peserta kegiatan berlangsung sangat tinggi, terbukti lebih dari 75% peserta hadir dan menyelesaikan kegiatan hingga tuntas. Selama pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini, terdapat beberapa faktor penghambat yang muncul pada saat pelaksanaan kegiatan, yaitu: . karena kegiatan pelatihan yang dilakukan berupa pelatihan Penggunaan aplikasi dan teknologi, perlu adanya media laptop ataupun Smartphone beserta kuota internet bagi peserta mitra UMKM. Adanya penghambat berupa kemampuan mitra dalam penggunaan teknologi yang masih belum familiar dan merata . Keterbatasan waktu kegiatan pengabdian, sehingga diperlukan manajemen waktu ataupun penambahan pelatihan pada periode selanjutnya. UCAPAN TERIMA KASIH Kami sebagai tim pengabdian masyarakat Fakultas Ekonomi. Universitas Brawijaya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Zaenal Abidin selaku kepala dusun dan Ketua UMKM Kampung Madu Kediri dan dukungan pembiayaan kegiatan pengabdian dari instansi kami. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya. https://ejournal. id/index. php/madani Madani : Indonesian Journal Of Civil Society Vol. No. Februari 2024, pp. p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X DAFTAR PUSTAKA