PENELITIAN ASLI PENGABDIAN MASYARAKAT DI PANTI ASUHAN KASIH SAMERI AILEN INDONESIA. PANCING - MEDAN Sinaga Mia1. Putri Roka Ismail2. Jainatun Naimah3 1,2,3,4 Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan . Universitas Sari Mutiara Indonesia Info Artikel Riwayat Artikel: Diterima: 16 Juni 2025 Direvisi: 22 Juni 2025 Diterima: 29 Juni 2025 Diterbitkan: 09 Juli 2025 Kata kunci: kepedulian, panti asuhan Penulis Korespondensi: Jainatun Naimah Email: jainatunnaimah16@gmail. Abstrak Salah satu unsur dari Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama. Salah satu bentuk pengabdian masyarakat itu sendiri ialah pelayanan masyarakat yang dapat berupa bakti sosial kepada panti asuhan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat lingkungan sekitar kita. Kegiatan pengabdian yang dilakukan di Panti Asuhan KASIH SAMERI AILEN INDONESIA. Pancing-Medan ini terselenggara dari adanya bentuk kalaborasi dan kerjasama antara dosen dan beberapa kerabat di daerah Pancing. Medan. Kegiatan pengabdian dilakukan untuk merealisasikan beberapa kebutuhan panti asuhan. Rangkaian kegiatan pengabdian berupa kegiatan bersama seperti ibadah dan berdoa, bermain games, mendongeng bersama anak-anak panti asuhan dan makan bersama serta ditutup dengan pemberian bantuan berupa sembako seperti beras, minyak, gula, dan beberapa pakaian untuk anak yang masih layak pakai. Pengabdian di Panti Asuhan KASIH SAMERI AILEN INDONESIA. Pancing-Medan ini merupakan kunjungan pertama dan telah dilaksanakan dengan lancar, yang ditandai dengan partisipasi aktif dari semua pihak yang terlibat yaitu pihak tim pengabdian dan pihak panti asuhan. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat membantu memenuhi sedikit kebutuhan penghuni Panti Asuhan KASIH SAMERI AILEN INDONESIA. Pancing-Medan serta mempererat rasa persatuan dan persaudaran. Jurnal ABDIMAS Mutiara (JAM) e-ISSN: 2722-7758 Vol. No. 02 Juni, 2025 (P242-. Homepage: https://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM DOI: https://10. 51544/jam. Copyright A 2025 by the Authors. Published by Program Studi: Sistem Informasi Fakultas Sain dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia. This is an open access article under the CC BY-SA Licence (Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International Licens. Pendahuluan Manusia adalah makhluk sosial yang berinteraksi dan bergaul di dalam komunitas. Manusia akan melakukan tugasnya masing-masiong dalam lingkungan sosialnya. Setiap tugas tersebut sesuai dengan keinginan dan kapasistas yang dimiliki setiap orang . Dalam konteks kepedulian sosial, diharapkan manusia dapat membentuk sikap dan perilaku yang selalu ingin membantu orang lain. Karakter peduli sosial ini sangat diperlukan oleh masyarakat sebagai bekal untuk saling berinteraksi dan perlu dipahami bahwa elemen sosial yang terpenting adalah interaksi antar manusia . Berjiwa sosial dan suka menolong adalah amanah dari semua agama. Pada Perguruan tinggi, jiwa sosial tersebut tercermin melalui pengabdian kepada masyarakat. Penerapan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memberikan manfaat yang sebesarbesarnya bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diharapkan mengarah kepada kegiatan yang bermanfaat dan dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, sehingga dapat mempercepat tercapainya tujuan pembangunan nasional . Ada banyak bentuk pengabdian kepada masyarakat, salah satunya adalah dengan pelayanan kepada masyarakat. Bentuk kegiatan kepada masyarakat pun beragam, seperti bakti sosial, kunjungan sosial seperti ke panti asuhan atau panti jompo, dan sebagainya. Melalui kegiatan pelayanan kepada masyarakat diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan sosial, membantu pembentukan sikap dan pengembangan kepribadian seseorang, menumbuhkan rasa moralitas yang tinggi, menumbuhkan semangat untuk menemukan inspirasi baru, dan rasa saling peduli serta melatih jiwa kepemimpinan . Medan adalah ibu kota Provinsi Sumatera Utara, merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia yang dikenal dengan keberagaman budaya dan etnisnya. Di tengah dinamika kehidupan perkotaan yang padat. Medan juga memiliki berbagai panti asuhan yang tersebar di sejumlah wilayah, seperti Panti Asuhan Al-Washliyah. Panti Asuhan Kasih Murni, dan Yayasan Panti Asuhan Taman Getsemani. Panti-panti ini berperan penting dalam memberikan perlindungan, pendidikan, dan kasih sayang kepada anak-anak yatim dan Banyak di antaranya dikelola oleh yayasan keagamaan maupun komunitas sosial, yang terus berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan penuh harapan bagi anak-anak asuh mereka. Dukungan dari masyarakat lokal juga turut membantu keberlangsungan kegiatan sosial di panti-panti asuhan ini. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, yang adalah salah satu tri darma perguruan tinggi, tim pengabdian mengadakan sebuah kunjungan sosial ke panti Asuhan Kasih Sameri Ailen Indonesia. Panti Asuhan ini dipilih berdasarkan beberapa pertimbangan seperti pendanaan di Panti Asuhan ini hanya bersumber dari donatur. Donatur yang ada pun belum masuk kepada donatur tetap. Selain itu, jumlah anak yang ada di Panti Asuhan tidak terlalu banyak, sehingga dana dari tim pengabdi yang dikumpulkan dapat mencukupi beberapa kebutuhan dasar dan tepat guna pada Panti Asuhan. Diharapkan dengan kegiatan ini, dapat membantu pihak Panti Asuhan dalam mencukupi sedikit kebutuhan dari panti asuhan. Selain itu, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari nilai yang terkandung dalam Tri Darma Perguruan Tinggi berupa kepedulian meningkatkan moralitas dan bentu tanggung jawab sosial terhadap lingkungan. Metode Penelitian Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Panti Asuhan Kasih Sameri Ailen Indonesia. Pancing-Medan dilaksanakan pada hari Sabtu 21 Juni 2025. Kegiatan ini dilakukan secara kolaboratif dengan beberapa pegawai swasta dari WOM Finance. Colombia, dan juga gabungan beberapa dosen Universitas Sari Mutiara yang sifatnya perorangan dan mandiri. Adapun peserta kegiatan pengabdian ini adalah seluruh penghuni Panti Asuhan Kasih Sameri Ailen Indonesia. Pancing-Medan yang dihuni kurang lebih 15 anak, belum termasuk pengurus Panti Asuhan. Panti Asuhan Kasih Sameri Ailen Indonesia. Pancing-Medan letaknya tidak jauh dari Universitas Sari Mutiara, dapat ditempuh sekitar 20 menit berkendara, tepatnya di Jalan Sukaria No. Kelurahan Sidorejo. Medan Tembung. Hasil Pengabdian Masyarakat merupakan bentuk Pengabdian melalui kunjungan ke Panti Asuhan yang dilakukan oleh beberapa dosen dari Universitas Sari Mutiara Indonesia, ditambah dengan beberapa personil dari pegawai kantor perusahaan seperti WOM Finance dan RS. Columbia. Kegiatan kunjungan ke Panti asuhan ini ini diawali dengan melakukan observasi guna mengidentifikasi kebutuhan pokok pada objek yang dijadian sebagai lokasi atau tempat Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa kebutuhan mendasar seperti untuk makan adalah kebutuhan yang sangat mendesak untuk penghuni panti asuhan. Ada banyak kebutuhan mendasar yang masih perlu dilengkapi, namun kebutuhan pangan adalah hal yang menjadi prioritas pengabdi ke lokasi tujuan tempat pengabdian masyarakat. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa kebutuhan Sandang dan pendidikan juga masuk ke dalam prioritas selanjutnya setelah kebutuhan pangan. Kebutuhan sandang dalam hal ini terkait pakaian anak-anak, dimana rentang usia di panti asuhan ini adalah di tingkat SD, walaupun ada dua orang yang berada di tingkat SMP. Jangkauan usia yang terpaut dekat menjadi salah satu keuntungan untuk menyediakan kebutuhan sandang yang beragam. Dari segi kebutuhan papan, panti asuhan ini hanya terdiri dari 3 kamar utama, dimana satu kamar dipakai untuk pengurus panti asuhan, sedangkan dua kamar lagi dipakai untuk anakanak panti asuhan, satu kamar untuk anak cowok, dan satu kamar lagi untuk anak cewek. Ditambah dengan dua kamar mandi yang harus digunakan secara bersamaan untuk sekitar belasan orang dalam panti asuhan tersebut. Ada banyak sekali kebutuhan mendasar, dan bagi kami tim pengabdi, ini adalah kunjungan pertama, dengan pendanaan secara kolaboratif dan mandiri bagi peserta yang melakukan pengabdian masyarakat. Diharapkan akan ada kunjungan selanjutnya yang bisa memberikan bantuan dan solusi yang lebih tepat guna bagi penghuni yatim piatu. Di lihat dari segi Pendidikan, hampir semua anak di Panti Asuhan bersekolah di Sekolah Negeri yang ada di sekitar Pancing. Medan. Kendala yang dihadapi adalah fasilitas yang dibutuhkan untuk belajar seperti buku dan alat tulis yang masih belum terpenuhi dengan Para penghuni yatim piatu belajar bersama lesehan di ruang tamu setiap malam, sehingga yang usia nya lebih tinggi dapat membantu adiknya untuk belajar Pembahasan Menanggapi hal tersebut, dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok yang sangat mendasar terlebih dahulu. Untuk pengabdiaan pertama ini difokuskan pada pemenuhan pangan terlebih dahulu, seperti pemberian sembako berupa beras . , minyak . , gula . , susu (Beberapa kotak dengan rentang usia yang berbed. , dan hadiah berupa beberapa makanan ringan untuk setiap anak yang ada di Panti Asuhan, serta beberapa pakaian bekas yang masih layak pakai. Dalam hal ini pendanaan ditanggung langsung oleh pengabdi, sehingga hanya sedikit bantuan yang bisa disampaikan. Pendanaan untuk pengabdian bermula dari obrolan ringan tim pengabdi pada 30 Mei 2025 yang memiliki kerinduan berkunjung ke panti asuhan yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal salah satu pengabdi. Setelah dilakukan observasi secara langsung ke panti asuhan pada minggu selanjutnya pada 7 Juni 2025. Maka, diambillah kesepakatan untuk melakukan untuk datang berkunjung melakukan pengabdian pada tanggal 21 Juni 2025. Pada tanggal 10 Ae 19 Juni dilakukan proses pengumpulan dana dan belanja kebutuhan yang sudah ditetapkan, adapun titik pengumpulan pembelanjaan ditetapkan di rumah salah satu pengabdi yang ada di Jalan Perjuangan No. Pancing dan tidak jauh dari Panti Asuhan. Tepat pada Sabtu, 21 Juni 2025, team pengabdi sudah berkumpul pada pukul 15. 00 di Jalan Perjuangan tempat titik pengumpulan ditetapkan dengan berbagai kebutuhan yang sudah disiapkan. Tepat pukul 16. 00 sesuai dengan kesepakatan dengan pihak panti asuhan, tim pengabdi menuju ke panti asuhan dan setibanya di panti asuhan, kami disambut dengan sangat baik oleh penghuni panti asuhan. Sesuai dengan rencana bahwa kegiatan yang dilakukan setelah tiba di Panti Asuhan adalah kegiatan beribadah bersama, karena seluruh penghuni panti asuhan adalah beragama Krsten Protestan, dan kebanyakan adalah anak-anak dari Suku Nias. Setelah kegiatan ibadah selesai, dilanjutkan dengan kegiatan keakraban yang dimulai dengan perkenalan dari pihak tim pengabdi dilanjutkan dengan penghuni panti asuhan. Selesai kegiatan perkenalan dilanjutkan dengan kegiatan games bersama, dimana games ini dilakukan dalam kelompok, dan setiap kelompok terdiri dari tim pengabdi dan penghuni panti asuhan. Games ditutup dengan acara mendongeng yang dibawakan oleh tim Selesai kegiatan keakraban dilanjutkan dengan makan malam bersama tepat 00 wib. Makan malam disediakan oleh tim pengabdi. Selesai makan bersama, kegiatan dilanjutkan dengan sedikit formal berupa kata sambutan dan pemberian bantuan oleh tim pengabdi kepada pihak Panti Asuhan. Dalam pengabdian kali ini, memang terkendala di dana. Ada banyak sekali hal yang dibutuhkan dan bersifat AuUrgentAy oleh pihak panti asuhan. Namun, dengan berbekal dana seadanya yang dikumpulkan oleh tim pengabdi, dan keinginan untuk bisa berbagi walau sedikit dengan mereka yang sangat mebutuhkan. Diharapkan pada kunjungan selanjutnya, akan dilakukan lebih terprosedural dan terencana dengan baik. Begitu juga dengan pendanaan yang dibutuhkan, diharapkan dapat melibatkan lebih banyak keanggotaan seperti dosen pengabdi yang lain, dan para donatur yang dapat diajak Berikut beberapa foto dalam kunjungan ke panti asuhan Kasih Sameri Ailen Indonesia: Gambar 1. Foto bersama dengan anak-anak Panti Asuhan Gambar 2. Foto Kegiatan bersama : Ibdah dan permainan Ucapan Terimakasih Kami mengucapkan terima kasih kepada tim pengabdian masyarakat, yang telah bekerja dengan sungguh-sungguh dan berdedikasi untuk menyelesaikan setiap tugas dengan baik. Kerja sama tim yang harmonis dan semangat yang tinggi telah membuat pengabdian masyarakat ini dapat terlaksana. Referensi