PEMBERDAYAAN SANTRI MELALUI PELATIHAN JILBAB LUKIS DAN DIGITAL MARKETING DI PESANTREN AL HAYATUL ISLAMIYAH MALANG Penulis: Andriati Azizah Syafitri1 . syafitri@uniramalang. Hilda Sanjayawati2 . sanjayawati@uniramalang. Sejarah Artikel: Received: 20 Juni 2022 Revised: 1 Agustus 2022 Accepted: 13 Agustus 2022 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Raden Rahmat Malang ABSTRAK: Berdasarkan hasil wawancara dengan penanggung jawab pesantren Al Hayatul Islamiyah Kota Malang, permasalahan yang dihadapi antara lain adalah: . pesantren merasa penting untuk memberikan bekal kemandirian bagi santri agar dapat meningkatkan daya saing di . pesantren merasa penting untuk meningkatkan keterampilan santri. Menurut Siswanto . kegiatan peningkatan keterampilan terhadap peserta didik pada dunia pendidikan juga dapat meningkatkan jiwa kewirausahaan pesertanya. Selain itu menurut Singawinata . , program pelatihan yang diberikan langsung kepada masyarakat juga berguna untuk meningkatkan keahlian dan pengetahuan peserta pelatihan dalam meningkatkan pengetahuan kewirausahaan dan berpikir kreatif dalam berinovasi. Terdorong oleh kenyataan tersebut, maka diperlukan program kemitraan masyarakat dalam pemberdayaan generasi muda khususnya santri di pesantren yang menjadi fokus kajian ini. Oleh karena itu, tim dosen dari Universitas Islam Raden Rahmad Malang berkerjasana dengan tenaga dosen dari Universitas Negeri Malang ingin melakukan program kemitraan masyarakat dalam pemberdayaan santri dengan memberikan pelatihan jilbab lukis dan digital marketing untuk santri di pesantren Al Hayatul Islamiyah Kota Malang. Kata Kunci: pengabdian kepada Masyarakat. digital marketing. jilbab lukis. ABSTRACT: Based on the results of interviews with the person in charge of the Al Hayatul Islamiyah Islamic boarding school in Malang City, the problems faced include: . Islamic boarding schools feel it Jurnal Aksi Afirmasi Vol. 3 No. Pemberdayaan Santri melalui Pelatihan Jilbab Lukis dan Digital Marketing di Pesantren Al Hayatul Islamiyah Malang is important to provide independence for students in order to increase competitiveness in . Islamic boarding schools feel it is important to improve students' skills. According to Siswanto . , skills improvement activities for students in the world of education can also improve the entrepreneurial spirit of participants. Apart from that, according to Singawinata . , training programs provided directly to the community are also useful for improving the skills and knowledge of training participants in increasing entrepreneurial knowledge and creative thinking in innovation. Encouraged by the above facts, a community partnership program is needed to empower the younger generation, especially students in Islamic boarding schools which are the focus of this study. Therefore, a team of lecturers from the Raden Rahmad Islamic University of Malang, in collaboration with lecturers from the State University of Malang, want to carry out a community partnership program to empower students by providing training in hijab painting and digital marketing for students at the Al Hayatul Islamiyah Islamic boarding school. Malang City Keywords: community engagement. digital marketing. painted-hijab. Andriati Azizah Syafitri & Hilda Sanjayawati PENDAHULUAN Pesantren Al Hayatul Islamiyah Kota Malang merupakan pondok pesantren yang berada di pinggiran kota dekat kantor Pemerintah Kota Malang. Demi menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan kepedulian mencapai keprimaan sebagai bentuk kepedulian dan responsibility terhadap masyarakat sekitar institusi, tenaga dosen dari Universitas Islam Raden Rahmat bekerjasana dengan tenaga dosen dari Universitas Negeri Malang melakukan program pengabdian pada masyarakat dengan melakukan pelatihan ketrampilan . ard skil. kepada masyarakat khususnya santri dalam bidang seni dan segala perangkatnya. Sehingga santri setelah keluar dari pesantren dapat menjadi anggota masyarakat yang mampu menciptakan karya seni dengan kualitas baik dan memiliki nilai jual . serta mampu membangun ekonomi kerakyatan (Syarifudin and Hamzah 2. Berdasarkan hasil wawancara dengan penanggung jawab pesantren Al Hayatul Islamiyah Kota Malang, permasalahan yang dihadapi antara lain adalah: . pesantren merasa penting untuk memberikan bekal kemandirian bagi santri agar dapat meningkatkan daya saing di masyarakat. pesantren merasa penting untuk meningkatkan keterampilan santri. Menurut Siswanto . kegiatan peningkatan keterampilan terhadap peserta didik pada dunia pendidikan juga dapat meningkatkan jiwa kewirausahaan pesertanya. Selain itu, menurut Singawinata . , program pelatihan yang diberikan langsung kepada masyarakat juga berguna untuk meningkatkan keahlian dan pengetahuan peserta pelatihan dalam meningkatkan pengetahuan kewirausahaan dan berpikir kreatif dalam berinovasi. Di sisi lain, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini sangat mendorong kaum muda untuk lebih kreatif dan inovatif di bidang entrepreneurship. Dewasa survey sosial networking pengguna internet di Indonesia 73,58% sebagian besar digunakan untuk kegiatan shopping online. Generasi muda merupakan penerus bangsa yang harus kreatif dan inovatif dalam bermasyarakaat dan ikut serta dalam industri pasar global. Oleh karena itu, perlu memberdayakan generasi muda penerus dan masyarakat akan pentingnya entrepreneurship dan digital marketing, dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat (Fajar Septian1, , 2. Untuk membangun kesejahteraan perkembangan ekonomi dan teknologi perlu adanya upaya yang dilakukan masyarakat Indonesia dalam dengan entrepreneurship dalam mengoptimalisasi digital marketing. Dalam menunjang itu semua perlu adanya edukasi kepada masyarakat Indonesia Pemberdayaan Santri melalui Pelatihan Jilbab Lukis dan Digital Marketing di Pesantren Al Hayatul Islamiyah Malang tentang entreprenuership dan digital marketing pada generasi muda, karena mereka adalah ujung tombak masa depan bagi bangsa dan negara serta bisa dijadikan landasan berpikir untuk bersaing dalam prestasi. Terdorong oleh kenyataan di atas, maka diperlukan program kemitraan masyarakat dalam pemberdayaan generasi muda khususnya santri di pesantren yang menjadi fokus pengabdian ini. Oleh karena itu, tim dosen Universitas Islam Raden Rahmad Malang berkerjasama dengan dosen dari Universitas Negeri Malang melakukan program kemitraan masyarakat dalam pemberdayaan santri dengan memberikan pelatihan jilbab lukis dan digital marketing untuk santri di pesantren Al Hayatul Islamiyah Kota Malang. METODE PELAKSANAAN PENGABDIAN Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah Participatory Action Research (PAR). PAR memiliki tiga pilar utama, yaitu metodologi penelitian, aksi dimensi, dan dimensi partisipasi. Artinya. PAR diimplementasikan dengan referensi ke metodologi penelitian tertentu, harus bertujuan untuk mendorong tindakan transformatif, dan harus melibatkan banyak warga atau anggota masyarakat sebagai pelaksana PAR itu sendiri (Nurhady Sirimorok. Pada layanan masyarakat di sini PAR diimplementasikan berupa: Pelatihan Para santri dibekali materi tentang metode membuat jilbab lukis, cara mematok harga dan menargetkan konsumen, serta bagaimana cara memasarkan produk dengan memaksimalkan sistem pemasaran digital . igital marketin. Pendampingan kegiatan Pada tahapan ini, praktik serta pendampingan dilaksanakan. Artinya pendampingan tersebut dilakukan untuk mencapai hasil yang ditargetkan. Monitoring hasil Monitoring kepada para santri yang berhasil membuat jilbab lukis yang layak jual dan berhasil memasarkan dengan teknik digital marketing. Dalam monitoring hasil ini, santri sebenarnya dapat mengkreasikan pengetahuan dan keterampilan yang didapatkan untuk diterapkan tidak hanya pada produk jilbab lukis saja, namun juga dalam setiap produk ataupun jasa yang memiliki nilai jual. Andriati Azizah Syafitri & Hilda Sanjayawati HASIL DAN DISKUSI Dampak hasil luaran bagi para santri diharapkan seluruh santri khususnya perempuan di lingkungan pesantren Al Hayatul Islamiyah Kota Malang, dapat membuat jilbab lukis yang memiliki nilai jual. Di samping itu, santri perempuan memiliki pengetahuan tentang digital marketing. Dengan harapan para setelah keluar dari pesantren dapat membuka usaha baik jilbab lukis maupun produk yang diinginkan sebagai wirausaha pemula di Target kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah agar santri memiliki keterampilan yang bernilai jual, langkah-langkah menentukan harga pasar, dan pengetahuan tentang digital marketing. Pengabdian kepada Masyarakat ini berupaya melatih santri agar memiliki keterampilan berupa pembuatan jilbab lukis. Pelatihan jilbab lukis ini disampaikan oleh beberapa pemateri kolaboratif yang melibatkan beberapa anggota berikut ini: Nama Nurul Aini M. Andriati Aziizah Syafitri S. Pd M. Hilda Sanjayawati S. b MAB Andika Materi Cara membuat Jilbab Lukis Cara menentukan harga produk Strategi Pemasaran dan Produk Cara memasarkan produk dengan teknik digital marketing Materi yang disampaikan oleh ibu Nurul Aini M. Pd yang merupakan Dosen Universitas Negeri Malang pada Departmen Tata Busana. Beliau dalam pengabdian ini mengajarkan teknik pembuatan jilbab lukis antara lain: Teknik pemilihan warna jilbab dan warna cat Memberikan gambaran motif yang dapat dikembangkan dan Teknik melukis di jilbab Finishing Pemberdayaan Santri melalui Pelatihan Jilbab Lukis dan Digital Marketing di Pesantren Al Hayatul Islamiyah Malang Gambar 1. Gambar 1. Produksi jadi dari hasil pelatihan Materi kedua adalah penentuan harga produk di pasar. Materi ini disampaikan oleh Andriati Aziizah Syafitri S. Pd M. AK yang merupakan Dosen Universitas Islam Raden Rahmat Malang pada Prodi Perbankan Syariah dan mengajar Akuntansi Keuangan. Beliau dalam pengabdian ini mengajarkan beberapa hal berikut ini: Tips menentukan harga produk yang efektif Faktor yang memengaruhi harga produk dan strateginya Penentuan harga pokok produk Pada materi tentang strategi pemasaran produk dan merk. Hilda Sanjayawati MAB yang merupakan dosen Universitas Islam Raden Rahmat Malang pada Prodi Perbankan Syariah dan mengajar Manajemen Pemasaran mengajarkan beberapa hal berikut ini: Evaluasi produk baru Pemberian merk Strategi memasuki pasar baru Alternatif strategi pemasaran Digital marketing atau pemasaran digital adalah kegiatan promosi produk atau jasa atau mencari saluran atau channel termasuk kegiatan branding menggunakan berbagai media digital seperti website, e-mail, database, digital TV dan melalui berbagai inovasi terbaru lainnya termasuk di dalamnya blog, adwords, feed, podcast dan jejaring sosial sehingga memberikan kontribusi terhadap kegiatan pemasaran (Muchlisin Riadi. Pembahasan berikut contoh implementasi digital marketing. Materi ini Andriati Azizah Syafitri & Hilda Sanjayawati disampaikan Saudara Andika yang merupaka pemiliki konveksi yang berhasil emmasarkan lewat digital marketing Beliau dalam pengabdian ini Teknik pengelolaan Konsistensi pemasaran Gambar 2. Dokumentasi pemberian materi digital marketing Setelah mendapatkan bekal 3 materi tersebut diatas, langkah selanjutnya adalah praktek dan pendampingan membuat jilbab lukis yang layak jual dan pemasaran dengan teknik digital marketing. Monitoring kepada para santri yang berhasil membuat jilbab lukis yang layak jual dan berhasil memasarkan dengan teknik digital marketing. KESIMPULAN Pengabdian kepada masyarakat merupakan kegiatan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada masyarakat luas mengenai hal-hal penunjang dalam kegiatan sehari-hari. Begitu pula kegiatan PkM ini dilakukan untuk Santri Alhayatul Islamiyah khususnya adalah santri Berdasarkan dengan target kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah ditetapkan, dapat diambil kesimpulan yaitu pertama, adanya peningkatan skill dalam mengembangkan produk untuk menghasilkan produk layak jual. Kedua, adanya peningkatan pengetahuan tentang bagaimana cara menghitung harga pokok penjualan dan ketiga, adanya peningkatan pengetahuan dalam penjualan melalui melalui media digital. Pemberdayaan Santri melalui Pelatihan Jilbab Lukis dan Digital Marketing di Pesantren Al Hayatul Islamiyah Malang DAFTAR PUSTAKA