PENGARUH PROMOSI DAN MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PT. SINAR SOSRO MEDAN SURYA SANJAYA ABSTRAK Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh promosi dan merek terhadap keputusan pembelian pada PT. Sinar Sosro Medan. Keputusan pembelian merupakan tahap evaluasi konsumen dalam membentuk prefrensi atas merek-merek dalam kumpulan berbagai prilaku. Konsumen juga mungkin membentuk niat untuk membeli produk yang paling disukai. Pengambilan keputusan juga merupakan tindakan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang terjadi dan harus dihadapi atau merupakan langkah-langkah yang diambil untuk dapat mencapai tujuan dengan secepat mungkin dengan biaya yang seefisien mungkin. Pendekatan penelitian yang dilakukan penulis adalah asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen PT. Sinar Sosro Medan yang berjumlah 80 Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Nonprobability Sampling yaitu pengambilan sampel dimana tidak semua anggota populasi diketahui maupun tidak diketahui. Hal tersebut didasarkan oleh jenis Accidental Sampling . yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dan mengkonsumsi produk dari PT. Sinar Sosro Medan. Penulis mengumpulkan data dengan cara membuat daftar pernyataan (Quesione. Dalam menganalisis data menggunakan regresi linier berganda,uji t,uji f dan koefisien determinasi. Hasil analisa dengan alat bantu statistic program SPPS Vers. Diperoleh hasil persamaan regresi linier berganda adalah Y = a b1X1 b2X2 (Y = 5,584 0,523 0,312 ). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil variabel promosi (X. terhadap keputusan pembelian (Y) dengan Thitung> Ttabel ( 3,578> 1,. dan variabel merek (X. Thitung> Ttabel ( 1,979 > 1,. maka H0 ditolak dan Ha diterima,sehingga ada pengaruh signifikan antara promosi dan merek terhadap keputusan pembelian. Sedangkan secara simultan pengaruh variabel promosi (X. dan merek (X. terhadap keputusan pembelian (Y) adalah (Fhitung19,617>Ftabel 2,. Dan uji koefisien determinasi dengan nilai R Square adalah 0,338 atau 33,8% sisanya sebesar 66,2% merupakan konstribusi dari variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Promosi . Merek , dan Keputusan Pembelian PENDAHULUAN Perkembangan zaman yang modern dan kemajuan teknologi di Indonesia saat ini semakin pesat dan canggih,hal ini ditandai dengan di dirikannya bidang Ae bidang usaha di Indonesia. Bidang tersebut antara lain perusahaan yang bergerak di bidang industri, jasa , perdagangan ataupun di bidang usaha lainnya. Sebagai bagian dari kemajuan tersebut semakin di tuntut kepada suatu perusahaan untuk memberikan Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol. No. Oktober 2015 ISSN: 1693-7619 (Prin. http://jurnal. suatu yang terbaik untuk konsumen , perusahaan harus bertindak dan berlomba melakukan persaingan strategi pasar untuk menarik konsumen untuk membeli ataupun memakai produk dan jasa yang telah ditawarkan oleh perusahaan Ae perusahaan yang ada. Demikian juga yang terjadi pada perusahaan industri di Indonesia, khususnya pada produk minuman. Dengan banyaknya perusahaan industri yang ada, maka konsumen akan lebih selektif dalam menentukan keputusan untukpembelian suatu Keputusan pembelian merupakan suatu tindakan yang dilakukan konsumen untuk membeli produk. Setiap produsen pasti menjalankan strategi agar konsumen memutuskan membeli produknya. Selama proses pengambilan keputusan membeli konsumen dapat menerima pengaruh dari berbagai anggota kelompok mereka, situasi maupun strategi pemasaran yang telah diterapkan perusahaan Ae perusahaan yang bersaing dipasar yang sama. Data atau informasi tentang evaluasi paska pembelian produk yang diberikan konsumen merupakan bahan maskan yang sangat berguna bagi perusahaan untuk mengembangkan atau merevisi produk mereka sehingga produk tersebut tetap Disamping itu keputusan konsumen memilih barang atau jasa juga dapat dipengaruhi oleh berbagai sarana yang sering kali mempengaruhi presepsi konsumen untuk membeli atau melakukan suatu keputusan pembelian,seperti halnya sarana promosi yang dilakukan banyak perusahaan salah satunya PT. Sinar Sosro Medan. Menurut Hamdani dalam Sunyoto . 4, hal. AyPromosi merupakan salah satu variabel dalam bauran pemasaran yang sangat penting dilaksanakan oleh perusahaan dalam memasarkan suatu produk. Ay Promosi termasuk salah satu cara yang efektif untuk menarik konsumen dalam melakukan keputusan pembelian. Dengan promosi perusahaan dapat memperkenalkan dan juga menawarkan produk mereka kepada konsumen luas. Cannon . 9,) AyPromosi . adalah mengkomunikasikan informasi antara penjual dan pembeli potensial atau orang lain dalam saluran untuk mempengaruhi sikap dan perilaku. Dalam promosi terdapat komunikasi yang harus dibangun oleh pihak produsen kepada para konsumennya. Sebab dengan membangun komunikasi yang baik dan jelas, akan memberikan pengaruh positif anatara kedua belah pihak dalam rangka membangun saling percaya , tanpa ada rasa curiga satu sama lain. Dalam melakukan keputusan pembelian konsumen tentunya akan memilih juga brand mana dan apa yang akan mereka beli atau pilih. Banyak keputusan yang harus dibuat perusahaan dalam menyusun strategi pemasaran pada tingkat produk secara individual. Dari sekian banyak faktor yang harus diperhatikan, secara khususdalam pengambilan keputusan pembelian itu,salah satunya yaitu Seperti ditulis Sutodjo . 9, ) merek terdiri dari nama, simbol,gambar atau kombinasi dari ketiganya yang dapat membedakan produk perusahaan tertentu dengan produk sejenis lainnya. Kotler dan Keller . 9, ) AuMerek adalah produk atau jasa penambah dimensi yang dengan cara tertentu mendiferensiasikan dari produk atau jasa lain yang Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol. No. Oktober 2015 ISSN: 1693-7619 (Prin. http://jurnal. dirancang untuk memuaskan kebutuhan yang sama. Konsumen bisa mengevaluasi produk indentik secara berbeda, tergantung pada bagaimana produk diberi Sesungguhnya pada saat pertama kali membeli produk,kemungkinan merek tidak begitu penting artinya bagi pembeli. Akan tetapi bilamana konsumen merasa puas atas manfaat produk yang dibelinya,merek juga berfungsi sebagai petunjuk bagi konsumen tersebut pada saat membeli lagi. Bagi pembeli merekjuga dapat menjadi jaminan bahwa produk yang mereka beli membawa manfaat dan tentunya memiliki kualitas produk yang baik. Bagi produsen atau perusahaan, merek sangat berguna karena merek mengandung janji kepada pembeli bahwa produsen atau perusahaan menjamin secara konsisten akan menyajikan manfaat,kualitas dan lain-lain yang tetap Banyak konsumen yang membeli produk hanya melihat atau berpacu pada merek saja yang dikarenakan oleh berbagai hal seperti merek yang sudah dikenal, ataupun yang memiliki kualitas terjamin. Namun banyak juga konsumen yang membeli produk hanya berdasarkan kebutuhan saja dan tidak terlalu berfokus pada merek apa yang akan mereka beli atau dipilih. Pada saat ini banyak perusahaan yang ingin memperluas produk mereka untuk menarik pasar yang lebih banyak dan lebih luas lagi, seperti halnya dengan melakukan lini produk. Perusahaan pesaing yang memperkenalkan produk baru dalam beberapa nama merek yang paling kuat dan tentunya juga memiliki manfaat serta kualitas produk yang baik pula. Selain itu perluasan lini produk juga dapat mempengaruhi konsumen Dengan mengakui bahwa salah satu asset dengan memperkenalkan sejumlah produk baru dalam beberapa nama merekyang paling kuat,ini disebut dengan perluasan lini produk. Perluasan merek memiliki beberapa keuntungan tersendiri untuk perusahaan yaitu mereka dapat memfasilitasi penerimaan produk baru dan memberikan umpan balik positif terhadap merek dan perusahaan induk. Dengan perluasan merek, konsumen bisa menarik kesimpulan dan menciptakan harapan seperti pada komposisi dan kinerja dari produk baru yang didasarkan pada apa yang sudah mereka ketahui tentang merek induk itu sendiri dan sejauh mana mereka merasa relevan dengan produk baru. Dalam melakukan keputusan pembelian,sebab konsumen seharusnya sudah dapat mempersepsikan ataupun mempresentasikan produk baru dan merek baru yang diperkenalkan oleh merek Biasanya merek induk memiliki pandangan atau citra tersendiri dimata Perusahaan industri PT. Sinar Sosro Medan merupakan salah satu perusahaan industri yang bergerak dibidang minuman yang ada di Indonesia. PT. Sinar Sosro memilki beberapa jenis minuman dalam kemasan botol maupun kotak salah satu produknya yaitu Air Mineral AuPrim-AAy. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya,perluasan merekmampu menarik kesimpulan dan menciptakan harapan seperti pada komposisi dan kinerja dari merek induknya. Dalam hal ini PT. Sinar Sosro juga melakukan perluasan lini produk ,ada beberapa produk yang diperkenalkan dan dikeluarkan oleh PT. Sinar Sosro termasuk produk air mineral AuPrim-AAy. Berbeda dengan produk yang dimiliki merek induknya yaitu teh botol sosro yang sudah memilki image tersendiri dimata konsumen, produk baru yang Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol. No. Oktober 2015 ISSN: 1693-7619 (Prin. http://jurnal. dikeluarkan oleh PT. Sinar Sosro ini yaitu AuPrim-AAy belum memilki image yang menarik dimata konsumen. Hal-hal yang menyebabkan beberapa kendala tersebut antara lain kurangnya promosi yang dilakukan perusahaan. Berdasarkan hasil riset pendahuluan dengan cara penyebaran angket kebeberapa konsumen, mengatakan bahwasanya Air Mineral Prim-A masih belum maksimal dalam pemasaran ataupun pengenalan produknya, sehingga dapat disimpulkan bahwa masih kurangmya tingkat promosi yang dilakukan Air Mineral Prim-A. Berdasarkan latar belakang masalah diatas ,maka penulis tertarik dalam membuat sebuah jurnal penelitian tentang AuPengaruh Promosi dan Merek terhadap Keputusan Pembelian pada PT. Sinar Sosro MedanAy. LANDASAN TEORI Keputusan Pembelian Memutuskan berarti memilih salah satu dari dua alternatif. Meskipun pemasar sering merujuk tentang pemilihan antara objek . arang, merek, toko, tempat berbelanj. , konsumen sebenarnya memilih antara alternatif prilaku yang berkenaan dengan objek tersebut. Menurut Philip Kotler dan Keller . 9, ) menyatakan AuKeputusan pembelian merupakan tahap evaluasi konsumen dalam membentuk prefensi atas merek-merek dalam kumpulan berbagai prilaku. Konsumen juga mungkin membentuk niat untuk membeli produk yang paling disukai. Pengambilan keputusan bisa juga merupakan tindakanyang dilakukan untuk mengatasi permasalahanAepermasalahan yang terjadi dan harus dihadapi atau merupakan langkah Aelangkah yang diambil untuk dapat mencapai tujuan dengan secepat mungkin dengan biaya yang seefisien mungkin. Sutojo . 9,) mengatakan AuKeputusan Pembelian meupakan proses pengambilan keputusan konsumen untuk membeli produk tertentu,buatan tertentu atau denganmerek dagang tertentu yang dimulai sejak mererka menrasakan adanya suatu kebutuhan tertentu pada dirinya yang belum terpenuhiAy. Rasa membutuhkan dapat menjadi dorongan untuk membeli produk apabila mendapat pengaruh dari dalam maupun dari luar diri konsumen. Dalam beberapa kasus,konsumen bisa mengambil keputusan untuk tidak secara formal mengevaluasi setiap merek. Dalam kasus lain, faktorAefaktor yang intervensi bisa mempengaruhi keputusan final. Jadi pengambilan keputusan merupakan tindakan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahanAepermasalahan yang terjadi dan harus dihadapi atau merupakan langkahAelangkah yang diambil untuk dapat mencapai tujuan dengan secepat mungkin dengan biaya yang seefisien mungkin. Tujuan Keputusan Pembelian Keputusan . berarti pilihan . , yaitu pilihan dari dua atau lebih Namun, hampir tidak merupakan pilihan antara yang benar dan yang salah, tetapi yang justru sering terjadi ialah pilihan antara yang Ayhampir benarAy dan yang Aymungkin salahAy. Walaupun keputusan biasa dikatakan sama dengan pilihan, ada perbedaan penting di antara keduanya. Keputusan adalah Aypilihan nyataAy karena pilihan di artikan sebagai pilihan tentang tujuan termasuk pilihan tentang cara untuk mencapai tujuan itu, apakah pada tingkat perorangan atau pada tingkat kolektif. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol. No. Oktober 2015 ISSN: 1693-7619 (Prin. http://jurnal. Keputusan kaitannya dengan proses merupakan keadaan akhir dari suatu proses yang lebih dinamis, yang di beri label pengambilan keputusan. Keputusan di pandang sebagai proses karena terdiri atas satu seri aktivitas yang berkaitan dan tidak hanya dianggap sebagai tindakan bijaksana. Menurut Salusu . 3 ) mengemukakan bahwa: AyPengambilan keputusan ialah proses memilih suatu alternatif cara bertindak dengan metode yang efisien sesuai situasi. Ay Adapun tujuan dari keputusan pembelian menurut Tjiptono dan Chandra . yaitu membantu sejumlah pengetahuan tentang kategori produk dan kriteria yang relevan, mengevaluasi produk atau merek baru dan juga membandingkan berbagai pilihan yang ada untuk membentuk evaluasi atas preferensinya. 1 Indikator Keputusan Pembelian Adapun indikator keputusan pembelian menurut Kotler . antara lain: Pembelian produk, adalah proses pembelian yang dilakukan konsumen dalam membeli barang atau jasa yang diinginkan . Pembelian merek, adalah proses pembelian yang dilakukan konsumen yang hanya mempertimbangkan merek dari produknya saja . Pemilihan saluran pembelian, adalah setiap barang yang ingin dibeli konsumen harus di pilih terlebih dahulu dalam saluran pembelian . Penentuan waktu pembelian, adalah setiap konsumen ingin membeli produk atau barang yang diinginkan konsumen harus terlebih dahulu menentukan kapan waktu pembelian yang sudah dijadwalkan konsumen . Jumlah, adalah berapa banyak produk yang diinginkan atau dibeli konsumen. Promosi Promosi merupakan salah satu bentuk kegiatan pemasaran yang bertujuan untuk menginformasikan kepada pasar untuk keberadaan suatu produk baru. Promosi dapat memberitahukan kepada konsumen mengenai manfaat produk, kualitas produk mapun hal-hal lainnya yang bersangkutan dengan promosi. Griffin dan Ebbert . mengatakan bahwa promosi adalah setiap teknik yang dirancang untuk menjual Hamdani dalam Sunyoto . 4, hal. AuPromosi merupakan salah satu variable dalam bauran pemasaran yang sangat penting dilaksanakan oleh perusahaan dalam memasarkan suatu produk. Kegiatan promosi bukan saja berfungsi sebagai alat komunikasi antara perusahaan dengan konsumen dalam kegiatan pembelian atau penggunaan produk sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya. Gitosudarmo dalam Sunyoto . AyPromosi merupakan kegiatan yang ditunjukan untuk mempengaruhi konsumen agar mereka dapat dikenal akan produk produk yang ditawarkan oleh perusahaan kepada mereka dan kemudian mereka menjadi senang lalu membeli produk tersebut. Sutodjo . mempromosikan produk adalah elemen pokok kelima strategi manajemen pemasaran dan merupakan bagian keempat dari marketing Kegiatan pemasaran yang satu ini dilakukan untuk memberitahu pembeli tentang keberadaan produk dipasar atau kebijaksanaan pemasaran tertentu yang baru ditetapkan perusahaan. Disamping itu kegiatan promosi produk dilakukan untuk. ecara terus meneru. mengingatkan dan menyakinkan pembeli bahwa produk tersebut dapat memberikan berbagai macam manfaat tertentu kepada Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol. No. Oktober 2015 ISSN: 1693-7619 (Prin. http://jurnal. Fandy Tjiptono . bentuk kegiatan promosi dapat dikelompokan antara lain : Personal Selling,komunikasi langsung . atap muk. antara penjual dan calon pembeli untuk memperkenalkan suatu produk kepada calon pelanggan dan membentuk pemahaman pelanggan terhadap produk sehingga mereka kemudian akan mencoba dan membeli. Mass Selling, pendekatan yang menggunakan media komunikasi untuk menyampaikan informasi kepada khlayak ramai dalam satu waktu. Ada dua bentuk utama mass selling yaitu : Periklanan,iklan merupakan salah satu bentuk promosi yang paling banyak digunakan perusahaan dalam mempromosikan produk. Publisitas, publisitas merupakan bentuk penyajian dan penyebaran ide, barang dan jasa secara nonpersonal, yang mana orang atau organisasi yang diuntungkan tidak membayar untuk itu. Promosi Penjualan, bentuk persuasi langsung melalui penggunaan berbagai intensif yang dapat diatur untuk merangsang pembelian produk dengan segera dan/atau meningkatkan jumlah barang yang dibeli pelanggan. Public Relation, upaya komunikasi menyeluruh dari suatu perusahaan untuk mempengaruhi persepsi, opini, keyakinan, dan sikap berbagai kelompok terhadap perusahaan tersebut. Direct Marketing, bila personal selling berupaya mendekati pembeli, iklan berupaya memberitahu dan mempengaruhi pelanggan, promosi penjualan berupaya mendorong pembelian, dan public relations membangun dan memelihara citra perusahaan, maka direct marketing memadatkan semua kegiatan tersebut dalam penjualan langsung tanpa perantara. Dari beberapa definisi diatas bahwa promosi berusaha mengubah sikap atau prilaku konsumen terhadap produk atau jasa. Promosi meruapakan salah satu kegiatan perusahaan untuk memperkenalkan produknya kemasyarakat luas dan juga merupakan kegiatan perusahaan yang menyebarluas arus informasi agar konsumen terus mengingat sehingga timbul keinginan konsumen untk mencoba dan membeli produk perusahaan. Merek Saat ini produk yang fungsinya sama bisa berbeda harga karena merek. Karena produk bisa ditiru siapa saja sedangkan merek tidak bisa ditiru oleh yang lain. Itulah sebabnya pada era persaingan sekarang ini, arti sebuah merek atau brand menjadi sangat penting. Selain sebagai pembeda dan identitas sebuah produk di tengah Ae tengah lautan produk sejenis, sebuah brand mempunyai makna pisikologis dan simbolis yang istimewa di mata konsumen. Pada saat brand equity sudah terbentuk maka ia menjadi milik perusahaan yang sangat berharga yang jauh lebih berharga dari asset perusahaan yang lainya. Dari sebuah produk dapat lahir sebuah brand jika produk itu menurut persepsi konsumen mempunyai keunggulan fungsi. uctional bran. , menimbulkan asosiasi dan citra yang diinginkan konsumen . mage bran. , serta membangkitkan pegalaman tertentu ketika konsumen berintraksi dengannya . xperiental bran. Untuk itu dalam membangun sebuah brand tidak hanya Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol. No. Oktober 2015 ISSN: 1693-7619 (Prin. http://jurnal. melibatkan penciptaanperceived difference melalui iklan, tetapi juga harus didukung dengan produk yang berkualitas, strategi penetapan harga, dan distribusi yang tepat untuk mendukung citra brand tersebut. rand imag. yang dikomuniksikan melalui iklan produk tersebut. Menurut Kartajaya dalam Syafrizal Helmi . mengilustrasikan merek atau brand adalah suatu indikator value yang anda atau perusahaan tawarkan kepada pelanggan atau konsumen. Menurut UU merek No. 15 tahun 2001, pasal 1 ayat 1, merek adalah tanda berupa gambar, nama, kata, huruf Ae huruf , angka Ae angka , susunan warna, atau kombinasi dari unsur Ae unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa ( Tjiptono, 2005 ) Kotler dan Keller . AuMerek adalah produk atau jasa penambah dimensi yang dengan cara tertentu mendiferensiasikannya dari produk atau jasa lain yang dirancang untuk memuaskan kebutuhan yang sama. Griffin dan Ebert . AuPemberian Merek (Brandin. merupakan proses menggunakan simbol untuk mengkomunikasikan kualitas suatu produk tertentu yang dibuat oleh suatu produsen tertentu. Merek dirancang untuk menandai kualitas Konsumenyang mencoba dan menyukai suatu produk dapat kembali kepada produk tersebut hanya dengan mengingat namanya saja. Adapun menurut Kotler dan Keller . AyMerek mengidentifikasikan sumber atau pembuat produk dan memungkinkan konsumen,baik individual maupun organisasi untuk menetapkan tanggung jawab pada pembuat atau distributor tertentu. Konsumen dapat mengevaluasi produk identik secara berbeda tergantung bagaimana produk diberi Dari teori diatas dapat disimpulkan bahwa merek bertujuan untuk mengidentifikasi satu produk untuk menbedakannya dengan produk pesaing 1 Indikator Merek Kotler dan Keller . indikator Ae indikator merek antara lain: Dapat diingat,merek sebaiknya dibuat dengan nama , istilah , lambing atau desain yang mudah diingat agar konsumen dapat dengan mudah mengingat barang dan jasa yang mereka inginkan. Bermakna, dalam membangun merek diharapkan dapat memberikan kesan positif kepada konsumen terhadap barang barang dan jasa yang ditawarkan. Disukai, merek yang disukai adalah merek yang dapat memberikan kesan positif kepada konsumennya, sehingga konsumen akan tetap dan terus menggunakan barang atau jasa tersebut. Dapat diubah, dalam hal yang memberikan nama merek sebaiknya dipilih nama yang mudah diganti atau di ubah , disesuaikan dengan kondisi yang ada. Dapat diadabtasikan, memberikan nama merek yang baik adalah yang dapat disesuaikan dengan kondisi pasar. Dapat dilindungi, nama merek sebaiknya harus segera dipatenkan dibadan hukum untuk mencegah perusahaan lainnya meniru. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol. No. Oktober 2015 ISSN: 1693-7619 (Prin. http://jurnal. KERANGKA KONSEPTUAL Pengaruh Promosi terhadap Keputusan Pembelian Persaingan yang semakin ketat antar perusahaan menggambarkan bahwa semakin sulit prilaku konsumen dalam perkembangan proses transaksi yang terjadi saat ini. Salah satu program yang efektif dalam mengkomunikasikan produknya adalah melalui program promosi yang bertujuan untuk membantu konsumen dalam pembuatan keputusan pembeliannya. Gitosudarmo dalam Sunyoto . AyPromosi merupakan kegiatan yang ditunjukan untuk mempengaruhi konsumen agar mereka dapat dikenal akan produk produk yang ditawarkan oleh perusahaan kepada mereka dan kemudian mereka menjadi senang lalu membeli produk tersebut. Menurut hasil penelitian Komalasari . menyatakan bahwa promosi mampu mempengaruhi konsumen dalam keputusan pembelian suatu produk. Ketika konsumen akan mengambil suatu keputusan pembelian,promosi termasuk pertimbangan yang paling utama, karena promosi bertujuan sebagai sarana informasi bagi konsumen dalam memutuskan pembelian suatu produk. Pengaruh Merek terhadap Keputusan Pembelian Merek sebagai nama,istilah,tanda,simbol atau rancangan ,atau kombinasi dari semuanya, yang dimaksudkan untuk mengidentifikasi barang atau jasa penjual atau kelompok penjual untuk mendiferensiasikannya dari barang atau jasa pesaing. Merek memilki kaitannya dengan keputusan pembelian konsumen karena merek dapat menyederhanakan pengambilan keputusan dan mengurangi resiko pembelian menjadi tidak ternilai. Kotler dan Keller . AuMerek adalah produk atau jasa penambah dimensi yang dengan cara tertentu mendiferensiasikannya dari produk atau jasa lain yang dirancang untuk memuaskan kebutuhan yang sama. Selain itu merek juga menjadi penanda suatu mutu produk sehingga pembeli dapat dengan mudah memilih produk yang akan mereka beli. Berdasarkan hasil analisis I Gede Wahma Diatmika . menunjukan bahwa merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Pengaruh Promosi dan Merek terhadap Keputusan Pembelian Proses pengambilan keputusan konsumen tidak bisa terjadi dengan sendirinya. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi diantaranya kebudayaan, sosial,individu, psikologis,motivasi dan persepsi yang secara kuat dapat mempengaruhi proses keputusan pembelian. Selain faktorAefaktor tersebut ada beberapa hal yang mempengaruhi keputusan pembelian diantaranya termasuk promosi dan juga merek. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya promosi sangat penting hubungannya atau pengaruhnya terhadap keputusan pembelian, karena promosi merupakan bentuk kegiatan pemasaran yang bertujuan untuk ditunjukan untuk mempengaruhi konsumen agar mereka dapat dikenal akan produk produk yang ditawarkan oleh perusahaan kepada mereka dan kemudian mereka menjadi senang lalu membeli produk tersebut. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol. No. Oktober 2015 ISSN: 1693-7619 (Prin. http://jurnal. Selain promosi, merek juga dapat mempengaruhi keputusan pembelian karena pada dasarnya merek adalah penanda suatu produk untuk membedakannya dengan produk lain. Merek bertujuan sebagai pertimbangan dalam pemilihan produk,pengidentikasi barang atau jasa untuk menbedakan dari barang atau jasa pesaing, penentu pembelian, memuaskan kebutuhan,menyederhanakan pengambilan keputusan dan mengurangi resiko menjadi tak ternilai dan menandakan satu mutu tertentu,sehingga pembeli yang puas dapat lebih mudah memilih produk. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwasannya merek dan promosi memiliki pengaruh terhadap keputusan pembeli. PROMOSI KEPUTUSAN PEMBELIAN MEREK V PEMPEMBELIAN Gambar 2. 1: Kerangka Konseptual METODE PENELITIAN Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian merupakan suatu bentuk pendekatan yang dilakukan oleh penulis dalam melakukan langkah Ae langkah terhadap suatu obyek yang menjadi permasalahanPada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan asosiatif. Menurut Juliandi . AuPenelitian Asosiatif adalah penelitian yang berupaya untuk mengkaji bagaimana suatu variabel memilki keterkaitan ataupun hubungan dengan variabel lainnya, atau apakah suatu variabel menjadi penyebab variabel lainnya. Alasan peneliti memilih jenis pendekatan tersebut karena peneliti berniat untuk melihat dan meneliti adanya penaruh/ hubungan yang terjadi antara merek dan promosi terhadap keputusan pembelian Definisi Operasional Definisi operasional bertujuan untuk melihat sejauh mana variasi dari suatu faktor berkaitan dengan variasi dari faktor lainnya. Definisi operasional dari indikator variabel Y . eputusan pembelia. antara lain : Keputusan Pembelian (Y) Keputusan Pembelian merupakan tahap evaluasi konsumen dalam membentukprefensi atas merek-merek dalam kumpulan berbagai perilaku. Konsumen juga mungkin membentuk niat untuk membeli produk yang paling disukai. Indikator keputusan pembelian antara lain: Pembelian produk, pembelian produk adalah proses pembelian yang dilakukan konsumen dalam membeli barang atau jasa yang diinginkan Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol. No. Oktober 2015 ISSN: 1693-7619 (Prin. http://jurnal. Pembelian merek adalah proses pembelian yang dilakukan konsumen yang hanya mempertimbangkan merek dari produknya saja . Pemilihan saluran pembelian adalah setiap barang yang ingin dibeli konsumen harus di pilih terlebih dahulu dalam saluran pembelian . Penentuan waktu pembelian adalah setiap konsumen ingin membeli produk atau barang yang diinginkan konsumen harus terlebih dahulu menentukan kapan waktu pembelian yang sudah dijadwalkan konsumen . Jumlah adalah berapa banyak produk yang diinginkan atau dibeli konsumen. Promosi (X. Promosi merupakan salah satu variabel memasarkan produk. Indikator promosi antaralain : Frekuensi promosi, jumlah promosi yang dilakukan dalam satu waktu melalui media promosi . Kualitas promosi, tolak ukur seberapa baik promosi dilakukan . Kuantitas promosi, nilai atau jumlah yang diberikan konsumen terhadap . Waktu promosi, seberapa lama jangka waktu promosi dilaksanakan atau dilakukan oleh perusahaan . Ketepatan atau kesesuaian promosi, faktor yang dilakukan untuk mencapai target perusahaan Merek (X. Merek adalah produk atau jasa penambah dimensi yang dengan cara tertentu mendiferensiasikannya dari produk atau jasa lain yang dirancang untuk memuaskan kebutuhan yang sama. Indikator merek antara lain: Dapat diingat, merek sebaiknya dibuat dengan nama , istilah , lambang atau desain yang mudah diingat agar konsumen dapat dengan mudah mengingat barang dan jasa yang mereka inginkan. Bermakna, dalam membangun merek diharapkan dapat memberikan kesan positif kepada konsumen terhadap barang barang dan jasa yang ditawarkan. Disukai, merek yang disukai adalah merek yang dapat memberikan kesan positif kepada konsumennya, sehingga konsumen akan tetap dan terus menggunakan barang atau jasa tersebut. Dapat diubah, dalam hal yang memberikan nama merek sebaiknya dipilih nama yang mudah diganti atau di ubah , disesuaikan dengan kodisi yang ada. Dapat diadabtasikan, memberikan nama merek yang baik adalah yang dapat disesuaikan dengan kondisi pasar. Dapat dilindungi, nama merek sebaiknya harus segera dipatenkan dibadan hokum untuk mencegah perusahaan laiinya meniru. POPULASI DAN SAMPEL Populasi Populasi adalah wilayah generasi yang terdiri dari objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol. No. Oktober 2015 ISSN: 1693-7619 (Prin. http://jurnal. dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang melakukan pembelian atau mengkonsumsi produk minuman terutama pada PT. Sinar Sosro Medan. Peneliti menggunakan populasi ini dikarenakan pelanggan PT. Sinar Sosro Medan tidak dapat diketahui atau tidak dapat diukur Sampel Sampel merupakan sebagian kecil dari populasi yang dianggap mewakili dari seluruh populasi. Berdasarkan dari seluruh populasi maka penulis menetapkan sampel sebanyak 80 konsumen. Pengambilan sampel ini menggunakan bentuk nonprobability sampling yaitu pengambilan sampel dimana tidak semua anggota atau elemen populasi berpeluang sama untuk dijadikan sampel. Nonprobability sampling dapat digunakan apabila jumlah anggota populasi diketahui maupun tidak diketahui secara pasti. Hal tersebut didasarkan oleh jenis Accidental sampling . yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dan mengkonsumsi produk dari Sosro. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara : Studi dokumentasi, mempelajari data yang ada didalam perusahaan yang berhubungan dengan penelitian. Angket (Quesione. , teknik pengumpulan data dengan cara memberi seperangkat pertanyaan tertulis kepada responden untuk menjawabnya dengan menggunakan skalalikert dengan bentuk checklist (O. dimana setiap pertanyaan memiliki 5 opsi. Teknik Analisis Data Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, yakni menguji dan menganalisis data dengan perhitungan angka-angka dan kemudian menarik kesimpulan dari penguji tersebut, dengan rumus dibawah ini : Regresi Linier Berganda Analisis regresi digunakan untuk mengetahui pengaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat. Persamaan regresi dalam penelitian ini adalah sebagai Y = a b1X1 b2X2 (Sugiyono, 2012 ) HASIL PENELITIAN Untuk menguji hipotesis, peneliti menggunakan hasil analisis regeresi berganda. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan SPSS versi 16, maka diperoleh hasil seperti yang terlihat pada tabel berikut: Model Summary Model Adjusted R Square R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol. No. Oktober 2015 ISSN: 1693-7619 (Prin. http://jurnal. Pada Model Summary, angka R sebesar 0. 58 menunjukkan bahwa korelasi atau hubungan Keputusan Pembelian . ariabel depende. dengan PromosidanMerek . ariabel independe. mempunyai tingkat hubungan yang kuat yaitu sebesar : = R2 x 100% = 0,338 x 100% = 33,8% Tingkat hubungan yang kuat ini dapat dilihat dari tabel pedoman untuk memberikan interprestasi koefisien korelasi. Untuk melihat pengaruh promosi dan merek secara individu terhadap perubahan Keputusan pembelian, dapat dilakukan dengan menggunakan uji statistik t. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan program SPSS 16, maka diperoleh hasil seperti yang terlihat pada tabel berikut : Coefficient Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model Std. Error Beta 1 (Constan. Correlations Sig. Tolerance VIF Dari tabel koefesien regresi, dapat diambil suatu kesimpulan, yaitu pengaruh Promosi (X. terhadap Keputusan Pembelian (Y) diperoleh nilai thitung 3,578> ttabel 1,664 dengan probabilitas Sig 0,000, lebih kecil dari = 0,05. Hal tersebut berarti hipotesis nol (H. ditolak dan dapat disimpulkan bahwa Promosi (X. secara parsial mempunyai pengaruh terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada PT. Sinar Sosro Medan. Model Unstandardized Coefficients Standardize Coefficients Beta Std. Error Correlations Sig. Toleranc VIF (Constan. Pengaruh Merek (X. terhadap Keputusan Pembelian (Y) diperoleh nilai thitung 1,979> ttabel 1,664 dengan probabilitas Sig 0,000, lebih kecil dari = 0,05. Hal tersebut berarti hipotesis nol (H. ditolak dan dapat disimpulkan bahwa Merek (X. secara parsial mempunyai pengaruh terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada PT. Sinar Sosro Medan. Untuk melihat pengaruh disiplin dan motivasi secara simultan Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol. No. Oktober 2015 ISSN: 1693-7619 (Prin. http://jurnal. ersama-sam. terhadap produktivitas kerja, dapat dilakukan dengan menggunakan uji statistik F. Berdasarkan hasil pengolahan data denga program SPSS versi 16, maka diperoleh hasil seperti yang terlihat pada tabel berikut : Uji F Model Sum of Squares Regression Residual Total Mean Square Sig. Nilai F pada tabel diatas adalah Fhitung 19,617 > Ftabel 2,72 dengan Sig 0,000 < 0,05, menunjukkan H0 ditolak dan Ha diterima, berarti Promosi (X. dan Merek (X. berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian (Y). PEMBAHASAN Analisis hasil temuan penelitian ini adalah analisis mengenai hasil temuan penelitian ini terhadap kesesuaian teori, pendapat, maupun penelitian terdahulu yang telah dikemukakan hasil penelitian sebelumnya serta pola perilaku yang harus dilakukan untuk mengatasi hal-hal tersebut. Berikut ini ada 2 . bagian utama yang akan dibahas dalam analisis hasil temuan penelitian ini, yaitu sebagai berikut : Pengaruh Promosi terhadap Keputusan Pembelian Menurut Sutojo . terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi konsumen dalam memutuskan pembelain, diantaranya kesesuaian spesifikasi dan mutu produk dengan standart yang ditemukan, kelayakan harga dan syarat pembayaran, ketetapan jadwal pengiriman produk yang dipesan, perkembangan bisnis. Ketika konsumen akan mengambil suatu keputusan pembelian, variabel promosi merupakan salah satu pertimbangan dan aspek yang penting dalam pembelian produk karena promosi bertujuan sebagai sarana informasi bagi konsumen dalam memutuskan pembelain suatu produk. Dalam hal ini promosi sangat mempengaruhi konsumen dalam pengambilan keputusan. Begitu juga dengan penelitian yang dilakukan oleh Komalasari . menyatakan bahwa promosi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan hasil penelitian penulis dapat menyimpulkan bahwa ada pemngaruh signifikan promosi terhadap keputusan pembelian pada PT. Sinar Sosro Medan Thitung >Ttabel 3,578> 1,664 dengan signifikan 0,000 < 0,05 Pengaruh Merek terhadap Keputusan Pembelian Merek memilki kaitannya dengan keputusan pembelian konsumen karena merek dapat menyederhanakan pengambilan keputusan dan mengurangi resiko pembelian menjadi tidak ternilai. Kotler dan Keller . AuMerek adalah produk atau jasa penambah dimensi yang dengan cara tertentu mendiferensiasikannya dari produk atau Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol. No. Oktober 2015 ISSN: 1693-7619 (Prin. http://jurnal. jasa lain yang dirancang untuk memuaskan kebutuhan yang sama. Selain itu merek juga menjadi penanda suatu mutu produk sehingga pembeli dapat dengan mudah memilih produk yang akan mereka beli. Berdasarkan hasil analisis I Gede Wahma Diatmika . menunjukan bahwa merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antara merek terhadap keputusan pembelian pada PT. Sinar Sosro Medan dengan nilai Thitung >Ttabel 1,979> 1,664 atau signifikansi 0,000< 0,05. Pengaruh Promosi dan Merek Terhadap Keputusan Pembelian Proses pengambilan keputusan konsumen tidak bisa terjadi dengan sendirinya. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi diantaranya kebudayaan, sosial, individu, psikologis, motivasi dan pesepsi yang secara kuat dapat mempengaruhi proses pengambilan keputusan pemebelian. Selain faktor-faktor tersebut ada beberapa hal yang mempengaruhi keputusan pembelian diantaranya termasuk juga promosi dan Promosi sangat penting hubungannya atau pengaruhnya terhadap keputusan pembelian, karena promosi merupakan bentuk kegiatan yang bertujuan untuk memperkenalkan suatu produk baru kepada konsumen. Sama halnya dengan promosi, merek juga berpengaruh terhadap keputusan pembelian karena pada dasarnya merek adalah penanda suatu produk untuk membedakannya dengan produk lainnya. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan pengaruh signifikan antara promosi dan merek terhadap keputusan pembelian pada PT. Sinar Sosro Medan dengan nilai Fhitung > Ftabel yaitu 19,617 >2,72, dengan angka signifikansi 0,000 < 0,05. KESIMPULAN Dari pembahasan diatas maka dapat ditarik kesimpulan dalam penelitian ini Adanya pengaruh antara variabel promosi terhadap keputusan pembelian pada PT. Sinar Sosro Medan Adanya pengaruh antara variabel merek terhadap keputusan pembelian dengan pada PT. Sinar Sosro Medan Adanya pengaruh antara variabel promosi dan merek terhadap keputusan pembelian pada PT. Sinar Sosro Medan. Azuar Juliandy . Metedologi Penelitian Kuantitatif. etakan pertam. oleh percetakan M. Danang Sunyoto . Dasar-dasar Manajemen Pemasaran. etakan ketig. CAPS(Center of academic Publishing Servic. Fandy Tjiptono . Strategi Pemasaran . Edisi i. Yogyakarta Fandy Tjiptono dan Gregious Chandra . Pemasaran Strategik. Edisi 2. Andi Yogyakarta Fitri Komalasari . AuPengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Produk Hndphone Nokia EseriesAy. E-Journal Ekonomi. Tahun 2012. Hermawan Kartajaya . Brand Operation. Esensi Erlangga Group Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol. No. Oktober 2015 ISSN: 1693-7619 (Prin. http://jurnal. I Gede Wahma Diatmika Giri. I Made Jatra . AuPengaruh Promosi dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian mobil jenis MPV merek Toyota di Kota DenpasarAy. Jurnal Ekonomi. Vol. 3 No. Tahun 2014. Joseph P. Cannon. William D. Perreault. Jr dan E. Jerome McCarthy . Pemasaran Dasar. Edisi 6. Buku 2. Salemba Empat Kotler & Keller . Manajemen Pemasaran. Edisi 12. Jilid 1 . etakan keempa. PT. Macanan Jaya Cemerlang Ricky W. Griffin & Ronald J. Ebbert . Bisnis. Edisi ketujuh. Jilid 2. PT. Indeks Siswanto Sutojo . Manajemen Pemasaran. Edisi kedua. PT. Damar Mulia Pustaka Sugiyono . Metedologi Penelitian Bisnis. Bandung Susatyo Herlambang . Basic Marketing. etakan pertam. Pustaka Baru.