Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 3 Nomor 2 Desember 2023. Pages 159-168 ISSN: 2830-5868 (Onlin. ISSN: 2614-7831 (Printe. Journal Homepage: http://ejournal. stit-alkifayahriau. id/index. php/arraihanah Efektivitas Permainan Teka-Teki Silang Terhadap Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris Anak Usia 5-6 Tahun Di Taman Kanak-Kanak Uswatun Hasanah Kota Padang Hasnatul Aulia1. Serli Marlina2 Article Info Abstract Keywords: Crosswords. English Vocabulary. Early Childhood The motivation for this study stems from the fact that the teacher only introduces English vocabulary through picture guessing games, which in reality only teach basic vocabulary definitions. The purpose of this study was to determine how successful crossword puzzle games are at teaching English vocabulary to children between the ages of 5 and 6 at Uswatun Hasanah Kindergarten in Padang City. This kind of study uses a one-group pretest-posttest design model and is quantitative with a quasi-experimental design. According to the study's findings, crossword puzzles helped children at Uswatun Hasanah Kindergarten in Padang City. Indonesia, aged 5 to 6, recognize English words. Kata Kunci: Teka-teki Silang. Kosakata Bahasa Inggris. Anak Usia Dini Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengenalan kosakata bahasa Inggris guru hanya menggunakan permainan tebak gambar, dalam penerapannya permainan tebak gambar ini hanya mengenalkan beberapa kosakata bahasa Inggris dan arti dari kata tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui seberapa besar efektivitas permainan teka-teki silang terhadap pengenalan kosakata bahasa Inggris anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak Uswatun Hasanah Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen dengan model one group pretest posttest design. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan teka-teki silang efektif terhadap pengenalan kosakata bahasa Inggris anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak Uswatun Hasanah Kota Padang dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan permainan tebak gambar. Berdasarkan nilai sig . -taile. adalah sebesar 0,000<0,05. Perolehan effect size sebesar 3,67 disimpulkan termasuk dalam kategori tinggi, dengan demikian penggunaan permainan teka-teki silang dalam mengenalkan kosakata bahasa Inggris pada anak di Taman Kanak-kanak Uswatun Hasanah Kota Padang efektif PENDAHULUAN Anak usia dini adalah masa kehidupan anak pada rentang usia 0-6 tahun dimana mereka mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat, artinya Universitas Negeri Padang. Indonesia Email: Hasnakhairani78@gmail. Universitas Negeri Padang. Indonesia Email: serlimarlina@fip. Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 mereka sedang menyempurnakan perkembangan jasmani dan rohaninya agar berguna di masa depan. Perkembangan kecerdasannya sangat luar biasa dibandingkan dengan usia-usia selanjutnya, maka sering dikatakan periode emas atau the golden ages. Dapat disimpulkan bahwa pada masa ini anak membutuhkan perhatian yang lebih dari guru dan orang tua agar dapat mengembangkan kecerdasannya secara utuh, yang meliputi aspek moral, motorik, kognitif, sosial-emosional, bahasa dan seni sesuai kebutuhan anak pada setiap tahapan usianya melalui pendidikan anak usia dini. Pendidikan anak usia dini merupakan upaya untuk merangsang daya pikir anak usia 0-6 tahun. Melalui pendidikan seorang anak dapat berkembang sesuai dengan tahapan perkembangannya, terutama perkembangan kemampuan berkomunikasi anak dengan orang di sekitarnya. Anak dapat mengembangkan kemampuan komunikasi melalui bahasa, termasuk kemampuan menyampaikan pendapat, gagasan dan sudut pandang dalam menanggapi suatu persoalan dalam kehidupan nyata, kemampuan tersebut sangat penting bagi tumbuh ke mbang seorang anak (Sihombing & Marlina, 2022:. Untuk memperoleh suatu bahasa, manusia mempelajarinya melalui proses pemerolehan bahasa. Pemerolehan bahasa adalah suatu proses yang terjadi dalam otak anak ketika ia memperoleh bahasa pertamanya atau bahasa ibunya (Pransiska & Marlina, 2018:. Pemerolehan bahasa pada anak melewati proses yang unik dan berlangsung secara bertahap hingga mencapai kemampuan yang sempurna. Dalam pemerolehan bahasa ada banyak teori yang mendasari bagaimana proses bahasa itu sendiri. Salah satunya yaitu teori kognitivistik, teori ini berpandangan bahwa bahasa sebagai hasil kematangan kognitif anak dalam menemukan struktur bahasa melalui lingkungan sekitarnya (Salamah, 2015:. Hal ini menjelaskan bagaimana teori kognitivistik mempengaruhi potensi dari lahir dan juga me mperhatikan aspek lingkungan yang ada di sekitar anak. Pemerolehan bahasa anak tentu berbeda dengan pembelajaran bahasa, karena pemerolehan bahasa adalah proses anak memperoleh bahasa pertama atau bahasa ibunya, sedangkan pembelajaran bahasa berkaitan dengan proses anak mempelajari bahasa kedua atau bahasa asing. Ketika anak belajar bahasa melalui interaksi dengan orang dewasa, anak tidak hanya mempelajari redaksi kata dan kalimat melainkan juga struktur kata dan kalimat itu sendiri. Kemampuan ini dapat dimanfaatkan pula untuk memperoleh bahasa asing, yaitu bahasa Inggris. Menurut Morrison dalam (Pransiska, 2020:. mengungkapkan bahwa selain mendukung kedwibahasaan anak, menjadi bilingual juga bisa menjadikan anak mendapatkan keuntungan dalam peningkatan kognitif, budaya, dan ekonomi. Menyadari bahwa pentingnya bahasa Inggris dimasa depan, maka pengenalan kosakata bahasa inggris sedini mungkin harus distimulasi di sekolah karena menjadi salah satu upaya peningkatan kompetensi individu dalam pengenalan bahasa Inggris. Pengenalan kosa kata bahasa Inggris dapat dilakukan dengan berbagai cara yang menyenangkan, yaitu pembelajaran seraya bermain. Bermain bagi anak usia dini merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan dan juga kegiatan yang memiliki tujuan untuk mengoptimalkan seluruh aspek perkembangan Dapat disimpulkan bermain bagi dunia anak sangatlah penting, maka kegiatan bermain dalam pembelajaraan anak usia dini tidak dapat diabaikan, kare na bagi anak belajar adalah bermain dan bermain itupun adalah belajar. Oleh karena itu diperlukan Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 sebuah permainan yang bertujuan terhadap penguasaan kosakata bahasa inggris anak, salah satunya adalah permainan teka teki silang. Teka-teki silang adalah permainan bahasa yang dimainkan dengan cara mengisi ruang-ruang kosong yang berbentuk kotak dengan huruf-huruf sehingga membentuk sebuah kata yang sesuai dengan petunjuk (Wirahyuni, 2017:. Hasil observasi awal dan wawancara dengan guru pada bulan November 2022 di TK Uswatun Hasanah sudah dikenalkan kosakata bahasa inggris pada anak, tetapi pada saat pengenalan kosakata bahasa Inggris guru hanya menggunakan permainan tebak gambar, dalam penerapannya permainan tebak gambar ini hanya mengenalkan beberapa kosakata bahasa Inggris dan arti dari kata tersebut, hal ini membuat anak merasa sulit untuk membedakan antara pengucapan dan tulisan pada bahasa Inggris karena guru hanya menyebutkan kosakata tersebut lalu diulangi oleh anak, sehingga anak tidak mengerti bagaimana ejaan penulisan kata tersebut, dan hal ini menyebabkan hanya beberapa anak yang dapat menyebutkan kembali nama-nama benda yang ada di sekitarnya, serta nama-nama warna dalam bahasa inggris dengan benar dan tepat, sedangkan anak lain ada yang bersikap diam, bingung, dan tak mau tahu. Berdasarkan hasil observasi tersebut peneliti ingin menguji coba penggunaan permainan teka-teki silang terhadap pengenalan kosakata bahasa Inggris. Permainan teka-teki silang ini dapat membantu anak dalam mengingat kosakata yang dipelajari karena mengandung unsur permainan, dimana anak dapat mengasah tebakan, pikiran, dan dapat dilakukan secara santai dengan berbagai variasi, serta dapat mengasah keterampilan anak dalam membaca dan menulis. Berdasarkan permasalahan diatas, maka dari itu peneliti tertarik melakukan penelitian tentang pengenalan kosakata bahasa Inggris menggunakan permainan teka-teki silang. METODE Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen dengan model one group pretest posttest design. Penelitian eksperimen adalah penelitian yang dilakukan secara sengaja mengenai variabel yang data-datanya belum ada sehingga perlu adanya proses manipulasi melalui pemberian perlakuan tertentu pada kelompok eksperimen dan menyediakan kelas kontrol sebagai pembanding terhadap subjek penelitian yang kemudian diukur dampaknya (Jaedun, 2011:. Dalam melaksanakan penelitian diperlukan populasi dan sampel agar lebih Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan murid Taman kanak-kanak Uswatun Hasanah Kota Padang dengan jumlah sebanyak 46 anak yang terbagi kedalam 3 kelas yaitu B1. B2. B3. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling dengan pertimbangan keadaan homogenitas yaitu usia yang sama, fasilitas belajar yang sama, latar belakang kemampuan kemampuan guru yang sama, dan rekomendasi dari guru sekolah Uswatun Hasanah, yaitu kelompok B1 sebagai kelas Kontrol dan kelompok B3 sebagai kelas Eksperimen, masing-masing berjumlah 16 orang anak. Untuk mengukur kemampuan dasar dan pencapaian atau prestasi kemampuan objek yang diteliti, digunakan tes (Arikunto, 2014:. Dalam penelitian ini tes yang digunakan adalah tes buatan guru yang disusun dalam bentuk tes verbal dan tulis. Kemudian peneliti membuat tes berupa indikator-indikator yang akan dicapai oleh anak. Teknik penilaian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah dengan memberikan Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 skor pada setiap indikator yang digunakan untuk mengukur sikap, persepsi responden, status sosial ekonomi, kelembagaan, pengetahuan, kemampuan dan proses kegiatan lainnya (Sugiyono, 2019:. Sebelum melakukan tes maka perlu dilakukan analisis instrumen melalui uji coba, yaitu validasi tes dan reliabilitas tes. Dasar pengambilan keputusan dalam uji validitas yaitu, apabila nilai rhitung lebih besar dari rtabel, dengan begitu item pernyataan yang ada di dalam angket dikatakan berkorelasi signifikan terhadap skor keseluruhan yang diperoleh, berarti item sebuah angket dapat dinyatakan valid (Al Hakim et al. , 2021:. Selanjutnya suatu variabel menunjukkan nilai Cronbach Alpha >0,60 maka dapat disimpulkan bahwa variabel tersebut dapat dikatakan reliabel atau konsisten dalam mengukur (Arikunto, 2014:. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah membandingkan perbedaan dari dua rata-rata nilai, sehingga dilakukan dengan uji t . -tes. dalam pengujian hipotesis ini, peneliti menggunakan uji parametrik berupa independent sample t-test, yaitu membandingkan mean . ata-rat. dari 2 sampel. Kemudian dilanjutkan dengan Effect Size merupakan ukuran mengenai signifikansi praktis hasil penelitian yang berupa ukuran besarnya korelasi atau perbedaan, atau efek dari suatu variabel pada variabel lain salah satu effect size yang digunakan adalah cohenAos d . dari cohe. (Santoso, 2010:. Namun sebelum itu terlebih dahulu melakukan uji normalitas dan uji homogenitas. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2023 Di Taman Kanak-kanak Uswatun Hasanah Kota Padang yang beralamat di Jl. Heler No. Dadok Tunggul Hitam. Kecamatan Koto Tangah. Kota Padang dengan 5 kali pertemuan. Pertemuan pertama melakukan pretest, pertemuan kedua, ketiga, dan keempat memberikan perlakuan, dan pertemuan kelima melakukan posttest. Pada penelitian ini, sebelum dilakukan uji hipotesis menggunakan uji parametrik berupa independent sample t-test, terlebih dahulu melakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Berikut data hasil penelitian yang telah dilakukan: Uji Normalitas Suatu distribusi dikatakan normal jika taraf signifikansinya > 0,05, sedangkan jika taraf signifikansinya < 0,05 maka distribusinya dikatakan tidak Berikut hasil perhitungan uji normalitas menggunakan spss dapat dilihat pada tabel berikut : Tabel 1. Uji Normalitas Tests of Normality Kolmogorov-Smirnova Kelas Statistic Shapiro-Wilk Sig. Statistic Sig. Pengenalan Pretest Eksperimen ,163 ,200* kosakata bahasa Posttest Eksperimen ,180 ,177 ,892 ,060 Pretest Kontrol ,146 ,200* ,906 ,100 ,156 ,200* ,941 ,365 Posttest Kontrol This is a lower bound of the true significance. ,922 ,182 Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Lillieifoirs Significancei Coirreictioin Berdasarkan tabel tersebut dapat kita lihat bahwa (N) atau jumlah data yaitu pada kelas eksperimen dan kontrol masing-masing adalah 16 anak. Nilai signifikansi pada tabel Shapiro-Wilk pretest kelas eksperimen sebesar adalah 0,182 dan posttest sebesar 0,60. Dapat dikatakan bahwa data pretest maupun posttest masing-masing >0,05 yang artinya data pada kelas eksperimen sudah berdistribusi normal. Kemudian kelas kontrol nilai signifikansi pretest adalah 0,100 dan posttest sebesar 0,365. Data pretest maupun posttest masing-masing >0,05 yang artinya data pada kelas kontrol juga berdistribusi normal. Uji Homogenitas Data dikatakan homogen apabila memiliki nilai signifikansi >0,05. Adapun hasil perhitungan uji homogenitas data menggunakan SPSS dapat dilihat melalui tabel berikut: Tabel 2. Uji Homogenitas Test of Homogeneity of Variances Levene Statistic Sig. Pengenalan Based on Mean ,433 ,730 Based on Median ,307 ,820 Based on Median and with ,307 57,759 ,820 adjusted df ,435 ,729 Based on trimmed mean Berdasarkan tabel hasil uji homogenitas diatas dapat dilihat bahwa nilai signifikansi Based on Mean sebesar 0,730 > 0,05. Sehingga dapat disimpulkan data yang diperoleh kelas eksperimen maupun kontrol sudah bersifat homogen atau memiliki varian yang sama. Uji Hipotesis Selanjutnya dilakukan uji hipotesis untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan pada kedua kelompok sampel. Tabel 3. Uji Hipotesis Post Test Kelas Eksperimen dan Kontrol Group Statistics Kelas Pengenalan kosakata Posttest bahasa inggris Mean Std. Deviation Std. Error Mean 10,63 1,258 ,315 5,38 1,586 Eksperimen Posttest Kontrol ,397 Data diatas menunjukan bahwa rata-rata . untuk pretest kelas eksperimen sebesar 10,36 dan kontrol adalah 5,38. Berikutnya untuk mengetahui perbedaan pada kedua kelas tersebut bermakna . ignifikan atau tida. , hasilnya dapat dilihat me lalui tabel berikut: Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Tabel 4. Independent Sample T-Test Hasil Pengujian Post Test Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances t-test for Equality of Means 95% Confidence Interval of the Difference Sig. Mean Std. Error Difference Difference Lower Upper ,000 5,250 ,506 4,216 6,284 Pengenalan ,880 Equal Equal Sig. ,356 10,37 10,37 28,52 ,000 5,250 ,506 4,214 6,286 Berdasarkan tabel diatas diketahui nilai signifikansi pada LeveneAos Test for Equality of Variances adalah 0,356>0,05. Dapat disimpulkan bahwa varians data N-gain untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah sama atau homogen. Kemudian berdasarkan tabel diatas dapat diketahui nilai sig. -taile. adalah sebesar 0,000 > 0,05 yang artinya terdapat perbedaan antara pengenalan kosakata bahasa Inggris di kelas eksperimen yang menggunakan permainan teka-teki silang dan kelas kontrol menggunakan permainan tebak gambar. Uji Effect Size Adapun untuk menentukan besaran efek maka terlebih dahulu menghitung standar deviasi gabungan, didapatkan hasil 1,4314. Untuk me ngetahui ukuran besar efek perlakuan yang peneliti lakukan di kelas eksperimen menggunakan permainan tekateki silang terhadap pengenalan kosakata bahasa Inggris anak. Digunakan rumus sebagai berikut : ycc= ycA1 Oe ycA2 ycIyaycyycuycuycyceycc ycc= 10,63 Oe 5,38 1,4314 ycc= 5,25 1,4314 ycc = 3,67 Berdasarkan dari rumus yang digunakan didapatkan nilai Effect Size sebesar 3,67. Dapat disimpulkan bahwa besarnya efektivitas permainan teka-teki silang terhadap pengenalan kosakata anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak Uswatun Hasanah Kota Padang yang termasuk dalam kategori kuat. Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Pembahasan Pada saat melakukan penelitian di kelas eksperimen dengan permainan tekateki silang diawali dengan menunjukkan pelafalan kosakata yang akan dipelajari menggunakan media bantu Flashcard, kemudian menunjukkan bagaimana cara menyebutkan ejaan kosakata dalam bahasa Inggris yang ada pada media bantu Flashcard, setelah itu guru mendemonstrasikan bagaimana cara memainkan permainan teka-teki silang, barulah kemudian anak menebak dan menuliskan kosakata dalam bahasa Inggris yang ada pada teka-teki silang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya maka dapat diketahui kemampuan pengenalan kosakata bahasa Inggris menggunakan permainan teka-teki silang dapat dilihat melalui 3 komponen, yaitu : Kemampuan anak dalam melafadzkan bahasa Inggris dengan tepat dan benar. Berdasarkan hasil posttest terakhir di kelas eksperimen setelah diberikan perlakuan menggunakan permainan teka-teki silang terdapat perkembangan sangat baik, kemampuan melafadzkan kosakata bahasa Inggris anak menunjukkan terdapat nilai rata-rata sebesar 3,81, dimana anak sudah mampu melafadzkan dengan benar dan dapat mengingat dengan baik huruf serta mengenali bunyi huruf kosakata yang diajarkan. Untuk mengenal kosakata bahasa Inggris yang baik maka seorang anak memerlukan pengetahuan tentang nama huruf, kecepatan anak menyebutkan nama huruf, pemahaman fonemik . emahaman huruf-buny. (Samad et al. , 2020:. Belajar mengenal huruf harus diiringi dengan tema yang membuat anak membuat koneksi huruf yang diajarkan dengan objek yang sudah dikenal. Hal ini sejalan dengan teori Gleason (Ruhaena, 2008:. dari model koneksionis . onnectionist model. anak seringkali melakukan koneksi untuk membentuk bahasa dan mengasosiasikan dengan kejadian di luar dirinya, semakin sering koneksi dilakukan semakin baik otak mengingat koneksi ini dan semakin mudah kerja otak untuk mengenali bunyi huruf. Sejalan seperti yang dikemukakan (Prastyaningrum et al. , 2022:. aspek yang dinilai pada penguasaan kosakata adalah pada kelancaran anak dalam mengucapkan bahasa Inggris yaitu ketepatan dalam pelafalan bahasa inggris dan perolehan kosakata yang dimiliki. Kemampuan mengucapkan kata-kata merupakan hasil dari belajar melalui suara yang didengar melalui pengalamannya yang bisa digunakan untuk menyusun kalimat baru. Kemampuan anak dalam mengeja kosakata bahasa Inggris dengan benar. Berdasarkan hasil posttest terakhir di kelas eksperimen setelah diberikan perlakuan menggunakan permainan teka-teki silang terdapat perkembangan sangat baik, kemampuan mengeja kosakata bahasa Inggris anak menunjukkan terdapat nilai rata-rata sebesar 3,31, dimana anak sudah mampu mengeja kosakata bahasa Inggris dengan benar, sebagaimana yang dikemukakan oleh (Thronbury, 2002:27Ae. bahwa yang menjadi sebuah indikator pencapaian atau penilaian penguasaan kosakata . pelafalan atau pengucapan . karena kosakata yang mudah diucapkan lebih mudah untuk dipelajari oleh anak, . kecocokan ejaan terhadap kosakata cenderung menjadi penyebab keberhasilan anak dalam mengenal Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 kosakata tersebut, . arti atau makna . kosakata yang tidak memiliki banyak arti membuat kosakata tersebut mudah dipelajari. Pendapat lain menjelaskan bahwa belajar kosakata bahasa Inggris tidak hanya dengan menghafal kata-kata, tetapi juga membutuhkan komponen yang mendukung dari kata tersebut seperti pelafalan kosakata dan juga ejaannya sehingga dapat menggunakannya dengan baik dan tepat (Dwi, 2023:. Pembelajaran ejaan huruf alfabet untuk anak usia dini memiliki manfaat untuk kemampuan membaca dan pencapaian membaca huruf, oleh karena itu, pembahasan alfabet dan nomor diberikan pada tahap awal pengenalan bahasa Inggris (Wati et al. , 2021:. Kemampuan anak dalam menulis kosakata bahasa Inggris dengan benar. Berdasarkan hasil posttest terakhir di kelas eksperimen setelah diberikan perlakuan menggunakan permainan teka-teki silang terdapat perkembangan sangat baik, kemampuan menulis kosakata bahasa Inggris anak menunjukkan terdapat nilai rata-rata sebesar 3,50, dimana perkembangan kemampuan menulis anak sudah bisa menulis huruf dengan benar, hal ini karena koneksi bentuk huruf dengan bunyi huruf sehingga membuat anak lebih mudah mengingatnya (Ruhaena, 2008:. Pendapat lain menjelaskan proses menulis dapat membantu peserta didik dalam memecahkan masalah dari pengalaman, pengetahuan, dan tingkah laku peserta didik, hal itu dapat membuat anak mengingat bagaimana tulisan dari kata-kata tersebut (Wati et al. , 2021:. Dengan kemampuan anak dalam mengeja bahasa Inggris, kemampuan yang lainnya juga akan ikut berkembang seperti menulis, sampai akhirnya anak mampu berbicara dan berkomunikasi menggunakan bahasa inggris secara sederhana (Novitasari et al. , 2021:1. Adapun kelebihan permainan teka-teki silang adalah 1. Ketika teka-teki silang dipakai sebagai pembelajaran kosakata, anak termotivasi untuk belajar dan memahami kosakata dengan mudah dan mendalam. Pada teka-teki silang ada unsur permainan yang mampu memunculkan gairah dan rasa senang dalam belajar tanpa rasa jenuh. Mengembangkan intuisi anak untuk memahami lebih banyak kosakata karena adanya tantangan yang menumbuhkan rasa penasaran (Mulfiani & Ismet, 2020:. Berdasarkan hasil analisis berdasarkan pedoman instrumen dengan 3 item pertanyaan yang telah dilakukan di Taman Kanak-Kanak Uswatun Hasanah Kota Padang mengenai kemampuan anak dalam mengenal bahasa Inggris di kelas eksperimen dan juga kontrol sama sama mengalami peningkatan. Namun, pada kelas eksperimen yang menggunakan permainan teka-teki silang lebih meningkat dibandingkan kelas kontrol. Dapat dilihat dari anak yang awalnya merasa kesulitan membedakan antara pengucapan dan tulisan kosakata bahasa Inggris, menjadi tahu bagaimana cara pengucapan dan tulisan kosakata bahasa Inggris melalui permainan teka-teki silang ini. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan permainan teka-teki silang dalam pengenalan kosakata bahasa Inggris pada anak meningkat lebih tinggi dan signifikan dibandingkan dengan permainan tebak gambar. Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 KESIMPULAN Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan teka-teki silang efektif terhadap pengenalan kosakata bahasa Inggris anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak Uswatun Hasanah Kota Padang dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan permainan tebak gambar. Perbandingan rata-rata pada kedua kelas menunjukkan bahwa penggunaan permainan teka-teki silang di kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol dengan rata-rata pada kelas eksperimen sebesar 10,63 dan pada kelas kontrol sebesar 5,38. Berdasarkan nilai sig . -taile. adalah sebesar 0,000<0,05. Perolehan effect size sebesar 3,67 disimpulkan termasuk dalam kategori kuat, dengan demikian penggunaan permainan teka-teki silang dalam mengenalkan kosakata bahasa Inggris pada anak di Taman Kanak-kanak Uswatun Hasanah Kota Padang efektif DAFTAR KEPUSTAKAAN Al Hakim. Mustika. , & Yuliani. Validitas Dan Reliabilitas Angket Motivasi Berprestasi. FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling Dalam Pendidika. , 4. , 263. https://doi. org/10. 22460/fokus. Arikunto. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta. Dwi. Pembelajaran Kosa Kata Bahasa Inggris Untuk Anak Didik Usia 4-5 Tahun. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 1. , 18Ae22. https://ejurnal. id/index. php/JUBPI/article/view/918 Jaedun. Metodologi Penelitian Eksperimen. Puslit Dikdasmen. Lemlit UNY. Mulfiani. , & Ismet. Efektivitas Permainan Teka Teki Silang Modifikasi terhadap Kemampuan Membaca. 4, 287Ae291. Novitasari. Prastyo. Iftitah. Reswari. , & Fauziddin. Media Daur Ulang (Recycle Syste. dalam Kemampuan Membaca Bahasa Inggris Awal Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6. , 1323Ae1330. https://doi. org/10. 31004/obsesi. Pransiska. Program Bilingualisme Bahasa Inggris pada Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Serambi Ilmu, 21. Pransiska. , & Marlina. Contribution of First Languages Acquisition of ChildrenAos Speaking Ability in Assyofa Kindergarten Padang. Atlantis Press, 169(Icece 2. , 264Ae265. https://doi. org/10. 2991/icece-17. Prastyaningrum. Afifah. , & Amumpuni. English Fun With Arduino Uno untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Anak Usia Dini. , 220Ae Ruhaena. Pengaruh Metode Pembelajaran Jolly Phonics terhadap Kemampuan Baca-Tulis Permulaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Pada Anak Prasekolah. Penelitian Humaniora, 9. , 192Ae206. Salamah. Studi Ringkas Pemerolehan Bahasa Pada Anak. Bahastra, 33. , 73Ae Samad. Samad. , & RH. Pe nguasaan Kosa Kata Bahasa Inggris Anak Melalui Media Flash Card Pada Kelompok B Di PAUD Terpadu Alkhairaat Skeep Kota Ternate. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 2. , 47Ae60. https://doi. org/10. 33387/cp. Santoso. Studi Deskriptif Effect Size Penelitian-Penelitian Di Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma. Penelitian, 14. , 1Ae17. Sihombing. , & Marlina. Strate gi Guru Dalam Menstimulasi Kemampuan Anak Berkomunikasi Saat Pembelajaran Ditaman Kanak-Kanak Pembangunan. JCE Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 (Journal of Childhood Educatio. , 6. , 33. https://doi. org/10. 30736/jce. Sugiyono. Metode Penelitian & Pengembangan Research and Development (S. Suryandari . Alfabeta. Thronbury. How To Teach Vocabulary. Pearson Education Limited. Wati. Anggaira. Sari. , & Andianto. Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris dengan Menggunakan Media Digital untuk Anak Usia Dini. Jurnal Pengabdian Dharma Wacana, 2. , 8Ae12. https://doi. org/10. 37295/jpdw. Wirahyuni. Meningkatkan Minat Baca Melalui Permainan Teka Teki Silang Dan AoBalsem Plang. Ao Acarya Pustaka, 3. , 1. https://doi. org/10. 23887/ap.