PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Vol. 2 No. Januari 2022 Page: 36 - 45 Linggau Jurnal Language education and literature Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Kelas Vi Mts MazroAoIllah Lubuklinggau Pepi Anita1. Ahmad Gawdy2. Sri Murti3 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Lubuklinggau1,2,3 Email: Pepianita757@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan menulis teks eksposisi siswa kelas Vi MTS MazroAoillah Lubuklinggau. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksprimen semu. Populasi dalam penelitian ini kelas Vi. 1 s. d Vi. 5 MTS MazroAoillah Lubukinggau dengan sampel kelas Vi. 2 yang diambil secara acak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes esai berupa pre-test dan post-test dalam kemampuan menulis teks eksposisi. Berdasarkan uji tes dan teknik analisis data menggunakan aplikasi spss versi 20 dengan langkah-langkah: uji nilai rata-rata dan simpangan baku, normalitas data, uji t dan uji homogenitas. Hasil penelitian nilai rata-rata pre-test 64. 88, simpangan baku 10. 312 dan nilai rata-rata post-test sebesar 73. nilai simpangan baku 7. Hasil nilai normalitas data singnifikan . untuk semua data Kolmogorov-Smirnova pre-test dari 0,060 sedangkan post-test 0,008 dan pada Shapiro-Wilk pre-test 0,079 dan pada post-test 0,009. Sehingga dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi Nilai ujit 3,430 dan nilai ttabel 1,703 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima sedangkan Ho ditolak. Uji homogenitas singnifikan . 0,082< nilai problitas 0,05 sehingga dapat disimpulkan data homogen. Kata kunci: Problem based learning, kemampuan menulis teks eksposisi. ABSTRACT This study aims to determine the effectiveness of the problem-based learning model on the ability to write exposition texts for class Vi MTS Mazro'illah Lubuklinggau students. Quasiexperimental research method. The population in this study was class Vi. 1 to Vi. 5 MTS Mazro'illah Lubukinggau with a sample of class Vi. 2 which was taken randomly. The data collection technique in this study used an essay test in the form of pre-test and post-test in the ability to write exposition texts. Based on tests and techniques. Data analysis using spss version 20 application with the following steps: test the average value and standard deviation, data normality, t test and homogeneity test. The results of the study mean the pre-test value is 64. the standard deviation is 10. 312 and the post-test average is 73. 38, the standard deviation is The results of the significant data normality . for all Kolmogorov-Smirnova data pretest of 0. 060 while post-test 0. 008 and 0. 079 for Shapiro-Wilk pre-test and 0. 009 in post-test. it can be concluded that the data is normally distributed. The test value is 3,430 and the ttable value is 1,703, it can be concluded that Ha is accepted while Ho is rejected. Significant homogeneity test . 082< probability value 0. 05 so that homogeneous data can be Keywords: Problem based learning, ability to write expository text. PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Vol. 2 No. Januari 2022 Page: 36 - 45 Linggau Jurnal Language education and literature PENDAHULUAN Pendidikan dan pengajaran merupakan persoalan yang cukup kompleks, sebab banyak hal yang dipengaruhinya, salah satunya adalah guru. Guru merupakan komponen pembelajaran yang memegang peran penting dan utama, karena keberhasilan proses pembelajaran sangat ditentukan oleh faktor guru. Tugas guru adalah menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik dengan menggunakan cara atau Keberhasilan menyampaikan materi kepada peserta didiknya sangat tergantung pada cara yang Salah satu cara yang dapat disesuaikan oleh guru demi keberhasilan proses pembelajaran adalah dengan menentukan model pembelajaran yang tepat. Model Pembelajaran Problem Based Learning merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Model Pembelajaran Problem Based Learning yaitu model ditemukan pertama kali oleh ahli kesehatan di McMaster University di Kanada pada tahun 1960-an. Idenya pertama kali muncul karena siswa tidak mampu menerapkan sejumlah pengatahuan ilmiah dasar untuk situasi Pembelajaran ini membuat siswa menjadi pelajar yang mandiri, artinya ketika siswa belajar maka siswa dapat memilih strategi pembelajaran yang sesuai terampil menggunakan strategi tersebut untuk belajar dan mampu mengontrol proses belajarnya, serta termotivasi untuk menyelesaikan belajarnya itu. Prinsip utama Model Pembelajaran Problem Based Learning, untuk menggali daya kefektivitas peserta didik dalam berpikir dan motivasi siswa agar terus belajar. Kurnianingsi dan Sani . menyatakan bahwa Model Pembelajaran Problem Based Learning ini, tidak untuk membantu guru memberikan informasi sebanyakbanyaknya, kepada siswa tetapi Model Pembelajaran Problem Based Learning ini membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir, memecakan masalah, dan keterampilan intelektual, dan peran orang dewasa di sini ikut serta dalam memperoleh pengalaman secara nyata atau simulasi dan menjadi pelajar mandiri. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti pada guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas Vi. MTS MazroAoillah Lubuklinggau, bahwa nilai rata-rata PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Vol. 2 No. Januari 2022 Page: 36 - 45 Linggau Jurnal Language education and literature siswa kelas Vi. pada mata pelajaran bahasa Indonesia khususnya materi teks eksposisi banyak yang belum mencapai KKM 76. Hal ini disebabkan kurangnya minat dan motivasi belajar. Adapun kelemahan siswa dalam mengikuti poroses pembelajaran yaitu mengantuk pada saat pembelajaran berlangsung. Hal ini dikarenakan proses pembelajaran guru hanya menggunakan metode caramah. Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat menjadi solusi permasalahan yang dihadapi di dalam proses pembelajaran. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Model Problem Based Learning terhadap kemampuan menulis teks eksposisi. Peneliti mengharapkan dengan adanya model pembelajaran ini bisa meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa, materi terhadap kemampuan menulis teks eksposisi berdasarkan kopetansi dasar (KD) menyajikan gagasan pendapat kedalam bentuk teks eksposisi berupa ilmiah populer . ingkungan hidup. kondisisi sosial, dan keragaman budaya dl. secara lisan dan tertulis dengan memperhatikan struktur, unsur, kebahasaan dan aspek lisan. Teks eksposisi adalah berupa tulisan yang berfungsi untuk mengungkapkan gagasa atau pikiran mengenai sebuah informasi atau pokok pikiran, isu yang bersifat faktual, penting dan ,didukung dengan argumentasi yang berupa pendapat bertujuan meyakinkan pembaca agar memperluas pengatahuan pembaca. Adapun penelitian yang terdahulu yang dilakukan oleh Nursidik . meneliti model pembelajaran Problem based learning menyatakan bahwa dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam Pembelajaran Menulis Teks Laporan Hasil Observasi dan Dampaknya Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik. Selain itu penelitian serupa dilakukan oleh Wijaya . pembelajaran mengunakan model Problem Based Learning Hasil kuantitatif dan kualitatif puisi siswa menunjukkan bahwa pembelajaran sangat efektif dan menyenangkan dalam mempengaruhi kemampuan menulis puisi siswa kelas VII MTS. Hizbul Wathan NW Semaya tahun 2018/2019. Penelitian yang sama dilakukan oleh Maulana . Terdapat peningkatan hasil belajar setelah menggunakan metode Problem Based Learning, kemampuan berpikir kritis, pengaruh metode PBL lebih baik dari pada metode inquiri dan mempengaruhi Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 2 No. Januari 2022 Page: 36 - 45 hasil belajar siswa. Selajutnya penelitian Sumardi . Pembelajaran dengan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa, pada siklus I siswa yang tuntas mencapai 40 %, sedangkan pada siklus II siswa yang tuntas mencapai 80 %, ada peningkatan sebesar 40 %. Begitu pula dengan keaktifan siswa, terjadi perubahan yang positif pada sikapnya selama mengikuti proses pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL). Pada siklus I memperoleh 25 %,sedangkan pada siklus II memperoleh 80 %. Jadi ada peningkatan 55 %. Berdasarkan beberapa uraian dan fakta yang dilakukan peneliti terdahulu. Sangat banyak yang meneliti mengunakan model pembelajaran Problem Based Learning, tetapi jarang yang meneliti model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemempuan menulis teks eksposisi. Maka penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul AuEfektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Siswa Kelas Vi. MTS MazroAoillah Lubuklinggau?Ay METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksprimen semu, penelitian ini hanya meneliti satu kelas sebagai sampel penelitian tidak adanya kelas perbandingan. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahap pertama pre-test, tahap kedua treatimen . dan ketiga post-tes. HASIL PENELITIAN Penelitian ini dilakukan pada tanggal 02 Agustus 2021 s. d 02 September 2021, menggunakan satu sampel, yaitu siswa kelas Vi. 2 MTS MazroAoillah Lubuklinggau tahun pelajaran 2021/2022 untuk mengambil data penelitian. Adapun pelaksanaan penelitian mengajar secara langsung pada kelass yang diteliti. Penelitian dilakukan di kelas Vi MTS MazroAoillah Lubuklinggau dengan jumlah sampel sebanyak 29 siswa. Pelaksanaannya dilakukan, sesuai dengan jadwal mata Pelajaran Bahasa Indonesia yang telah ditetapkan oleh sekolah. model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini problem based learning pada materi menulis teks eksposisi. Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 2 No. Januari 2022 Page: 36 - 45 Jumlah pertemuan tatap muka yang dilakukan pada saat penelitian adalah 4 kali pertemuan satu kali pemberian tes awal . re-tes. , 2 kali proses pembelajaran dengan model pembelajaran problem based learning dan 1 kali pemberian tes akhir . ost-tes. Setelah melakukan dua kali penelitian peneliti merekapitulasi nilai tes dalam setiap pelaksanan yang dilakukan. Hal ini dilaksanakan agar melihat perkembangan nilai hasil belajar anak dapat dikontrol dengan teliti dan baik. Kegiatan tes awal . re-tes. dilakukan sebelum siswa diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning pada kelas Vi. pre-test dalam penelitian ini dilakukan dengan cara memberi siswa pilihan suatu ide pokok dalam teks eksposisi setelah memilih ide pokok siswa menulis teks eksposisi yang telah dipilih dan menjawab pertanyaan yang berupa esai. Kegiatan tes awal ini berfungsi untuk mengetahui pengetahuan awal yang dimiliki oleh siswa dalam teks eksposisi. Kemudian peneliti menilai lembar jawaban siswa menulis teks eksposisi dan membuat rekapitulasi hasil nilai tes awal, penilaian secara individu yang dikategorikan berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM . yang telah ditetapkan oleh sekolah MTS MazroAoillah Lubuklinggau. Dapat dilihat pada tabel berikut ini Nilai Ou76 < 76 Tabel 1. Rekapitulasi Data Hasil Tes Awal (Pre-Tes. Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Predikat Tes Awal (Pre-Tes. Frekuensi Prsentase Tuntas 27,58% Tidak Tuntas 72,41% Jumlah 29 Orang Rata-rata Berdasarkan tabel diatas dapat dideskripsikan bahwa siswa pada tes awal yang dinyatakan tuntas atau mendapatkan nilai Ou 76 berjumlah 8 orang atau 27,58% dan untuk siswa yang tidak tuntas atau mendapatkan nilai < 76 berjumlah 21 orang 72,41% dengan nilai rata-rata sebesar 64. 88 nilai terendah yang diperoleh adalah 43,00 dan nilai tertinggi 80,00. Setelah kemampuan awal siswa diketahui, dilanjutkan dengan kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Kegiatan PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Vol. 2 No. Januari 2022 Page: 36 - 45 Linggau Jurnal Language education and literature dilakukan dua kali pertemuan. Setelah tes awal dan dilanjutkan pengujian akhir setelah peneliti menerapkan materi dengan model pembelajaran problem based learning. tes yang diberikan peneliti berbentuk esai. Tes akhir yang dilakukan untuk mengetahui keterampilan siswa dalam menulis teks eksposisi meningkat atau sebaliknya. Oleh karena itu tes akhir untuk menentukan keberhasilan siswa itu sendiri secara individual katagori berdasarkan KKM . , yang telah ditetapkan oleh sekolah MTS MazroAoillah Lubuklinggau. Dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 1. Rekapitulasi Data Hasil Tes Akhir (Post-Tes. Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Nilai Predikat Frekuensi Ou76 < 76 Tuntas Tidak Tuntas Jumlah Rata-rata 29 Oerang Tes Awal (Post-Tes. Prsentase 48,27% 51,72% Berdasarkan tabel di atas dapat dideskripsikan siswa pada tes akhir . ost-tes. yang dinyatakan tuntas atau mendapatkan nilai Ou 76 berjumlah 14 orang . ,27%%) dan siswa yang tidak tuntas atau < 76 sebanyak 15 orang . ,72%) dengan nilai rata-rata 38 adapun nilai terendah yang diperoleh siswa 60 dan nilai tertinggi 83. Adapun hasil Normalitas data tes . re-tes. awal dan tes akhir . ost-tes. dengan menggunakan uji kecocokan dapat dilihat pada tabel 1. 3 sebagai berikut: Tabel 1. Hasil Uji Normalitas Data Pre-Test dan Post-Test Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Tests of Normality Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Statistic Sig. Statistic Sig. Pretest Posttest Lilliefors Significance Correction Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 2 No. Januari 2022 Page: 36 - 45 Berdasarkan data tersebut dapat diinterprestasikan bahwa diketahui nilai singnifikansi . untuk semua data Kolmogorov-Smirnova pre-test dari 0,060 sedangkan post-test 0,008 dan pada Shapiro-Wilk pre-test 0,079 dan pada post-test 0,009 > 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Nilai uji normalitas data post-test dapat dilihat pada tabel 1. Data Pre-test Post-test Tabel 1. Rekapitulasi Uji Hasil Data Pre-Test dan Post-Test KolmogorovShapiro-Wilk Probalitas Kesimpulan Smirnova 0,060 0,079 0,05 Normal 0,080 0,009 0,05 Normal Berdasarkan hasil dari SPSS versi 20 penelitian yang telah dilakukan peneliti maka diketahui bahwa nilai pre-test kemampuan menulis teks eksposisi sebelum menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning siswa dinyatakan tuntas atau mendapat nilai Ou 76 berjumlah 8 orang atau 27,58% dan untuk siswa yang tidak tuntas atau mendapatkan nilai < 76 berjumlah 21 orang 72,41% dengan nilai rata-rata 88 nilai terendah yang diperoleh adalah 43,00 dan nilai tertinggi 80,00. Dari hasil tersebut masih banyak siswa dinyatakan tidak memenuhi Kriteria Ketuntaan Minimum (KKM) hal ini disebabkan banyak siswa belum memahami materi teks eksposisi sehingga siswa kesulitan dalam menulis teks eksposisi. Kegiantan treatmen pada kelas Vi. Menggunakan model pembelajaran problem baed learning. Langkah-langkah model pembelajaran problem based learning yaitu diawali dengan menjelaskan materi tentang menulis teks esposisi dibahas bersama dengan siswa dan membantu untuk menemukan maaslah yang ada, dan juga mendorong siswa untuk menggumpulkan data yang fakta, siswa mencoba menganalisis secara individu atau mandiri, membantu siswa untuk memilih cara memecakan masalah berdaasrkan data yang ada dan cara untuk menganalisis data, membantu siswa merencanakan penerapan pemecahan masalah yang ada, dan siswa melakukan uji coba terhadap rencana yang telah ditetapkan. Ada beberapa kendala dan kelebihan yang dihadapi siswa pada saat mengikuti pelaksaan kegiatan pembelajaran menggunakan model problem baed learning, adapun Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 2 No. Januari 2022 Page: 36 - 45 kendalanya yaitu pada saat proes pembelajaran berlangung siswa butuh pembiasaan karena model pembelajaran problem based learning ini cukup sulit dan siswa harus betul-betul konsentrasi pada saat pembelajaran berlangsung, proses pembelajaran harus disiapkan dengan waktu yang panjang agar maslah yang dijelaskantersampaikan dengan baik sesuai dengan tujuan model pembelajaran yang diggunakan, siswa tidak akan benar-benar bisa menerima karena pengalaman sebelumnya masih menggunakan metode ceramah untuk menyampaikan materi, guru belum sepenuhnya menerapkan atau menggunakan model pembelajaran ini, mata pelajaran Bahasa Indonesia, dan terdapat juga ada beberapa siswa kurang minat dalam mengikuti proes pembelajaran berlangsung. Dari beberapa kendala yang ditemukan dalam proses belajar. Maka menuntut peneliti mencari solusi untuk mengatasi permasalahan dengan cara memberi penjalasan secara lebih rinci agar siswa dapat mengikuti langkah-langkah pembelajaran dengan baik dan memberikan pendekatan pada siswa untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam kegiatan belajar mengajar agar berjalan dengan lancar. Adapun kelebihan dari penggunaan model pembelajaran problem based learning yang ditemukan dalam penelitian ini adalah siswa mendapatkan pengalaman baru agar siswa lebih semangat dalam belajar, mengembangkan pemikiran kritis pada siswa, meningkatkan kemampuan memecakan masalah, meningkatkan motivasi belajar siswa, mampu mendorong siswa untuk belajar secara mandiri dan menigkatkan hasil belajar Hasil tes akhir . ost-tes. pada kemampuan menulis teks eksposisi setelah menggunakan model pembelajaran problem based learning atau melakukan kegiatan treatmen problem based learning lebih baik dari pada hasil pre-test, dapat dilihat pada hasil test akhir yang dinyatakan tuntas atau mendapatkan nilai Ou 76 berjumlah 14 orang . ,27%) dan siswa yang tidak tuntas atau < 76 sebanyak 15 orang . ,72%)dengan nilai rata-rata sebesar 73. 38 adapun nilai terendah yang diperoleh siswa 60,00 dan nilai Maka dapat disimpulkan model pembelajaran problem based learning efektif terhadap kemampuan menulis teks eksposisi siswa kelas Vi MTS MazroAoillah Lubuklinggau. Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 2 No. Januari 2022 Page: 36 - 45 Sebagai pembuktian hasil tes menulis teks eksposisi untuk tes awal . re-tes. dan tes akhir . ost-tes. setelah dianalisis oleh peneliti menggunakan aplikasi SPSS versi 20 maka didapat nilai thitung yaitu nilai sig . -taile. 0,001 < 0,005. Jika Ho ditolak maka Ha diterima sehingga kemampuan menulis teks eksposisi yang diajarkan menggunakan model pembelajaran problem based learning lebih tinggi dibandingkan menggunakan model pembelajaran sebelumnya. Maka dapat disimpulkan bahwa keampuan menulis teks eksposisi efektif dan berhasil mencapai KKM yang telah ditetapkan sehingga model pembelajaran problem based learning dapat dikatakan efektif yang mencapai ketuntasan setelah menggunakan model pembelajaran problem based learning. SIMPULAN Berdasarkan perhitungan data, analisis data dan pembahasan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning efektif terhadap kemampuan menulis teks eksposisi siswa kelas Vi MTS MazroAoillah Lubuklinggau. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data spss versi 20 dengan nilai singnifikan sig sebesar 0,001<0,05 maka kedua varians dinyatakan data tersebut normal. Nilai thitung yang didapatkan yaitu 3,430 > ttabel 1,703 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima sedangkan Ho ditolak maka terdapat keefektivan dalam belajar menggunakan model pembelajar problem based learning terhadap kemampuan menulis teks eksposisi. Maka model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan menulis teks eksposisi siswa kelas Vi MTS MazroAoillah Lubuklinggau yaitu hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima kebenarannya. DAFTAR PUSTAKA