COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 2 Mei 2024. Hal. Bimbingan Teknis Penyusunan Dokumen Akreditasi UPT Perpustakaan STMIK Amik Riau Rosman Rosman*1. Nining Sudiar2. Hadira Latiar3 1,2,3Prodi Ilmu Perpustakaan. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Lancang Kuning *e-mail: hadira@unilak. Abstract The performance of a library must be evaluated and standardized in order to get an idea of the quality of its performance. To measure this quality, you can assess library accreditation standards. UPT STMIK Amik Riau Library has made efforts to evaluate service quality through an accreditation assessment However, there are several problems and obstacles, namely. limited ability and understanding in preparing accreditation documents, as well as limited technical ability to prepare physical evidence attached to the accreditation form. So, we, the PkM team, offered a solution to the STMIK Amik Riau Library UPT to carry out technical guidance activities for preparing library accreditation documents. The method that will be used by the PkM team is to provide material in the form of training and technical guidance directly to all staff at the STMIK Amik Riau Library UPT. Keywords: Accreditation. Library. SNP. Abstrak Kinerja sebuah perpustakaan harus dilakukan evaluasi serta standarisasi guna mendapat gambaran ketercapaian mutu kinerjanya. Untuk mengukur mutu tersebut dapat melalui penilaian standar akreditasi perpustakaan. UPT Perpustakaan STMIK Amik Riau telah melakukan upaya evaluasi mutu layanan melalui skema penilaian akreditasi. Namun ada beberapa masalah dan kendala yaitu. kemampuan dan pemahaman dalam menyiapkan dokumen akreditasi, serta keterbatasan kemampuan teknis untuk mempersiapkan bukti fisik lampiran borang akreditasi. Maka, kami tim PkM menawarkan solusi kepada pihak UPT Perpustakaan STMIK Amik Riau untuk dilakukan kegiatan bimbingan teknis penyusunan dokumen akreditasi perpustakaan. Metode yang akan dilakukan oleh tim PkM ialah memberi materi berupa pelatihan dan bimbingan teknis secara langsung kepada seluruh tenaga di UPT Perpustakaan STMIK Amik Riau. Kata kunci: Akreditasi. Perpustakaan. SNP. PENDAHULUAN Akreditasi merupakan bentuk pengukuran dan sekaligus bentuk kinerja suatu lembaga . dengan standar nasional oleh lembaga yang berwenang. Melalui pengukuran ini akan mendapat gambaran ketercapaian produk . arang dan jas. suatu lembaga dari waktu ke waktu (Lasa Hs, 2. Akreditasi sebuah perpustakaan akan menumbuhkan kepercayaan pada pimpinan dan pemangku kepentingan serta masyarakat. Karena melalui akreditasi, pengukuran kinerja perpustakaan dilakukan oleh pihak luar atau lembaga yang berwenang dengan menggunakan standar baku/nasional, sehingga kredibilitas, objektivitas, akuntabilitasnya Selain itu, hasil akreditasi ini merupakan wujud eksistensi kepustakawanan dalam mengembangkan ilmu perpustakaan dan informasi. Menyikapi akreditasi ini. UPT Perpustakaan STMIK Amik menyambut baik karena kesadaran pentingnya akreditasi bagi perpustakaan dan lembaga induknya. UPT Perpustakaan STMIK Amik Riau berdiri pada tahun 1990, satu tahun setelah STMIK Amik Riau didirikan dengan nama Perpustakaan Amik Riau. Pendirian tersebut berdasarkan Surat Keputusan Ketua Yayasan Komputasi Riau Nomor: 065/A-I. 1/YKR/XI/1990 tentang Pembentukan Perpustakaan STMIK Amik Riau. Pada tahun 2023 Perpustakaan STMIK Amik Riau mengalami perubahan nama menjadi UPT. Perpustakaan STMIK Amik Riau. Sejak pertama berdiri. UPT Perpustakaan P-ISSN 2746-5632 | E-ISSN 2746-9174 COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 2 Mei 2024. Hal. STMIK Amik Riau telah beberapa kali mengalami pergantian kepemimpinan, tercatat lebih dari 5 kali pergantian kepala UPT Perpustakaan STMIK Amik Riau. Saat ini. UPT Perpustakaan STMIK Amik Riau dipimpin oleh Donni Hamdani. IP berdasarkan SK Ketua Nomor 290/A/STMIK Amik Riau/VI/2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Perpustakaan STMIK Amik Riau (Periode 2023-2. (UPT Perpustakaan STMIK Amik Riau, 2. Pemerintah melalui Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) mengeluarkan kebijakan baru terangkum dalam Keputusan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 301 Tahun 2022 Tentang Instrumen Akreditasi Perpustakaan Perguruan Tinggi dimana terdapat 9 komponen yang harus dipenuhi antara lain: . Koleksi Perpustakaan. Sarana dan Prasarana Perpustakaan. Pelayanan Perpustakaan. Tenaga Perpustakaan. Penyelenggaraan Perpustakaan. Pengelolaan Perpustakaan. Inovasi dan Kreativitas. Tingkat Kegemaran Membaca. Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat. Komponen ini tentunya lebih kompleks dan menyeluruh. Hanya saja, instrumen ini cukup berat dipenuhi oleh pihak perpustakaan dikarenakan banyaknya kekurangan diberbagai aspek (Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, 2. UPT Perpustakaan STMIK Amik Riau saat memiliki koleksi lebih dari 5000 koleksi baik cetak maupun non cetak. Jumlah tenaga perpustakaan berjumlah 5 orang yang terdiri dari 3 pustakawan berlatar belakang pendidikan S1 Ilmu perpustakaan dan 2 tenaga perpustakaan berlatar belakang S1 Sistem Informasi. Dari sisi sarana dan prasarana sudah sangat mendukung, dimana UPT Perpustakaan telah memiliki gedung sendiri dengan luas mencapai 8. 000 M 2. Namun dari aspek penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan masih kurang diperhatikan, seperti dokumen-dokumen peraturan, kebijakan. SOP, serta dokumen mutu lainnya. Masalah lain yang menjadi perhatian yaitu rasio jumlah koleksi dengan jumlah mahasiswa yang belum Masalah terakhir yang menjadi fokus yaitu jenis layanan yang diberikan oleh perpustakaan tidak bervariasi dan berinovasi sesuai dengan perkembangan. Dalam rangka persiapan akreditasi perpustakaan. UPT Perpustakaan STMIK Amik Riau telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak. Salah satunya melakukan kerja sama dengan Universitas Lancang Kuning. Harapan dari kerja sama ini adalah Unilak dapat memberikan bimbingan teknis terkait penyusunan dokumen akreditasi. Berdasarkan hasil observasi oleh tim, ditemukan beberapa permasalahan yang dialami oleh mitra. Permasalahan tersebut diantaranya: . tata kelola dan penyelenggaraan perpustakaan yang belum baik, . terbatasnya dokumen-dokumen kebijakan, . tenaga perpustakaan yang belum tersertifikasi, . dukungan dana yang belum maksimal dari pimpinan perguruan tinggi. METODE Kegiatan pengabdian ini diperuntukkan pustakawan perguruan tinggi yang menjadi mitra pengabdian. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dikemas menggunakan pendekatan bimbingan teknis. Kegiatan tersebut disampaikan menggunakan metode ceramah, diskusi interaktif dan praktek. Target peserta yang terlibat dalam kegiatan ini adalah seluruh tenaga perpustakaan STMIK Amik Riau. Agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar sesuai dengan tujuannya, maka dilakukan langkah-langkah sebagai berikut: Pertama, melakukan evaluasi pre-test kepada seluruh peserta sebelum pelatihan dimulai. Pada tahap pertama, peserta diberikan 5 . pertanyaan pre-test dengan jawaban pilihan ganda yang dibagikan kepada peserta yang datang. Kedua, memberikan materi pokok kepada peserta, pada tahap ini, peserta pelatihan diberikan materi tentang Standar Nasional Perpustakaan (SNP), borang akreditasi, serta pedoman penyusunan lampiran akreditasi. Hal ini penting dilakukan untuk menyamakan persepsi materi yang akan disampaikan, materi yang disampaikan pada tahap ini adalah: P-ISSN 2746-5632 | E-ISSN 2746-9174 COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 2 Mei 2024. Hal. Standar Nasional Perpustakaan Standar Nasional Perpustakaan Perguruan Tinggi ini meliputi standar koleksi, sarana prasarana, pelayanan, tenaga, penyelenggaraan, pengelolaan perpustakaan Perguruan Tinggi yang mampu memfasilitasi proses pembelajaran tridharma perguruan tinggi . endidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyaraka. serta berperan dalam meningkatkan atmosfer akademik. Standar ini berlaku pada Perpustakaan Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta yang meliputi universitas, institut, sekolah tinggi, akademi, dan politeknik (Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, 2. Instrumen Akreditasi Instrumen Akreditasi Perpustakaan adalah alat untuk mengumpulkan dan mengungkapkan data dan informasi yang digunakan untuk menilai kesesuaian terhadap SNP. (Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, 2. Pedoman Pelaksanaan Akreditasi Pedoman Akreditasi Perpustakaan bertujuan memberikan acuan dalam pelaksanaan kegiatan akreditasi perpustakaan (Perpustakaan Nasional RI, 2. Peralatan yang dibutuhkan: Proyektor Laptop Handout materi Power Point Ketiga, diskusi interaktif, peserta diberikan kesempatan untuk mendiskusikan materi yang telah Kesempatan tanya-jawab diberikan oleh narasumber bertujuan untuk memperjelas hal-hal yang perlu diuraikan, sehingga tidak terjadi keraguan. Keempat, praktik parafrase. Pada tahap ini, tim pelaksana bersama dengan peserta melakukan Materi yang disampaikan adalah praktik penyusunan dokumen akreditasi. Peralatan yang dibutuhkan: Laptop Power Point Proyektor Tahap ini peserta diberikan pelatihan penyusunan dokumen akreditasi, luaran yang diharapkan yaitu terciptanya dokumen-dokumen akreditasi perpustakaan. Kelima, melakukan evaluasi akhir dari kegiatan bimtek melalui post-test kepada seluruh peserta setelah selesai kegiatan, peserta dipersilahkan mengisi 5 . soal pilihan ganda. Hasil posttest ini akan dianalisis oleh tim untuk melihat tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan oleh narasumber. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan bimbingan teknis tentang penyusunan dokumen akreditasi UPT Perpustakaan STMIK AMIK Riau dilaksanakan di ruang pertemuan UPT Perpustakaan, pada Senin 18 September 2023, dengan jumlah peserta 8 tenaga perpustakaan. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dengan tahapan sebagai berikut: Tahap Persiapan Kegiatan ini diawali dengan permohonan dari Ketua STMIK Amik Riau kepada tim PkM untuk memberikan bimbingan teknis terkait penyiapan borang akreditasi perpustakaan. Ada beberapa kendala yang dihadapi, diantaranya. kurangnya pemahaman tenaga perpustakaan dalam memahami komponen akreditasi perpustakaan, keterbatasan dalam menyiapkan lampiran atau bukti fisik yang harus disiapkan. Atas dasar masalah tersebut, tim PkM akhirnya memutuskan untuk melaksanakan kegiatan bimbingan teknis terkait persiapan penyusunan lampiran borang akreditasi perpustakaan. P-ISSN 2746-5632 | E-ISSN 2746-9174 COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 2 Mei 2024. Hal. Gambar 1. Tim PkM bersama Ketua STMIK dan Jajaran Pimpinan Tahap Pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan bimtek dikemas dengan menggunakan metode ceramah dan praktek secara tatap muka menggunakan media audio visual. Pada bimtek ini dilaksanakan pada tanggal 18 September 2023, tim memberikan materi pengantar tentang manajemen perpustakaan dan materi akreditasi perpustakaan perguruan tinggi. Akreditasi perpustakaan perguruan tinggi merupakan suatu upaya untuk mendapatkan pengakuan dari lembaga akreditasi guna meningkatkan standar dan mutu pengelolaan perpustakaan. Akreditasi perpustakaan perguruan tinggi mengacu pada Standar Nasional Perpustakaan (SNP) yang diturunkan pada Keputusan Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 304 Tahun 2022 Tentang Instrumen Akreditasi Perpustakaan Perguruan Tinggi. Gambar 2. Pelaksanaan Bimtek dan Pendampingan Setelah kegiatan pelaksanaan bimtek dan pendampingan penyiapan lampiran borang akreditasi, langkah selanjutnya adalah mengirim berkas akreditasi secara online melalui Aplikasi Sipapi https://akreditasi. id/ . P-ISSN 2746-5632 | E-ISSN 2746-9174 COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 2 Mei 2024. Hal. Gambar 3. Tampilan Aplikasi Sipapi Perpusnas RI Kegiatan bimbingan teknis dan praktik ini memberikan dampak yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tenaga perpustakaan STMIK Amik Riau dalam mempersiapkan akreditasi perpustakaan. Dari kegiatan yang sudah dilaksanakan dapat disimpulkan sebagai berikut: Meningkatnya pengetahuan tenaga perpustakaan dalam memahami konsep akreditasi perpustakaan perguruan tinggi. Bagi pengelola perpustakaan STMIK Amik Riau kegiatan ini menjadi solusi untuk keterbatasan dalam hal mempersiapkan bukti fisik borang akreditasi perpustakaan perguruan KESIMPULAN Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan bimtek pendampingan penyusunan lampiran borang akreditasi perpustakaan sangat bermanfaat bagi tenaga perpustakaan STMIK Amik Riau. Keberhasilan kegiatan dapat dilihat sebagai berikut. tenaga perpustakaan dan pustakawan dapat memahami komponen akreditasi perpustakaan, . tenaga perpustakaan dapat menguasai teknik penyusunan lampiran borang akreditasi, . visitasi akreditasi perpustakaan oleh asesor Perpusnas RI. Saran dan masukan dari tim kepada pengelola dan pimpinan sebaiknya membuat rencana strategis yang tepat dan menjalankan manajemen perpustakaan yang efektif dan efisien. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Fakultas Ilmu Budaya yang telah memberi dukungan financial terhadap pengabdian ini. DAFTAR PUSTAKA