Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Volume 3 Nomor 1 Januari 2021 e-ISSN: 2655-6561 http://jurnal.unw.ac.id:1254/index.php/IJEC Peran Guru dalam Pengembangan Bakat dan Minat Anak Melalui Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi Ellen Prima Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Purwokerto, Indonesia DOI: 10.35473/ijec.v3i1.829 Informasi Artikel Abstrak Riwayat Artikel: Diterima: 20/12/2020 Disetujui: 27/1/2021 Dipublikasikan: 31/1/2021 Kata Kunci: guru, bakat minat, anak, pembelajaran jarak jauh Keywords: teacher, talent, child, distance learning Anak merupakan gererasi penerus bangsa yang memiliki karakteristik perkembangan yang menjadikan mereka individu yang unik. Keberadaan anak menentukan maju atau mundurnya perkembangan suatu bangsa di masa sekarang hingga yang akan datang. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam pembelajaran. Peserta didik memerlukan peran seorang guru untuk membantunya dalam proses perkembangan diri dan pengoptimalan bakat dan kemampuan yang dimiliki peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam pengembangan bakat dan minat anak melalui pembelajaran jarak jauh di masa pandemi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu guru Taman Kanak-Kanak. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Hasil penelitian ini yaitu guru berperan sebagai fasilitator, penyedia lingkungan belajar, motivator, evaluator, dan innovator dalam pengembangan bakat dan minat anak melalui pembelajaran jarak jauh di masa pandemi. Abstract Children are the next generation who have developmental characteristics that make them unique individuals. The existence of children determines the progress or decline of the development of a nation from the present to the future. The teacher has a very important role in learning. Students need the role of a teacher to assist them in the process of self-development and optimization of the talents and abilities of students. This study aims to determine the role of teachers in developing children's talents and interests through distance learning during a pandemic. The research method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques such as observation and interviews. The subjects used in this study were Kindergarten teachers. Data collection techniques using interviews. The results of this study are that the teacher acts as a facilitator, provider of learning environment, motivator, evaluator, and innovator in developing children's talents and interests through distance learning during the pandemic. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. © 2021 Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini  Corresponding author: Ellen Prima Address: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto Email: ellen.psi07@gmail.com e-ISSN 2655-6561 p-ISSN: 2655-657x Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Volume 3 Nomor 1 Januari 2021 e-ISSN: 2655-6561 PENDAHULUAN Peran pendidik dalam setiap langkah siswanya akan selalu mengiringi baik rintangan maupun halangan apapun, peran pendidik akan selalu menjadi restu awal bagi kemudahan siswanya dalam menyerap setiap ilmu yang diberikan. Akan tetapi, peranan seorang pendidik akan selalu menghadapi tantangan tersendiri seperti di masa sekarang ketika dalam masyarakat luas banyak orang tua yang tentunya akan mempertanyakan bagaimana peranan para pendidik (guru-guru) dalam tanggung jawab memberikan penyampaian materi kepada siswa-siswinya yang saat ini tidak diperbolehkan tatap muka langsung dan harus menggunakan media internet untuk tetap memberikan pembelajaranpembelajaran yang dapat diterima dengan mudah oleh peserta didik. Dalam mengikuti kemajuan perkembangan pendidikan, pemerintah telah berusaha memberikan petunjuk dan penyuluhan kepada para guru sejak dari jenjang pendidikan keluarga, sekolah dan masyarakat untuk dapat memperhatikan bakat agar setiap anak didik mencapai tujuan pendidikan yang optimal. Untuk mencapai tujuan pendidikan yang optimal bagi anak didik tidak mudah sebagaimana yang dipikirkan. Akan tetapi perlu adanya berbagai faktor pendukung termasuk peran guru dalam usaha membangkitkan minat serta mengembangkan bakat dan kreativitas anak didik untuk mencapai tujuan pendidikan (Uno & Umar, 2009). Bakat dan minat serta kreativitas anak didik termasuk salah satu faktor yang sangat penting untuk mendorong keberhasilan pelaksanaan suatu pendidikan. Bakat adalah kemampuan dasar seseorang untuk belajar dalam tempo yang relatif pendek dibandingkan orang lain, namun hasilnya justru lebih baik. Minat merupakan dorongan atau keinginan dalam diri seseorang pada objek tertentu dan kreativitas adalah sebagai suatu proses untuk menghasilkan hal yang baru (Wintara, 2017). Dalam usaha mengembangkan bakat dan minat serta kreativitas anak didik perlu adanya serangkaian peraturan pembinaan, latihan dan dorongan bahkan hukuman yang sifatnya sistematis terjadwal dan berencana agar segala yang dimilik sertiap anak didik dapat menjadi aktual serta berfungsi dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peran guru yaitu salah satunya memberikan bimbingan kepada siswanya untuk meneruskan bakat yang disukai. Guru membiarkan anak berkembang sendiri, biasanya dapat menyebabkan perkembangannya tidak menjadi optimal (Fadlillah & Khorida, 2013). Kemampuan berpikir kritis akan berubah menjadi berpikir ragu-ragu dan berubah menjadi sikap pembosan bahkan acuh terhadap tugas rutin yang diberikan di sekolah. Sebagai salah satu usaha dalam mengembangkan bakat, minat dan kreativitas anak didik di sekolah, guru perlu untuk melakukan berbagai macam usaha dengan cara penerapan disiplin sekolah, pelatihan keterampilan, memberikan motivasi dalam belajar melalui pemberian hadiah dan penghargaan bagi ELLEN PRIMA. IJEC. VOL. 3 NO. 1. 2021 2 Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Volume 3 Nomor 1 Januari 2021 e-ISSN: 2655-6561 setiap peserta didik yang mempunyai prestasi. Berdasarkan suatu kenyataan bahwa bakat, minat dan kreativitas merupakan salah satu faktor yang sangat penting diperhatikan oleh setiap guru dalam mengajar di sekolah, guna untuk mencapai pelaksanaan tujuan pendidikan di sekolah secara baik. Apabila faktor ini diabaikan begitu saja, biasanya akan membawa pengaruh sulitnya untuk mencapai hasil pelaksanaan pendidikan secara optimal. Bahkan bakat, minat dan kreativitas termasuk sebagai suatu komponen untuk pencapaian mutu proses belajar dan mengajar bagi setiap guru di sekolah (Wintara, 2017). METODE Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk memahami fenomena terkait apa yang dialami oleh subjek penelitian. Misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain-lain secara holistik melalui cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah (Hanurawan, 2016). Sedangkan metode deskriptif adalah suatu metode dalam meneliti status sekelompok manusia, suatu objek, set kondisi, suatu sistem pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Tujuan dari penelitian deskriptif yaitu untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat, serta hubungan antar fenomena yang diselidiki (Hamidi, 2005). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam pengembangan bakat dan minat anak melalui pembelajaran jarak jauh di masa pandemi. Subjek penelitian yang digunakan yaitu guru Taman Kanak-Kanak, sedangkan objek penelitiannya adalah peran guru dalam pengembangan bakat dan minat anak. Teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara. HASIL DAN PEMBAHASAN Semakin bertambahnya tahun kegiatan setiap manusia tidak akan dapat terlepas dari segala sesuatu yang menyangkut tentang teknologi, baik dalam bentuk berupa medianya ataupun sarana dan pasarananya yang dapat menunjang terlaksananya setiap kegiatan. Teknologi yang berkembang semakin pesat akan menjadikan manusia terutama untuk para pendidik agar dapat lebih berkreativitas maksimal dalam memberikan pengajaran kepada seluruh peserta didik. Namun dalam hal pemanfaatan teknologi pasti akan selalu ada kendalanya, terutama apabila teknologi internet. Apabila di masa pandemi seperti sekarang, apapun hal yang dilakukan pasti membutuhkan jaringan internet ELLEN PRIMA. IJEC. VOL. 3 NO. 1. 2021 3 Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Volume 3 Nomor 1 Januari 2021 e-ISSN: 2655-6561 yang dapat stabil dalam keadaan apapun. Dalam hal ini peran pendidik yang mampu mengayomi peserta didiknya sangat diperlukan oleh semua lingkup siswanya. Pendidikan akan selalu menjadi hal yang sangat sensitif jika harus dibahas setiap jengkalyang berkaitan dengannya. Oleh karena itu, pendidikan yang terbaik yang diberikan oleh tenaga pendidik merupakan bekal yang akan menjadi aset bagi kelangsungan kehidupan generasi-generasi seterusnya hingga dapat menghasilkan bibit-bibit yang mampu bersaing dalam dunia pendidikan sendiri ataupun dalam lingkup keahlian profesi yang lainnya. Teknologi pada saat masa pandemi ini memang sangat penting dan sangat dibutuhkan di seluruh dunia apalagi di bidang pendidikan. Pembelajaran daring adalah salah satu upaya terbaik yang dilakukan saat ini untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah. Selama masa pandemi pembelajaran dirumah atau online menjadi solusi melanjutkan sisa semester (Herliandry, 2020). Dalam masa pandemi media sangat penting dalam proses pembelajaran daring atau belajar sendiri dirumah. Media pembelajaran online dapat diartikan sebagai media yang dilengkapi dengan alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna (user) sehingga pengguna dapat mengendalikan dan mengakses apa yang menjadi kebutuhan pengguna, misalnya mengunduh sumber-sumber untuk materi tenses pada pembelajaran bahasa inggris (Joseph, 2011). Keuntungan penggunaan media pembelajaran online adalah dapat belajar mandiri dan menumbuhkan keaktifan yang tinggi, mampu meningkatkan tingkat ingatan, memberikan banyak pengalaman belajar di luar lingkungan sekolah dengan teks, video, audio, dan animasi yang digunakan untuk penyampaian dalam pembelajaran, dan siswa juga bisa mengirim tugas di email, berdiskusi di ruang chat (Gordon, 2001). Ada beberapa media yang digunakan guru atau dosen dalam proses pembelajaran antara lain : 1. Media pembelajaran online yang pertama dan paling banyak digunakan adalah whatsapp group. 2. Media pembelajaran online yang juga digunakan adalah google classroom. 3. Media yang selanjutnya adalah ruang guru. 4. Media yang bisa dijadikan pembelajaran online adalah zenius. 5. Media selanjutnya juga sering digunakan yaitu aplikasi zoom. 6. Dalam dunia perkuliahan juga sering menggunakan aplikasi google meet. ELLEN PRIMA. IJEC. VOL. 3 NO. 1. 2021 4 Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Volume 3 Nomor 1 Januari 2021 e-ISSN: 2655-6561 Berdasarkan hal diatas melihat situasi dan kondisi pada masa pandemi covid 19 guru harus tepat dalam memilih media pembelajran yang digunakan sehingga pendidik pun dituntut menguasai banyak media pembelajran (Nasution, 2008). Dalam proses pembelajaran daring tidak semua berjalan dengan lancar pasti ada beberapa kendala yang dialami oleh guru atau siswanya, seperti dalam kendala sinyal, teknologi yang kurang memadai di daerah tertentu, dan kuota yang terbatas. Sebagai contoh, di daerah pedalaman yang tidak memungkinkan untuk belajar online karena fasilitas belum memadai sehingga guru yang datang ke tempat sekelompok siswa. SIMPULAN Minat bakat dan kreatifitas anak dalam belajar termasuk salah satu faktor pendukung yang sangat penting dalam mendorong pelaksanaan pendidikan. Pembelajaran online memberikan kemudahan dalam memberikan transfer informasi pada berbagai situasi dan kondisi. Dalam masa pandemi ini teknologi juga sangat dibutuhkan dalam belajar online. Selain itu, guru sebagai pendidik juga harus memberikan sarana untuk muridnya belajar walaupun belajar di rumah atau belajar daring. Belajar menggunakan internet merupakan solusi terbaik untuk proses belajar mengajar dalam masa pandemi sehingga siswa menjadi lebih bijak dalam menggunakan internet. Media yang digunakan untuk pembelajaran daring antara lain whatshaap group, google classroom, google meet, ruang guru, zenius dan aplikasi lainnya. Dalam pembelajaran daring pasti ada kendala maupun solusi yang dialami oleh siswa dan guru. REFERENSI Devito. Joseph A. 2011. Komunikasi Antarmanusia Edisi Kelima. Alih Bahasa Maulana. Tangerang: Karisma. Dryden, Gordon., & Vos. J. 2001. Revolusi Cara Belajar. Bandung: Kaifa. Fadlillah, Muhammad & Khorida, Lilif Mualifatu. 2013. Pendidikan Karakter Anak Usia Dini. Yogyakarta: AR-RUZZ MEDIA. Hanurawan, Fattah. 2016. Metode penelitian Kualitatif : Untuk Ilmu Psikologi. Jakarta : RajaGrafindo Persada. Herliandry, Luh Devi. 2020. Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid-19. Jakarta: Negeri Jakarta Press. Universitas ELLEN PRIMA. IJEC. VOL. 3 NO. 1. 2021 5 Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Volume 3 Nomor 1 Januari 2021 e-ISSN: 2655-6561 Nasution, S. 2008. Aksara. Berbagai Pendekatan Dalam Proses Belajar dan Manager. Jakarta: Bumi Uno, Hamzah B. & Umar, Masri Kudat. 2009. Mengelola Kecerdasan dalam Pembelajaran. Jakarta : Bumi Aksara. Wintara, I Made Satya. 2017. Pentingnya Peran Guru Dalam Pengembangan Minat Bakat Kreativitas Siswa Melalui Ekstrakurikuler. Bali: Universitas Pendidikan Ganesha. dan ELLEN PRIMA. IJEC. VOL. 3 NO. 1. 2021 6