Jurnal Sinergi Manajemen Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 DOI: https://doi. org/10. 70285/zg3nkv89 Pengaruh Displin Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Perhubungan di Kabupaten Lebak Banten Charlie Cahaya Ramadhan 1*. Sigit Purnomo2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Pamulang1,2 charliecahayaramadhan@gmail. com* , dosen02152@unpam. Received 17/09/2. Revised 25/09/2025 | Accepted 03/10/2025 *Korespondensi Penulis Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Disiplin Kerja (X. dan Kepuasan Kerja (X. terhadap Kinerja Pegawai (Y) pada Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak Banten, baik secara parsial maupun simultan. Menggunakan metode kuantitatif dan pendeketan deskriptif dengan 64 responden, analisis meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, heteroskedastisitas, regresi sederhana, regresi berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Hasil uji t menunjukkan Disiplin Kerja (X. berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Pegawai . = 7. 372 > 1,999. sig = 0,003 < 0,. , begitu pula Kepuasan Kerja (X. = 2. 116 > 1,999. sig = 0,000 < 0,. Persamaan regresi berganda memiliki konstanta 40,048, menunjukkan bahwa jika variabel Displin Kerja (X. dan Kepuasan Kerja (X. terhadap Kinerja Pegawai (Y) bernilai nol, maka Kinerja Pegawai (Y) akan tetap pada angka 40,048. Uji F (F = 23,554 > 2,76. sig = 0,000 < 0,. membuktikan X1 dan X2 secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap Y. Koefisien korelasi sebesar 0,680 menunjukkan hubungan kuat variabel displin kerja (X. terhadap kinerja Pegawai (Y). Koefisien korelasi sebesar 0,800 dimana nilai tersebut berada pada interval 0,800 Ae 1,000 artinya variabel memiliki tingkat hubungan yang sangat kuat. kepuasan kerja (X. terhadap kinerja pegawai (Y), sedangkan koefisien determinasi pengaruh variabel displin kerja (X. dan kepuasan kerja (X. terhadap Kinerja Pegawai (Y) adalah sebesar 47,1 % sisanya 52,9% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel displin kerja (X. dan kepuasan kerja (X. secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai(Y) pada Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak Banten. Kata Kunci: Displin Kerja. Kepuasan Kerja. Kinerja Pegawai Abstract This study aims to determine the effect of Work Discipline (X. and Job Satisfaction (X. on Employee Performance (Y) at the Department of Transportation of Lebak Regency. Banten, both partially and Using a quantitative method with a descriptive approach and involving 64 respondents, the analysis included validity tests, reliability tests, normality tests, multicollinearity tests, autocorrelation tests, heteroscedasticity tests, simple regression, multiple regression, correlation coefficient, coefficient of determination, t-tests, and F-tests. The t-test results indicate that Work Discipline (X. has a positive and significant effect on Employee Performance . = 7. 372 > 1. Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Oktober 2025 Ae Januari 2026 . 303- . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan = 0. 003 < 0. , as does Job Satisfaction (X. = 2. 116 > 1. sig = 0. 000 < 0. The multiple regression equation yields a constant value of 40. 048, indicating that if both Work Discipline (X. and Job Satisfaction (X. are zero. Employee Performance (Y) will remain at 40. The F-test results (F = 23. 554 > 2. sig = 0. 000 < 0. demonstrate that X1 and X2 simultaneously have a positive and significant effect on Y. The correlation coefficient of 0. 680 shows a strong relationship between Work Discipline (X. and Employee Performance (Y), while the correlation coefficient of 0. 800Aifalling within the 0. 800Ae1. 000 intervalAiindicates a very strong relationship between Job Satisfaction (X. and Employee Performance (Y). Furthermore, the coefficient of determination reveals that Work Discipline (X. and Job Satisfaction (X. jointly account for 47. 1% of the variation in Employee Performance (Y), while the remaining 52. 9% is influenced by other variables not examined in this study. In conclusion. Work Discipline (X. and Job Satisfaction (X. simultaneously have a positive and significant impact on Employee Performance (Y) at the Department of Transportation of Lebak Regency. Banten. Keywords: Work Discipline. Job Satisfaction. Employee Performance PENDAHULUAN Dinas Perhubungan (Dishu. merupakan salah satu perangkat daerah yang memiliki tugas pokok dan fungsi dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perhubungan. Peranan Dishub sangat strategis karena berkaitan langsung dengan pengaturan, pengendalian, dan pengawasan lalu lintas serta transportasi darat, laut, dan udara di wilayahnya. Keberhasilan penyelenggaraan transportasi yang aman, tertib, dan lancar menjadi indikator penting bagi kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah secara keseluruhan. Sebagai organisasi pemerintah. Dishub dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti pertumbuhan jumlah kendaraan, kebutuhan transportasi massal yang semakin tinggi, keselamatan lalu lintas, dan perkembangan teknologi transportasi. Menghadapi tantangan tersebut memerlukan pengelolaan yang terencana dan sistematis melalui penerapan prinsip-prinsip manajemen yang efektif. Manajemen memegang peranan kunci dalam mengarahkan seluruh sumber daya yang dimiliki Dishub untuk mencapai tujuan organisasi. Fungsi manajemenAimulai dari perencanaan . , pengorganisasian . , pelaksanaan . , hingga pengendalian . Aimenjadi kerangka kerja yang memastikan seluruh kegiatan berjalan selaras dengan visi dan misi instansi. Tanpa manajemen yang baik, berbagai program kerja yang dirancang berpotensi tidak efektif dan kurang tepat Kinerja pegawai adalah tingkat efektivitas dan efisiensi seorang pegawai dalam menjalankan tugas atau tanggung jawab yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Kinerja ini mencerminkan seberapa baik seorang pegawai mencapai target, menyelesaikan pekerjaan, dan memberikan kontribusi terhadap pencapaian tujuan organisasi. Kinerja pegawai dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti keterampilan, motivasi, lingkungan kerja, kepemimpinan, serta alat dan sumber daya yang tersedia. Pengukuran kinerja pegawai sering kali dilakukan melalui evaluasi formal, yang mencakup aspek-aspek seperti kualitas hasil kerja, kuantitas pekerjaan, ketepatan waktu, inisiatif, dan kerja sama tim. Kinerja pegawai adalah hasil kerja pegawai dilihat pada aspek kualitas, kuantitas, waktu kerja dan kerja sama untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan oleh organisasi Sutrisno . Dengan demikian kinerja adalah kualitas dan kuantitas ouput dari pekerjaan pegawai. Kinerja pegawai adalah variabel tetap yang sering dipasangkan dengan berbagai variabel bebas yang mempengaruhinya seperti motivasi, kompensasi, lingkungan kerja, dsb. Menurut Singodimedjo dalam Sutrisno . , mengatakan bahwa disiplin kerja adalah sikap kesediaan dan kerelaan untuk mematuhi dan menaati norma-norma yang berlaku disekitarnya. Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Oktober 2025 Ae Januari 2026 . 303- . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 Disiplin pegawai yang baik akan mempercepat tujuan perusahaan, sedangkan disiplin yang merosot akan menjadi penghalang dan memperlambat pencapaian tujuan perusahaan. Jadi menurut penulis dalam ini displin adalah hal yang harus di taati dalam bekerja disuatu perusahaan yaitu wajib. Menurut Handoko dalam Sutrisno ( 2019:. , kepuasan kerja adalah keadaan emosional yang menyenangkan atau tidak menyenangkan bagi para pegawai memandang pekerjaan mereka. Kepuasan kerja mencerminkan perasaan seseoang terhadap pekerjaannya. Ini tampak dalam sikap positif pegawai tehadap pekerjaan dan segala sesuatu yang dihadapi dilingkungan kerjanya. Pekerjaan di sektor publik memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang jalannya pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Dinas Perhubungan sebagai salah satu instansi pemerintah di Kabupaten Lebak. Banten, memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola transportasi dan infrastruktur yang berkaitan dengan mobilitas masyarakat. Agar tugas-tugas tersebut dapat terlaksana dengan optimal. Selain disiplin kerja, kepuasan kerja juga merupakan faktor yang tidak kalah penting dalam memengaruhi kinerja pegawai. Kepuasan kerja mencerminkan sejauh mana pegawai merasa puas dengan kondisi kerja mereka, termasuk aspek-aspek seperti kompensasi, hubungan antarpegawai, kesempatan pengembangan diri, serta kondisi fisik dan psikologis tempat kerja. Pegawai yang merasa puas cenderung lebih termotivasi dan bekerja dengan lebih produktif, yang akhirnya berkontribusi pada pencapaian tujuan organisasi Kabupaten Lebak, kinerja pegawai pada Dinas Perhubungan menjadi perhatian penting karena berhubungan langsung dengan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Dalam praktiknya, sering kali ditemukan masalah terkait dengan kedisiplinan kerja dan tingkat kepuasan kerja pegawai yang belum optimal. Beberapa pegawai merasa kurang puas dengan berbagai aspek pekerjaan mereka, seperti fasilitas yang tidak memadai, kurangnya kesempatan untuk pengembangan karier, dan ketidakjelasan dalam sistem penghargaan atas kinerja. Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak dalam konteks, dinamika disiplin kerja dan kepuasan kerja menjadi tantangan yang perlu diperhatikan. Berbagai faktor, seperti beban kerja yang tinggi, tingkat kesejahteraan pegawai, hingga budaya organisasi, dapat memengaruhi kedua aspek tersebut. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk mengkaji pengaruh disiplin kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mendalam tentang sejauh mana kedua variabel tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kinerja pegawai, serta memberikan rekomendasi yang dapat diimplementasikan untuk memperbaiki kinerja secara Penelitian perlu dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh disiplin kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara ketiga variabel ini, diharapkan dapat ditemukan solusi untuk meningkatkan kinerja pegawai, yang pada akhirnya akan berpengaruh pada kualitas pelayanan yang diberikan oleh instansi tersebut. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yang bertujuan untuk memperoleh data numerik yang dapat dianalisis secara statistik guna menjawab rumusan masalah secara objektif. Lokasi penelitian ditetapkan di Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak. Provinsi Banten, dengan pertimbangan bahwa institusi ini relevan terhadap fokus kajian yang dilakukan. Penelitian dilaksanakan selama empat bulan, yakni dari Oktober 2024 hingga Januari 2025. Prosesnya dilakukan secara bertahap, dimulai dari perencanaan, pengumpulan data, analisis, hingga penyusunan laporan akhir, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan dinamika penelitian. Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Oktober 2025 Ae Januari 2026 . 303- . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh pegawai yang bekerja di Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak Banten, dengan jumlah total sebanyak 64 orang. Karena jumlah populasi relatif kecil dan memungkinkan untuk dijangkau sepenuhnya, maka peneliti menggunakan teknik sampel jenuh, di mana seluruh anggota populasi dijadikan sebagai responden. Hal ini sejalan dengan pendapat Riduwan dalam Yudiani . , yang menyatakan bahwa sampel jenuh digunakan apabila semua anggota populasi dijadikan sampel. Dalam mengolah data yang diperoleh, peneliti menerapkan teknik analisis data yang bertujuan untuk menyederhanakan dan memvalidasi informasi agar mudah dipahami. Proses ini penting untuk mengungkap karakteristik data secara lebih jelas, sehingga hasil analisis dapat memberikan solusi yang relevan terhadap permasalahan yang dikaji dalam penelitian. Teknik analisis dilakukan secara sistematis dan terstruktur agar hasil yang diperoleh memiliki nilai ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan. HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Uji Normalitas Tabel One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Sumber: Output SPSS Versi 26 Berdasarkan hasil uji normalitas menggunakan Kolmogorov Smirnov diketahui nilai signifikansi 0,110 >0,05 maka dapat disimpulkan bahwa nilai residual berdistribusi normal. Gambar Uji Normalitas Metode Histogram Pada gambar diatas menunjukan bahwa kurva membentuk kerucut, hal ini memberikan penjelasan bahwa data telah terdistribusi secara normal. Untuk dapat memberikan keyakinan, akan di lakukan dengan menggunakan normal probabilitas Plot. Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Oktober 2025 Ae Januari 2026 . 303- . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan Gambar Uji Normalitas Metode P-Plot Pada gambar di atas, dapat di simpulkan bahwa model regresi telah memenuhi asumsi normalitas, sehingga data dalam model regresi penelitian ini berdistribusi normal. Uji Multikorinelitas Tabel Hasil Uji Multikoliniearitas Coefficientsa Sumber: Output SPSS Versi 26 Berdasarkan tabel di atas dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi masalah multikoliniearitas dikarenakan karena nilai tolerance lebih besar dari 0. dan nilai VIF lebih kecil dari 10. Uji Autokorelasi Tabel Pedoman Uji Auto korelasi Kriteria Keterangan < 1,000 Ada Auto korelasi 1,100 Ae 1,550 Tanpa Kesimpulan 1,550 Ae 2,460 Tidak ada Auto korelasi 2,460 Ae 2,900 Tanpa Kesimpulan > 2,900 Ada Auto korelasi Sumber: Algifari . Tabel Hasil Uji Auto Korelasi Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Oktober 2025 Ae Januari 2026 . 303- . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan Berdasarkan hasil pengujian pada tabel di atas, model regresi ini tidak ada Auto Korelasi, hal ini dibuktikan dengan nilai Durbin-Watson sebesar 2,285. Uji Heteroskedastisitas Tabel Hasil Uji Heteroskedastisitas Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model B (Constan. Displin Kerja Kepuasan Kerja Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: Kinerja Pegawai Sumber: Output SPSS Versi 26 Berdasarkan tabel diatas hasil perhitungan diketahui bahwa nilai signifikan variabel Displin Kerja (X. dan Kepuasan Kerja (X. lebih besar dari 0,05 dapat di simpulkan tidak terjadi masalah heteroskedastisitas dibuktikan nilai signifikansi lebih besar dari 0,05. Gambar Uji Heteroskedastisitas scater plot Berdasarkan hasil uji menggunakan scater plot dapat di lihat bahwa data tidak membentuk suatu pola tertentu, maka dapat di simpulkan tidak terjadi gangguan Heteroskedastisitas. Regresi Linear Sederhana Tabel Hasil Uji Regresi Linear Sederhana Displin Kerja (X. Terhadap Kinerja Pegawai (Y) Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model B (Constan. Displin Kerja Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: Kinerja Pegawai Sumber: Output SPSS Versi 26 Persamaan regresinya dapat di interpretasikan sebagai berikut: Y = a bx Y = 39,956 0,500 X1 Persamaan tersebut dapat diterjemahkan: Konstanta yang bernilai 39,956 menunjukkan bahwa nilai tetap dari variabel Kinerja Pegawai (Y) adalah 39,956 Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Oktober 2025 Ae Januari 2026 . 303- . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan Nilai koefisien regresi Displin Kerja (X. sebesar 0,370 menyatakan bahwa setiap penambahan 1% nilai Disiplin Kerja, maka nilai partisipasi bertambah sebesar 0,5000. koefisien regresi tersebut bernilai positif sehingga dapat dinyatakan bahwa arah pengaruh variabel Displin kerja (X. terhadap Kinerja Pegawai (Y) adalah positif Tabel Hasil Uji Regresi Linear Sederhana Kepuasan Kerja (X. Terhadap Kinerja Pegawai (Y) Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model B (Constan. Kepuasan Kerja . Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: Kinerja Pegawai Sumber: Output SPSS Versi 26 Persamaan regresinya dapat di interpretasikan sebagai berikut: Y = a bx Y = 41. 659 0,700 X2 Persamaan tersebut dapat diterjemahkan: Konstanta yang bernilai 41. 659 menunjukkan bahwa nilai tetap dari variabel Kinerja Pegawai (Y) adalah 41,659 Nilai koefisien regresi Kepuasan Kerja (X. sebesar 0,700 menyatakan bahwa setiap penambahan 1% nilai Kepuasan Kerja, maka nilai partisipasi bertambah sebesar 0,700. koefisien regresi tersebut bernilai positif sehingga dapat dinyatakan bahwa arah pengaruh variabel Kepausan Kerja (X. terhadap Kinerja Pegawai (Y) adalah positif. Regresi Linear Berganda Tabel Hasil Uji Regresi Linear Berganda Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model B (Constan. Displin Kerja Kepuasan Kerja Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: Kinerja Pegawai Sumber: Output SPSS Versi 26 Dari persamaan di atas didapatkan persamaan regresinya adalah sebagai berikut: Y = a b1 X1 b2 X2 Y = 40,048 0,200 X1 0,510 X2 Berdasarkan persamaan regresi pada tabel di atas, maka dapat dijelaskan sebagai berikut: Nilai konstanta sebesar 40,048 menunjukkan bahwa jika variabel Displin Kerja (X. dan Kepuasan Kerja (X. terhadap Kinerja Pegawai (Y) bernilai nol, maka Kinerja Pegawai (Y) akan tetap pada angka 40,048 Diperoleh nilai Displin Kerja (X. sebesar 0,200 menyatakan bahwa setiap penembahan 1% nilai Displin Kerja, maka nilai partisipasi variabel Kinerja Pegawai mengalami penurunan sebesar 0,200 dengan asumsi variabel lain tetap sama. Dari data di atas diperoleh nilai Kepuasan Kerja (X. sebesar 0,510 menyatakan bahwa setiap penembahan 1% nilai disiplin kerja maka nilai partisipasi variabel Kepuasan Kerja bertambah sebesar 0,510 dengan asumsi variabel lain tetap sama. Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Oktober 2025 Ae Januari 2026 . 303- . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan Uji Koefisien Korelasi Sederhana Tabel Pedoman Interpretasi Koefisien Korelasi Internal koefisien Tingkat Hubungan 0,000 - 0,019 Sangat Rendah 0,200 - 0,399 Rendah 0,400 - 0,599 Sedang 0,600 - 0,779 Kuat 0,800 - 0,1000 Sangat Kuat Sumber: Menurut Sugiyono . 7: . Tabel Hasil Uji Koefisien Korelasi Sederhana Displin Kerja (X. Terhadap Kinerja Pegawai (Y) Correlations Displin Kerja Pearson Correlation Sig. -taile. Pearson Correlation Sig. -taile. Kinerja Pegawai Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. Sumber: Output SPSS Versi 26 Berdasarkan hasil pengujian pada tabel di atas, diperoleh nilai Koefisien korelasi sebesar 0,680 dimana nilai tersebut berada pada interval 0,600 - 0,799 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang Tabel Hasil Uji Koefisien Korelasi Sederhana Kepuasan Kerja (X. Terhadap Kinerja Pegawai (Y) Correlations Kepuasan Kerja Pearson Correlation Sig. -taile. Pearson Correlation Sig. -taile. Kinerja Pegawai Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. Sumber: Output SPSS Versi 26 Berdasarkan hasil pengujian pada tabel di atas, diperoleh nilai Koefisien korelasi sebesar 0,800 dimana nilai tersebut berada pada interval 0,800 Ae 1,000 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang sangat kuat. Tabel Hasil Uji Koefisien Korelasi Model Summary ModelR Square Std. Error of Change Statistics Adjusted R the R Square Square Estimate Change Change Sig. Change Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Oktober 2025 Ae Januari 2026 . 303- . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 Predictors: (Constan. Disiplin Kerja. Kepuasan Kerja Sumber: Output SPSS Versi 26 Berdasarkan hasil pengujian pada tabel di atas, diperoleh nilai Koefisien korelasi sebesar 0,680 dimana nilai tersebut berada pada interval 0,600 - 0,799 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang Uji Koefisien Determinasi Tabel Hasil Uji Koefisien Determinasi Secara Parsial Variabel Disiplin Kerja (X. Terhadap Kinerja Pegawai (Y) Model Summary Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constan. Displin Kerja Sumber: Output SPSS Versi 26 Berdasarkan tabel di atas di peroleh nilai koefisien determinasi atau r square sebesar 0,456 atau sebesar 45,6% dapat disimpulkan bahwa pengaruh variabel Disiplin Kerja (X. terhadap Kinerja Pegawai (Y) adalah sebesar 45,6 % sisanya 54,4% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian Tabel Hasil Uji Koefisien Determinasi Variabel Kepuasan Kerja (X. Terhadap Kinerja Pegawai (Y) Model Summary Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constan. Disiplin Kerja Sumber: Output SPSS Versi 26 Berdasarkan tabel di atas di peroleh nilai koefisien determinasi atau r square sebesar 0,223 atau sebesar 22,3% dapat disimpulkan bahwa pengaruh variabel Kepuasan Kerja (X. terhadap Kinerja Pegawai (Y) adalah sebesar 22,3% sisanya 77,7% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian Tabel Hasil Uji Koefisien Determinasi Secara Simultan Variabel Displin Kerja (X. Dan Kepuasan Kerja (X. Terhadap Kinerja Pegawai (Y) Model Summary Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constan. Disiplin Kerja. Kepuasan Kerja Sumber: Output SPSS Versi 26 Berdasarkan tabel di atas di peroleh nilai koefisien determinasi atau r square sebesar 0,471 atau sebesar 47,1% dapat disimpulkan bahwa pengaruh variabel Displin kerja (X. dan Kepuasan kerja (X. terhadap Kinerja Pegawai (Y) adalah sebesar 47,1 % sisanya 52,9% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Oktober 2025 Ae Januari 2026 . 303- . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan Uji t (Parsia. Tabel Hasil Pengujian Hipotesis dengan Uji t Displin Kerja (X. Terhadap Kinerja Pegawai (Y) Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model (Constan. Displin Kerja Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: Kinerja Pegawai Sumber: Output SPSS Versi 26 Dari hasil uji t di dapatkan nilai t hitung sebesar 7. 372>1,999 dan nilai signifikansi untuk variabel Displin kerja (X. sebesar 0,003 nilai signifikan lebih kecil dari nilai probabilitas 0,005 atau 0,003<0,005 artinya bahwa variabel Displin kerja (X. berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Kinerja Pegawai (Y). pada Dinas Perhubungan Di Kabupaten Lebak Banten. Tabel Hasil Pengujian Hipotesis dengan Uji t Kepuasan Kerja (X. Terhadap Kinerja Pegawai (Y) Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model B (Constan. Kepuasan Kerja . Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: Kinerja Pegawai Sumber: Output SPSS Versi 26 Dari hasil uji t di dapatkan nilai t hitung sebesar 2. 116>1,999 dan nilai signifikansi untuk variabel Kepuasan kerja (X. sebesar 0,000 nilai signifikansi lebih besar dari nilai probabilitas 0,005 atau 0,000<0,005, artinya bahwa variabel Kepuasan kerja (X. berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Kinerja Pegawai(Y). pada Dinas Perhubungan Di Kabupaten Lebak Banten. Uji F (Simulta. Tabel Hasil Pengujian Hipotesis dengan Uji F Pengaruh Displin Kerja (X. dan Kepuasan Kerja (X. Terhadap Kinerja Pegawai (Y) ANOVAa Model Sum of Squares Regression Residual Total Mean Square Sig. Dependent Variable: Kinerja Pegawai Predictors: (Constan. Disiplin Kerja. Kepuasan Kerja Sumber: Output SPSS Versi 26 Berdasarkan hasil uji F di peroleh nilai F hitung sebesar 23,554>2,76 dan nilai signifikansi 0,000<0,005. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel Displin kerja (X. dan Kepuasan kerja (X. secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai (Y). pada Dinas Perhubungan Di Kabupaten Lebak Banten. Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Oktober 2025 Ae Januari 2026 . 303- . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 PEMBAHASAN Pengaruh Displin Kerja (X. Terhadap Kinerja Pegawai (Y) Dari hasil uji t di dapatkan nilai t hitung sebesar 7. 372>1,999 dan nilai signifikansi untuk variabel Displin kerja (X. sebesar 0,003 nilai signifikan lebih kecil dari nilai probabilitas 0,005 atau 0,003<0,005 artinya bahwa variabel Displin kerja (X. berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Kinerja Pegawai (Y). pada Dinas Perhubungan Di Kabupaten Lebak Banten, diperoleh nilai regresi linear berganda Displin Kerja (X. sebesar 0,200 menyatakan bahwa setiap penembahan 1% nilai Displin Kerja, maka nilai partisipasi variabel Kinerja Pegawai mengalami penurunan sebesar 0,200 dengan asumsi variabel lain tetap sama. Berdasarkan hasil penelitian yang di dapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara Displin Kerja terhadap Kinerja Pegawai. Pengaruh Kepuasan Kerja (X. Terhadap Kinerja Pegawai (Y). Dari hasil uji t di dapatkan nilai t hitung sebesar 2. 116>1,999 dan nilai signifikansi untuk variabel Kepuasan kerja (X. sebesar 0,000 nilai signifikansi lebih besar dari nilai probabilitas 0,005 atau 0,000<0,005, artinya bahwa variabel Kepuasan kerja (X. berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Kinerja Pegawai(Y). pada Dinas Perhubungan Di Kabupaten Lebak Banten. Dari data regresi linear berganda diperoleh nilai Kepuasan Kerja (X. sebesar 0,510 menyatakan bahwa setiap penembahan 1% nilai disiplin kerja maka nilai partisipasi variabel Kepuasan Kerja bertambah sebesar 0,510 dengan asumsi variabel lain tetap sama. Berdasarkan hasil penelitian yang di dapatkan hasil bahhwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial Kepuasan kerja terhadap kinerja. Pengaruh Displin Kerja (X. Dan Kepuasan Kerja (X. Terhadap Kinerja Pegawai (Y). Berdasarkan hasil uji F di peroleh nilai F hitung sebesar 23,554>2,76 dan nilai signifikansi 0,000<0,005. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel Displin kerja (X. dan Kepuasan kerja (X. secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai (Y). pada Dinas Perhubungan Di Kabupaten Lebak Banten, diperoleh nilai regresi linear berganda 40,048 menunjukkan bahwa jika variabel Displin Kerja (X. dan Kepuasan Kerja (X. terhadap Kinerja Pegawai (Y) bernilai nol, maka Kinerja Pegawai (Y) akan tetap pada angka 40,048. Berdasarkan hasil penelitian yang di dapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara Displin Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai. SIMPULAN Hasil penelitian yang telah dilakukan melalui uji t di dapatkan nilai t hitung sebesar 7,372>1,999 dan nilai signifikansi untuk variabel Displin Kerja (X. sebesar 0,003 nilai signifikan lebih kecil dari nilai probabilitas 0,005 atau 0,003<0,005 dan uji Koefisien korelasi sebesar 0,680 dimana nilai tersebut berada pada interval 0,600 - 0,799, serta nilai regresi sederhana diperoleh nilai Displin Kerja (X. sebesar 0,200 menyatakan bahwa setiap penembahan 1% nilai Displin Kerja, maka nilai partisipasi variabel Kinerja Pegawai mengalami penurunan sebesar 0,200 dengan asumsi variabel lain tetap Maka dapat disimpulkan variable displin kerja secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perhubungan Di Kabupaten Lebak Banten. Hasil penelitian yang telah dilakukan melalui uji t di dapatkan nilai t hitung sebesar 2,116 >1,999 dan nilai signifikansi untuk variabel Kepuasan Kerja (X. sebesar 0,000 nilai signifikansi lebih besar dari nilai probabilitas 0,005 atau 0,000<0,005 dan diperoleh nilai Koefisien korelasi sebesar 0,800 dimana nilai tersebut berada pada interval 0,800 Ae 1,000 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang sangat kuat serta nilai regresi sederhana diperoleh nilai Kepuasan Kerja (X. sebesar Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Oktober 2025 Ae Januari 2026 . 303- . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 0,510 menyatakan bahwa setiap penembahan 1% nilai disiplin kerja maka nilai partisipasi variabel Kepuasan Kerja bertambah sebesar 0,510 dengan asumsi variabel lain tetap sama. Maka dapat disimpulkan variabel kepuasan kerja secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perhubungan Di Kabupaten Lebak Banten. Berdasarkan hasil uji F di peroleh nilai F hitung sebesar 23,554>2,76 dan nilai signifikansi 0,000<0,005 dan diperoleh nilai Koefisien korelasi sebesar 0,680 dimana nilai tersebut berada pada interval 0,600 - 0,799 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang kuat serta diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 47,1% serta nilai regresi sederhana Nilai konstanta sebesar 40,048 menunjukkan bahwa jika variabel Displin Kerja (X. dan Kepuasan Kerja (X. terhadap Kinerja Pegawai (Y) bernilai nol, maka Kinerja Pegawai (Y) akan tetap pada angka 40,048. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel Displin kerja (X. dan Kepuasan kerja (X. secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai (Y) pada Dinas Perhubungan Di Kabupaten Lebak Banten. Berdasarkan hasil penelitian yang di dapatkan hasil bahhwa terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara Displin Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai. PENGHARGAAN Terima Kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, motivasi, saran, dan masukan yang konstruktif selama proses penyusunan artikel ini. Ucapan khusus juga ditujukan kepada dosen pembimbing, responden penelitian, serta instansi terkait yang telah membantu dalam pengumpulan data dan analisis sehingga penulisan artikel ini dapat diselesaikan dengan baik. DAFTAR PUSTAKA