PJCD: PERWIRA JOURNAL OF COMMUNITY DEVELOPMENT E-ISSN: 2798-3706 Volume 2 No 1 . PENGEMBANGAN PETANI KAPOL DIGUNUNG BESER DENGAN MEMANFAATKAN LAHAN PERHUTANI BERBASIS IT DENGAN SOSIALISASI TEKNOLOGI MOBILE Siti Nasiroh1. Destin Alfianika Maharani2 Universitas Perwira Purbalingga1,2 sitinasiroh@unperba. id1, destinalfianika@unperba. Abstrak Kapulaga merupakan komoditas rempah Ae rempah yang mimiliki nilai jual yang tinggi tapi system pengelolaan atau teknologi informasi yang masih minim sehingga tidak bisa menjual hasil pertanianya dengan harga yang lebih baik atau terupdate . kondisi seperti ini disebabkan karena pengetahuan petani yang kurang mengerti tentang analisis harga dan penggunaan teknologi informasi yang sangat minim serta lokasi tempat pertanian yang tidak terjangkau dengan jaringan internet sehingga membuat petani tidak bisa berhungan dengan dunia luar . maka sasaran pengabdianya masyarakat Universitas Perwira Purbalingga dilakukan pada petani gunung beser supaya dapat menggunakan aplikasi teknologi informasi dengan baik dan dapat meningkatkan pemasaran hasil pertanianya dengan baik. Kata kunci: kapulaga, teknologi, lahan Abstract: Cardamom is a spice commodity that has a high selling value but the management system or information technology is still minimal so it cannot sell its agricultural products at better or updated prices. This condition is caused by the knowledge of farmers who do not understand about price analysis and the use of information technology is very minimal and the location of the farm is not accessible by the internet network so that it makes farmers unable to connect with the outside world. So the target of community service at Perwira Purbalingga University is carried out on farmers Gunung Beser so that they can use information technology applications well and can improve the marketing of their agricultural products properly. Keywords: cardamom, technology, land PJCD: PERWIRA JOURNAL OF COMMUNITY DEVELOPMENT E-ISSN: 2798-3706 Volume 2 No 1 . Analisi Situasi terdapat dalam tandan kecil- kecil dan Indonesia merupakan negara yang Buah kaya akan rempah- rempahan, salah memanjang, berlekuk, bersegi tiga , agak satunya daerah gunung beser yang terletak pipih, kadang juga ada yang berbulu. Tengah berwarna kuning kelabu atau outih Buah beruang 3, setiap ruang Kapulaga merupakan tanaman dipisahkan oleh selaput tipis setebal tahunan berupa perdu dengan tinggi 1,5m. Tiap ruang berisi 5-7 biji kecil- berbatang semu buahnya berbentuk bulat agak lonjong, berwarna hijau. Mempunyai beraroma harum yang khas akan rempah. daun tunggal tersebar, berbentuk lanset. Dalam ujungnya runcing dengan tepi rata. memanjang 2 baris, melekat satu sama Pangkal daun berbentuk runcing dengan Tumbuhan panjang 25-35cm dan lebar sekitar 10-12 salah satu jenis rempah yang mudah di Batang kapulaga disebut batang budidayakan, selain perawatanya mudah, semu, karena terbungkus oleh pelepah budidaya kapulaga juga tidak memerlukan daun warna hijau, bentuk batang bulat, lahan luas, karena dapat dibudidayakan tumbuh tegak, tingginya sekitar 1-3 m. dengan cara sistem tumpangsari. Apalagi Karang Jambu. Jawa Kapulaga biji-biji didaerah gunung beser Karang reja, berbentuk bonggol yang terletak di kebanyakan lahan masih terbilang belum pangkal dengan panjang kelopak bunga maksimal dalam pemanfaatanya. 12,5 cm di kepala sari berbentuk lonjong Kebanyakan lahan di daerah gunung atau elips dengan panjang 2 mm, tangkai beser dimanfaatkan putik tidak berbulu, dan berbentuk tumbuhan seperti nanas, sayuran saja. Buahnya berupa buah kotak. Untuk itu tumbuhan berjenis rempah ini untuk menanam PJCD: PERWIRA JOURNAL OF COMMUNITY DEVELOPMENT E-ISSN: 2798-3706 Volume 2 No 1 . cocok sekali tumbuh didaerah dataran Dengan memanfaatkan lahan yang terbilang masih cukup luas, para petani di informasi yang akurat melalui teks, suara, dan aplikasi yang bisa digunakan antar membudidayakan tumbuhan kapulaga ini, petani dan pengguna. Jaringan internet apalagi jenis rempah ini termasuk jenis saat ini sudah masuk ke pedesaan rempah yang cukup lumayan mahal, harga sehingga memberikan kesempatan bagi perkilonya untuk kapulaga yang basah sekitar Rp. 000-Rp. 000 dan untuk pengguna yang lebih luas. Karang yang kering harga normal sekitar Rp. Teknologi mobile digunakan untuk 000- Rp. Adanya harga rempah yang tinggi memberikan peluang bagi petani dalam tidak berbanding lurus dengan system mengakses informasi tentang komoditas pengelolaan yang dilakukan oleh para Daripada melakukan koleksi Pengelolaan yang dibutuhkan pada data secara manual atau melalui survey, dasarnya memerlukan pengetahuan dan informasi mengenai hasil penelitian. Layanan diperlukan pada saat petani tidak perlu mutakhir yang terjadi di pasar input dan komoditas pertanian seperti persediaan pupuk, harga komoditas pasar, perkiraan kemampuan lebih teknologi informasi dan cuaca, pemasok, ketersediaan pengairan, sampai pedesaan. Perkembangan jaringan kelompok tani. Metode yang sesuai untuk PJCD: PERWIRA JOURNAL OF COMMUNITY DEVELOPMENT E-ISSN: 2798-3706 Volume 2 No 1 . mendapatkan informasi secara cepat pertanian yang menjadi factor utama di Indonesia di internasional yaitu : Kian terus bertumbuh setiap tahunnya ke arah yang lebih baik. Hal itu terlihat sangat jelas pada tahun 2018, khususnya dari KAJIAN LITERATUR sektor pertanian. Hingga tahun 2018. Sektor Pertanian Indonesia pertumbuhan pertanian di Indonesia mencapai angka di atas 9%. Hal ini memiliki wilayah yang luas. Indonesia adalah negara yang Pertumbuhan ekonomi Indonesia pemanfaatannya bisa optimal. Sebagai kebutuhan petani memerlukan beberapa membuat sektor pertanian Indonesia dilirik oleh dunia internasional. Tentu kekayaan alam yang tidak pernah ada Dari keindahan alam untuk wisata Indonesia semakin kian kompetitif di hingga kekayaan alam yang bisa diproduksi kancah internasional. Dengan sistem menjadi sumber energi tersendiri, salah yang dibuat, maka masyarakat hanya satunya berasal dari sektor pertanian. perlu menunggu saja bagaimana sektor Dengan pertanian Indonesia yang Indonesia berkembang ke semakin hari semakin besar, hal ini memberikan dampak positif juga. Tidak hanya untuk urusan dalam negeri, tetapi juga Targetkan luar negeri. Sektor pertanian Indonesia di pangan dunia mata dunia mendapatkan respon positif yang Sehingga. PJCD: PERWIRA JOURNAL OF COMMUNITY DEVELOPMENT E-ISSN: 2798-3706 Volume 2 No 1 . Pemerintah Indonesia Dengan membangun sektor pertanian untuk ambisius dalam memperhatikan sektor menjadi semakin kuat. Indonesia ingin menjadi Menurut pemerintah, setiap rujukan dari negara lain yang juga ingin tahun harus ada perkembangan ke arah mendapatkan contoh bagaimana mengurus sektor yang lebih baik agar bisa mendapatkan pertanian dengan baik dan benar. apa yang ditargetkan sejak awal. Pada tahun 2020, komoditas dari sektor Potensi Sumberdaya dan Peluang Pasar pertanian yang ditargetkan mencapai Budidaya level swasembada adalah kedelai, tahun Buah kapulaga yang biasa pada tahun 2045. Indonesia sudah Keseriusan merupakan peluang bisnis yang cukup tahun 2026 menjadi milik daging sapi dan mudah dan tentunya menguntungkan, ini 2024 giliran gula industri. Lalu masuk ke dikenal sebagai rempah untuk masakan dan juga untuk membuat jamu. Di beberapa daerah, kapulaga dikenal dengan sebutan sektor pertanian wajib dilakukan agar kapol, palago, karkolaka. Orang tionghoa Indonesia tidak lagi tertinggal dari negara menyebut kapulaga dengan pai thou kou. lain dan bisa membawa satu misi penting. Dalam perdaganga, kapulaga yang yaitu menjadi percontohan untuk negara paling banyak dikenal adalah varietas lain yang juga ingin membangun sektor Malabar, pertanian mereka menjadi lebih kuat. beberapa jenis varietas lain dengan bentuk Ingin menjadi rujukan negara lain buah kapulaga yang lonjong dan lebuh Tumbuhan kapulaga ini bisa Indonesia tidak hanya ingin mata dunia saja dipanen jika umurnya sudah mencapai 1. yang memberikan perhatian kepada mereka, tetapi tahun ada juga yang berumur 2 tahun baru juga ingin adanya aksi nyata dari negara lain. bisa berbuah, itu tergantung dari jenis PJCD: PERWIRA JOURNAL OF COMMUNITY DEVELOPMENT E-ISSN: 2798-3706 Volume 2 No 1 . Seperti jenis kapulaga lokal Perangkat lunak aplikasi yang membutuhkan waktu 1. 5 tahun untuk Perangkat lunak aplikasi adalah bisa panen. suatu subkelas perangkat lunak komputer Pemanfaatan jenis kapulaga lokal ini biasanya digunakan untuk industri farmasi komputer langsung untuk melakukan dan sebagian lagi untuk bahan kuliner. suatu tugas yang diinginkan pengguna. Selain itu juga merupakan bahan minyak Biasanya atsiri dan oleoresin. Untuk pemasaran kapulaga sendiri, sebenarnya untuk daerah mengintegrasikan berbagai kemampuan pedesaan kurang banyak diminati. Namun di komputer, tapi tidak secara langsung bidang kesehatan kapulaga ini sangat menerapkan kemampuan tersebut untuk bermanfaat, salah satunya untuk menjaga kesehatan tubuh. Selain itu kapulaga juga menguntungkan penguna. bermanfaat untuk dunia kuliner salah Analisis kebutuhan satunya untuk penguat rasa dalam memasak Berdasarkan survey harga bahan-bahan dan menambah aroma, dengan itu kapulaga utama yang digunakan untuk melakukan sangat dibutuhkan di dunia kuliner. Bahkan diskusi dengan para petani kapulaga di desa di beberapa daearah di Jawa barat, salah gunung beser karang reja Purbalingga, maka didapat analisis sebagai berikut : mengekspor hasil kapulaga tersebut ke Analisis Ekonomi Adanya tingginya nilai rempah kapulaga, sehingga dapat menambah nilai ekonomi, sehingga diperlukan : PJCD: PERWIRA JOURNAL OF COMMUNITY DEVELOPMENT E-ISSN: 2798-3706 Volume 2 No 1 . modal, dan sebagainya. METODE PENELITIAN Kerangka Pemecahan Masalah Permasalahan yang diangkat dalam pengabdian kepada masyarakat adalah pemahaman pemanfaatan teknologi dalam penyebaran informasi. Sehingga, diusulkan kerangka pemecahan masalah dengan menerapkan langkah kerja dalam pengabdian masyarakat sebagai berikut: Pembiayaan yang dibayarkan Menetapkan jumlah peserta penyuluhan yaitu Biaya tetap , sesuai dengan namanya, petani kapulaga Desa Karang Jambu adalah biaya total, terlepas dari jumlah output yang dihasilkan. Biaya variabel bervariasi Semua peserta dikumpulkan di balai desa Karang Jambu dan kegiatan dilaksanakan selama 8 jam jumlah output yang dihasilkan. Memberikan materi dan pelatihan dengan materi: Biaya semi-variabel adalah jenis biaya. Teknologi dan Pemanfaatan penggabungan kedua biaya ini. Penyebaran informasi berbasis web Biaya yang di bayarkan dan yang tidak di Keterkaitan Lembaga penelitian dan pengabdian Dalam usaha tani biaya yang dibayarkan kepada masyarakat. Universitas Perwira terdiri daripembelian pupuk, obat-obatan. Purbalingga memiliki sumber daya manusia bibit, upah tenaga kerja, dan lain-lain. yang bermutu dan professional diberbagai Sedangkan bidang yang didukung dengan adanya dibayarkan meliputi biaya pemakaian tenaga fasilitas serta prasarana yang memadai untuk kerja keluarga, bunga modal, penyusutan membantu serta mendung kegiatan pelatihan PJCD: PERWIRA JOURNAL OF COMMUNITY DEVELOPMENT E-ISSN: 2798-3706 Volume 2 No 1 . bagi UMKM. Sumber daya manusia dan Penyusunan bahan/materi pelatihan prasarana yang yang dimiliki yaitu : Tahap Pelaksanaan Pelatihan Ruang kelas Sesi pertama pada pelatihan ini Dosen yang professional dan pengalaman Laboraturium untuk praktek teknologi informasi Adanya pelatihan ini diharapkan akan Kerjasama Sesi menghadirkan sinergi yang positif antara Universitas Perwira Purbalingga dengan lahan perhutani berbasis it dengan pelaku UMKM serta anggota PKK. teknologi mobile Metode Pelatihan Metode Kegiatan Kegiatan Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan suatu wadah untuk metode pelatihan, yaitu: Metode Ceramah pengembangan petani kapol digunung beser dengan memanfaatkan Metode lahan perhutani berbasis it dengan teknologi mobile bagi petani kapulaga di Desa Karang Jambu. teknologi mobile Tahapan Ae tahapan dalam pelatihan ini Metode Tanya Jawab Metode tanya jawab penting bagi para Tahap Persiapan peserta pengabdian, di saat menerima Survey penjelasan tentang teori. Pemantapan dan penentuan lokasi dan PJCD: PERWIRA JOURNAL OF COMMUNITY DEVELOPMENT E-ISSN: 2798-3706 Volume 2 No 1 . Metode Simulasi Pentingnya teknologi informasi bagi Metode simulasi ini sangat penting diberikan pemasaran rempah kepada para peserta untuk memberikan Pengelanan website terkait komoditi kesempatan mensimulasi masalah terkait rempah dan penyebaran infomasinya manajemen usaha Pengenalan dan contoh Ae contoh website pemasaran rempah Kegiatan dilaksanakan secara bertahap Gambar 1. Situasi PKM HASIL PENELITIAN DAN konsep-konsep Peserta PEMBAHASAN dengan antusias hal ini ditunjukkan dengan Hasil pertanyaan-pertanyaan Kegiatan masyarakat bagi petani rempah Ae rempah Pertanyaan-pertanyaan berkaitan dengan terutama petani kapulaga di Desa Karang materi dari pengabdi dan permasalahan yang Jambu. Pelatihan ini dilaksanakan dengan dihadapi peserta saat berada di lapangan. metode tatap muka dan diskusi yang Secara umum pertanyaan peserta sebagai Juni Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan oleh dua Pentingnya penyebaran informasi orang pengabdi dan lima orang mahasiswa mengenai teknologi informasi di balai desa Karang Jambu dengan pokok Cara efektif untuk pemasaran bahasan yang disampaikan mengenai: Cara pengelolaan website dan marketplace Komoditas rempah di Indonesia Pembahasan Pengenalan teknologi informasi PJCD: PERWIRA JOURNAL OF COMMUNITY DEVELOPMENT E-ISSN: 2798-3706 Volume 2 No 1 . Hasil kegiatan pengabdian kepada pertanyaan-pertanyaan diberikan oleh pelaksana dengan baik. pengembangan petani kapol digunung beser Secara keseluruhan peserta puas dengan dengan memanfaatkan lahan perhutani Pengabdian berbasis it dengan teknologi mobile bagi petani kapulaga di Desa Karang Jambu yaitu dengan adanya kegiatan ini karena peserta sebagai berikut: membutuhkan kegiatan ini sebagai bagian Ketercapaian tujuan kegiatan pengabdian kompetensi bagi petani rempah terutama Ketercapaian materi yang diberikan Kemampuan peserta dalam penguasaan SIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Antusias peserta dalam melanjutkan Pengabdian kepada masyarakat ini pelatihan di lain hari berfokus pada sosialisasi pengembangan Ketercapaian pengabdian ini sudah baik, hal ini dapat memanfaatkan lahan perhutani berbasis it dilihat dari pemahaman peserta untuk mengenal teknlogi informasi dan teknologi kapulaga di Desa Karang Jambu. Kabupaten Ketercapaian materi yang diberikan Purbalingga dan terlaksana dengan baik dan cukup baik dilihat dari hasil lembar evaluasi lancar sesuai rencana, dan sebagian besar pembelajaran, sebagian besar peserta sudah peserta mampu menerima materi dengan menguasai materi dengan baik, hal ini juga Peserta antusias dengan kegiatan yang didukung observasi dari pelaksana di akhir ditunjukkan dengan keaktifan peserta dalam Kemampuan proses kegiatan. Saran dintujukkan kemampuan dari peserta dalam PJCD: PERWIRA JOURNAL OF COMMUNITY DEVELOPMENT E-ISSN: 2798-3706 Volume 2 No 1 . Berdasarkan evaluasi dari kegiatan yang sudah dilakukan dapat diberikan saran sebagai berikut: Kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan materi lanjutan sesuai antusias dari peserta dengan konsekuensi penambahan waktu pelaksanaan dan biaya yang mengikuti kegiatan. Perlunya pembuatan website dan marketplace terkait dengan informasi dan pemasaran rempah terutama kapulaga. DAFTAR PUSTAKA