Al-Liqo: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM P-ISSN: 2461-033X | E-ISSN: 2715-4556 Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak pada Masa New Normal di Madrasah Ibtidaiyah *Arantika Alfedha. Erjati Abbas. Sovia Mas Ayu Pascasarjana. UIN Raden Intan Lampung. Indonesia E-Mail: arantikaalfedha391@gmail. Abstract The aim of the research is to determine the implementation of Aqidah Akhlak learning during the new normal period at Madrasah Ibtidaiyah Babussalam Cahaya Makmur Sungkai Jaya North Lampung. Seeing the reality in Indonesia, gambling, robbery, rape, murder, corruption and many other examples are rampant. Therefore, in learning the Aqidah Akhlak, it should be expected to be a bulwark in forming studentsAo morals as well as a shield that protects students from negative The research method is qualitative. Observation and interview data collection techniques. The results of the research show that the process of implementing Aqidah Akhlak learning is proven by the existence of activities with Islamic nuances, such as religious lectures every Sunday, muhadhorah activities once a year, and so on. Keywords: Moral Creed. New Normal. Learning Abstrak Tujuan penelitian untuk mengetahui implementasi pembelajaran Akidah Akhlak pada masa new normal di Madrasah Ibtidaiyah Babussalam Cahaya Makmur Sungkai Jaya Lampung Utara. Melihat kenyataan yang ada di Indonesia marak terjadinya praktek perjudian, perampokan, pemerkosaan, pembunuhan, koruptor dan masih banyak lagi contoh lainnya. Oleh karena itu, dalam pembelajaran Akidah Akhlak yang seharusnya diharapkan sebagai benteng dalam membentuk akhlak siswa sekaligus sebagai tameng yang melindungi siswa dari hal-hal negatif Metode penelitian adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses implementasi pembelajaran Akidah Akhlak dibuktikan dengan adanya kegiatan-kegiatan yang bernuansa islami, seperti kegiatan ceramah keagamaan setiap hari Ahad, kegiatan muhadhoroh setiap satu tahun sekali, dan lain sebagainya. Kata Kunci: Akidah Akhlak. New Normal. Pembelajaran Cara Mensitasi Artikel: (APA . Alfedha. Abbas. , & Ayu. Implementasi pembelajaran akidah akhlak pada masa new normal di Madrasah Ibtidaiyah. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam, 8. , 249-266. https://doi. org/10. 46963/alliqo. *Corresponding Author: Histori Artikel: arantikaalfedha391@gmail. Diterima Direvisi Diterbitkan Editorial Address: Kampus Parit Enam. STAI Auliaurrasyidin Tembilahan. Jl. Gerilya No. Tembilahan Barat. Riau Indonesia 29213. : 09/03/2023 :: 30/12/2023 DOI: https://doi. org/10. 46963/alliqo. PENDAHULUAN Manusia diciptakan di dunia ini memiliki peranan ganda yaitu sebagai individu dan juga seorang makhluk sosial, sebagai seorang individu manusia bertugas untuk belajar dan memperbaiki diri, sedangkan manusia sebagai makhluk sosial sangat erat kaitannya dengan hubungan antara dirinya dengan orang lain This Work is Licensed under (CC-BY-SA) Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Arantika Alfedha. Erjati Abbas. Sovia Mas Ayu Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Masa New Normala baik itu keluarga maupun masyarakat umum, yang biasa dikenal dengan interaksi sosial (Abu Ahmadi, 2002: . Akhlakul karimah sebagaimana diajarkan dalam Islam merupakan orientasi yang harus dipegang oleh setiap muslim. Seseorang yang hendak memperoleh kebahagiaan sejati, hendaknya menjadikan akhlak sebagai landasannya dalam bertindak dan berperilaku. Sebaliknya, orang yang tidak memperdulikan pembinaan akhlak adalah orang yang tidak memiliki arti dan tujuan hidup (Suhar, 2021: . Pembinaan akhlak sangat terkait pada dua unsur substansial dalam diri manusia yaitu jiwa dan jasmani dengan budi pekerti yang baik. berarti juga mengisi perilaku dan tindakan mulia yang dapat dimanifestasikan oleh jasmani,dengan kata lain, budi pekerti yang terdapat di dalam jiwa turut mempengaruhi keutamaan pribadi seseorang. Oleh karena itu, akhlak harus dijadikan sebagai orientasi hidup di setiap masa dan waktu. Pendidikan merupakan bagian vital dalam kehidupan manusia . erutama Isla. dengan berbagai corak yang berorientasi memberikan bekal kepada manusia . eserta didi. untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Pendidikan (Isla. selalu diperbarui konsep dan aktualisasinya dalam rangka merespon perkembangan zaman yang selalu dinamis dan temporal, agar peserta didik dalam pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada kebahagiaan hidup setelah mati tetapi kebahagiaan hidup di dunia juga bisa diraih (Muzayyin Arifin, 2011: . Melihat kenyataan yang ada di Indonesia marak terjadinya praktek perjudian, perampokan, pemerkosaan, pembunuhan, koruptor dan masih banyak lagi contoh sebagaimana dicontohkan di atas merupakan bentuk perwujudan dari akhlak manusia yang semakin memburuk (Nur Solikin, 2011: . Pendidikan yang seharusnya diharapkan sebagai benteng dalam membentuk akhlak siswa sekaligus sebagai tameng yang melindungi siswa dari hal-hal negatif seperti mengalami kemandegan. Penyebaran covid-19 yang awalnya hanya sangat berdampak pada dunia ekonomi yang mulai lesu, tetapi kini dampaknya dirasakan juga oleh dunia Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2023 Arantika Alfedha. Erjati Abbas. Sovia Mas Ayu Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Masa New Normala Kebijakan yang diambil oleh banyak negara termasuk Indonesia dengan meliburkan seluruh aktivitas pendidikan, membuat pemerintah dan lembaga terkait harus menghadirkan alternatif proses pendidikan bagi peserta didik maupun mahasiswa yang tidak bisa melaksanakan proses pendidikan pada lembaga pendidikan. Persoalan Program belajar dari rumah yang diselenggarakan dari tingkat MI sampai dengan perguruan tinggi tentu tindakan sama dengan ketika pelajar berinteraksi dengan guru secara langsung di madrasah. Apalagi bagi para pelajar yang berasal dari keluarga miskin yang memiliki keterbatasan mengakses internet yang kini menjadi sarana pembelajaran daring. Kebijakan ini diharapkan pemerintah biasa mengurangi mobilitas pelajar sehingga dapat menekan penyebaran virus Covid-19. Dalam praktiknya, proses belajar mengajar di rumah, siswa dan guru dibantu dengan aplikasi belajar online. Namun,sejumlah kesulitan ditemui para guru saat menjalankan metode belajar dari rumah. Belajar di rumah menjadi langkah yang dinilai ampuh dalam memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Namun, tidak sedikit orang tua dan siswa yang kerepotan dengan kegiatan ini sehingga diperlukan kiat khusus. Dari hasil observasi yang peneliti lakukan bahwa M. I Babussalam merupakan salah satu lembaga pendidikan yang masih kekurangan keteladanan yang ada pada setiap pendidik dan orang tua bagi murid yang ada di Madrasah tersebut. Selain itu kurangnya mencerminkan sikap akhlak yang baik masih ada beberapa murid yang membantah guru di kelas, dan pendidikan madrasah yang lebih memfokuskan pada aspek kognitif dibanding afektif yang pada hakikatnya kedua aspek tersebut haruslah terpenuhi, namun demikian peserta didik di M. Babussalam Cahaya Makmur ini belum dapat dikatakan berakhlakul karimah atau tidak, meskipun mereka terlihat tidak santun ketika berbicara dengan penulis, bertemu dengan pendidikpun banyak yang terlihat masih enggan mengucapkan Penulis hanya menyaksikan sekilas saat observasi pendahuluan terlebih lagi pada zaman covid-19 seperti ini peserta didik diberikan batasan untuk bersekolah sehingga setiap harinya tidak semua kelas siswa yang ikut serta dalam Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2023 Arantika Alfedha. Erjati Abbas. Sovia Mas Ayu Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Masa New Normala belajar mengajar di Madrasah, sehingga dirasa penting untuk melanjutkan penelitian ini dengan harapan penulis dapat memberikan solusi atas permasalahan yang ada. Peningkatan kualitas peserta didik, akhlak dijadikan sebagai salah satu usaha untuk mencapainya, melalui pembelajaran pendidikan agama Islam. Khusus materi akhlak, diharapkan mereka dapat mengimplementasikan nilai-nilai akhlakul karimah serta merealisasikan dalam sikap dan perilaku hidupnya sesuai dengan tujuan pembelajaran. Implementasi perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi yang diiringi dengan efek negatif yang dibuktikan dengan fenomena-fenomena kesenjangan sosial, seperti perkelahian antar pelajar, pengomsumsian obat-obatan yang terlarang oleh anak muda, dan sebagainya. Pendidikan khususnya Pendidikan Akhlak harus mampu mengimbanginya dengan pengetahuan agama yang bias meminimalisir, bahkan mencegah maraknya perilaku menyimpang. Fokus dalam penelitian ini pada implementasi pembelajaran akidah akhlak pada masa new normal di M. I Babussalam Cahaya Makmur Sungkai Jaya Lampung Utara. Tujuan penelitian untuk mengetahui implementasi pembelajaran akidah akhlak pada masa new normal di Madrasah Ibtidaiyah Babussalam Sungkai Jaya Lampung Utara dan untuk mengetahui peran oang tua dalam pembelajaran akidah akhlak pada masa new normaldi Madrasah Ibtidaiyah Babussalam Sungaki Jaya Lampung Utara. Pengertian Akhlak Akhlak berasal dari bahasa arab dari khuluqun, yang secara bahasa berarti budipekerti, perangai, tingkah laku atau tabiat (Hamzah Yaqub, 2006: . Akhlak merupakan realisasi dari keimanan yang dimiliki oleh seseorang. Pendidikan akhlak adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari pendidikan agama, karena yang baik menurut akhlak, baikpula menurut agama, dan yang buruk menurut ajaran agama, buruk juga menurut akhlak. Ahmad Amin merumuskan akhlak yaitu ilmu yang menjelaskan arti baik dan buruk, menerangkan apa yang seharusnya dilakukan oleh sebagian manusia Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2023 Arantika Alfedha. Erjati Abbas. Sovia Mas Ayu Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Masa New Normala kepada yang lainnya, menyatakan tujuan yang harus dituju oleh manusia dalam perbuatan mereka dan menunjukkan jalan untuk melakukan apa yang harus Dari pengertian ini dapat disimpulkan bahwa akhlak berhubungan dengan aktivitas manusia dalam hubungan dengan dirinya dan orang lain serta lingkungan sekitarnya. Menurut Sidi Ghazalba, yang dijelaskan oleh Aminuddin bahwa akhlak adalah sikap kepribadian yang melahirkan perbuatan manusia terhadap Tuhan dan manusia, diri sendiri dan makhluk lain sesuai dengan suruhan dan larangan serta petunjuk al-QurAoan dan Hadits Aminuddin, 2006: . Selain dengan kata-kata tersebut dalam kamus besar Bahasa Indonesia, perkataan akhlak sering juga disamakan dengan kesusilaan atau sopan santun. Bahkan supaya kedengarannya lebih modern dan mendunia, perkataan akhlak kini sering diganti dengan kata moral dan etika. Pergantian itu sah-sah saja dilakukan, asal orang mengetahui dan memahami perbedaan arti kata-kata yang dimaksud (Mohammad Daud Ali, 2011: . Pendidikan akhlak berkisar tentang persoalan kebaikan dan kesopanan, tingkah laku yang terpuji serta berbagai persoalan yang timbul dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana seharusnya seorang siswa bertingkah laku (Muhammad Abdul Qadir Ahmad, 2008: . Iman Kepada Rasul-Rasul Allah SWT. Kata Rasul berasal dari kata arsala yang artinya mengutus. Artinya setelah diangkat menjadi Rasul, dia berkewajiban menyampaikan wahyu atau berita dari Allah. Sedangkan menurut istilah, rasul adalah laki-laki yang diberi wahyu dan diutus oleh Allah untuk menyampaikan wahyu tersebut kepada kaumnya. Iman kepada Rasul artinya meyakini bahwa Allah telah mengutus para Rasul-Nya untuk memberikan kabar gembira dan peringatan kepada umat manusia (Sunardi, 2013: . Mukjizat dan Kejadian Luar Biasa. Mukjizat menurut bahasa berarti sesuatu yang melemahkan atau mengalahkan. Mukjizat dibagi menjadi dua macam yaitu mukjizat kauniyah . ukjizat terbata. yaitu mukjizat yang tampak, yang ditangkap oleh pancaindra. Misalnya tongkat Nabi Musa bisa berubah menjadi ular. Nabi Muhammad dapat memindahkan pohon besar tanpa menyentuhnya dan Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2023 Arantika Alfedha. Erjati Abbas. Sovia Mas Ayu Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Masa New Normala mukjizat Aqliyah . ukjizat tidak terbata. yaitu mukjizat yang dapat ditangkap dan dipahami oleh pikiran. Misalnya al-QurAoan dapat dipahami dengan akal pikiran manusia, baik maknanya, bahasanya, tulisannya dan lain sebagainya. Akhlak Tercela. Akhlak tercela atau akhlak mazmumah adalah setiap perbuatan yang dilakukan seseorang kepada orang lain yang bertentangan dengan norma-norma yang berlaku. Norma tersebut diantaranya norma agama, adat istiadat, dan hukum negara. Jadi AuAkidahAy dan AuAkhlakAy dapat diketahui bahwa keduanya mempunyai hubungan erat, karena Akidah atau iman dan Akhlak berada dalam hati. Dengan demikian tidak salah jika pada sekolah tingkat Madrasah kedua bidang bahasan ini masih dijadikan satu mata pelajaran yaitu : AyAkidah AkhlakAu. Selanjutnya mata pelajaran Akidah Akhlak mengandung arti pembelajaran yang membicarakan tentang keyakinan dari suatu kepercayaan dan nilai suatu perbuatan baik dan buruk, yang dengannya diharapkan tumbuh suatu keyakinan yang tidak dicampuri keragu-raguan serta perbuatannya dapat dikontrol oleh ajaran agama. Mata pelajaran akidah akhlak ini merupakan salah satu rumpun mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang meliputi: al-QurAoan dan Hadits. Keimanan atau Aqidah. Akhlak. Fiqih dan Tarikh. Hal ini sekaligus menggambarkan bahwa ruang lingkup Pendidikan Agama Islam mencakup perwujudan keserasian, keselarasan dan keseimbangan hubungan manusia dengan Allah SWT. Ruang lingkup pembelajaran aqidah akhlak adalah sama dengan ruang lingkup ajaran Islam itu sendiri, khususnya yang berkaitan dengan pola hubungan. Aqidah Akhlak dalam ajaran Islam mencakup berbagai aspek, dimulai terhadap Allah, hingga kepada sesama makhluk . anusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, dan benda-benda tak bernyaw. Kebijakan new normal merupakan upaya mencari jalan keluar dari permasalahan publik yang ditimbulkan selama pandemi covid19. New normal sebagai tatanan masyarakat dalam jangka panjang. Karena vaksin untuk virus corona sudah ditemukan, untuk memproduksi vaksin dalam jumlah besar dan Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2023 Arantika Alfedha. Erjati Abbas. Sovia Mas Ayu Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Masa New Normala kemudian melakukan vaksinasi untuk jutaan penduduk pasti akan memerlukan waktu yang lama. Skenario new normal kemudian digunakan sebagai mekanisme pelonggaran aktivitas masyarakat ketika kondisi suatu daerah sudah dianggap aman yaitu dengan cara menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Namun apabila terjadi peningkatan kasus positif covid-19, maka pelonggaran semakin dikurangi hingga taraf tertentu. Bahkan bisa saja dilakukan kebijakan lockdown New normal justru akan menjadi bumerang bagi semakin meningkatnya jumlah positif covid-19 jika protokol kesehatan tidak dijalankan secara ketat. Secara sosial, dibutuhkan tiga prasyarat agar new normal dapat berjalan dengan baik. Pertama, perlunya pemahaman masyarakat tentang covid-19, yaitu pemahaman tentang apa itu virus corona,bagaimana mendeteksi gejalanya secara dini, apa yang dilakukan jika menemukan gejalanya, dan bagaimana agar menghindari tertular virus ini. Kedua, perlunya disiplin dalam menjalankan protocol kesehatan yang ditetapkan oleh otoritas kesehatan secara konsisten, termasuk kembali melakukan pembatasan sosial/ stay at home ketika jumlah penderita covid-19 kembali meningkat. Ketiga, perlunya menjalankan norma baru dalam tata pergaulan atau interaksi di masyarakat, yaitu harus memakai masker ketika keluar rumah, menghindari kontak fisik secara langsung, dan menjaga kebersihan dengan cuci tangan (Nadeem. S, 2020: . New normal merupakan bentuk perubahan yang dipicu oleh krisis dan adaptasi sistem baru yang bias mencegah terjadinya kembali atau mempersiapkan diri menghadapi sebuah situasi krisis. Tatanan baru masyarakat yang terbentuk sebagai akibat situasi krisis dan pelembagaan sistem manajemen perencanaan yang lebih komprehensif . ulai dari mitigasi sampai dengan sistem pemuliha. adalah gambaran new normal (Wawan & Poppy, 2020: . New normal sebagai bentuk transisi untuk kembali kekehidupan normal pasca pandemi. New normal yang digagas WHO merujuk pada kebutuhan untuk merancang dan melembagakan protokol baru berbasis standar kesehatan yang dibutuhkan dalam masa transisi sebelum aktivitas ekonomi dan sosial berfungsi Protokol terkait dengan pola hidup dan perilaku yang bisa mencegah covid-19 menjadi prasyarat yang harus dilakukan oleh individu dan diadopsi oleh Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2023 Arantika Alfedha. Erjati Abbas. Sovia Mas Ayu Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Masa New Normala institusi sosial, politik/pemerintahan, dan ekonomi sebelum menjalankan kembali aktivitas (MasAoudi. Winanti. PS. , 2020: . New normal dalam kaca mata pemerintah merupakan mekanisme transisi untuk mendorong kembali bergulirnya aktivitas ekonomi dan sosial. Secara operasional, pernyataan Presiden tersebut diikuti dengan penyiapan berbagai protocol aman dari covid-19 yang diperlukan di tempat kerja, lembaga pelayanan publik, institusi agama, lalu lintas, pariwisata, dan sebagainya. Presiden sendiri secara simbolis melakukan pengecekan langsung persiapan protocol menuju kembali kepembukaan ekonomi di sejumlah tempat, termasuk mall dan stasiun. METODE Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana keadaan sebenarnya yang terjadi di Sesuai maknanya menurut Denzin dan Licoln seperti yang dikutip oleh Juliansyah Noor bahwa kata kualitatif menyiratkan penekanan pada proses dan makna yang tidak dikaji secara ketat atau belum diukur dari sisi kuantitas, jumlah, intensitas, atau frekuensinya. Pendekatan kualitatif adalah suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yang menyelidiki atau suatu fenomena sosial dan masalah manusia. Pada pendekatan ini peneliti menekankan sifat realitas yang terbangun secara sosial, hubungan erat antara peneliti dan subjek yang diteliti (Juliansyah Noor, 2014: . Pendekatan kualitatif yang digunakan dalam menguraikan hasil penelitian ini ialah pendekatan deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif yaitu penelitian yang berusaha mendeskripsikan suatu, gejala, peristiwa, kejadian yang terjadi saat Lebih lanjut dijelaskan bahwa penelitian deskriptif lebih memusatkan perhatian pada masalah aktual sebagaimana adanya pada saat penelitian Melalui penelitian deskriptif peneliti berusahmendeskripsikan peristiwa dan kejadian yang menjadi pusat perhatian tanpa memberikan perlakuan khusus terhadap peristiwa tersebut. Dari hasil observasi yang peneliti lakukan bahwa MI Babussalam merupakan salah satu lembaga pendidikan yang masih kekurangan keteladanan yang ada pada setiap pendidik dan oranng tua bagi peserta didik yang ada di Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2023 Arantika Alfedha. Erjati Abbas. Sovia Mas Ayu Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Masa New Normala madrasah tersebut. Selain itu kurang nya mencerminakan sikap akhlak yang baik masih ada beberapa peserta didik yang membantah guru dikelas, dan pendidikan madrasah yang lebih memfokuskan pada aspek kognitif dibanding afektif yang pada hakikat nya kedua aspek tersebut haruslah terpenuhi, namun demikian peserta didik di MI Babussalam Cahaya Makmur ini belum dapat dikatakan berakhlakul karimah atau tidak, meskipun mereka terlihat tidak santun ketika berbicara dengan penulis, bertemu dengan pendidikpun banyak yang terlihat masih enggan mengucapkan salam. Penulis hanya menyaksikan sekilas saat observasi pendahuluan, sehingga dirasa penting untuk melanjutkan penelitian ini dengan harapan penulis dapat memberikan solusi atas permasalahan yang ada. Selain melakukan observasi peneliti melakukan wawancarauntuk tambahan informasi mengenai keadaan Madrasah. Menurut Atik Tripatmawati salah satu pendidik di sana. Aukondisi akhlak siswa di MI Babussalam Cahaya Makmur ada yang berbohong dengan mengerjakan tugas mencontek teman nyaAy selain dari itu Siti Topiah juga menambahkan bahwa Audi sekolah ini ada beberapa siswa yang sudah mencerminkan akhlakul karimah seperti sholat duha dengan kesadaran sendiri dan mengerjakan tugas tepat waktu, namun untuk siswa yang harus dipaksa ketika ibadah dan berani mengutarakan berbagai macam alasanpun juga ada, imbanglahAy Penelitian deskriptif sesuai karakteristiknya memiliki langkah-langkah tertentu dalam pelaksanaannya. Langkah-langkah itu sebagai berikut: diawali dengan adanya masalah, menentukan jenis informasi yang diperlukan, menentukan prosedur pengumpulan data melalui observasi atau pengamatan, pengolahan informasi atau data, dan menarik kesimpulan penelitian. Creswell menyatakan seperti yang dikutip oleh Juliansyah Noor bahwa penelitian kualitatif sebagai suatu gambaran kompleks, meneliti kata-kata laporan terinci dari pandangan responden dan melakukan studi pada situasi yang alami. Penelitian kualitatif merupakan riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif. Proses dan makna . erspektif subje. lebih ditonjolkan dalam penelitian Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemandu agar fokus penelitian Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2023 Arantika Alfedha. Erjati Abbas. Sovia Mas Ayu Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Masa New Normala sesuai fakta di lapangan. Selain itu, landasan teori juga bermanfaat untuk memberikan gambaran umum tentang latar penelitian dan sebagai bahan pembahasan hasil penelitian. Peneliti bertolak dari data, memanfaatkan teori yang ada sebagai bahan penjelas danberakhir dengan suatu teori (Juliansyah Noor, 2014: . Penelitian ini dilakukan di lembaga pendidikan yaitu Madrasah Ibtidaiyah Babussalam Sungkai Jaya Lampung Utarayang merupakanMadrasah Ibtidaiyah yang beralamat di Jl. ST. Kepala Marga RT/RW:001/001 dusun 1 Mangga Tiga. Desa Cahaya Makmur. Kecamatan Sungkai Jaya Kabupaten Lampung Utara. Sedangkan waktu penelitian berlangsung pada tahun ajaran 2020/2021. Secara umum data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari dua jenis, yaitu data primer dan data sekunder. Lofland dan Lofland seperti yang dikutip oleh Moleong (Lexi J. Moleong, 2012: . menyatakan bahwa sumber data utama dalam penelitian kualitatif adalah kata-kata dan tindakan, selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen dan lainnya. Penelitian ini yang dimaksud sumber data primer ialah guru, orang tua atau wali siswa, masyarakat sekitar dan siswa-siswi di Madrasah Ibtidaiyah Babussalam Sungaki Jaya Lampung Utara. Adapun sumber data sekunder lainnya berupa dokumen madrasah, pengambilan foto, pihak madrasah lainnya seperti kepala sekolah, pegawai kantor, maupun guru mata pelajaran lainnya. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara, teknik analisis data menggunakan triangulasi data. HASIL DAN PEMBAHASAN Peneliti tidak hanya melakukan wawancara dengan beberapa responden yang sudah dibahas di atas, penelliti juga mengamati dan meneliti perilakuperilaku siswa-siswi di MI Babussalam atau yang disebut dengan observasi. Kegiatan observasi dilaksanakan pada hari Senin sampai dengan hari Kamis tanggal 25-28 Oktober 2021 dari pukul 08. 00 sampai dengan pukul 12. Observasi dilaksanakan pada saat Kegiatan Belajar Mengajar berlangsung. Peneliti mengamati akhlak siswa dari awal pembelajaran sampai akhir. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2023 Arantika Alfedha. Erjati Abbas. Sovia Mas Ayu Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Masa New Normala Berdasarkan hasil pengamatan terlihat bahwa kegiatan Membiasakan diri mengawali kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan bertadarus dan pembacaan asmaAul husna setiap pagi telah dilaksanakan. Kemudian kegiatan shalat dhuhur secara berjamaah juga dilaksanakan bagi siswa yang masuk siang, dan semua siswa mengikuti kegiatan tersebut secara bergantian. Sikap empati kepada sesama teman di kelas juga terlihat hal ini ditunjukan dengan sikap saling tolong menolong antar sesama teman di kelas, serta setiap ada teman yang mengalami bencana maka yang lain akan membantu dengan mengumpulkan sumbangan secara suka rela. Kegiatan keteladanan juga dilakukan oleh guru, sehingga dijadikan contoh oleh siswa. Hal ini bisa terlihat ketika waktu sholat tiba, guru juga ikut bersamasama melaksanakan sholat dhuhur secara berjamaah. Walaupun pada saat sholat dhuha tidak semua guru mengikuti. Siswa yang berada di lingkungan madrasah juga selalu berpakaian dengan rapi dan memakai atribut lengkap. Apabila ada yang berpakaian tidak rapi, maka guru maupun sesame teman akan saling Tidak hanya kerapian, sikap saling menghormati dan menghargai antar warga madrasah juga sudah diterapkan. Semua warga madrasah juga diharuskan supaya bertutur kata dengan santun dan membiasakan untuk melakukan 3S (Senyum. Sapa. Sala. apabila bertemu dengan orang lain. Dimana hal tersebut sudah menjadi tradisi di lingkungan madrasah yang selalu Meskipun untuk sikap disiplin siswa masih kurang baik karena selama proses pembelajaran berlangsung, masih ada beberapa siswa yang kurang disiplin, ada yang masih keluar masuk kelas tanpa izin dan masih ada siswa yang masuk kelas lebih lambat dari pada guru. Namun, dari semua hal tersebut nilai-nilai pendidikan akhlak sudah diterapkan di madrasah hal ini terlihat dari perilaku warga madrasah selalu menghormati kepada yang lebih tua, saling tolong-menolong kepada sesame teman, bersikap ramah tamah kepada setiap warga madrasah, dan saling mengingatkan untuk melaksanakan sholat, menjaga kerapian, dan lain-lain. Di MI Babussalam membiasakan kepada semua siswa untuk mengikuti kegiatan ceramah keagamaan rutin yang disampaikan oleh pendidikan akhlak setiap hari ahad. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2023 Arantika Alfedha. Erjati Abbas. Sovia Mas Ayu Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Masa New Normala Ceramah keagamaan yang disampaikan selalu berkaitan dengan nilai-nilai pendidikan akhlak. Kegiatan tersebut sudah berlangsung mulai dari tahun 2018 hingga saat ini. Ceramah keagamaan dilakukan dengan menggunakan speaker center sehingga tiap kelas akan mendengar dengan jelas hal-hal yang disampaikan dalam ceramah tersebut. Berdasarkan hasil paparan data yang dilakukan peneliti, telah ditemukan data yang memang peneliti harapkan, data tersebut diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Peneliti akan melakukan analisis data untuk menjelaskan lebih lanjut hasil penelitian yang telah dilakukan dengan teknik analisis data, yakni teknik analisis kualitatif deskriptif yaitu pemaparan data dengan menganalisis data yang telah dikumpulkan oleh peneliti selama penelitian dengan lembaga terkait. Berikut ini adalah analisis pengolahan data yang dilakukan oleh peneliti. Setelah dilakukan wawancara terhadap beberapa nara sumber, maka peneliti mengelompokkan pertanyaan-pertanyaan tersebut ke dalam 2 kategori yang dirumuskan sebagai berikut : Implementasi Akidah Akhlak Pada Masa New Normal Di MI Babussalam Sungkai Jaya Lampung Utara Implementasikan Akidah Akhlak Kelas V Dan Kelas VI sudah ada konsep yang terprogram dan terencana dalam Kurikulum MI Babussalam yang ditetapkan setiap awal pelajaran. Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan guru Pendidikan Akhlak di MI Babusslam pengimplementasian nilai-nilai pendidikan akhlak masa New Normal dilakukan dengan beberapa langkah, yakni pembiasaan bertadarus al-QurAoan, membaca Asmaul Husna, dan mendengarkan nasihat/ untaian hikmah pada awal jam pelajaran pertama, berdoa sebelum dan sesudah pelajaran dengan dipimpin oleh ketua kelas, pembiasaan infak dan membaca surah Yasin setiap hari JumAoat, adanya kegiatan ceramah keagamaan setiap seminggu sekali, dan diadakannya kegiatan muhadhoroh tiap satu tahun sekali. Kegiatan tersebut dilakukan dengan tujuan membentuk karakter religius dari peserta didik yang memungkinkan para siswa membiasakan diri berperilaku sesuai nilai yang Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2023 Arantika Alfedha. Erjati Abbas. Sovia Mas Ayu Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Masa New Normala Madrasah. nilai-nilai Upaya Babussalam memberikan ceramah keagamaan setiap satu minggu sekali pada hari Ahad. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan motivasi mengenai pendidikan akhlak agar siswa-siswi memiliki akhlak yang Ceramah keagamaan diberikan dari speaker center yang ada di Madrasah. Memberikan motivasi-motivasi yang diberikan oleh guru mengenai pendidikan Dengan demikian siswa-siswi MI Babussalam akan terangsang pikirannya untuk bisa merubah karakter mereka menjadi lebih baik lagi. Ceramah keagamaan yang diadakan di MI Babussalam merupakan salah satu upaya yang dilakukan agar siswa dapat menumbuhkembangkan pemahaman, penghayatan, pengamalan agama dan religius yang akan menjadi sumber kearifan dalam berpikir dan bertindak, menumbuhkan dan mengembangkan kejujuran dan kedisiplinan dalam setiap aktivitas di lingkungan Madrasah, serta menyelenggarakan pendidikan dengan menumbuhkembangkan kreatifitas pengembangan diri dan life skill sehingga siswa mampu mandiri dan mengaktualisasikan diri dalam kehidupan sehari-hari mengembangkan sikap dan perilaku akhlaqul karimahdalam tata pergaulan hidup baik dilingkungan madrasah maupun masyarakat. Dalam pembelajarannya, nilai-nilai tersebut diintegrasikan dalam kurikulum. Hal ini sesuai dengan yang disampaikan oleh Aminuddin dalam Pendidikan Agama Islam untuk Perguruan Tinggi Umum yang menyatakan sebagai berikut : AuPerhatian terhadap pentingnya akhlak kini semakin kuat, yaitu di saat manusia di zaman modern ini dihadapkan pada masalah moral dan akhlak yang serius, yang kalau dibiarkan akan menghancurkan masa depan bangsa yang bersangkutan. Ay Tindakan dari madrasah melihat pentingnya akhlak dalam kehidupan sehari-hari, terutama pada masa New Normal siswa sulit mendapatkan keleluasaan untuk datang ke madrasah dan bermain, maka Madrasah menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah untuk dilakukan dan tersusun dengan terencana dan terprogram. Dalam hal ini madrasah memulai dari hal-hal yang Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2023 Arantika Alfedha. Erjati Abbas. Sovia Mas Ayu Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Masa New Normala kecil, seperti cara makan dan minum, adab berbicara, adab ke kamar kecil, cara berpakaian yang baik, dan lain-lain. Ketentuan tersebut ternyata membuat perubahan dari karakter siswa yang semula masih kurang baik menjadi lebih baik. Pada saat ini perilaku siswa di lingkungan Madrasah sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Madrasah. Hal ini ditunjukkan dengan perilaku sehari-hari siswa selama berada di Madrasah, seperti berbicara dan bertindak dengan memperhatikan sopan santun, terbiasakan untuk mengucapkan terima kasih, maaf, permisi,dan minta tolong, mengucapkan salam sebelum masuk ruangan, dan meminta izin ketika menggunakan barang orang lain. Sependapat dengan guru Akidah Akhlak hasil wawancara siswa dengan siswa menyatakan kegiatan di atas memang sudah diterapkan di Madrasah, seperti berdoAoa sebelum dan sesudah pelajaran, mengucapkan salam, bertadarus setiap pagi yang dilanjutkan dengan membaca Asmaul Husna, dan lainnya seperti yang sudah disebutkan guru. Untuk siswa-siswa yang memasuki kelas siang diwajibkan untuk melaksanakan sholat dzuhur, siswa tersebut dari hari ke hari semakin lebih baik lagi. Dalam kegiatan belajar mengajar di dalam kelas, guru juga sering menggunakan sistem reward and punishment untuk meningkatkan semangat belajar dan membentuk nilai kedisiplinan siswa di lingkungan Madrasah. Respon siswa untuk mata pelajaran Akidah Akhlak pada dasarnya baik karena pada dasarnya mereka senang karena bias memotivasi. Oleh karena itu, dalam mengimplementasikan nilai-nilai pendidikan akhlak para siswa tidak terlalu sulit sebab materi yang ada di pelajaran Akidah Akhlak merupakan nilai-nilai yang sudah biasa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti nilai ketakwaan, kedisiplinan, toleransi, gotong-royong, saling menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda. Pada mata pelajaran Akidah Akhlak ini guru berupaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa dengan mengajarkan materi-materi akhlak yang sesuai dengan ketentuan ajaran Islam, seperti khusnuzhan, tidak tamak dan hasud, tidak ria, tidak aniaya, terbiasa berpakaian dan berhias yang sopan dan menghormati tamu, taubat, rojaAo optimis, menghormati hasil karya orang lain Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2023 Arantika Alfedha. Erjati Abbas. Sovia Mas Ayu Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Masa New Normala dan kaum lemah, berperilaku ridha dan dapat berinteraksi serta bersosialisasi dalam kehidupan plural berdasarkan etika Islam. Dengan diajarakannya nilainilai tersebut diharapkan siswa bisa mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan keterengan dari beberapa responden di atas, ditarik kesimpulan bahwa implementasi nilai-nilai pendidikan akhlak di MI Babussalam tidak jauh berbeda pada saat sebelum adanya New Normal, yang berbeda guru harus lebih pro-aktif bersama orang tua untuk kerjasama dalam penerapan pendidikan akhlak di rumah. Dan saat kegiatan dilakukan di Madrasah terutama pada saat pembelajaran mulai tatap muka, guru siap untuk mengajarkan pendidikan akhlak dengan dua gelombang siswa dan memotivasi siswa untuk terus melakukan kegiatan ibadah seperti berdoa dan berdisplin saat di kelas mengingat siswa sudah lama belajar dari rumah saat pandemi. Peran Orang Tua Dalam Penanaman Akhlak Pada Masa New Normal Di MI Babussalam Sungkai Jaya Lampung Utara. Demikian juga dengan guru di Madrasah, hasil wawancara dengan orang tua memberikan penjelasan yang sama dengan guru PPKN dan guru Akidah Akhlak bahwa dalam mengimplementasikan nilai-nilai pendidikan akhlak dilakukan dengan cara pembiasaan yang memang sudah menjadi tata tertib Madrasah saat pembelajaran. Dengan demikian, orang tua hanya memantau dan selalu menasihati anaknya agar bias konsisten atau bias lebih ditingkatkan lagi nilai pendidikan akhlak yang sudah diajarkan di dalam kelas. Orang tua mengapresiasi sudah diberikan jam khusus untuk guru datang ke rumah saat Biasanya orang tua menggunakan kesempatan itu untuk bisa lebih dekat dan bisa mengetahui lebih dalam tentang perilaku anaknya dan memberikan konsultasi pada guru. Setiap ada laporan dari guru pendidikan akhlak, orang tua langsung menegurnya. Upaya yang dilakukan oleh orang tua biasanya dengan memanggil anak secara intern dan menanyainya satu persatu yang kemudian akan diberikan motivasi untuk bersyukur dengan apa yang telah dimiliki saat ini. Tidak hanya itu, orang tua juga memberikan nasihat dan teguran secara langsung dengan anaknya. Di rumah orang tua merasa hambatan Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2023 Arantika Alfedha. Erjati Abbas. Sovia Mas Ayu Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Masa New Normala terbesarnya adalah anaknya banyak bermain HP, namun saat memasuki era new normal orang tua sangat bersyukur dan ikut tetap memantau aktifitas anaknya meskipun tidak seintens saat masa pandemic. KESIMPULAN Implementasi Akidah akhlak Pada Masa New Normal di Madarasah Ibtidaiyah Babussalam Cahaya Makmur Sungkai Jaya Lampung Utara Tahun Ajaran 2021/2022 dilakukan dengan pengembangan budaya yaitu kegiatan kelas yang bersifat rutin berdoa, kegiatan spontan, keteladanan, pengkondisian, kegiatan keseharian di rumah dan di masyarakat, serta sistem reward and punishment. Implementasi tersebut diwujudkan dengan guru yang mendatangi rumah siswa pemberian nasihat dan motivasi yang dilakukan. Proses implementasi nilai-nilai pendidikan akhlak di Madarasah Ibtidaiyah Babussalam Cahaya Makmur dibuktikan dengan adanya kegiatan-kegiatan yang bernuansa Islami, seperti kegiatan ceramah keagamaan setiap hari Ahad, kegiatan muhadhoroh setiap satu tahun sekali, dan lain sebagainya. REFERENSI