POLINOMIAL Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 May 2025, pp 51-57 Online: https://ejournal. org/index. php/jp e-ISSN: 2830-0378 Analisis Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik Kelas X Fase E dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Eksponen dan Logaritma Chelsy Rahmadani1*. Annisa Ummul Khairi2. Annisa Rahmawati3. Minora Longgom Nasution4 1,2,3,4 Universitas Negeri Padang. Indonesia *Corresponding Author: chelsyrahmadani6@gmail. Submitted: 30 April 2025 | Revised: 17 May 2025 | Accepted: 18 May 2025 Abstrak Pemahaman konsep matematis sangat penting untuk dimiliki oleh peserta didik, karena hal ini memudahkan peserta didik untuk melanjutkan ke materi berikutnya yang lebih sulit. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemahaman konsep matematis peserta didik SMA kelas X pada materi eksponen dan logaritma. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 136 peserta didik di SMAN 7 Padang. Instrumen penelitian adalah tes uraian pemahaman konsep matematis yang terdiri dari 8 soal setiap soal mewakili setiap indikator pemahaman konsep matematis, 3 diantaranya merupakan soal cerita, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan masing-masing kategori pemahaman konsep matematis untuk kategori tinggi memiliki persentase 20,59%, kategori sedang memiliki persentase 62,5%, dan kategori rendah memiliki persentase16,91%. Maka disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematis peserta didik di kelas X SMAN 7 Padang berada di kategori sedang. Kata Kunci: Pemahaman Konsep Matematis. Eksponen dan Logaritma. Abstract Mathematical conceptual understanding is essential for students, as it facilitates their ability to progress to more complex material. The aim of this study is to describe the mathematical conceptual understanding of tenth-grade high school students on the topic of exponents and logarithms. This research employs a qualitative descriptive approach using purposive sampling, involving 136 students at SMAN 7 Padang. The research instruments include an essay test on mathematical conceptual understanding consisting of 8 questions, each representing an indicator of conceptual understanding three of which are word problems as well as documentation. The results show that based on each category of mathematical conceptual understanding, the high category has a percentage of 20. the medium category 62. 5%, and the low category 16. It can be concluded that the mathematical conceptual understanding of tenth-grade students at SMAN 7 Padang falls within the medium Keywords: Mathematical conceptual understanding. Exponents and Logarithms PENDAHULUAN Matematika merupakan salah satu mata pelajaran dasar yang diajarkan di semua jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi (Rohman et al. , 2020. Yesiliana et al. , 2. Matematika dianggap sebagai salah satu cabang ilmu yang penting untuk diajarkan setiap jenjang pendidikan. Matematika perlu diajarkan kepada peserta didik karena dapat mengembangkan kemampuan bepikir logis, kritis, kreatif, cermat, efektif. This is an open access article under the CC BY-SA license. Copyright A 2025 by Author | 51 Jurnal Polinomial. Vol. 4 No. 1 May 2025 pp. 51-57, Chelsy Rahmadani. Annisa Ummul Khairi. Annisa Rahmawati & Minora Longgom Nasution inovatif dan sistematis dalam memecahkan permasalahan baik dalam bidang matematika, bidang ilmu lain, maupun dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan tujuan pembelajaran matematika (Romadhoni & Hasanudin, 2023. Slamet et al. , 2. Salah satu tujuan pembelajaran matematika dalam Kemendikbudristek (Kemendikbud, 2. No 032/H/KR/2024 adalah pemahaman konsep matematis yang dimaknai bahwa agar peserta didik mampu memiliki kemampuan memahami konsep matematika, menjelaskan hubungan antar konsep, serta mengaplikasikan konsep atau logaritma dengan luwes, akurat, efisien, dan tepat dalam memecahkan masalah matematis (Hidayah et al. , 2. Sesuai dengan tujuan pembelajaran tersebut, dalam proses pembelajaran matematika peserta didik membutuhkan pemahaman konsep matematis yang baik. Sejalan dengan pendapat (Khairi & Aziz, 2. bahwa peserta didik yang memiliki pemahaman konsep yang baik mampu menyelesaikan persoalan matematika dengan benar. Pemahaman konsep matematis merupakan keterampilan mendasar yang harus dikuasai oleh peserta didik dalam mengerjakan soal matematika (Sinambela dkk. , 2. Hal ini berarti bahwa pemahaman konsep matematis perlu ditanamkan pada peserta didik agar konsep yang diajarkan menjadi prioritas di awal pembelajaran oleh pendidik sehingga peserta didik dapat memecahkan masalah dengan mudah (Meidianti et al. , 2022. Siregar. Pemahaman konsep matematis penting karena sebagai dasar untuk menguasai kemampuan matematis lainnya seperti kemampuan pemecahan masalah, penalaran, dan komunikasi (Setiani et al. , 2. Hal ini sejalan dengan (Neno et al. , 2. bahwa memahami konsep-konsep matematika menjadi langkah awal bagi seseorang untuk mengembangkan kemampuan matematika lainnya. Oleh karena itu, pemahaman konsep matematis sangat penting dimiliki setiap peserta didik. Pentingnya pemahaman konsep membuat peserta didik sudah memiliki pemahaman konsep matematis yang baik. Akan tetapi, beberapa penelitian yang relevan menyatakan bahwa pemahaman konsep matematis peserta didik rendah (Nuraeni et al. , 2. Hal ini juga diperkuat oleh penelitian (Mayasari & Habeahan, 2. bahwa peserta didik jarang terlibat dalam menyelesaikan masalah matematika yang terkait dengan masalah nyata, yang menunjukkan bahwa kemampuan mereka untuk memahami konsep masih rendah. Hal ini juga ditemukan dalam observasi peneliti yang dilakukan di SMAN 7 Padang bahwa pemahaman konsep matematis dalam menyelesaikan soal cerita masih rendah dengan memberikan soal tes yang dilakukan di kelas X pada materi eksponen dan logaritma. Hal ini disebabkan karena peserta didik sering mengalami kesulitan untuk mengumpulkan informasi dari persoalan yang diberikan (Siregar, 2. Selain itu, cara peserta didik menyelesaikan soal masih kurang jelas dan jauh dari konsep matematika (Hidayah et al. Berdasarkan hal tersebut, peneliti juga tertarik melakukan penelitian terhadap materi eksponen dan logaritma di SMAN 7 Padang kelas X. Berdasarkan latar belakang yang telah dijabarkan maka penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pemahaman konsep matematis peserta didik SMA dengan menyelesaikan soal cerita pada materi eksponen dan logaritma. Open Access: https://ejournal. org/index. php/jp | 52 Jurnal Polinomial. Vol. 4 No. 1 May 2025 pp. 51-57, Chelsy Rahmadani. Annisa Ummul Khairi. Annisa Rahmawati & Minora Longgom Nasution METODE Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan Penelitian deskriptif bertujuan untuk menjelaskan kondisi atau situasi yang sedang berlangsung pada saat penelitian dilakukan (Ponoharjo, 2. Penelitian ini dilakukan di SMAN 7 Padang yang berlokasi di Padang. Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana pemahaman konsep matematis saat menyelesaikan soal cerita dalam materi eksponen dan logaritma pada peserta didik di tingkat SMA. Waktu pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan di semester ganjil tahun pelajaran 2024/2025. Waktu penelitian yang dilaksanakan pada tanggal 16 sampai 20 September 2024. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMAN 7 Padang tahun pelajaran 2024/2025. Subjek yang dipilih adalah 136 peserta didik yang telah mempelajari materi eksponen dan logaritma pada semester ganjil. Penentuan subjek dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan berdasarkan pertimbangan tertentu sesuai tujuan penelitian. Teknik ini sesuai dengan pendekatan kualitatif yang menekankan pada pemilihan informan yang relevan untuk menggali informasi secara mendalam (Sugiyono, 2. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument tes. Teknik pengumpulan data yang digunakan adala tes tertulis berupa soal tes pemaaman konsep matematis pada materi eksponen dan logaritma sebanyak 8 butir soal yang dikerjakan selama 90 menit dengan masing-masing soal mewakili satu indikator pemahaman konsep matematis kelas X SMAN 7 Padang. Adapun dari 8 butir soal yang disusun, 3 diantaranya merupakan soal cerita. (Sahir, 2. mengatakan bahwa alat yang digunakan penelitian untuk mengumpulkan data dalam suatu penelitian adalah instrument. Dari soal yang telah diberikan, peneliti memberikan jawaban yang telah dikerjakan dan memberikan skor. Skor yang diperoleh peserta didik akan dihitung dengan perhitungan data skor pemahaman konsep matematis menurut (Yesiliana et al. , 2. dengan rumus sebagai ycIycoycuyc ycycaycuyci yccycnycyyceycycuycoyceEa ycAycnycoycaycn = y 100% ycIycoycuyc ycycuycycayco Kemudian, dari skor masing-masing peserta didik dicari rata-rata/mean dan simpangan baku/standar deviasi, dan kemudian skor masing-masing peserta didik dapat dikategorikan dalam tinggi, sedang, rendah menggunakan pengkategorian (Suryaningtyas & Kristanti, 2. yang ada pada Tabel 1 berikut: Tabel 1. Pengkategorian Kemampuan Matematis No. Kategori Tinggi Sedang Rendah Rentang Nilai ycu Ou ycAyceycaycu ycIya ycAyceycaycu Oe ycIya < ycu < ycAyceycaycu ycIya ycu O ycAyceycaycu Oe ycIya Jawaban peserta didik pada materi eksponen dan logaritma yang telah dikerjakan selanjutnya akan dianalisis dan dideskripsikan sesuai dengan indicator pemahaman konsep Setelah itu, jawaban yang dianalisis akan diambil kesimpulan setelah diperoleh hasil tes pemahaman konsep matematis. Open Access: https://ejournal. org/index. php/jp | 53 Jurnal Polinomial. Vol. 4 No. 1 May 2025 pp. 51-57, Chelsy Rahmadani. Annisa Ummul Khairi. Annisa Rahmawati & Minora Longgom Nasution HASIL DAN PEMBAHASAN Pengumpulan data diperoleh dari data nilai peserta didik pada indikator pemahaman konsep matematis dalam mengerjakan soal uraian dengan materi eksponen dan logaritma. Berdasarkan hasil penelitian dari jawaban peserta didik diperoleh data jumlah peserta didik yang mengikuti tes, nilai rata-rata peserta didik, nilai maksimum, nilai minimum, dan standar deviasi pada Tabel 2 berikut: Tabel 2. Rata-rata. Nilai Minimum. Nilai Maksimum, dan Standar Deviasi Min 5,00 Maks 85,00 Mean 43,09 Standar Deviasi 19,47 Berdasarkan hasil data pada Tabel 2 menunjukkan bahwa hasil dari pemahaman konsep matematis peserta didik kelas X SMAN 7 Padang dengan jumlah peserta didik sebanyak 136 peserta didik dan diperoleh rata-rata 43,09 dan standar deviasi yaitu 19,47. Untuk data nilai minimum peserta didik yaitu 5,00 dan nilai maksimum yang diperoleh peserta didik yaitu 85,00. Selanjutnya untuk mengetahui tingkat pemahaman konsep matematis dari masingmasing peserta didik, peneliti mengelompokkan kemampuan peserta didik dari skor yang diperoleh ke dalam kategori tinggi, sedang, dan rendah ke dalam Tabel 3 berikut: Tabel 3. Pengkategorian Peserta Didik Pada Pemahaman Konsep Matematis Tingkat Kemampuan Matematis Tinggi Sedang Rendah Kriteria Nilai ycu Ou 62,56 233,61 < ycu < 62,56 ycu O 23,61 20,59% 62,5% 16,91% Keterangan: : Jumlah Peserta Didik : Persentase Pengkategorian Peserta Didik Berdasarkan hasil data pada Tabel 3 menunjukkan hasil dari pengkategorian pada pemahaman konsep matematis terlihat bahwa sebanyak 28 peserta didik dengan persentase sebesar 20,59% termasuk kategori tinggi, sebanyak 85 peserta didik dengan persentase 62,5% termasuk kategori sedang, dan sebanyak 27 peserta didik dengan persentase 16,91% termasuk kategori rendah. Pembahasan Berdasarkan hasil dari analisis pemahaman konsep matematis peserta didik kelas X SMAN 7 Padang dalam menyelesaikan soal cerita pada materi eksponen dan logaritma berada pada kategori rendah, sedang, dan tinggi. Berikut penjelasan mengenai hasil tes pemahaman konsep matematis peserta didik pada setiap butir soal cerita pemahaman konsep matematika: Open Access: https://ejournal. org/index. php/jp | 54 Jurnal Polinomial. Vol. 4 No. 1 May 2025 pp. 51-57, Chelsy Rahmadani. Annisa Ummul Khairi. Annisa Rahmawati & Minora Longgom Nasution Gambar 1. Jawaban Peserta Didik Soal Cerita 1 Hasil dari jawaban peserta didik pada soal cerita yang pertama memuat indikator pemahaman konsep matematis yaitu menyajikan konsep dalam berbagai macam bentuk representasi matematis pada materi eksponen dan logaritma. Berdasarkan Gambar 1 menunjukkan respon peserta didik terhadap soal cerita 1 dengan kategori rendah, terlihat peserta didik langsung menuliskan jawabannya ke dalam bentuk tabel, peserta didik tidak menuliskan apa yang diketahui dan ditanya dari soal tersebut. Kemudian peserta didik juga tidak memisalkan variabel pada soal yang ditanyakan. Lalu peserta didik tidak menuliskan langkah-langkah penyelesaian dari soal tersebut. Selanjutnya, peserta didik tidak menuliskan kesimpulan dari pertanyaan yang diberikan. Maka terlihat peserta didik masih belum mampu menyelesaikan soal cerita yang memuat indikator menyajikan konsep dalam berbagai macam bentuk representasi. Hal ini sejalan dengan penelitian (Hidayah et al. , 2. bahwa peserta didik mengalami kesulitan dan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita. Gambar 2. Jawaban Peserta Didik Soal Cerita 2 Hasil dari jawaban peserta didik pada soal cerita yang kedua memuat indikator pemahaman konsep matematis yaitu mengaitkan berbagai konsep dalam matematika maupun diluar matematika pada materi eksponen dan logaritma. Berdasarkan Gambar 2 menunjukkan respon peserta didik terhadap soal cerita 2 dengan kategori sedang, terlihat peserta didik tidak menuliskan apa yang diketahui dan ditanya dari soal tersebut, peserta didik juga belum mampu menyelesaikan permasalahan dengan benar dan tepat. Kemudian, peserta didik belum mampu mengaitkan berbagai konsep, yang ditandai dengan peserta didik tersebut salah menulis rumus yang akan digunakan. Lalu, peserta didik tidak menuliskan kesimpulan dari pertanyaan yang diberikan. Maka terlihat peserta didik masih belum mampu menyelesaikan soal cerita yang memuat indikator mengaitkan berbagai konsep dalam Open Access: https://ejournal. org/index. php/jp | 55 Jurnal Polinomial. Vol. 4 No. 1 May 2025 pp. 51-57, Chelsy Rahmadani. Annisa Ummul Khairi. Annisa Rahmawati & Minora Longgom Nasution matematika maupun diluar matematika. Hal ini sejalan dengan penelitian (Kase et al. , 2. bahwa peserta didik mengalami kesulitan dan kesalahan dalam perhitungan sehingga penyelesaian hasil akhir tidak tepat dalam menyelesaikan soal cerita. Gambar 3. Jawaban Peserta Didik Soal Cerita 3 Hasil dari jawaban peserta didik pada soal cerita yang ketiga memuat indikator pemahaman konsep matematis yaitu mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup dari suatu konsep pada materi eksponen dan logaritma. Berdasarkan Gambar 3 menunjukkan respon peserta didik terhadap soal cerita 3 dengan kategori sedang, terlihat peserta didik tidak menuliskan apa yang diketahui dan ditanya dari soal tersebut, peserta didik juga belum mampu menyelesaikan permasalahan dengan benar dan tepat. Kemudian, peserta didik belum mampu mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup, yang ditandai dengan peserta didik tersebut salah menulis dan menggunakan rumus untuk menyelesaikan soal. Selanjutnya, peserta didik tidak menuliskan kesimpulan dari pertanyaan yang diberikan. Maka terlihat peserta didik masih belum mampu menyelesaikan soal cerita yang memuat indikator mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup dari suatu konsep. Hal ini sejalan dengan penelitian (Khairi & Aziz, 2. bahwa peserta didik mengalami kesulitan dan kesalahan perhitungan dalam menyelesaikan soal cerita. SIMPULAN DAN SARAN Dari hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematis peserta didik kelas X SMAN 7 Padang memperoleh hasil pada materi eksponen dan logaritma ke dalam kategori sedang yang dapat dilihat dari rata-rata keseluruhan nilai peserta didik adalah 43,09. Selain itu, dibuktikan juga dengan hasil pemahaman konsep matematis, yaitu peserta didik belum mampu menyelesaikan operasi hitung, peserta didik belum mampu menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan eksponen dan Berdasarkan indikator pemahaman konsep matematis, peserta didik tidak memenuhi indikator tersebut. Maka dari itu, guru harus lebih memperhatikan pemahaman peserta didik terkait pemahaman konsep dalam menyelesaikan soal permasalahan cerita matematika, serta diperlukan inovasi terhadap keterbaruan model, penggunaan media yang inovatif yang dapat meningkatkan pemahaman konsep matematis peserta didik pada pembelajaran matematika. Open Access: https://ejournal. org/index. php/jp | 56 Jurnal Polinomial. Vol. 4 No. 1 May 2025 pp. 51-57, Chelsy Rahmadani. Annisa Ummul Khairi. Annisa Rahmawati & Minora Longgom Nasution DAFTAR PUSTAKA