ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB EVALUASI PERATURAN BUPATI NOMOR 18 TAHUN 2021 ATAS PERUBAHAN PERATURAN BUPATI NOMOR 26 TAHUN 2020 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENINGKATAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 DALAM TATANAN MASYARAKAT YANG PRODUKTIF DAN AMAN DI KABUPATEN TABALONG (Studi Kasus Pembelajaran Jarak Jau. Norjannah*. Budi Setiawati norjannah078@gmail. com, budisetiawati16@gmail. Program Studi Administrasi Negara. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong Komplek Stadion Olah Raga Saraba Kawa Pembataan Tanjung-Tabalong. Kalimantan Selatan. Indonesia Telp Fax. 0526-2022-484 kode pos 71571 Email : inf@stiatabalong. ABSTRAK Pandemi Covid-19 berdampak pada seluruh bidang, di antaranya bidang kesehatan, bidang ekonomi, bidang kesehatan, bidang sosial, dan bidang pendidikan. Bidang pendidikan menjadi salah satu bidang yang mengalami dampak paling besar setelah masuknya pandemi Covid-19 di Indonesia. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui dan menganalisis evaluasi pembelajaran jarak jauh di Sekolah Tinggi Ilmu Administrai Tabalong melalui Peraturan Bupati Nomor 18 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Peningkatan Protokol Kesehatan Covid-19 dalam Tatanan Masyarakat yang Produktif dan Aman di Kabupaten Tabalong. Penelitian ini menggunakan Jenis penelitian analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu, observasi, wawancara, dokomentasi, dengan informan berjumlah 7 orang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu, analisis konten atau isi, analisis wawancara, analisis naratif. Penelitian ini menggunakan metode CIPP . ontext, input, process, produc. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kualitas tampilan dan kesesuaian program pembelajaran jarak jauh yang ada di STIA Tabalong sudah cukup sesuai meskipun penentuan sumber dana, strategi dan alternatif untuk mencapai tujuan program masih kurang baik. Beberapa aspek lain seperti pemanfaatan sarana dan prasarana dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran jarak jauh, ketepatan dan kedisiplinan dosen dan mahasiswa/I, serta sikap, kepatuhan dan keterampilan mahasiswa di STIA Tabalong juga secara keseluruhan cukup baik dan sudah sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 18 Tahun 2021 atas perubahan Peraturan Bupati Nomor 26 Tahun 2020 tentang Peningkatan Pelaksanaan Protokol Kesehatan Covid-19 dalam Tatanan Masyarakat yang Produktif dan Aman di Kabupaten Tabalong. Kata Kunci : Evaluasi. Penanggulangan. Pembentukan Aturan. Covid-19. Pembelajaran Jarak Jauh. Model evaluasi CIP EVALUATION OF REGENT REGULATION NUMBER 18 OF 2021 CONCERNING THE AMENDMENT OF REGENT REGULATION NUMBER 26 OF 2020 REGARDING GUIDELINES FOR THE IMPLEMENTATION OF ENHANCED COVID-19 HEALTH PROTOCOLS IN A PRODUCTIVE AND SAFE COMMUNITY ORDER IN TABALONG REGENCY (Case Study of Distance Learnin. ABSTRACT The Covid-19 pandemic has impacted all sectors, including health, economy, social affairs, and education. The education sector became one of the most significantly affected areas following the onset of the Covid-19 pandemic in Indonesia. This research was conducted to identify and analyze the evaluation of distance JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB learning at the Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Tabalong through Regent Regulation Number 18 of 2021 concerning Guidelines for the Implementation of Enhanced Covid-19 Health Protocols in a Productive and Safe Community Order in Tabalong Regency. This research employs a descriptive analytical research type with a qualitative approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, with 7 informants. The data analysis techniques used were content analysis, interview analysis, and narrative analysis. This research utilizes the CIPP (Context. Input. Process. Produc. evaluation model. The research results conclude that the display quality and suitability of the existing distance learning program at STIA Tabalong are sufficiently appropriate, although the determination of funding sources, strategies, and alternatives to achieve program objectives is still inadequate. Several other aspects, such as the utilization of facilities and infrastructure in conducting distance learning activities, the punctuality and discipline of lecturers and students, as well as the attitudes, compliance, and skills of students at STIA Tabalong, are also generally quite good and in accordance with Regent Regulation Number 18 of 2021 concerning the amendment of Regent Regulation Number 26 of 2020 regarding the Enhancement of the Implementation of Covid-19 Health Protocols in a Productive and Safe Community Order in Tabalong Regency. Keywords: Evaluation. Mitigation. Rule Formulation. Covid-19. Distance Learning. CIPP Evaluation Model PENDAHULUAN Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-. atau yang biasa dikenal dengan nama virus corona merupakan suatu virus yang bisa menyebabkan gangguan pada sistem saluran pernapasan, pneumonia berat, hingga menyebabkan kematian. Gejala paling umum yang ditimbulkan oleh virus ini diantaranya demam, batuk kering, hingga kelelahan. Menurut WHO . , virus ini telah menginfeksi sebanyak lebih dari 2. 872 jiwa di seluruh dunia. Covid19 adalah penyakit yang menular yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut corona virus yang bisa menyebabkan orang yang terpaparnya mengalami gangguan pernafasan. Menurut . lmiyah,2. merupakan virus jenis baru yang ditemukan di Wuhan. Hubei. China pada tahun 2019. Virus ini lalu menyebar dengan cepat ke beberapa Negara lain, termasuk salah satunya Indonesia. Kasus pertama di Indonesia pertama kali dikonfirmasi pada awal maret 2020 dimana presiden Joko Widodo mengumumkan adanya dua orang Indonesia yang dinyatakan positif terjangkit virus corona. Awal mula penyebab terjadinya kasus pertama ini diduga karena adanya pertemuan oleh salah satu orang yang terinfeksi tersebut dengan seorang warga Negara Jepang yang dilakukan di sebuah klub dansa di daerah Jakarta pada 14 februari 2020. JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Sejak ditetapkannya kasus pertama tersebut, hingga akhir tahun 2020 tercatat bahwa corona virus sudah menginfeksi sebanyak 735. 124 jiwa 944 kematian di Indonesia. Menurut Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan, pada wilayah Kalimantan Selatan tercatat adanya 041 kasus dengan angka kematian Untuk kasus covid-19 di Kabupaten Tabalong menurut tim juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Taufiqurrahman Hamdie, terdapat 499 kasus dengan angka kematian sebanyak 10 orang pada akhir tahun Hal ini terjadi karena masih ada masyarakat yang kurang mengerti tentang protokol kesehatan yang telah dibuat pemerintah. Untuk mengatasi hal tersebut, maka pemerintah Indonesia pada tanggal 24 maret 2020 mengeluarkan kebijakan strategis untuk pengelolaan pendidikan selama pandemi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19. Dalam Surat Edaran tersebut keberlangsungan proses pembelajaran disinggung pada poin kedua. Proses pembelajaran dilakukan di rumah melalui pembelajaran daring ataujarak jauh dengan memberikan pengalaman belajar yang bermakna, meningkatkan kecakapan hidup, pembelajaran bervariasi, dan umpan balik. Selaras dengan hal tersebut Kabupaten Tabalong mengeluarkan kebijakan baru Autentang ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB langkah-langkah antisipasi penyebaran covid-19 yang diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 18 Tahun 2021 atas perubahan Peraturan Bupati Nomor 26 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pelaksanaan Peningkatan Protokol Kesehatan Covid -19 Dalam Tatanan Masyarakat Yang Produktif Dan Aman di Kabupaten TabalongAy. Peraturan ini sesuai dengan peraturan Presiden RI Nomer 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019. Kebijakan ini dibuat sebagai upaya dari pemerintah untuk menekan angka penyebaran covid-19 mengingat masih banyaknya masyarakat yang kurang disiplin untuk selalu mematuhi kebijakan tentang protokol kesehatan yang telah ditetapkan, oleh sebab itu tak terkecuali dengan perguruan tinggi STIA Tabalong juga mulai beradaptasi dengan memodefikasi sistem program pembelajarn dari tatap muka menjadi sistem program PJJ (Pembelajaran Jarak Jau. pembelajaran dengan menggunakan metode ini sebagai pilihan yang strategis bagi Stia Tabalong untuk memutus rantai penyebaran covid-19 di perguruan tinggi. Jadi dengan menggunakan metode PJJ ini memungkinkan untuk pembelajaran dilakukan tampa bertemu secara fisik dan tampa jaga jarak, dengan menggunakan akses internet yang baik. Hal ini tentu relevan dengan pencegahan penyebaran covid-19 melalui social distancing dan fisikal distancing, (GTPP Covid-19, 2. Pembelajaran jarak jauh adalah pembelaran dengan pemanfaatan media internet dimana pelajar terpisah dari pegajar baik dalam waktu maupun Pembelajaran online juga dapat didefinisikan sebagai pengalaman belajar baik dalam lingkungan sikron, asinkron, dan terbuka menggunakan alat-alat yang berbeda . eperti telpon genggam, laptop, dan sebagainy. yang terhubung dengan internet. Pembelajaran jarak jauh mempunyai ciri-ciri : . Bertumpu pada kemandirian peserta didik dalam belajar, . Penggunaan media elektronik berbasis komputer, . Pemanfaatan berbagai fungsi media elektronik sehingga disebut sebagai multimedia, . Penggunaan hardware, software dan jaringan Pembelajaran jarak jauh ini memiliki JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 dampak positif dan dampak negatif. Pembelajaran daring sangat memudahkan peserta didik dan guru untuk melakukan interaksi pembelajaran walaupun melalui dunia virtual. Namun dalam perkembangan nya. Peraturan Bupati Nomor 18 tahun 2021 atas perubahan Peraturan Bupati Nomor 26 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pelaksanaan Peningkatan Protokol Kesehatan Covid-19 Dalam Tatanan Masyarakat Yang Produktif dan Aman di Kabupaten Tabalong dirasa kurang maksimal khususnya yang terjadi di STIA Tabalong, hal ini dikarenakan ada beberapa penyebab diantaranya pertama, meningkatnya angka kasus positif corona pada akhir 2020 masih 499 kasus positif corona hingga pada tanggal 28 februari 2021 angka kasus positif corona menjadi 552 orang. Kedua, masih ada saja masyarakat yang tidak disiplin untuk selalu menggunakan protokol kesehatan ketika keluar rumah. Ketiga, kurang nya kegiatan razia untuk menggunakan masker yang di lakukan di pasar-pasar maupun tempat ramai. Keempat, lemahnya sinyal menyebabkan ada beberapa mahasiswa yang kembali tinggal di kos. Kelima, mahasiswa tidak mendapatkan kuota internet untuk metode pembelajaran daring. Keenam jadwal pemeblajaran yang tidak sesuai. Ketujuh,adanya fakta tersebut maka diperlukan evaluasi untuk melihat berhasil atau tidak nya suatu kebijakan tersebut. Sesuai dengan penelitian Ay (Astuti & Sucipto, 2. yang berjudul AuPotret Evaluasi Pembelajaran Daring (E-Learnin. Mahasiswa Kesehatan Dimasa Pandemi Covid-19Ay. Evaluasi sangat diperlukan sebagai upaya untuk menilai keberhasilan penerapan peraturan Bupati Nomor 26 Tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan peningkatan protokol kesehatan covid-19 dalam tatanan masyarakat yang produktif dan aman di Kabupaten Tabalong, sehingga dapat berjalan dengan maksimal. Maka hal ini sesuai dengan teori Evaluasi mengguakan model evaluasi CIPP (Arikunto, 2. Model yang dikemukakan oleh Stufflebeam & Shinkfield . adalah sebuah pendekatan evaluasi yang berorientasi pada pengambil keputusan . decision oriented ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB memberikan bantuan kepada administrator atau leader dalam pengambilan keputusan. Adanya tujuan dari evaluasi yaitu untuk mengetahui sejauh mana kebijakan tersebut dapat terlaksana sebagaimana mestinya dan juga dapat melihat fakta-fakta, serta fenomena-fenomena yang terjadi di lapangan dalam pelaksanaan peraturan Bupati Nomor 26 Tahun 2020. Teori keberhasilan terletak pada model evaluasi CIPP merupakan singkatan dari Context. Input. Process, and Product. (Arikunto, 2. menjelaskan bahwa, evaluasi konteks adalah upaya untuk menggambarkan dan merinci lingkungan kebutuhan yang tidak terpenuhi, populasi dan sampel yang dilayani, dan tujuan proyek. Evaluasi input Menurut Eko Putro Widoyoko, evaluasi masukan membantu mengatur keputusan, menentukan sumber-sumber yang ada, alternatif apa yang diambil, apa rencana dan strategi untuk mencapai tujuan, dan bagaimana prosedur kerja untuk mencapainya. Evaluasi proses meliputi koleksi data penilaian yang telah ditentukan dan diterapkan dalam praktik pelaksanaan program. Pada dasarnya evaluasi proses untuk mengetahui sampai sejauh mana rencana telah diterapkan dan komponen apa yang perlu diperbaiki. Evaluasi produk merupakan penilaian yang dilakukan guna untuk melihat ketercapaian atau keberhasilan suatu program dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Berdasarkan uraian di atas maka peneliti tertarik untuk mengangkat judul Evaluasi Peraturan Bupati Nomor 18 Tahun 2021 atas perubahan Peraturan Bupati Nomor 26 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pelaksanaan Peningkatan Protokol Kesehatan Covid-19 Dalam Tatanan Masyarakat Yang Produktif Dan Aman di Kabupaten Tabalong . asus daring atau pembelajaran jarak jau. Penelitian ini menjelaskan tentang gambaran pelaksanaan PJJ dan pengukuran hasil belajar di STIAT, kendala dalam pelaksanaan PJJ dan Pengukuran hasil belajar, serta evaluasi terhadap pelaksanaan PJJ dan pengukuran capaian hasil JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 belajar mahasiswa/i menggunakan model evaluasi CIPP yang dikembangkan oleh Stufflebeam TINJAUAN PUSTAKA PENELITIAN TERDAHULU (Agus, 2. yang berjudul AuBelajar Bersama Covid-19: Evaluasi Pembelajaran Daring Era Pandemi di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Papua BaratAy. Studi ini bertujuan untuk mendorong penerapan pembelajaran berani di Perguruan Tinggi Islam Negeri sejak wabah Covid-19. Analisis ini dilakukan menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan model evaluasi program. Penelitian ini termasuk kepada penelitian yang menghasilkan rekomendasi untuk perbaikan dari suatu Penelitian menjelaskan program sistem pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 yang ditinjau dari CIPP. Dari hasil penelitian ini pembelajaran berani telah terlaksana dengan baik di tengah pandemi covid-19. Indikator konteks, input, proses, dan rata-rata produksi berada pada kategori baik. (Rahmatina & , 2. Ay. Analisis ini bertujuan untuk mengevaluasi edukasi dengan video dan poster terhadap perilaku masyarakat dalam menghadapi Covid-19Ay. Dengan menggunakan metode penelitian purposive sampling adalah kriteria-kriteria (Sugiyono, 2. Dengan menggunakan penelitian pendahuluan yang melibatkan 20 orang dewasa dalam satu kawasan pemukiman Hasil menggambarkan terjadi peningkatan jumlah responden yang menunjukkan perilaku mencuci tangan dan menggunakan masker di saat Sedangkan pada perilaku bepergian dan menjaga jarak dengan orang lain, tidak terdapat perubahan. (Achwandi & Achwandi, 2. dengan judul penelitianAy Evaluasi Pembelajaran Online pada Masa Pandemi Covid-19 di Perguruan Tinggi di ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Kota PekalonganAy. Tujuan dari penelitian ini menemukan dan memetakan kelebihan dan kekurangan pembelajaran daring sehingga pada akhirnya dapat menjadi rekomendasi bagi perbaikan dan peningkatan pembelajaran daring. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuntitatif yang dengan sumber data dari hasil kuisioner kepada mahasiswa di perguruan tinggi di Pekalongan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata evaluasi pembelajaran daring mendapatkan skor 89 . %) yang tergolong dalam kriteria tinggi. Hal ini bermakna bahwa pelaksanaan pembelajaran daring di perguruan tinggi sudah baik dari tahap perencanaan pembelajaran sampai penilaian. (Shandi, et al. , 2. dengan judul penelitian AuEvaluasi Pembelajaran Daring Pada Masa Covid-19 (Studi Kasus Siswa Smp Kelas 7 Di Kecamatan Banjarnegar. Ay. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Dengan hasil penelitian Berdasarkan hasil analisis data dari 54 siswa SMP kelas VII di Banjarnegara, dapat disimpulkan bahwa terdapat permasalahan yang dialami siswa pada saat melakukan pembelajaran secara daring, diantaranya yaitu : Siswa merasa ragu-ragu jika aplikasi mudah digunakan dalam proses pembelajaran . ,4%). Siswa merasa ragu-ragu jika aplikasi yang digunakan dapat mempermudah proses pembelajaran secara daring . ,3%). Siswa merasa ragu-ragu dalam memahami materi yang diberikan secara daring . ,5%). Siswa merasa tidak setuju bahwa pembelajaran daring dapat membuatnya paham dengan materi yang diajarkan . ,2%). Siswa merasa ragu-ragu dalam mengerjakan soal yang diberikan secara daring . ,4%). Siswa merasa ragu-ragu untuk meminta bantuan orang lain ketika kesulitan dalam melakukan pembelajaran daring . ,4%). Siswa merasa ragu-ragu dalam bersemangat mengikuti pembelajaran daring . ,1%). Siswa tidak setuju bahwa pembelajaran daring membuatnya bersemangat mengikuti pembelajaran . ,1%). JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 (Astuti & Sucipto, 2. dengan judul penelitian AuPotret Evaluasi Pembelajaran Daring (ELearnin. Mahasiswa Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19Ay penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui potret evaluasi pelaksanaan pembelajaran daring selama masa pandemi Covid-19 pada mahasiswa STIKes Panti Wilasa Semarang. Dengan menggunakan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Model evaluasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah CIPP. Hasil dari penelitian ini adalah Lokasi keberadaan mahasiswa dalam pembelajaran daring menentukan tingkat keberhasilan akses terhadap jaringan internet, sebagian besar responden bergantung pada kuota internet pribadi. Sarana prasarana yang mengoperasikan sudah cukup baik untuk mendukung berlangsungnya pembelajaran Aplikasi pembelajaran daring yang sering digunakan adalah google classroom. Jadwal pelaksanaan kuliah daring masih kurang sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Responden masih ada yang mengalami kesulitan dalam membagi waktu antara perkuliahan, mengerjakan tugas, dan pekerjaan (Riyanda, et al. , 2. dengan judul penelitian AuEvaluasi Implementasi Sistem Pembelajaran Daring Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas LampungAy tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan program sistem pembelajaran daring menggunakan model evaluasi CIPP. Metode yang diguanakan berupa metode penelitian kuantitatif. Hasil dari menyimpulkan bahwa tingkat pencapaian program sistem pembelajaran daring pada komponen context memperoleh skor rata-rata 4,145 . ,91%) digolongkan dalam kategori komponen input memperoleh skor ratarata 4,302 . ,04%) digolongkan dalam kategori baik. komponen process memperoleh skor rata-rata 3,838 . ,76%) digolongkan dalam kategori cukup. dan komponen product yang memperoleh skor rata-rata 4,107 . ,13%) ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB digolongkan dalam kategori baik. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa program sistem pembelajaran daring dilingkungan PMIPA FKIP Unila secara keseluruhan sudah lumayan baik sehingga bisa tetap dilanjutkan. (Permata, et al. , 2. dengan judul penelitian AuEvalusi Pembelajaran Daring Pada Tingkat SMP dan SMA di Masa Pandemi Covid-19Ay menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : . Strategi yang digunakan dalam pembelajaran daring, . Kendala pembelajaran daring, . Media yang dapat diaplikasikan selama pembelajaran online, . Aplikasi yang digunakan dalam pembelajaran daring, . Hasil yang didapat dari pembelajaran daring. hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyaknya masalah yang sering dialami guru maupun siswa dalam pembelajaran daring, baik dari kendala jaringan, mahalnya kuota internet, kurangnya respon siswa terhadap materi, hingga ketidak pahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Hal tersebut masih menjadi masalah yang terus diperbaiki oleh siswa maupun guru. Supaya dikemudian hari, kendala pembelajaran daring dapat diminimalisir dan proses pembelajaran dapat berjalan secara Definisi Virus Corona Corona virus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Gejala umum berupa demam Ou38C, batuk kering, dan sesak napas. Jika ada orang yang dalam 14 hari sebelum muncul gejala tersebut pernah melakukan perjalanan ke Negara terjangkit, atau pernah merawat atau kontak langsung dengan penderita Covid-19, maka terhadap orang tersebut akan dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut untuk memastikan diagnosisnya. JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Definisi Kebijakan Publik (Tangkilisan, 2. menyebutkan bahwa kebijakan publik ialah sejumlah aktivitas pemerintah untuk memecahkan masalah di tengah masyarakat, baik secara langsung maupun melalui berbagai lembaga yang mempengaruhi kehidupan Sedangkan menurut (Anderson, 2. , mengungkapkan bahwa kebijakan adalah Aua purposive course of action followed by an actor or set of actors in dealing with a problem or matter of concernAy (Serangkaian tindakan yang mempunyai tujuan tertentu yang diikuti dan dilaksanakan oleh seorang pelaku atau sekelompok pelaku guna memecahkan suatu masalah tertent. Dari definisi para ahli di atas maka dapat disimpulkan bahwa kebijakan publik adalah AuSerangkaian keputusan kebijaksanaan yang diambil seorang atau sekelompok orang untuk mewujudkan tujuan-tujuan tertentu di dalam masyarakatAy. Definisi Evaluasi Evaluasi identifikasi untuk mengukur atau menilai apakah suatu kegiatan atau suatu program yang dilaksanakan sesuai dengan perencanaan atau tujuan yang ingin dicapai. Menurut evaluasi adalah serangkaian kegiatan yang ditujukan untuk mengukur keberhasilan program perguruan, sedangkan menurut (Wirawan, 2. Evaluasi merupakan suatu riset untuk mengumpulkan, menganalisis,dan menyajikan informasi yang bermanfaat mengenai objek evaluasi, selanjutnya menilainya dan membandingkannya dengan indikator evaluasi dan hasilnya dipergunakan untuk mengambil keputusan mengenai objek evaluasi tersebut. Sementara itu mnurut (Widoyoko, 2. Evaluasi merupakan proses yang sistematis dan menginterprestasikan, dan menyajikan informasi tentang suatu program untuk dapat digunakan sebagai dasar membuat menyusun program selanjutnya. ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Dapat disimpulkan bahwa evaluasi adalah proses sistematis yang bertujuan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyajikan informasi yang bermanfaat yang memiliki tolak ukur, dan hasil dari evaluasi tersebut dapat digunakan untuk membuat kebijakan. Definisi Tujuan Evaluasi Pembelajaran (Arifin, 2. , mengemukakan tujuan evaluasi dan pengukuran adalah untuk seleksi, penempatan, diagnosis dan remidiasi, umpan balik penafsiran acuan-norma dan acuan-patokan, motivasi dan bimbingan belajar, perbaikan program dan kurikulum evaluan formatif dan sumatif, dan pengembangan teori. Tujuan evaluasi pembelajaran, yaitu untuk mengetahui keefektifan dan efisiensi sistem pembelajaran, baik yang menyangkut tentang tujuan, materi, metode, media, sumber belajar, lingkungan maupun sistem penilaian itu sendiri. Definisi Evaluasi Model CIPP Evaluasi ini mengguakan model evaluasi CIPP yang di kembangkan oleh Stufflebeam, dkk. dalam buku (Suharsimi Arikunto, 2. di Ohio State University. CIPP yang merupakan sebuah singakatan dari hurup awal empat buah kata, yaitu : Context evaluation : evaluasi terhadap konteks Input evaluation : evaluasi terhadap masukan Process evaluation : evaluasi terhadap proses Product evalustion : evaluasi terhadap hasil. Keempat kata yang di sebutkan dalam singkatan CIPP tersebut merupakan sasaran evaluasi, yang tidak lain adalah komponen dari sebuah program kegiatan. (Dr. Ambiyar, 2. , menyatakan model evaluasi CIPP merupakan kerangka yang komperhesif untuk mengarahkan pelaksanaan evaluasi formatif dan evaluasi sumatif terhadap objek program, proyek, personalia, produk, insitusi, dan sistem. Stufflebeam, dalam bukunya yang berjudul Evaluation And Decision Making, yang di kutip oleh daryanto. JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 menggolongkan sistem pendiddikan atas empat ruang lingkup yaitu context, input, process, and product atau yang di sebut dengan model CIPP. Evaluasi context Evaluasi context mengidentifikasi dan menilai kebutuhan-kebutuhan yang mendasari di susunya suatu program. (Arikunto, 2. menjelaskan bahwa, evaluasi context adalah upaya untuk menggambarkan dan merinci lingkungan kebutuhan yang tidak terpenuhi, populasi dan sampel yang dilayani, dan tujuan proyek. Evaluasi Input Pada evaluasi ini mengidentifikasi problem, asset, dan peluang untuk membantu para pengambil keputusan mendefinisian tujuan, prioritas-priorota, dan membantu kelompokkelompok pemakai untuk lebih luas menilai tujuan, prioritas, dan manfaat dari program, menilai pendekatan alternative, rencana tindakan, rencana staf, dan anggaran untuk fasilitas dan potensi untuk memenuhi kebutuhan dan tujuan yang di targetkan. Menurut (Widoyoko, 2. , evaluasi masukan membantu mengatur keputusan, menentukan sumber-sumber yang ada, alternative apa yang diambil, apa rencana dan strategi untuk mencapai tujuan, dan bagaimana prosedur kerja untuk Komponen evaluasi masukan . Sumber daya manusia, . Sarana dan peralatan pendukung, . Dana atau anggaran, . dengan model CIPP. Evaluasi Process Evaluasi pelaksanaan dari rencana untuk membantu staf Evaluasi process digunakan untuk menditeksi atau memprediksi rancangan prosedur atau rancangan implementasi selama tahap implementasi, menyediakan informasi untuk keputusan program dan sebagai rekaman atau arsip prosedur yang telah ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Evaluasi process meliputi koleksi data penilaian yang telah ditentukan dan diterapkan dalam praktik pelaksanaan program. Pada dasarnya evaluasi proses untuk mengetahui sampai sejauh mana rencana telah diterapkan dan komponen apa yang perlu diperbaiki. Evaluasi Product Evaluasi ini berupaya mengidentifikasi dan mengakses keluaran dan manfaat, baik yang di rencanakan maupun tidak direncanakan, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Evaluasi produk merupakan penilaian yang dilakukan guna untuk melihat ketercapaian/keberhasilan suatu program dalam mencapai tujuan yang telah di tentukan sebelumnya. Pada tahap evaluasi inilah seorang evaluator dapat menentukan atau memberikan rekomendasi kepada evaluan apakah suatu program dapat dilanjutkan. , di kembangkan/ di modifikasi, atau bahkan dapat di hentikan. Kerangka Konseptual Gambar : 1 Kerangka Konseptual METODE PENELITIAN Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan Jenis penelitian analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. penelitian deskriptip merupakan tipe penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan sebuah karakter suatu variabel, kelompok atau gejala sosial yang sedang terjadi di tengah masyarakat (Martono, 2. Desain analisis deskriptif merupakan desain yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendiskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau (Sugiyono. Teknik penggumpulan data dengan mewawancarai dosen dan mahasiswa/i semester 3, 4, 5, 6, 7. STIAT yang merupakan sumber data primer serta hasil nilai belajar mahasiswa/i sebelum dan sesudah terjadinya covid-19 atau sebelum dan sesudah adanya metode PJJ . embelajaran jarak jau. Triangulasi data adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain di luar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data tersebut. Triangulasi pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber yang berarti membandingkan dan mengecek ulang derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda sebagai pemeriksaan melalui sumber lainnya (Moleong, 2. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data pada penelitian ini melalui triangulasi data. Lokasi penelitian Lokasi penelitian berada di Kompleks Stadion Olahraga Saraba Kawa Pembataan Tanjung-Tabalong Kalimantan Selatan. Sumber Data Data diolah tahun 2021 JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Sumber data dalam penelitian ini adalah subyek dari mana data dapat diperoleh. ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari sumbernya melalui wawancara, pengukuran langsung, pengamatan, percobaan, kuesioner, dan Data primer dalam penelitian ini diperoleh dengan melakukan wawancara kepada pihak dosen stia tabalong terdiri dari 2 orang, dan mahasiswa stia tabalong terdiri dari 5 orang. Data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung dari obyek yang di teliti oleh pihak lain seperti dari studi pustaka, internet, dokumen, dan jurnal. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini sebagai berikut : Observasi Wawancara Dokumentasi Teknik Analaisis Data Teknik analisis data pada penelitia ini yaitu analisis data yang berasal dari data-data yang terjaring dari proses pengumpulan data, yaitu rekam dan catat, tinjaun pustaka, wawancara, serta partisiasi. Pada teknik analisis data kualitatif menganalisis atau membahas mengenai konsepkonsep suatu permasalahan dan tidak di sertai data-data yang berupa angka. Adapun teknik analisis data di guakan dalam peelitian ini sebagai Analisis Koten Atau Isi Analisis Wawancara Analisis Naratif HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Wawancara di laksanakan dengan beberapa dosen dan mahasiswa/i STIA Tabalong di Kota Tanjung Tabalong. Wawancara dilakukan dengan dua orang dosen dan lima orang mahasiswa/i yang terdiri dari semester tiga sampai dengan semester JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Perkuliahan pada masa Covid-19 di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong dilaksanakan secara online atau dengan metode PJJ . embelajaran jarak jau. Melalui pembelajaran yang di lakukan secara online dengan metode PJJ ada beberapa kendala yang di hadapi dosen maupun mahasiswa/i misalnya ada kendala pada jaringan atau sinyal yang kurang mendukung. Evaluasi pada sistem PJJ . embelajaran jarak jau. dilakukan untuk memperbaiki kualitas dan meningkatkan mutu pembelajaran. Tujuan dari evaluasi pada sistem PJJ ini yaitu menjelaskan pelaksanaan dari program pemerintah kabupaten tabalong untuk melaksanakan metode pembelajan jarak jauh di lingkungan STIA Tabalong dengan menggunakan metode CIPP. Pelaksanaan program pembelajaran jarak jauh di tinjau dari komponenkomponen yang berdasarkan model CIPP. hal yang di tinjau antara lain komponen conteks, input, process, product. Berdasarkan analisis wawancara di atas hasil penelitian dan pembahasan tentang AuEvaluai peraturan bupati nomor 18 tahun 2021 atas perubahan Peraturan Bupati Nomor 26 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Peningkan Protokol Kesehatan Covid-19 dalam Tatanan Masyarakat yang Produktif dan Aman di Kabupaten Tabalong . tudi menggunakan model context, input, process, dan product (CIPP)Ay dan berdasarkan hasil penelitian STIAT sudah sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 18 Tahun 2020 dan metode pembelajaran yang di lakukan oleh STIAT dapat di katakan Hal ini dapat dilihat dari hasil wawancara yang dilakukan di kemukakan oleh informan mengenai evaluasi Evaluai Peraturan Bupati Nomor 18 Tahun 2021 atas perubahan Peraturan Bupati Nomor 26 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Peningkan Protokol Kesehatan Covid-19 dalam Tatanan Masyarakat yang Produktif dan Aman Di Kabupaten Tabalong, yang di lakukan di STIAT. Pembahasan . Conteks ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Evaluasi konteks merupakan gambaran dan karakteristik populasi dan sampel dari individu yang dilayani serta tujuan program. Evaluasi konteks membantu merencanakan keputusan, menentukan kebutuhan yang akan di capai oleh program dan merumuskan tujuan program. Pada evaluasi konteks dalam penelitian yang telah dilaksanakan meliputi pengaruh produk program, tujuan program, karakteristik lingkungkan program dan kebutuhan pengguna. Tiga hal tersebut di jabarkan dalam lima pertanyaan yang berupa instrumen wawancara untuk memperoleh data di Hasil analisis data dari lapangan tersebut di peroleh kesimpulan bahwa evaluasi konteks pada metode atau program pembelajran jarak jauh cukup sesuai. Input Evaluasi input membantu mengatur keputusan, menetukan alternative apa yang di ambil, apa rencana dan strategi untuk mencapai Evaluasi ini menolong mengatur keputusan, alternative apa yang di ambil, apa rencana dan strategi untuk mencapai kebutuhan dan bagaimana prosedur kerja untuk mencapainya. Pada evaluasi input dalam penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh : menentukan sumber-sumber yang ada, alternative yang diambil, rencana danstrategi untuk mencapai tujuan program pembelajaran jarak jauh kurang baik. Dalam evaluasi input tersebut terjabarkan menjadi sembilan . Process Evaluasi mendeteksi atau memprediksi rancangan prosedur atau rancangan implementasi selama tahap impletmentasi, menyediakan informasi untuk keputusan program dan sebagai rekaman atau arsip yang telah terjadi. Pada evaluasi proses dalam penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh ketepatan dan kedisiplinan dosen dan mahasiswa/i dalam mengikuti pembelajaran, pemanfaatan sarana dan prasarana dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran jarak jauh tergolong cukup baik. Menurut Stufflebeam evaluasi proses mampu menjawab pertanyaan apakah pelaksanaan JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 program sesuai dengan jadwal? Apakah yang telibat dalam pelaksanaan program akan sanggup menangani kegiatan selama program? Apakah sarana dan prasarana yang di sediakan di manfaatkan secara maksimal? Hambatanhambatan apa saja yang di jumpai selama pelaksanaan program? . Product Evaluasi produk merupakan penilaian yang di lakukan untuk mengukur keberhasilan dalam pencapaian tujuan yang telah di tetapkan. Data yang di hasilkan akan sangat menentukan apakah program di teruskan, di modifikasi atau di Pada evaluasi produk data tersebut meliputi hasil nilai, sikap, kepatuhan dan keterampilan mahasiswa dengan tujuan program pembelajran jarak jauh cukup baik. Berdasarkan evaluasi kontek, input, proses dan produk, di dapat data yang menunjukkan bahwa secara konteks, input, proses dan produk program pembelajaran jarak jauh di STIA Tabalong di kategorikan cukup sesuai. Di buktikan dengan perolehan data pada hasil wawancara yang menjelaskan tentang proses dan hasil yang di peroleh melalui kegiatan pembelajaran jarak jauh. Bila di bandingkan secara umum data yang di peroleh di lapangan dengan tujuan dari STIAT melakukan program pembelajaran jarak jauh telah sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 18 Tahun 2021 pada pasal enam . bagian satu . yaitu Aupelaksanaan kegiatan di sekolah dan institusi maupun lembaga pendidikan lainnya di lakukan dalam bentuk pembelajran di rumah atau tempat tinggal masingmasing dengan melalui metode pembelajaran jarak jauh dengan media yang paling efektif baik di laksanakan secara daring . maupun luring . Ay sehingga dapat dibuktikan bahwa secara konteks, input, proses, maupun pembelajaran jarak jauh di STIA Tabalong sudah cukup baik. Jadi kegiatan pembelajran jarak jauh di Stia Tabalong perlu di lanjutkan dari tahun ke tahun selama Covid-19 maupun untuk menekan angka penularan Covid-19 metode ini juga dapat di dilakukan meski pandemi Covid-19 sudah selesai. ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB KESIMPULAN Model CIPP merupakan metode yang paling banyak di kenal dan di terapkan oleh para Model CIPP terdiri dari konteks, input, proses dan produk yang merupakan sasaran evaluasi, dan dengan model ini peneliti mengevaluasi metode pembelajaran jarak jauh di STIA Tabalong. Berdasarkan hasil analisis wawancara maka simpulan yang dapat di ambil dari penelitian ini adalah : Dilihat dari konteks yang meliputi pengaruh produk program, karakteristik lingkungan, dan kebutuhan tujuan program serta kebutuhan pengguna pada program pembelajaran jarak jauh di Stia Tabalong telah mencakup sebagian besar kualitas tampilan dan kesesuai program pembelajaran jarak jauh yang ada sudah cukup . Dilihat dari input yang mencakup menentukan sumber dana untuk melakukan pembelajran jarak jauh, strategi dan alternatif untuk mencapai tujuan program kurang baik. Di lihat dari proses yang mencakup ketepatan dan kedisiplinan dosen dan mahasiswa/i, pemanfaatan sarana dan prasarana dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran jarak jauh tergolong cukup baik. Diilihat dari produk yang meliputi hasil nilai, sikap, kepatuhan dan keterampilan mahasiswa sudah sesuai dengan (Dr. Abdul, 2. tujuan program pembelajaran jarak jauh yang dapat dinilai sudah cukup baik. SARAN Kepada pihak Stia Tabalong dan pemerintah KAB. Tabalong agar memberikan bantuan secara langsung kepada seluruh mahasiswa/i dalam bentuk uang maupun berupa paket internet. Kepada mahasiswa/i agar memperhatikan dan bersikaplah sebagaimana pembelajaran di lakukan Ketika tatap muka, focus pada materi yang di jelaskan oleh dosen Ketika sedang melakukan JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 kegiatan pembelajaran jarak jauh dengan media informasi seperti zoom. DAFTAR PUSTAKA