(JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. HUBUNGAN PENINGKATAN KADAR KOLESTEROL TERHADAP TEKANAN DARAH SISTOL DAN DIASTOL PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALANG JAMBE THE RELATIONSHIP OF INCREASING CHOLESTEROL LEVELS ON SYSTOLE AND DIASTOL BLOOD PRESSURE IN HYPERTENSION PATIENTS IN THE WORKING AREA OF THE TALANG JAMBE PALEMBANG HEALTH CENTER Yusneli1. Itail Husna Basa2. Sri Sulpha Siregar3,Refai4 1,2,3,4 Poltekkes Palembang. Palembang. Indonesia ( email korespondensi: yusneli@poltekkespalembang. ABSTRAK Latar Belakang: Penyempitan serta kakunya dinding pembuluh darah akibat dari penumpukan kolesterol dapat menyebabkan tekanan darah sistol diastol meningkat. Pengetahuan, sikap dan perilaku merupakan faktor eksternal yang penting dalam penyokong terjadinya peningkatan kadar kolesterol. Tujuan penelitian : Untuk mengetahui hubungan peningkatan kadar kolesterol dengan tekanan darah serta faktor karakteristik pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Talang Jambe Palembang. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi dengan model pendekatan/rancangan cross-sectional. Sampel penelitian adalah penderita hipertensi dengan sampel sebanyak 36 penderita. Variabel independent karakteristik ( pengetahuan, sikap dan perilak. serta tekanan darah sedangkan variabel dependent yaitu kadar kolesterol. Pengukuran kadar kolesterol di lakukan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) dengan alat kenza yang merupakan pengukuran kolorimetrik enzimatik CHOD-PAP, pengukuran tensi darah dengan alat sphygmomanometer dan stateskop, faktor karakteristik resiko akan dilihat sekaligus dengan data yang di dapat dari hasil kuisioner penderita hipertensi. Hasil: pada variabel independent di ketahui , dari 36 responden 35 responden . ,2%) dengan karakteristik pengetahuan baik, sebanyak 33 responden . ,7%) dengan karakteristik sikap baik, sebanyak 18 responden . %) karakteristik perilaku sangat baik sedangkan pada variabel dependent kadar kolesterol rata-rata nilai diatas normal yaitu . ,75mg/d. di mana nilai normal (< 200 mg/d. , sedangkan rata-rata tekanan darah sistol dan diastol dalam kategori tinggi ( Ou 140/99 ) di mana nilai normal tekanan darah sistol diastol . /80 -139/. Kesimpulan: kesimpulan penelitian bahwa terdapat hubungan yang siqnifikan antara faktor karakteristik . engetahuan, sikap, perilak. serta tekanan darah sistol diastol dengan kadar kolesterol pada penderita Kata kunci : Tekanan darah sistol diastol. Kadar kolesterol. Hipertensi ABSTRACT Background: Narrowing and stiffness of blood vessel walls due to cholesterol accumulation can cause increased systolic and diastolic blood pressure. Knowledge, attitude and behavior are important external factors in supporting increased cholesterol levels. Purpose of the study: To determine the relationship between increased cholesterol levels and blood pressure and characteristic factors in hypertension patients in the Talang Jambe Palembang Health Center work area. Method: This type of research is a descriptive correlation study with a crosectional approach/design model. The research sample was hypertension patients with a sample of 36 patients. The independent variables are characteristics . nowledge, attitude and | 25 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. and blood pressure while the dependent variable is cholesterol levels. Cholesterol levels were measured at the Center for Public Health Laboratory (BBLKM) using the Kenza tool which is a CHOD-PAP enzymatic colorimetric measurement, blood pressure measurement using a sphygmomanometer and stesscope, risk characteristic factors will be seen simultaneously with data obtained from the results of the hypertension patient questionnaire. Results: on the independent variables it is known, from 36 respondents 35 respondents . with good knowledge characteristics, as many as 33 respondents . 7%) with good attitude characteristics, as many as 18 respondents . %) very good behavioral characteristics while on the dependent variable the average cholesterol level value is above normal, namely . mg / d. where the normal value (< 200 mg / d. , while the average systolic and diastolic blood pressure is in the high category ( Ou 140 / 99 ) where the normal value of systolic diastolic blood pressure . / 80 -139 / . Conclusion: the conclusion of the study that there is a significant relationship between characteristic factors . nowledge, attitude, behavio. and systolic diastolic blood pressure with cholesterol levels in hypertension sufferers. Keywords: Systolic diastolic blood pressure. Cholesterol levels. Hypertension PENDAHULUAN bertambahnya jumlah penduduk, jumlah Hipertensi merupakan penyakit yang orang yang menderita tekanan darah tinggi akan meningkat. Pada tahun 2025, hampir mortalitas, ditandai dengan peningkatan 29% populasi dunia diperkirakan menderita tekanan darah diatas normal, terutama tekanan darah tinggi. Penyakit ini merenggut tekanan sistolik di atas 120 mmHg dan 1,5 juta jiwa setiap tahun di Asia2. tekanan diastolik di atas 80 mmHg. Penyakit Indonesia prevalensi hipertensi tahun 2013 ini sering disebut silent killer karena tidak sebesar 25,8% meningkat menjadi 34,1% memiliki tanda dan gejala yang khas serta pada tahun 2018 dengan hanya sepertiga kasus yang terdiagnosis3. Provinsi Sumatera kardiovaskular, yang berfungsi memasok oksigen dan nutrisi ke seluruh jaringan dan 30,44%4. Aktivitas Fisik Gaya hidup yang organ dalam tubuh. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi peningkatan LDL dan penurunan HDL, adalah kolesterol tinggi. Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks yang 80% disintesis di hati dan 20% sisanya diperoleh dari menyebabkan penumpukan timbunan lemak Individu hipertensi dengan kadar yang tebal di dalam tubuh, yang selanjutnya kolesterol total tinggi cenderung memiliki meningkatkan kadar kolesterol. Oleh karena tekanan darah lebih tinggi dibandingkan itu, memasukkan aktivitas fisik ke dalam Hal dengan kadar kolesterol normal 1. Dengan | 26 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. rutinitas seharihari sangat penting untuk mempromosikan gaya hidup sehat5. masukkan ke tubuh lebih dari yang di Dalam suatu penelitian di temukan sebagian besar reponden . ,8%) meningkat, kelebihan ini akan bereaksi dengan kadar kolesterol tinggi memiliki dengan zat-zat lain dan mengendap dalam tekanan darah tinggi,demikian pula sebagian pembuluh darah arteri dan akhirnya menjadi besar responden dengan kadar kolesterol penyebab pemblokiran aliran darah akibat normal . ,4%) memiliki tekanan darah pembekuan lemak yang mengendap dalam Pada penelitian lain dimana dari 41 pembuluh darah sehingga menganggu proses responden hipertensi didapatkan hasil kadar sirkulasi darah ke jantung, bila kondisi ini terus berlanjut maka akan menimbulkan kolesterol batas tinggi sebanyak 27 responden ,85%) Berdasarkan Langkah efektif untuk menurunkan pendahuluan didapatkan data dari lima pasien kadar kolesterol dalam darah antara lain hipertensi memiliki kadar kolesterol total 160 dengan mengurangi asupan lemak jenuh mg/dl dengan tekanan darah 140/80 mmHg, . erutama 175 mg/dl dengan tekanan darah 150/80 mmHg, 219 mg/dl dengan tekanan darah berserat seperti buah dan sayur, termasuk 155/90 mmHg, 239 mg/dl dengan tekanan makan ikan yang cukup untuk memenuhi darah 159/90 mmHg dan 245 mg/dl dengan kebutuhan protein penderita hipertensi secara serangan jantung7 170/100 mmHg. Dengan Hal mencegah penyakit pembuluh darah dan pendapatan , serta majunya berbagai segi kehidupan di era modern mengubah gaya dan keadaan di mana terjadinya peningkatan pola hidup masyarakat hal ini terlihat jelas tekanan darah sistol Ou140 mmHg atau tekanan pada kehidupan di kota-kota besar seperti diastol Ou90 mmHg atau keduanya 8. Jumlah tersedianya makanan siap saji atau fast food penderita hipertensi diperkirakan sebesar 1 yang menjadikan sarana pergeseran pola milyar di dunia, dan dua pertiga diantaranya Hipertensi Angka Mekanismenya selama kolsterol yang masuk kejadian hipertensi di dunia sekarang sudah dalam tubuh masih seimbang atau sesuai semakin banyak terutama pada orang dewasa dengan kebutuhan tubuh, maka tubuh akan sebesar 26% atau 972 juta jiwa. Angka ini tetap sehat dan tidak akan terganggu, terus meningkat tajam, dan diprediksi pada | 27 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. tahun 2025 sebesar 29% jiwa pada orang hipertensi di wilayah Puskesmas Talang Jambe Kota Palembang. BAHAN DAN METODE Data Kementrian Kesehatan Republik Indonesia(Kemenkes RI, 2. , tercatat Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional, lokasi prevalensi tertinggi hipertensi berada di penelitian di lakukan di Puskesmas Talang wilayah Afrika sebesar 27%. Asia Tenggara Jambe Kota Palembang serta pemeriksaan berada di posisi 3 tertinggi dengan prevalensi Kolesterol di laksanakan di Laboratorium sebesar 25% dari total penduduk. Menurut BBLKM Palembang, waktu penelitian pada data World Health Organization (WHO) bulan Juli tahun 2024, populasi penelitian semua penderita hipertensi yang datang ke Indonesia berada di posisi 3 dibandingkan Puskesmas Talang Jambe Palembang dari wilayah lain di Asia Tengara. Berdasarkan bulan Juni-Juli tahun 2024, sampel penelitian data Kemenkes RI 2018, tercatat prevalensi yang masuk dalam kriteria inklusi dan mau hipertensi di Indonesia sebesar 658. 201 juta jadi sampel yaitu 40 responden, saat Prevalensi hipertensi tertinggi tercatat di pendataan akhir di dapatkan 36 responden DKI Jakarta sebesar yang ikut dalam penelitian ini, 4 orang tidak 153 juta jiwa dan prevalensi hadir. Teknik pengambilan sampel pada terendah berada di Papua Barat sebesar 2. penelitian ini yaitu dengan menggunakan teknik purposive sampling, penderita yang Berdasarkan masuk dalam kriteria inklusi di ambil sebagai dilakukan di Puskesmas Talang Jambe sampel sesuai target ketentuan waktu yang di tercatat masih tingginya penderita hipertensi tetapkan, di ambil pada saat kegiatan namun penyebab yang pasti belum di ketahui. Posbindu dan yang hadir ke puskesmas, data Secara umum penyebab tertinggi kejadian yang disajikan dalam bentuk distribusi hipertensi adalah tingginya kadar kolesterol RI, digunakan adalah univariat dan bivariat. Tujuan penelitian untuk mengetahui Analisis univariat untuk melihat distribusi hubungan antara hasil pemeriksaan 52,3% (Kemenkes kolesterol dengan tekanan darah sistol . engetahuan, sikap, perilak. sedangkan analisa bivariat untuk melihat hubungan . engetahuan, sikap, perilak. pada penderita Karakteristik kolesterol , hubungan hasil pemeriksaan | 28 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. kholesterol dengan tekanan darah sistol akan di jadikan serum dengan cara di diastol pada penderita hipertensi. Sampel centrifuger dan serum ini kan di periksa kadar yang digunakan pada penelitian ini adalah kolesterol dengan alat Kenza 450 TX darah penderita hipertensi di wilayah kerja HASIL Puskesmas Talang Jambe Palembang. Darah Hasil Analisis Data Univariat Tabel 1. Distribusi Frekuensi Karakteristik Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Talang Jambe Palembang Variabel Frequensi Pengetahuan Baik Tidak Baik Sikap Baik Buruk Perilaku Sangat baik Baik Kurang Sangat Kurang Total Persentase (%) Tabel 2. Rata-Rata Hasil Kadar Kolesterol Pada Penderita Hipertensi Variabel Mean Min Max Kadar kolesterol Std. Deviati Tabel 3. Rata-Rata Hasil Tekanan Darah Sistol Diastol pada Penderita Hipertensi Variabel Tensi darah Mean Min Max Std. Deviation Hasil Analisis Data Bivariat Tabel 4. Hubungan Karakteristik Penderita Dengan Kadar Kolesterol Dengan pada Penderita Hipertensi Variabel Mean Std. Deviation Pengetahuan Sikap Perilaku Kadar kolesterol Std. Error Mean Value | 29 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. Tabel 5. Hubungan Hasil Kadar Kolesterol dengan Tensi Darah sistol diastol pada Penderita Hipertensi Variabel Mean Sdr. Deviation Kadar Kolesterol Tekanan darah Std. Error Value PEMBAHASAN kesehatan setiap bulannya di tempat yang di Hubungan Karakteristik Pengetahuan, telah ditetapkan seperti posbindu, melakukan Perilaku peningkatan kadar kolesterol olahraga ringan seperti joging, bersepeda. Perilaku yang baik tidak memakan makanan Dari hasil penelitian yang di dapat yang tinggi lemak jenuh berlebih seperti daging merah, gorengan,jeroan ,dengan rajin hipertensi dari 36 responden penderita berolahraga untuk mengontrol tekanan darah, hipertensi yang diteliti, proporsi karakteristik pengetahuan yaitu katagori baik sebanyak . %), dari sikap baik sebanyak dengan mengurangi kebiasaan merokok dan mengurangi konsumsi garam berlebih. Hal Karakteristik . 7 % ) serta dari perilaku sangat baik sebanyak . %). Hal ini menandakan ada hubungan antara karakteristik pengetahuan, kolesterol di jelaskan oleh (Suoth et al. , 2. sikap dan perilaku dengan kadar kolesterol. tentang faktor reiko yang buruk yang dapat Karakteristik penderita hipertensi ini di menyebabkan kejadian hipertensi antara lain tunjang dengan pengetahuan, sikap dan mengkonsumsi makanan lemak, aktifitas perilaku yang telah ada kesadaran penderita fisik, merokok . Hal ini juga dapat di jelaskan, penyakit hipertensi yang juga adalah tekanan memakan makanan lemak berlebihan dalam hal ini kolesterol terutama LDL akan melekat kesehatan secara rutin, kemudian pola makan pada dinding pembuluh darah dan akan yang sehat tentang rendah garam dan pola kebiasaan berolah raga tidak melakukan plague akan mengakibatkan penyempitan kebiasaan yang memicu resiko tekanan darah sehingga volume darah akan terhenti. Hal ini tinggi seperti merokok dan meminum obat 2. adanya tinggi,pentingnya (Sugiharto, antara konsumsi lemak dengan peningkatan Dengan sikap mengontrol pola makan tekanan darah atau hipertensi. Melakukan yang baik, selalu mendatangi pelayanan aktifitas fisik secara baik dan benar sesuai | 30 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. proporsinya merupakan perilaku yang baik penderita hipertensi bisa di minimalisir asal di yang dimiliki seseorang dengan kesadaran lakukan dengan pengetahuan yang luas, sikap dan merupakan langkah baik untuk dapat dan perilaku konsisten yaitu dilakukan mengurangi resiko peningkatan kolesterol. dengan sunguh-sunguh terukur dan terarah. Mengurangi kelebihan berat badan dapat Hubungan Kadar kolesterol dengan dilakukan dengan olahraga ringan tetapi tetap tekanan darah sistol diastol pada terukur dan teratur sehingga beban otot untuk penderita hipertensi bekerja menjadi lebih ringan dari pada Hasil keadaan beban badan yang berlebih, setiap kolesterol memiliki rata-rata nilai katagori gerakan tubuh yang di hasilkan otot rangka tinggi . ,75mg/d. di mana nilai normal (<200mg/d. , sedangkan rata-rata tensi darah merupakan salah satu indikator kesehatan. sistol diastol pada penderita hipertensi adalah Perilaku merupakan sikap kebiasaan katagori tinggi . - E160 /90 - E. yang sering dilakukan, merokok salah satu dimana nilai normal tensi darah . -139/80- kebiasaan memberikan pengaruh terhadap Dari hasil pvalue antara kadar kolesterol kejadian hipertensi. Semakin lama seseorang dan tekanan darah . < 0. 05 terdapat mengkonsumsi rokok akan menjadi resiko hubungan yang siqnifikan antara kadar untuk kejadian hipertensi. Menurut (Raihan & kolesterol dan tekanan darah sistol diastol Dewi, 2. asap rokok mengandung karbon pada penderita hipertensi. monoksida dan nikotin serta bahan toksik Kadar lainnya sehingga dapat merusak lapisan beberapa faktor terutama faktor yang dapat di dinding arteri dan menimbulkan plak yang intervensi/di kontrol menyebabkan penyempitan pembuluh darah aktifitas fisik,pola makan sehingga jantung bekerja lebih keras untuk mengandung lemak jenuh ( Andrea,Chasani mengalirkan darah keseluruh tubuh. Zat yang dan Ismail ( 2. alam proposal terkandung dalam rokok juga menyebabkan (Tumanggor, 2. ] hal ini berkaitan erat dengan kejadian hipertensi dimana kadar (Veras, 2. alam proposal (Tumanggor, memperparah keadaan orang hipertensi, baik 2. itu karena hipertensi keturunan atau karna terutama yang menimbulkan peningkatan tekanan darah Dengan seperti kurangnya pola makan dan kebiasaan yang buruk. Jika perilaku yang baik, di harapkan peningkatan terlalu tinggi kadar kolesterol dalam darah resiko penyakit yang lebih serius maka akan semakin meningkatkan faktor | 31 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. resiko terjadinya penyakit jantung. Kolesterol tinggi adalah mereka yang menerapkan pola sendiri mempunyai beberapa komponen yaitu makan yang mengandung lemak jenuh tinggi seperti yang terdapat pada ikan, mentega, (Mahardika, 2. keju, dan krim. Jenis tekanan darah yang dikenal Penelitian ini tidak sejalan dengan dengan hipertensi bergantung pada reistensi (Novita et al. , 2. Hasil antara kolestrol vaskuler perifer. Darah bersikulasi melalui dengan hipertensi menghasilkan nilai p value 0,621, karena nilai p>0,05 maka tidak ada Arteri dikelilingi oleh otot polos yang hubungan antara kolestrol dengan tingkat befrkontraksi dan berelaksasi sesuai ukuran hipertensi pada masyarakat. Hal ini dapat lumen, semakin kecil ukuran lumen maka terjadi dikarenakan sebagian besar responden tekanan darah arteri semakin meningkat. pada penelitian ini memiliki kadar kolesterol Terjadinya dalam rentang normal yaitu < 200 mg/dL arteri,arteriola, peningkatan volume darah tekanan darah hubungan dengan kejadian hipertensi. (Kemenkes, 2. Penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh (Dewi & Asupan lemak dapat meningkatkan Miranda, 2. tentang Hubungan Kadar kadar tekanan darah sistol dan diastol serta Kolesterol Total Dengan Hipertensi Pada meningkatkan resiko aterosklerosis yang Pasien Poliklinik Jantung di RSUD Harapan berkaitan dengan tekanan darah dan kelainan dan Doa Kota Bengkulu yang menunjukan pada pembuluh darah misal terjadi inflamasi adanya hubungan yang signifikan antara pada dinding pembuluh darah dan berbentuk kolestrol dan hipertensi, begitupun dengan deposit substansi kolesterol dalam lapisan pembuluh darah (Purnama et al. , 2. Hubungan Antara Menurut (Lingga L, 2. tidak Kadar Kolesterol Total Dengan Derajat Hipertensi Pada Pasien Pra Lansia Di RSUD Dr. Abdul Moelok Provinsi Lampung juga hiperkolesterolemia,tetapi level kolesterol signifikan antara kadar kolestrol dengan darah yang cenderung tinggi mendorong peningkatan tekanan darah. Orang yang (Purnama et al. , 2. Hal ini dikarnakan paling berisiko memiliki kadar kolesterol tingginya kadar kolesterol dapat menjadi (Dewi Miranda, | 32 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. tekanan darah sistol diastol penyakit jantung, kelebihan kolesterol akan peningkatan kadar kolesterol darah pada bereaksi dengan zat-zat lain dan mengendap Saran bagi penderita hipertensi untuk selalu menjaga pola hidup sehat dengan menyebabkan terjadinya plak atau sumbatan. mengurangi memakan makanan yang tinggi Penyempitan lemak, makanan asin terlalu tinggi, lakukan menyebabkan jantung bekerja lebih keras olahraga sesuai proporsi dan selalu kontrol agar dapat memenuhi kebutuhan darah ke kesehatan ke pelayanan kesehatan terdekat. semua jaringan, sehingga dapat menyebabkan terjadinya penyakit hipertensi (Permatasari et UCAPAN TERIMA KASIH