Journal for Quality in Women's Health Vol. 4 No. 1 Maret 2021 | pp. 94 Ae 103 p-ISSN: 2615-6660 | e-ISSN: 2615-6644 DOI: 10. 30994/jqwh. Pengaruh Akupresur Terhadap Intensitas Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di Wilayah Rw. 03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung Vira Astiza. Triana Indrayani. Retno Widowati Universitas Nasional. Jakarta. Indonesia Corresponding author: Triana Indrayani . rianaindrayani@civitas. Received: January 19 2021. Accepted: February 25 2021. Published: March 1 2021 ABSTRAK Dismenore merupakan suatu gejala yang timbul akibat adanya kelainan dalam rongga panggul dan mengganggu aktivitas perempuan, bahkan sering kali berdampak pada remaja usia sekolah karena menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas akupresur terhadap peningkatan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi experiment design dengan rancangan non equivalent control group yaitu rancangan penelitian yang digunakan untuk membandingkan hasil intervesi program kesehatan dengan kelompok kontrol yang serupa tetapi tidak perlu kelompok yang benar-benar sama dengan jumlah sampel 40 responden. Data dianalisa menggunakan uji Paired Sample T-test dan Independen Sample T-test dengan menggunakan SPSS. Melalui uji Paired Sample T-test pada penelitian ini didapat p value=0 ,000. jika p value < 0,05, maka ada pengaruh akupresur terhadap intensitas nyeri dismenore pada remaja putri. Terapi akupresur efektif untuk menurunkan nyeri dismenore pada remaja putri. Dalam hal ini remaja bisa menerapkan terapi akupresur untuk mengurangi nyeri dismenore di rumah. Kata Kunci: Akupresur. Dismenore. Remaja Putri This is an open-acces article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. International License. PENDAHULUAN Menurut World Health Organization (WHO) dalam penelitian Sulistyorini . , angka kejadian dismenore cukup tinggi di seluruh dunia. Rata-rata insidensi terjadinya dismenore pada wanita muda antara 16,8 Ae 81%. Data dari WHO didapatkan kejadian sebesar 1. %) wanita yang mengalami dismenore, 10-15% diantaranya mengalami dismenore Hal ini didukung dengan penelitian yang telah dilakukan di berbagai negara dengan hasil yang mencengangkan, dimana kejadian dismenore primer disetiap negara dilaporkan lebih dari Di Amerika Serikat, dismenore diakui sebagai penyebab paling sering ketidakhadiran di sekolah yang dialami remaja putri. Selain itu, dilakukan survey pada 113 wanita Amerika Serikat dan dinyatakan berjumlah sebanyak 29-44%, paling banyak pada usia 18-45 tahun (Sulistyorini, 2. Website: http://jqwh. org | Email: publikasistrada@gmail. Pengaruh Akupresur Terhadap Intensitas NyeriA. Sedangkan di Indonesia menurut data dari WHO juga bahwa angka kejadian dismenore sebanyak 55% di kalangan usia produktif, dengan 15% diantaranya mengeluhkan aktivitas menjadi terbatas akibat dismenore (Fahmi, 2. Berdasarkan data hasil penelitian angka kejadian dismenore di Jawa Barat cukup tinggi, yaitu sebanyak 54,9 % wanita mengalami dismenore, terdiri dari 24,5% mengalami dismenore ringan, 21,28% mengalami dismenore sedang dan 9,36% mengalami dismenore berat. Menurut Murtiningsih dan Karlina . dismenore adalah keluhan ginekologis akibat ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah sehingga mengakibatkan timbul rasa nyeri yang paling sering terjadi pada wanita. Dismenore bukanlah suatu penyakit, melainkan gejala yang timbul akibat adanya kelainan dalam rongga panggul dan mengganggu aktivitas perempuan, bahkan sering kali berdampak pada remaja usia sekolah karena menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari. Seorang siswi yang mengalami dismenore tidak dapat berkonsentrasi belajar dan motivasi belajar akan menurun karena dismenore yang dirasakan pada saat proses belajar mengajar. Dismenore pada remaja harus dapat ditangani dengan tindakan yang tepat untuk menghindari dampak negatif yang akan timbul (Efriyanthi,2. Dismenore dapat dibedakan menjadi dismenore primer dan dismenore sekunder. Dismenore primer terjadi pada 6-12 bulan setelah menarche dan berlanjut hingga usia 20-an. Dismenore primer disebabkan karena tingginya kadar prostaglandin, sedangkan dismenore sekunder merupakan nyeri menstruasi yang disebabkan oleh keadaan patologi dari pelvik atau uterus, dapat terjadi setiap waktu setelah menarche dan ditemukan pada usia 25-33 tahun (Dewi. Dismenore biasanya timbul menjelang atau selama menstruasi mulai dari 1-2 hari sebelum menstruasi atau pada saat menstruasi. Nyeri yang paling berat dirasakan selama 24 jam pertama menstruasi dan mereda pada hari kedua. Secara umum penangganan dismenore dapat ditangani dengan pemberian terapi farmakologi dan non farmakologi. Pada terapi farmakologi dapat diberikan obat-obatan anti inflamasi non-steroid (NSAID) (Rahmawati. Secara nonfarmakologi yang dapat dilakukan dengan teknik akupresur. Akupresur dikenal sebagai salah satu metode terapi tradisional china untuk penyembuhan dismenore dengan menggunakan teknik memijat pada titik meridian bagian tubuh tertentu. (Yuniati & Mareta, 2. Akupresur adalah cara pijat berdasarkan ilmu akupunktur atau dapat juga disebut akupunktur tanpa jarum (Ridwan, 2. Salah satu titik yang dapat mengatasi dismenore adalah titik sanyinjiao. Titik sanyinjiao atau spleen 6 merupakan titik limpa dimana salah satu fungsi limpa adalah mengurangi nyeri saat haid. Pencegahan nyeri haid bisa dilakukan melalui pemijatan yang dilakukan searah jarum jam sebanyak 30 putaran selama tiga sampai dengan lima menit. Dalam pemijatan yang perlu diperhatikan jangan terlalu keras dan membuat pasien kesakitan. Pemijatan yang benar harus dapat menciptakan sensasi rasa . yaman, pegal, panas, gatal, perih, kesemutan, dan lain sebagainy. , apabila sensasi rasa dapat tercapai maka di samping sirkulasi chi . dan xue . lancar, juga dapat merangsang keluarnya hormon endomorfin. Hormon endomorfin adalah sejenis morfin yang dihasilkan dari dalam tubuh untuk memberikan rasa tenang (Hartono, 2. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Efriyanthi . pada mahasiswi PSIK FK Unud semester Vi, hasil analisis perubahan skala nyeri dismenore pre test dan post test pada kelompok perlakuan menunjukkan perubahan yang signifikan. Hal ini terbukti dari hasil pengukuran skala nyeri dimana rata-rata skala nyeri sebelum terapi akupresur sanyinjiao point adalah 5,73 dan rata-rata skala nyeri sesudah terapi akupresur adalah 2,73. Hal tersebut menunjukkan adanya penurunan skala nyeri setelah diberikan terapi akupresur sanyinjiao Journal for Quality in Women's Health Pengaruh Akupresur Terhadap Intensitas NyeriA. Berdasarkan penelitian oleh Kristining . dari hasil observasi 3 jam setelah perlakuan didapatkan penurunan skala nyeri, dimana penelitian yang dilakukan pada siswi SMA Mardisiswa Semarang menghasilkan bahwa terapi akupresur titik sanyinjiao dapat menurunkan skala dismenore. Skala dismenore pada 80 responden sebelum dilakukan terapi akupresur memperoleh hasil nilai median 5. 00 sedangkan skala dismenore sesudah diberikan terapi akupresur titik sanyinjiao memperoleh hasil nilai median 3. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan pada tanggal 16 Desember 2020 di wilayah RW. 03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung. didapatkan data dengan mewawancarai 10 orang remaja. Dari 10 remaja ternyata 7 orang menyatakan mengalami nyeri perut saat menstruasi dan nyeri menstruasi yang dirasakan cukup mengganggu dan kadang membuat tidak fokus saat beraktivitas. Berpijak dari data yang terungkap seperti di atas, bahwa dismenore masih banyak terjadi dikalangan perempuan dan merupakan hal yang sangat mengganggu aktivitas, sehingga hal tersebut diperlukan solusi untuk mengurangi intensitas nyeri tersebut salah satunya melalui akupresure pada titik sanyinjiao yang dipercaya dapat mengurangi dismenore. Berdasarkan pemaparan di atas, maka peneliti terdorong untuk meneliti tentang AuPengaruh Akupresur Terhadap Intensitas Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di wilayah RW. 03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung. METODE PENELITIAN Penelitian ini termasuk dalam penelitian experimental berupa quasi experiment design dengan rancangan non equivalent control group. Sampel dalam penelitian ini adalah 61 orang dengan pengambilan sampel secara simple random sampling. Penelitian ini dilakukan di di rumah kader di wilayah RW. 03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Februari 2021. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pijat akupresur dan variabel dependen dalam penelitian ini adalah penurunan nyeri dismenore. Instrumen dalam penelitian ini adalah alat-alat yang digunakan untuk mengumpulkan data. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner lembar pengukuran nyeri Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data menggunakan uji statistic Paired Sample T-test HASIL PENELITIAN Tabel. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Usia Remaja Putri di wilayah RW. Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay Usia Jumlah Frekuensi Peresentase % Berdasarkan tabel 4. 1 dapat diketahui bahwa dari 40 responden mayoritas berada pada usia 15 tahun . =9. 22,5%), serta yang paling sedikit adalah pada usia 18 tahun . =4, 10%). Journal for Quality in Women's Health Pengaruh Akupresur Terhadap Intensitas NyeriA. Tabel. Distribusi Tingkat Nyeri Menstruasi Sebelum Akupresur Remaja Putri di wilayah RW. 03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay Kelompok Mean Median Modus Min-Max CI-95% Perlakuan 5,10 5,00 4,18- 6,02 Kontrol 4,60 5,00 3,87- 5,33 Berdasarkan hasil analisa dari tabel 4. 2 mennjukan bahwa rata-rata nyeri menstruasi yang di alami oleh remaja putri di wilayah RW. 03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan ciparay Kota Bandung pada kelompok perlakuan (N=. sebelum mendapatkan akupresur adalah 5,10 yang berada pada skala nyeri sedang, dengan median 5,00 . yeri sedan. dan nyeri yang paling banyak berada pada skala 9 . yeri bera. Pada kelompok perlakuan sebelum diberikan intervensi akupresur nyeri yang dirasakan paling ringan berada pada skala nyeri 2 . yeri ringa. dan nyeri yang dirasakan paling berat pada skala 9 . yeri bera. serta pada tingkat kepercayaan 95% berada dalam rentang 4,18Ae6,02. Demikian juga pada kelompok kontrol (N=. rata-rata nyeri yang dirasakan adalah 4,60 berada pada skala nyeri sedang, dengan median 5,00 . yeri sedan. Pada kelompok kontrol nyeri yang dirasakan paling ringan berada pada skala 2 . yeri ringa. dan nyeri yang dirasakan paling berat adalah pada skala 7 . yeri bera. dengan tingkat kepercayaan 95% berada dalam rentang 3,95Ae6,72. Tabel 4. Distribusi Tingkat Nyeri Menstruasi Sesudah Akupresur Pada Remaja Putri di wilayah RW. 03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay Kelompok Mean Median Modus Min- Max CI- 95% Perlakuan 1,55 1,00 0,95-2,15 Kontrol 3,70 4,00 3,02-4,38 Berdasarkan hasil analisa dari tabel 4. 3 menunjukan bahwa rata-rata nyeri menstruasi yang dialami kelompok perlakuan (N=. sesudah mendapatkan akupresur adalah 1,55 berada pada skala nyeri ringan, dengan median 1,00 . yeri ringa. dan nyeri yang paling banyak dirasakan pada skala 1 . yeri ringa. Pada kelompok perlakuan sesudah dilakukan akupresur nyeri yang dirasakan paling ringan berada pada skala 0 . idak ada nyer. , nyeri yang dirasakan paling berat pada skala 4 . yeri sedan. dengan tingkat kepercayaan 95% berada dalam rentang 0,952,15. Demikian juga pada kelompok kontrol (N=. rata-rata nyeri yang dirasakan 3,70 . yeri sedan. dengan median 4,00 . yeri sedan. Pada kelompok kontrol nyeri yang dirasakan paling ringan pada skala 1 . yeri ringa. , nyeri yang dirasakan paling berat pada skala 6 . yeri sedan. dengan tingkat kepercayaan 95% berada dalam rentang 3,02-4,. Tabel 4. Hasil Uji Normalitas Kelompok Perlakuan Remaja Putri di wilayah RW. 03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay Skewness Kurtosis Kelompok Statistic Std. error Statistic Std. PreTest perlakuan 0,396 0,512 -0,777 0,992 PostTest perlakuan 0,298 0,512 -1,153 0,992 Berdasarkan tabel 4. 4 dapat diketahui bahwa uji normalitas terhadap penurunan nyeri dismenore sebelum akupresur yaitu 0,396 dan hasil uji normalitas sesudah akupresur yaitu 0,298 yang artinya data pada kelompok perlakuan berdistribusi normal karena nilai Z positif di atas 1,96. atauu jika Z bernilai negatif di bawah 1,96. Journal for Quality in Women's Health Pengaruh Akupresur Terhadap Intensitas NyeriA. Tabel 4. Hasil Uji Normalitas Kelompok Kontrol Remaja Putri di wilayah RW. 03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay Skewness Kurtosis Kelompok Statistic Std. error Statistic Std. PreTest kontrol 0,113 0,512 -1,200 0,992 PostTest kontrol -0,442 0,512 -0,760 0,992 Berdasarkan tabel 4. 5 dapat diketahui bahwa uji normalitas terhadap penurunan nyeri dismenore pada kelompok kontrol di dapatkan hasil pre test 0,113 dan post test -0,442 yang artinya data pada kelompok kontrol berdistribusi normal karena nilai Z positif di atas 1,96. jika Z bernilai negatif di bawah 1,96. Tabel 4. Hasil Uji Paired t-test Tingkat Nyeri Dismenore Kelompok Perlakuan Pada Remaja Putri di wilayah RW. 03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay Variabel Frekuensi . Mean p- valu e Pre test Ae post test 20 3,550 1,276 Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa rata-rata penurunan nyeri dismenore pada kelompok perlakuan adalah 3,550 dengan hasil nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari taraf signifikansi 5% (P Value= 0,000 < 0,. , maka kesimpulannya adalah Ha diterima yang artinya ada pengaruh akupresur terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri di wilayah RW. 03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay. Tabel 4. Hasil Uji Paired t-test Tingkat Nyeri Dismenore Kelompok Kontrol Pada Remaja Putri di wilayah RW. 03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay Variabel Frekuensi . Mean p-value Pre test - post 1,119 0,002 test kelompok Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa rata-rata penurunan nyeri dismenore pada kelompok kontrol adalah 0,900 dengan hasil nilai signifikansi sebesar 0,002 lebih kecil dari taraf signifikansi 5% (P Value= 0,002 < 0,. , maka kesimpulannya adalah terdapat perubahan terhadap penurunan nyeri dismenore pada kelompok kontrol remaja putri di wilayah RW. Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay Tabel 4. Journal for Quality in Women's Health Pengaruh Akupresur Terhadap Intensitas NyeriA. Hasil Uji Independent T-Test Sebelum Dan Sesudah Akupresur Pada Remaja Putri di wilayah RW. 03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay Variabel Mean Tingkat nyeri5,10 PreTest 6,762 38 0,000 Sig. tailed Tingkat 1,55 PostTest Hasil uji independent t-test di dapatkan hasil mean atau nilai rata-rata pada saat pre-test sebesar 5,10 kemudian terdapat penurunan pada hasil post test dengan hasil 1,55. Didapatkan hasil sig. -taile. 0,000 < 0,05 dengan r hitung sebesar 6,762 yang berarti Ho di tolak H1 diterima yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan setelah dilakukannya akupresur pada kelompok perlakuan di wilayah RW. 03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay. Tabel 4. Hasil Uji Independent T-Test Pre-Test Dan Post-Test Kelompok Kontrol Pada Remaja Putri di wilayah RW. 03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay Variabel Tingkat Nyeri PreTest Tingkat Nyeri PostTest Mean 1,881 38 0,068 Sig. 4,60 3,70 Hasil uji independent t-test di dapatkan hasil mean atau nilai rata- rata pada saat pre-test sebesar 4,60 kemudian pada hasil post test sebesar 3,70. Didapatkan hasil sig. -taile. 0,068 > 0,05 dengan r hitung sebesar 1,881 yang berarti tidak ada perbedaan yang signifikan pada kelompok kontrol di wilayah RW. 03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay PEMBAHASAN Analisis Univariat Berdasarkan hasil penelitian, sebelum dilakukan terapi akupresur didapatkan hasil bahwa 40 responden nilai rata-rata nyeri dismenore pada kelompok perlakuan adalah 5,10 dan pada kelompok kontrol adalah 4,60. Berdasarkan teori bahwa secara umum nyeri digambarkan sebagai keadaan yang tidak nyaman, akibat dari luka paksa dari jaringan. Nyeri adalah pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan yang aktual dan potensial yang teralokasi pada suatu bagian tubuh, jaringan seperti ditusuk-tusuk, panas terbakar, melilit, seperti emosi, perasaan takut, mual. Ada beberapa cara untuk mengatasi gejala-gejala yang timbul akibat dismenorea yaitu dengan terapi medis dan non medis. Obat medis yang sering digunakan berupa analgesik dan anti inflamasi seperti asam mefenamat, ibuprofen dan antagonis kalsium, seperti verapamil dan nifedipin yang dapat menurunkan aktivitas dan kontraktilitas uterus. Selain itu nyeri dapat ditangani dengan terapi non medis yang aman dilakukan dengan exercise, mand air hangat atau Journal for Quality in Women's Health Pengaruh Akupresur Terhadap Intensitas NyeriA. sauna, memakai buli-buli hangat, meditasi, serta dapat juga dengan pemberian suplemen, pengobatan herbal ala jepang, terapi horizon, terapi bedah, akupuntur dan akupresure (Aprillia. Akupresur merupakan konduktor listrik pada permukaan kulit yang dapat menyalurkan energi penyembuhan yang paling efektif, sehingga penyembuhan energi yang pailing bagus dengan menggunakan titik-titik akupresur. Acupoint bersifat biolistrik memiliki ciri-ciri papilaekulitkulit kali 2 kali lebih lebih banyak, mengandung kapiler teranyam dengan syaraf sensoris, ujung -ujung saraf simpatis sehingga menaikkan konduktivitas kulit diatasnya karena tekanan listriknya rendah (Aprillia, 2. Acupoint terletak dipermukaan tubuh, terutama pada lokasi dimana bundle saraf menembus fascia otot atau secaraa histologis merupakan struktur neodermal dengan densitas lokal yang tinggi yang banyak mengandung serabut saraf simpatik ( Heni, 2018 ). Beberapa penelitian meyakinkan bahwa acupoint memang ada dan dapat diketahui serta dapat dibuktikan secara ilmiah. Titik Akupunktur dapat memberikan tanggapan terhadap berbagai jenis rangsangan. Rangsangan tersebut dapat berupa mekanis, termis, listrik, magnet maupun perpaduan keempat rangsangan tersebut ( Heni, 2. Akupresur berperan dalam proses penurunan skala dismenore, hal ini sejalan dengan penelitian Renityas . yang melakukan intervensi akupresur kepada 22 respsonden dengan hasil penelitian intensitas nyeri dismenore sebelum dilakukan akupresur di dapatkan skala nyeri dismenore 1 . , skala nyeri dismenore 2 . Responde. , skala nyeri 4 dismenore . Dan intensitas nyeri dismenore setelah dilakukan akupresur di titik sp6 adalah skala nyeri 1 . , skala nyeri 2. , skala nyeri 4 . (Renityas, 2. Hal ini juga sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Panggabean . yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan skala dismenore antara pretest dan posttest pada kelompok intervensi sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh akupresur terhadap dismenore pada remaja di SMP IT Siti Hajar Medan (Panggabean, 2. Hal yang sama juga dijelaskan oleh Hartono . , bahwa terapi akupresur secara empiris terbukti dapat membantu produksi hormon endorphin pada otak yang secara alami dapat membantu menawarkan rasa sakit saat menstruasi. Penekanan titik akupresur dapat berpengaruh terhadap produksi endorphin dalam tubuh. Endorphin adalah pembunuh rasa nyeri yang dihasilkan sendiri oleh tubuh. Endorphin merupakan molekul-molekul peptid atau protein yang dibuat dari zat yang disebut betalipoptropin yang ditemukan pada kelenjar pituitary (Hartono, 2. Analisis Bivariat Dari hasil penelitian yang dilakukan di wilayah RW. 03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay bahwa rata-rata nyeri haid sebelum dan sesudah dilakukan terapi akupresur terjadi penurunan sebanyak 3,55. Hasil uji statistik Paired Sample T-test didapat nilai p-value =0,000 < 0,005. Dan dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang sangat signifikan pada intensitas nyeri dismenore sebelum dan sesudah dilakukan terapi akupresur. Dari hasil uji statistik Independen Sample T-test pada kelompok perlakuan didapat nilai sig. -taile. sebesar 0,000<0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata nyeri dismenore pada kelompok perlakuan. Sedangkan pada kelompok kontrol dari hasil uji statistik Independen Sample T-test pada kelompok kontrol didapat nilai sig. -taile. sebesar 0,068>0,05, maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata nyeri dismenore pada kelompok kontrol. Akupresur dapat digunakan untuk mengatasi pada saat dismenore dan distres menstrual. Akupresur selain ini juga terbukti mengatasi nyeri yang bersifat umum, juga terbukti mengatasi nyeri selama persalinan dan memperlancar proses persalinan. ( Heni, 2. Penelitian lain yang berjudul AuEffects of SP6 acupressure on pain and menstrual distress in young women Journal for Quality in Women's Health Pengaruh Akupresur Terhadap Intensitas NyeriA. with dysmenorrheaAy. menjelaskan bahwa menurut pengobatan Cina, rahim merupakan salah satu organ yang terhubung dengan jantung dan ginjal melalui saluran khusus,serta suplai darah pada hati disuplai ke rahim. Apabila suplai darah ke hati sedikit, maka darah yang di suplai ke rahim pun juga sedikit, hal ini lah yang dianggap menjadi penyebab timbulnya nyeri Berdasarkan prinsip-prinsip Pengobatan Tradisional Cina (TCM), akupresur pada titik Sanyinjiao berfungsi untuk memperkuat limpa, dan mengembalikan keseimbangan Yin dan darah, hati, dan ginjal, sehingga hal tersebut dapat memperkuat pasokan darah dan memperlancar peredaran darah, dengan demikian akupresur pada titik sanyinjiao dapat mengurangi nyeri dismenore (Wong, 2. Hal tersebut dikarenaka efek penekanan di titik akupresur terkait dengan dampaknya terhadap produksi endorphin dalam tubuh. Endorphin adalah pembunuh rasa nyeri yang dihasilkan sendiri oleh tubuh. Endhorpin merupakan molekul Ae molekul peptid atau protein yang dibuat dari zat yang disebut beta- lipoptropin yang ditemukan pada kelenjar pituitary. Selain itu endorphin dapat mempengaruhi daerah daerah pengindra nyeri di otak dengan cara yang serupa dengan obat-obat opiate seperti morfin. Pelepasan endorphin dikontrol oleh sistem saraf, saraf sesitif dengan nyeri rangsangan dari luar dan begitu dipicu dengan menggunakan teknik akupresur, akan menginstruksikan sistem endokrin untuk melepas sejumlah endorphin sesuai kebutuhan tubuh (Ody dalam Hasanah, 2. Endorphin adalah pembunuh rasa nyeri yang dihasilkan sendiri oleh tubuh. Pelepasan endorphin dikontrol oleh sistem saraf ,saraf sesitif dengan nyeri rangsangan dari luar dan begitu dipicu dengan menggunakan teknik akupresur, akan menginstruksikan sistem endokrin untuk melepas sejumlah endorphin sesuai kebutuhan tubuh (Nurdin, 2. Penelitian lain yang dilakukan oleh (Ariska, 2. pada remaja putri di SMAN 1 Pekalongan menemukan dari 21 orang yang dilakukan akupresur 80,95% terjadi penurunan tingkat nyeri dan perbedaan rata-rata intensitas nyeri sebelum dan sesudah terapi akupresur sebesar 1,810 (Ariska, 2. Penelitian lain yang dilakukan oleh Natalia . menyatakan bahwa terdapat penurunan nyeri haid antara terapi akupresur sanyinjiao point dengan relaksasi nafas dalam. Pemberian Terapi akupresur 2 kali lebih efektif dibandingkan teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri haid . primer pada remaja putri (Natalia, 2. Menurut asumsi peneliti, saat ini banyak orang menggangap tidak ada obat alternatif atau non farmakologi untuk mengatasi nyeri haid, akan tetapi dimana seseorang mengalami nyeri haid pasti tidak akan nyaman dan dapat berdampak pada aktifitasnya sehari-hari, maka dari itu perlunya akan pengetahuan tentang akupresur dan pengobatan alternatif lain, untuk upaya mengurangi rasa nyeri saat menstruasi. Selain dianggap lebih aman dibandingkan obat sintetik, biaya yang dibutuhkan jauh lebih rendah. Dengan demikian ada hubungan signifikan pengaruh akupresur terhadap dismenore. KESIMPULAN Intensitas nyeri dismenore sebelum diberikan terapi akupresur didapatkan rata-rata 5,10 dengan nyeri yang dirasakan paling ringan pada skala 2 . yeri ringa. , nyeri yang dirasakan paling berat pada skala 9 . yeri bera. Intensitas nyeri dismenore sesudah diberikan terapi akupresur didapatkan rata-rata 1,55 dengan nyeri yang dirasakan paling ringan berada pada skala 0 . idak ada nyer. , nyeri yang dirasakan paling berat pada skala 4 . yeri sedan. Ada pengaruh akupresur terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri di wilayah RW. 03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung. Journal for Quality in Women's Health Pengaruh Akupresur Terhadap Intensitas NyeriA. DAFTAR PUSTAKA