Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol. No. 1 April 2024 e-ISSN : 2715-7687 P-ISSN : 2715-8748 Hubungan Umur. Tingkat Pendidikan. Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Covid-19 dengan Kejadian Covid-19 Pada Perempuan di Desa Margalaksana Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut Tahun 2022 Risya Puspa Nurmalela. Farahdibha Tenrilemba Program Studi Kesehatan Masyarakat. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Respati Indonesia email: rnurmalela@gmail. Abstrak Menurut data Gugus Tugas Covid-19 per 10 Desember. Indonesia melaporkan 4. kasus terverifikasi, dengan 51,3% dari kasus tersebut adalah perempuan. Terdapat 708. 230 kasus terkonfirmasi di Provinsi Jawa Barat, dan 51,4% di antaranya perempuan. Hingga Oktober 2021. Kabupaten Garut memiliki 23. 826 kasus terkonfirmasi, dengan 56,2% di antaranya adalah Kecamatan Cilawu Desa Margalaksana sebanyak 1442 kasus konfirmasi dengan proporsi perempuan sebanyak 52,9%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Umur. Tingkat Pendidikan. Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Covid-19 dengan Kejadian Covid-19 pada Perempuan di Desa Margalaksana Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut pada tahun 2022. Metodologi yang digunakan cross-sectional dengan desain studi kuantitatif. Hasil ini menunjukkan tidak ada hubungan antara umur dan tingkat pendidikan dengan kejadian Covid-19 pada perempuan dengan nilai p-value sebesar 0,098 dan 1,00. Kedua temuan tersebut menunjukkan bahwa kejadian Covid-19 pada perempuan tidak berkorelasi dengan umur atau tingkat pendidikan . -value > 0,. Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kejadian Covid-19 pada perempuan, serta hubungan antara perilaku pencegahan Covid-19 dengan kejadian Covid-19 pada perempuan, dengan nilai p-value sebesar 0,000 dan 0,001. Temuan ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi . -value <0,. antara kejadian Covid-19 pada perempuan dengan pengetahuan serta perilaku pencegahan Covid-19 yang Diharapkan masyarakat khususnya Perempuan Desa Margalaksana Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut menyadari perlunya mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan perilaku menggunakan masker, menjaga jarak, dan memperhatikan kebersihan dengan baik. Selain itu, sangat penting mengonsumsi makanan yang sehat dan vitamin. Diperlukan pengawasan dan sosialisasi kepada masyarakat dalam rangka pencegahan Covid-19 yang dilakuakan antara kerjasama dari pemerintah tertinggi serta unit antar RW dan RT juga tenaga kesehatan. Kata kunci: Umur. Tingkat Pendidikan. Pengetahuan. Pencegahan Covid-19 Abstract According to data from the Covid-19 Task Force as of December 10. Indonesia reported 4,258,752 verified cases, with 51. 3% of those cases being women. There are 708,230 confirmed cases in West Java Province, and 51. 4% of them are women. As of October 2021. Garut Regency has 23,826 confirmed cases, with 56. 2% of them being women. Cilawu Subdistrict. Margalaksana Village, has 1442 confirmed cases with a proportion of 52. 9% women. This study aims to determine the relationship between age, education level, knowladge and behavior of Covid-19 prevention with the incidence of Covid-19 in women in Margalaksana Village. Cilawu Distric, garut Regency in 2022. The methodology used was cross-sectional with quantitative study design. These results showed no relationship between age and education level with the incidence of Covid-19 in women with p-values of 0,098 and 1,00. Both findings showed that the incidence of Covid-19 in women did not correlated with age or education level . -value > 0. There is a relationship between knowledge and the incidence of Covid-19 in women, as well as the relationship between Covid-19 prevention behavior and the incidence of Covid-19 in women, which p-value of 0. 000 and 0. These findings showed http://ejournal. id/index. php/jukmas Article History : Submitted 14 Maret 2024. Accepted 29 April 2024. Published 30 April 2024 Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) that there is a correlation . -value <0. between the incidence of Covid-19 in women and the knowladge and behavior of Covid-19 prevention carried out. It is hoped that the community, especially women in Margalaksana Village. Cilawu District. Garut Regency, realize the need to comply with health protocols by implementing behaviors using masks, maintaining distance, and paying attention to good hygiene. In addition, it is very important to eat healthy foods and vitamins. Supervision and socialization to the community are needed in the context of preventing Covid-19 which is carried out between the cooperation of the highest government and inter-RW and RT units as well as health workers. Keywords: Age. Education Level. Knowledge. Covid-19 Prevention Hingga 10 Desember, statistik PENDAHULUAN dari Gugus Tugas Covid-19 menunjukkan sedang menghadapi tantangan kesehatan bahwa Indonesia telah mengonfirmasi yang serupa, efek dari penyebaran virus 752 kasus, dengan proporsi kasus Virus ini telah menyebabkan berbagai masalah mulai dari flu biasa daripada kasus laki-laki. Sebanyak 51,4% hingga kondisi yang lebih parah seperti 230 kasus positif yang dilaporkan MERSCoV dan SARSCoV2. Wuhan, di dari Jawa Barat adalah perempuan. Provinsi Hubei. China, adalah asal-usul Menurut data Dinas Kesehatan, terdapat virus ini sebelum berekspansi ke negara 826 kasus terkonfirmasi di Kabupaten lain, seperti Indonesia. Pada 7 Januari Garut hingga Oktober 2021, dengan 56,2% di antaranya adalah perempuan. mereka telah mengidentifikasi kasus baru Kecamatan Cilawu, termasuk dalam lima virus corona. WHO menetapkan situasi ini besar wilayah dengan kasus terkonfirmasi Saat China Keadaan Darurat Kesehatan besar-51,3%- Masyarakat Global pada tanggal 30 Januari 2020. Organisasi Kesehatan Dunia terkonfirmasi di Desa Margalaksana. Peran perempuan dalam keluarga (WHO) kemudian menyatakan Covid-19 sebagai pandemi pada tanggal 11 Maret . Dalam waktu singkat, penularan Covid-19 dengan cepat berkembang dan kebutuhan anggota keluarga. Mereka memiliki kemampuan dalam berbagai Hingga 10 Desember 2021. Organisasi bidang, seperti memasak, merawat anak. Kesehatan mendidik, mengurus rumah tangga, dan 623 kasus di menjaga kesehatan keluarga, terutama di tengah pandemi Covid-19. negara-negara Dunia (WHO) kematian, atau CFR 1,9%. Perempuan http://ejournal. id/index. php/jukmas Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) kasus positif pada perempuan. tantangan, termasuk situasi pandemi saat Berdasarkan Mereka dituntut untuk menjalankan tersedia hingga Oktober 2021, terdapat tiga peran kunci: dalam pekerjaan, 1442 kasus positif di Kecamatan Cilawu mengelola keluarga, dan memberikan kontribusi pada masyarakat. Perempuan Margalaksana. juga dapat memainkan peran penting termasuk dalam lima besar wilayah dalam membatasi penyebaran virus di dalam keluarga dengan mengajarkan Kabupaten Garut. Desa Desa Margalaksana anggota keluarga tentang praktik hidup Hasil studi pendahuluan terhadap sehat yang dapat dilakukan di rumah, 10 responden di Desa Margalaksana berolahraga bersama, berjemur, dan perempuan tentang Covid-19 tergolong menjaga kebiasaan mencuci tangan. baik, tetapi perilaku pencegahan masih Mengurangi penyebaran COVID19 penggunaan masker, mencuci tangan. Banyak dan aktivitas di luar rumah selama PPKM. faktor, seperti usia, lingkungan, latar (Pemberlakuan belakang sosial budaya, jenis pekerjaan. Masyaraka. dan tingkat pendidikan, yang dapat Oleh mempengaruhi pengetahuan seseorang. Margalaksana Perilaku dapat diamati dan dipelajari Kabupaten Garut, penelitian ini akan menyelidiki Hubungan Umur. Tingkat Salah Pembatasan Kegiatan Kecamatan Desa Cilawu Pendidikan. Pengetahuan dan Perilaku mempengaruhi perilaku individu atau Pencegahan Covid-19 dengan kejadian kelompok adalah tingkat pengetahuan. Covid-19 pada perempuan. Menurut investigasi awal yang Kabupaten Garut. Dinas METODE Kesehatan Desain penelitian cross-sectional diterapkan pada penelitian kuantitatif. peningkatan kasus Covid-19 di kalangan Ketika perempuan pada tahun 2020. Pada bulan Desember, tercatat 1085 kasus positif, simultan, dengan menggunakan teknik menunjukkan kenaikan sebesar 40,4% observasi, atau pada satu titik waktu dari bulan November yang mencatat 773 tertentu untuk memeriksa hubungan http://ejournal. id/index. php/jukmas Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) antara variabel risiko dan hasil. persentase setiap variabel. Tujuan penelitian ini adalah untuk Dan Analisis bivariat dilakukan mengetahui hubungan antara umur, untuk mengevaluasi hubungan antara tingkat pendidikan, pengetahuan dan perilaku pencegahan Covid-19 dengan keterkaitan variabel dependen. Metode kejadian Covid-19 pada perempuan. statistik yang digunakan adalah uji Chi- Terdapat 2816 orang yang tinggal Square. Para responden yang menjawab Desa kuesioner mengenai pengetahuan dan Margalaksana. Cilawu. Kabupaten Kecamatan praktik mereka terkait pencegahan Covid- merupakan total populasi perempuan 19 menyediakan data yang digunakan Garut. Sampel dalam penelitian ini. Selain itu, data juga diperoleh dari laporan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut yang disediakan oleh Kuesioner yang dikirimkan kepada Dinas Kesehatan, mencakup perolehan responden secara langsung menjadi alat kasus positif per-Kecamatan. Informasi tambahan yang diterima dari Dinas Pertanyaan-pertanyaan mengenai identitas, perilaku pencegahan Kesehatan Covid-19, tercakup dalam kuesioner ini. Garut. Covid-19 tersebut dan jumlah kasus positif yang Analisis univariat akan digunakan Kabupaten responden terhadap setiap variabel. Hal ditemukan di setiap kecamatan. Etika penelitian berdasarkan surat keterangan Nomor: 026/SK. KEPK/UNR/i/2022. ini biasanya menghasilkan distribusi dan HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Tabel 1. Hasil Deskripsi Karakteristik Responden Karakteristik Umur 12-45 tahun > 45 tahun Tingkat Pendidikan Rendah Tinggi Pengetahuan Kurang Baik Perilaku Pencegahan Covid-19 Kurang http://ejournal. id/index. php/jukmas Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Baik Kejadian Covid-19 pada Perempuan Pernah Tidak Pernah Data dari Tabel 1 menunjukkan bahwa 90 dari total 385 responden . ,4%) pernah mengalami Covid-19, sementara 295 orang . ,6%) tidak pernah. Mayoritas responden dari Desa Margalaksana. Kecamatan Cilawu. Kabupaten Garut berusia 12-45 tahun . orang atau 75,1%). Sebanyak 220 responden . ,1%) memiliki tingkat pendidikan tinggi. Sekitar 53,5% dari responden menunjukkan pengetahuan baik tentang Covid-19, dan sekitar 58,2% dari mereka menunjukkan perilaku pencegahan yang baik. Tabel 2. Hubungan Umur Dengan Kejadian Covid-19 Pada Perempuan Desa Margalaksana Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut pada Tahun 2022 Kategori 12-45 tahun >45 tahun Total Kejadian Covid-19 Pada Perempuan Pernah Tidak Pernah Total Value . % CI) 0,098 1,721 0,95-3,13 Berdasarkan Tabel 2, dari kelompok usia 12-45 tahun, 74 responden . ,6%) pernah mengalami Covid-19, sedangkan dari kelompok usia di atas 45 tahun, 16 responden . ,7%) Berdasarkan uji statistik, tidak ada hubungan yang signifikan antara usia dengan kejadian Covid-19 pada perempuan (P value = 0,098. P value > 0,. Tabel 3. Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Kejadian Covid-19 Pada Perempuan Desa Margalaksana Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut Tahun 2022 Tingkat Pendidikan Rendah Tinggi Total Kejadian Covid-19 Pada Perempuan Pernah Tidak Pernah Total Value . % CI) 1,00 1,026 0,64 Ae 1,65 Tabel 3 menunjukkan bahwa 39 responden . ,6%) berpendidikan rendah dan 51 responden . ,2%) berpendidikan tinggi, yang keduanya pernah mengalami COVID-19. Berdasarkan hasil http://ejournal. id/index. php/jukmas Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) uji statistik, tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan kejadian Covid-19 pada perempuan (P value = 1,00. P value > 0,. Tabel 4. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kejadian Covid-19 Pada Perempuan Desa Margalaksana Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut Tahun 2022 Tingkat Pengetahuan Kurang Baik Total Kejadian Covid-19 Pada Perempuan Pernah Tidak Pernah 36,9 113 Total Value . % CI) 0,000 4,429 2,63 Ae 7,47 Berdasarkan tabel 4 didapatkan hasil bahwa yang pernah mengalami Covid-19 dengan pengetahuan kurang sebanyak 66 responden . ,9 %) sedangkan dengan pengetahuan baik sebanyak 24 responden . ,7 %). Uji statistik menghasilkan nilai P sebesar 0,000 (P value <0,. , yang mengindikasikan adanya hubungan antara kejadian Covid-19 pada perempuan dengan tingkat pendidikan mereka. Hasil analisis menunjukkan nilai OR sebesar 4,429, yang mengindikasikan bahwa perempuan dengan tingkat pengetahuan rendah memiliki kemungkinan 4,4 kali lebih besar untuk tertular Covid-19 dibandingkan dengan perempuan dengan tingkat pengetahuan tinggi. Tabel 5. Hubungan Tingkat Perilaku Pencegahan Covid-19 Dengan Kejadian Covid-19 Pada Perempuan Desa Margalaksana Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut Tahun 2022 Kurang Kejadian Covid-19 Pada Perempuan Pernah Tidak Pernah 32,3 109 Baik Total Perilaku Pencegahan Covid-19 Total Value . % CI) 0,001 2,335 1,44 Ae 3,78 Berdasarkan tabel 5 didapatkan perilaku baik sebanyak 38 responden . hasil bahwa yang pernah mengalami Covid- %). Insiden COVID-19 pada perempuan dan 19 dengan perilaku kurang sebanyak 52 tingkat perilaku responden . ,3 %) sedangkan dengan COVID-19 statistik (P value <0,. http://ejournal. id/index. php/jukmas Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Penelitian ini menghasilkan nilai OR kemungkinan 2,3 kali lebih besar untuk sebesar 2,335, yang menunjukkan bahwa terjangkit penyakit ini dibandingkan dengan mereka yang memiliki tingkat perilaku pencegahan Covid-19 yang kurang memiliki pencegahan Covid-19 yang lebih baik. PEMBAHASAN pria memiliki kemungkinan yang sama Kejadian Covid-19 Pada Perempuan Desa besarnya dengan wanita untuk tertular Margalaksana Covid-19. Kecamatan Cilawu. Berdasarkan teori dan penelitian Kabupaten Garut pada tahun 2022 Hasil penelitian terhadap wanita di Desa sebelumya, peneliti menilai bahwa jenis Margalaksana. Cilawu. Kabupaten Garut, kelamin tidak menjadi faktor terjadinya menunjukkan bahwa dari 385 responden, seseorang terinfeksi Covid-19. Baik laki-laki 90 responden . ,4%) pernah terjangkit maupun perempuan dapat terinfeksi Covid- Covid-19, 19 dimana saja dan kapan saja. Hal . ,6%) tidak pernah mengalami penyakit tersebut berkaitan dengan faktor imunitas Studi yang dilakukan oleh . tubuh, penerapan protokol kesehatan, gaya hidup, dan pemenuhan gizi seseorang. memainkan peran sebagai faktor risiko Hubungan Umur dengan Kejadian Covid- perbedaan tingkat mortalitas akibat Covid- 19 Pada Perempuan Desa Margalaksana Kecamatan disebabkan oleh perbedaan dalam sistem Tahun 2022 kekebalan tubuh, perbedaan pola hidup. Bertambahnya usia akan meningkatkan dan di kaitkan juga dengan prevalensi kemampuan daya tangkap dan pola pikir seseorang, yang pada gilirannya akan Covid-19. Mereka menjelaskan laki-laki Menurut penelitian . jenis kelamin Berdasarkan COVID-19 Cilawu Kabupaten Garut . Literatur menyatakan bahwa mengenai hubungan usia dengan kejadian pria lebih mungkin terinfeksi daripada Covid-19 di Desa Margalaksana. Kecamatan wanita, yang bertentangan dengan hal ini. Cilawu Kabupaten Garut, terdapat 16 Selain itu, penelitian lain yang dilakukan di responden . ,7%) pada kelompok usia Sumatera Barat menunjukkan tidak ada lebih dari 45 tahun dan 74 responden . ,6%) pada kelompok usia 12-45 tahun prevalensi Covid-19. Menurut penelitian . yang pernah mengalami penyakit tersebut. Nilai p-value 0,098 http://ejournal. id/index. php/jukmas Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) berdasarkan temuan uji chi-square. Dapat Covid-19 sebanyak 39 responden . ,6%) disimpulkan bahwa nilai ini lebih tinggi dari pendidikan tinggi dan pernah mengalami Covid-19 sebanyak 51 responden . ,2%). bahwa tidak ada korelasi antara kejadian Nilai p-value sebesar 1,000 diperoleh dari Covid-19 pada wanita dan usia. hasil uji statistik nilai ini lebih tinggi dari 0,05. hipotesis diterima. Dengan Temuan investigasi ini mendukung nilai alpha 0,05. Oleh karena itu, hipotesis diterima, yang mengindikasikan bahwa mengapa usia dan kejadian Covid-19 di tidak ada hubungan antara kejadian Covid- RSMH Palembang tidak berkorelasi secara 19 pada perempuan dan sekolah. Lebih . Pendidikan dapat meningkatkan dilakukan oleh . menunjukkan bahwa kemampuan dan pemahaman seseorang kejadian Covid-19 di Kota Bitung pada guna meningkatkan derajat kesehatan, tahun 2020 tidak berhubungan dengan tetapi penelitian yang dilakukan pada Desa Margalaksana Menurut penelitian ini, tidak ada Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut yang korelasi yang terlihat antara usia dan terjangkit Covid-19 lebih banyak pada terjadinya COVID-19, yang menunjukkan perempuan yang berpendidikan tinggi. bahwa orang dari segala usia dapat Temuan penelitian ini konsisten dengan tertular virus. Pada kelompok umur lansia hasil penelitian beresiko dikarenakan tingkat imunitas bahwa meskipun peserta penelitian yang yang menurun dan banyak mengkonsumsi berpendidikan tinggi menunjukkan gejala jenis obat dalam upaya terapi penyakit positif Covid-19, namun tidak terdapat komorbid yang mengakibatkan penurunan fungsi organ. Sedangkan pada kelompok dengan kejadian penyakit tersebut di Provinsi Jawa Tengah. mobilitas dan aktifitas sosial yang tinggi. yang menemukan Pendidikan memengaruhi pengetahuan dan perilaku Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Namun, tidak terdapat korelasi Kejadian Covid-19 Pada Perempuan Desa signifikan antara tingkat pendidikan dan Margalaksana kejadian Covid-19. Hal ini dipengaruhi oleh Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut Tahun 2022 berbagai faktor, seperti persepsi individu Dari penelitian ini menunjukan hasil bahwa pendidikan rendah dan pernah mengalami http://ejournal. id/index. php/jukmas Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) melaksanakan tindakan pencegahan . Peneliti menilai banyak faktor lain dalam kategori pengetahuan kurang dan 24 ,7%) yang mempengaruhi tingkat pendidikan kategori pengetahuan baik. Pengetahuan dengan kejadian Covid-19 antara lain tentang Covid-19 pada responden yang berupa lingkungan, kondisi pekerjaan, dan pernah mengalami Covid-19 masih rendah karena masih banyak responden yang salah pencegahan Covid-19 yang didapatkan dalam menjawab kuesioner pengetahuan. Hasil uji statistik menunjukkan nilai melalui media cetak ataupun elektronik. p sebesar 0,000. Hipotesis ditolak karena Hubungan Pengetahuan dengan Kejadian nilai ini lebih kecil dari nilai alpha 0,05. Covid-19 Dengan Pada Margalaksana Perempuan Kecamatan Desa Cilawu Kabupaten Garut Tahun 2022 antara kejadian Covid-19 pada perempuan dan pengetahuan. Hasil investigasi ini sejalan dengan mengenai subjek tertentu dikenal sebagai penelitian yang dilakukan pada tahun 2021 oleh Rahmawati. Zainaro, dan Andoko, kapasitas untuk menerima, menyimpan, yang menemukan adanya hubungan yang dan menerapkan informasi, yang semuanya dipengaruhi oleh latar belakang dan bakat pengetahuan dengan kejadian Covid-19 pada masyarakat Kelurahan Mulyojati. Kota penularan virus SARS-CoV-2, kesadaran Metro. Tambahan lagi, penelitian lain di Provinsi Jawa Tengah juga menghasilkan temuan yang serupa, menunjukkan adanya Pemahaman Pengetahuan . Untuk . Dengan . -value 0,. korelasi antara pengetahuan dan kejadian pemahaman yang kuat tentang suatu Covid-19. kemampuan untuk membuat keputusan Covid-19 . Berbagai tentang cara menghadapinya . Semakin Berdasarkan hasil penelitian dari pengetahuan merupakan faktor penting seluruh responden terdapat 90 responden yang harus dipertimbangkan dalam upaya . ,4%) Covid-19. pencegahan terhadap masalah tertentu. Kemudian terutama terkait Covid-19. Covid-19 Hasil analisis keseluruhan mengenai dilakukan pengkatagorian dan diketahui pengetahuan dapat disimpulkan bahwa sebanyak 66 responden . ,9%) termasuk Desa http://ejournal. id/index. php/jukmas Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Margalaksana Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut berada dalam kategori mengubah perilaku. Berdasarkan pemeriksaan korelasi antara perilaku pencegahan Covid-19 dan Covid-19 kejadian Covid-19, 38 responden . %) menunjukkan perilaku yang baik dan 52 bagaimana cara pencegahan Covid-19. Peneliti responden . ,3%) menunjukkan perilaku yang buruk selama mengalami Covid-19. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value tentang Covid-19 karena setiap individu 0,001. Angka ini lebih kecil dari ambang batas alpha 0,05. Hasilnya, hipotesis Upaya tersebut dapat dilakukan tersebut dibantah, mengindikasikan bahwa ada hubungan antara kejadian Covid-19 penyuluhan oleh tenaga kesehatan atau pada perempuan dan praktik pencegahan penyebaran informasi melalui media cetak dan elektronik. Auterdapat hubungan yang signifikan . - Menurut 0,. Hubungan Perilaku Pencegahan Covid-19 Kelurahan Kejadian Perempuan Covid-19 Desa Kecamatan Cilawu Pada Margalaksana Kabupaten Garut Covid-19 Mulyojati . Kota MetroAy. Penelitian ini mendukung temuan tersebut. Selain . Tahun 2022 Perilaku yang positif merupakan langkah kejadian Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah penting dalam mengurangi penyebaran dengan perilaku pencegahan. Covid-19. Banyak Menurut temuan penelitian ini, keyakinan tentang upaya pengendalian dan menyembuhkan kasus Covid-19 juga harus mempertimbangkan perilaku individu. Berdasarkan kesehatan, dan ketersediaan informasi, yang memengaruhi seberapa dekat orang Kecamatan Cilawu. Covid-19. Teori model pengetahuan, sikap, langkah-langkah Desa Margalaksana. Kabupaten Garut, pertanyaan yang diajukan. Dalam hal http://ejournal. id/index. php/jukmas Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) mengenali dan menyelesaikan masalah tingkat pengetahuan responden dalam yang ditimbulkan oleh wabah Covid-19 saat kategori baik yaitu 53,5%. Selain itu, 58,2% ini, perilaku masyarakat sangat penting. perilaku responden rata-rata termasuk Tindakan tersebut sangat penting karena dalam kategori baik. Frekuensi Covid-19 berasal dari kesadaran pribadi tentang pada perempuan di Desa Margalaksana, perlunya mengikuti tindakan pencegahan Kecamatan Cilawu. Kabupaten Garut, tidak berhubungan dengan usia dan tingkat penyebaran Covid-19, yang bermanfaat pendidikan, dengan nilai p-value sebesar bagi individu dan lingkungan. 0,098 dan nilai p-value sebesar 1,00. Selain Meningkatkan 58,2% responden dengan kategori memuaskan. Di sisi lain. Covid-19. terdapat hubungan antara nilai p sebesar Langkah-langkah lain termasuk berdoa, 0,001 dengan pengetahuan dan praktik minum vitamin, sering berolahraga, tinggal warga Desa Margalaksana. Kecamatan Cilawu. Kabupaten Garut mendesak untuk pergi keluar, menutup pencegahan Covid-19. Dengan koefisien mulut dan hidung dengan tisu ketika bersin 0,098 dan nilai p sebesar 1,00, pandemi atau batuk, memakai masker ketika batuk Covid-19 di kalangan remaja di Desa atau pilek, menghindari kontak dekat Margalaksana dengan orang yang sakit, menghindari Kabupaten Garut tidak berkorelasi dengan bepergian ke luar negeri atau ke daerah usia maupun tingkat pendidikan. Kecamatan Cilawu yang terinfeksi, memasak daging hewan dengan benar, dan banyak lagi. Ucapan terimakasih : KESIMPULAN Peneliti sangat mengucapkan terima kasih Peristiwa Covid-19 terhadap perempuan di Desa Cilawu Indonesia. Pemerintahan Kabupaten Garut. Kabupaten Garut termasuk paling banyak dan para reponden yang terlibat dalam terjadi dikelompok umur 12-45 tahun. membantu berjalannya penelitian ini. Margalaksana Kecamatan Universitas Respati Tingkat pendidikan responden rata-rata dalam kategori tinggi yaitu 57,1%. Rata-rata http://ejournal. id/index. php/jukmas Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Daftar Pustaka