Pendampingan Pemasaran Produk Lokal Desa Untuk Meningkatkan Daya Saing Di Pasar Global Di Desa Klambir V Kebun Ocdy Amelia . Sulardi . Hardiansyah Putra . 1,2,. Universitas Pembangunan Panca Budi Email: 1 ocdyamelia@dosen. id ,2 sulardi@dosen. 3 hardiansyahputra11350205@gmail. ARTICLE HISTORY Received . Juni 2. Revised . Juli 2. Accepted . Juli 2. KEYWORDS Marketing. Strategy. International. This is an open access article under the CCAeBY-SA license ABSTRAK Pengabdian kepada masyarakat merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap Dosen di perguruan tinggi. Kegiatan yang dilakukan oleh Tim Pengabdian UNPAB berjudul Pendampingan Pemasaran Produk Lokal Desa untuk Meningkatkan Daya Saing di Pasar Global di Desa Klambir V Kebun. Berdasarkan permasalahan yang disampaikan adalah keterbatasan sumber daya manusia yang terampil dalam pemasaran global, rendahnya pengetahuan tentang pasar internasional, keterbatasan modal untuk mendukung ekspansi usaha, dan hambatan birokrasi dalam proses ekspor. Pendampingan yang dilakukan perlu fokus pada mengatasi hambatan- hambatan ini dengan menyediakan solusi praktis. Untuk bersaing di pasar global, kualitas produk menjadi salah satu faktor kunci. Pendampingan dalam hal peningkatan kualitas produk sangat penting, baik dari segi bahan baku, proses produksi, hingga kemasan. Desa Klambir V Kebun perlu memastikan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang diperlukan oleh pasar global, yang sering kali mengedepankan aspek keamanan dan ABSTRACT Community service is an obligation that must be carried out by every lecturer in higher The activity carried out by the UNPAB Service Team was entitled Marketing Assistance for Village Local Products to Increase Competitiveness in the Global Market in Klambir V Kebun Village. Based on the problems presented are the limited human resources skilled in global marketing, low knowledge of the international market, limited capital to support business expansion, and bureaucratic obstacles in the export process. The assistance carried out needs to focus on overcoming these obstacles by providing practical solutions. To compete in the global market, product quality is one of the key factors. Assistance in terms of improving product quality is very important, both in terms of raw materials, production processes, and Klambir V Kebun Village needs to ensure that the products produced meet the quality standards required by the global market, which often prioritizes safety and sustainability aspects. PENDAHULUAN Desa Klambir V Kebun, seperti banyak desa lainnya, kemungkinan memiliki produk lokal unggulan, seperti hasil pertanian, kerajinan tangan, atau produk olahan makanan. Produk-produk ini memiliki nilai yang tinggi jika dikelola dengan baik. Salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah identifikasi produk yang memiliki daya tarik dan keunikan yang dapat bersaing di pasar global. Hal ini memerlukan riset pasar yang mendalam untuk mengetahui produk mana yang paling potensial. Desa Kelambir V Kebun merupakan salah satu desa di Kecamatan Hamparan Perak yang sebelah utara berbatasan dengan Desa Klumpang Kebun, sebelah selatan berbatasan dengan Tanjung Gusta, sebelah timur berbatasan dengan Helvetia dan sebelah barat berbatasan dengan Kalmbir Lima Kampung. Desa Kelambir V Kebun terletak di Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Desa Kelambir V yang merupakan salah satu dari 20 desa yang ada di Kecamatan Hamparan Perak. Kabupaten Deli Serdang dan berjarak sekitar 45 Km dari Kampus 1 Universitas Panca Budi yang berada di Jl. Gatot Subroto Km. 4,5 Kecamatan Sei Sikambing B. Medan. Waktu tempuh dari Kota Medan menuju Desa Klambir Lima Kebon ini tidaklah begitu lama hanya berkisar 1 . jam menggunakan kendaraan pribadi roda empat. Desa ini juga dapat dicapai dengan menggunakan kendaraan roda dua . epeda moto. , juga dengan sarana angkutan umum . Pada zaman kolonial Belanda, sekitar tahun 1850-an. Desa ini adalah salah satu sentra perkebunan tanaman kelapa sawit, tembakau dan karet, bahkan sampai saat ini masih dikelilingi oleh perkebunan tanaman kelapa sawit yang milik PTPN II. Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 4 No. 2 Juli 2025 page: 339 Ae346 | 339 Gambar 1. Peta Wilayah Desa Klambir Lima Kebon Sumber : Foto-foto dari Laman Wikipedia Untuk bersaing di pasar global, kualitas produk menjadi salah satu faktor kunci. Pendampingan dalam hal peningkatan kualitas produk sangat penting, baik dari segi bahan baku, proses produksi, hingga kemasan. Desa Klambir V Kebun perlu memastikan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang diperlukan oleh pasar global, yang sering kali mengedepankan aspek keamanan dan keberlanjutan. Selain kualitas produk, kemampuan untuk memasarkan produk dengan baik di pasar global juga sangat penting. Pendampingan pemasaran yang mencakup pemahaman mengenai strategi digital marketing, penggunaan media sosial, platform e-commerce, dan pengelolaan merek adalah hal yang harus diperhatikan. Desa Klambir V Kebun perlu dilatih untuk mengelola pemasaran secara efektif agar dapat menjangkau konsumen internasional. Akses terhadap teknologi informasi dan infrastruktur yang memadai menjadi tantangan besar bagi desa-desa yang ingin memasarkan produknya secara global. Di desa Klambir V Kebun, upaya untuk meningkatkan keterampilan teknologi digital bagi warga desa perlu menjadi bagian integral dari program Ini termasuk pelatihan penggunaan internet, aplikasi pemasaran online, serta platform ecommerce yang memudahkan pemasaran produk ke pasar internasional. Agar pemasaran produk lokal desa dapat mencapai pasar global, penting untuk membangun jaringan yang kuat dengan mitra bisnis baik di dalam negeri maupun internasional. Kolaborasi dengan lembaga pemerintah, organisasi masyarakat, dan sektor swasta akan memperkuat posisi produk lokal di pasar global. Pendampingan yang melibatkan pelatihan tentang pentingnya membangun relasi bisnis dan memanfaatkan peluang perdagangan internasional sangat penting. Dukungan dari pemerintah daerah maupun pusat dalam bentuk kebijakan yang mendukung pemasaran produk lokal ke pasar global juga sangat dibutuhkan. Hal ini dapat mencakup insentif, bantuan promosi, dan pelatihan teknis. Selain itu, perlu ada kebijakan yang memfasilitasi akses ke pasar ekspor, seperti sertifikasi produk, fasilitas logistik, dan informasi mengenai peraturan ekspor. Meskipun terdapat banyak peluang, ada pula tantangan yang harus dihadapi. Beberapa hambatan yang mungkin muncul adalah keterbatasan sumber daya manusia yang terampil dalam pemasaran global, rendahnya pengetahuan tentang pasar internasional, keterbatasan modal untuk mendukung ekspansi usaha, dan hambatan birokrasi dalam proses ekspor. Pendampingan yang dilakukan perlu fokus pada mengatasi hambatan-hambatan ini dengan menyediakan solusi praktis. Permasalahan Mitra Permasalahan yang terjadi dan pengamatan peneliti diketahui : Masih rendahnya produktivitas ibu-ibu rumah tangga di Desa Kelambir V Kebun Tidak mampu menghasilkan produk dengan mutu yang sesuai dengan kualitas tuntunan pasar Keterbatasan modal untuk mendukung ekspansi usaha 340 | Ocdy Amelia. Sulardi. Hardiansyah Putra. Pendampingan Pemasaran Produk Lokal DesaA Solusi Yang Ditawarkan Dalam konteks Pendampingan Pemasaran Produk Lokal Desa Klambir V Kebun untuk meningkatkan daya saing di pasar global, ada beberapa permasalahan yang dapat diidentifikasi dan solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh mitra, yang dalam hal ini adalah masyarakat atau pelaku usaha di desa tersebut. Berikut adalah beberapa solusi dan permasalahan yang mungkin muncul: Permasalahan: Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Pemasaran Global Banyak pelaku usaha di desa kurang memiliki keterampilan atau pengetahuan dalam pemasaran internasional dan penggunaan teknologi digital untuk memperkenalkan produk mereka ke pasar global. Solusi: Pelatihan Pemasaran Digital: Mengadakan pelatihan mengenai pemasaran digital, penggunaan media sosial, serta platform e-commerce seperti Shopee. Tokopedia, dan Amazon untuk memasarkan Kursus Pengenalan e-Commerce dan Logistik Global: Memberikan pelatihan mengenai cara mengelola toko online dan memahami proses pengiriman internasional untuk mengurangi hambatan Pelatihan Desain Produk dan Kemasan: Memberikan pelatihan tentang pentingnya desain produk yang menarik dan kemasan yang sesuai dengan standar internasional. Permasalahan: Kualitas Produk yang Belum Terstandarisasi untuk Pasar Global Produk lokal yang dihasilkan oleh desa mungkin belum memenuhi standar kualitas internasional baik dari segi bahan baku, proses produksi, maupun pengemasan. Solusi: Peningkatan Kualitas Produk: Meningkatkan kualitas produk melalui pendampingan dan pelatihan tentang standarisasi kualitas, kontrol mutu, dan sertifikasi produk. Bantuan Sertifikasi Produk: Memberikan bantuan dalam mendapatkan sertifikat internasional, seperti sertifikat organik, halal, atau sertifikat kualitas lainnya yang relevan untuk pasar global. Inovasi Produk: Mendorong pelaku usaha untuk berinovasi dalam produk mereka agar lebih sesuai dengan preferensi konsumen internasional. Permasalahan: Akses Terbatas ke Teknologi dan Infrastruktur Terdapat keterbatasan dalam hal akses internet cepat, perangkat teknologi, atau bahkan pemahaman tentang cara menggunakannya untuk kepentingan bisnis global. Solusi: Peningkatan Akses Internet: Bekerjasama dengan pemerintah atau organisasi non-pemerintah untuk menyediakan akses internet yang lebih baik dan lebih terjangkau di desa. Penyediaan Teknologi yang Dapat Diakses: Memberikan pelatihan tentang penggunaan alat dan perangkat yang diperlukan untuk memasarkan produk secara online, serta menyediakan akses ke perangkat seperti komputer atau smartphone untuk mendukung kegiatan pemasaran. Infrastruktur Logistik: Memfasilitasi pendampingan dalam mengakses solusi logistik internasional yang lebih efisien untuk pengiriman produk. Permasalahan: Keterbatasan Jaringan Pemasaran Desa Klambir V Kebun kesulitan dalam membangun jaringan pemasaran yang cukup luas dan efektif untuk memasarkan produk ke pasar global. Solusi: Membangun Jaringan Pemasaran: Menyusun strategi untuk membangun jaringan dengan eksportir, agen distribusi internasional, atau mitra bisnis yang berpotensi di pasar global. Partisipasi dalam Pameran Internasional: Mengikuti pameran atau trade fair internasional untuk memperkenalkan produk dan mendapatkan koneksi langsung dengan pembeli global. Kerja Sama dengan Organisasi Pemasaran: Menggandeng lembaga pemasaran dan perdagangan yang memiliki pengalaman dalam memasarkan produk lokal ke pasar internasional. Target dan Luaran Untuk mengetahui keberhasilan kegiatan ini maka beberapa indikator yang dapat dilihat adalah : Terjadinya perubahanpola piker Masyarakat terutama perubahan Pengatahuan Sikap mental dan Keterampilan Pelaksanaan pelatihan pemasaran digital yang dapat meningkatkan kualitas produk dan dapat meningkatkan daya saing di pasar global. Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 4 No. 2 Juli 2025 page: 339 Ae346 | 341 Terbentuknya Masyarakat desa binaan yang menjadi mitra Kampus khususnya mahasiswa Universitas Pembangunan Panca Budi METODE Tabel 1. Metode Pendekatan yang ditawarkan Pendekatan Deskripsi Pendekatan Partisipatif Pendekatan Berbasis Kapasitas Metode yang Digunakan Melibatkan masyarakat desa dalam perencanaan dan Meningkatkan keterampilan masyarakat dalam aspek kualitas produk. Pendekatan Pemasaran Berbasis Digital Menggunakan digital untuk memasarkan produk lokal ke pasar global. Pendekatan Jaringan dan Kolaborasi Membangun jaringan antara pelaku usaha, pemerintah, dan mitra bisnis internasional. Pendekatan Inovasi Produk Mengembangkan agar sesuai dengan tren dan kebutuhan pasar global. Pendekatan Pemberdayaan Ekonomi Lokal Pendekatan Berkelanjutan (Sustainabilit. Diskusi kelompok untuk menggali Pelibatan pelaku usaha dalam perancangan strategi pemasaran Kelompok pengalaman dan praktik terbaik Pelatihan pemasaran digital Workshop peningkatan kualitas produk dan pengemasan Pendampingan Pelatihan pemasaran online dan penggunaan platform e-commerce Pembuatan website atau toko Pemasaran melalui influencer dan brand ambassador Membangun Kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga terkait Partisipasi Riset pasar global Desain ulang produk untuk menarik konsumen internasional Uji Meningkatkan daya saing lokal melalui efisiensi dan Peningkatan rantai pasokan lokal Pembentukan kelompok usaha Pemberdayaan perempuan dan kelompok marginal Mengadopsi Pelatihan Bantuan sertifikasi produk organik, fair trade, atau halal Pengelolaan penggunaan bahan berkelanjutan produksi dan pemasaran 342 | Ocdy Amelia. Sulardi. Hardiansyah Putra. Pendampingan Pemasaran Produk Lokal DesaA Tabel di atas menyarankan berbagai pendekatan yang dapat diterapkan untuk mendukung pemasaran produk lokal di pasar global. Setiap pendekatan fokus pada penguatan aspek tertentu yang dapat meningkatkan daya saing produk lokal, dan memberikan solusi konkret untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh mitra desa. Prosedur Kerja Ada metode pendekatan yang ditawarkan oleh tim pengabdian masyarakat: Ceramah Diskusi Peninjauan lokasi langsung Prosedur kerja untuk mendukung realisasi solusi yang ditawarkan, maka terlebih dahulu melakukan observasi awal di lapangan melakukan pendekatan melalui wawancara dan menemukan fenomena permasalahan. Setelah observasi dan sosialisasi lalu dilakukan pengkajian permasalahan dan menemukan solusi yang hendak ditawarkan, selanjutnya menyusun prioritas tahap-tahap pelaksanaan dan selanjutnya barulah melakukan pengabdian dengan memberikan pendampingan. Rancangan Biaya dan Rancangan Pendapatan Dana yang dikeluarkan hingga suksesnya kegiatan ini adalah sebesar Rp. 000,- atau . ua puluh empat juta dua ratus empat ribu rupia. yang secara keseluruhan diperoleh secara mandiri oleh Panitia. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Kegiatan Tabel 2. Hasil yang telah dicapai sampai pada saat laporan akhir Hari Ke Kegiatan Jumlah K Pelaksana Sasaran Hari ke 1 (No. 1 kali Tim Pengabdian Kelompok Masyarakat Hari ke 2 (No. Observasi Lapangan, wawancara, dan Menemukan Fenomena Permasalahan Mengkaji Permasalahan Menemukan Solusi Ditawarkan 1 kali Tim Pengabdian Tim Pengabdian Hari ke 3 (De. Penyusunan Tahap Ae Tahap Pelaksanaan 1 kali Tim Pengabdian Tim Pengabdian Hari ke 4 (De. Melakukan Pengabdian Memberikan Pendampingan Pemasaran Produk Lokal Desa untuk Meningkatkan Daya Saing di Pasar Global 1 kali Tim Pengabdian Kelompok Masyarakat Hari Ke 5 (De. Mengevaluasi Hasil dengan Observasi Kembali Hasil pendampingan. 1 kali Tim Pengabdian Kelompok Masyarakat Ini merupakan urutan kegiatan dan hasil yang diperoleh dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Kelambir V Kebun. Pembahasan Bahan ceramah . diberikan pada peserta. Materi ceramah yaitu Pemaparan tentang Pendampingan Pemasaran Produk Lokal Desa untuk Meningkatkan Daya Saing di Pasar Global di Desa Klambir V Kebun. Adapun makalah yang di presentasikan dihadapan peserta antara lain tentang : Tujuan Pendampingan Pemasaran Produk Lokal A Meningkatkan Daya Saing Produk A Meningkatkan Pengetahuan Pemasaran Digital A Meningkatkan Akses Pasar Global A Pemberdayaan Ekonomi Lokal Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 4 No. 2 Juli 2025 page: 339 Ae346 | 343 Aspek yang Dilakukan dalam Pendampingan A Pelatihan Pemasaran dan Branding A Pengembangan Kualitas Produk A Pendampingan Akses Pasar Global Manfaat Pendampingan Pemasaran Produk Lokal A Akses Pasar yang Lebih Luas A Peningkatan Kualitas Produk A Peningkatan Pendapatan Masyarakat Desa A Keberlanjutan Ekonomi Desa Tantangan yang Dihadapi dalam Pendampingan Pemasaran Strategi Implementasi Pendampingan KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Pendampingan pemasaran produk lokal di Desa Klambir V Kebun memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan daya saing produk desa di pasar global. Dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam, keterampilan lokal, dan mengintegrasikan teknologi pemasaran digital, pendampingan ini bertujuan untuk membuka peluang pasar yang lebih luas, baik domestik maupun Melalui serangkaian kegiatan, seperti pelatihan dalam branding, pemasaran digital, peningkatan kualitas produk, serta akses ke pasar global, pendampingan ini akan membantu pelaku usaha lokal dalam meningkatkan kualitas produk mereka agar dapat memenuhi standar pasar global. Selain itu, dengan memperkenalkan produk melalui platform e-commerce dan jaringan bisnis internasional, produk lokal Desa Klambir V Kebun dapat dikenal lebih luas, meningkatkan volume penjualan, dan pada gilirannya meningkatkan pendapatan masyarakat. Namun, tantangan seperti keterbatasan modal, pengetahuan digital, dan persaingan pasar global harus dihadapi dengan kerjasama antara pelaku usaha, pemerintah, dan lembaga pendukung. Melalui pembinaan yang berkelanjutan dan akses ke pembiayaan, pendampingan ini diharapkan dapat menciptakan ekonomi desa yang lebih mandiri, berkelanjutan, dan mampu bersaing di pasar Secara keseluruhan, pendampingan pemasaran produk lokal di Desa Klambir V Kebun adalah langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, serta memberdayakan masyarakat desa untuk meraih peluang pasar global. Saran Peningkatan Pelatihan Digital dan Teknologi Meningkatkan pelatihan dan pendampingan dalam penggunaan teknologi digital, seperti pemasaran melalui media sosial, pembuatan website e-commerce, serta penggunaan platform pasar global . Amazon. Ets. Hal ini penting untuk memperkenalkan produk lokal ke pasar yang lebih luas dan meningkatkan keterampilan pelaku usaha dalam menjalankan bisnis secara modern. Diversifikasi Produk dan Inovasi Mengembangkan produk lokal dengan memperkenalkan inovasi baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar global, misalnya, produk organik atau ramah lingkungan. Inovasi dalam desain produk dan pengemasan yang menarik juga dapat meningkatkan daya tarik produk di pasar Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan dan Pemerintah Mengembangkan kerjasama dengan lembaga perbankan atau lembaga keuangan mikro untuk memberikan akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil. Selain itu, koordinasi dengan pemerintah untuk mempermudah akses ke bantuan atau subsidi yang mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga sangat penting. Fokus pada Penguatan Jaringan dan Kemitraan Memperkuat jaringan antar pelaku usaha lokal dan menjalin kemitraan dengan perusahaan atau distributor besar yang dapat membantu memasarkan produk di luar daerah, bahkan hingga pasar Partisipasi dalam pameran atau expo internasional juga bisa menjadi sarana efektif untuk mengenalkan produk desa. Peningkatan Infrastruktur dan Aksesibilitas Memperbaiki infrastruktur desa, terutama dalam hal akses transportasi dan komunikasi, untuk mempermudah distribusi barang dan mengurangi biaya logistik. Peningkatan akses internet di desa 344 | Ocdy Amelia. Sulardi. Hardiansyah Putra. Pendampingan Pemasaran Produk Lokal DesaA juga sangat penting untuk memastikan pelaku usaha dapat mengakses informasi pasar dan pemasaran digital. Pendampingan Berkelanjutan dan Monitoring Memberikan pendampingan yang bersifat berkelanjutan dengan monitoring dan evaluasi yang rutin terhadap perkembangan usaha para pelaku UMKM. Hal ini akan memastikan bahwa pelaku usaha tidak hanya menguasai teknik pemasaran, tetapi juga dapat mengatasi berbagai tantangan yang muncul dalam pengembangan bisnis mereka. Pemberdayaan Perempuan dan Kelompok Usaha Meningkatkan pemberdayaan perempuan dalam kegiatan ekonomi, mengingat mereka memiliki peran penting dalam sektor kerajinan dan produk lokal lainnya. Membentuk kelompok usaha atau koperasi untuk meningkatkan daya tawar dan pengelolaan usaha yang lebih profesional. Fokus pada Standarisasi Produk dan Sertifikasi Mengupayakan sertifikasi kualitas produk sesuai dengan standar internasional . isalnya, sertifikasi organik, halal, atau fair trad. agar produk dari Desa Klambir V Kebun lebih mudah diterima di pasar global dan memiliki nilai tambah. DAFTAR PUSTAKA