Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5. No. April 2025, pp 17-21 E-ISSN : 2808-9073 Pendampingan Dan Sosialisasi Simulasi Coretax Pada Guru Dan Karyawan Di Sekolah SMA Xaverius Pringsewu Abstrak Andy Fitriadi Dharma Tilaar1. Imelda Sinaga2*. Agnes Susana Merry Purwati3 . Jurusan Manajemen. Sekolah Tinggi Ilm Ekonomi Gentiaras . ,3Jurusan Akuntansi, . Sekolah Tinggi Ilm Ekonomi Gentiaras Jl. Purnawirawan Raya No. Gedong Meneng. Kec. Rajabasa. Kota Bandar Lampung. Lampung 35148 Article history Received : 16-04-2025 Revised : 19-04-2025 Accepted : 23-04-2025 *Corresponding author Email : proficiatmelsi@gmail. Guru dan karyawan di Sekolah Xaverius Pringsewu mengalami kesulitan dalam menggunakan aplikasi Coretax terbaru yang sudah dikeluarkan oleh pihak Direktorat Jenderal Pajak. Ini terlihat dari hasil survey awal kepada 40 responden ketika ditanyakan mengenai aplikasi Coretax rata-rata menjawab belum bisa login untuk pendaftaran, data belum sinkornisasi dengan NIK (Nomor Induk Kependuduka. , aplikasi sering error. Tujuan PkM ini adalah membantu wajib pajak meningkatkan kemudahan untuk melakukan proses registrasi melalui pelatihan dan pendampingan dalam keserderhanaan adminstrasi bagi wajp pajak dan meningkatkan integrasi data dengan pihak ketiga. Metode pelaksanaan PkM ini menggunakan tahap persiapan , tahap implementasi, diskusi dan evaluasi. Hasil yang dicapai adalah peserta memberikan jawaban yang baik merasakan dampak dari Pengabdian kepada Masyarakat ini. Untuk pendampingan dan sosialisasi aplikasi simulasi Coretax terpadu telah sesuai sehingga membantu Wajib Pajak sehingga Tim sangat mengapresiasi anstusiasme para peserta. Selain itu adanya keberlanjutan pendampingan dan sosialisasi aplikasi simulasi coretax terpadu pada guru dan karyawan di sekolah SMA Xaverius Pringsewu di kemudian hari, mengingat pelaksanaan Coretax akan diberlakukan tahun depan. Hal ini juga menjadi evaluasi bagi tim pengabdian untuk melaksanakan pelatihan dengan jangka waktu yang lebih Kata Kunci: coretax,. Abstract Teachers and employees at Xaverius Pringsewu school have difficulty using the latest Coretax application that has been issued by the Directorate General of taxes. This can be seen from the results of the initial survey to 40 respondents when asked about the average Coretax application, they answered that they could not login for registration, the data had not been synchronized with the NIK . opulation identification numbe. , the application often had errors. The purpose of this PkM is to help taxpayers improve the ease of registration process through training and assistance in simplifying administration for wajp taxes and improving data integration with third parties. This PkM implementation method uses the preparation stage, implementation stage, discussion and evaluation. The result is that participants give good answers to feel the impact of this community service. For assistance and socialization of the integrated Coretax simulation application, it is appropriate to help taxpayers so that the team really appreciates the enthusiasm of the participants. In addition, the sustainability of assistance and socialization of the integrated coretax simulation application on teachers and employees at Xaverius Pringsewu High School in the future, considering that the implementation of Coretax will be implemented next year. This is also an evaluation for the service team to carry out training with a longer period of time. Keywords: coretax. A 2025 Segala bentuk plagiarisme dan penyalahgunaan hak kekayaan intelektual akibat diterbitkannya paper pengabdian masyarakat ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Tilaar, et al. Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Volume 05 Nomor 01 April Tahun 2025 : 17-21 pelayanan, pengawasan kewilayahan atau ekstensifikasi, pengelolaan Pemberitahuan (SPT) tahunan/masa, pembayaran, pengelolaan data pihak ketiga, exchange of information (EoI), penagihan, tax payer management atau tax account management (TAM), pemeriksaan bukti permulaan, penyidikan. CRM, business intelligence, management, keberatan dan banding, nonkeberatan, pengawasan, penilaian, layanan edukasi, dan knowledge management (Rahayu, 2. Pengabdian kepada Masyarakat ini dapat memberikan kesadaran dalam peningkatan pengisian sehingga Guru dan karyawan mampu mengisi dan melaporkan SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi dengan menggunakan aplikasi (Wijayanti. Suratman and Soegiyanto, 2. (Br Simanungkalit et al. , 2. dan (Wijayanti. Suratman and Soegiyanto, 2. Guru dan karyawan di Sekolah Xaverius Pringsewu mengalami kesulitan dalam menggunakan aplikasi Coretax terbaru yang sudah dikeluarkan oleh pihak Direktorat Jenderal Pajak. Ini terlihat dari hasil survey awal kepada 40 responden ketika ditanyakan mengenai aplikasi Coretax rata-rata menjawab belum bisa login untuk pendaftaran, data belum sinkornisasi dengan NIK (Nomor Induk Kependuduka. , aplikasi sering error. Hal ini membuat tim Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi yang telah memiliki kerjasama dengan pihak sekolah memanfaatkan kesempatan ini untuk membantu dalam mentransfer ilmu pengetahuan dalam hal ini penggunaan aplikasi Coretax karena sebelumnya tim PkM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gentiaras telah mendaatkan pelatihan dari pihak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu Lampung dan pihak kampus memiliki Tax Center dalam memberikan bantuan sebagai relawan pajak untuk masyarakat. Tujuan PkM dilakukan :membantu kemudahan untuk melakukan proses registrasi melalui pelatihan dan pendampingan dalam keserderhanaan adminstrasi bagi wajp pajak dan meningkatkan integrasi data dengan pihak ketiga. PENDAHULUAN Reformasi terus menerus yang dilakukan berlanjut pada Reformasi Perpajakan i, yang melanjutkan reformasi perpajakan II terkait reformasi birokrasi dan transformasi kelembagaan pada tahun 2016-2018. Selanjutnya tahun 2018-2024, reformasi perpajakan difokuskan pada 5 . pilar utama yaitu: Organisasi. Sumber Daya Manusia. Teknologi Informasi dan Basis Data. Proses Bisnis, dan Peraturan Perundang-undangan. Terkait dua pilar utama, yaitu Teknologi informasi dan Basis Data serta Proses Bisnis diwujudkan melalui Proyek Pembaharuan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PSIAP) yang sekarang lebih dikenal dengan Coretax. Coretax telah dicanangkan sejak tahun 2017 dan menjadi fokus utama dalam Reformasi Perpajakan i. DJP (Direktorat Jenderal Paja. berharap, core tax dapat meningkatkan kepatuhan dan rasio pajak yang ditargetkan sebesar 9,92 persen hingga 10,20 persen pada tahun 2024. Selain itu, core tax diharapkan mampu membantu DJP mencapai target penerimaan perpajakan sebesar Rp 2. 280,3 triliun Ae Rp 2. 355,8 triliun pada tahun (Hariani, 2. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2024tentang Ketentuan Perpajakan Dalam Rangka Pelaksanaan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (Beban et al. , 2. makan Coretax merupakan proyek perancangan ulang proses bisnis administrasi perpajakan dengan menggunakan pembangunan sistem informasi berbasis Commercial Off The Shelf (COTS). Coretax dirancang karena sistem administrasi perpajakan sebelumnya telah usang sehingga tidak memungkinkan dilakukan pembaharuan, serta banyak aplikasi yang belum sepenuhnya Walaupun coretax belum diterapkan untuk Wajiba Pajak Pribadi namun pelatihan dan pendampingan dapat diberikan dari sekarang. Karena terdapat perubahan format NPWP yang menjadi bagian penting dari coretax. Perubahan format NPWP antara lain untuk NPWP orang pribadi menggunakan NIK. NPWP Badan. Instansi Pemerintah dan Orang Pribadi yang bukan penduduk berubah menjadi 16 digit angka. Sedangkan NPWP cabang ditiadakan, dan diganti dengan nomor identitas tempat kegiatan usaha (NITKU). Format baru NPWP termasuk NIK menjadi NPWP sejatinya sudah dimulai sejak 14 Juli 2022 dan akan berlaku penuh pada 1 Juli Terkait NIK menjadi NPWP, wajib pajak diharuskan untuk melakukan pemadanan NIK menjadi NPWP (Sinaga. Tilaar and Suyarti, 2. Penggunaan NIK sebagai NPWP ini juga mendukung kebijakan nasional yaitu Satu Data Indonesia. Bagi wajib pajak, mereka akan mendapatkan pelayanan dan informasi perpajakan dengan lebih mudah, serta mengurangi beban Bagi petugas pajak, implementasi coretax akan memudahkan pekerjaan dan meningkatkan kinerja Dalam simulator coretax terdapat 21 proses bisnis BAHAN DAN METODE Metode dalam pelaksanaan pendampingan dan sosialisasi aplikasi simulasi Coretax terpadu pada Guru dan Karyawan di Sekolah SMA Xaverius Pringsewu dengan tahapan penggunaan aplikasi simulator Coretax sebagai Tahap Persiapan Dalam tahap persiapan ini yang dilakukan adalah: Persiapan administrasi . Koordinasi dengan mitra . Observasi terhadap sarana dan prasarana . Penyiapan proyektor dan laptop . Penyusunan jadwal pelatihan Tahap Implementasi . Pendampingan dan sosialisasi aplikasi simulasi coretax Tilaar, et al. Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Volume 05 Nomor 01 April Tahun 2025 : 17-21 . Demonstrasi penggunaan aplikasi Coretax . Pelatihan penggunaan aplikasi Coretax Diskusi Diskusi dilakukan dengan pihak guru dan karyawan SMA Xaverius Pringsewu mengenai penggunaan Coretax untuk pengisian PPh untuk wajib pajak untuk dapat mengisi item-iterm tertentu yang sesuai sehingga tidak terjadi Evaluasi Dilakukan dengan mengisi kuesioner yang telah disiapkan oleh tim PkM untuk melihat dan menganalisis langkah selanjutnya dalam pendampingan dan sosialisasi Coretax. Gambar 3. 2 Tim PkM memberikan materi simulator Coretax HASIL DAN PEMBAHASAN Tim pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ekonomi Gentiaras melakukan kegian ini sebagai bentuk pengabdian untuk mendukung pendampingan dan sosialisasi aplikasi simulasi coretax terpadu pada guru dan karyawan di sekolah sma xaverius pringsewu. Pelaksanaan kegiatan ini di SMA Xaveirus Pringsewu Bandarlampung pada tanggal 28 November 2024 mulai 00- 12. 00 WIB dengan pemateri Dr. Andy Fitriadi Dharma Tilaar. Imelda Sinaga. Ak. Ak. CA. Agnes Susana Merry Purwati. , sebagai dosen akuntansi di Sekolah Tinggi Ekonomi Gentiaras. PkM ini dibiayai oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gentiaras berdasarkan surat perjanjian kontrak No, 1/B/STIEG/LPPM/XI/2024 Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus tindak lanjut implementasi MoU dan IA yang sebelumnya telah ditandatangani oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gentiaras dan SMA Xaverius Pringsewu seperti terlihat pada gambar 3. 1 dan 3. 2 di bawah ini Gambar 3. 3 Peserta PkM Simulator Coretax Aplikasi yang digunakan adala aplikasi simulator yang disediakan untuk memberikan pengenalan men-menu di penggunaan kepada wajib pajak yang berbasis internet dan dapat dikeses melalui portal WP-smulasipajak. Aplikasi ini merupakan data dummy yang tidak terhubung dengan sistem inti sehingga perubahan yang dilakukan pada aplikasi simulator tidak tersimpan. Data yang digunakan adalah data khusus untuk keperluan edukasi, bukan merupakan data wajib pajak yang Untuk mengakses simulator ini, wajib pajak harus melakukan pendaftaran pada laman awal akun DJPOnline. Apabila pendaftaran berhasil, sistem akan memberikan notifikasi melalui alamat email yang terdaftar pada akun DJPOnline. Notifikasi berupa tautan, nama pengguna, dan kata sandi untuk mengakses simulator akan dikirim paling lama tiga tiga hari kerja. Adapun tahapan kegiatan yang dilakukan dalam aplikasi simulator ini mmeiliki 13 tahapan. Untuk itu Tim PkM tidak membahas semua tahapannya dikarenakan adanya keterbatasan dalam penulisan sehingga tim PkM memberikan langkah yang dianggap penting untuk masuk ke dalam simulator seperti login ke halaman. Langkah ini dilakukan untuk masuk ke login halaman dengan mengisi NIK/NPWP. Password. Captcha . ogin keamana. dan login dapat dilihat pada gambar 4. 1 di bawah ini: Gambar 3. 1 Tim Pengabdian kepada Masyarakat berserta peserta Tilaar, et al. Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Volume 05 Nomor 01 April Tahun 2025 : 17-21 Gambar 3. 4 Langkah Login Halaman Setelah dilakukan praktek simulator kemudian dilakukan evaluasi untuk mendapatkan umpan balik atas pelaksanaan PkM. Terdapat delapan pertanyaan yag disediakan untuk responden dengan jawaban Ya dan Tidak untuk 25 peserta. Hasil pertanyaan yang diberikan memberikan jawaban yang baik dan peserta merasakan dampak dari Pengabdian kepada Masyarakat ini. Untuk pendampingan dan sosialisasi aplikasi simulasi Coretax terpadu telah sesuai sehingga membantu Wajib Pajak sehingga Tim sangat mengapresiasi anstusiasme peserta Dari jawaban no 8 bahwa adanya keberlanjutan pendampingan dan sosialisasi aplikasi simulasi coretax terpadu pada guru dan karyawan di sekolah SMA Xaverius Pringsewu di kemudian hari sebesar 100%. Hal ini juga menjadi evaluasi bagi tim pengabdian untuk melaksanakan pelatihan dengan jangka waktu yang lebih Oleh sebab itu, tim memberikan nomor kontak jika ada peserta yang ingin belajar lebih lanjut yang sesuai dengan (Hartono et al. , 2. dan (Solichah. Nurviani, 2. Hasil jawaban pertanyaan pendampingan dan sosialisasi simulator Coretax seperti terlihat di tabel 4. 1 di bawah ini Tabel 4. 1 Jawaban Pertanyaan Pertanyaan Kegunaan simulasi coretax terpadu bagi peserta telah sesuai Kualitas modul aplikasi simulasi coretax terpadu bagi peserta telah sesuai Cara menyampaikan modul aplikasi simulasi coretax terpadu bagi peserta telah sesuai Terdapat keterlibatan peserta dalam proses pendampingan dan sosialiasi modul aplikasi simulasi coretax terpadu Terdapat minat peserta dalam kegiatan pendampingan dan simulasi coretax terpadu Efisiensi penggunaan waktu kegiatan pendampingan dan aplikasi simulasi coretax terpadu telah sesuai Kepuasan pendampingan dan sosialisasi Adanya pendampingan dan sosialisasi karyawan di sekolah sma kemudian hari KESIMPULAN Pada pelaksanaan sosialisasi, peserta diberikan pemahaman dan pelatihan mengenai Coretax dngan hasil para peserta pengabdian kepada masyarakat sangat Bentuk antusisme peserta adalah banyaknya para peserta PKM yang memberikan pertanyaan dan Pajak Penghasilan. Pendampingan dan sosialisasi coretax untuk penysusuan SPT pribadai melalui simulator dianggap metode paling efektif sebagai upaya menginformasikan tentang konsep dan tata cara penghitungan SPT Tahunan disertai pelatihan tutorial secara langsung oleh para Guru yang hadir, sehingga diharapkan dapat dijadikan acuan serta pedoman sehingga mengantisipasi kesalahan perhitungan pajak sejak dini. Fitur-fitur yang ada dalam coretax akan mempermudah guru-guru dan karyawan dalam melaporkan SPT Tahunan secara online tanpa harus datang ke Kantor Pelayanan Pajak. Sehingga guru-guru menjadi warga negara yang baik dan taat pajak. Secara garis besar, setelah dilaksanakan kegiatan pelatihan semua peserta mampu memahami materi dengan baik. Saran yang dapat diberikan adalah tim PkM akan melakukan pengabdian kembali terkait coretax dikarenakan hasil kuesioner peserta untuk meminta pelatihan mengenai coretax mengingat coretax akan diterapkan tahun 2026 dan tim PkM akan menunggu hasil dari ketentuan pemerintah karena untuk sementara penggunaan coretax masih terkendala dan akan disempurnakan lagi. UCAPAN TERIMA KASIH Terimakasih diucapkan kepada pihak Ketua Yayasan Gentiaras yang telah membantu dalam hal pendanaan hibah internal. Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gentiaras atas saran dan informasinya, pihak LPPM (Lembaga Peneltian Pengabdian Kepada Masyaraka. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gentiaras yang telah membantu dalam memfasilitasi Pengabdian kepad Masyarakat, pihak sekolah SMA Xaverius Pringsewu dan Tilaar, et al. Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Volume 05 Nomor 01 April Tahun 2025 : 17-21 pihak-pihak lain yang tidak dapat disebutkan namanya satu persatu. DAFTAR PUSTAKA