IMPLEMENTASI PENDEKATAN AUTHENTIC LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMK KOTA BANDAR LAMPUNG Vetri Yanti Zainal1. Fanni Rahmawati2, dan Rahmawati3 STKIP PGRI Bandar Lampung, 2,3Universitas Lampung zainalzainalvetrivetri@gmail. How to cite . n APA Styl. : Zainal. Vetri Yanti. Rahmawati. Fanni. Rahmawati. Implementasi Pendekatan Authentic Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMK Kota Bandar Lampung. LENTERA: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 14 . , pp. Abstract: The learning approach at Vocational High Schools (SMK) in its activities has not used the authentic learning approach but is still only limited to learning with a conventional approach. This study aims to determine the implementation of the Aunthetic learning approach to improve students' critical thinking skills in SMK Kota Bandar Lampung. The type of research to be carried out is quasi-experimental research with pretest-posttest design. The population in this study were students of class X SMK in Bandar Lampung and the sample in this study was the school of SMK 9 class XI BDP, by taking the research sample technique with the simple technique. random sampling was obtained by class XI majoring in online business and marketing at SMK Bandar Lampung. The analysis results obtained for the Post-Test Normality Test Based on the above test results using SPSS 16. 0, it is known that the significance level at Shapiro-Wilk at the post test class XI BDP 1 is greater than 0. 210> 0. Likewise, in class XI BDP 2, it is known that the significance level at Shapiro-Wilk at the post test is greater than . > 0. 410> 0. Homogeneity test in the Post-Test, it is known that the level of significance of the posttest is greater than 0. Based on the results of the Hypothesis Test, the results of the research on the t test obtained the t value of 0. 217 and the t table with df . So it can be concluded that the use of the authentic learning approach can improve students' critical thinking skills. Keywords: authentic learning, crithical thinking. Abstrak: Pendekatan pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam kegiatannya belum menggunakan pendekatan authentic learning melainkan masih hanya terbatas pada pembelajaran dengan pendekatan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendekatan Aunthetic learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siawa di SMK Kota Bandar Lampung. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian kuasi eksperimen desain pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa kelas X SMK Se-kota Bandar lampung dan sampel dalam penelitian ini adalah sekolah SMK 9 kelas XI BDP, dengan pengambilan Implementasi Pendekatan Authentic Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMK Kota Bandar Lampung tehnik sampel penelitian dengan tehnik Simple random sampling diperoleh kelas XI jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran di SMK Kota Bandar Lampung. Hasil analisis yang diperoleh untuk Uji Normalitas Pada Pos-Test Berdasarkan hasil uji diatas menggunakan SPSS 16. 0 diketahui taraf signifikasi di Shapiro-Wilk pada pos test kelas XI BDP 1 lebih besar dari 0,210 > 0,05. Begitupun pada kelas XI BDP 2 yang diketahui diketahui taraf signifikasi di Shapiro-Wilk pada pos test lebih besar dari . >0,. atau 0,410 > 0,05. Uji Homogenitas Pada Pos-Test diketahui taraf signifikasi postest lebih besar dari 0,05 . ,426 > 0,. Berdasarkan hasil Uji Hipotesis diperoleh pada uji t diperoleh nilai thitung sebesar 217 dan t tabel dengan df . Sehingga dapat disimpulkan penggunaan pendekatan Authentic learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kata kunci: Authentic Learning. Berpikir Kritis PENDAHULUAN Era Revolusi Industri 4. 0 menuntut sumber daya manusia untuk lebih berkompeten dalam menghadapi persaingan. Pendidikan menurut ayat . Pasal 1 UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar siswa secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Menurut data Badan Pusat Statistik jumlah pengangguran terbuka pada Februari 2017 tingkat pengangguran di jenjang pendidikan menengah paling tinggi yaitu Sekolah menengah kejuruan diatur pada Peraturan Pemerintah No. tahun 2008 pasal 1 ayat 21 yang menyatakan bahwa sekolah menengah kejuruan yang selanjutnya disingkat SMK adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP. MTs, atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama atau setara SMP atau MTs. Diperlukan adanya sebuah inovasi pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi siswa SMK agar dapat bersaing pada era sekarang dan yang akan datang. Hasil penelitian dari Kay1, mengidentifikasi 5 kondisi atau konteks baru dalam kehidupan, yang masing-masing memerlukan kompetensi tertentu. Kondisi tersebut antara lain: . kondisi kompetisi global, . kondisi kerjasama global, . pertumbuhan informasi, . perkembangan kerja dan karier, . perkembangan ekonomi berbasis pelayanan jasa, knowledge economy . erlu melek informasi, critical thinking dan pemecahan masala. Salah satu kondisi yang diperlukan guna meningkatkan kompetensi siswa adalah critical thingking. Sebagai upaya memfasilitasi siswa agar kemampuan berpikir kritis berkembang, yaitu dengan suatu pembelajaran dimana pembelajaran tersebut harus berangkat dari pembelajaran yang membuat siswa aktif sehingga siswa leluasa untuk berpikir dan mempertanyakan kembali apa yang mereka terima dari Menurut (Paul & Elder, 2. , seseorang dikatakan berpikir kritis yang Vetri Yanti Zainal. Fanni Rahmawati, dan Rahmawati LENTERA: Jurnal Ilmiah Kependidikan. Vol. No. , 1-10 baik jika: . Mengajukan pertanyaan penting terhadap masalah. Mengumpulkan dan menilai informasi yang relevan. Membuat kesimpulan dan solusi dengan penalaran yang tepat. Berpikir dengan pikiran terbuka. Berkomunikasi efektif dalam menyampaikan solusi dari permasalahan Pembelajaran dengan pendekatan authentic learning diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMK. Hal tersebut dikarenakan pembelajaran otentik . uthentic learnin. adalah sebuah pendekatan pembelajaran yang memungkinkan siswa menggali, mendiskusikan, dan membangun secara bermakna konsep-konsep dan hubungan-hubungan, yang melibatkan masalah nyata dan proyek yang relevan dengan siswa3. Penelitian ini memiliki tujuan: . Menghasilkan pengaruh authentic learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMK Kota Bandar . Menganalisis keefektifan penerapan pendekatan authentic learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMK Kota Bandar Urgensi dalam penelitian ini adalah jumlah penganguran pada tingkat sekolah menengah masih sangat tinggi. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah peningkatan kompetensi dan kemampuan berpikir kritis siswa melalu Perlu adanya inovasi pembelajaran untuk meningkatakan kemampuan berpikir kritis siswa SMK dengan menggunakan pendekatan pembelajaran authentic learning. KAJIAN TEORI Era revolusi industry 4. 0 menuntut sumber daya manusia untuk lebih berkompeten dalam menghadapi persaingan. Pendidikan menurut ayat . Pasal 1 UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar siswa secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Menurut data Badan Pusat Statistik jumlah pengangguran terbuka pada Februari 2017 tingkat pengangguran di jenjang pendidikan menengah paling tinggi yaitu Sekolah menengah kejuruan diatur pada Peraturan Pemerintah No. tahun 2008 pasal 1 ayat 21 yang menyatakan bahwa sekolah menengah kejuruan yang selanjutnya disingkat SMK adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP. MTs, atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama atau setara SMP atau MTs. Diperlukan adanya sebuah inovasi pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi siswa SMK agar dapat bersaing pada era sekarang dan yang akan datang. Hasil penelitian dari (Kay, 2. , mengidentifikasi 5 kondisi atau konteks baru dalam kehidupan, yang masing-masing memerlukan kompetensi tertentu. Implementasi Pendekatan Authentic Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMK Kota Bandar Lampung Kondisi tersebut antara lain: . kondisi kompetisi global, . kondisi kerjasama global, . pertumbuhan informasi, . perkembangan kerja dan karier, . perkembangan ekonomi berbasis pelayanan jasa, knowledge economy . erlu melek informasi, critical thinking dan pemecahan masala. Salah satu kondisi yang diperlukan guna meningkatkan kompetensi siswa adalah critical thingking. Sebagai upaya memfasilitasi siswa agar kemampuan berpikir kritis berkembang, yaitu dengan suatu pembelajaran dimana pembelajaran tersebut harus berangkat dari pembelajaran yang membuat siswa aktif sehingga siswa leluasa untuk berpikir dan mempertanyakan kembali apa yang mereka terima dari Menurut (Paul & Elder, 2. seseorang dikatakan berpikir kritis yang baik jika: . Mengajukan pertanyaan penting terhadap masalah. Mengumpulkan dan menilai informasi yang relevan. Membuat kesimpulan dan solusi dengan penalaran yang tepat. Berpikir dengan pikiran terbuka. Berkomunikasi efektif dalam menyampaikan solusi dari permasalahan. Pembelajaran dengan pendekatan authentic learning diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMK. Hal tersebut dikarenakan pembelajaran otentik . uthentic learnin. adalah sebuah pendekatan pembelajaran yang memungkinkan siswa menggali, mendiskusikan, dan membangun secara bermakna konsep-konsep dan hubungan-hubungan, yang melibatkan masalah nyata dan proyek yang relevan dengan siswa3. Penelitian ini memiliki tujuan: . Menghasilkan pengaruh authentic learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMK Kota Bandar . Menganalisis keefektifan penerapan pendekatan authentic learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMK Kota Bandar Urgensi dalam penelitian ini adalah jumlah penganguran pada tingkat sekolah menengah masih sangat tinggi. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah peningkatan kompetensi dan kemampuan berpikir kritis siswa melalu Perlu adanya inovasi pembelajaran untuk meningkatakan kemampuan berpikir kritis siswa SMK dengan menggunakan pendekatan pembelajaran authentic learning. METODE Penelitian ini merupakan hasil dari analisis kebutuhan yang dilakukan tim peneliti berkaitan dengan adanya pentingnya inovasi pendekatan pembelajaran untuk mennghadapi tantangan pendidikan di era revolusi industry 4. sebagaimana gambar analisis kebutuhan menggunaka diagram fishbone di bawah Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen karena subjek tidak dikelompokkan secara acak, tetapi hasil diterima apa adanya. Seperti halnya penelitian eksperimen pada umumnya, pelaksanaan kuasi eksperimen pun membandingkan dua kelas . ksperimen-kontro. dan dengan menggunakan pretest-postest sebagai desain penelitiannya. Disain penelitian yang digunakan Vetri Yanti Zainal. Fanni Rahmawati, dan Rahmawati LENTERA: Jurnal Ilmiah Kependidikan. Vol. No. , 1-10 dalam penelitian ini adalah disain kelompok control pretes-postes, karena melibatkan dua kelompok siswa yaitu kelompok kelas eksperimen dan kelompok kelas kontrol. Disain kelompok kontrol pretes-postes adalah sebagai berikut: Kelas Eksperimen A: O x O Kelas Kontrol A: O O Keterangan : A : Pemilihan sampel secara acak kelas O : Observasi pretes / postes X : Perlakuan dengan pembelajaran pendekatan Authentic learning. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK Negeri kelas XI Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran di Kota Bandar Lampung. Sedangkan Sampel dalam penelitian ini adalah SMK IX Bandar Lampung kelas XI BDP yang terdiri dari dua kelas yang dipilih secara simple random sampling dua kelas tersebut adalah sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan authentic learning, dan siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional dengan metode ekspositori sebagai kelas control. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Deskripsi Hasil Pre Test dan Post Test Data penelitian yang dipaparkan pada penelitian ini adalah data yang diperoleh dari hasil tes, dimana dalam pelaksanaannya dilakukan dua kali tes Implementasi Pendekatan Authentic Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMK Kota Bandar Lampung yakni sebelum (Pre tes. digunakannya pendekatan authentic learning dan setelah (Post tes. pendekatan authentic learning. Pre test dilakukan untuk mengetahui kemampuan awal siswa mengenai materi yang akan diajarkan. Dalam penelitian ini materi yang dibawakan adalah kompetensi dasar Penataan Produk. Sedangkan pemberian Posttest dilakukan untuk melihat sampai sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi setelah dilakukan perlakuan sehingga diketahui seberapa besar tingkat pengaruh dari penerapan kolaborasi pendekatan Authentic Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Berdasarkan hasil Pretest menunjukkan jumlah siswa yang tuntas hanya 19 orang atau 27,94 persen dan jumlah siswa yang tidak tuntas sekitar 49 orang atau 72,06 persen. Hal tersebut terjadi karena siswa msih mendapatkan pembelajaran konvensional. Uji Pra Syarat Berdasarkan hasil uji analisis Descriptive Statistics diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan antara Pre Test dan Post Tes Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol, dengan Jumlah data 36 siswa diperoleh Nilai Minimum Pre Test Kelas Eksperimen yaitu 40. Nilai maksimum 70 Nilai Mean 53,33 dan Standar Deviasi 8,783. Pre Test Kelas Kontrol Jumlah data sebanyak 32 dengan diperoleh nilai Minimum 35 dan Maksimum 70 serta mean 51,56 dan Standar Deviasi 8,370. Serta terdapat perbedaan antara Post Test kelas Eksperimen dan Post Test Kelas Kontrol. Jumlah data Post Test kelas Eksperimen sebanyak 36 siswa dengan diperoleh nilai Minimum 65 Maksimum 100 mean 81,11 dan Standar Deviasi 9,570. Data Post Test Kelas Kontrol sebanyak 32 siswa dengan Nilai Minimum diperoleh 65 Nilai Maksimum 100 Mean 80,62 dan Standar Deviasi 8,776 Uji Normalitas Uji normalitas yang digunakan disini adalah uji normalitas menggunakan metode explore. Uji Normalitas Pada Pre-Test Berdasarkan hasil uji diatas menggunakan SPSS 16. 0 diketahui taraf signifikasi di Shapiro-Wilk pada pre test kelas XI BDP 1 lebih besar dari A . >0,. atau 0,072 > 0,05. Maka data dinyatakan berdistribusi normal. Begitupun pada kelas XI BDP 2 yang diketahui diketahui taraf signifikasi di Shapiro-Wilk pada pre test lebih besar dari A . >0,. atau 0,0138 > 0,05. Maka data dinyatakan berdistribusi normal. Uji Normalitas Pada Post-Test Berdasarkan hasil uji diatas menggunakan SPSS 16. 0 diketahui taraf signifikasi di Shapiro-Wilk pada pos test kelas XI BDP 1 lebih besar dari A . >0,. atau 0,210 > 0,05. Maka data dinyatakan berdistribusi normal. Begitupun pada kelas XI BDP 2 yang diketahui diketahui taraf signifikasi Vetri Yanti Zainal. Fanni Rahmawati, dan Rahmawati LENTERA: Jurnal Ilmiah Kependidikan. Vol. No. , 1-10 di Shapiro-Wilk pada pos test lebih besar dari A . >0,. atau 0,410 > 0,05 . Maka data dinyatakan berdistribusi normal. Uji Homogenitas Uji homogenitas digunakan untuk mengetahui varians populasi sama atau Uji ini juga merupakan syarat penggunaan uji-t, jika varians populasi tidak sama maka uji-t tidak dapat digunakan sebagai alat analisis. Hasil uji homogenitas yang dilakukan dengan menggunakan program SPSS 16. 0 Uji homogenitas digunakan untuk mengetahui apakah data sampel berasal dari populasi yang memiliki variansi yang sama. Berdasarkan data diatas dapat diketahui bahwa sampel memiliki taraf signifikansi lebih besar dari 0,05 pada pretest . ,597 > 0,. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa sampel hasil pretest dari populasi mempunyai varians yang sama . Uji Hipotesis Pada output ini dapat terlihat bahwa rata-rata dari nilai pretest kelas BDP 1 adalah 53,3 dan postest 81,1 dengan jumlah responden yaitu 36 orang. Karena nilai postest > pretest atau 81,1 > 53,3 maka artinya secara deskriptif ada perbedaan nilai rata-rata pos test dan pretest. Pada output ini dapat terlihat bahwa rata-rata dari nilai pretest kelas BDP 2 adalah 53,2812 dan postest 80,625 dengan jumlah responden yaitu 32 orang. Karena nilai postest > pretest atau 80,625 > 53,2812 maka artinya secara deskriptif ada perbedaan nilai rata-rata pos test dan pretest. Paired Samples Test Berdasarkan output pair 1 diperoleh nilai sig. 2 tailed sebesar 0. 000 < 0. sehinga disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata hasil belajar siswa untuk pretest kelas eksperimen dengan post test kelas eksperimen model authentic Berdasarkan output pair 2 diperoleh nilai sig. 2 tailed 000>0,05 sehinga disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata hasil belajar siswa untuk pretest kelas kontrol dengan post tes kelas kontrol model konvensional. Independent Samples Test Berdasarkan data independent sample test diperoleh data bahwa ttabel 0. dengan rumus Oo Oo dan thitung 0. 217, sehingga ada perbedaan antara hasil belajar dengan pendekatan authentic learning dengan konvensional. Dengan rumusan hipotesis sebagai berikut. Jika thitung > ttabel , maka H0 ditolak sehingga terdapat perbedaan antara pendekatan pembelajaran authentic learning dengan konvensional. Implementasi Pendekatan Authentic Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMK Kota Bandar Lampung Pembahasan Pembelajaran autentik berarti pembelajaran yang menggunakan masalah dunia nyata, proyek- proyek, dan yang memungkinkan peserta didik untuk mengeksplorasi dan membahas masalah-masalah ini dengan cara yang relevan untuk mereka. Menurut Faturahman dalam (Paruntu et al. , 2. berpendapat bahwa pembelajaran autentik adalah sebuah pendekatan pembelajaran yang memungkinkan peserta didik menggali, mendiskusikan, dan membangun secara bermakna konsep-konsep dan hubungan-hubungan, yang melibatkan masalah nyata dan proyek yang relevan dengan peserta didik. Pembelajaran autentik memungkinkan peserta didik untuk mengeksplorasi, berdiskusi, dan penuh arti membentuk konsep dan hubungan dalam konteks yang melibatkan masalah dunia nyata dan proyek-proyek yang relevan dengan peserta didik. Kekuatan sebenarnya dari pembelajaran autentik adalah kemampuan untuk secara aktif melibatkan peserta didik dan menyentuh motivasi intrinsik mereka. Kemampuan berpikir kritis dalam penelitian ini adalah proses yang harus dilakukan seseorang untuk mencapai hasil atau keputusan yang tepat dan masuk akal dengan cara melaksanakan proses berpikir secara matang, memecahkan masalah, dan mengevaluasi segala hal yang telah dibaca, didengar dan ditulisnya seperti, fakta dan informasi, pengetahuan yang dimiliki dan dibutuhkan untuk menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan. Tujuan dari berpikir kritis adalah untuk mencapai pemahaman yang pemahaman membuat kita mengerti maksud di balik ide yang mengarahkan hidup kita setiap hari. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan berpikir kritis dapat ditingkatkan dengan menggunakan media pembelajaran authentic learning. Berdasarkan akumulasi penilaian siswa dari pemberian pretest, penilaian proses dan post test menunjukkan nilai rata-rata siswa mengalami perubahan dari rerata 52,5 setelah Pre test hingga mencapai nilai rerata Post test 80,88. Hasil penelitian pada uji t menunjukkan bahwa menunjukkan hasil olah data dengan menggunakan SPSS diperoleh nilai thitung sebesar 0. 217 dan t tabel dengan df . Persyaratan untuk diterima tidaknya suatu hipotesis yaitu apabila thitung O ttabel maka Ho diterima dan H1 ditolak, sedangkan apabila thitung Ou ttabel maka Ho ditolak dan H1 diterima dengan taraf signifikan 5% persyaratan diterima tidaknya hipotesis yaitu apabila nilai signifikansi < taraf signifikan 0,05 maka H1 diterima H0 ditolak begitupula sebaliknya. Hasil analisis yang diperoleh dengan menggunakan SPSS 20 menunjukkan bahwa thitung = 0. 217 dan t tabel sebesar 0,107 ini membuktikan bahwa thitung Ou ttabel selain itu dengan nilai signifikansi 0,000 < dari taraf signifikan 0,05 sehingga H1 diterima dan H0 ditolak, sehingga disimpulkan bahwa Pendekatan Authentic Learning dapat Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMK Kota Bandar Lampung. Vetri Yanti Zainal. Fanni Rahmawati, dan Rahmawati LENTERA: Jurnal Ilmiah Kependidikan. Vol. No. , 1-10 SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, diperoleh skor uji t diperoleh nilai thitung sebesar 0. 217 dan t tabel dengan df . Sehingga dapat disimpulkan penggunaan pendekatan Authentic learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. DAFTAR PUSTAKA