e-ISSN 3089-6622 Jurnal Masyarakat Vol 2 . December 2025, page 58-62 Received 10 November. Revised 26 November. Accepted 28 November 2025 Edukasi hidup sehat untuk mencegah hipertensi di masyarakat car free day Udayana Mataram Musniati*. Siti Zuraida Muhsinin. Herni Sulastien. Diny Kusumawardani Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Indonesia Email korespondensi: musniati. suseno@gmail. ABSTRAK Latar belakang: Hipertensi merupakan akibat dari serangkaian faktor genetik dan Faktor tersebut digolongkan menjadi yang dapat dirubah dan tidak dapat di rubah, sehingga dengan pemberian edukasi dan perubahan gaya hidup menjadi salah satu faktor yang bisa dirubah. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini untuk memberikan informasi untuk mencegah hipertensi kepada semua golongan masyarakat. Metode: Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan tidak langsung melalui komunikasi massa dengan media leaflet berisi materi tentang pencegahan hipertensi. Sebanyak 30 leaflet dibagikan kepada pejalan kaki pada kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana. Kota Mataram. Kegiatan postnya dilaksanakan melalui respon langsung . bservasi perilak. pada saat pembagian Hasil: Respon yang diperoleh adalah 6 orang membaca dan melihat leaflet dengan seksama, 10 orang hanya menunjukkan ketertarikan tanpa bertanya, 4 orang mengajak berdiskusi, dan 10 orang hanya mengambil leaflet tanpa memperhatikannya lebih jauh. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat berhasil menjangkau masyarakat dengan berbagai respon berbeda. Mayoritas penerima leaflet menunjukkan ketertarikan terhadap materi pencegahan hipertensi, yang ditandai dengan sebagian membaca leaflet secara seksama dan sebagian lainnya mengajak berdiskusi. Metode penyuluhan melalui komunikasi massa dengan media leaflet efektif dalam menyampaikan informasi dan meningkatkan kesadaran tentang pencegahan hipertensi di masyarakat KATA KUNCI: edukasi hidup sehat. ABSTRACT Background: Hypertension is the result of a series of genetic and environmental factors. These factors are classified as modifiable and non-modifiable, so that education and lifestyle changes are among the factors that can be modified. Objective: This community service program aims to provide information on preventing hypertension to all segments of Method: This activity used an indirect counseling method through mass communication using leaflets containing material on hypertension prevention. A total of 30 leaflets were distributed to pedestrians during Car Free Day (CFD) on Udayana Street. Mataram City. The follow-up activity was carried out through direct response . ehavioral observatio. during the distribution of leaflets. Results: The responses obtained were 6 people reading and looking at the leaflets carefully, 10 people only showing interest without asking questions, 4 people inviting discussion, and 10 people only taking the leaflets without paying further attention to them. Conclusion: The community service activity successfully reached the community with various responses. The majority of leaflet recipients showed interest in the hypertension prevention material, as indicated by some reading the leaflet carefully and others initiating discussions. The outreach method using mass communication through leaflets was effective in conveying information and increasing awareness about hypertension prevention in the community. KEYWORDS: Healthy living education. Copyright A 2025 Journal This work is licensed under a Creative Commons Attribution Share Alike 4. 0 International License e-ISSN 3089-6622 Jurnal Masyarakat Vol 2 . December 2025, page 58-62 Received 10 November. Revised 26 November. Accepted 28 November 2025 PENDAHULUAN Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dan disebut juga silent killer (Megawati Sibulo et al. , 2. , selain itu salah satu faktor resiko utama terjadinya penyakit kardiovaskuler dan merupakan penyebab kecacatan urutan ke dua di dunia (Silva et al. , 2019 dalam Julianty Pradino, 2. Hipertensi adalah meningkatnya tekanan darah sistolik Ou 140 mmHg dan diastolik O 90 mmHg, setelah dilakukan pengukuran berulang . inimal dua kal. (Letter. ,2014 dalam (Julianty Pradino. Berbagai faktor resiko dapat mempengaruhi terjadinya hipertensi yaitu yang tidak dapat dicegah/dirubah seperti riwayat keluarga, usia, jenis kelamin dan etnis. Sedangkan yang dapat dicegah berkaitan dengan gaya hidup . masyarakat (Julianty Pradino, 2. , obesitas, nutrisi dan penyalahgunaan obat (Black & Hawks. ,2. Seperti yang berkembang dekade terakhir, dengan adanya perubahan gaya hidup seperti kebiasaan merokok yang cenderung meningkat di kalangan usia muda, kemajuan teknologi yang cenderung menyebabkan gaya hidup sedentary atau kurang aktivitas fisik, meningkatnya kejadian obesitas, kebiasaan konsumsi secara berlebihan untuk makanan olahan . unk foo. atau makanan berisiko dengan kadar garam, gula, lemak yang tinggi, konsumsi minuman beralkohol, serta gaya hidup tidak sehat, semua ini mendukung meningkatnya tekanan darah (Rajput and Sharma, 2. Ezzati et al. ,2. dalam Julianty Pradino, 2. Gaya hidup yang tidak aktif/ kurang aktifitas fisik dan stress juga sangat berkaitan dengan kejadian hipertensi terutama pada usia produktif (Amelia et al. Halim & Wijayanti, 2022: Fitri Julianti et al. , 2. Orang yang tidak aktif cenderung membuat jantung tidak bekerja maksimal (Yani et al. , 2. Berdasarkan permasalahan tersebut maka tim pengabdian memberikan edukasi hidup sehat untuk mencegah hipertensi dengan membagikan leaflet pada masyarakat saat acara car free day (CFD) di Udayana kota Mataram. METODE Pengabdian ini dilakukan melalui beberapa tahapan. Tahap pertama adalah pada tahap ini dilakukan koordinasi dengan tim pengabdian . ahasiswa dan dose. seperti penentuan judul, sasaran dan lokasi acara, serta pembuatan materi leaflet. Tahap kedua adalah pelaksanaan. kegiatan pengabdian dilakukan pada hari Minggu, 26 Oktober 2025, pukul 06. 00 bertempat di Jalan Udayana. Kota Mataram saat acara car free day. Pada tahap ini, pembagian leaflet diberikan kepada setiap orang yang berjalan dan mengisi daftar hadir. Jumlah yang menerima leaflet sebanyak 30 orang. Tahap ketiga adalah evaluasi. jumlah leaflet yang dibagikan masih kurang dibandingkan dengan jumlah masyarakat yang ikut car free day. Selama pembagian, ada beberapa orang yang tidak bersedia mengisi daftar berita acara. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada hari minggu, 26 oktober 2025 dari Kegiatan sengaja dilakukan di hari minggu karena kegiatan CFD rutin dilaksanakan di jalan Udayana kota Mataram. Hasilnya 30 leaflet yang disedikan habis dibagikan dimana setiap masyarakat/orang yang diberikan leaflet mengisi berita acara yang isinya nama dan tanda tangan. Hasil: Respon yang diperoleh adalah 6 orang membaca dan melihat leaflet dengan seksama, 10 orang e-ISSN 3089-6622 Jurnal Masyarakat Vol 2 . December 2025, page 58-62 Received 10 November. Revised 26 November. Accepted 28 November 2025 hanya menunjukkan ketertarikan tanpa bertanya, 4 orang mengajak berdiskusi, dan 10 orang hanya mengambil leaflet tanpa memperhatikannya lebih jauh. Gambar 1. Pembagian leaflet dan berita acara Gambar 2. Pembagian leaflet Pemberian informasi untuk mencegah hipertensi merupakan salah satu tujuannya adalah perubahan dan perbaikan perilaku seperti mengatur pola makan, melakukan aktifitas fisik dan berhenti merokok (Muchtar et al. , 2. Pemberian informasi juga dapat meningkatkan pengetahuan sehingga meningkatkan kualitas hidup (Halim & Wijayanti, 2. Upaya tersebut bisa dilakukan melalui edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan berdampak pada perubahan perilaku dalam pencegahan dan penegendalian hipertensi (Arisandi et al. , 2. Edukasi kesehatan bisa dilakukakan dengan media seperti leaflet. Leaflet merupakan media edukasi yang terdiri dari tulisan disertai gambar, tetapi tulisannya lebih banyak dari gambar (Muchtar et al. , 2. Edukasi dengan leaflet secara door to door ke masyarakat juga dapat meningkatkan pengetahuan kepada penderita hipertensi (Yani et al. , 2. Edukasi masyarakat melalui media leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dasar mengenai hipertensi (Cahaya et al. Media pemberian informasi menggunakan leaflet sangat cocok pada saat CFD karena masyarakat dalam kondisi santai sehingga lebih mudah menerima informasi tertulis sambil beraktifitas. KESIMPULAN Edukasi melalui pembagian leaflet cukup efektif menjangkau masyarakat, namun tingkat perhatian dan interaksi berbeda-beda. Sehingga perlu penambahan e-ISSN 3089-6622 Jurnal Masyarakat Vol 2 . December 2025, page 58-62 Received 10 November. Revised 26 November. Accepted 28 November 2025 metode edukasi interaktif seperti demo langsung, tanya jawab aktif, atau penggunaan media audio visual untuk meningkatkan perhatian masyarakat Pernyataan Konflik Kepentingan Penulis tidak punya konflik kepentingan dengan siapapun, pengabdian ini dilakukan atas dasar pemberian informasi kepada masyarakat dalam mencegah penyakit Sumber Pendanaan Kegiatan pengabdian ini didanai secara mandiri oleh Tim Fakultas Ilmu Kesehatan Mataram Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Ucapan Terima Kasih Terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan pengabdian ini, terutama kepada Tim Fakultas Ilmu Kesehatan Mataram Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. REFERENSI